Tag: Daerah

  • Pemkot Yogyakarta Luncurkan Jogja Smart Service (JSS) Versi 3

    Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen mewujudkan Yogyakarta sebagai Smart City. Salah satu upaya yang dilakukan adalah serius mengembangkan aplikasi milik Pemkot Yogyakarta, yaitu Jogja Smart Service (JSS), yang hingga kini sudah memasuki versi 3. 

    Selain tampilan lebih menarik, jumlah layanan dalam JSS versi 3 juga semakin banyak. Bahkan, mampu merepresentasikan balaikota di dunia maya.

    Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta Tri Hastono menjelaskan, JSS adalah aplikasi layanan publik terpadu terintegrasi yang awalnya berbasis website dan Android, namun kini sudah dapat diunduh melalui sistem operasi iOS pada perangkat Apple.

    “Sampai saat ini total fitur yang dapat diakses mencapai 172, dari semula release versi 1 yang dilaunching pada tanggal 7 Juni 2018 lalu hanya memiliki 28 fitur layanan,” kata Tri Hastono saat launching JSS versi 3 di Taman Wifi Gajah Wong Edupark RW 08 Pandeyan Umbulharjo, Rabu (16/6/2021).

    Dalam JSS versi 3 juga terdapat fitur menarik seperti, update berita terakhir di masyarakat, Pariwisata dan Budaya sebagai media promosi pariwisata dan acara menarik di Kota Yogyakarta, serta Kampung Wisata, untuk mengekspos potensi kampung wisata.

    Selain itu ada juga produk Jogja sebagai media promosi keunggulan UKM Kota Yogyakarta, kemudian update informasi mengenai kegiatan Pemkot Yogyakarta, dan yang terakhir adalah pengaduan, yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan hal-hal atau kejadian yang wajib ditanggapi oleh OPD Pemkot Yogyakarta.

    Tri Hastono optimis aplikasi JSS dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif, efisien, akuntabel, dan praktis kepada masyarakat.

    “Selain itu dengan adanya aplikasi ini juga akan memberikan keamanan kepada masyarakat karena dapat meminimalisir adanya tatap muka sehubungan dengan pandemi Covid-19, namun dengan tetap memberikan pelayanan prima serta memberikan solusi yang memecahkan masalah bagi masyarakat,” katanya.

    Selain meluncurkan tampilan baru JSS, Pemkot Yogyakarta juga meluncurkan gerakan penguatan ekosistem digital berbasis wilayah. Keberadaan JSS dan wifi publik diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekosistem digital di tiap perkampungan di Kota Yogyakarta.

    Untuk mengupayakan hal tersebut, Pemkot Yogyakarta secara simultan terus melakukan pelatihan ekosistem digital di tiap kampung. “Keberadaan wifi publik ini harus mampu diberdayakan secara produktif. Target kami, tiap RW yang kini berjumlah 617 RW dapat terlayani wifi publik, sampai saat ini sudah 501 titik wifi publik yang tersebar di seluruh penjuru Kota Yogya” kata Tri.

    Tri Hastono menjelaskan, aktivitas yang bisa digunakan dengan layanan wifi publik tersebut, antara lain pembelajaran jarak jauh, pengembangan usaha dengan konsep digital marketing, dan edukasi teknik pengemasan video foto untuk promosi produk. Selain itu juga dapat untuk pengembangan ekosistem digital berbasis kewilayahan, yang dibangun dengan cara melakukan edukasi penggunaan gawai secara sehat, dan memanfaatkannya dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi.

    Hal ini disambut baik oleh Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, yang menilai dengan adanya momentum tersebut tak hanya menjadi bukti keseriusan Pemkot Yogyakarta memberikan pelayanan terbaik, namun juga menjadi milestone telah melangkah lebih jauh dari sebelumnya, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan kepada masyarakat.

    Ia juga mengungkapkan upaya tersebut mampu mendukung Gerakan Menuju 100 Smart City, mempercepat dan meningkatkan pelayanan publik.

