Kategori: Daerah

  • Sepekan Pasca HK Endurance Challenge digelar, NTB Tak Alami Lonjakan Kasus Covid-19

    peloporberita.com/ – Sepekan pasca HK Endurance Challenge digelar, kasus covid-19 di Lombok-Sumbawa sangat terkendali. Event HK Endurance Challenge yang melibatkan 100 peserta dari 18 negara pada 15-17 Oktober lalu sukses digelar. Meski sebelumnya, tidak sedikit warga mengkhawatirkan, pasca HKEC ’21 bakal memicu lonjakan kasus covid-19 di NTB.

    “Sampai hari ini, kasus covid-19 di Lombok dan Sumbawa sangat terkendali. Secara statistik, kurva penyeberan dan keterjangkitan virus di NTB melandai. Bahkan terjadi penurunan secara drastis,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Sekretariat Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi, Sabtu 23 Oktober 2021.

    “Kami yakin semua akan berjalan baik dan lancar. Dari kedatangan sampai di arena nanti, penonton maupun wisatawan dan peserta, semua harus disiplin protokol kesehatan. Kami pastikan itu.”

    Gita  menjelaskan, data Satgas Penanggulangan Covid-19 NTB, menunjukkan angka penularan harian covid-19 NTB tiga pekan terakhir rata-rata kurang dari 10 orang. Tingkat kesembuhan bahkan mencapai 300 persen dari angka penularan harian. Kasus aktif pasien covid-19 NTB, kini hanya tersisa 193 orang saja.

    Data di atas menunjukkan betapa pemerintah daerah NTB, sangat serius berbenah. Terlebih jelang perhelatan event World Superbike (WSBK) dan motoGP. Syarat digelarnya sport event internastional seperti permintaan Dorna Sport adalah tingkat vaksinasi warga mencapai 60 persen.

    Hingga kini, capaian tingkat vaksin di lokasi sirkuit (baca; Lombok Tengah) tembus angka 75 persen. Secara nasional, kurva penyebaran virus mematikan ini juga melandai.

    Pemerintah daerah, bekerjasama dengan PT Hutama Karya (Persero), sempat melakukan ujicoba melalui gelaran HKEC Lombok Seris 15-17 Oktober lalu. Hampir sepekan pasca HKEC digelar, NTB tidak mengalami lonjakan kasus covid-19. Data resmi harian Satgas covid-19 NTB, per tanggal 22 Oktober pasien positif 4 dan sembuh 15 orang.

    Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, Yusron Hadi juga meyakinkan semua pihak bahwa ujicoba kedua akan dilakukan dalam waktu dekat ini melalui event WSBK. Event ini, melibatkan lebih banyak orang dibanding HKEC.

    “Namun, kami yakin semua akan berjalan baik dan lancar. Dari kedatangan sampai di arena nanti, penonton maupun wisatawan dan peserta, semua harus disiplin protokol kesehatan. Kami pastikan itu,” tandas Kadispar NTB. []

  • Kodim 1701/Jayapura Salurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung

    peloporberita.com/ | Kodim 1701/Jayapura menggelar kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung – Tentara Nasional Indonesia (BTPKLW-TNI) kepada warga terdampak pandemi yang telah terdaftar. Kegiatan itu berlangsung di halaman kantor Makodim 1701/Jayapura Distrik Jayapura Utara, Papua, Sabtu (23/10/2021).

    Pemberian bantuan tunai itu diserahkan secara simbolis oleh Komandan Kodim 1701/Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra kepada perwakilan pedagang kaki lima dan warung di wilayah Jayapura.

    Dalam sambutannya, Kolonel Inf Edwin Apria Candra juga mengapresiasi karena kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKW) telah berlangsung dengan lancar dan tertib.

    Baca juga: Panglima TNI: TNI-Polri adalah Institusi Strategis Milik Rakyat Indonesia

    Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat yang terdampak pandemi secara menyeluruh. “Dengan tingginya kasus Covid-19 di daerah-daerah secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan ekonomi masyarakat, terutama para pelaku Usaha dan UKM. Oleh karenanya, kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat terdampak Covid-19 secara menyeluruh,” ungkap Dandim.

    Marta Magdalena Hanwebe (48) yang merupakan salah satu penerima bantuan, merasa bersyukur karena menerima bantuan tunai yang didistribusikan oleh Kodim 1701/Jayapura.

