Kategori: Daerah

  • Terpilih Wakili Indonesia di Ajang UNWTO, Desa Wisata Tetebatu Diserbu Pengunjung

    peloporberita.com/ – Desa Wisata Tetebatu yang terletak di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang Best Tourism Award yang diselenggarakan UNWTO.

    “Masalah menang atau tidak, itu adalah bonus. Karena wisatawan ketika value brand equitynya Tetebatu sudah naik, wisatawan akan tau.”

    Hal ini ibarat mendapat durian runtuh bagi desa wisata yang ada di kaki gunung Rinjani tersebut. Pasalnya, sejak terpilih Tetebatu banyak diserbu pengunjung yang hendak melihat sendiri keindahannya atau sekedar memuaskan rasa keingintahuan mengapa Tetebatu bisa menjadi wakil Indonesia di ajang dunia.

    “Saya melihat impact Tetebatu menjadi wakil Indonesia di UNWTO itu berdampak sangat besar bagi tingkat kunjungan wisatawan lokal ataupun nusantara ke Tetebatu,” tutur Pengamat sekaligus ahli Strategi Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi kepada peloporberita.com/, Minggu, 18 Oktober 2021.

    Desa Tete Batu
    Desa Tete Batu. (Foto: peloporberita.com/rockstarticket)

    Menurut TR panggilan akrabnya, saat ini Tetebatu menjadi tempat favorit wisata keluarga dimana desa wisata tersebut selalu ramai pengunjung saat weekend.

    "Orang-orang di Ibukota Mataram, datangnya ke Tetebatu seiring dengan mulai dikenalnya Tetebatu, orang mulai penasaran. Dan saya melihat juga, stakeholder disana sudah mulai berbenah. Ya komunitasnya dibenahi, terus infrastruktur jalan dibenahi, terus homestay-homestay dibenahi," ungkap penulis buku Protokol Desatinasi ini.

    Namun yang paling terpenting menurutnya adalah optimisme masyarakat.

    "Sedangkan masalah menang atau tidak, itu adalah bonus. Karena wisatawan ketika value brand equitynya Tetebatu sudah naik, wisatawan akan tau," tegas TR.

    Taufan Rahmadi

    Meski demikian, bukan berarti jika Tetebatu tidak menang maka tidak ada orang yang datang lantaran kejuaraan ataupun kompetisi adalah salah satu cara untuk menaikkan brand equity.

    “Bukan berarti, kekalahan ending dari segala-galanya dan inikan semuanya adalah bagian daripada bagaimana meningkatkan citra, dari sebuah destinasi,” tandas Taufan.

    Dihubungi secara terpisah, Pengelola Tetebatu, Ani mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyediakan segala keperluan untuk mendukung CHSE di desa wisata tersebut. Saat ini, disetiap spot di lokasi wisata di Tetebatu telah disediakan Thermo Gun dan hand sanitizer.

    “Itu semua sudah ada dan sudah diterapkan di semua Homestay dan begitu masuk Tetebatu semuaya ada,” kata Ani kepada peloporberita.com/, Senin, 18 Oktober 2021.

    Penampakan Desa Wisata Tetebatu
    Penampakan Desa Wisata Tetebatu. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    Sementara spot yang menjadi favorit para wisatawan di Tetebatu menurut Ani adalah rumah adat, Air terjun, sarang walet, Rice field serta Taman ulem-ulem.

    Adapun saat ini, ada 25 Homestay di Desa Wisata Tetebatu, yakni:

    1. Edryan Bungalows, 6 room
    2. Pondok Indah, 6 room
    3. Surya, 20 room
    4. Jaya Homestay, 3 room
    5. Soedjono room
    6. Rinjani Bungalow 2 room
    7. Tetebatu Garden 8 room
    8. Sama2 10 room
    9. Wina Wani
    10.Dream Chather 2 room
    11. No Name 2 room
    12. Ariel Bungalows 2 room
    13. Pondok Indah 4 room
    14. Full Moon 2 room
    15. Brigadoon 4 room
    16. Pondok Tetebatu 5 room
    17. Toni Bungalow 1 room
    18. Second Home 2 room
    19. Bale Uleq 4room
    20. Satu Lingkeng 3 room
    21. Vanila Cottage 2 room
    22. Jumadil Homestay 1 room
    23 Awak Homestay 1 f room
    24 Marsya Homestay 2 room
    25. Biladi Homestay 1 room. []

