Tag: UMKM

  • Bill Gates Bakal Bantu UMKM Indonesia, Begini Tanggapan Teten Masduki

    peloporberita.com/ –  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini menyampaikan, bahwa sejumlah yayasan sosial dunia (filantrofi) akan berkumpul di Bali pada April 2022.

    Salah satu agendanya adalah membantu UMKM Indonesia. Pertemuan ini, merupakan bagian dari rangkaian agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Presiden Joko Widodo pun berkenan hadir dalam pertemuan tersebut.

    Menanggapi rencana tersebut, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan pihaknya menyambut dukungan filantrofis dunia terhadap UMKM Indonesia. Kehadiran Presiden Jokowi dalam pertemuan itu menurutnya, mengukuhkan perhatian Pemerintah yang kuat atas pengembangan UMKM di tanah air.

    “Ini merupakan kesempatan sangat baik untuk memperkenalkan potensi UMKM Indonesia kepada para pemilik yayasan sosial besar dunia seperti Bill Gates dan The Rockefeller Foundation,” tutur Teten berdasarkan keterangan tertulis Selasa (25/1/2022).

    MenKopUKM menegaskan bahwa para filantrofis dunia dapat membantu upaya akselerasi program pengembangan koperasi dan UMKM yang sedang digenjot Pemerintah saat ini, dari digitalisasi UMKM, pemerataan akses pembiayaan modal, akses pemasaran, hingga akses ke rantai pasok global.

    Dukungan para filantrofis terkemuka di dunia tersebut menurut Teten tentu lantaran melihat memiliki potensi UMKM yang besar. Oleh sebab itu, Ia mengatakan dukungan tersebut dapat mempercepat UMKM Indonesia berkembang dan semakin kuat dalam ekosistem ekonomi global.

    “Dengan kekuatan jaringan yang dimiliki oleh para filantrofis tersebut, peluang UMKM Indonesia untuk bangkit bahkan go global semakin terbuka. Saya berharap bantuan mereka akan membantu ekosistem UMKM hingga menjadi pemain global,” tegas MenKopUKM.

    Menteri Teten juga menekankan, UMKM Indonesia siap mengembangkan ekosistem usaha yang inklusif, ramah lingkungan, dan mendukung pemberdayaan perempuan, sebagai solusi menghadapi tantangan dunia saat ini sesuai target Sustainable Development Goals (SDGs). []

  • Sandiaga Uno: Sandal Khusus untuk Wisatawan Borobudur, Buka Peluang Usaha

    peloporberita.com/ – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengapresiasi bakal hadirnya sandal khusus yang diperuntukkan bagi wisatawan yang akan naik ke struktur terbatas Candi Borobudur guna menjaga kelestarian dan keutuhan Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia.

    Sandal yang akan diproduksi oleh pelaku ekonomi kreatif di sekitar kawasan Borobudur, khususnya UMKM ini, dipercaya akan membuka peluang usaha sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    Hal itu disampaikan Menparekraf usai melakukan Rakor Percepatan Pembangunan DPSP Borobudur serta peninjauan Concourse pada zona 2 Candi Borobudur, yang merupakan bagian dari penataan kawasan Borobudur sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) oleh KemenPUPR.

    “Sesuai petunjuk dari Balai Konservasi, kita akan mulai menerima kunjungan wisatawan 4.000 orang di pelataran dan 1.000 orang yang bisa naik ke Candi dengan menggunakan sandal yang sesuai dengan yang ada di relief nomor 150 Karmawibhangga,” tutur Menparekraf Sandiaga Uno, Jumat (14/1/2022).

    Sandiaga Uno
    Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto:Pelopor.id/Kemenparekraf)

    Sandal yang oleh Balai Konservasi Borobudur diberi nama “Upanat” ini wajib digunakan wisatawan yang akan naik ke Candi agar tidak merusak tangga dan struktur bangunan lainnya yang ada di Candi.

    Namun lebih dari itu, sandal ini akan membuka peluang usaha masyarakat karena sandal-sandal ini akan diproduksi UMKM dengan menggunakan bahan-bahan yang juga ada di kawasan Borobudur.

    “Dengan diproduksinya sandal ini diperkirakan akan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja. Kita akan pastikan bahwa ini adalah kebangkitan ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat karena masyarakat sudah betul-betul membutuhkan kebangkitan ekonomi khususnya di kawasan Borobudur,” ungkap Menparekraf.

