Tag: Berita Utama

  • Jokowi Melanjutkan PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus

    peloporberita.com/ | Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), mengumumkan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

    “Dengan  mempertimbangkan aspek kesehatan aspek ekonomi dan dinamika sosial, Saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli (besok) sampai dengan 2 Agustus 2021,” tutur kepala negara dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu, 25 Juli 2021.

    “Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat, dan pada saat yang sama aspek sosial ekonomi masyarakat khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan.”

    Menurut Jokowi, saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. Laju endapan kasus, BOR dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa.

    “Namun demikian, kita harus tetap berhati-hati dalam perbaikan ini, tetap harus selalu waspada menghadapi varian delta yang sangat menular. Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat, dan pada saat yang sama aspek sosial ekonomi masyarakat khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan,” tegasnya.

    Presiden pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas pengertian dan dukungannya terhadap pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan selama 23 hari terakhir.

    Jokowi
    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Foto:Pelopor.id/Youtube Sekretariat Presiden)

    Namun lanjutnya, akan dilakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati sebagai berikut:

    Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperboleh buka seperti biasa dengan protokol Kesehatan yang ketat dan pasar rakyat menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan 50% sampai dengan Pukul 15.00. Di mana pengaturan bisa dilakukan oleh Pemda.

    “Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen, atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-saha kecil lain yang sejenis izinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah.

    Sedangkan warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka, diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

    “Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh Menko dan menteri terkait. Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini Pemerintah juga peningkatan pemberian bantuan sosial masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil dan penjelasan secara terperinci akan dilakukan oleh Menko atau Menteri terkait,” sebut Kepala Negara.

    Secara khusus, Presiden meminta para menteri terkait segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk membagikan vitamin, suplemen kepada masyarakat, memberikan dukungan obat-obatan dan konsultasi Dokter terhadap isolasi Mandiri. Serta, dukungan pengobatan di rumah sakit.

    “Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas Rumah Sakit, isolasi terpusat dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” pinta Jokowi.

    Selain itu, Presiden juga meminta agar semua pihak selalu waspada dengan adanya kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular. Oleh karena itu saya memerintahkan agar testing tracing bisa ditingkatkan lebih tinggi.

    Juga respon treatment yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan, penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan testing, tracing dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan covid 19 ke depannya.

    “Memakai masker dan menjaga jarak juga harus terus dilakukan. Terakhir saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa, untuk bersatu padu, dan bahu membahu melawan covid-19 ini,” tandas Presiden.

    “Dengan usaha keras kita bersama, insyaAllah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali,” sambungnya.[]

  • Sandiaga Uno: Ayo, Ciptakan Konten Kreatif yang Orisinal!

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) agar menciptakan konten kreatif yang orisinal, tanpa ada rekayasa. 

    “Kalau membuat konten kreatif itu harus orisinal, apa adanya. Jadi dengan konten yang orisinal, orang-orang tentu akan tertarik dengan konten yang kita ciptakan dan bisa terinspirasi,” kata Sandiaga dalam acara “NGANTRI” (Ngobrol Bareng Mas Menteri) bersama artis sekaligus konten kreator Irfan Hakim, yang disiarkan secara daring (online) melalui akun instagram @pesonaid_travel, Minggu (25/7/2021). 

    Selain itu, Sandiaga juga mengatakan, di masa pandemi COVID-19, para pelaku ekonomi kreatif harus mampu berinovasi, beradaptasi, dan juga berkolaborasi. Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah usaha kuliner bakso milik Irfan Hakim, yang menjual bakso dalam bentuk makanan beku atau frozen food. “Ini merupakan salah satu bentuk adaptasi di masa pandemi. Di mana dengan cara ini cakupan pasar dari produk kita bisa diperluas,” kata Sandiaga.