  • TNI Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa Bumi di Bangli dan Karangasem Bali

    peloporberita.com/ | Kodam IX/Udayana selaku komando kewilayahan, bergerak cepat melakukan penanganan akibat bencana alam gempa bumi berkekuatan 4.8 SR yang terjadi pada Sabtu (16/10/2021) pukul 04.18 WITA, di wilayah Kabupaten Bangli dan Karangasem, Bali.

    Tim penanganan bencana Kodam IX/Udayana menerjunkan Kodim 1626/Bangli, Yonzipur 18/YKR sebanyak 2 SST dikerahkan untuk menanggulangi Bencana Alam di Karangasem dan Bangli dan menyiagakan 1 SSK dari Yonif 900 Raider/SBW sebagai satuan cadangan penanggulangan bencana.

    Dari 2 Satuan Setingkat Pleton (SST) Yonzipur 18/YKR terbagi menjadi 1 SST yang berkekuatan 30 orang, melakukan penanganan bencana di wilayah Kabupaten Bangli (tepatnya di Desa Trunyan) yang dipimpin Letda Czi Edi Widodo. Dalam aksi itu, mereka mengerahkan material berupa 1 Unit Truck NPS dan 1 Unit Dump Truck.

    “Sedangkan 1 SST berkekuatan 30 orang lagi dipimpin Mayor Czi Marbun melakukan penanganan di wilayah Kabupaten Karangasem tepatnya di Desa Ban, Kecamatan Kubu,” jelas Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Antonius Totok.

    Baca juga: TNI Ajak Ormas dan LSM Tingkatkan Jiwa Bela Negara

    Upaya maksimal terus dilakukan untuk mengatasi dampak bencana lebih luas, seperti membantu pembersihan jalan yang terkena longsor dan rencananya akan dilanjutkan dengan alat berat. Sementara itu, untuk kesiapan posko bencana dan bantuan logistik serta kesehatan, dikoordinir pemerintah daerah setempat.

    Letkol Kav Antonius Totok menjelaskan, bencana itu telah memicu tanah longsor di Bukit Abang yang mengakibatkan material longsoran menutupi akses jalan Desa Buahan menuju Desa Abang Batu Dinding dan Desa Terunyan. Bencana longsor juga menimpa tujuh rumah warga yang berada di Br. Cemara Landung, Desa Terunyan.

    Ada 7 korban, 2 orang di antaranya meninggal dunia yaitu Ni Kadek Wahyuni (25) dan Leonal Adi Putra (8), kemudian 2 korban kritis telah dirujuk ke RSUD Bangli, dan 3 orang mengalami luka ringan mendapatkan perawatan di Puskesmas Kintamani IV di Desa Kedisan.

    Selanjutnya, untuk bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem, dampaknya paling terasa di Kecamatan Kubu. Di wilayah ini juga terdapat satu korban jiwa bernama Ni Luh Meriani (3) dan dua korban mengalami patah tulang bagian kaki, yaitu Ni Nengah Mara (78) dan Ni Nengah Tila (48). []

  • Satgas Yonif Mekanis 403 Salurkan Paket Sembako di Papua

    peloporberita.com/ | Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista terus berkomitment menyalurkan berbagai bantuan di tengah pandemi. Kali ini melalui Pos Kolimo membagikan paket sembako kepada masyarakat binaannya di Kampung Kalimo Distrik Waris Kabupaten Keerom, Papua.

    Hal itu disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu, (16/10/2021).

    Baca juga: Satgas Yonif 131 Bagikan Perlengkapan Sekolah Kepada SD YPK di Papua

    Dansatgas Letkol Inf Ade Pribadi Siregar mengatakan bahwa ini adalah bantuan dari TNI melalui Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista sebagai wujud kepedulian TNI kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya masyarakat di wilayah perbatasan.

    “Terutama di masa pandemi saat ini, kita berharap paket sembako berupa beras, indomie dan gula pasir dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ucap Dansatgas.

