Kategori: Daerah

  • Menteri Perhubungan Apresiasi Persiapan Pengamanan Event IATC dan WSBK

    peloporberita.com/ | Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Korem162/wira Bhakti dan Pemerintah Daerah NTB menggelar simulasi pengamanan event Idemitsu Asia Tàlent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di eks Bandar Udara (Bandara) Selaparang.

    Dalam keterangan tertulis Kamis (11/11/2021), simulasi itu disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi dan Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Verianto I. Bitticaca, serta Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

    Salah satu pergelaran atraksi yang digelar adalah penyelamatan sandera saat bus antar jemput pengunjung ke Sirkuit Mandalika dibajak. Selain itu digelar juga simulasi penanganan aksi demonstrasi massa yang mendatangi Kantor PT ITDC akibat tersulut provokasi.

    Ia juga mengapresiasi kekompakan TNI-Polri dan Pemda yang mengerahkan lebih dari 3.000 personel dan berbagai kendaraan, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya teror ataupun bencana. Menhub berjanji akan melakukan dukungan penuh.

    “Saya sebagai Menteri Perhubungan akan melihat bagaimana persiapan-persiapan dukungan dari Pemerintah Pusat, untuk kegiatan yang akan dilaksanakan di Mandalika sebagai tujuan wisata strategis nasional,” katanya.

    Dalam kesempatan yang sama, Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal mewakili Pemda NTB, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Budi Karya Sumadi dalam rekayasa simulasi pengamanan IATC dan WSBK.

    Ia pun membeberkan beberapa persiapan yang telah dilakukan, mulai dari tahapan Focus Group Discution (FGD) dan sejumlah rapat menggali data kuantitatif dan kualitatif, hingga tactical floor game (latihan taktik dan strategi menganisipasi permasalahan terburuk) dan simulasi pengamanan.

    Dalam pengaturan manajemen lalu lintas berupa sistem transportasi bagi penonton dari bandara dan pelabuhan yang akan ke sirkuit. Terdapat 5 pintu masuk di Pulau Lombok yang telah ditempatkan armada bus untuk penonton secara gratis, yaitu Bandara BIL, Pelabuhan Kayangan, Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Lembar dan Terminal Bus Mataram.

    Sebelum menaiki bus, setiap calon penumpang akan dicek suhu tubuh, wajib memakai masker, verifikasi vaksin melalui scan barcode aplikasi PeduliLindungi.

    Kemudian, penonton menuju parkiran barat Masjid Nurul Bilad dan parkiran Timur Pantai Tanjung Aan untuk dicek kembali dengan swab antigen. Jika negatif, akan dilaksanakan penukaran tiket sesuai warna gelang untuk pembagian jalur masuk penonton. []

  • Kadispar NTB: Sirkuit Mandalika Tanda Bangkitnya Pariwisata Lombok Sumbawa

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, Yusron Hadi menyampaikan, mulusnya pendaratan pesawat berbadan lebar Boeing 777 Freighter belum lama ini di Bandara International Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM)-Lombok, membuktikan kesiapan bandara tersebut menyambut berbagai jenis pesawat internasional lainnya. Hal ini, tentu saja akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata Lombok Sumbawa.

    “Jelas kita akan diuntungkan dengan kehadiran sirkuit Mandalika. Harapan kita ke depan, penerbangan internasional dari berbagai jenis maskapai akan hadir di BIZAM,” tuturnya dikutip Kamis, 11 November 2021.

    “Tanda-tanda kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa, kini terlihat jelas dengan hadirnya sirkuit Mandalika. Setidaknya 10 tahun ke depan, sirkuit Mandalika dapat menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa,”

    Yusron menjelaskan, bahwa pertumbuhan pariwisata Lombok Sumbawa, dalam sepuluh tahun terakhir sedikit memang terhambat, akibat terbatasnya penerbangan ke BIZAM. Namun, keberadaan sirkuit Mandalika, akan membuat bandara kebanggaan masyarakat NTB ini akan kian sibuk.

    “Terlebih dengan agenda event balap motor seperti World Superbike dan MotoGP ke depan, Lombok Sumbawa akan kian padat dikunjungi penonton balap motor. Ini akan berdampak pada pertumbuhan pariwisata Lombok Sumbawa lebih baik ke depan,” ungkap Yusron.

