Kategori: POLRI

  • Urus Pajak Kendaraan Jadi Mudah dengan Aplikasi SIGNAL

    peloporberita.com/ | Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meluncurkan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) untuk membayar pajak kendaraan secara online.

    Selain untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus bayar pajak kendaraan, aplikasi SIGNAL juga memudahkan masyarakat dapat melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran pajak kendaraan bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJ).

    “SIGNAL adalah implementasi dari Transformasi Polri di bidang pelayanan dengan menampilkan pelayanan yang modern dan berkualitas,”

    Kasubdit STNK Korlantas Polri, Kombes Pol. Taslim Chairuddin mengatakan aplikasi SIGNAL ini merupakan generasi kedua setelah Samolnas. SIGNAL dibuat dari beberapa kekurangan dan kesalahan yang ada pada Samolnas, dengan lebih banyak hal yang disempurnakan.

    Samsat Digital Nasional (SIGNAL)
    aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL). (Foto:Pelopor.id/Ist)

    “SIGNAL adalah implementasi dari Transformasi Polri di bidang pelayanan dengan menampilkan pelayanan yang modern dan berkualitas,” tutur Kasubdit STNK Korlantas Polri, Senin, 23 Agustus 2021.

    Aplikasi ini, telah tersedia di Google Play Store. Caara mendownloadnya sangat mudah, ketik saja “SIGNAL” atau “Samsat Digital Nasional” kemudian unduh.[]

  • Polisi Gerebek Home industry 2,1 Juta Pil Ilegal di Sumedang

    peloporberita.com/ | Jakarta – Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menggerebek home industry obat keras illegal jenis LL di Dusun Sukamulya RT. 009 RW. 003 Desa Paseh Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang. Dari penggerebekan itu, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa obat berlogo LL sebanyak 2.150.000 butir seharga Rp. 2.150.000.000.

    “Barang bukti obat sebanyak 21 Kg kita amankan, 1 Kg isinya 10.000 (sepuluh ribu) butir 1 Kg di jual biasanya dengan harga Rp 11.500.000.”

    Dari pengungkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan tersangka berinisial MSM Alias A. Berdasarkan pengakuannya, tersangka MSM mengakui bahwa bahan baku obat tersebut didapat dari M yang berada di daerah Bandung.

    “Diracik oleh Sodara MSM Alias A sehingga menjadi obat jadi berupa obat berlogo LL yang kemudian di jual oleh tersangka MSM kepada sodara B yang kini masih buron. Obat tersebut biasa dikirim ke Surabaya” tutur Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol. Rudi Ahmad Sudrajat.

    “Barang bukti obat sebanyak 21 Kg kita amankan, 1 Kg isinya 10.000 (sepuluh ribu) butir 1 Kg di jual biasanya dengan harga Rp 11.500.000,” sambungnya.

    Dengan menggunakan 2 mesin, tersangka mampu memproduksi sebanyak 1½ Kg setiap harinya dan meraup untung sebesar Rp 400 juta setiap bulan.

    “Tersangkanya ini mulai produksi sejak Februari 2021 sampai tertangkap,” sebut Kombes Rudi.

    Akibat hasil perbuatannya, pelaku terancam hukuman dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 197 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp.1.500.000.000. Dan Pasal 19 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp.1.000.000.000. []

  • Densus 88 Tangkap 53 Terduga Teroris dalam Sepekan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, berhasil menangkap 53 terduga teroris di wilayah NKRI dalam sepekan terakhir ini atau sampai Kamis, 19 Agustus 2021.

    “Sampai saat ini sudah 53 orang tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror,” tutur Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum), Divisi Humas Polri Kombes. Pol. Ahmad Ramadhan.

    Berantas Aksi Terorisme, Densus 88 Antiteror Polri Dalam Sepekan Berhasil Tangkap 53 Terduga Teroris

    Sebelumnya, 48 tersangka terroris telah ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri di 11 Provinsi dalam operasi pencegahan dan penindakan terorisme sejak 12-16 Agustus 2021.

    Kesebelas provinsi tersebut, yakni Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Banten, Sulawesi Selatan dan Jambi.

    Dari 48 teroris yang telah ditangkap, masih menyisakan lima target tersangka yang masih dalam pengejaran. Perinciannya dua target di Jawa Timur, satu masing-masing di Jawa Barat, Maluku dan Sumatera Utara.

    Tim Densus 88 Antiteror, dalam operasi ini juga berhasil mengungkap yayasan Syam Organizer yang menjadi sumber penggalangan dana teroris jaringan Jamaah Islamiah (JI).