    “Dan juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan wifi publik untuk aktivitas kreatif masyarakat, mendukung akseptasi layanan digital di masyarakat, serta dapat mendukung pemulihan ekonomi, terutama selama Pandemi Covid-19 ini,” katanya. []

  • Pemprov Banten Sambut Kapal Baru Basarnas KN SAR 247 Tetuka

    peloporberita.com/ | Pemerintah Provinsi Banten menyambut positif Badan SAR Nasional (Basarnas), atas Peresmian Kapal Negara (KN) SAR 247 Tetuka di wilayah perairan Banten. 

    “Bencana dan musibah tentu tidak kita harapkan, namun kehadiran KN SAR 247 Tetuka, saya yakini akan mengoptimalkan operasi kemanusiaan dalam pencarian dan pertolongan khususnya di wilayah perairan Banten,” kata Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesra Pemprov Banten Septo Kalnadi, yang membacakan sambutan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Pelabuhan Peti Kemas, PT Indah Kiat, Merak, Kota Cilegon, Senin (14/06/2021). 

    Kapal baru bernama KN SAR Tetuka itu diresmikan langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, dan dihadiri anggota DPR RI Dapil Banten TB Haerul Jaman, Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mir’aj, Sekda Kota Cilegon Maman Maulidin, dan sejumlah pejabat lainnya.

    Septo menyebutkan, luas perairan di wilayah Provinsi Banten mencapai 11.486,72 km2 atau 54 persen dari total luas wilayah, dan meliputi 61 pulau. Provinsi Banten memiliki garis pantai sepanjang mencapai 499,62 km yang terbentang mulai dari Kabupaten Tangerang hingga Kabupaten Lebak. 

    Berdasarkan data-data itu, Pemerintah Provinsi Banten berharap kehadiran KN SAR 247 Tetuka dapat menjangkau seluruh wilayah perairan di Provinsi Banten, terutama dalam hal pelayanan pencarian dan pertolongan. 

    “Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada BASARNAS selalu berupaya untuk meningkatkan kemampuan operasional dalam penyelenggaraan operasi SAR dengan sarana Kapal Negara SAR yang dimiliki disetiap Kantor SAR khususnya di wilayah Provinsi Banten,” kata Septo.

    Acara pemotongan pita Pemprov Banten dan Basarnas Banten. (Foto: Pelopor/Pemprov Banten)

    Dalam kesempatan itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi menjelaskan, kapal yang dibeli melalui kontrak tahun 2020 ini dilengkapi dengan ruang perawatan dan sonar yang mampu menjangkau hingga kedalaman 300 meter.

    Kapal buatan PT Palindo Marine dari Batam ini juga memiliki kecepatan 29 not, mampu memberikan pertolongan pemadaman kebakaran apabila terjadi kebakaran kapal, dan semua menggunakan peralatan yang terkini.

    “Semuanya digital dan memudahkan juga untuk mencari, menemukan korban musibah. Dengan cukup memberikan data koordinat di permukaan laut, kita bisa langsung mengarahkan kapal menuju ke sana. Tentu banyak lagi di dalamnya, ada perlengkapan penyelaman. Kalau Anda lihat di belakang sini, ada kapal speed boatnya untuk memberikan pengevakuasian orang yang terjatuh di kapal,” papar Henri.

    Henri berharap, dengan disiapkannya alat ini, Basarnas Banten semakin siap dan optimis dalam memberikan bantuan pertolongan dan pencarian di Provinsi Banten, khususnya jika terjadi musibah di atas permukaan air.

    Basarnas Banten mendapatkan tambahan fasilitas kapal pertolongan dan pencarian senilai Rp 50 miliar. Kapal tersebut mampu menampung 50 korban dengan jumlah Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 15 orang. []

  • Pemda Kota Cirebon Vaksinasi Pelaku Usaha di Pusat Perbelanjaan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus menggencarkan Vaksinasi Covid-19. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemda Cirebon melakukan vaksinasi di Grage City Mall (GCM) dengan sasaran pekerja publik berdasarkan data dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM).

