Tag: Apple

  • Saingi Apple dan Samsung, Realme Rilis Produk Baru di Mobile World Congress 2022

    peloporberita.com/ | Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Realme akan mengikuti ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol, pada 28 Februari – 3 Maret 2022. Ini adalah pertama kalinya Realme berpartisipasi di pameran ponsel terbesar dunia itu.

    Realme akan meluncurkan smartphone bernama GT 2 dan GT 2 Pro di MWC, yang kemudian akan dipasarkan di negara-negara Eropa. Dalam ekspansi ini, Realme pun akan bersaing dengan merek ternama lainnya, seperti Apple, Samsung, ataupun merek lain asal Tiongkok seperti Xiaomi, Oppo dan Vivo.

    “Di pasar Eropa, seperti juga di pasar-pasar lainnya, kami memposisikan diri kami untuk menyediakan ponsel terjangkau dengan performa luar biasa dan desain trendi. Di pasar Eropa, strategi kami sama,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Realme Sky Li, yang dikutip dari CNBC.

    Pertumbuhan Realme memang terbilang cukup pesat. Salah satunya terlihat dari data Counterpoint Research bahwa pada kuartal empat tahun lalu, Realme berhasil mengapalkan 20,65 juta smartphone, tumbuh 48% secara year-on-year (yoy).

    Meski begitu, analis senior di Counterpoint Research Harmett Singh menilai, Realme harus berusaha keras jika ingin bersaing dengan Samsung dan Apple. Pasalnya, market share Realme di pasar global masih di kisaran 6%.

    “Tantangan berikutnya adalah untuk meyakinkan konsumen yang biasa membeli merek yang sudah mapan untuk mengeluarkan harga yang sama dalam membeli Realme,” kata Singh.[]

  • Apple Tunda Peluncuran Ponsel Lipat Hingga 2025

    peloporberita.com/ – Peluncuran ponsel lipat buatan Apple, yang disebut bernama iPhone Flip akan ditunda dari sebelumnya pada Tahun 2023 menjadi Tahun 2025. Kabar penundaan ini, diketahui lewat laporan Analis sekaligus CEO Display Supply Chain Consultants, Ross Young.

    Penundaan ini, diketahui setelah Display Supply Chain Consultants berdiskusi dengan berbagai sumber rantai pasokan. Menurut Young, Apple tampaknya tidak terburu-buru masuk pasar ponsel lipat yang sedang berkembang.

    “Kami menunda ekspektasi untuk Apple memasuki pasar ponsel lipat dua tahun hingga 2025 setelah berdiskusi dengan tim rantai pasokan kami. Perusahaan tampaknya tidak terburu-buru memasuki pasar smartphone lipat, dan bahkan mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari itu,” tutur Young.

    Ponsel lipat Apple ini, sudah beberapa kali diubah waktu peluncurannya. Awalnya ponsel tersebut diperkirakan hadir pada 2021 kemudian berubah jadi 2023 sebagai jadwal peluncuran paling cepat, nah kini diundur lagi menjadi tahun 2025. iPhone Flip nantinya bakal menjadi pesaing kuat Samsung Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, Motorola Razr, Oppo Find N, dan kemungkinan ponsel lipat Google.

    Sementara penundaan iPhone lipat disebut lantaran Apple tengah mecoba ide notebook lipat. Kabarnya perusahaan yang di pimpin Tim Cook ini, sedang mempertimbangkan membuat MacBook berukuran 20 inci yang dapat dilipat. Menurut Young, notebook lipat Apple itu sanggup menampilkan resolusi hingga 4K atau UHD.

    Produk itu seperti laptop saat dilipat, dimana salah satu bagian layarnya dapat berfungsi sebagai keyboard. Namun ketika dibuka, bisa menjadi layar besar yang dapat digunakan sebagai layar eksternal dan menghubungkan keyboard untuk menulis. []

  • ISS Boikot Bonus CEO Apple Senilai USD 99 Juta

    peloporberita.com/ | Apple akan memberikan bonus tahun fiskal 2021 kepada Chief Executive Officer (CEO) Tim Cook senilai hampir USD 99 juta atau sekitar Rp 1,41 triliun (kurs Rp 14.330/USD).