    “Kami sebagai masyarakat terdampak Covid-19 sangat berterima kasih mulai dari pemerintah pusat sampai ke daerah dan TNI yang telah menyalurkan bantuan kepada kami masyarakat terdampak Covid-19, kiranya Tuhan yang akan membalas semua kebaikan yang telah dilakukan kepada kami,” ucap Magdalena. []

  • Pasar Global Lirik Produk Kerajinan Batu dan Kayu Fosil Tulungagung

    peloporberita.com/ | Produk kerajinan Indonesia memang patut diacungi jempol. Salah satunya adalah produk kerajinan premium milik UD Karya Indonesia yang berbasis di Tulungagung, Jawa Timur.

    UD Karya Indonesia adalah UKM penghasil kerajinan meja, wastafel, dan bathtub (bak mandi) dari batu dan kayu fosil. Pada Jumat (22/10/2021), mereka telah melepas ekspor produknya ke Hamburg, Jerman, senilai Rp 400 juta. Ekspor ini menjadi pembuktian bahwa UKM Indonesia tetap memiliki pasarnya sendiri di luar negeri.

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun mengakui, hasil produk buatan UD Karya Indonesia memang bernilai tinggi alias premium, sehingga wajar jika produknya dilirik buyer luar negeri.

    “Produk custom seperti ini bukan mass product, jadi memang sangat otentik. Saya harap Tulungagung bisa jadi sentra produksi kerajinan batu dan kayu fosil,” kata Teten saat mengunjungi workshop sekaligus ramah tamah dengan pemilik UD Karya Indonesia Nanang Setiawan di Tulungagung, Jatim, Jumat (22/10/2021).

    Teten menilai, ekspor produk UD Karya Indonesia ke Hamburg membuktikan bahwa meskipun pandemi membuat logistik terganggu dan biaya pengiriman kontainer mahal, minat pasar internasional tetap tinggi. Terutama, permintaan akan produk home decor. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar usaha ritel seperti ini bisa dibantu sistem logistiknya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Teten menyebutkan, nilai ekspor Indonesia September 2021 mencapai USD 20,60 miliar, naik sebesar 47,64 persen secara year-on-year. Demikian juga ekspor nonmigas September 2021 mencapai USD 19,67 miliar, tumbuh 48,03 persen dibanding September 2020.

    Berdasarkan provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–September 2021 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD 24,67 miliar atau setara Rp348,9 triliun (15,02 persen). Diikuti Jawa Timur USD 16,93 miliar atau setara Rp239,4 triliun (10,31 persen) dan Kalimantan Timur USD 16,11 miliar atau setara Rp227,8 triliun (9,80 persen).

    “Jatim termasuk terbaik kedua ekspor setelah Jabar. Potensi ekspor Jatim ini bisa kita lihat sangat besar,” ujar MenKopUKM.

    Pemilik UD Karya Indonesia Nanang Setiawan mengatakan, pembeli produk-produknya mayoritas berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Kanada, Belanda dan Arab Saudi. Sedangkan produk custom yang paling banyak diminati adalah wastafel dan coffee table dari kayu fosil.

    Sebelum pandemi, Raja Arab Saudi pernah membeli bathtub produksi UD Karya Indonesia dengan harga USD 2 juta. Nanang yang merupakan mantan pegawai Telkom ini pun dipanggil langsung ke Arab Saudi untuk menceritakan proses pembuatannya. Kemudian bathtub buatannya itu menjadi produk termahal dan tercatat dalam Guiness Book of Record. []

  • Sambut Event Internasional, Desa Wisata Senaru Dibekali Ilmu Mitigasi Bencana

    peloporberita.com/ – Dinas Pariwisata NTB, menyelenggarakan pelatihan yang bertajuk “Mitigasi Bencana” di desa wisata Senaru yang terletak di Kabupaten Lombok Utara. Acara ini akan digelar selama 2 hari mulai tanggal 22-23 Oktober 2021.

    Kabid Destinasi Pariwisata, H. Ahlul Wakti mengatakan, terpilihnya Senaru sebagai lokasi pelatihan mitigasi bencana lantaran desa wisata tersebut merupakan salah satu pintu pendakian Rinjani yang dikunjungi banyak pendaki.