    Baca juga :

    Yusron juga memaparkan bahwa sebelum tragedi gempa berskala 6,8 SR mengguncang Lombok, kunjungan wisatawan ke NTB tembus hingga 3,5 juta kunjungan. Namun, Pertumbuhan kunjungan wisatawan Lombok-Sumbawa kian terpuruk setelah Covid-19 melanda dunia awal tahun 2020 lalu.

    “Tanda-tanda kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa, kini terlihat jelas dengan hadirnya sirkuit Mandalika. Setidaknya 10 tahun ke depan, sirkuit Mandalika dapat menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa,” harapnya.[]

  • Dishub DKI Buka Opsi Tambah Ganjil Genap Jadi 25 Ruas Jalan

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya membuka opsi penerapan ganjil genap pada 25 ruas jalan di ibu kota. Adapun saat ini, penerapan ganjil-genap telah diterapkan di 13 ruas jalan.

    “Memang ada opsi itu. Kembali lagi, kami bersama polda dan kodam akan melakukan pembahasan intens untuk melihat tren volume lalin pada 12 ruas jalan lainnya, karena di 13 ruas jalan situasinya cukup lancar pada pemberlakuan,” tutur Syafrin Senin,(8/11/2021).

    Syafrin menyebut, soal perluasan ganjil genap menjadi sebanyak 25 ruas jalan itu mengacu pada Pergub no 88 tahun 2019. Selain itu, Pihaknya mempertimbangkan tren kasus positif Covid-19 di Jakarta dan kapasitas angkutan umum yang ada.

    Baca juga : 

    Sebab menurutnya, jika diberlakukan ganjil-genap, ada potensi masyarakat berpindah ke angkutan umum. Ada beberapa kondisi yang jadi perluasan sistem ganjil genap, salah satunya tingkat kemacetan di Jakarta yang menyentuh 40 persen.

    “Kita memperhatikan dari sisi kapasitas angkutan umum yang ada, itu masih memadai jika terjadi shifting dari 12 ruas jalan yang saat ini masih tidak memberlakukan gage, pada saat diberlakukan gage, apakah kapasitas angkutan umum yang berada di 12 ruas mampu menampung jumlah penumpang yang akan berpindah ke angkutan umum,” tegasnya. []

  • Jelang World Superbike Lombok Timur capai Herd Immunity

    peloporberita.com/ – Penyelenggaraan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika tinggal menghitung hari. Kabupaten Lombok Timur yang merupakan tetangga terdekat Lombok Tengah tempat WSBK berlangsung, pada Senin, (8/11/2021) sukses mencapai 70,21% tingkat vaksikasi covid-19 dosis pertama sehingga Herd Immunity telah tercapai.

    Sekretaris Daerah Lombok Timur, Juani Taufik yang mewakili Bupati Lombok Timur H. Sukiman Azmy menyampaikan bahwa dengan terbentuknya herd Immunity di Kabupaten Lombok Timur ini, maka Para pelancong bisa dengan tenang menyaksikan WSBK sambil berwisata ke desa-desa wisata yang ada di wilayah tersebut.

    “Itu (herd immunity) terjadi manakala 70 persen dari populasi sudah tervaksinasi. Sedangkan di Lotim 70,21% dari target vaksinasi tercapai terhadap populasi di lotim yang sebanyak 952.470 orang.”

    Apalagi salah satu desa wisata Tetebatu yang ada di Lombok Timur merupakan wakil Indonesia dalam ajang Best Tourism Villages yang digelar UNWTO, yang pastinya menarik untuk dikunjungi.

    “Silakan Bapak Ibu jangan ragu berkunjung ke Lombok Timur menikmati destinasi wisata di Lombok Timur ada Sembalun, ada Tetebatu, Ekas dan Pantai Pink, dijamin aman,” tuturnya dalam konferensi Pers di Selong, Lombok Timur.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Pathurrahman menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi di Lombok Timur telah mulai dilakukan dari bulan Februari dan masih terus berlangsung. Adapun sampai jam 12 siang ini (8/11/2021) tingkat vaksinasi sudah berada diangka 70,21 persen dosis 1. Sehingga secara teoritis, herd immunity terlah terjadi di Lombok Timur (lotim).

