Tag: Jawa Timur

  • Pasar Gerobak Desa Grudo, Inovasi untuk Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

    peloporberita.com/ – Kepala Desa Grudo, Triono ST menyelenggarakan acara pasar rakyat dengan tema Grobak (Grudo Obah dan Kompak). Kegiatan yang diselenggarakan di Desa Grudo, Ngawi, Jawa Timur pada Minggu (9/1/2022) ini, bertujuan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat dan rencananya akan dilakukan sebulan sekali. Pasar rakyat Grobak kali ini, diikuti oleh 58 stand.

    “Tanggal 27 November itu, Program Provinsi Desa Budaya. Tiap bulan, berkelanjutan, ini Alhamdulillah di Kegiatan (Pasar Gerobak) yang kedua. Jadwal atau launching kita laksanakan malem tapi untuk hari ini kita laksanakan pagi,” tutur Kepala desa yang biasa dipanggil Demang Hercules ini.

    Kepala Desa Grudo, Triono ST
    Kepala Desa Grudo, Triono ST. (Foto:pelopor.id)

    Dalam kesempatan yang sama Ketua Paguyupan Komunitas UMKM NSR Ibu Sri mengatakan, bahwa pihaknya selalu mensupport apapun acara ataupun momen yang diadakan. Baik itu desa-desa, Kecamatan, maupun Pemerintah Daerah yang terkait dengan meningkatnya perekonomian kemasyarakatan.

    “Termasuk memberdayakan pelaku usaha khususnya para pelaku UMKM untuk segera memperbaiki perekonomian dengan ikut acara-acara seperti pasar gerobak ini sungguh-sungguh sangat sangat antusias-lah untuk kami pelaku usaha di wilayah Kabupaten Ngawi,” ungkap Sri kepada wartawan di hari yang sama.

    Ketua Paguyupan Komunitas UMKM NSR Ibu Sri
    Ketua Paguyupan Komunitas UMKM NSR, Ibu Sri. (Foto:Pelopor.id)

    Sri berharap di Tahun 2022 ini, kegiatan-kegiatan yang terkait untuk memperbaiki perekonomian bisa terus berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga para pelaku UKM bisa lebih semangat untuk berinovasi dan berkreasi.

    “Kedepannya khusus masyarakat Grudo, juga untuk semua pelaku usaha atau khususnya UMKM di wilayah Kabupaten Ngawi, nanti mudah-mudahan bisa diikuti daerah-daerah lain. Syukur-syukur dari wilayah Desa Ngledok ini bisa menerima produk-produk dari UKM yang (berasal) dari luar Desa,” harap Sri. []

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pelopor Berita (@peloporberita)

     

  • Mendes PDTT: Jatim Jadi Provinsi Bebas Desa Tertinggal

    peloporberita.com/ – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengapresiasi Jawa Timur lantaran menjadi provinsi bebas desa tertinggal dan sangat tertinggal.

    Hal ini, diungkapkan Gus Halim sapaan akrabnya saat memberikan penghargaan percepatan pembangunan desa tahun 2021 kepada Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Batu,dan 29 Bupati se-Jawa Timur di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (29/12/2021).

    “Jumlah desa tertinggal dan sangat tertinggal berhasil dientaskan hingga nol. Selain itu jumlah desa mandiri meningkat secara signifikan. Ini merupakan keberhasilan yang patut kita apresiasi luar biasa,” tuturnya.

    Gus Halim berharap, capaian tinggi dari Jawa Timur ini tidak membuat puas diri. Keberhasilan Jawa Timur mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan warga desa. Menurutnya, hal itu bisa diwujudkan salah satunya dengan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

    “Hal lain yang harus kita kerjakan bersama-sama adalah pengembangan BUMDesa karena pemulihan ekonomi nasional level desa efektif dilakukan, mendorong BUMDesa agar dapat ekspor dan mengembangkan potensi lokal seperti pariwisata,” ungkapnya.

    Secara khusus, Gus Halim memuji program program rancangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) seperti Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa), Penguatan Permodalan BUMDesa (Paman Desa), serta program Desa Berdaya.