    Baca juga: Satgas Yonif 144/JY Bagikan Masker Door to Door Kepada Warga

    Menanggapi bantuan itu, Robby Wey (40) yang merupakan salah satu warga Kampung Kalimo, menyampaikan terima kasih dan rasa syukurnya atas kehadiran, kepedulian dan kerelaan dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista yang telah memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga Kampung Kalimo.

    “Kami berterima kasih banyak kepada TNI dari Pos Satgas Kalimo atas kepedulian dan bantuan sembakonya, semoga pandemi ini bisa selesai dan kita semua dapat beraktivitas dengan normal kembali,” ujar Robby. []

  • Abdul Halim Iskandar Resmikan Sistem IoT Budidaya Ikan Koi di Blitar

    peloporberita.com/ | Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau akrab disapa Gus Menteri, meresmikan Internet of Things (IoT) untuk budidaya ikan hias koi di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

    “Ini suatu sistem IT yang bagus banget untuk pengelolaan ikan koi disini,” kata Gus Menteri di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Blitar, Minggu (17/10/2021).

    IoT smart water management system adalah konsep mengembalikan suhu air kolam dengan menggunakan water heater, jika suhu air berada dibawah rentang ideal. IoT juga dapat membantu peternak mengatur pola makan, mengingat koi adalah ikan hias yang sensitif.

    Baca juga: Kemendes Pertahankan Perhargaan KASN Kategori Baik Sistem Merit

    Kolam ikan juga dilengkapi dengan kamera di beberapa sudut yang berfungsi memantau perkembangan ikan koi di dalam air, sekaligus terdapat sensor suhu dan kecepatan angin yang dapat menentukan berapa banyak makanan yang harus diberikan. Dengan begitu, hasil ikan koi akan lebih cantik dan menarik para penggemarnya.

    Menariknya, komunitas peternak ikan koi di Desa Kemloko tidak perlu datang ke kolam untuk memantau dan memberi makan ikannya, karena sudah dapat dikendalikan melalui aplikasi di handphone masing-masing.

    Baca juga: Prioritas Dana Desa 2022 untuk Dukung Pemulihan Ekonomi

    Penggunaan sistem IoT untuk budidaya ikan koi ini adalah yang pertama di Indonesia. Selanjutnya, sistem tersebut akan direplika di desa-desa lain yang memiliki potensi sama yaitu budidaya ikan hias.

    “Sesuai dengan prinsip pembangunan desa dan pengembangan masyarakat desa kita pakai model replikasi atau kloning, sehingga keberhasilan disini nanti akan dikloning dimana-mana dengan menyesuaikan daerah masing-masing,” kata Gus Menteri. []

  • 100 Atlet HK Endurance Challenge 2021 Ikut Gala Dinner

    peloporberita.com/ – HK Endurance Challenge 2021 akan diselenggarakan 17 Oktober besok dan memperlombakan tiga cabang olahraga, mulai dari renang 2 Kilometer dari Gili Air ke Pantai Sire, bersepeda dari Pantai Sire ke Novotel Hotel Lombok sejauh 100 Kilometer, dan lari 21 kilometer dari Novotel Hotel Lombok ke Mandalika.

    Sebelum ajang tersebut, para atlet kelas dunia tersebut terlebih dulu mengikuti acara gala dinner pada Jumat, 15 Oktober 2021 yang dihadiri oleh Gubernur NTB dan beberapa dinas terkait, seperti Bupati Lombok Utara, Dinas Pariwisata NTB, Dinas PU, Kapolda NTB, Dinas PUPR, dan beberapa dinas terkait lainnya.

    “Semua yang sudah stay di Indonesia dan mewakili lima Benua Eropa.”

    Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh atlet dan berharap para atlet dapat mengikuti lomba hingga akhir sembari menikmati pemandangan yang disuguhkan selama perlombaan berlangsung.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional 1 HK Endurance Challenge, Novias Nurendra melaporkan bahwa jumlah peserta yang akan mengikuti HK Endurance Chalenge mencapai sekitar 100 orang dari 18 negara.

    “Semua yang sudah stay di Indonesia dan mewakili lima Benua Eropa,” tuturnya.