    Ia berharap, dengan adanya pelatihan mitigasi bencana ini, maka desa-desa wisata memiliki kemampuan mitigasi dan adaptasi bencana. Pelatihan ini, juga untuk mempersiapkan NTB dalam menyambut event-event internasional dari sisi mitigasi bencana.

    “Kerjasama pentahelix menjadi modal utama keberhasilan sebuah desa wisata. Harus dihindari konflik antar pelaku maupun pengelola desa wisata jangan sampai terjadi karena ini menghambat kemajuan.”

    Pada hari pertama pelatihan ini, Yudhit Adiyatma selaku perwakilan BMKG menyampaikan beberapa hal seperti manajemen resiko dan bencana, info khusus pariwisata, serta info sebaran titik panas. Nantinya informasi harian maupun mingguan terkait informasi cuaca, suhu, curah hujan, dan sebagainya akan diperbarui setiap senin dan kamis melalui grup WhatsApp oleh BMKG.

    Dalam kesempatan yang sama, Kabid Destinasi Dispar NTB yang juga bertindak selaku moderator, berharap BMKG bisa memberikan informasi untuk diletakkan di Tourist Information Center nantinya termasuk di pintu-pintu pendakian.

    “Sehingga nanti ketika wisatawan hendak melakukan pendakian dan travelling destinasi-destinasi wisata, bisa merasa aman dan nyaman,” sebutnya.

    Selanjutnya, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) yang diwakili oleh Kabid Penanggulangan Bencana BPBD NTB, Mustakim menyampaikan materi terkait Regulasi dan Tantangan dalam Melaksanakan Mitigasi Bencana dan Pengelolaan Krisis Kepariwisataan Akibat Bencana.

    Menyadari bahwa NTB rawan bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tsunami, Kabid Penanggulangan Bencana BPBD NTB ini menekankan upaya antisipasi dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dasar kebencanaan penting.

    Sambut Event Internasional, Desa Wisata Senaru Dibekali Ilmu Mitigasi Bencana
    Sambut Event Internasional, Desa Wisata Senaru Dibekali Ilmu Mitigasi Bencana. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    Berkaca pada bagaimana Jepang dalam menanggapi bencana, dalam pemaparannya, Mustakim menyampaikan bahwa kita bisa menunjukkan upaya serupa, misalnya dengan memiliki bangunan tahan gempa.

    Mustakim menilai bahwa pariwisata sangat membutuhkan informasi seperti ini untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan. Oleh sebab itu, Mustakim percaya dengan narasi Desa Tangguh Bencana, desa akan memiliki nilai lebih.

    “Bagaimana menjadikan desa tangguh bencana, hal ini yang (kemudian) dapat dijual,” tandasnya.

    Selanjutnya, Mustakim menegaskan akan pentingnya kesadaran akan ancaman bencana dan tentu cara untuk mencegahnya. Sesi kedua ini ditutup dengan diskusi bersama peserta yang hadir.

    Sementara Kepala Dinas Pariwisata prov NTB, Yusron Hadi yang juga hadir di lokasi pelatihan menegaskan bahwa pelatihan ini urgent dilakukan untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan dan keahlian pengelola desa wisata untuk mitigasi dan adaptasi bencana di desa wisata masing-masing.

    Menurutnya, Desa-desa wisata hendaknya memiliki SOP penanggulangan maupun penanganan bencana maupun menetapkan jalur-jalur evakuasi serta meeting point.

    Dalam sesi dialog, Kadispar Yusron mengemukakan berbagai hal mulai dari konsep pengembangan desa wisata, upaya penguatan kelembagaan pengelola, dukungan saran prasarana dan sebagainya.

    “Semua kebutuhan itu harus dipenuhi bersama-sama oleh semua pihak. Kerjasama pentahelix menjadi modal utama keberhasilan sebuah desa wisata. Harus dihindari konflik antar pelaku maupun pengelola desa wisata jangan sampai terjadi karena ini menghambat kemajuan,” tandasnya.

    Adapun besok pelatihan akan dilanjutkan dimana pada sesi akhir akan dilaksanakan praktik lapangan di lokasi destinasi wisata setempat. []

  • Ridwan Kamil Pantau Perkembangan Proyek MNC di Lido

    peloporberita.com/ | Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terus memantau progres pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Kabupaten Bogor, yang merupakan KEK pertama di Jawa Barat.

