peloporberita.com/ - Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil langkah terkait permasalahan Garuda Indonesia.
"Jangan sampai negara terus menyuntik dana ke maskapai kebanggaan nasional itu, tetapi hasilnya nihil," tuturnya dikutip dari Instagram DPR RI, Jumat, 12 November 2021.
Misbakhun menilai, persoalan di Garuda bukan hanya menyangkut suntikan dana. Meski pemerintah sudah menggelontorkan triliunan rupiah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Garuda Indonesia, namun kondisi maskapai flag carrier itu tak membaik.
Saat ini, Garuda Indonesia menanggung utang yang mencapai 7 miliar dolar AS atau di atas Rp100 triliun. Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam laporan terakhirnya membeber pemegang saham Garuda ialah pemerintah (65,4 persen), PT Trans Airways (28,27 persen), dan publik (11,19 persen)."Jangan sampai negara terus menyuntik dana ke maskapai kebanggaan nasional itu, tetapi hasilnya nihil."
💬 Komentar (0)
Tulis Komentar