    Terkait penataan kawasan Borobudur, Menparekraf menyampaikan apresiasi lantaran yang dilakukan akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya adalah penataan Concourse pada zona 2 Candi Borobudur. Selain itu juga penataan gerbang masuk kawasan Candi Borobudur seperti Gerbang Palbapang dan Gerbang Kembang Limus.

    “Saya pastikan bahwa pembangunan ini tidak menyalahi guidance, tidak menyalahi kaidah dan ini kita lakukan sepenuhnya dengan konsultasi terhadap pihak-pihak yang berkompeten jadi dapat kita pastikan bahwa pembangunan ini semua dalam lingkup koridor yang sudah ditetapkan melalui pelestarian Borobudur,” tegas Sandiaga.

    Pembangunan Gerbang Palbapang lanjut Sandiaga, sudah 100 persen, tinggal kesiapan dari pemerintah daerah untuk menyiapkan pengoperasian serta pemeliharaan.

    “Concourse kita lihat ini sudah 97 persen, tinggal dikit dirapikan. Tapi pada intinya kami berpendapat bahwa progres yang sudah dicapai Borobudur sudah sangat signifikan dan ini perlu kita beri apresiasi,” tandas Sandiaga. []

  • Sandiaga Uno Yakin MotoGP Mandalika Geliatkan UMKM NTB

    peloporberita.com/ – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yakin, ajang MotoGP Indonesia 2022 akan bermanfaat bagi kebangkitan ekonomi terutama dalam mendongkrak kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    “MotoGP sangat bermanfaat bagi ekonomi masyarakat setempat terutama UMKM. Ini yang dipastikan, dan pemerintah memberikan perhatian khusus,” tutur Sandiaga dalam Rapat Sinkronisasi Panitia Nasional Pendukung Penyelenggaraan MotoGP Tahun 2022 di Novotel Mandalika, NTB dikutip Rabu, (12/1/2022).

    MotoGP
    Ilustrasi MotoGP. (Foto:pelopor.id/IG Sirkuit mandalika)

    Menurut Menparekraf, para pelaku UMKM akan mendapat berkah ekonomi yang menjanjikan lantaran ajang balap internasional ini diprediksi akan dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai negara dan tanah air.

    “Kami terus siapkan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2022 agar pelaksanaannya nanti pada Maret bisa berjalan dengan lancar. Dari sembilan isu utama, ada progres yang signifikan. Rencananya Presiden Joko Widodo akan meninjau langsung persiapan MotoGP yang menjadi simbol kebangkitan ekonomi,” ungkapnya.

    Terkait UMKM, Kemenparekraf sudah berbagi tugas dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM). Tak hanya itu, Sandiaga uno juga akan menggandeng berbagai pihak untuk memberikan keleluasaan kepada sektor parekraf dalam ajang promosi.

    “Kemenparekraf akan menangani dari sisi digital dan promosi, sementara Kementerian Koperasi dan UKM menangani fisik, dan dibantu serta dikurasi oleh Bank Indonesia. Nantinya kita fasilitasi UMKM yang ada di NTB, UMKM yang berada di 5 DSP (Destinasi Super Prioritas) dan UMKM lainnya yang ada di Indonesia, ” tegasnya.

    Berdasarkan kalender MotoGP, pelaksanaan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika akan berlangsung bulan Maret mendatang. Sebelumnya pada Februari dijadwalkan tes resmi MotoGP di sirkuit tersebut. []

  • Teten Masduki: Fondasi Telah Kuat, UMKM Masuk Fase Pemulihan Transformatif di 2022

    peloporberita.com/ – Kementerian Koperasi dan UMKM telah menancapkan fondasi ekosistem usaha yang adaptif selama 2 tahun terakhir masa pandemi Covid-19. Kini, menuju 2022, koperasi dan UMKM siap memasuki fase pemulihan transformatif (transformative recovery).

    “Pemulihan yang tidak sekedar tumbuh kembali seperti kondisi sebelum pandemi; tetapi sekaligus menyiapkan UMKM dan koperasi lebih siap menghadapi krisis ataupun perubahan lingkungan di masa-masa akandatang,” tutur Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki, Kamis (30/12/2021) dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2021.

