Tag: Bali

  • Sandiaga Uno: Masyarakat Desa Ungasan Ingin Bangun Amphitheater Berbasis Kearifan Budaya Lokal

    peloporberita.com/ – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, masyarakat Desa Adat Ungasan berencana membuat amphitheater berbasis kearifan budaya lokal. Hal ini, disampaikan Sandiaga setelah berdialog dengan sejumlah masyarakat setempat.

    Selain untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, rencana pembangunan ini dimaksudkan untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya desa. Serta perluasan warung UMKM agar lokasinya lebih tertata dan strategis, serta membuat sebuah waterbreak (pemecah ombak).

    Pembangunan amphitheater itu, salah satu dari rencana untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kawasan Pantai Melasti, Kuta Selatan, Badung, Bali. Kawasan seluas lebih dari 40 hektare ini memiliki hamparan pasir putih dengan panorama laut biru yang indah.

    Akses menuju kawasan ini pun, dapat ditempuh dengan mudah. Fasilitas yang disediakan juga cukup banyak, diantaranya ada beach club, area parkir yang memadai, mushala, toilet, hingga berbagai warung UMKM lokal.

    Meski demikian, masyarakat Desa Ungasan ingin mengembangkan kawasan Pantai Melasti agar destinasi wisata ini semakin memiliki nilai tambah dan bertaraf internasional yakni dengan membangun amphitheater.

    “Yang disampaikan ini akan segera kami tindak lanjuti, karena kita ingin masyarakat di sini mendapat penghasilan tambahan, sehingga ekonominya meningkat dan tadi seperti mimpinya Pak Disel (Bendesa Adat Ungasan) bahwa ini levelnya perlu ditingkatkan menjadi level internasional,” tutur Sandiaga Kamis, (17/03/2022)

    Sandiaga Uno: Masyarakat Desa Ungasan Ingin Bangun Amphitheater Berbasis Kearifan Budaya Lokal
    Sandiaga Uno mengunjungi Masyarakat Desa Ungasan. (Foto:pelopor.id/Kemenparekraf)

    “Saya titip Pak Disel, ketika saya ajukan (rancangan pengembangan) ini mohon dikawal, karena kalau nanti ada breakwater tentunya harus dipastikan juga lingkungannya terjaga dengan baik dan terumbu karangnya juga harus dijaga. Harapannya warung rakyat tambah berkembang, masyarakat tambah sejahtera, dan kunjungan wisatawan semakin meningkat,” tambahnya.

    Sementara Bendesa Adat Ungasan, I Wayan Disel Astawa menyampaikan di wilayahnya ada sekitar 12 ribu penduduk Ia berharap dengan terangkatnya Pantai Melasti bisa menciptakan lapangan kerja sehingga pergerakan ekonominya betul-betul dirasakan. []

  • Wisatawan Mancanegara Bisa Masuk Bali Tanpa Karantina, Begini Syaratnya

    peloporberita.com/ – Wisatawan Mancanegara, kini bisa masuk Bali tanpa karantina. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan bahwa kebijakan tanpa karantina bisa mulai diujicoba bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang ke Bali.

    “Presiden telah menyetujui untuk dapat dilakukan ujicoba tanpa karantina bagi PPLN sejak 7 Maret 2022 di Provinsi Bali,” tuturnya dalam keterangan pers pada Senin, (07/03/2022).

    Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut :

    • PPLN yang datang harus menunjukkan paid booking hotel yang sudah dibayar minimal 4 hari atau menunjukkan bukti domisili di Bali bagi WNI.

    • PPLN yang masuk harus sudah vaksinasi lengkap/booster 4

    • PPLN melakukan entry PCR-test dan menunggu di kamar hotel hingga hasil test negatif keluar. Setelah negatif bisa bebas beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

    • PPLN kembali melakukan PCR-test di hari ke-3 di hotel masing-masing

    • PPLN tetap harus memiliki asuransi kesehatan yang menjamin Covid-19 sesuai ketentuan

    • Event internasional yang dilakukan di Bali selama masa ujicoba menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat Sesuai Standar G20

    • Penerapan Visa on Arrival untuk 23 Negara: Negara ASEAN, Australia, AS, Inggris, Jerman, Belanda, Perancis, Qatar, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Italia, Selandia Baru, Turki, UAE

    • Pengetatan protokol kesehatan dan penggunaan Peduli Lindungi di berbagai tempat

    • Akselerasi vaksin booster Bali mencapai 30% dalam 1 minggu ke depan

    Menko Luhut menegaskan, bila ujicoba ini berhasil, maka Pemerintah akan memberlakukan pembebasan karantina bagi seluruh PPLN pada tanggal 1 April 2022 mendatang atau lebih cepat.

