Tag: Joko Widodo

  • Presiden Jokowi Minta Perawatan Verawaty Wiharjo Terjamin

    peloporberita.com/ | Jakarta – Legenda bulu tangkis Indonesia Verawaty Wiharjo saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Dharmais Jakarta. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan sebesar Rp100 juta kepada Verawaty, yang disampaikan langsung oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, di RS Dharmais, Jakarta, Senin (20/09/2021). 

    “Ibu Verawaty, saya mengantarkan bantuan dari Bapak Presiden. Bapak Presiden menitip salam dan mendoakan untuk kesembuhan Ibu Verawaty,” ucap Heru saat bertemu Verawaty di RS Dharmais. 

    Baca juga: Ucapkan Selamat, Jokowi Telpon Langsung Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

    Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Menteri Kesehatan (Menkes) untuk memastikan terjaminnya perawatan Verawaty. “Bapak Presiden telah meminta Menpora untuk menanggung biaya pengobatan serta perawatan Ibu Verawaty. Selain itu, Bapak Presiden juga meminta kepada Menteri Kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Ibu Verawaty,” ujar Heru. 

    Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Jokowi, tidak lama setelah Kepala Sekretariat Presiden ke RS Dharmais, Menpora Zainudin Amali juga menjenguk Verawaty. “Kami datang ke RS Dharmais ini, secara khusus menyampaikan salam juga dari Bapak Presiden kepada Ibu Verawaty,” kata Menpora saat jumpa pers didampingi Direktur Utama RS Dharmais Suko Nindito dan Fajrin (suami Ibu Verawaty). Perawatan Verawaty di RS Dharmais sendiri akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. 

    Baca juga: Olimpiade Tokyo, Angkat Besi Persembahkan Medali Pertama Bagi Indonesia

    Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut mengupayakan perawatan terbaik untuk Verawaty, salah satunya dengan mengubah status anggota BPJS miliknya dari kelas 2 menjadi kelas 1. “Mbak Vera tetap kami monitor kondisinya,” jelas Sekretaris Kemenpora Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, dalam keterangannya. 

    Selain memastikan Verawaty akan mendapatkan perawatan terbaik, Gatot juga memastikan bahwa Kemenpora dan Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi untuk membantu perawatan Verawaty. “Mengenai kekurangannya [biaya] akan menjadi tanggung jawab kami dari Kemenpora,” lanjut Gatot. 

    Baca juga: Profil Taufik Hidayat yang Menolak Suap Oknum Official Malaysia

    Verawaty Wiharjo adalah seorang atlet bulu tangkis Indonesia yang terkenal di era 1980-an. Ia telah menyumbangkan banyak gelar juara, baik di nomor tunggal putri, ganda putri, maupun ganda campuran. Sejumlah prestasi tersebut antara lain Juara Tunggal Putri Kejuaraan Dunia 1980, medali emas Ganda Putri Asian Games 1978 dan Juara Ganda Putri All England 1979 bersama Imelda Wiguna, hingga Juara Ganda Campuran World Cup 1986 bersama Eddy Hartono. 

    Verawaty juga turut membawa obor Asian Games 2018 dan menyerahkannya langsung kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2018, sehari menjelang pembukaan penyelenggaraan Asian Games 2018. []

  • Presiden Jokowi Sampaikan Komitmen Indonesia dalam MEF 2021

    peloporberita.com/ | Saat ini, dunia tengah menghadapi situasi sulit dalam sejumlah sektor, termasuk sektor energi dan iklim. Situasi sulit itu tidak dapat ditangani oleh satu negara saja, melainkan dibutuhkan aksi bersama dalam skala global. Hal itu disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya pada pertemuan Major Economies Forum on Energy and Climate (MEF) 2021, melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/09/2021). 

    “Kredibilitas, khususnya aksi konkret, sangat krusial,” ujar Presiden Jokowi. Dalam pertemuan tersebut, presiden menyampaikan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Dari sektor energi, pemerintah telah mencanangkan transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau, pada Agustus lalu. 

    Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Ponorogo

    “Untuk mewujudkan transformasi ini, kami telah menyusun strategi peralihan pembangkit listrik dari batu bara ke energi baru terbarukan, mempercepat pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan yang didukung pelaksanaan efisiensi energi, meningkatkan penggunaan biofuels, dan mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik,” tutur Jokowi. 

    Selain itu, presiden mengungkapkan bahwa Indonesia telah menargetkan netral karbon (Net Zero) pada tahun 2060, dengan kawasan percontohan yang masih terus dikembangkan. “Termasuk pembangunan Green Industrial Park seluas 20 ribu hektare, terbesar di dunia, di Kalimantan Utara,” kata Presiden Jokowi. 

    Baca juga: Joko Widodo Bertemu Presiden Jokowi di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo: Saudara Kembar

    Terkait transisi energi, Jokowi menegaskan bahwa kemitraan global sangat diperlukan, karena transisi energi bagi negara berkembang membutuhkan pembiayaan dan teknologi yang terjangkau. “Kami membuka peluang kerja sama dan investasi bagi pengembangan bahan bakar nabati, industri baterai litium, kendaraan listrik, teknologi carbon, capture, and storage, energi hidrogen, kawasan industri hijau, dan pasar karbon Indonesia,” imbuhnya. 

    Terakhir, Presiden Jokowi menyampaikan dukungannya terhadap Global Methane Pledge atau ikrar aksi bersama, yang bertujuan mengurangi 30 persen emisi metana global pada tahun 2030. Presiden menyebut, Global Methane Pledge dapat menjadi momentum penguatan kemitraan dalam mendukung kapasitas negara berkembang. []

  • Tiga Strategi TNI Dukung Pemerintah Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

    peloporberita.com/ | Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan TNI dan Polri untuk turut mendukung program penanganan COVID-19, termasuk program vaksinasi nasional.

    “Tidak hanya dalam sisi pengamanan stok maupun distribusi vaksin, TNI juga membantu dalam pelaksanaannya,” kata Syafruddin dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin COVID-19 Tahap ke-61 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, secara daring, Selasa (14/09/2021). 

    Baca juga: TNI AD Terima Hibah Ambulance dan Alat kesehatan

    TNI menerapkan tiga strategi dalam melaksanakan vaksinasi tersebut. Pertama, dengan cara statis yang melibatkan 109 rumah sakit dan 694 fasilitas kesehatan tingkat pertama TNI. Kedua, secara mobile atau vaksinasi dari pintu ke pintu (door to door). Ketiga, melalui Program Serbuan Vaksinasi yang melibatkan tiga pilar, yaitu Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri. 

    Hingga saat ini, TNI telah mengerahkan 10.867 tenaga kesehatan TNI sebagai vaksinator untuk melaksanakan vaksinasi di 34 provinsi di Indonesia. “TNI telah melaksanakan vaksinasi mulai bulan Maret 2021. Sampai dengan sekarang telah mencapai 14.027.775 [suntikan], yaitu 10.730.464 dosis satu dan 3.297.311 dosis dua,” jelasnya.

    Baca juga: TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kampung Perbatasan

    Lebih lanjut Syafruddin menjelaskan bahwa TNI juga mengirimkan tenaga kesehatan ke kabupaten/kota yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan Level 3, untuk membantu percepatan vaksinasi di wilayah tersebut. Kabupaten/kota yang dituju antara lain Banjarbaru, Banjarmasin, Berau, Tarakan, Jayapura dan Yogyakarta.

    Selain mendukung program vaksinasi, TNI juga aktif dalam mendistribusikan kebutuhan terkait penanganan pandemi COVID-19. “TNI telah melaksanakan distribusi 300 ribu paket obat, 690 oxygen concentrator, 40 ribu rapid antigen, 3.500 APD (Alat Pelindung Diri), 454 ribu masker medis, dan 1.000 sarung tangan medis,” ungkap Syafruddin. []

  • Joko Widodo Bertemu Presiden Jokowi di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo: Saudara Kembar

    peloporberita.com/ | Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (13/09/2021). Mengawali kegiatannya, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Iriana mengunjungi Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk meninjau langsung program vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat secara door to door.