    “Wajib menunjukkan ada progres. Jadi harusnya dalam dua atau tiga tahun, 10 persen total pembangunan itu harus terwujud secara nyata,” kata Ridwan Kamil di Lapangan Gasibu, Bandung, Jumat (22/10/2021).

    Untuk diketahui, kawasan MNC Lido City mendapat persetujuan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (KEK Pariwisata), tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2021 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido.

    Baca juga: Nama Ganjar Pranowo Melejit di Survei Terbaru, Bambang Pacul Sebut itu Hanya Potret

    Setelah menyandang status KEK, badan usaha dan pelaku usaha di kawasan MNC Lido City akan mendapat kemudahan perizinan, termasuk soal rencana membangun taman bermain sekelas Disneyland dan Universal Studio di dalamnya.

    Selain itu, badan usaha dan pelaku usaha di kawasan MNC Lido City juga bisa menikmati berbagai kemudahan dan fasilitas insentif perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 237/PMK.010/2020. Beberapa di antaranya adalah insentif pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah, bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

    Tidak hanya taman bermain, saat ini MNC Group juga sedang membangun pusat produksi film dan sinetron bernama Movieland, yang ditargetkan beroperasi tahun depan. Sebelumnya, MNC telah memiliki dua fasilitas produksi di Jakarta, yaitu di Kebon Jeruk dan Kebon Sirih. []

  • TNI Gagalkan Penyeludupan 5 Paket Ganja dari Papua Nugini

    peloporberita.com/ | Pos Skofro Lama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs berhasil menggagalkan penyelundupan 5 paket besar ganja seberat 750 gram di Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (20/10/2021). Hal itu disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani dalam rilis tertulis di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (21/10/2021).

    “Pemeriksaan rutin ini dipimpin Danpos Skofro Lama Letda Inf Davit Ginting dan berhasil menggagalkan penyelundupan 5 kantong plastik paket besar ganja kering seberat 750 gram,” ujar Letkol Erfani.

    Baca juga: BNN dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Perkuat Sinergi Cegah Peredaran Narkoba

    Ia juga menjelaskan, paket ganja itu ditemukan dalam tas ransel warna hitam, yang dibawa HW (25) saat melintas di depan Pos Skofro Lama dengan berjalan kaki dari arah Papua Nugini (PNG) menuju Kampung Waris.

    “Dari keterangan pelaku, paket ganja ini didapatkan dari salah seorang warga PNG, dan rencana akan dijual kembali di wilayah Abepura, Kota Jayapura,” lanjut Letkol Erfani.

    Baca juga: Polisi Berhasil Ungkap Penyelundupan 23 kg Sabu di Medan

    Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs selalu rutin menggelar kegiatan pemeriksaan rutin, yang bertujuan untuk menjamin keamanan wilayah perbatasan dan mencegah peredaran serta keluar masuknya barang-barang ilegal dari dan menuju wilayah Indonesia. []

  • Festival Dara Ngindang Tanda Bangkitnya sektor Pariwisata

    peloporberita.com/ – Festival Dara Ngindang ke-2 diselenggarakan di Desa Lendang Belo Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, 21 Oktober 2021. Sekitar dua ribu ekor burung merpati dilepaskan sebagai simbol dimulainya festival tersebut.

    Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Yusron Hadi mengatakan, acara Dara Ngindang dan pagelaran sejumlah event lainnya yang akan dilaksanakan seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP, menandakan sektor Pariwisata sudah mulai bangkit.

    Dara Ngindang
    Festival Dara Ngindang ke-2 di Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Kamis, 21 Oktober 2021. (Foto;peloporberita.com/TR)

    “Baguslah dan sangat optimis, ada inisiatif-inisiatif dari lokal untuk membantu kita memulihkan pariwisata NTB. Tidak mesti harus dari pemerintah,” tutur Kadispar NTB.

    Menurutnya, event-event seperti ini terselenggara untuk membangkitkan sektor wisata. Event Dara Ngindang ke-2 yang dilaksanakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Lendang Belo ini, lanjut Yusron Hadi merupakan salah satu kegiatan yang sangat positif dan bisa diikuti oleh Desa Wisata lainnya.