    Seluruh tersangka yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri di 11 provinsi ini terbagi dalam dua kelompok teroris, yakni kelompok JI dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). []

  • Polda Jatim Bongkar Penjualan Tabung Oksigen Palsu

    peloporberita.com/ – Jakarta Ditreskrimsus Polda Jawa Timur membongkar kasus pemalsuan tabung oksigen dan menetapkan NW alias NG (52) sebagai tersangka.

    Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nico Afinta mengatakan, tersangka NW alias NG (52) memodifikasi tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang diisi dengan oksigen, untuk dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 4 juta.

    “Tabung alat pemadam kebakaran atau APAR tabungnya dimodifikasi dan tabungnya diubah menjadi seolah tabung oksigen yang dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 4 juta,” tutur Irjen Nico di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu, 18 Agustus 2021.

    Irjen Nico menerangkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan seorang korban berinisial WD yang membeli tabung oksigen dari tersangka pada 27 Juli 2021.

    WD adalah konsumen yang membutuhkan tabung oksigen untung orang tuanya yang terpapar Covid-19. WD kemudian mendatangi TKP milik tersangka NW yang beramalat di daerah Simorejo, Surabaya.

    “Setelah membeli dengan harga Rp 4 juta kemudian yang bersangkuran mendapatkan satu tabung oksigen. Namun setelah dipakai korban merasa keanehan dalam dirinya, yaitu (tabung oksigen) tidak seperti biasanya,” ungkap Jenderal Bintang Dua itu.

    Kemudian korban melaporkan apa yang dialaminya kepada aparat berwenang, yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan melakukan penyidikan oleh tim dari Polda Jatim.

    Tim dari Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan penggeledahan dan menemukan 800 tabung yang 106 di antaranya sudah siap edar.

    “Berisi masing-masing satu meter kubik,satu setengah meter jubik, lima meter kubik, dan enam meter kubik, dimana tabung ini adalah hasil modifikasi tabung APAR yang seolah-olah tabung oksigen,” tandas lulusan Akabri tahun 1992.

    Dalam kesempatan yang sama Kapolda Jatim mengungkapkan, tersangka NW mengubah warna catnya yang semula berwarna merah digosok menjadi warna putih.

    Kemudian tersangka mengeluarkan isi APAR, dipasang regulator, yang selanjutnya diisi oksigen ke dalamnya. Nico menegaskan, hal ini sangat membahayakan di tengah banyaknya pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen.

    “Sementara ini sudah satu korban, jadi sudah terjual dari data 50 tabung, ukuran satu meter kubik,” sebut Irjen Pol. Nico Afinta.

    Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman sebagaimana diatur dalam Pasal 106 dan atau Pasal 113 Umdang-Undang nomor 7 tahin 2014 pentang Perdagangan, dan atau Pasal 196 dan atau Pasal 197 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dan atau Pasal 62 JO Pasal 8 Ayat (1) Huruf (J) Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Komsumen, dengan ancaman 15 tahun penjara.[]

  • Polda Metro Jaya Klaim 99 Persen Warga DKI Jakarta Sudah Divaksin

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polda Metro Jaya, mengklaim program vaksinasi penyuntikkan dosis pertama warga DKI Jakarta sudah mencapai 99 persen. Hampir seluruh warga yang memiliki KTP DKI telah divaksin.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus menyampaikan, hampir seluruh warga Ibu Kota telah disuntik vaksin covid-19 dosis pertama. Keberhasilan tersebut, atas kerjasama seluruh masyarakat termasuk vaksinasi merdeka yang dilakukan dalam rentang waktu 1-17 Agustus 2021.

    “Saya katakan 99 persen karena memang ada beberapa warga Jakarta yang KTP Jakarta tapi tinggalnya di luar negeri dan di luar Jakarta.”

    “Dalam 10 hari mencapai hampir 1 juta lebih orang yang bisa kita vaksinasi. 7 hari sisanya mendekati 2 juta. Kalau kita presentasekan sekitar 99 persen lebih (warga Jakarta telah divaksin),” tutur Perwira Menengah Polda Metro Jaya tersebut, Rabu 18, Agustus 2021.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan, angkanya tidak mencapai 100 persen dan hanya 99 persen lantaran tidak seluruh warga yang memiliki KTP DKI tinggal di DKI. Ada juga sebagian kecil warga yang tinggal di luar DKI termasuk di luar negeri.