    “Saudara kembar ternyata ya.”

    Saat meninjau acar tersebut, Presiden Jokowi melakukan dialog dengan beberapa peserta yang akan mendapatkan vaksin COVID-19. Namun, Kepala negara terkejut setelah mengetahui salah satu peserta vaksinasi yang berdialog memiliki nama yang sama dengan dirinya, yaitu Joko Widodo.

    “Saudara kembar ternyata ya,” tutur Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

    Joko Widodo yang satu ini, adalah salah seorang warga Dukuh Ngledok, Desa Segaran. Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai pandai besi itu pun tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya.

    Bahkan, ia sempat menangis lantaran merasa terharu saat bisa bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

    “Perasaan senang sekali. Kemarin sampai nggak bisa tidur, mau ketemu Pak Presiden. Nggak terasa, nggak nyangka,” ungkap Joko Widodo saat ditemui pada kesempatan terpisah. []

  • GMKI Minta Jokowi Hapus SKB 2 Menteri Tentang Pendirian Rumah Ibadah

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menyoroti sejumlah kekerasan atas nama agama yang masih terjadi di tengah masyarakat. 

    “Perilaku diskriminasi seperti aturan wajib jilbab seperti di Sumbar, penutupan hingga pembakaran gereja seperti di Aceh Singkil, dan persekusi masyarakat saat ibadah, masih terjadi selama tahun 2014-2021. Persoalan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintahan Joko Widodo,” kata Sekretaris Fungsi Gereja PP GMKI Felix Pusof, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (07/09/2021).

    Baca juga: Kebakaran Lapas, GMKI Desak Menkumham Minta Maaf dan Evaluasi Kinerja Lapas

    Berdasarkan catatan GMKI, selama 2014-2021 ada 60 gereja yang ditolak dan ditutup karena tidak mendapatkan rekomendasi departemen agama dan FKUB kabupaten/kota. Di Aceh Singkil misalnya, terjadi penolakan hingga pembakaran gereja tahun 2015, karena sulit mendapatkan izin dari pemerintah daerah. Di Jambi, terjadi penutupan 3 gereja akibat ada tuntutan warga karena belum memiliki IMB. 

    Dari paparan diatas, GMKI kembali mengingatkan janji kampanye Jokowi saat pilpres mengenai bhineka tunggal ika serta rasa aman bagi seluruh rasa Indonesia yang masuk dalam program nawacita. “Sebagai negara hukum, negara harus menjamin hak hidup untuk menjalankan ibadah umat beragama. Sangat disayangkan, hukum bisa kompromi akibat tekanan massa,” ujar Felix.

    Baca juga: GMKI: Tolong Pak Jokowi, Selamatkan Rakyat dari Menteri yang Tidak Serius Kerja

    “Belum ada realisasi terhadap diskriminasi kelompok umat beragama. PBM No. 8 dan 9 Tahun 2006 tentang pendirian rumah ibadah menjadi persoalan utama yang menyebabkan perilaku diskriminasi terjadi. Selama tujuh tahun Presiden Jokowi menjabat, SKB 2 menteri belum dicabut,” tegas Felix. 

    Felix Pusof yang merupakan mahasiswa dari Ottow Geissler Papua mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi garda terdepan menjaga toleransi umat beragama di Indonesia. “Kita harus menjunjung tinggi perbedaan, menghormati segala perbedaan. Perilaku diskriminasi umat beragama harus dilawan, karena menjadi bibit disintegrasi negara kita di masa mendatang,” ucap Felix. []

  • Pantau Implementasi Prokes, Pemerintah Manfaatkan Aplikasi PeduliLindungi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pemerintah memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi sebagai integrator utama dari proses 3T (Testing, Tracing dan Treatment), penerapan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan sabun) dan juga percepatan vaksinasi agar penularan Covid-19 dapat dikendalikan.  