    Lebih lanjut ia juga menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil Pemerintah hingga hari ini diberlakukan atas dasar dan masukkan dari para pakar dan ahli di bidangnya.

    “Selain itu semua peta jalan yang dibuat hingga hari ini juga tetap diberlakukan dengan prinsip kehati-hatian dan tetap menjunjung tinggi tahapan yang sering kami sampaikan yakni bertahap, bertingkat dan berlanjut untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. []

  • PPLN Bisa Datang ke Bali Tanpa Karantina, Begini Syaratnya

    peloporberita.com/ – Pemerintah, akan memberlakukan karantina tiga hari bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang sudah divaksinasi lengkap dan booster mulai 1 Maret 2022 mendatang. Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hal ini diterapkan setelah pemerintah memperoleh masukan dari para pakar dan juga dari hasil analisa data.

    Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah juga akan melakukan uji coba tanpa karantina bagi PPLN yang akan datang ke Bali dan direncanakan akan mulai diberlakukan pada 14 Maret 2022 mendatang. Adapun beberapa persyaratannya adalah sebagai berikut:

    1. PPLN yang datang harus menunjukkan pembayaran booking hotel yang sudah dibayar minimal empat hari atau menunjukkan bukti domisili di Bali bagi WNI.

    2. PPLN yang masuk harus sudah vaksinasi lengkap atau booster.

    3. PPLN melakukan entry PCR-test dan menunggu di kamar hotel hingga hasil test negatif keluar. Setelah negatif PPLN dapat bebas beraktivitas dengan prokes yang telah ditetapkan.

    4. PPLN kembali melakukan PCR-test di hari ke-3 di hotel masing-masing.

    5. Event internasional yang akan dilakukan di Bali selama masa uji coba tanpa karantina ini akan menerapkan ketentuan tes antigen tiap hari terhadap peserta tanpa terkecuali.

    6. Selain itu, akan dilakukan pencabutan kewajiban adanya sponsor/penjamin untuk permintaan e-visa turis karena dinilai memberatkan wisatawan asing yang akan masuk.

    7. Target 14 Maret 2022 dapat dipercepat satu minggu jika dalam evaluasi minggu depan tren kasus menunjukkan hasil yang membaik

    Sementara alasan pemerintah memilih Bali menurut sebagai lokasi uji coba percontohan Menko Luhut, lantaran tingkat vaksinasi dosis kedua untuk umum sudah tinggi dibanding provinsi lainnya. Namun, dalam masa persiapan menuju 14 Maret 2022 mendatang, pemerintah akan terus mengakselerasi dosis kedua untuk lansia dan booster.

    “Jika uji coba di Bali berjalan baik, kami akan memperluas kebijakan tanpa karantina di seluruh Indonesia sejak 1 April 2022. Namun sekali lagi, kebijakan ini akan dilakukan berdasarkan data perkembangan pandemi ke depan,” tegas Menko Luhut. []

  • Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai Bali Bakal Jadi Showcase Para Leaders KTT G20

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut binsar Pandjaitan, juga mengunjungi kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai. Di sana Ia meninjau kawasan Mangrove yang akan disiapkan untuk KTT G20.

    “Pembangunan kawasan mangrove ini menjadi hal penting, karena ini akan menjadi showcase untuk para Leaders dalam rangkaian pertemuan KTT G20 nanti,“ tuturnya Jumat, (25/02/2022).

    Menko Luhut mengaku senang dengan progress persiapannya dan yakin selesai tepat waktu. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah juga akan memanfaatkan energi terbarukan untuk mendukung pembibitan mangrove disini, begitu juga dengan fasilitas pendukung lainnya untuk G20 ini.