    “Saya kira justru luar bisa event seperti ini. Event Dara Ngindang dan yang lainnya masih banyak barang kali dari Desa-Desa Wisata. Pokdarwis yang bisa menginisiasi Festival festival ini bisa sebagai trigger,” ungkapnya.

    Festival Dara Ngindang ke-2 di Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Kamis, 21 Oktober 2021.

    Yusron Hadi menegaskan, kegiatan seperti Dara Ngindang bila dilakukan oleh banyak pihak, maka akan menjadi daya pembangkit untuk menarik kunjungan masyarakat lokal untuk berwisata.

    Dalam bahasa Sasak (suku di Lombok), Dara Ngindang artinya merpati terbang, melayang. Kata “Ngindang” bisa juga mengandung makna 'berpetualang'. Dengan kata lain, Sang burung merpati itu berpetualang mengitari desa untuk mencari pasangan hidupnya. Proses ngindang akan sukses saat si burung merpati jantan berhasil membawa pulang merpati betina ke kandangnya.

    Dara Ngindang

    Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi yang hadir dalam acara tersebut menilai, dara ngindang memiliki potensi jual ke wisatawan sebagai sebuah atraksi budaya. Namun menurutnya, masih perlu perbaikan agar sajian event dara ngindang bisa jadi lebih menarik sebagai sebuah sajian wisata.

    "Penting untuk dilakukan pembenahan ke depan perihal promosinya, management event-nya dan keterlibatan pentahelik," kata TR panggilan akrabnya.

    Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pokdarwis Mandalika ini juga berharap, kegiatan ini bisa berlanjut. Sebab event Dara Ngindang sudah dilakukan dua kali. Artinya, masyarakat melihat bahwa event Dara Ngindang ini sesuatu yang konsisten dan harus dilanjutkan.

    “Bayangkan saja dukungan yang serba terbatas tetapi justru kegiatannya luar biasa,” puji Pengamat Pariwisata Nasional ini.

    Festival Dara Ngindang bisa menjadi event tingkat Provinsi bahkan bagaimana caranya didorong menjadi Event Nasional. “Ini tinggal diangkat lagi menjadi event di level Provinsi bahkan di level Nasional. Gencarnya media dan gencarnya pentahelix dalam mempromosikan sangat bagus. Ini adalah angin segar bagi kebangkitan pariwisata kita di daerah,” terang Taufan.

    Dara Ngindang
    Festival Dara Ngindang ke-2 di Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Kamis, 21 Oktober 2021. (Foto;peloporberita.com/TR)

    Taufan juga berharap, Pemerintah melihat event-event seperti ini sebagai bentuk dorongan kepada pelaku wisata di Desa. Karena hal ini bentuk komitmen masyarakat dan sektor pariwisata akan menggerakkan sektor usaha lainnya yang selanjutnya akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

    “Eventnya biasa tetapi bisa menjadi luar biasa ketika disitu ada campur tangan, ini harus ditingkatkan dan pemerintah harus hadir. Dan kita berharap bahwa tim yang menggerakkan atau yang menjadi inisiator dari pada kegiatan ini jangan putus asa untuk terus menyampaikan kegiatan ini pada level-level yang lebih tinggi,” tandas TR. []

  • Transjakarta Beroperasi 100 Persen Mulai Hari ini

    peloporberita.com/ – PT. Transportasi Jakarta atau TransJakarta mulai hari ini Kamis, 21 Oktober 2021, kembali melayani penumpang dengan kapasitas normal atau 100 persen. Kebijakan ini, dilakukan seiring turunnya status PPKM dari level tiga menjadi dua di Jakarta.

    Meski demikian, TransJakarta tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat, baik di halte maupun di dalam bus. Setiap pelanggan TransJakarta diwajibkan menunjukkan bukti melakukan vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi, JAKI, atau menggunakan dokumen sertifikat yang sudah dicetak atau secara digital melalui ponsel.

    “Meski turun kevel, kita tidak boleh lengah. Untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan yang berlaku, Petugas Layanan Halte (PLH) kami siap di lapangan.”

    Selain itu, pelanggan juga diwajibkan memakai masker, serta pengukuran suhu tubuh sebelum masuk halte dan Armada bus rutin dibersihkan menggunakan disinfektan.