    Menteri Teten menjelaskan, ada 5 fondasi yang telah disiapkan, pertama fondasi kemudahan akses pembiayaan, yakni kepada pelaku usaha mikro dengan pemberian hibah (BPUM) kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro sebesar Rp15,36 triliun pada 2021. Di luar BPUM ada juga pembiayaan PNM yang tumbuh.

    Kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) itu, diberikan tambahan subsidi bunga KUR 3% dan telah disalurkan kepada 7,5 juta debitur dengan pembiayaan Rp278,38 triliun atau 97,81% dari target Rp285 triliun per 30 Desember 2021.

    Sedangkan kepada pelaku koperasi diberikan fasilitas pembiayaan bunga ringan (3% sliding) dengan realisasi sebesar Rp1,64 triliun atau 102,6% dari target Rp1,6 triliun (LPDB, per 26 Desember 2021).

    Kedua, fondasi perluasan pasar dan digitalisasi dimana dalam kurun satu tahun, onboarding UMKM meningkat pesat dari sebelumnya 8 juta di awal 2020 menjadi 16,9 juta pada November 2021.

    MenkopUKM Teten Masduki beserta para Deputi. (Foto: Pelopor.id/M Firman)
    MenkopUKM Teten Masduki beserta para Deputi. (Foto: peloporberita.com/KemenkopUKM)

    “Belanja pemerintah menjadi prioritas di tengah proses pemulihan pasar dalam dan luar negeri. Realisasi belanja pemerintah untuk UMKM telah mencapai Rp350 triliun atau 79,1% dari target Rp442,43 triliun,” ungkap Menteri Teten.

    Fondasi ketiga adalah kemitraan, yang telah dimulai kemitraan dengan 9 BUMN dan sejumlah perusahaan perusahaan swasta pada 2021 seperti PT Mitra Bumdes Nusantara, Microsave Consulting, Uniqlo, IKEA, Tokopedia, MNC Group, Ina Product, Grab, dan Gojek.

    Keempat, fondasi pendataan, yang disinergikan ke dalam NIB, BPUM, KUR, dan Koperasi. Kelima, fondasi reformasi birokrasi melalui penyederhanaan kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM dari sebelumnya 6 kedeputian pada 2020 menjadi hanya 4 kedeputian pada 2021.

    MenkopUKM Teten Masduki beserta para Deputi

    Adapun Smesco Indonesia, diarahkan fokus pada pengembangan UMKM dan koperasi berdaya saing global. LPDB sendiri, fokus pada pengembangan koperasi sektor riil dan pengembangan model bisnis.

    MenKopUKM mengatakan fase pemulihan transformatif merupakan tahap kebangkitan koperasi dan UMKM bermodalkan lima fondasi adaptasi yang telah disiapkan di sepanjang 2021.

    “Pemulihan transformatif di 2022 dapat diwujudkan mengingat Indonesia memiliki populasi anak muda (generasi milenial, generasi Z, dan generasi post gen Z) mencapai 64,69% dari total 270,20 juta jiwa penduduk. Di samping itu, perempuan, anak muda, dan ekonomi hijau akan menjadi penggerak ekonomi ke depan. Kepemimpinan Indonesia di G-20 menjadi memomentumnya,” tandas MenKopUKM. []

  • Delivery Fee Terlalu Mahal, Gibran Semprot Gojek

    peloporberita.com/ – Gojek dapat teguran dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Teguran itu, diakui Gibran disampaikan olehnya secara langsung kepada Gojek.

    Menurut Gibran, teguran tersebut dilayangkan lantaran mahalnya biaya pengiriman yang ditetapkan oleh aplikasi yang didirikan Nadiem Makarim itu.

    “Kalau masuk situ biaya atau fee-nye gede, ya itu lama kelamaan bisa mematikan para UMKM.”

    Gibran berpendapat jika delivery fee yang ditetapkan terlalu mahal dapat membunuh pelaku UMKM, utamanya di sektor makanan dan minuman.

    “Kan sekarang banyak UMKM yang kami dorong untuk digitalisasi, masuk Grab, masuk Go Food, masuk Shopee Food. Tapi kalau masuk situ biaya atau fee-nye gede, ya itu lama kelamaan bisa mematikan para UMKM,” tutur Gibran dalam diskusi virtual Selasa, (28/12/2021).

    Gibran pun mengaku Pemkot Solo bisa saja membuat aplikasi serupa Gojek bila keluhannya masih terus terjadi.