    Kasie Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Cirebon Bastijan menjelaskan, sasaran vaksin kali ini adalah pekerja di mal, supermarket, dan toko modern yang ada di Kota Cirebon.

    “Kami memiliki sasaran sejumlah 500 jiwa,” tutur Bastijan berdasarkan keterangan resmi dari laman Pemkot Cirebon pada Kamis, 17 Juni 2021.

    “Dari data DPKUKM itu ada sejumlah 5000 jiwa, hanya, karena ketersediaan vaksin yang ada, maka kami berusaha memberikan proporsi sebesar 10 persen.”

    Bastijan menjelaskan, total sasaran tersebut dibagi menjadi dua jadwal yakni sebanyak 250 jiwa pada Kamis, 17 Juni 2021 di GCM dan Jumat, 18 Juni 2021 vaksinasi dilakukan di Cirebon Super Blok CSB dengan jumlah yang sama, sehingga totalnya 500 jiwa.

    “Hari ini di GCM untuk mereka yang bekerja di mal atau supermarket sekitar GCM ini, antara lain Lotte Mart, Superindo, Indomaret, Alfamart, Living Plaza dan Surya Toserba,” tegasnya.

    Bastijan juga mengungkapkan, jika merujuk pada data yang diterima pihaknya dari DPKUKM, total sasaran adalah 5000 jiwa, namun dengan terbatasnya jumlah vaksin, baru 10 persen yang bisa dilakukan vaksinasi.

    “Dari data DPKUKM itu ada sejumlah 5000 jiwa, hanya, karena ketersediaan vaksin yang ada, maka kami berusaha memberikan proporsi sebesar 10 persen, mudah-mudahan ke depan dapat dilakukan kembali dan semua tervaksin,” tandasnya.

    Adapun tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi tersebut sebanyak 15 petugas dari Puskesmas Pegambiran.

    Dalam kesempatan yang sama, Plt. General Manager Grage Mall dan Grage City mall, Ratu Sukmayani menyampaikan terimakasih kepada Dinkes dan DPKUKM atas kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk pekerja mal dan supermarket.



    “Lokasi untuk kegiatan vaksin ini di Hall A GCM, sasarannya pelaku usaha pusat perbelanjaan,” sebutnya.

    Pelaku usaha pusat perbelanjaan yang hari ini divaksin, kata Ratu Sukmayani, merupakan pelaku usaha yang berada di sekitar GCM.

    “Harapan kami dengan divaksinnya teman-teman ini, pelaku usaha sering berinteraksi dengan pelanggan, semoga dengan divaksin dapat meminimalisir penyebaran virus corona. Semoga semua dapat menjalani vaksinasi, sehingga imunitas meningkat,” tegasnya.[]

  • Wakil Wali Kota Serang Subadri Lakukan Pembinaan Perpustakaan Sekolah

    peloporberita.com/ | Jakarta – Wakil Wali Kota Serang H. Subadri Ushuludin melakukan Kunjungan dan Pembinaan Pada 2 Perpustakaan Sekolah yang berada di Kota Serang tepatnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Taman Baru 2, Kecamatan Taktakan dan SMP Negeri 05 Kecamatan Kasemen, Kota Serang Rabu (16/06/2021).

    “Perpustakaan-perpustakaan Sekolah  yang berada di Kota Serang ini sampai sejauh mana, Pertama Fungsinya, manfaatnya, dan pengelola perpustakaan.”

    Turut mendampingi Subadri dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin dan Kepala Dinas Perpustakaan Wahyu Nurjamil. Kunjungan Wakil Wali Kota Serang  ini, bertujuan untuk melihat apa saja kekurangan dari Perpustakaan agar ditindak lanjuti.