    Disaat yang sama, Irfan Hakim juga mengajak para pelaku parekraf di Indonesia untuk selalu berinovasi dalam memasarkan produknya. Salah satunya dengan membuat konten kreatif yang tidak direkayasa. “Jadi dengan membuat konten yang jujur dan apa adanya, pesan yang ingin kita sampaikan lewat konten tersebut bisa tersalurkan dengan baik. Rasa yang kita rasakan bisa dirasakan oleh penonton tanpa didramatisasi,” kata Irfan Hakim. []

  • Teten Masduki: Dampak Pandemi Banyak UMKM Tutup Usahanya

    peloporberita.com/ | Jakarta — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan dampak pandemi Covid-19 yang dihadapi UMKM sangat signifikan, terutama pada saat diberlakukan pembatasan mobilitas masyarakat. Dampak dari kebijakan itu memicu penurunan permintaan terhadap produk barang dan jasa, mengakibatkan penurunan penjualan, dan pada akhirnya berdampak pada menurunnya pendapatan UMKM.

    Hal ini diungkapkan Teten dalam acara Webinar Nasional Virtual dengan tema ‘Akselerasi Digital UMKM Dalam Rangka Pemulihan Emonomi’ yang diselenggarakan oleg STIE Indonesia Banking School.

    “Hal tersebut mempengaruhi kondisi keuangan UMKM disertai dengan adanya kendala akses permodalan menyebabkan banyak usaha UMKM terganggu dan bahkan sampai menutup usahanya,” tutur Teten  berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip peloporberita.com/ Minggu, 25 Juli 2021.

    “Digitalisasi yang dilakukan adalah yang memperkuat dayalenting atau resiliensi UMKM menghadapi krisis saat ini dan antisipasi berbagai perubahan ke depannya.”

    Oleh sebab itu, menurut Menteri Teten untuk bertahan di masa pandemi Covid-19, salah satu strategi yang dapat dilakukan UMKM adalah dengan bergabung ke dalam marketplace atau berjualan dan memasarkan produknya secara digital melalui platform e-commerce.

    Mengingat lanjut Teten, sudah semakin banyak masyarakat yang go digital yang terlihat dari angka peningkatan transaksi beberapa e-commerce besar.

    “Tercatat nilai transaksi e-commerce pada periode 2019-2020 secara year-on-year meningkat 29,6%, dan pada kuartal I-2021 Bank Indonesia mencatat data transaksi e-commerce besar mencapai 548 juta dengan nilai Rp88 triliun, masing-masing meningkat 99% dan 52% secara year-on-year,” jelas Teten.

    Pemerintah mencanangkan program digitalisasi UMKM dengan target pada 2024 sebanyak 30 juta pelaku UMKM terhubung dengan digital.

    Program ini sekaligus untuk memperbaiki struktur ekonomi nasional yang didominasi oleh UMKM.

    “Upaya percepatan digitalisasi UMKM merupakan suatu keniscayaan, didukung dengan infrastruktur digital yang dikembangkan Pemerintah seperti pembangunan jaringan 4G, proyek palapa dan lainnya, perkembangan pengguna digital Indonesia yang terus meningkat, serta lanskap digital Indonesia yang kuat,” tegasnya.

    Walaupun telah banyak UMKM yang tergabung dalam ekosistem digital, namun masih banyak lagi yang perlu terus didorong.

    Selain itu, menurut Teten, tantangan dalam mendorong digitalisasi UMKM masih ada, yang utama adalah dari aspek SDM terkait literasi digital serta aspek produk seperti kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan serta konsistensi dalam menjaga kualitas.

    Untuk peningkatan literasi digital UMKM, Kemenkop UKM telah mengembangkan media pembelajaran online, yaitu EDUKUKM.id, yang dapat diakses UMKM secara luas.

    Selain Kemenkop UKM, terdapat beberapa kanal pembelajaran lainnya, seperti ONBOARDINGUMKM.id. yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.

    Selanjutnya, Pemerintah juga telah menyusun roadmap digitalisasi UMKM dengan target UMKM digital secara bertahap dari tahun 2021 sebanyak 13,7 juta, 2022 sebanyak 19 juta, 2023 sebanyak 24,5 juta dan 2024 sebanyak 30 juta.

    Penyusunan roadmap tersebut dilengkapi dengan rencana aksi untuk pelaksanaan berbagai program dan kegiatan digitalisasi UMKM secara nasional.

    Selain penyusunan roadmap, Pemerintah sejak Mei 2020 telah meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI.