    “itu (herd immunity) terjadi manakala 70 persen dari populasi sudah tervaksinasi. Sedangkan di Lotim 70,21% dari target vaksinasi tercapai terhadap populasi di lotim yang sebanyak 952.470 orang. Prediksi sebelumnya, capai herd immunity pada akhir Desember tapi bisa berhasil lebih cepat,” sebut Pathurrahman.

    Baca juga :

    Sebelumnya, Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi menerangkan bahwa tersulut event WSBK, wisatawan sudah mulai berdatangan ke Lombok. Ia juga menyebut euforia WSBK 2021 dirasakan hingga ke pedagang kaki lima di wilayah tersebut.

    “Sebenarnya salah satu magnetnya karena acara World Superbike. Ini bisa dirasakan euforianya itu sudah tidak lagi di level para penikmat sport tourism aja, tetapi sampai juga pada level pedagang kaki lima,” sebut Taufan.

    Yang terpenting, menurut Taufan, pelaku industri Pariwisata di NTB sangat “aware” terhadap protokol kesehatan. Sebab, mereka sadar bahwa DNA mereka disini adalah Pariwisata sehingga semua mendukung vaksinasi.

    “Mereka tau dengan semakin banyaknya yang tervaksinasi itu menunjukkan daerah itu siap menerima wisatawan,” tandasnya. []

  • Pemenang Duta Wisata Indonesia 2021 Diumumkan Malam ini

    peloporberita.com/ – Pemenang Duta Wisata Indonesia akan diumumkan malam ini, Minggu (7/11/2021). Acara tersebut akan dihelat dalam balutan Grand Final Duta Wisata Indonesia 2021 di komplek Taman Budaya Nusa Tenggara Barat.

    Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata NTB, Lalu Amjad mengatakan, saat malam Grand Final Duta Wisata nanti, publik akan segera mengetahui siapa yang akan menjadi Duta Indonesia mempromosikan destinasi wisata Indonesi di nusantara.

    “Wawasan tentang kepariwisataan harus lebih dimatangkan. Bakat, talenta dan potensinya harus kita angkat. Kita kemas dan kita tingkatkan.”

    Sebelumnuya, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, mengajak seluruh finalis pemilihan Duta Wisata Indonesia Tingkat Nasional ke-15 berkompetisi secara sehat menjadi juara. Baginya, juara memang penting, tetapi bukan hal yang utama. Menurutnya yang terpenting adalah terjalinnya silaturahmi dan terbangunnya rasa nasionalisme yang tinggi.

    “Terimakasih kepada Yayasan Asosiasi Duta Wisata Indonesia yang telah memilih NTB sebagai tempat penyelenggaraan pemilihan Duta Wisata, semoga seluruh rangkaian prosesnya berjalan lancar,” tutur Gita belum lama ini.

    Sementara juri pemilihan Duta Wisata Provinsi NTB Lalu Mulawarman mengaku, peluang wakil NTB menjadi pemenang dalam ajang ini harus diyakini. Mulawarman menyadari kelemahan utusan NTB di ajang ini lemah di public speeking. Selebihnya, waktu untuk menyiapkan utusan NTB sangat terbatas.

    Baca juga :

    “Wawasan tentang kepariwisataan harus lebih dimatangkan. Bakat, talenta dan potensinya harus kita angkat. Kita kemas dan kita tingkatkan. Public speeking juga masih terlihat lemah. Tapi kita harus yakin bisa bersaing. Saya yakini itu dan harus menang karena kita tuan rumah,” tegas Mulawarman.

    Namun untuk NTB, menjadi pemenang pasti tidak akan mudah. Sebab, utusan NTB hanya melakukan persiapan 5 hari saja. Adapun lawan terberatnya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jogjakarta dan Sulawesi.[]

  • Sanksi Tilang Uji Emisi Belum Berlaku 13 November 2021

    peloporberita.com/ – Jakarta | Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Purnomo Yogo memastikan bahwa sanksi tilang uji emisi kendaraan di DKI Jakarta belum akan diterapkan 13 November 2021.

    “Kami tegaskan bahwa penindakan dengan tilang pelanggaran uji emisi gas buang sampai saat ini belum kami lakukan,” ungkap Sambodo, Kamis (4/11/2021).

    Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, teknis penindakan terhadap pengendara yang kendaraannya tidak lulus atau bahkan yang belum mengikuti uji emisi masih harus dibahas lebih lanjut dengan instansi terkait.

    “Informasinya kan baru ratusan ribu nih. Nanti kalau sudah 50 persen atau lebih itu baru nanti kita akan tingkatkan menjadi tilang.”

    Sampai kini, kata Dirlantas, pihaknya belum pernah melaksanakan rapat koordinasi dengan PemProv DKI Jakarta untuk membahas sanksi tilang uji emisi.

    “Nanti kami akan koordinasikan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta bagaimana teknis pelaksanaannya. Apakah kendaraan akan dihentikan satu per satu seperti pelaksanaan razia? kan sekarang razia sudah enggak boleh,” ujar Dirlantas.

    Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dirlantas Polda Metro Jaya bakal memberlakukan sanksi tilang untuk seluruh kendaraan yang tidak melakukan atau lolos uji emisi per 13 November 2021.

    Penindakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pergub DKI Nomor 66 Tahun 2020 yang mewajibkan seluruh kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4, untuk melakukan atau lolos uji emisi.

    Besaran denda kendaraan yang tak memenuhi standar uji emisi bervariasi. Untuk kendaraan roda 2, denda maksimal sebesar Rp 250.000. Sementara denda roda 4 adalah maksimum Rp 500.000.

    Mengenai hal itu, Kasubdit Gakkum Ditlanras Polda Metro Jaya Argo Wiyono mengatakan, polisi tidak bisa langsung menerapkan sanksi tilang karena jumlah kendaraan yang sudah lolos uji emisi masih sangat sedikit.

    Berdasarkan data yang diterima polisi, jumlah kendaraan yang sudah melaksanakan uji emisi ataupun lolos uji emisi masih di bawah 10 persen. Sementara jumlah pengendara di Ibu Kota diperkirakan sudah lebih dari 9 juta.

    Sanksi tilang baru akan diterapkan jika 50 persen atau lebih kendaraan di Ibu Kota sudah dinyatakan lulus uji emisi.

    “Informasinya kan baru ratusan ribu nih. Nanti kalau sudah 50 persen atau lebih itu baru nanti kita akan tingkatkan menjadi tilang” tegas Argo, Rabu (3/11/2021).

    “Jadi jangan sampai nanti 10 (kendaraan) yang diberhentikan, sembilan belum ada kartu uji emisi. Kan malah jadi masalah,” lanjut Argo.

    Oleh karena itu, kepolisian baru akan memberikan sanksi teguran bagi kendaraan yang belum melaksanakan uji emisi.

    “(Tilang) itu the last option. Kami akan maksimalkan dulu teguran dulu. Jika memang 50 persen lebih kendaraan sudah berangsur uji emisi di bengkel yang sudah tersertifikasi atau di Dinas Lingkungan Hidup (baru diterapkan),” ujar Kasubdit Gakkum. []

  • Ganjar Pranowo Promosikan Motor listrik Polytron di Instagram

    peloporberita.com/ | Produsen perangkat elektronik merek Polytron, Hartono Istana Teknologi, memproduksi sepeda motor listrik berbasis baterai, Polytron Evo. Saat ini produksi sepeda motor listrik Evo, dilakukan oleh pabrik Polytron di Kudus Jawa Tengah.

    Launching kendaraan listrik Polytron Evo, terungkap melalui akun Instagram resmi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang menampilkan Gubernur Ganjar tengah mengendarainya.

    “Ini keren, desainnya bagus. Buat berkendara di kota-kota oke,” tutur Ganjar Pranowo usai menjajal sepeda motor listrik Evo di Kudus.

    Baca juga :

    Ganjar menilai, bentuk motor listrik Polytron sudah jauh lebih maju dan berkembang. Di seri motor yang lebih besar, desinnya menarik dan terlihat lebih gagah.

    “Rasa-rasanya kita mesti siapkan untuk berpindah dari motor berbahan bakar fosil ke elektrik. Dan Jateng sudah memulai itu. Hari ini saya ke Polytron dan beberapa waktu lalu saya melihat produk lain yang juga sudah di-launching,” ungkapnya.