    Sejauh ini, aplikasi PeduliLindungi sudah digunakan di enam sektor esensial, yaitu perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor/pabrik, keagamaan, dan pendidikan. Selanjutnya, aplikasi ini juga akan diterapkan di area pasar tradisional dan warung.

    Baca juga: Pemerintah Perpanjang Lagi PPKM Jawa-Bali Sampai 13 September

    Aplikasi PeduliLindungi sudah diterapkan di seluruh Pulau Jawa dan Bali. Sedangkan di luar Pulau Jawa, PeduliLindungi baru digunakan di kabupaten/kota dengan jumlah penerima vaksin dosis pertama di atas 50 persen, yaitu mencakup Aceh, Jambi, Kupang, Palangkaraya, dan Batam.

    Terkait keamanan data, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan menjamin kerahasiaannya. Menurutnya, hal itu diurus oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi, yang dibantu oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). “Pemerintah akan terus mengambil langkah-langkah perbaikan agar kelancaran penggunaan Peduli Lindungi ini semakin baik,” janji Luhut. 

    Hal itu ia ungkapkan dalam jumpa pers virtual bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, pada Senin, (06/09/2021). 

    Baca juga: PPKM Level 3 Diperpanjang, Ganjil Genap Tetap Berlaku

    Menko Luhut dan menteri lainnya juga menegaskan kembali apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Covid tidak akan hilang dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, kita perlu menyiapkan diri untuk hidup bersama Covid-19 hingga kondisi ini berubah dari pandemi menjadi epidemi,” ujar Menko Luhut mengutip arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas pada hari yang sama. 

    Terakhir, Luhut pun berpesan agar masyarakat terus disiplin dan jangan lengah terhadap protokol kesehatan (prokes) yang menjadi faktor pengendali laju penambahan Covid-19 di masa mendatang. []

  • IUAE-CEPA: Sejarah Baru Perundingan Dagang dengan Negara Kawasan Teluk

    peloporberita.com/ | Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) menorehkan sejarah baru setelah kedua negara melaksanakan perundingan putaran pertama Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab atau Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA), yang berlangsung pada 2-4 September 2021 di Bogor, Jawa Barat. 

    IUAE-CEPA adalah upaya penting kedua negara untuk meningkatkan perdagangan dan investasi, yang sangat diperlukan di tengah upaya pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19. 

    Baca juga: Pemerintah Siapkan Bantuan Permodalan DigiKU, Target Penyaluran Kredit Rp 16 Triliun

    “Hasil perundingan putaran pertama akan ditindaklanjuti dengan pertemuan-pertemuan teknis dan intersesi untuk membahas potensi kerja sama yang dapat dilakukan, misalnya dalam hal dukungan terhadap industri kecil dan menengah, niaga elektronik, dan pengembangan industri halal,” kata Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi. 

    Pelaksanaan Putaran Pertama Perundingan IUAE-CEPA ini juga telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kehormatan Minister of State for Foreign Trade of UAE Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Istana  Merdeka, Jakarta, Jumat (03/09/2021). “Presiden RI menyambut sangat positif dimulainya perundingan CEPA antara kedua negara dan berharap agar perundingan IUAE-CEPA dapat dirampungkan dalam kurun waktu satu tahun,” ujar Lutfi. 

    Baca juga: Jokowi Berharap Perundingan IUAE-CEPA Segera Selesai

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian  Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono menyebutkan, perundingan IUAE-CEPA mencatatkan sejarah baru sebagai perundingan dagang bilateral pertama Indonesia dengan negara di kawasan Teluk. “Arti penting UEA bagi Indonesia adalah sebagai hub strategis untuk mempenetrasi pasar di negara negara kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Eropa,” imbuh Djatmiko. 

    UEA merupakan salah satu negara tujuan pasar ekspor nontradisional Indonesia yang menjadi hub perdagangan internasional di kawasan Timur Tengah. Sedangkan bagi UEA, IUAE-CEPA menjadi perundingan dagang bilateral pertama dengan mitra dagangnya di kawasan Asia.