    “Saya katakan 99 persen karena memang ada beberapa warga Jakarta yang KTP Jakarta tapi tinggalnya di luar negeri dan di luar Jakarta. Ada warga Jakarta yang belum bisa divaksinasi karena kesehatan sehingga ini yang tidak bisa pencapaian sampai 100 persen,” tegas Kombes Pol. Yusri Yunus

    Atas keberhasilan itu, Polda Metro Jaya akan kembali melakukan serbuan di wilayah penyangga DKI Jakarta yang juga merupakan wilayah hukum Polda Metro Jaya di antaranya Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Tangsel, dan Tangerang Kota. []

  • Vaksinasi Merdeka yang Diinisiasi Kapolda Metro Jaya Cakup 900 Titik di RW Se-DKI

    www.pelopor.ID, Jakarta – Program Vaksinasi Merdeka yang diluncurkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Menteri Kesehatan RI, berlangsung selama 17 hari penuh.

    Dimulai sejak 1 Agustus hingga 17 Agustus 2021, Vaksinasi Merdeka dibuka dari pukul 08.00-14.00 WIB setiap harinya dan terbuka bagi siapapun untuk divaksin.

    “Vaksinasi Merdeka yang di-inisiasi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Fadil Imran tersebut mencangkup pendirian 900 titik di RW se-DKI Jakarta”

    “Program Vaksinasi Merdeka merupakan sebuah model kolabor-Aksi dari kedermawanan, kerelawanan dan kepemimpinan (3T). Dimana seluruh elemen masyarakat dengan kemampuan, keinginan dan kompetensi masing-masing terjun untuk mendermakan diri dan materi demi memastikan lebih banyak warga DKI yang tervaksinasi” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus.

    “Vaksinasi Merdeka dalam waktu tiga hari berhasil mengumpulkan hampir 30 ribu relawan secara organik melalui teknologi digital, dimana pada tahap pertama diturunkan 4500 relawan untuk bertugas di se-antero Jakarta”  sambungnya

    “Dengan konsep desentralisasi, yang mendekatkan gerai vaksin ke rumah-rumah warga, program ini berhasil memvaksinasi 1 juta warga dalam waktu 10 hari. Ini dimungkinkan terjadi karena seluruh elemen masyarakat seperti tenaga kesehatan, mahasiswa, pemerintah daerah, TNI, pengusaha hingga supporter bola turut serta. Orkestrasi People-Public-Private Partnership-lah yang menjadi kekuatannya,” tambah Herukoco, Irwasda, Kasatgas Polda Metro Jaya.

    “Program Vaksinasi Merdeka inisiatif Bang Fadil ini, dapat menjadi modal sosial bagi daerah lain untuk bisa memfotokopi program yang berangkat dari semangat gotong royong. Kalau 10 hari bisa mencapai 1 juta orang, maka kalau ingin memvaksinasi 10 juta warga, berarti cukup hanya dalam waktu 3 bulan. Saya sudah pernah berhadapan dengan panggilan ajal, semoga dengan praktik sistematis dan terukur ini, Indonesia bisa lebih cepat terbebas dari pandemi,” ungkap Devie Rahmawati, penyintas Covid – 19.

    “Desentralisasi di gerai-gerai vaksin dibuka di tingkat RW, sukses mengurangi risiko antrian serta memberikan aksesibilitas yang mudah karena mendekatkan titik vaksinasi ke pemukiman warga. Hal ini mengatasi keengganan warga untuk vaksin dengan alasan tidak memiliki ongkos transportasi dan konsumsi untuk mencapai gerai,” tutup Devie Rahmawati, yang juga perwakilan mitra dan relawan, program Vaksinasi Merdeka. (TK/*)

  • Densus 88 Tangkap 37 Terduga Teroris di 10 Provinsi dalam 3 Hari

    peloporberita.com/ | Jakarta – Densus 88 Antiteror Polri, telah menangkap 37 tersangka teroris dari 10 wilayah dalam waktu 3 hari atau sejak Kamis (12/8/2021) hingga Sabtu (14/8/21).

    Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Densus 88 paling banyak melakukan penangkapan terhadap tersangka teroris di wilayah Jawa Tengah (Jateng), yakni 10 orang. Kemudian, di Lampung, Densus 88 menangkap 7 tersangka teroris.

    Selanjutnya, 6 orang ditangkap di Sumatera Utara (Sumut), 4 di Banten, 3 di Jambi, 2 di Jawa Barat (Jabar), 2 di Kalimantan Timur (Kaltim), 1 di Sulawesi Selatan (Sulsel), 1 di Maluku, dan 1 di Kalimantan Barat (Kalbar).

    Tim Densus 88 beraksi di wilayah Sumatera Utara. (Foto: Pelopor/Tribratanews Polri)

    Kabag Penum Divisi Humas Polri tersebut mengungkapkan mayoritas dari tersangka teroris itu tergabung ke dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Sebanyak 35 di antaranya diduga merupakan kelompok JI.