    Sementara CEO Hartono Istana Teknologi, Hariono menjelaskan, saat ini perusahaannya baru memasarkan satu tipe sepeda motor listrik. Tetapi kedepan perusahaan sudah bersiap untuk memproduksi dua produk baru lagi. []

  • Kapolres Lombok Timur Dukung Investor Kelola Resto Ekas Adventure

    peloporberita.com/ | Kapolres Lombok Timur Herman Suriyono memberi sinyal positif terkait masalah investor dengan oknum karyawannya sekaligus warga sekitar, YE, yang ditunjuk mengelola restoran terapung di kawasan wisata Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Setelah melaporkan YE dengan delik kasus penipuan ke Mapolres Lombok Timur, Investor Resto Ekas Adventure Siti Aishah ingin mengelola kembali restoran terapung itu. Apalagi, menjelang parhelatan event World Superbike (WSBK) dan MotoGP di Sirkuit Mandalika.

    “Boleh aja (dikelola walaupun telah dilaporkan berkasus), kan hak dia,” ujar Kapolres Lombok Timur Herman Suriyono, pada Selasa (02/11/2021).

    Baca juga: Sukiman Azmy Turun Tangan, Hambatan Bisnis Panorama Ekas Hilang

    Untuk memperjelas kronologis kasus ini, Herman pun berencana membahasnya dengan Kasat Reskrim Polres Lombok Timur. “Tetapi nanti saya coba tanyakan ke kasatreskrim. Atau kawan-kawan langsung saja. Harusnya sih kalau saya lihat sekilas, kalau memang real seperti itu sebenarnya tidak ada masalah,” lanjut Herman.

    Bahkan, Herman mendukung kawasan Ekas menjadi penunjang event WSBK dan MotoGP. “(Agenda WSBK) deket itu, rumah makan terapung kalau di keluarkan lagi di media, dipromosikan lagi, bagus,” ucapnya.

    Restoran Terapung Ekas Adventure di kawasan wisata Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Pelopor/Ist.)

    Dihubungi terpisah, Siti Aishah mengaku kesulitan beraktivitas di Ekas Adventure karena di sekitar lokasi ada sejumlah oknum warga (pengikut YE) yang berusaha mencegahnya. “Kami merasa tidak nyaman karena masih ada orang-orangnya mereka yang mengawasi dan terkesan mencegah kami mengelola resto yang menjadi hak kami,” ujar Aishah.

    Ia pun memaparkan kronologis kesepakatan kerja samanya. “Saya bertemu dengan YE, dan dipertemukan suaminya, SA. Pak Alimin adalah real ownernya ruang laut dan resto apung yang lama. Diawal diskusi, YE menyuruh saya buat resto apung saya sendiri di ruang laut yang “dimiliki dia” sebesar 71 hektar, tapi setelah saya cari tahu, ternyata ruang laut itu milik Pak Alimin,” kenang Aishah.

    Baca juga: Pre-Order Tiket Prioritas WSBK Mandalika Dibuka Mulai Harga Rp 600.000-Rp 19,5 Juta

    Setelah resto dibangun, YE coba menguasai penuh resto apung Aishah, sehingga Aishah mempertegas untuk meminta haknya kembali. Namun sampai saat ini terus dipersulit. Perjanjian awal, Aishah seharusnya mengoperasikan restoran terapung itu dan berbagi hasil 50:50 dengan YE, karena menggunakan rumah apung yang dijadikan tempat masak restoran tersebut.

    Setelah Aishah menempuh jalur huķum, YE pun menghilang. Berdasarkan informasi yang diterima Aishah, YE disebut berada di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kalau benar itu punyanya dia, pasti akan pertahankan, bukan lari ke NTT,” pungkasnya. []

  • Peluang Usaha di Sekitar Sirkuit Mandalika Jelang World Superbike

    peloporberita.com/ – World Superbike (WSBK) akan berlangsung kurang tiga pekan lagi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika-Lombok Tengah, NTB. Banyak peluang usaha yang bisa ditangkap masyarakat Lombok dari event berskala internasional yang akan dihelat pada 19-21 November 2021 itu.

    Project Dirctor WSBK, Ahmad Husein mengatakan, impact event akbar olahraga otomotif ini, harus banyak dinikmati masyarakat Lombok. Menurut Husein, peluang usaha masyarakat Lombok-Sumbawa dari ajang tersebut masih terbuka lebar hingga 10 tahun mendatang.