    Selain itu juga ada program Desa Berdaya KIP (Kreatif, Inovatif dan Produktif) yang oleh gubernur dijadikan penghargaan kepada desa-desa yang mampu mempertahankan status desa mandiri.

    “Adapun di Jawa Timur sudah terdapat 548 desa yang dijangkau dengan total anggaran kurang lebih Rp48 miliar,” tegasnya. []

  • Gunung Semeru Meletus, Status Gunung yang Lain Gimana?

    peloporberita.com/ – Gunung Semeru meletus dan mengeluarkan lava pijar sejak Jumat (3/12/2021) sore. Keesokan harinya atau Sabtu (4/12/2021) sore, Mahameru sebutan Gunung Semeru meletus lagi.

    Gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur ini, juga mengalami erupsi yang disertai guguran lava dan awan panas.

    Berdasarkan laporan PVMBG, Gunung Semeru meletus sebanyak 54 kali dalam waktu 24 jam terakhir. Letusan itu, dengan amplitudo 11-12 mm dengan durasi 85-130 detik.

    Dua kali guguran lava pijar terpantau dalam waktu yang hampir bersamaan, jarak luncurnya 500-800 meter, yang berada di bawah kawah kurang lebih 500 meter.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pelopor Berita (@peloporberita)

    Saat ini, Gunung Semeru sedang mengeluarkan kepulan asap tebal dari Puncak Jonggring Saloko. Selain Gunung Semeru, berikut daftar gunung api berstatus Siaga dan Siaga dari Badan Geologi KESDM.

    Gunung Api Level III (Siaga)

    1. Gunung Merapi (Jawa Tengah dan Yogyakarta)
    2. Gunung Sinabung (Sumatera Utara)
    3. Gunung Ili Lewotolok (Nusa Tenggara Timur)

    Gunung Api Level II (Waspada)

    1. Gunung Anak Krakatau (Lampung)
    2. Gunung Karangetang (Sulawesi Utara)
    3. Gunung Soputan (Sulawesi Utara)
    4. Gunung Bromo (Jawa Timur)
    5. Gunung Dukono (Maluku Utara)
    6. Gunung Gamlama (Maluku Utara)
    7. Gunung Kerinci (Jambi, Sumatera Barat)
    8. Gunung Ibu (Maluku Utara)
    9. Gunung Ile Werung (Nusa Tenggara Timur/NTT)
    10. Gunung Sirung (NTT)
    11. Gunung Semeru (Jawa Timur)

  • Menko Luhut: Bandara Dhoho Kediri Berdampak Pada Perekonomian Jawa Timur Bagian Selatan

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur. Dalam peninjauan yang dilakukan bersama Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil ini, Menko Luhut mengecek langsung progres pembangunan Bandara Kediri yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

    Menko Luhut mengatakan, pembangunan Bandara Dhoho Kediri akan berdampak pada perekonomian di Jawa Timur Bagian Selatan.

    “Jadi saya pikir ini akan punya dampak di Selatan Jawa Timur dari mulai Trenggalek, Pacitan, sampai ke Banyuwangi. Saya kira tidak perlu ke Surabaya lagi,” tutur Menko Luhut, Selasa, (30/11/2021)

    Oleh sebab itu, Pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendorong percepatan pembangunan Bandara Kediri dengan memberikan dukungan kepada PT Gudang Garam dalam penyelesaian masalah pembangunan bandara seperti pembahasan lahan, sehingga pembangunan dapat selesai target yang direncanakan yaitu pada Juni 2023.

    “Karena ini PSN tidak ada yang boleh menghambat. Semua akan kita dukung. Kita harus bantu, Saya berharap TNI Polri juga betul-betul membantu pengamanannya. Saya juga minta Pemda untuk mendukung. Kita jadi satu, kalau kita satu tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan, kita harus kompak,” ungkap Menko Luhut.

    Menko Luhut juga menegaskan, agar pembangunan Bandara tersebut betul-betul diawasi agar nantinya memiliki kualitas yang baik. Tidak hanya itu, dirinya juga mengingatkan kepada seluruh stakeholder terkait untuk terus dapat menjaga soliditas dan semangat dalam melaksanakan pembangunan Konektifitas antara Bandara Kediri dengan jalan Tol Kediri Tulungagung yang merupakan satu kesatuan yang harus bersama-sama didukung untuk bisa diselesaikan pada tahun 2023.