    Terkait hal itu, Institutional Shareholder Services (ISS) sebagai perusahaan penasihat investor, mengajak para pemegang saham Apple untuk menolak pemberian bonus tersebut. Pasalnya, menurut ISS, setengah dari bonus tersebut tidak mempunyai dasar kriteria performa, seperti dikutip dari Reuters.

    Untuk diketahui, sepanjang tahun lalu, gaji Tim Cook adalah USD 3 juta. Sebagai tambahan, ia juga akan menerima bonus dalam bentuk saham senilai USD 82,3 juta. Kemudian menerima USD 12 juta lantaran berhasil mencapai target, serta USD 1,4 juta untuk biaya perjalanan lewat udara, asuransi dan lain-lain.

    Secara total, Tim Cook akan menerima USD 98,7 juta, yang naik sangat signifikan dari gaji dan bonusnya pada 2020 yang hanya USD 14,8 juta.

    Ini bukan pertama kalinya ISS mengajak para pemegang saham Apple untuk menolak pemberian bonus bagi Tim Cook. Sebelumnya pada tahun 2015, ISS pernah menyarankan hal yang sama.

    Padahal, selama kepemimpinan Tim Cook, Apple justru berhasil meraih berbagai pencapaian. Salah satunya menjadi perusahaan publik pertama dengan nilai kapitalisasi menembus USD 1 triliun pada 2018.

    Selain itu, Apple juga semakin inovatif, seperti meningkatkan ukuran layar iPhone terbesar menjadi 6,7 inch dan membuat Apple Pencil. Strategi itu terbukti efektif, lantaran pemasukan tahunan Apple terus meningkat signifikan. []

  • Baru, Layanan Tap to Pay dari Apple

    peloporberita.com/ – Apple mengumumkan pada Selasa,(8/2/2022) bahwa pihaknya memperluas kemampuan iPhone untuk menerima pembayaran tanpa kontak dengan merilis fitur baru, Tap to Pay. Fitur ini, memungkinkan penggunanya di Amerika Serikat membeli barang dari pedagang tanpa harus membeli perangkat keras tambahan. Dengan kata lain iPhone juga diubah menjadi terminal point-of-sale.

    Apple mengatakan, Stripe akan menjadi operator pembayaran pertama yang bakal menawarkan layanan tersebut, dan akan diintegrasikan ke dalam produk tempat penjualan Shopify. Apple Tap to Pay, akan menggunakan chip NFC iPhone, dan juga akan menerima Apple Pay, Visa, American Express, Mastercard, dan Discover.

    iPhone, telah digunakan sebagai alat untuk pembayaran barang dan jasa nirsentuh sejak Apple Pay diluncurkan pada 2014. Tetapi, iPhone mengharuskan pedagang untuk memiliki perangkat keras tempat penjualan sendiri untuk menerima pembayaran nirsentuh tersebut.

    Harga perangkat tersebut cukup lumayan, dimulai dari US$50 untuk perangkat yang terletak di sebelah mesin kasir, hingga ratusan dolar yang memungkinkan karyawan atau pemilik toko untuk menerima pembayaran di mana saja di toko atau restoran. []

  • Nvidia Tak Jadi Membeli Arm dari Softbank Group

    peloporberita.com/ | Produsen chip Nvidia Corp membatalkan pembelian Arm Ltd dari SoftBank Group Corp.

    Sebelumnya, Nvidia mengumumkan rencana akuisisi senilai USD 40 miliar pada September 2020. Melalui akuisisi ini, Nvidia ingin mengendalikan teknologi chip dalam segala hal, mulai dari smartphone hingga peralatan pabrik.

    Namun, transaksi itu menghadapi sejumlah tantangan, termasuk sikap pelanggan Arm yang mencibir gagasan itu. Sejumlah pelanggan Arm adalah Apple, AWS Amazon.com dan Google Alphabet, bersama dengan produsen chip yang bersaing langsung dengan Nvidia, seperti Intel dan Qualcomm.