    “Perpustakaan-perpustakaan Sekolah  yang berada di Kota Serang ini sampai sejauh mana, Pertama Fungsinya, manfaatnya, dan pengelola perpustakaan,” tutur Wakil Wali Kota Serang H. Subadri Ushuluin Kamis, 17 Juni 2021.

    Wakil Wali Kota Serang
    Wakil Wali Kota Serang H. Subadri Ushuludin. (Foto:Pelopor/Radarbanten)

    Subadri menyampaikan, perpustakaan yang berada di SDN Taman Baru 2, digabung dengan Ruang Kepala Sekolah. Hal ini, menjadi PR bagi Pemerintah Kota Serang untuk ditindak lanjuti agar tidak ada rasa tidak nyaman bagi para Siswa dan Siswi yang membaca ataupun belajar di Perpustakaan kepada Kepala Sekolah.


    Baca juga :


    ”Karena memang area yang ada di SD Taman Baru 2 ini sangat terbatas dan ini merupakan PR kita bersama, Pemerintah Kota Serang agar menindak lanjuti ini, pertama memanggil beberapa OPD agar membuat kesanggupan masing-masing, membuat MoU dan terakhir supaya jelas siapa berbuat apanya untuk menuju Kota Serang yang cerdas”, tegasnya.

    Sementara soal Sekolah Tatap Muka, pihak SDN Taman Baru 2 menyatakan sudah mempersiapkan protokol Kesehatan yang baik dan juga Wali Murid pun Seratus Persen Mendukung. []

  • BNN Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

    peloporberita.com/ | Jakarta – Jelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021, Badan Narkotika Nasional (BNN) gencarkan pemberantasan peredaran gelap narkoba, salah satunya pemusnahan ladang ganja. BNN terus meningkatkan strategi hard power approach yaitu pemberantasan jaringan sindikat narkoba di berbagai wilayah di indonesia.

    Sebanyak 2 titik ladang ganja, berhasil ditemukan di kawasan Aceh Besar, Desa Pulo Kecamatan Seulimeum. Tim penyelidikan Direktorat Narkotika Deputi Pemberantasan BNN berhasil temukan 2 hektar ladang ganja, dengan jumlah tanaman sebanyak ± 20.000 pohon, berat tanaman basah ± 15 ton. pada ketinggian 424 mdpl dengan luas 1 hektar, dan pada ketinggian 835 mdpl dengan luas yang sama, yakini 1 hektar.

    BNN
    BNN Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar. (Foto:Pelopor/BNN)

    Pada TKP 1, jumlah tanaman yang berhasil ditemukan sebanyak 10.000 pohon. Ketinggian tanaman berkisar 30 sampai dengan 200 cm dengan berat total ± 5 ton. sementara tkp 2, jumlah tanaman yang ditemukan sebanyak 10.000 pohon. Ketinggian tanaman mencapai 200 hingga 300 cm dengan berat total ± 10 ton.

    Atas penemuan tersebut, sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku di indonesia, BNN melakukan pemusnahan ladang ganja, di kaki gunung Seulawah Agam, Aceh Besar, Rabu (16/6/2021).

    Sebanyak 202 personel diterjunkan ke lapangan yang terdiri dari tim BNN, Polda Aceh, Polres Aceh Besar, Kodim 0101BS, Satpol PP Pemkab Aceh Besar, Propam Polri serta Bea dan Cukai.

    BNN
    BNN Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar. (Foto:Pelopor/BNN)

    Sebagai bentuk sinergitas antar instansi, BNN turut melibatkan instansi yang mendukung kinerja BNN seperti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Kejaksaan Tinggi Aceh dalam pemusnahan ladang ganja.

    Keterlibatan instansi ini merupakan wujud dari sinergitas dan komitmen negara dalam mengimplementasikan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020.

    Seluruh jajaran BNN, baik Kepala BNNP maupun Kepala BNNK diharap mampu memberdayakan lahan tersebut untuk program Grand Design Alternative Development (GDAD) dengan tanaman yang bermanfaat.[]

  • Joncik Muhammad Jadikan Empat Lawang Daerah Pencanangan Desa Cantik Pertama di Sumsel

    peloporberita.com/ | Jakarta – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, berhasil menjadikan daerah yang dipimpinnya sebagai yang pertama mencanangkan Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) di Sumatera Selatan.