    Baca juga: Kemendag Take Down 2.453 Pencetakan Kartu Vaksin di E-Commerce

    Total perdagangan Indonesia–UEA pada 2020 tercatat sebesar USD 2,93 miliar, dengan nilai ekspor Indonesia ke UEA pada 2020 sebesar USD 1,24 miliar, dan impor Indonesia dari UEA tercatat USD 1,68 miliar. 

    Komoditas ekspor utama Indonesia ke UEA antara lain minyak sawit, perhiasan, tabung dan pipa besi, mobil dan kendaraan bermotor, serta kain tenun sintetis. Sedangkan komoditas impor  utama Indonesia dari UEA di antaranya produk setengah jadi besi atau baja, hidrokarbon acyclic, aluminium tidak ditempa, logam mulia koloid, dan polimer propilena. []

  • Ucapkan Selamat, Jokowi Telpon Langsung Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

    peloporberita.com/ | Jakarta – Atlet-atlet para-badminton Indonesia, menorehkan prestasi membanggakan di ajang olahraga internasional Paralimpiade Tokyo 2020. Cabang andalan Tim Merah Putih tersebut meraih total dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu di ajang yang berlangsung dari 24 Agustus hingga 5 September 2021 tersebut.

    Presiden Joko Widodo pun menelepon para peraih medali emas dari cabang olahraga (cabor) para-badminton untuk mengucapkan selamat secara langsung dan mengungkapkan rasa bangganya.

    “Kemarin ganda putrinya luar biasa, permainannya sangat bersemangat, saya sempat takut Ratri dan Alim kehilangan di set kedua karena sempat tertinggal kan, tapi Ratri dan Alim bisa bangkit mengejar dan juara.”

    “Saya mewakili seluruh masyarakat Indonesia, seluruh rakyat Indonesia mengucapkan selamat untuk medali emas cabang para-bulu tangkis ganda putri dan juga ganda campuran ya baru saja, untuk Ratri dan Hary untuk ganda campuran, ganda putri Ratri dan Alim,” tutur Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 5 September 2021 saat melakukan panggilan video dengan para atlet dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun.

    Kepala Negara mengatakan, kabar dari Negeri Sakura tersebut merupakan kabar yang menggembirakan sekaligus membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia. Apalagi, torehan medali emas tersebut mengakhiri puasa emas Indonesia di ajang Paralimpiade sejak 41 tahun lalu, tepatnya pada perhelatan Paralimpiade 1980 yang digelar di Arnhem, Belanda.

    “Ini kabar yang sangat menggembirakan, sangat membanggakan kita semuanya. Setelah 41 tahun kita bisa kembali meraih medali emas di paralimpiade dan langsung dua emas,” ungkap Kepala Negara.

    Raihan dua medali emas bagi kontingen Indonesia masing-masing disumbangkan Leani Ratri Oktila saat berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah dari nomor ganda putri dan satu emas lagi didapat saat berpasangan dengan Hary Susanto dalam nomor ganda campuran.

    Dalam pertandingan final ganda putri SL3-SU5 yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Leani/Khalimatus menang atas pasangan Tiongkok, Cheng Hefang/Ma Huihui. Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-12.

    Sementara pada pertandingan final nomor ganda campuran SL3-SU5 di tempat yang sama, Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto berhasil mengalahkan wakil Prancis Lucas Mazur/Faustine Noel. Pasangan Indonesia tersebut harus bekerja keras sebelum memastikan medali emas dengan skor 23-21, 21-17.

    “Kemarin ganda putrinya luar biasa, permainannya sangat bersemangat, saya sempat takut Ratri dan Alim kehilangan di set kedua karena sempat tertinggal kan, tapi Ratri dan Alim bisa bangkit mengejar dan juara. Kemudian tadi Ratri dan Hary juga bagus sekali, set pertama nyaris terkejar dan luar biasa, luar biasa,” tegas Presiden seraya mengacungkan dua jempol.