    Sementara Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil dalam kesempatan yang sama mengatakan dirinya turut hadir di sana untuk membantu dalam rangka pembebasan lahan.

    Baca juga :

    “Oleh sebab itu, kepada teman-teman BPN, tadi Pak Menko sudah perintahkan Pak Deputinya untuk membangun all out, oleh karena itu, kita harus lebih proaktif, mari kita siapkan diri kita untuk menyelesaikan pengadaan tanah ini cepat mungkin,” ucapnya.

    Menteri Sofyan juga mengapresiasi PT. Gudang Garam yang sudah menggelontorkan dananya untuk pembangunan Bandara ini.

    “Saya pikir apa yang dilakukan Gudang Garam ini luar biasa, ini bagian Selatan Jawa Timur masih banyak sekali kelemahan infrastruktur. Gudang Garam saya pikir ini dalah bagian dari payback, membayar kembali kepada daerah dimana Gudang Garam telah dibesarkan oleh daerah ini,” tandasnya.

    Sebelumnya Direktur PT Gudang Garam Tbk., Istata Taswin Siddharta telah melaporkan progres pembangunan Bandara Dhoho Kediri yang saat ini sudah mencapai sekitar 80% dari pekerjaan sisi udara. Dari sisi pekerjaan darat, juga sudah mulai dikerjakan dengan target selesai pada akhir 2022.

    Ia juga mengatakan salah satu tujuan pembangunan Bandara Kediri ini yaitu untuk meningkatkan konektivitas dan memperbaiki disparitas pembangunan khususnya di provinsi Jawa Timur Bagian.

    “Selatan selain itu kita harapkan daerah sekitar bandara bisa tumbuh menjadi daerah pusat perekonomian baru,” sebutnya. []

  • Komplotan Spesialis Pembobol Brangkas Kantor Dibekuk Polisi

    peloporberita.com/  – Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, membekuk komplotan perampokan spesialis pembobol kantor yang terjadi di empat wilayah mereka. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jateng, Kombes. Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, dalam kasus tersebut diamankan 5 orang tersangka yakni SAAY, MAT, AST, DR, S, dan IM.

    “Sementara lima orang lainnya, berinisial IW Makassar, BG Bekasi, AN Ngawi, MD Jakarta dan HN Bekasi masih dalam dalam daftar pencarian orang,” tuturnya di Mapolda Jateng, dikutip Sabtu (27/11/21).

    Djuhandhani memaparkan, total kerugian yang dialami para korban akibat aksi kejahatan yang dilakukan oleh para tersangka yaitu Rp. 1.263.676.000. Kejahatan ini terungkap, setelah adanya 3 laporan polisi dan satu aduan terkait perampokan yang dilakukan para tersangka.

    Laporan tersebut ada di Ngadirejo Kabupaten Temanggung lalu Gringsing Kabupaten Batang dan Polres Kendal. Berdasarkan pemeriksaan sementara, para pelaku sudah melakukan aksi perampokan sebanyak empat kali di beberapa wilayah Jawa Tengah.

    Djuhandani menjelaskan, aksi itu dilakukan dalam kurun waktu bulan Maret 2020 hingga November 2021 atau selama 21 bulan. Aksi pertama terjadi di Kantor PT CJ Cheiljedang, Surodadi, Kabupaten Batang dengan cara mencongkel atau merusak jendela dengan berhasil membawa uang tunai sekitar Rp275 juta.

    Aksi kedua di Kantor PT Green Fashion Indonesia, Bawen dengan cara merusak pintu dan berhasil membawa uang tunai Rp320 juta. Kemudian di Kantor PT Nesia Pan Pacific Clothing (PT NPC) Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri dengan uang tunai total sekitar Rp380 juta dan terakhir di Kantor PTPN IX Kebun Merbuh turut Ds Trayu, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal dengan berhasil membawa uang tunai total sekitar Rp288,67 juta.

    Baca juga: 

    “Kelompok ini sudah beroperasi di beberapa tempat. Namun kita juga masih pendalaman disamping ada lokasi lain yang sedang kita dalami dan berkoordinasi dengan Polda lain seperti Polda Jabar, Jatim serta Polda DIY,” tegas Djuhandani.