    Pencanangan Desa Cantik, ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama serta pendataan antara Pemkab Empat Lawang oleh BPS Kabupaten Empat Lawang di ruang rapat Madani yang disaksikan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Sumsel.⁣ Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana.

    “Sehingga tidak ada lagi data bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, karena datanya sudah akurat, sehingga Empat Lawang Madani akan terwujud.”

    ⁣Joncik menjelaskan, dari puluhan ribu Desa/Kelurahan di Indonesia, hanya dipilih 100 Desa untuk program Desa cantik. Sedangkan dari Sumsel, hanya 4 Desa saja yang beruntung dan Empat Lawang menjadi salah satunya.

    “Dengan program ini diharapkan agar para aparatur Desa yang ada di Empat Lawang lebih mampu memahami statistik, sekaligus dapat menjadi pelopor untuk melahirkan komunitas cinta statistik di setiap Desa yang ada di Empat Lawang,” tutur Joncik Selasa (15/6/2021).

    Joncik juga menerangkan bahwa Empat Lawang menjadi daerah yang dipilih oleh Kepala BPS Provinsi Sumsel Zulkipli sebagai Kabupaten pertama yang ia kunjungi setelah dilantik.

    Joncik Muhammad
    Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad. (Foto:Pelopor/fahlevi/koransn)

    Oleh sebab itu, hal tersebut harus dibalas dengan menjadi Kabupaten pertama yang melakukan MoU dalam rangka penyuksesan pendataan Desa.

    ”Baik pendataan Desa cantik (Desa Cinta Statistik), Pendataan PODES (Potensi Desa), maupun pendataan SDGs Desa,” tegas mantan Anggota DPRD Provinsi Sumatra Selatan Fraksi PAN tersebut.

    Menurut Bupati, program-program itu merupakan salah satu langkah Quick Win atau program tindak cepat untuk mimpi besar dalam sistem data Empat Lawang.

    Sebab, diharapkan untuk kedepannya Empat Lawang bisa memiliki data yang realtime sehingga Empat Lawang sudah punya data yang akurat.



    ”Sehingga tidak ada lagi data bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, karena datanya sudah akurat, sehingga Empat Lawang Madani akan terwujud,” tandasnya.

    Dalam kesempatan yang sama Kepala BPS Provinsi Sumsel Zulkipli (Kominfo) turut menambahkan, bahwa dalam Desa cantik, seluruh unsur data akan dipasang sehingga Desa cantik ini akan terus berkembang.

    “Apa yang jadi kebutuhan Pemerintah Daerah dalam pembangunan akan di masukan dalam sistem Desa cantik,” tandasnya. []

  • Sejarah Perayaan Tradisi Hari Bacang (Bakcang)

    peloporberita.com/ | Jakarta – Ba Chuan atau biasa disebut Peh Cun adalah salah satu tradisi etnis Tionghoa, yang jatuh pada tanggal 5 bulan 5 kalender Lunar. Tradisi ini juga biasa disebut dengan hari Bacang atau Bakcang, yang biasanya dirayakan dengan festival makan bakcang dan balap perahu naga. Tahun ini, hari Bakcang jatuh pada tanggal 14 Juni 2021. 

    Tidak hanya etnis Tionghoa yang merayakan hari bacang, Google pun turut memeriahkannya. Coba Anda ketik ‘peh cun’ di kolom pencarian Google, lalu akan muncul gambar pernak-pernik bacang dan naga dengan warna yang cerah dan meriah.