    Acara gala dinner ini, dirangkai juga dengan pemberian bantuan kepada 25 sekolah dasar yang di lalui peserta lomba masing-masing sebesar Rp25 juta. Selain itu, dalam acara gala dinner tersebut, juga dilakukan upacara adat Sembeq oleh Sesepuh Adat Lombok Utara Datu Artadi diserta tokoh adat lainnya kepada 10 orang perwakilan peserta.

    Adapun untuk pemenang putra dan putri, masing-masing juara 1 mendapat hadiah Rp25 juta kemudian juara 2 mendapat Rp20 juta dan juara 3 mendapat 15 juta.[]

  • HK Endurance Challenge Lombok Series Resmi Dimulai Hari Ini, Didukung Penuh oleh Gubernur NTB

    peloporberita.com/ | HK Endurance Challenge Lombok Series mendapat dukungan penuh dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, atau akrab disapa Bang Zul. Ia menyampaikan hal itu dalam kunjungan Direktur Operasi I Hutama Karya sekaligus Pembina HK Endurance Challenge Lombok Series Novias Nurendra.

    “Yakinkan wisatawan kondisi Lombok-Sumbawa jauh lebih kondusif seiring level Covid-19 di NTB melandai. Jaga NTB agar tetap sehat dan terbebas dari ancaman pandemi Covid-19. Caranya displin protokol kesehatan dan sukseskan event HK Endurance Challenge ini,” kata Bang Zul di Mataram, Kamis (14/10/2021).

    Baca juga: Kadispar NTB Pastikan Hutama Karya Endurance Challenge berlangsung 15-17 Oktober

    Novias menemui Bang Zul untuk mengupdate informasi persiapan event. Rangkaian event HKEC Lombok Series dimulai hari ini (15/10/2021) dan puncak acara berlangsung pada Minggu (17/10/2021). Garis start dimulai dari Gili Air, sekitar 100 peserta dari dalam dan luar negeri akan berenang melintasi laut Gili-Pantai Sire sejauh 3 kilometer.

    Kemudian, mengayuh sepeda sepanjang 100 kilometer menuju kawasan Mandalika. Sebelum garis finish, peserta akan berlari menempuh jarak 20 kilometer. Dengan begitu, total rute yang harus ditempuh mencapai 123 kilometer. Event ini pun dikenal dengan sebutan HKEC 123K.

    Bang Zul mengatakan, acara yang diinisiasi PT Hutama Karya (Persero) ini akan digelar rutin setiap tahun. Nantinya, kegiatan yang diikuti 18 negara 5 benua Eropa ini akan diabadikan pada sebuah tugu, monumen yang menyematkan nama dan asal negara peserta. Jika terealisasi, ini bisa menjadi destinasi baru Lombok-Sumbawa.

    Baca juga: Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism 2021 yang Diikuti 27 Peserta

     

    Dalam event ini, Pemerintah Daerah NTB juga berencana menampilkan produk motor listrik karya putra daerah agar dapat dikenal peserta HK Endurance Challenge dari mancanegara.

    Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB Ridwan Syah, Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi, serta Ketua Panitia HK Endurance Challenge Octovianus.

    “Momentum ini menjadi pertanda kebangkitan ekonomi dan pariwisata Lombok-Sumbawa. HK Endurance Challenge Lombok Series di The Mandalika ini menjadi uji coba event sport tourism atas penggunaan Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau lebih dikenal dengan Pertamina Mandalika International Street Circuit. JKK tidak saja diperuntukan sebagai tempat penyelenggaraan event balap motor internasional sekelas MotoGP dan World Superbike (WSBK), namun juga menunjang event-event sport tourism dan pariwisata lainnya,” tegas Ridwan Syah. []

  • Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism 2021 yang Diikuti 27 Peserta

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Yusron Hadi, pada Kamis, 14 Oktober 2021 membuka ajang pemilihan Mister Tourism Indonesia 2021 tingkat provinsi. Dalam ajang tersebut sudah terpilih sebanyak 27 peserta yang telah lolos audisi tingkat Kabupaten/Kota se-NTB.