    Ia juga menerangkan, modus yang digunakan para pelaku yaitu mencari kantor-kantor yang minim pengawasan dan pengamanan serta diperkirakan memiliki brankas. Setelah menetapkan target, para pelaku merencanakan aksi pencurian lalu mengambil brankas secara paksa. Jadi pelaku sudah memantau targetnya dahulu. Aksinya dilakukan pada malam hari dengan durasi 1,5 jam.

    Para tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polda Jateng untuk proses lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dapat dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke 4 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

    “Saat ini uang yang tersisa dari perampokan tinggal Rp. 58 juta,” tandasnya. []

  • Kemensos Kawal Kasus Kekerasan Seksual dan Persekusi Seorang Anak di Malang Sampai ke Ranah Hukum

    peloporberita.com/ – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan perhatian serius terkait dugaan tindak kekerasan seksual dan persekusi terhadap seorang anak berinisial HN di sebuah panti asuhan di Malang, Jawa Timur. Menteri Sosial Tri Rismaharini pun menginstruksikan jajarannya melakukan sinergi dengan penegak hukum.

    Sebagai bentuk keseriusan, Kemensos melayangkan surat resmi kepada Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri untuk merespon masalah ini. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal, Kemensos meminta Mabes Polri agar bertindak tegas terhadap pelaku, dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak korban.

    “Hari ini anak kembali diperiksa dan kami menyiapkan pendamping Sakti Peksos. Karena kebayang si anak stres dan trauma diperiksa kendati polisi tidak berseragam. Tentu berbeda dengan pendekatan seorang psikolog,” tegasnya.”

    Plt. Kabiro Hukum Kemensos, Evy Flamboyan Minanda mendatangi Bareskrim Mabes Polri hari Selasa (23/11/2021). Evy menyampaikan, kehadirannya untuk memastikan aspek keadilan hukum berjalan seiring dengan pemenuhan hak anak.

    “Hari ini kami mendatangi Bareskrim Polri untuk mendorong dan memastikan penanganan kasus tersebut lebih diperhatikan namun anak tetap mendapatkan hak untuk pendampingan,” tutur Evy.

    Dalam penanganan kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH) sebagaimana kasus terkait HN, menurut Evy perlu ditempuh dengan prosedur tersendiri. Kasus pidana yang melibatkan anak, tidak hanya fokus pada penanganan kasusnya, namun juga pemenuhan haknya, seperti dampaknya, traumanya, dan sosialnya baik pada pelaku maupun kepada korban.

    Lebih lanjut Evy menjelaskan bahwa penggalian informasi dari anak sebagai korban tidak mudah, sebab ia mengalami trauma. Korban perlu bantuan dari SDM ahli untuk mengurangi ketakutannya sehingga bisa mengikuti proses pemeriksaan.

    Disinilah diperlukan pendampingan dan keterlibatan SDM yang terlatih dan berpengalaman, seperti Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos). Dengan keterlibatan Sakti Peksos, diharapkan hak-hak anak bisa terpenuhi, mulai dari penanganan kasus hingga saat proses penyidikan.

    “ABH akan mendapatkan pendampingan dari pekerja sosial (peksos) untuk memastikan perlindungan dan hak-hak anak terpenuhi sesuai dengan UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan tindak pidana anak,” tegas Evy.

    Kementerian Sosial (Kemensos) pun telah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen khusus guna mendapatkan informasi mendalam dari penanggungjawab panti asuhan putri di Malang tersebut.

    “Hari ini anak kembali diperiksa dan kami menyiapkan pendamping Sakti Peksos. Karena kebayang si anak stres dan trauma diperiksa kendati polisi tidak berseragam. Tentu berbeda dengan pendekatan seorang psikolog,” tegasnya.

    Baca juga : 

    Untuk keperluan itu, melalui Balai Antasena Magelang, Kemensos melakukan asesmen untuk menghilangkan trauma psikis anak. HN mengalami kejadian nahas berupa kekerasan seksual dan persekusi, Jumat (19/11/2021) dan Sabtu (20/11/2021).