    “Peluang usaha itu akan terbuka lebar. Khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Masyarakat NTB harus kreatif melihat dan menangkap peluang usaha yang ada.”

    “Saya setuju, impact event WSBK ini harusnya banyak dinikmati masyarakat NTB (Lombok-Sumbawa). Banyak usaha masyarakat yang akan diuntungkan. Namun perlu kita ingat, ini baru awal dan merupakan sesi akhir World Superbike. Kita masih punya kontrak hingga 10 tahun ke depan,” tutur Husein belum lama ini.

    MGPA, ITDC bersama pemerintah pusat dan daerah menegaskan, kehadiran Sirkuit Mandalika, dapat menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya NTB . Pemulihan pariwisata nasional dan pembangunan nasional lebih luas.

    WSBK
    World Superbike WSBK. (Foto: peloporberita.com/Antara)

    Menurut Husein, peluang usaha akan banyak tersaji jelang event WSBK. Kunci utama pencapaian tujuan akhir itu, adalah bagaimana mensukseskan event olahraga ini berjalan lancar.

    "Keuntungannya bisa dinikmati banyak kalangan bisnis, hotel, restaurant, bisnis tourism, kuliner, UMKM dan usaha masyarakat lainnya. Banyak peluang usaha, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, jelang dihelatnya event World Superbike nanti," ungkapnya.

    Apabila seluruh tiket terjual, sekitar 25 ribu penonton akan hadir di Lombok. Lombok Tengah khususnya, akan menjadi lautan manusia. Tidak saja dari kalangan mereka yang ‘berkantong tebal’. Tapi juga hampir di semua level tingkatan ekonomi masyarakat akan hadir.

    “Di sinilah, peluang usaha itu akan terbuka lebar. Khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Masyarakat NTB harus kreatif melihat dan menangkap peluang usaha yang ada,” sebut Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi.

    Selain berpeluang melahirkan usaha baru, ucap Yusron, usaha lain seperti kuliner, cendramata (souvenir) dan asesoris WSBK juga cukup berpeluang memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Peluang usaha lain juga tersaji untuk mereka yang bergerak di usaha jasa. Transportasi, homestay, dan perhotelan.[]

  • Tanggapan Kapolda Sumut Soal Istri Kapolres Tebingtinggi Pamer Uang di Tiktok

    peloporberita.com/ –  Aksi pamer segepok uang pecahan Rp100 ribu yang dilakukan istri Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso viral di TikTok. Menanggapi hal ini, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengaku akan langsung memeriksa video viral tersebut.

    Menurutnya, perbuatan pamer uang tidak boleh dilakukan dan Ia mengimbau setiap personel Polri maupun keluarganya untuk berhati-hati menggunakan jari mereka saat berselancar di media sosial.

    “Itu (pamer) tidak boleh. Nanti saya cek. Itu kebiasaan pamer uang, Tapi prinsipnya hati-hati menggunakan jari, ini bukan terhadap polisi saja tapi masyarakat juga,” tutur Panca, Sabtu, 30 Oktober 2021.

    Berselancar di media sosial menurut Panca, jika tidak hati-hati maka bisa menimbulkan kesalahpahaman di publik. Hal itu juga bisa menimbulkan citra negatif Polri di tengah masyarakat.

    “Kita mendalami persoalan ini karena sudah terlanjur viral. Mungkin foto pamer uang. Itu pamer apa benar? Itu nanti akan kita buktikan,” tandasnya.

    Adapun video istri Kapolres Tebing Tinggi yang diduga pamer uang itu diunggah akun TikTok @cimot_512, akun TikTok tersebut kini sudah tidak ditemukan.

    Menurut Kapolda Sumut, ternyata aksi yang dilakukan istri Kapolres Tebing Tinggi itu ketika sedang ikut arisan. Meski demikian, istri Kapolres Tebing Tinggi ini dinilai lalai sebab perbuatannya bisa berakibat kepada sang Suami.

    AKBP Agus Sugiyarso sendiri, tidak menampik soal istrinya yang diduga pamer uang di Tiktok. Agus menyatakan, persoalan tersebut sudah ditangani Bid Propam Polda Sumut. []