    “Tahapan dari tanggal 11 sampai 13 Oktober 2021 adalah pra karantina dan tanggal 14 sampai 15 oktober 2021 karantina, sedangkan malam finalnya tanggal 16 Oktober 2021,”ungkap Kadispar NTB kepada para wartawan Kamis, 14 Oktober 2021.

    “Event serupa seperti pemilihan Duta Pariwisata tingkat nasional maupun Pemilihan Putri Pariwisata NTB akan berlangsung di NTB juga dalam waktu dekat yang mengambil tempat di destinasi-destinasi wisata.”

    Yusron Hadi mengungkapkan, event ini membuktikan bahwa insan pariwisata di NTB tetap eksis meskipun dalam skala terbatas. Sekaligus, Pemilihan Mister Tourism menambah deretan kegiatan yang turut membantu pulihnya kepariwisataan NTB.

    Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism yang Diikuti 27 peserta
    Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism yang Diikuti 27 peserta. (Foto:Pelopor.id/Kadispar NTB)

    “Event serupa seperti pemilihan Duta Pariwisata tingkat nasional maupun Pemilihan Putri Pariwisata NTB akan berlangsung di NTB juga dalam waktu dekat yang mengambil tempat di destinasi-destinasi wisata,” tegasnya.

    Kadispar NTB lebih lanjut menerangkan bahwa semua kegiatan tersebut akan terselenggara sebelum World Superbike (WSBK) Mandalika. Begitu pula dengan kegiatan sport tourism dan Festival Budaya Sembalun yang juga akan dilangsungkan sebelum WSBK dari tanggal 25 Oktober sampai 7 November 2021.

    Yusron Hadi berharap, sederet acara ini dapat menggeliatkan kembali sektor pariwisata NTB dan hotel-hotel yang mati suri akibat terhantam pandemi Covid-19 bisa kembali beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan lokal maupun internasional.[]

  • Diikuti Peserta 18 Negara, HK Endurance Challenge Ajang Uji Coba WSBK-MotoGP

    peloporberita.com/ – HK Endurance Challenge (HKEC) siap digelar. Seluruh persiapan teknis dan non teknis tuntas. Perhelatan HKEC 15-17 Oktober nanti, sekaligus menjadi ajang ujicoba event berskala internasional lainnya yang sudah di depan mata, seperti World Superbike (WSBK) 19-21 November dan puncak sport event internasional di sirkuit Mandalika, MotoGP 20 Maret 2022.

    HKEC dijadikan sebagai ajang ujicoba rentetan sport event internasional yang akan digelar di Lombok-NTB. Ujicoba ini terkait kesiapan pemerintah daerah NTB sebagai tuan rumah, kesiapan sumber daya manusia, akomodasi dan kesiapan infratsruktur yang selama ini menjadi fokus pembangunan di NTB.

    “Menariknya, kami (Pemerintah Daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP.”

    Sirkuit Mandalika misalnya. Pembangunan by pass BIZAM-Mandalika dan infrastruktur lain penunjang event-event berskala nasional dan internasional.

    “Keseluruhan event yang siap digelar dalam waktu dekat ini, muaranya adalah pemulihan pariwisata dan ekonomi NTB,” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, dalam jumpa pers bersama PT Hutama Karya (Persero) di Mataram,13 Oktober 2021 optimis.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTB, Ridwan Syah, melihat HKEC ini sebagai sebuah strategi untuk memastikan dunia pariwisata NTB bangkit. Ridwan Syah juga menyebut HKEC sebagai pemanasan menuju event MotoGP.

    Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC
    Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    “Menariknya, kami (pemerintah daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP,” ungkap Ridwan Syah memberi semangat.

    Ridwan Syah, juga memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung event siap 100 persen. Seluruh rangkaian acara, transportasi, prasarana, management, rekayasa lalu lintas, dan kesehatan sudah siap.

    “Akan ada pelibatan UMKM. Keterlibatan UMKM ini untuk menguatkan posisi UMKM sebagai pendongkrak ekonomi masyarakat NTB. Dan saya pastikan tanggal 17 itu, by pass selesai dan acara ini untuk ujicoba walaupun belum diresmikan. Tidak ada lagi masalah, jalan itu bisa dilalui. Sekali lagi, ini momentum bahwa kita siap gelar WSBK,” tegas Ridwan Syah panjang lebar.

    EVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Tjahyo Purnomo, meyakinkan semua pihak kegiatan ini akan terus berlanjut. Event HKEC ini diikuti peserta asing dari 18 negara internasional, mewakili 5 benua Eropa. Mereka (peserta asing, red) saat ini berada di Indonesia.

    “Seyogyanya acara ini akan digelar Agustus. Namun karena terkendala pandemi jadualnya mundur. Acara ini diikuti atlet-atlet berpengalaman. Rutenya sejauh 123 kilometer. Dari gili air ke pantai sire, bersepeda hingga kawasan ITDC dan berlari sepanjang 20 kilometer. Ini bukan kaleng-kaleng,” tandas Tjahyo.

    “Event ini, diikuti 100 peserta. Ini bukan kaleng-kaleng karena sekelas Asia, Bahkan dunia. Banyak kegiatan lain yang kami gelar dalam upaya memulihkan pariwisata Indonesia. Acara ini sudah dipersiapkan dengan baik sesuai dengan yang kita rencanakan,” sambungnya.[]

  • Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun

    peloporberita.com/ – Persekutuan Gereja Tionghoa Indonesia (PGTI) Jakarta, memberikan bantuan 50 buah thermo gun untuk membantu penerapan CHSE – Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Bantuan tersebut, diserahkan oleh perwakilan PGTI Jakarta di NTB, Hintantua Chandra dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi yang selanjutnya akan diberikan kepada pemilik homestay di sekitar kawasan Mandalika-Lombok Tengah. Salah satunya, Sarhunta homestay Mandalika.

    “Alat ini (thermo gun) sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk mendukung event-event internasional di Mandalika.”

    Sebelumnya, PGTI Jakarta juga berperan aktif memberikan bantuan saat NTB dilanda gempa dahsyat yang menyebabkan puluhan bahkan ratusan korban meninggal dunia. Nah, Jelang pelaksanaan event World Superbike (WSBK) dan MotoGP ini, PGTI hadir kembali memberi bantuan sekaligus ikut mendukung pembangunan pariwisata di NTB.

    "Alat ini (thermo gun) sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk mendukung event-event internasional di Mandalika," tutur Hasbul Wadi berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Selasa, 12 Oktober 2021.

    Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun

    Jelang digelarnya sejumlah event olahraga berskala internasional di Mandalika, beberapa ketentuan disyaratkan organisasi olahraga internasional. Diantaranya memenuhi ketentuan 65 persen vaksin. Namun capaian vaksin di Lombok Tengah mencapai 70,26 persen.

    Ketentuan lain penerapan protokol kesehatan dan sudah tersertifikasi CHSE. Upaya memenuhi ketentuan yang disyaratkan penyelenggara event internasional ini hampir seluruhnya sudah mencapai target.

    Dari kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung perhelatan event, pemerintah daerah dan pemerintah terus bekerja keras. Berkolaborasi dengan berbagai pihak, seluruh komponen pemerintah dan pihak swasta telah berupaya menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung event.

    Upaya ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan penyelenggara event. Selebihnya, kebijakan pemerintah pusat menciptakan situasi yang ramah pandemi.

    Adapun event HK Endurance Challenge akan digelar 15-17 Oktober. Kemudian akan disusul dengan WSBK 19-21 Nopember. Puncaknya perhelatan event MotoGP Maret 2022 tahun depan.

    “Melihat renteten event dalam waktu dekat ini, kita perlu meyakinkan penonton dan wisatawan yang akan datang ke Lombok-Sumbawa. Bahwa kita menjamin dan bisa hidup berdampingan pandemi covid-19. Jika ini bisa kita lalui dengan aman dan lancar, puncaknya event MotoGP tahun depan. Maka bisa kita pastikan semua berjalan lancar. Semoga,” ungkap Kadispar NTB Yusron Hadi. []

  • Desa Tetebatu Menanti Penilaian Assesor UNWTO, Begini Penampakannya

    peloporberita.com/ – Assesor lomba desa wisata The Best Village UNWTO 2021, dijadwalkan mulai melakukan penilaian bulan Oktober ini. Dari informasi yang beredar, partisipan Desa Wisata Tetebatu-Lombok Timur, NTB akan dinilai dua orang assesor.