    Sebelumnya, Menko luhut melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka pengumpulan data dan informasi awal terkait insiden kebakaran kapal di PT Pelindo, Tegal, Jawa Tengah pada 24-25 Februari 2022 sebagai tindaklanjut dari beberapa insiden kecelakaan kebakaran kapal yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

    Selanjutnya, Menko Luhut juga meninjau Fasilitas dan Penebaran Benur Udang Vaname di Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP), Jembrana, Bali. Lalu ia juga mengunjungi Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Sanglah. Dilanjutkan dengan mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Bali, yakni TPST Padang Sambian dan TPST Mengwitani. Kunjungan ini, bertujuan untuk memastikan Bali bebas sampah.[]

  • Menko Luhut Ingin Bali Bebas dari Sampah Lewat TPST Padang Sambian

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut binsar Pandjaitan, meninjau 2 Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Bali, yakni TPST Padang Sambian dan TPST Mengwitani. Kunjungan ini, bertujuan untuk memastikan Bali bebas sampah.

    “Sampah dari TPS Sarbagita akan dikelola di TPST yang akan kita bangun ini untuk segera mengurangi sampah yang ada di bali,” tutur Menko Luhut berdasarkan keterangan tertulis, Jumat, (25/02/2022)

    Menko Luhut menjelaskan, teknologi yang akan digunakan di TPST ini adalah Refused Derived Fuel (RDF) seperti yang sebelumnya telah dikembangkan di Cilacap. Diketahui akan ada sekitar 820 juta ton sampah perhari yang dikelola untuk dijadikan bahan bakar.

    “Kita targetkan pembangunan ini selesai di Juli akhir dan bulan September bisa segera mulai beroperasi,” tegasnya.

    Menko Luhut juga meminta kelembagaannya diatur dengan baik karena hasil pengelolaan sampah ini bisa menghasilkan berbagai macam produk. Sehingga menambah UMKM dan bagus sekali untuk mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar.

    Pembangunan TPST ini, juga menjadi salah satu persiapan untuk menyambut KTT G20 dan menuntaskan berbagai pekerjaan yang tertunda.

    “Kita harap dalam Oktober atau November, Bali akan menjadi kota yang lebih bersih,” tandas Menko Luhut. []

  • Menko Luhut: Bali Dibuka untuk Wisatawan Mulai 1 April atau Lebih Cepat

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa Bali akan segera dibuka untuk wisatawan. Hal ini disampaikannya saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Sanglah, setelah sebelumnya meninjau Fasilitas dan Penebaran Benur Udang Vaname di Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) di Jembrana, Bali.

    “Kemungkinan bisa lebih cepat dari 1 April, tapi saya rasa kita tidak perlu terburu-buru, kita akan lihat datanya di lapangan, kalau memang ada perbaikan maka bisa segera kita buka,” tutur Menko Luhut Jumat, (25/02/2022).

    Bila sebelumnya telah diadakan konsep travel bubble di beberapa hotel di Bali. Nantinya lanjut Menko Luhut, untuk wisatawan asing datang ke Bali akan dilakukan bebas karantina, dengan memastikan telah membawa hasil tes PCR negatif dan ketika dilakukan tes ulang sesampainya di Bali pun tetap negatif.

    “Yang jelas untuk semua peraturan akan kita buat dan rancang dengan baik. Negara ini harus belajar untuk mengukur segala sesuatu berbasiskan data, oleh karena itu keputusan pembukaan wilayah Bali ini juga akan menyesuaikan dengan data kesehatan yang berada di lapangan,” tandas Menko Luhut.[]

  • Menko Luhut Tinjau Fasilitas Budidaya Udang di Bali

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut binsar Pandjaitan mengatakan, Pemerintah saat ini sedang menggalakkan upaya peningkatan produksi Udang sebagai salah satu komoditas strategis perikanan.

    Hal ini disampaikannya saat meninjau Fasilitas dan Penebaran Benur Udang Vaname di Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP), Jembrana, Bali, Jumat (25-02-2022).

    “Target produksi udang 2 juta ton di tahun 2024 terus dikebut dengan revitalisasi intensifikasi produksi. Produk udang memegang porsi hampir 40% dari total ekspor perikanan Indonesia dalam kurun 5 tahun terakhir ini dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara utama pengekspor Udang di dunia dan saya senang ke sini (INAP), bahwa kita bisa bikin seperti ini,” tutur Menko Luhut.

    INAP, merupakan program pengembangan budidaya udang dengan teknologi buatan dalam negeri yang diinisiasi TNI Angkatan Laut (AL) bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah (Pemda), pihak swasta dan beberapa pihak lainnya.

    “Ini paten dan harus dikembangkan, sehingga anak-anak kita putra-putri Indonesia itu terpacu untuk melakukan inovasi seperti ini. Dalam hal ini Pemerintah akan bantu itu,” ungkap Menko Luhut.