    Tujuan gerakan ini adalah untuk akselerasi transformasi digital UMKM, memperkuat kelangsungan usaha, percepatan perputaran siklus ekonomi, mondorong semangat bangga produk lokal, dan mendorong nation branding produk lokal unggulan.

    “Walaupun pandemi Covid-19 memang merupakan musibah, namun kiranya kita tetap harus dapat memanfaatkan momentum ini seoptimal mungkin, yaitu untuk menuju percepatan Indonesia dalam digitalisasi UMKM, sekaligus untuk dukungan pemulihan ekonomi nasional,” tandasnya.

    “Digitalisasi yang dilakukan adalah yang memperkuat dayalenting atau resiliensi UMKM menghadapi krisis saat ini dan antisipasi berbagai perubahan ke depannya,” ucap Teten

    “Untuk mencapai hal tersebut perlu kerja bersama, kerja kolektif dari berbagai pihak, melalui edukasi, inkubasi UMKM agar terhubung dengan ekosistem digital dan terjaga keberlanjutannya,” sambungnya.

    Di kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan Indonesia memiliki potensi ekonomi yang bisa digarap oleh pelaku UMKM.

    Namun salah satu yang perlu dipersiakan untuk menggarap potensi itu adalah digitalisasi.

    Menurut dia, digitalisasi membuka ruang market yang besar apalagi saat ini sudah hampir 74% penduduk Indonesia menggunakan internet.

    “Survei menunjukkan bahwa sekitar 220 juta penduduk kita di tahun 2030 diperkirakan masuk ke dalam kelompok menengah sehingga ini akan menciptakan daya beli yang kuat untuk produk Indonesia,” ucap Destry.

    UMKM mendominasi struktur tenaga kerja di Indonesia dengan jumlah 65 juta unit dengan kontribusinya terhadap PDB sebesar 57%, menyerap 96% tenaga kerja dan berkontribusi pada ekspor mencapai sekitar 16%.

    Apabila terjadi peningkatan digitalisasi UMKM, ia yakin perekonomian Indonesia dapat meningkat 2%.

    “Ini menjadi suatu peluang yang perlu kita optimalkan. Namun demikian, kita ketahui bahwa ada tantangan di mana baru sekitar 13% UMKM kita yang memanfaatkan marketplace atau penjualan secara online,”

    Ini disebabkan karena pengetahuan yang masih terbatas dan juga kapasitas karena kadang-kadang kita bicara UMKM mereka ini masih menghadapi jumlah dalam hal kuantitas dari produksinya,” tandasnya. []

  • KKP Resmi Tambah 30 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan

    www.pelopor.ID, Jakarta – KKP Resmi Tambah 30 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan, Upaya memperkuat penanganan tindak pidana di bidang kelautan dan perikanan terus dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di era Menteri Trenggono. Tahun ini, KKP mendapat 30 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan yang baru saja menyelesaikan Pendikan dan Pelatihan di Diklat Reserse Polri Megamendung, Jawa Barat.

    “30 orang dinyatakan lulus diklat pembentukan PPNS Perikanan dan akan memperkuat sektor penegakan hukum di bidang kelautan dan perikanan,” jelas Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar.

    Antam menambahkan bahwa ketiga puluh Penyidik tersebut telah mengikuti pelatihan di Diklat Reserse Polri Megamendung, yang dilakukan secara tatap muka selama 400 jam atau setara 60 hari sejak 25 Mei hingga 23 Juli 2021.

    “Diklat ini sendiri merupakan salah satu bentuk sinergi KKP dengan Polri dalam memperkuat penanganan tindak pidana di bidang kelautan dan perikanan,” ujar Antam.

    Selanjutnya Antam berharap agar para Penyidik tersebut bersinergi dengan aparat penegak hukum lain di lapangan serta beradaptasi dengan perkembangan hukum yang dinamis.