    “Terima kasih Bapak Presiden, kami berangkat ke Tokyo atas restu Bapak Presiden dan seluruh rakyat Indonesia untuk mencapai prestasi yang luar biasa. Kami akan selalu berdoa untuk Bapak Presiden agar selalu sehat dan diberkahi Tuhan untuk mengangkat Indonesia semakin maju ke depan, Bapak Presiden. Terima kasih sekali lagi,” jawab Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun.

    Sementara hingga kini, Kontingen Merah Putih telah membukukan sembilan medali, yaitu dua emas, 3 perak, dan empat perunggu serta berada di peringkat 43. Capaian ini meningkat jauh dari pencapaian di Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu di mana Indonesia berada di peringkat 76 hasil torehan satu medali perunggu.

    Berikut rincian sembilan medali yang diperoleh Indonesia pada Paralimpiade Tokyo adalah sebagai berikut:

    1. Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah cabor para-badminton nomor ganda putri SL3-SU5 (medali emas)
    2. Leani Ratri Oktila/Hary Susanto, cabor para-badminton nomor ganda campuran SL3-SU5 (medali emas)
    3. Ni Nengah Widiasih, cabor powerlifting nomor 41kg putri (medali perak)
    4. Dheva Anrimusthi, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perak)
    5. Leani Ratri Oktila, cabor para-badminton nomor tunggal putri SL4 (medali perak)
    6. Saptoyogo Purnomo, cabor atletik nomor 100m – T37 putra (medali perunggu)
    7. David Jacobs, cabor tenis meja tunggal putra kelas 10 (medali perunggu)
    8. Suryo Nugroho, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perunggu)
    9. Fredy Setiawan, cabor para-badminton nomor tunggal putra SL4 (medali perunggu). []
  • Jokowi Berharap Perundingan IUAE-CEPA Segera Selesai

    peloporberita.com/ | Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik Peluncuran Perundingan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Persatuan Emirat Arab (PEA) atau Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA), yang telah dilakukan oleh kedua negara, Kamis (02/09/2021). 

    Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri Persatuan Emirat Arab (PEA) Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, Jumat pagi (03/09/2021), di Istana Merdeka, Jakarta. Kunjungan ini memberikan nilai strategis dan mencerminkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan perdagangan dalam rangka pemulihan ekonomi pascapandemi. 

    “Di dalam pertemuan tadi, presiden menyampaikan menyambut baik dilakukannya peluncuran perundingan Indonesia-UAE CEPA dan sudah dilakukannya putaran pertama perundingan,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dalam keterangan pers usai mendampingi presiden menerima kunjungan tersebut. 

    Baca juga: Presiden Joko Widodo Buka Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

    Retno menambahkan, “Presiden mengharapkan agar perundingan ini dapat dilakukan atau dapat diselesaikan kurang dari satu tahun, sehingga dalam beberapa bulan ke depan akan dapat diperoleh hasil perundingan mencapai progres yang cukup signifikan”. 

    Selain itu, Presiden Jokowi juga mengharapkan agar IUAE-CEPA ini dapat meningkatkan nilai perdagangan antara kedua negara. “Sejauh ini perdagangan antara Indonesia dengan UAE masih dapat ditingkatkan lebih banyak lagi, karena angka perdagangan baru mencapai USD 2,9 miliar. Dengan CEPA nantinya, Presiden mengharapkan paling tidak dapat dilakukan kenaikan perdagangan 2-3 kali lipatnya,” kata Menlu Retno.

    “Presiden juga menyampaikan penghargaan atas dukungan UAE terhadap Indonesia selama pandemi, di antaranya berupa sumbangan 750 ribu dosis vaksin Sinopharm. Ke depan, isu kerja sama dalam konteks kesehatan ini sekali lagi akan menjadi salah satu prioritas kerja sama antara kedua negara,” pungkas menlu. 