    Kemensos meminta klarifikasi kepada penanggungjawab panti asuhan anak, sekaligus mengivestigasi apakah lembaga tersebut terdaftar atau belum. Sementara pihak Kepolisian yang menangani kasus tersebut, memeriksa 10 orang saksi.

    Sebagai wujud sinergitas, Kemensos membuat surat laporan ke Kabareskrim sekitar pukul 10 pagi dan pukul 12 siang sudah ada penanganan kasus di Polres Malang. []

  • Tri Rismaharini Akan Bangun Sistem Command Center untuk Percepat Penanganan Masalah Sosial

    peloporberita.com/ | Keberadaan command center di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi model pembelajaran pelayanan yang terintegrasi dan responsif menjawab kebutuhan masyarakat.

    Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjadikan command center Kota Surabaya sebagai model layanan kesejahteraan sosial di lingkungan Kementerian Sosial.

    Ia menyampaikan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) selama ini menangani seluruh jenis persoalan sosial masyarakat, termasuk korban bencana dan masalah kemiskinan. Karenanya, menurut Mensos Risma, perlu adanya command center yang terintegrasi, sehingga hasil penanganannya bisa maksimal.

    “Selama ini, Kementerian Sosial mengurusi segala macam masalah masyarakat. Dan masalah tersebut ada di berbagai institusi. Seperti dari kementerian lain, KPK atau bahkan pengaduan yang disampaikan lewat media,” kata Risma, Sabtu (20/11/2021).

    Kepada pejabat Kemensos yang mendampinginya, Risma berniat menghadirkan layanan seperti ini. Ia ingin setiap masalah yang ditangani bisa lebih fokus melalui dirjen terkait. Menurutnya hal ini akan mempermudah tugas Kemensos dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

    “Nantinya setiap laporan yang masuk command center akan diteruskan ke dirjen terkait. Misal masalah bantuan sosial akan cepat ditangani sehingga masyarakat tidak terombang ambing. Akan ada kepastiannya,” ujar Risma.

    Hal lain yang mendorong Risma membuat command center adalah penanganan bencana. Ia menilai, selama ini informasi terkait ancaman bencana selalu disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

    Namun informasi tersebut lebih banyak bergerak di jalur antar lembaga, sementara masyarakat relatif tidak mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Akibatnya, ancaman bencana sulit diantisipasi masyarakat.

    “Saya ingin pantauan dari citra satelit bisa tersampaikan ke masyarakat. Sehingga ancaman bencana bisa diantisipasi. Apalagi kita ada Tagana di tiap wilayah, sehingga dengan adanya informasi dari citra satelit bisa menggerakkan tenaga kita seperti Tagana untuk cepat melakukan evakuasi atau perlindungan warga yang terancam,” ucap Risma.

    Tak hanya itu, kehadiran command center di lingkungan Kemensos juga diharapkan mampu mendongkrak taraf ekonomi masyarakat miskin. Mensos menuturkan, command center nantinya dibuat menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat. Bahkan, bisa menjadi tempat study banding.

    Di sini, command center bisa menjadi sarana pendukung dan celah untuk tempat memasarkan produk olahan masyarakat, khususnya ekonomi kecil dan menengah. Risma yakin cara itu efektif untuk meningkatkan taraf hidup dan pendapatan pelaku ekonomi kecil, sehingga kehidupannya menjadi lebih baik. []

    Baca juga: Senator Jawa Timur Nilai Tri Rismaharini Berjiwa Negarawan

  • Polda Jatim Gandeng Tim Ahli Dalami Kecelakaan Vanessa Angel dan Suami

    peloporberita.com/ | Polda Jawa Timur melibatkan tim ahli untuk mendalami peristiwa kecelakaan mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan suaminya di ruas Tol Jombang-Mojokerto. “Yang sudah kami dapatkan bahwa pengemudi dinyatakan negatif oleh Ditnarkoba Polda Jatim. Itu menjadi suatu acuan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, pada Senin (08/11/2021).

    Latif memastikan, tim penyidik akan mendalami terkait penyebab kecelakaan. Ia pun mengakui bahwa pihaknya telah mendapat banyak informasi, salah satunya mengenai status media sosial milik sopir Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya.