     

    Ilustrasi Bacang. (Foto:Pelopor/Bumbu Ibunda)

     

    Di belahan dunia bagian barat, festival hari bacang juga dikenal sebagai Festival Perahu Naga atau Festival Dumpling. Ada juga yang menyebut Double Kelima Festival karena diadakan pada hari 5 dan bulan 5 kalender lunar. Selain itu, hari Bacang juga dikenal dengan sebutan Festival Extreme Yang, karena berdasarkan metafisika China, hari Bacang adalah hari ketika energi yang keluar adalah energi terkuat. Lantas, bagaimana sejarah hari Bacang? Ada beberapa kisah di balik hari Bacang. 

    Baca juga: Profil Che Guevara, Tokoh Revolusi sekaligus Simbol Pemberontakan

    Hari Bacang dilatarbelakangi dengan sejarah tokoh bernama Qu Yuan, sarjana patriotik dan menteri di negara Chu, yang pandai bekerjasama secara diplomatik dengan kerajaan lain demi melawan agresi negara Qin. Hal ini membuat dirinya disukai oleh banyak kalangan. 

    Suatu hari, ia difitnah telah melakukan korupsi dan dibuang ke pengasingan pada tahun 278 SM. Saat diasingkan, ia mendengar bahwa pasukan Qin menyerbu Ying, ibukota negara Chu. Ia kemudian menulis puisi untuk Ying, lalu menenggelamkan diri di Sungai Miluo.

    Ritual bunuh diri itu dilakukan untuk memprotes korupsi yang menyebabkan jatuhnya negara Chu. Banyak penduduk desa yang pergi mencari tubuhnya di sungai menggunakan perahu, sambil menggebuh drum untuk menakuti ikan dan roh jahat agar tubuh Qu Yuan tidak diganggu.

    Mereka juga melempar bungkus beras ke dalam sungai, sebagai persembahan untuk roh Qu Yuan. Inilah awal mula munculnya tradisi makan kue beras dan balap perahu naga muncul. Bacang melambangkan nasi atau beras bungkus yang dilempar ke sungai. Bacang dibungkus dengan daun membentuk runcing seperti tanduk sapi, di mana keempat sisinya melambangkan arti dan harapan baik.

    Baca juga: Hari Donor Darah Sedunia Diperingati Setiap 14 Juni, Begini Asal Mulanya

    Kisah lainnya adalah Qu Yuan atau Kut Goan, nama yang dikenal oleh peranakan keturunan Hokkian di Indonesia, adalah penasihat kaisar kerajaan Chu. Ia menasihati raja Chu agar bergabung dengan 5 kerajaan lain untuk menghadapi kerajaan Qin. Namun, raja tidak menuruti nasihat Qu Yuan, bahkan menyingkirkan penasihatnya itu. 

    Selama pengasingannya, Qu Yuan sangat sedih hingga berakhir bunuh diri di sungai Miluo pada bulan 5 tanggal 5. Kemudian, penduduk yang bersimpati kepada Qu Yuan beramai-ramai mencari jenazahnya di sungai dengan menggunakan banyak perahu, tetapi tidak menemukannya.

    Karena khawatir jasad Qu Yuan dimakan ikan, udang, dan hewan lainnya, maka mereka memberi makan hewan air tersebut dengan bacang. Versi cerita lain mengatakan bahwa bacang yang dibungkus dengan daun bambu yang berbulu halus dan memiliki sudut-sudut lancip untuk mencegah hewan air memakan bacang yang akan diberikan kepada Qu Yuan. []

  • Polda Banten Luncurkan Vaksinasi Langsung ke Rumah “Go-Vaksin”

    peloporberita.com/ | Serang – Polda Banten meluncurkan program Go-vaksin sebagai layanan vaksinasi langsung ke rumah-rumah (vaksin dijajapekeun ka bumi) bagi warga berusia di atas 50 tahun.

    “Selain itu, layanan jemput bola ini juga diperuntukkan bagi mereka yang berprofesi pendidik dan yang bekerja di pelayanan publik. Mereka boleh aktif meminta vaksinasi lewat nomor telepon gratis 110,” tutur Kapolda Banten, Irjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam sosialisasi melalui media mulai hari Minggu (13/6/21).