    Baca juga: GMKI Desak Presiden Jokowi Copot Airlangga Hartarto dan Erick Thohir

    Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menilai bahwa perjanjian perdagangan ini merupakan sesuatu yang sangat penting dan bagian dari anjungan atau jendela Indonesia untuk melakukan ekspor ke negara-negara tujuan nontradisional, seperti di kawasan Afrika dan Jazirah Arab. 

    “Ini merupakan janji kita berdua, antara saya dan Menteri Perdagangan Uni Emirat Arab, bahwa kita akan menyelesaikan ini berbasis dengan suatu persahabatan, mencari teman baru, dan mencari bisnis dan dagangan baru kepada dua negara,” ujar Mendag Lutfi. Ia pun optimistis perjanjian ini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun. 

    Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu adalah Menlu Retno Marsudi, Mendag Muhammad Lutfi, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA Husin Bagis. []  

     

  • Profil Luhut Binsar Pandjaitan yang Diserbu Komplain Negara Asing

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan baru saja diserbu komplain dari negara-negara asing, karena banyak barang dari luar negeri tak lagi dipakai di Indonesia. Luhut pun menegaskan, Indonesia memang sedang fokus mengembangkan produk dalam negeri dan mau kurangi impor.

    Apalagi, ini merupakan perintah dan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena Jokowi ingin produk dalam negeri berjaya di negeri sendiri dan bisa bersaing di kancah global. 

    Baca juga: Menko Luhut: Kembangkan Ekosistem Logistik Nasional Perlu Kerja Sama Semua Pihak

    “Beberapa negara asing hari ini komplain dan bertanya mengapa Indonesia terkesan menjauhi produk luar negeri di dalam e-katalognya hari ini? Saya tegaskan bahwa ke depan kami akan fokus untuk pengembangan produk dalam negeri,” tulis Luhut dalam unggahannya di akun Instagram @luhut.pandjaitan, dikutip Sabtu (28/08/2021).

    Dalam unggahan itu, Luhut juga mengatakan salah satu fokus penggunaan produk dalam negeri adalah pada industri kesehatan. Bahkan, produk dalam negeri berupa alat suntik baru saja diekspor. UNICEF meminta 1,2 miliar unit alat suntik pabrikan Indonesia untuk digunakan di Ukraina. Sebanyak 200 kontainer akan diekspor hingga tahun depan oleh PT Oneject Indonesia.

    Baca juga: Kemenko Marves Kawal Pembangunan Kampus UIII Depok

    Profil Luhut Binsar Pandjaitan

    Sebelum menjadi menkomarves, Luhut Binsar Pandjaitan pernah menjadi Menko Kemaritiman, Menko Politik, Hukum dan Keamanan, dan juga Menteri Perdagangan. Ia dijuluki menteri segala bidang karena pernah menduduki jabatan di berbagai bidang berlainan, meskipun berangkat dari militer.

    Luhut lahir di Simanggala, Tapanuli, Sumatera Utara, pada 28 September 1947. Ia mendapat promosi pangkat jenderal berbintang tiga saat dipercaya sebagai Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat di Bandung. Kemudian ia diangkat menjadi menteri dan dianugerahi pangkat jenderal berbintang empat purnawirawan.

    Baca juga: Luhut Pandjaitan: Perketat Prokes di Kawasan Industri!

    Suami dari Devi Simatupang ini juga pernah menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri di Bandung. Kemudian saat menjabat sebagai Komandan Korem di Madiun, Luhut Pandjaitan meraih prestasi sebagai Komandan Korem terbaik. Di masa mudanya, ia aktif sebagai atlet renang, karate, judo dan terjun payung, bahkan pernah menjadi atlet renang dari Provinsi Riau dan juga pernah meraih medali di PON di Bandung. 

    Sebelum menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era pemerintahan reformasi, Luhut Pandjaitan juga aktif sebagai seorang pengusaha. Ia mendirikan sekolah Politeknik DEL di Balige, Sumatera Utara. Pada awal mendirikan sekolah ini, Luhut mengundang para duta besar negara-negara sahabat, seperti Duta Besar Amerika, Australia dan Singapura untuk melihat Politeknik DEL. []