    “Karena kalau yang kami ketahui bahwa ini suatu hilangnya konsentrasi pengemudi. Hilangnya ini akan kami gali, dari hasil olah TKP yang sudah dilakukan. Kami akan membantu penuh apa yang dilakukan penyidik dari jajaran Polres Satlantas Jombang,” jelasnya.

    Baca juga: Vanessa Angel dan Suami Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jombang

    Pada kesempatan yang sama, Latif menegaskan komitmennya dalam menuntaskan peristiwa yang merenggut nyawa dari Vanessa Angel dan suaminya itu. “Kami akan melaksanakan tugas kami sebaik mungkin,” tuturnya.

    Sementara itu, Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengawasi penyidikan kecelakaan tersebut. “Kami bersama dengan Ditlantas menjaga agar penyidikan ini tidak ada kesalahan, baik itu prosedural maupun hal teknis lainnya,” ucap Taufik. []

  • Polda Jatim Buka Layanan Aduan Oknum Polisi Nakal

    peloporberita.com/ | Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyatakan pihaknya telah membuka layanan pengaduan terkait oknum polisi nakal. Hal ini dilakukan sebagai bentuk ketegasan Polri. Dengan demikian, masyarakat bisa mengajukan aduan ke tiga tempat, yaitu Irwasda, Kabid Propam dan Kabid Humas Polda Jatim.

    Irjen Pol Nico Afinta meminta masyarakat untuk tidak takut, namun setiap aduan harus dengan data dan bukti yang kuat. “Masyarakat tak perlu takut untuk melapor. Namun, harus disertai data dan bukti yang kuat,” ujar Kapolda Irjen Pol Nico Afinta di Mapolda Jatim.

    Selain itu, para awak media juga diminta melakukan pengawalan informasi mengenai pelaksanaan atau proses hukum bagi oknum polisi yang melanggar, dan juga yang berprestasi. “Rekan-rekan media bisa melakukan pengawalan informasi,” lanjutnya.

    Irjen Pol Nico Afinta juga menegaskan bahwa, pihaknya tak akan segan mencopot oknum polisi yang bertugas di Polda, Polres dan Polsek jajarannya, jika terbukti melanggar ketentuan. “Kami akan proses baik secara disiplin kode etik atau pidana kalau melanggar undang-undang, dan pasti akan saya pecat apabila terlibat narkoba,” tegas Kapolda Jawa Timur. []

  • Polisi Temukan Pabrik Sabu dengan Metode Baru di Jawa Timur

    peloporberita.com/ | Polisi menemukan produsen narkoba rumahan di Lumajang, Jawa Timur, yang menggunakan metode baru dalam memproduksi sabu, yaitu dengan teknik kocok dan masak. Metode ini disebut belum pernah digunakan oleh produsen sabu sebelumnya.

    Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hannato Seno menyebutkan, metode baru pembuatan sabu itu diketahui saat tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur melakukan olah TKP dan uji sampel bahan kimia pembuatan sabu di rumah tersangka GY di Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, beberapa hari lalu.

    Ada empat lokasi yang dilakukan olah TKP yakni satu di Kecamatan Tempeh dan tiga di Desa Wonogriyo Kecamatan Tekung.

    Baca juga: Polisi Berhasil Ungkap Penyelundupan 23 kg Sabu di Medan

    Kasubbid Labfor Narkoba Polda Jatim AKBP Imamukti menjelaskan bahwa pelaku mencampur sejumlah bahan kimia dalam satu botol lalu mengocoknya.

    Metode itu dikenal dengan nama shake and bake atau kocok dan masak. Namun teknik ini berbahaya dan memiliki peluang kegagalan 50 persen karena bisa memicu ledakan, kebakaran dan mengeluarkan racun.

    Sebelumnya, Kepolisian Resor Lumajang telah menggerebek dua rumah yang digunakan sebagai pabrik pembuatan sabu. Polisi mengangkap pembuat sabu sekaligus pemilik rumah bernama Gita Yulianto. Polisi juga menyita barang bukti sabu cair yang baru 80 persen jadi dan sejumlah bahan pembuatan sabu.

    Saat ini, pihak kepolisian terus mengembangkan kasus tersebut untuk memburu mentor tersangka memproduksi sabu. []