    Salah satu assesornya adalah seorang jurnalis senior asal Australia. Setelah dinyatakan lolos administrasi, Desa Tetebatu tampak lebih siap secara fisik. Dua point penilaian assesor, diliat dari kesiapan administrasi dan kondisi di lapangan.

    “Kompetitor kami pasti banyak dan cukup berat. Tapi kami punya keyakinan bisa bersaing dengan mereka.”

    “Kami sudah berikhtiar, kami sudah bekerja keras sekuat tenaga untuk meyakinkan assesor bahwa kami siap berkompetisi. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata NTB, berusaha meyakinkan semua pihak kami siap menghadapi kompetisi ini. Kompetitor kami pasti banyak dan cukup berat. Tapi kami punya keyakinan bisa bersaing dengan mereka (kompetitor, red),” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi di Mataram berdasarkan keterangan yang diterima peloporberita.com/, Senin, 11 Oktober 2021.

    Kadispar NTB menegaskan, Tetebatu kini terlihat lebih siap menghadapi lomba. Tidak saja secara fisik dan administrasi. Peningkatan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dari potensi desa wisata Tetebatu.

    Kadispar NTB, Yusron Hadi, melihat dari dekat kesiapan atraksi budaya Tetebatu
    Kadispar NTB, Yusron Hadi, melihat dari dekat kesiapan atraksi budaya Tetebatu. (Foto: peloporberita.com/Dispar NTB)

    "Kami tidak bisa mengabaikan hal yang satu ini (pembangunan SDM). Dan jauh hari kami sudah melakukan penataan. "Itulah ikhtiar kami," sebut Yusron.

    Secara fisik, kawasan Desa Wisata Tetebatu, terlihat lebih siap menghadapi kompetisi. Hampir di semua sudut kawasan ini terlihat lebih bersih dan rapi. Kesiapan pengelola desa wisata dan warga juga terlihat lebih siap.

    Penampakan Desa Wisata Tetebatu

    Kesadaran masyarakat desa setempat, menjadikan kawasan desa wisata ini terlihat asri. Namun tidak meninggalkan suasana desa yang kental. Sebagai kawasan desa wisata, Tetebatu ke depan akan menjadi perhatian dunia.

    “Menghadapi euforia kunjungan wisatawan pasca lomba nanti, masyarakat Tetebatu harus lebih siap. Efek dari lomba ini akan menimbulkan rasa penasaran wisatawan. Karena itu, kesiapan sumber daya manusianya, kehidupan sosialnya, suasana desanya harus bisa dipertahankan sebagai sebuah desa wisata berkelas dunia. Namun, tetap mempertahankan originalnya sebagai sebuah desa,” harap Yusron agar Tetebatu tetap menjadi primadona wisatawan ke depan.

    Persiapan atraksi budaya Desa Tetebatu
    Persiapan atraksi budaya Desa Tetebatu. (Foto: peloporberita.com/Dispar NTB)

    Lebih dari itu, Tetebatu kini makin siap menyambut kehadiran assesor. Sejumlah atraksi budaya sudah disiapkan. Yusron Hadi bahkan sudah memastikan, atraksi budaya seniman Tetebatu, lebih siap dari sebelumnya.

    Di tempat berbeda, Ketua Desa Wisata NTB, Ahyak Mudin, menjelaskan syarat sebuah kawasan disebut desa wisata sudah melekat di Tetebatu. Diantara unsur yang harus ada, homestay. Ada juga atraksi budaya dan kesiapan masyarakatnya menjadi pariwisata yang berkelanjutan.

    Penampakan Desa Wisata Tetebatu
    Penampakan Desa Wisata Tetebatu. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    “Bukan saja siap karena mau menghadapi lomba. Tapi harus siap sampai hari akhir nanti,” ucapnya berseloroh.

    Tapi memang betul, lanjutnya. Kalau soal kondisi alam, sebagai sebuah objek harus menarik. Kesiapan warganya dan berpihak kepada semua lapisan masyarakat juga menjadi sebuah keharusan.

    “Ini yang kita sebut selama ini dengan istilah sustainable tourism,” tandasnya. []