    Senada dengan Antam, Direktur Penanganan Pelanggaran Ditjen PSDKP, Teuku Elvitrasyah menyampaikan bahwa tugas PPNS Perikanan ke depan akan semakin berat. Selain modus operandi yang semakin beragam, PPNS Perikanan juga memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas. Teuku menyebut bahwa selain undang-undang perikanan, pesisir dan pulau-pulau kecil, PPNS Perikanan juga memiliki kewenangan penyidikan yang terkait dengan undang-undang tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    “Salah satu tantangan yang perlu segera direspon tentu terkait dengan penyidikan TPPU di sektor kelautan dan perikanan. Saat ini kami bekerjasama dengan PPATK dan KPK untuk meningkatkan kapasitas PPNS Perikanan. Dengan PPATK dilakukan baik melalui pembelajaran e-learning maupun workshop secara daring, sedangkan dengan KPK dalam proses koordinasi terkait kebutuhan diklat TPPU di sektor Sumber Daya Alam,” ujar Teuku.

    Dengan penambahan 30 PPNS Perikanan ini, maka saat ini KKP telah memiliki 456 orang PPNS Perikanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dimana 86 orang PPNS bertugas di Pusat, 166 orang di UPT PSDKP dan 204 orang di Dinas KP Provinsi. Pada kurun waktu tahun 2016-2021, PPNS Ditjen PSDKP telah menangani 894 kasus, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 775 kasus telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

    (TK/Red)

  • Hina Tukang Sapu, Oknum Polisi Dihukum Koprol di Jalan Aspal

    peloporberita.com/ | Ramai beredar di media sosial sebuah video seorang oknum polisi merendahkan profesi tukang sapu jalanan. Oknum tersebut bersama rekannya membuat video di media sosial TikTok dan membanggakan pendidikannya, sambil berkata “Mau online-lah atau apalah, yang penting selesai pendidikan itu tak tenteng-tenteng sapu, sapu-sapu jalan. Pasukan kuning kah?”

    Video oknum polisi itu pun langsung menuai kecaman dari netizen. Mereka mengkritik oknum polisi tersebut karena merasa kelas sosialnya sudah begitu tinggi setelah bergabung dengan kepolisian. Bahkan salah satu akun berkomentar “Pendidikan doang, ga tau cara menghargai orang.” Kemudian, ada juga netizen lain yang berkomentar, “Lebih layak dipecat.”

    Akhirnya oknum polisi tersebut bersama orang yang merekamnya mendapat hukuman, yaitu koprol di jalanan aspal di siang bolong sambil diawasi oleh atasan mereka. Setelah menjalani hukuman, mereka pun meminta maaf atas sikap mereka yang dinilai menghina pekerjaan tukang sapu. 

    Mereka mengaku membuat video itu hanya untuk koleksi pribadi dan tidak ada niat menyindir orang lain. Dalam video yang ditayangkan oleh akun Instagram @lambe_turah, salah seorang oknum polisi itu mengatakan, “Saya minta maaf atas video yang telah kami perbuat. Kami tidak bermaksud untuk menyindir instansi terkait. Saya mohon maaf”. []

  • PPKM Level 4, Polres Kep Seribu Bagikan Pekat Sembako kepada Warga Slum Area

    www.pelopor.ID, Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama ditengah penerapan PPKM Level 4, Polres Kepulauan Seribu membagikan bantuan sosial berupa beras kepada warga slum area di Kepulauan Seribu, Minggu (25/7/2021).

    Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Kepulauan Seribu IPTU Abdul Kadir mengatakan, pembagian bantuan sembako ini dilaksanakan di slum area yang ada di Kepulauan Seribu.

    “Hari ini kita bagikan kepada sejumlah 76 KK yang berada di slum area Pulau Kelapa, Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Lancang dan Pulau Pari,”ujar Abdul Kadir.

    Abdul Kadir menambahkan, kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Polri dalam rangka meringankan beban warga masyarakat yang terdampak Covid-19.

    “Bantuan sosial berupa beras masing-masing 5Kg ini untuk meringankan beban warga,” ungkapnya.

    Tercatat, hari ini pihak Polres Kepulauan Seribu dan jajaran membagikan sejumlah 76 paket beras dengan rincian 20 KK di slum area RW 02 Pulau Kelapa, 10 KK di RW 04 dan 05 Pulau Pramuka, 11 KK di RW 01 Pulau Lancang, 28 KK di RW 02 dan 04 Pulau Tidung dan 7 KK di RW 04 Pulau Pari.