    Vaksinasi bertujuan untuk membangkitkan imun (kekebalan) tubuh, membentuk “herd imunity” (kekebalan kelompok), dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan vaksinasi “jemput bola” ke rumah-rumah, Kapolda Banten berharap target nasional vaksinasi bagi warga dapat tercapai lebih cepat dan kekebalan setiap warga terhadap Covid-19 lebih cepat meningkat.

    Mereka boleh aktif meminta vaksinasi lewat nomor telepon gratis 110.

    Namun, Kapolda mengingatkan kembali masyarakat, meski sudah dua kali vaksinasi tetap harus konsisten menerapkan protokol kesehatan.

    “Tetap harus gunakan masker, rajin cuci tangan, asupan makanan bergizi dan jaga jaga jarak perorangan agar tidak menciptakan kerumunan manusia,” tegas Kapolda.

    Sementara Kabid Humas Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata mengatakan, masyarakat dapat meminta vaksinasi layanan ke rumah melalui telepon gratis nomor 110 yang bisa dimanfaatkan untuk Go Vaksin bagi warga usia di atas 50 tahun, pendidik, dan pekerja di bidang pelayanan publik.

    Dalam memberikan pelayanan vaksinasi tersebut, Polda bekerja sama dengan TNI tenaga kesehatan (nakes) Pemerintah Daerah setempat. Saat ini, Polda Banten sudah menerima sebanyak 129.798 dosis vaksin untuk warga penerima vaksinasi.

    Selain itu, Kabidhumas juga menambahkan, bhabinkamtibmas sebagai tracer terus dikerahkan bekerja sama dengan Babinsa dan Kepala Desa untuk melakukan penelufsuran (tracing) bagi warga yang belum diivaksinasi di daerah tugas masing-masing. []

  • Minta Jokowi Tutup Toba Pulp Lestari, 3 Aktivis Mulai Aksi Jalan Kaki Porsea-Jakarta

    peloporberita.com/ | Jakarta, 14 Juni 2021 – Tiga aktivis lingkungan yaitu Togu Simorangkir, Anita Hutagalung dan Irwandi Sirait, hari ini Senin (14/06/2021) memulai aksi jalan kaki dari Porsea, Sumatera Utara ke Jakarta, untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Mereka ingin meminta PT Toba Pulp Lestari Tbk. (TPL) ditutup, karena diduga telah merusak lingkungan dan ekosistem Danau Toba.

    Para aktivis itu akan mulai berjalan kaki dari makam Raja Sisingamangaraja. Mereka dikawal oleh 11 orang dan dua mobil logistik.

    Aktivis lingkungan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memintanya menutup PT Toba Pulp Lestari Tbk. (Foto:Pelopor/Fb Togu Simorangkir)

    Togu Simorangkir memastikan, aksi ini tidak untuk menggalang dana dan diperkirakan akan memakan waktu selama 50-60 hari, dengan asumsi setiap hari berjalan kaki sejauh 40 kilometer.

    Aksi jalan kaki ini berawal dari tragedi di Desa Natumingka, Kecamatan Borbor, pada 18 Mei 2021 lalu, ketika terjadi bentrokan antara masyarakat setempat dengan PT TPL karena masyarakat tidak mau lahan mereka ditanami eucalyptus. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun puluhan orang disebut mengalami luka-luka.

    PT Toba Pulp Lestari Tbk. sudah berdiri sejak tahun 1989, dengan nama semula PT Inti Indorayon Utama, milik konglomerat Sukanto Tanoto.

    Berdasarkan informasi di Wikipedia, sejak awal keberadaan pabrik pulp (bubur kertas) pertama di Indonesia ini memang sering mendapat protes dari aktivis lingkungan dan masyarakat setempat, karena dianggap telah mencemari daerah tersebut, melakukan deforestasi besar-besaran dan ketidakadilan perampasan tanah. []

    Penulis: Cory