    Sopir Gojek menunggu penumpang. (Foto: Pelopor/Unsplash)

    “Ya bukannya mau menandingi. Tapi ini bukan apa-apa, kalau selama ini masih berjalan baik ya enggak perlu (membuat aplikasi serupa Gojek). Tapi kalau merugikan ya kita bikin sendiri, kenapa tidak,” tegas bapak Jan Ethes tersebut.

    Gibran juga menegaskan, dirinya tidak takut ditinggal oleh Gojek, namun dirinya mengaku tidak mau juga menutup diri untuk menjalin kerjasama.

    “Jadi saya tidak takut ditinggal mereka, tapi saya juga tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan mereka,” tandasnya.

    Jika Pemkot membuat aplikasi sejenis Gojek untuk mengakomodasi UMKM, Gibran ingin agar tidak dibuat sembarangan. Sebab baginya, yang terpenting adalah bagaimana aplikasi tersebut bisa benar-benar bermanfaat bagi para pelaku UMKM di masa pandemi ini. []

  • Teten Masduki: Nomor Induk Berusaha itu Penting

    peloporberita.com/ – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan bahwa penting bagi UMKM untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), salah satunya agar bisa mengakses pembiayaan.

    “NIB ini penting karena usaha memiliki badan hukum. UMKM bisa kerja sama dengan pihak lain, bisa mengakses pembiayaan, meraih izin edar, dan mudah mendapatkan berbagai sertifikasi termasuk sertifikat halal dan lainnya,” tutur Menteri Teten dalam acara Penerbitan dan Pembagian NIB Pelaku UMK Perorangan di gedung ITS Surabaya, Jawa Timur, Rabu (22/12/2021).

    Surabaya menjadi kota kedua setelah percepatan penerbitan NIB sebelumnya di Bandung, Jawa Barat. Tercatat hingga 18 Desember 2021 sebanyak 570.105 NIB telah diterbitkan, sekitar 81.665 NIB diterbitkan di Jawa Timur. Dari total keseluruhan NIB yang diterbitkan, 98 persennya merupakan UMK.

    “Kami ingin menjadi teman untuk UMKM maju. Berterima kasih kepada Pak Bahlil yang mempermudah penerbitan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Sehingga tak ada lagi alasan UMKM kesulitan mengurus izin usaha,” tegas Teten.

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menerangkan, di saat krisis, UMKM menjadi pahlawan sesungguhnya. Di mana sebanyak 97 persen lapangan pekerjaan disediakan oleh UMKM. Bahkan sejak krisis di tahun 1998, sehingga UMKM bisa disebut sebagai penyelamat ekonomi.

    Untuk terus mensupport UMKM, KemenkopUKM bersama Kementerian BUMN, mengembangkan konsep kemitraan antara usaha besar dan usaha kecil. Dimana investasi di daerah juga harus menggandeng UMKM.

    Begitu juga UMKM dengan BUMN yang masuk dalam rantai pasok. Selanjutnya, porsi kredit perbankan yang terus ditingkatkan hingga 30 persen pada 2024.

    Menteri Teten juga mengakui, selama ini banyak usaha kecil yang sulit mengakses pembiayaan di perbankan karena tak memiliki badan hukum dan tak memiliki NIB.

    “Dengan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) ini memudahkan UMKM punya NIB. Ini mempermudah UMKM melakukan kontrak kerja dengan korporasi dan kemudahan-kemudahan lainnya,” tandas Teten.

    “Kalau sudah ada pembiayaan dan pendampingannya, maka market demand-nya perlu diperkuat. Untuk itu disediakan sekitar 40 persen belanja pemerintah harus menyerap UMKM. Di pemerintahan Presiden Jokowi ini begitu memanjakan UMKM, kami ingin UMKM siap maju,” tambahnya. []

  • Bahlil Lahadalia: Akses Ekonomi dikuasai kelompok Kurang dari 1%

    peloporberita.com/ – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, akses ekonomi di Indonesia dikuasai oleh kelompok yang jumlahnya tidak lebih dari 1 persen.

    Hal itu diungkapkan dalam rangka menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha besar dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah UMKM.

    “Kenapa pentingnya kolaborasi? data kita 131 juta lapangan pekerjaan di Indonesia itu kontribusi terbesarnya itu UMKM, sebesar 120 juta. Dari total unit usaha kita 99,7% itu UMKM yang jumlahnya 64 juta menurut data BPS (Badan Pusat Statistik),” tuturnya belum lama ini.