    “Kita mengetahui saat ini pemerintah tengah memberlakukan kebijakan PPKM Level4 untuk mencegah terjadinya lonjakan penyebaran virus Covid-19, untuk itu agar warga masyarakat mematuhi aturan yang dimaksud dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

    (TK/Red)

  • Si Jago Merah Melalap Rumah Wartawan Media Online di Jalan Ampel Jakarta Timur

    www.pelopor.ID, Jakarta – Peristiwa kebakaran kali ini nyaris melalap rumah wartawan media online yang berada di Jalan Ampel, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada, Sabtu (24/7/2021) sore.

    Menurut keterangan saksi, Fahmy Nurdin (42) yang bekerja disalah satu Perusahaan media online. Api mulai terlihat dari atap rumah warga tepat di depan rumah yang ia tempati bersama anak dan istri nya, yakni rumah Pak Naman (64), di Jalan Ampel Rt. 07 Rw.07 Nomor. 3, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur sekitar Pukul. 17.15 wib, ujarnya.

    Setelah melihat Api mulai membesar sambung Fahmy, dirinya segera menyelamatkan anak dan Istrinya, kemudian dia mencoba menghubungi 110 dari ponselnya, dengan cepat petugas Operator 110 mendata Tempat Kejadian Perkara (TKP), selang 5 menit petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Makassar sampai di TKP.

    “Gerak cepat petugas Damkar yang juga dibantu oleh warga sekitar dalam memadamkan Api, akhirnya dalam waktu kurang lebih 10 menit Api dapat dipadamkan, sehingga tidak merembet kerumah warga yang lain,” tutur Fahmy.

    Rusli Satpol PP Kelurahan Lubang Buaya yang juga berada di TKP dalam keterangnya mengatakan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, dan kata salah satu petugas Damkar yang sudah cek TKP, diduga penyebab kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik, katanya.

    Pemilik rumah yang bernama Naman (64) mengaku, kerugian kurang lebih mencapai 100 jutaan.

    (TK)

  • Cegah Timbulnya Bibit Penyakit, Satgas Yonif 512/QY Lakukan Fogging Rumah Warga Perbatasan Papua

    www.pelopor.ID, Jakarta – Cegah timbulnya bibit penyakit, tingginya curah hujan yang turun pada beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Keerom, mendorong personel Pos Kalipao Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY untuk melakukan fogging di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Jumat (23/07/2021).

    Danpos Kalipao Serka Ernandy Singgih juga memberikan imbauan dan mengajak warga Kampung Yuwainda untuk bersama-sama mejaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari munculnya bibit-bibit penyakit.

    Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat melalui rilis tertulisnya, Sabtu (24/7/2021) menjelaskan bahwa upaya fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota TNI terhadap kesehatan warga di wilayah perbatasan.

    “Kegiatan fogging dan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan ini merupakan upaya kami untuk mencegah timbulnya wabah penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk. Karena mayoritas, wilayah Kabupaten Keerom tingkat kasus penyakit malaria cukup tinggi, ” terang Letkol Taufik.

    Dijelaskannya, sasaran pelaksanaan fogging yang dilakukan oleh anggota Pos Kalipao ini meliputi dalam rumah warga, bawah (kolong) rumah, saluran air dan area sekeliling rumah, serta beberapa ruang kelas sekolahan yang ada di SD YPPK Yuwainda.

    Warga dan anak-anak Kampung Yuwainda terlihat sangat senang dengan fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao.

    Martinus (32) Kepala Pemuda Kampung Yuwainda yang juga membantu proses Fogging mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota Pos Kalipao kepada Kampung Yuwainda.

    “Kami mewakili warga kampung sangat berterima kasih kepada abang-abang dari Pos yang sudah memfogging rumah-rumah warga disini, semoga kebaikan abang-abang Pos semua selalu diberkati Tuhan, ” ucap Martinus.