    Ia juga berharap kegiatan budidaya udang ini menjadi sangat prospektif untuk dikembangkan, dengan melibatkan semua pelaku usaha ataupun kelompok masyarakat dan salah satunya meningkatkan UMKM.

    “Wakasal Laksdya Ahmad Heri Purwono juga sempat bilang bahwa di sini ada sekitar 60 orang dengan lapangan pekerjaan, terus juga ada keripik dibuat untuk yang hasil udangnya kelas 2, sedangkan yang kelas 1 diekspor. Nah itu kan lapangan kerja lagi. Kita bangun yang seperti itu,” ujar Menko Luhut.

    Meski demikian, fokus pemerintah tidak hanya pada peningkatan produksi saja, tetapi juga mengedepankan upaya keberlanjutan lingkungan. Menko Luhut menegaskan, Kelestarian wilayah sekitar tambak harus menjadi perhatian bersama. Era Pengelolaan perikanan ke depan harus berbasis blue economy, zero waste bahkan recyclable, dengan demikian peningkatan produksi juga harus disertai dengan menjaga kualitas lingkungan sekitar. []

  • Status PPKM Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya Kini Level 3

    peloporberita.com/ – Pemerintah memutuskan Wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali dan Bandung Raya naik ke PPKM Level 3. Hal ini disampaikan Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui keterangan pers, Senin, (7/2/2022).

    “Berdasarkan Level Asesmen saat ini, kami sampaikan bahwa Aglomerasi Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya naik ke Level 3, hal ini terjadi bukan hanya akibat tingginya kasus, tetapi juga karena rendahnya tracing,” tututnya.

    Menko Luhut menjelaskan, Bali naik ke PPKM level 3 salah satunya disebabkan oleh rawat inap yang meningkat. Adapun detail terkait keputusan ini akan dipaparkan dalam Inmendagri yang akan keluar hari ini.

    Ia juga mengungkapkan, bahwa karakteristik varian Omicron berbeda dengan varian Delta. Oleh sebab itu, Pemerintah melakukan beberapa penyesuaian aturan Level 3 dengan kebijakan pengetatan yang lebih terarah bagi kelompok lansia, komorbid dan belum divaksin. Beberapa penyesuaian yang dilakukan adalah sebagai berikut:

    1. Untuk Industri Orientasi Ekspor dan Domestik dapat terus beroperasi 100% , jika memiliki IOMKI, minimal 5 75% karyawan dosis kedua & menggunakan PeduliLindungi.

    2. Untuk kegiatan Supermarket dapat beroperasi sampai dengan pukul 21.00 dan maksimal pengunjung 60%. Sedangkan untuk pasar rakyat dapat beroperasi sampai pukul 20.00 dan maksimal pengunjung 60%.

    3. Untuk Mall akan dibuka sampai pukul 21.00, maksimal 60% pengunjung bagi anak kurang dari 12 tahun minimal vaksin dosis pertama. Dan tempat bermain anak-anak serta tempat hiburan dapat dibuka, maksimal 35%, wajib bukti vaksinasi dosis pertama untuk anak dibawah 12 tahun.

    4. Untuk Warteg atau Lapak Jajan dapat dibuka sampai pukul 21.00 dengan maksimal pengunjung 60% dan Restauran atau Kafe juga dapat dibuka maksimal 60% pengunjung sampai pukul 21.00.

    5. Untuk Bioskop masih akan tetap dibuka, dengan anak dibawah 12 tahun diperbolehkan masuk tetapi harus sudah menerima dosis pertama.

    6. Untuk Tempat Ibadah maksimal 50% kapasitas, fasilitas umum maksimal 25% dan kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial masyarakat maksimal 25%.

    Meski demikian, lanjut Menko Luhut, Pemerintah mempersilahkan masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi lengkap dan juga booster untuk terus melakukan aktivitas seperti biasa dengan terus menjaga protokol kesehatan yang ditetapkan.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan varian Omicron ini. tetapi perlu tetap waspada dengan tetap terus menerapkan protokol kesehatan. []

  • Mengenal Program Warm Up Vacation Bali yang Dihembuskan Kemenparekraf

    peloporberita.com/ – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus menghembuskan program warm up vacation di Bali.

    Tujuannya, untuk menyambut Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang ke Indonesia melalui penerbangan langsung ke Bali.