    "Target kelompok JI ada di Sumut 6 orang, Jambi 3 orang, Lampung 7 orang, Banten 4 orang, Jabar 2 orang, Jateng 10 orang, Sulsel 1 orang, Maluku 1 orang, dan Kalbar 2 orang," tutur Ahmad Ramadhan berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip peloporberita.com/, Minggu, 15 Agustus 2021.

    Sementara 2 tersangka teroris lagi yang berasal dari Kaltim, diduga tidak berasal dari JI. Ramadhan menyebut, mereka tergabung ke dalam jaringan kelompok media sosial.

    “Dua kelompok media sosial, Kaltim,” tegas Kombes Pol Ahmad Ramadhan. []

  • Polsek Tambora Berikan Paket Sembako Kepada Warga Usai Vaksin

    www.pelopor.ID, Jakarta – Sebagai upaya untuk menarik perhatian warga nya agar mau di vaksinasi, Polsek Tambora memberikan paket sembako kepada warga usai melaksanakan vaksinasi.

    “Pembagian sembako tersebut di laksanakan di gerai 149,150 dan gerai 151 yang berada di sekolah candranaya kel jembatan besi Tambora Jakarta Barat”

    Kasubbag humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto sebagai selaku Padal Vaksinasi Merdeka kel Jembatan Besi menjelaskan kegiatan pembagian sembako ini di laksanakan sebagai bentuk upaya kami (polri) dalam rangka percepatan program vaksinasi merdeka

    ” Kami menyediakan paket sembako setiap hari nya berupa beras ukuran 5 Kg di gerai 149,150 dan gerai 151 vaksinasi merdeka ” ujar Kasubbag humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto saat dikonfirmasi, Minggu, 15/8/2021.

    • Baca Juga : Polsek Taman Sari Berikan Suntikan Vitamin Kepada Tim Relawan Nakes

    Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolsek Tambora Kompol Moh Faruk Rozi menjelaskan pembagian sembako berupa beras seberat lima kilogram (kg) tersebut bertujuan untuk menarik minat warga untuk menerima vaksin COVID-19

    “Dengan adanya pembagian sembako, antusias masyarakat cukup bagus. Mereka antusias mendatangi lokasi layanan vaksinasi dibanding dengan tidak ada sembakonya,” ujar Kompol Moh Faruk Rozi

    “Kegiatan ini akan terus kami lakukan hingga tercapainya Herd immunity (kekebalan komunal) masyarakat.”

    Kami berharap dengan adanya pembagian sembako ini dapat menarik animo masyarakat untuk segera di vaksinasi

    Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat apapun jenis vaksinasi nya baik itu Sinovac maupun Aztra Zeneca semua aman dan halal jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan isu isu yang ada

    Karena vaksinasi ini sangat penting untuk membentuk herd immunity bagi tubuh kita agar terhindar dari terpapar nya virus Covid-19 tutupnya(tk/*)

  • Polsek Taman Sari Berikan Suntikan Vitamin Kepada Tim Relawan Nakes

    www.pelopor.ID, Jakarta – Polsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat memberikan suntikan vitamin kepada relawan nakes, Non Nakes serta personel 3 pilar Tamansari Jakarta Barat

    Pemberian suntikan vitamin ini dalam rangka meningkatkan dan menjaga stamina kesehatan yang tengah berjibaku dalam mensukseskan program percepatan Vaksinasi Merdeka

    Kapolsek Metro Taman Sari Akbp Iver son Manossoh mengatakan selain kami melakukan pengecekan kesehatan secara berkala pihaknya juga memberikan suntikan vitamin kepada relawan nakes, Non Nakes serta personel 3 pilar Tamansari Jakarta Barat

    ” Apa yang dilakukan nya tersebut untuk meningkatkan dan menjaga stamina kesehatan mereka yang telah berjibaku dalam mensukseskan program percepatan Vaksinasi Merdeka ” ucap Iver son Manossoh saat dikonfirmasi, Minggu, 15/8/2021.

    Iver menjelaskan mereka secara bergantian dilakukan pemeriksaan medis, kondisi kesehatan dan diinjeksi vitamin oleh tim kesehatan

    Kegiatan dilaksanakan di posko PPKM Mikro Covid-19 Tamansari Jakarta Barat

    Lebih jauh Iver menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh personel yang bertugas dilapangan, agar tetap bugar dan prima dalam melaksanakan tugas penanganan Covid-19 di taman sari Jakarta Barat.