    Selain itu, Lazarius Muenda selaku Kepala Kampung Yuwainda juga berterima kasih kepada anggota Pos Kalipao atas kepeduliannya terhadap warga Kampung Kalipao, dirinya juga akan mengimbau kepada warga yang lain agar bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan Kampung Yuwainda. (TK/Red)

  • Pemprov DKI: Setelah Isoman, Pasien Covid-19 Tidak Perlu Tes PCR Ulang

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui akun resmi Instagram @dkijakarta, menginformasikan bahwa pasien Covid-19 yang sudah menjalankan isolasi mandiri (isoman) tidak perlu melakukan tes swab PCR berkala, jika tidak ada indikasi terinfeksi lagi. Sebab, tes PCR masih dapat mendeteksi virus, bahkan yang sudah mati di saluran udara. 

    Dalam unggahan itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyematkan infografik yang mengadaptasi dari dr. Faheem Younus, berdasarkan sumber dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Disebutkan jika hasil tes PCR tetap positif setelah dua minggu, maka tidak perlu tes ulang karena hasil tes PCR dapat tetap positif hingga delapan minggu, bahkan ketika pasien sudah tidak dapat menularkan virus setelah 10 hari sejak timbulnya gejala. 

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta)

    Pasien Covid-19 dapat dinyatakan sembuh setelah hari ke-10 sejak timbulnya gejala, selama pasien tidak mengalami gejala dalam tiga hari berikutnya. Artinya, jika gejala sudah hilang di hari ke-6, pasien tersebut dapat dinyatakan sembuh setelah hari ke-10. Namun, jika gejala masih ada setelah hari ke-12, maka pasien perlu menambah masa isolasinya selama tiga hari lagi. 

    Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta menegaskan agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga imun tubuh, karena masih tetap ada kemungkinan terinfeksi kembali. Selalu ingat 5M, yaitu memakai masker dobel dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Panduan memakai masker dobel dengan benar adalah masker medis di bagian dalam, lalu masker kain di bagian luar.  

    Pemprov DKI Jakarta juga mengingatkan agar kita selalu menjaga imunitas dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, tidur cukup, menghindari stres, dan vaksin. Penyintas Covid-19 dapat melakukan vaksinasi setelah 3 bulan sejak dinyatakan sembuh. []

  • Luar Biasa, Penjualan Harley Davidson Naik 77 Persen Saat Pandemi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Harley Davidson, merek sepeda motor besar (moge), pada kuartal II 2021 mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 77 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja cemerlang ini diraih di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

    Harley Davidson membukukan pendapatan sebesar US$ 1,53 miliar (Rp21 triliun US$1 = Rp14,502), dimana moge menjadi menyumbang pendapatan terbesar senilai US$ 1,33 miliar (Rp19,2 triliun) di kuartal II 2021.

    Harley Davidson
    Ilustrasi logo Harley Davidson. (Foto:Pelopor.id/Pixabay)

    Lebih lanjut, CEO Harley Davidson, Jochen Zeitz mengungkapkan, perusahaan ini mencatat kenaikan pendapatan secara year-to-date 37 persen, atau sekitar US$ 2,9 miliar selama periode enam bulan di tahun 2020.

    Dikutip dari situs resmi perusahaan, keberhasilan mereka disebut tak lepas dari strategi ‘Rewire’ yang selama beberapa bulan terakhir dijalankan. Program tersebut untuk menyelaraskan rencana penjualan Harley Davidson di sejumlah negara.

    Harley Davidson, berhasil mengirimkan sebanyak 56.700 unit sepeda motor ke seluruh dunia pada kuartal II 2021, sedangkan di periode sama satu tahun hanya 28.400 unit. Kontribusi penjualan motor terbesar berasal dari kampung halamannya, Amerika Serikat, sebesar 43 persen dan kenaikan 38 persen secara year to date.

    Namun secara umum, penjualan global Harley Davidson secara umum menunjukkan penurunan, misalnya di Amerika Utara mencatat penurunan drastis sebesar 31 persen, di Eropa, Timur Tengah dan Afrika (EMEA), penjualan pada kuartal II merosot 7 persen, sementara Asia Pasifik mencatat penurunan penjualan 13 persen mengutip Paultan.[]