    “Hal ini untuk tetap memastikan, pelanggan tetap merasa aman dan nyaman. Meski turun kevel, kita tidak boleh lengah. Untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan yang berlaku, Petugas Layanan Halte (PLH) kami siap di lapangan,” tutur Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Prasetia Budi.

    Sejalan dengan normalnya kapasitas angkut, Transjakarta juga turut menyesuaikan jumlah armada serta rute layanan Transjakarta lainnya yang sempat dihentikan sementara sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Hal ini akan dilakukan secara bertahap.

    “Kami akan terus melakukan evaluasi dan memberikan layanan terbaik dan semaksimal mungkin kepada pelanggan. Kami akan berupaya konsisten dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat, khususnya di masa pendemi ini,” tegasnya. []

  • Kekuatan Wayan Koster Sebagai Pemimpin, Diuji dalam Pemulihan Pariwisata Bali

    peloporberita.com/ – Pengamat Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi berpendapat bahwa pemulihan sektor pariwisata Bali yang porak poranda akibat pandemi Covid-19 tergantung kekuatan pemimpinnya, dalam hal ini Gubernur Bali, I Wayan Koster.

    “Kepemimpinan Bapak Wayan Koster diuji disini, bagaimana bisa memastikan sinergisitas semua stakeholder pariwisata sama persepsinya, perjuangan agar tidak terkotak-kotak,” tutur Taufan dalam seminar “Tiga (3) Tahun Koster-ACE yang diselenggarakan secara virtual, Selasa, 19 Oktober 2021.

    “Thailand, November Tanggal 1 nanti tidak ada karantina, Maldives sudah mendahului tidak ada karantina.”

    Menurutnya, dalam hal ini masterplan pariwisata Bali harus bisa dicanangkan dimana salah satu elemen yang paling penting adalah berbicara tentang bagaimana mengatasi Bali di tengah pandemi ini.

    “Kita sama-sama tau kalau pemimpin tidak kuat ini akan berdampak pada kebijakan-kebijakan yang lain,” sebut Taufan.

    Penulis buku Protokol Destinasi ini menegaskan, bahwa pemimpin daerah adalah pihak yang paling mengetahui tentang kondisi sektor pariwisata di wilayahnya. Selain itu, pelaku industri di daerah juga tahu bagaimana cara paling cepat untuk bisa memulihkan Bali sehingga apa yang telah dilakukan Pemprov Bali patut diapresiasi.

    Bali
    Keindahan Pariwisata Bali. (Foto:Pelopor.id/Istimewa)

    “Pak Gubernur Bali sempat mengatakan bahwa pariwisata di Bali itu hanya dinikmati oleh para investor saja. Saya pikir ini sesuatu yang harus diklarifikasi dalam artian pariwisata di Bali pastilah berdampak juga kepada masyarakat Bali, pasti itu,” tegas TR panggilan akrabnya.

    Sementara soal ada atau tidaknya kehadiran investor adalah bagian dari impact pariwisata.

    “Jadi kalau bicara “tourism investment will follow” itu penting, pasti berdampak multiple effect pada masyarakat lokal disana,” ucap TR.

    Sedangkan yang perlu dibenahi di Bali menurut ahli strategi Pariwisata nasional ini adalah fokus pada kebijakan-kebijakan yang ada.

    Taufan Rahmadi, pengamat sekaligus ahli strategi Pariwisata Nasional. (Foto: peloporberita.com/)

    “Sekarang bagaimana kita sama-sama memperjuangkan, agar karantina yang 5 hari bisa tidak perlu ada karantina. Mari kita suarakan sama-sama artinya apa bahwa sekarang sudah waktunya kita hidup berdampingan dengan covid-19,” kata Taufan.

    Selain itu lanjut Taufan, hidup berdampingan dengan covid-19 merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo dan rekomendasi dari WHO.

    “Ingat, berbicara tentang kebijakan pariwisata benchmarknya harus jelas yakni WHO, UNWTO,” tandasnya.

    Terkait hal ini, menurutnya Taufan, Gubernur Bali harus berani meyakinkan masyarakat Bali dan pelaku industri bahwa tidak perlu ada karantina lagi lantaran sudah ada vaksin, juga ada tes PCR.

    “Jadi proses wisatawan datang ke Bali itu sudah capek dengan filterisasi, jangan dibikin susah lagi,” sebutnya.