    Bahlil juga mengatakan, pemerintah menginginkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, namun pertumbuhan itu harus berkualitas. Akan tetapi, kenyataannya akses ekonomi masih dikuasai sekelompok kecil pihak.

    “UMKM ini kalau tidak ditolong, kalau tidak dilakukan kolaborasi dengan pengusaha besar susah untuk naik kelas.”

    “Tapi tahu nggak akses ekonomi? akses ekonomi ini dikuasai oleh kelompok yang tidak lebih dari 1%. Maka saya katakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu adalah menjadi cita-cita kita semua tapi harus pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” tegasnya.

    Syarat mencapai pertumbuhan ekonomi negara yang berkualitas, harus menciptakan pemerataan pertumbuhan, termasuk UMKM di dalam harus mendapatkan dukungan.

    “Saya ingin menceritakan sedikit, saya kebetulan juga besar dari dunia usaha yang saya memulai dari UMKM. Omzet saya pernah Rp 60 juta. UMKM ini kalau tidak ditolong, kalau tidak dilakukan kolaborasi dengan pengusaha besar susah untuk naik kelas, kalau tidak diberikan kesempatan,” tandasnya.

    “Jangan kita mulai berpikir karena kualitas mereka belum mampu. Kewajiban kita untuk membina mereka,” sambung Bahlil. []

  • Teten Masduki Sebut Fintech Bisa Kurangi Financial Gap

    peloporberita.com/ – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menilai, financial technology (fintech) dapat mengurangi financial gap sebagai media percepatan perluasan akses pembiayaan UMKM. Hal ini disampaikan Teten, pada acara Indonesia Fintech Summit 2021 bertajuk Always in Motion is the Future: Emerging Technologies and Innovation to Empower MSMEs, secara daring, Sabtu (11/12/2021).

    Menurut Teten, terjadinya financial gap UMKM di Indonesia sebesar Rp1.500 triliun lantaran belum mampu tersentuh dukungan pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

    “Besarnya nilai financial gap tersebut, mendorong tumbuhnya inovasi digital yang semakin berkembang pesat,” ungkap MenKopUKM.

    Teten menyebutkan, ada beberapa aspek financial gap di Indonesia. Pertama, kurangnya literasi keuangan karena UMKM biasanya tidak masuk audit lembaga perbankan, minim menggunakan teknologi, dan asetnya tidak dijamin.

    Kedua, ada asimetris informasi yang berujung pada terjadinya credit rationing dari bank. Rasionalisasi kredit menyebabkan banyak pelaku UMKM yang dibebankan biaya pembiayaan tinggi oleh bank, untuk mengantisipasi potensi default dari debitur. Ketiga, adanya kondisi karakter pembiayaan UMKM yang selama ini banyak tapi tersebar kecil-kecil.

    “Keempat, meningkatnya monitoring cost perbankan untuk mengawasi pembiayaan granular, sehingga mengurangi efisiensi lembaga keuangan,” ucap Teten.

    Indonesia, lanjut Teten, merupakan salah satu negara terbesar dalam hal market size transaksi fintech yang menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Adapun transaksi fintech Indonesia pada 2021 mencapai US$37,1 miliar, dari sebelumnya US$32,3 milliar pada 2020.

    “Dengan potensi tersebut, kami terus mempercepat UMKM onboarding ke dalam ekosistem digital. Saat ini, telah mencapai 16,4 juta UMKM yang sudah onboarding,” tandas Teten.

    Oleh sebab ekosistem keuangan digital perlu terus didukung dan dijaga agar terciptanya rasa aman bagi pelaku UMKM.

    “Kami akan terus memperkuat kolaborasi kepada semua pihak demi tumbuh-kembangnya keuangan digital yang lebih akselerasi dan menyeluruh,” tandas MenKopUKM. []

  • Sandiaga Uno: Omzet UMKM Naik 2 Kali Lipat Setelah Ikut AKI 2021

    peloporberita.com/ | Program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 dinilai berhasil meningkatkan omzet para peserta, sehingga berdampak pada penciptaan lapangan kerja. Program AKI 2021 sendiri memberikan pelatihan dan pendampingan serta kesempatan eksibisi kepada pelaku UMKM di 16 kota di Indonesia.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, rata-rata omzet peserta meningkat hingga dua kali lipat setelah mengikuti berbagai program di AKI 2021. Ia mengatakan hal itu di acara Pekan Puncak AKI 2021 yang berlangsung di Gandaria City, Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Tidak hanya itu, para peserta juga merasakan manfaat yang besar terkait peningkatan pemahaman dan kapasitas. Seperti diketahui, para peserta mendapatkan mentoring berbagai materi dalam program roadshow AKI, mulai dari promosi, packaging dan sejumlah hal lainnya.