    Terlebih mereka telah berjibaku, bertugas tidak mengenal waktu dalam proses percepatan program vaksinasi merdeka.

    “Kami ingin memastikan petugas kami, sebagai garda terdepan penanganan wabah Covid-19, senantiasa dalam kondisi prima dan terjamin keselamatannya. Mereka saat ini adalah ujung tombak kita, Sudah pantas kiranya, mereka adalah pahlawan masa kini bagi kita semua,” jelas Iver

    Untuk diketahui Di hari ke 14, seluruh Gerai Vaksinasi Merdeka Polsek Metro Tamansari pecahkan Record Pencapaian Target Tercepat se Polda Metro Jaya.

    “Polsek Metro Tamansari dengan didukung 4 Pilar Kec Tamansari, di hari ke 14 (14 Agustus 2021) berhasil mencapai angka 10.233 warga Tervaksin, dari jumlah Sasaran warga Vaksinasi yg ditentukan oleh Posko Polda Metro Jaya diawal program yaitu sejumlah 7.659 orang tervaksinasi”

    Iver menambahkan keberhasilan nya tersebut tak luput dari upaya dan kerja keras 4 pilar taman sari Jakarta Barat sehingga di wilayahnya mencapai pencapaian target Vaksinasi Covid-19 yang maksimal, adapun upaya upaya yang dilakukan oleh Polsek Metro Tamansari bersama 3 Pilar Kec Tamansari yaitu diantaranya :
    – Membuat Posko tingkat Kecamatan sebagai sentra evaluasi kegiatan
    – Melakukan Cleansing data kependudukan dan Verifikasi lapangan melibatkan tim gabungan 3 pilar, TNI dan POLRI
    – Membentum tim gabungan pemburu massa Vaksinasi
    – Menugaskan para Kanit dan Perwira sebagai Pamenwas, Perwira Pengendali dan Ka Tim pengerahan massa vaksinasi
    – Menggelar Aksi empathy building dengan menggerakkan kepedulian warga mampu utk membantu warga kurang mampu yang Terdampak secara ekonomi di masa pandemi Covid 19.

    Dimana Aksi empathy building ini dilakukan dalam rangka mendukung program Gerakan Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya.

    Adapun total bantuan beras yang kami salurkan kepada warga kurang mampu di lokasi Gerai Vaksinasi Merdeka (hingga 14/08/2021) kemaren yaitu sejumlah 6.515 kg, bantuan beras dari warga berkemampuan ekonomi sampai hari ini terus berdatangan dan akan kami salurkan kepada warga masyarakat kurang mampu tutupnya

    ()

  • Awasi Liga 1, Polri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Divisi Humasnya kembali memberikan penjelasan terkait dengan mekanisme pengawasan kompetisi liga 1. Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Rusdi Hartono menyebutkan, asas Salus Populi Suprema Lex Esto akan menjadi pegangan teguh Polri dalam melaksanakan tugas.

    Liga 1 Bergulir, Brigjen Pol. Rusdi Hartono : Polri Berpegang Teguh Pada Azaz Salus Populi Suprema Lex Esto

    “Tentunya Polri memegang teguh azaz Salus Populi Suprema Lex Esto bawa keselamatan rakyat menjadi hukum yang tertinggi, segala daya upaya dan Polri senantiasa berupaya keras bagaimana keselamatan dari pada rakyat ini tetap terjaga,” tutur Karo Penmas Dishumas Polri Minggu, 15 Agustus 2021.

    Juru bicara Polri tersebut juga menyampaikan, Kepolisian juga telah melakukan sejumlah identifikasi kerawanan-kerawanan yang mungkin terjadi ditengah bergulirnya kompetisi sepak bola tersebut.

    “Polri memegang teguh azaz Salus Populi Suprema Lex Esto bawa keselamatan rakyat menjadi hukum yang tertinggi, segala daya upaya dan Polri senantiasa berupaya keras bagaimana keselamatan dari pada rakyat ini tetap terjaga.”

    “Hubungannya dengan bergulirnya kompetisi sepak bola ini, tentunya Polri telah melakukan identifikasi kerawanan-kerawanan yang akan muncul dengan bergulirnya kompetisi sepak bola ini antara lain adalah nonton bareng,” sebut juru bicara Polri.

    “Tentunya satuan-satuan Kepolisian wilayah telah melakukan pemetaan tempat / daerah mana saja yang biasanya digunakan oleh penggemar sepak bola untuk melakukan nonton bareng tentu satuan-satuan telah melakukan mapping guna mengawasi daerah-daerah yang rawan terhadap nonton bareng itu sendiri,” sambungnya. []