    Program Bali warm up vacation, merupakan inovasi yang dirancang secara khusus untuk wisatawan atau PPLN yang baru datang ke Bali agar dapat menjalani karantina dalam hotel dengan sistem bubble.

    Sistem ini, memungkinkan wisatawan bisa beraktivitas tidak terbatas hanya di kamar, namun dapat melakukan berbagai aktivitas di area bubble yang khusus disiapkan oleh pengelola hotel.

    Maksud Program warm up vacation ini agar PPLN tidak merasa menjalani karantina, tetapi lebih merasa sedang menjalani pemanasan untuk persiapan liburannya di Bali, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mencegah penyebaran covid-19.

    Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baperekraf, Nia Niscaya, menjelaskan bahwa Paket Bali warm up vacation ini berbeda dengan paket karantina.

    Perbedaannya antara lain, PPLN bisa tetap menikmati fasilitas di area hotel yang menerapkan sistem bubble atau bukan karantina di kamar.

    Sehingga pelayanan hotel yang diberikan PPLN tidak terbatas hanya di kamar saja, namun bisa lebih leluasa membolehkan PPLN beraktivitas di fasilitas hotel seperti kolam renang, tempat gym, dining room, hingga dapat menikmati indahnya pantai dalam area bubble di Bali.

    “Jadi ini berbeda dengan karantina, yang hanya di dalam kamar saja. Program warm up vacation ini dilakukan di hotel yang telah menerapkan sistem bubble yang sudah siap dengan protokol kesehatan secara disiplin,” tutur Nia dikutip Minggu (6/2/2022)

    Adapun total hotel karantina yg direkomendasikan satgas Covod-19 per tanggal 2 Februari 2022 berjumlah 66 hotel. Lima di antaranya sudah diperbolehkan menerapkan sistem bubble dab 61 hotel lainnya masih menerapkan sistem karantina biasa.

    Hotel yang memfasilitasi program warm up vacation ini akan terus bertambah. Sebanyaj 19 hotel lainnya juga sudah mengajukan untuk menjadi hotel sistem bubble, dan masih perlu diverifikasi kesiapannya.

    Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Kurleni Ukar, menambahkan, saat ini ada 5 hotel karantina sistem bubble yang digunakan untuk program warm up vacation.

    Yaitu Grand Hyatt Nusa Dua (Nusa Dua), Westin Resort (Nusa Dua), Griya Santrian (Sanur), Viceroy (Ubud), dan Royal Tulip (Jimbaran).

    “Kedepan, jumlah hotel karantina sistem _bubble_ ini akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan dan hasil verifikasi lapangan. Hal ini dimaksudkan agar PPLN dapat memiliki variasi pilihan sesuai dengan seleranya,” ungkap Nike. []

  • Kasus Covid Melonjak, Pemerintah Malah Buka Rute Internasional ke Bali

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali membuka rute penerbangan internasional dari dan menuju Bali, mulai hari ini, Jumat (04/02/2022).

    Keputusan yang diambil di tengah melonjaknya kasus Covid-19 ini semata-mata bertujuan membangkitkan kembali perekonomian Bali yang sangat terpukul oleh pandemi.

    “Saya harap upaya ini dapat banyak membantu perekonomian warga di Pulau Bali untuk bisa bangkit kembali,” ucap Luhut melalui keterangan resmi, Jumat (04/02/2022).

    Pintu penerbangan internasional ini dibuka bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) non-PMI (Pekerja Migran Indonesia). Adapun pembukaan dilakukan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

    Luhut menegaskan, turis yang datang ke Bali diwajibkan melakukan karantina, sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2022 yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19.

    Dalam penerapannya, seluruh PPLN wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan dan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR dari negara asal maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

    Luhut mengatakan, pemerintah sudah meminta pertimbangan dari para ahli saat membuka pintu kedatangan dari luar negeri di tengah lonjakan kasus Covid-19.

    Ia juga menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan penanganan pandemi. Menurutnya, seluruh kebijakan telah dipertimbangkan secara matang.

    Kebijakan ini juga diambil dengan mempertimbangkan kasus yang disebabkan oleh PPLN sudah jauh lebih sedikit dibanding transmisi lokal yang saat ini lebih banyak menginfeksi.

    “Segala langkah yang disiapkan tentunya penuh dengan perhitungan berdasarkan data-data lapangan dan masukan dari berbagai ahli di bidangnya. Kita juga akan terus memonitor jumlah pergerakan kasus konfirmasi secara harian,” pungkasnya. []