    Untuk akses permodalan, Menparekraf Sandiaga menyatakan akan memperkuat kolaborasi. Tidak hanya lintas kementerian/lembaga seperti dengan Kementerian Koperasi dan UMKM, tetapi juga dengan pihak swasta.

    “Jadi nanti ada yang akan masuk pendanaan konvensional, seperti pembiayaan perbankan, syariah maupun lainnya. Kami pastikan dari 16 (UMKM) yang lolos ini, mereka akan tersentuh pembiayaan yang akan kami fasilitasi,” ujar Sandiaga.

    Dede, yang merupakan salah satu finalis AKI 2021, mengatakan dirinya menerima banyak manfaat dari program ini. Selain omzet meningkat, manfaat yang paling ia rasakan adalah mentoring.

    “Mentoring di sini dilakukan dengan semi private, sehingga sangat efektif bagi kami untuk mendapatkan pemahaman dan ilmu-ilmu baru,” ucap Dede.

    Dalam kesempatan yang sama, Co-Founder & Vice Chairman Tokopedia Leontinus Alpha Edison mengatakan, pihaknya siap mendukung pengembangan dan peningkatan UMKM di tanah air. Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu kunci dalam peningkatan UMKM. []

    Baca juga: AKI 2021, Sandiaga Uno Saksikan Produk UMKM Kelas Dunia di Palembang

  • Indonesia Fund Festival 2021 Jaring UKM dan Startup Potensial

    peloporberita.com/ | Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) berkolaborasi dengan MNC Group, Orbit Future Academy dan Inkubator Siger Innovation Hub dalam mendukung perkembangan ekonomi nasional melalui event berskala internasional, yaitu Indonesia Fund Festival (IFF) 2021.

    IFF 2021 akan dilaksanakan pada 14 Desember 2021 di Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower. Ini adalah ajang pertemuan atau business pitching antara tenant inkubator wirausaha binaan LPDB-KUMKM dengan calon investor, baik lokal maupun internasional.

    Sebelum kegiatan IFF 2021 dimulai, para tenant telah mengikuti sejumlah assessment terlebih dahulu menggunakan tools Investor Readiness Ratio (IRR).

    Setelah assessment dilakukan terhadap lebih dari 100 tenant pendaftar, maka terpilihlah 13 tenant terbaik, ditambah beberapa startup terbaik dari seluruh Indonesia yang lolos seleksi dan dapat mengikuti pitching bersama investor.

    Namun untuk mempersiapkan diri sebelum pitching, para tenant dan startup tersebut akan mengikuti bootcamp pada 08-11 Desember 2021.

    Dalam keterangan tertulis, Co-Founder Orbit Future Academy Sachin V. Gopalan mengatakan, IFF 2021 adalah ajang yang sangat tepat bagi pengembangan ekosistem startup di Indonesia. Selain memberikan akses kepada investor, para tenant inkubasi dan UKM juga diberikan kesempatan mendapatkan pelatihan dalam bootcamp.

    Sachin juga mengatakan, IFF 2021 menjadi ajang penting untuk para investor, baik domestik maupun asing, dalam memajukan sektor UMKM di Indonesia dan juga meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia.

    Saat ini, rasio kewirausahaan di Indonesia tercatat mencapai 3,47 persen dari total populasi. Pemerintah menargetkan rasio tersebut bisa naik menjadi 4 persen pada tahun 2024.

    Sachin pun mengajak para investor maupun startup di Indonesia untuk bergabung dalam event IFF 2021. “Anda dapat mendaftar sebagai investor di situs web inkubator.lpdb.id. Dalam web tersebut, terdapat virtualbooth dari tenant-tenant terpilih kami. Untuk para startup yang terpilih, saya mendorong Anda untuk memberikan penawaran terbaik sehingga Anda bisa mendapatkan dana investasi yang dapat mewujudkan mimpi bisnis Anda,” ujarnya. []

    Baca juga: KemenKopUKM Luncurkan Portal Nasional SMEsta.id