    Taufan menerangkan, dengan hidup side by side dengan covid-19 ekonomi akan berjalan dan protokol kesehatan juga tetap dilaksanakan. Oleh sebab itu, ia berharap karantina untuk wisatawan asing bisa diturunkan dari 5 hari menjadi nol karantina. Pasalnya di negara-negara tetangga sudah menerapkan nol karantina.

    “Thailand, November Tanggal 1 nanti tidak ada karantina, Maldives sudah mendahului tidak ada karantina,” ungkapnya. []

  • Presiden Jokowi Resmi Buka Apkasi Otonomi Expo 2021

    peloporberita.com/ | Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar kegiatan Apkasi Otonomi Expo (AOE 2021) yang berlangsung mulai 20-22 Oktober 2021 di Jakarta Convention Center (JCC), pukul 10.00-18.00 WIB.

    AOE 2021 dilaksanakan sebagai implementasi salah satu tugas organisasi dalam memfasilitasi kegiatan promosi komoditi, investasi dan pariwisata bagi anggota Apkasi, yang meliputi 416 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

    Acara ini terdiri dari beberapa kegiatan, seperti pameran, forum bisnis dan pemilihan Putri Otonomi Daerah, yang diharapkan mampu mempromosikan berbagai keunggulan yang dimiliki daerah-daerah di Indonesia.

    AOE 2021 menawarkan peluang investasi terkait berbentuk produk-produk daerah yang berpotensi untuk dikembangkan dan diperdagangkan, yaitu berupa:
    1. Pengolahan pakan ternak
    2. Produksi ikan tangkap dan budidaya perikanan
    3. Pembangkit listrik tenaga mikro hidro
    4. Pengembangan objek wisata, agro wisata, pembangunan hotel dan reso
    5. Industri hilir, kelapa sawit dan karet

    Produk-produk daerah ini akan diperdagangkan lebih luas dengan memanfaatkan teknologi informasi berupa aplikasi start-up yang memudahkan dan memungkinkan pembeli-penjual tidak perlu bertatap muka, sehingga perdagangan dapat terus berjalan dan upaya pencegahan Covid-19 tetap terus dapat dijaga.

    Baca juga: Berkunjung ke Sorong, Jokowi Beli Jagung Rebus di Pinggir Jalan

    AOE 2021 telah dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Bogor secara virtual, pada Rabu (20/10/2021). Dalam kata sambutannya, Jokowi menyatakan sudah saatnya kita mengaktifkan ekonomi nasional dan selalu siaga menghadapi semua hal yang tidak pasti. “Karena dunia global sekarang ini betul-betul penuh dengan keragu-raguan, penuh dengan ketidakpastian, penuh dengan kompleksitas masalah yang sebelum-sebelumnya tidak pernah terjadi,” ucap Jokowi.

    Presiden Jokowi juga mengingatkan perlunya diperkuat perdagangan antar daerah, antar kabupaten, antar provinsi, antar pulau. Setiap daerah juga diminta fokus pada produk unggulannya, sehingga ke depan bisa saling menopang.

    “Kita ini kan senangnya latah, karet rame, semua nanam karet. Sawit rame, semua nanam sawit. Sawit ambruk, semuanya juga ambruk. Karet harganya jatuh, semua juga ikut jatuh. Jangan seperti itu. Setiap daerah saya ingatkan perlu fokus pada produk unggulannya, karena ketidakpastian tadi,” kata Jokowi.

    Baca juga: Presiden Jokowi Ingin BUMN Go Global

    Presiden Jokowi juga berharap agar volume ekspor bisa terus ditingkatkan serta memfasilitasi para pelaku usaha untuk agresif memanfaatkan peluang ekspor yang ada, sehingga membuat produk Indonesia dikenal dan kompetitif di pasar global.

    “Kemarin saya mendapatkan informasi nilai ekspor Indonesia tahun ini dari Januari sampai ke Agustus mencapai USD 142 miliar, tumbuh 37,7% year on year. Artinya ekspor kita tumbuh sangat bagus sekali,” ujar Jokowi.

    “Kalau daerah bisa memanfaatkan ini, karena hampir semua negara sekarang ini membutuhkan komoditas-komoditas kita, sehingga jangan sampai ada daerah yang justru menghambat, membuat ruwet perijinan,” tegas Jokowi. []