    Ditambah lagi dengan langkah Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (AS) yang menggugat untuk memblokirnya pada Desember lalu. Pasalnya, Nvidia dianggap akan mendapatkan terlalu banyak kendali atas desain chip yang digunakan oleh perusahaan teknologi terbesar di dunia.

    Padahal, jika pembelian ini terwujud, akan menjadi kesepakatan terbesar di industri chip global.

    Dengan batalnya akuisisi ini, maka SoftBank kini berencana melanjutkan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) Arm, sebagai pengganti kesepakatan. Melansir Bloomberg, IPO itu ditargetkan terealisasi pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2023.

    SoftBank dan Arm berhak mempertahankan USD 2 miliar yang dibayar Nvidia saat penandatanganan, termasuk biaya perpisahan senilai USD 1,25 miliar.

    Seperti diketahui, desain dan teknologi Arm adalah dasar dari hampir semua smartphone di dunia. Mereka juga membuat kemajuan dalam komputasi pribadi, mobil dan pusat data. []

  • Apple Bakal Rilis iPhone 5G Murah Pada 8 Maret

    peloporberita.com/ – Apple berencana merilis iPhone murah pada 8 Maret 2022 mendatang berbarengan dengan peluncuran iPad yang diperbaharui. Kedua perangkat tersebut, dikabarkan sudah menggunakan 5G serta akan memiliki prosesor serta kamera yang lebih mumpuni seperti dilansir dari The Verge, Minggu, (6/2/2022).

    Pengumuman ini, menandai event besar pertama Apple sejak MacBook Pro baru memulai debutnya pada Oktober 2021. Penjualan Apple pada kuartal terakhir 2021 pun jauh melampaui perkiraan Wall Street. Padahal sebelumnya, investor mengkhawatirkan masalah rantai pasokan dan kekurangan chip akan berdampak buruk.

    Apple Luncurkan iPhone SE 3 untuk Pikat 1,4 Miliar Pengguna Android
    Apple Luncurkan iPhone SE 3 untuk Pikat 1,4 Miliar Pengguna Android. (Foto:Pelopor.id/Ist)

    Sementara sepanjang tahun 2022 ini, Apple memberikan target yang lebih tinggi yang dimulai pada pengumuman Maret 2022 mendatang. Pada tahun ini, Apple juga bakal lebih banyak membawa variasi produk ke pasar.

    iPhone versi murah SE 2022, diharapkan mempertahankan desain dan layar 4,7 inci dengan konektivitas 5G, dan menampilkan tombol Home dengan sensor sidik jari yang disematkan. Kemungkinan, ini akan menjadi smartphone Apple terakhir yang hadir dengan panel layar LCD dan tombol home.

    Ponsel pintar ini disebut-sebut akan ditenagai oleh prosesor Apple A15 bersama dengan RAM 3GB dengan kemungkinan varian Plus yang akan mengemas RAM 4GB. Selain itu, akan hadir sensor kamera tunggal 12MP di bagian belakang dengan fitur fotografi yang ditingkatkan.

    Menurut JP Morgan, iPhone SE teranyar itu memiliki potensi untuk memikat pengguna hampir 1,4 miliar ponsel Android dari kelas menengah dan bawah. Bahkan, mampu memikat 300 juta pengguna yang memiliki iPhone generasi lebih tua. []

  • Waduh, Saham Meta Platforms Anjlok 20 Persen

    peloporberita.com/ – Harga saham Meta Platforms Inc, Perusahaan induk Facebook anjlok sebesar 20 persen setelah mereka melaporkan pendapatan yang mengecewakan.

    Kinerja yang buruk ini, disebut terkait keputusan Apple untuk melakukan perubahan aturan privasi operating systemnya, iOS.

    Meta Platform
    Ilustrasi Meta Platform

    Chief Financial Officer (CFO) Meta Dave Wehner mengatakan, dampak dari perubahan privasi Apple bisa mempengaruhi bisnis Meta sekitar US$ 10 miliar untuk tahun 2022.

    Pasalnya, perubahan tersebut akan mencegah aplikasi melacak aktivitas online untuk iklan. Ini juga mempersulit pengiklan yang mengandalkan data untuk mengembangkan produk baru dan mengetahui pasar.

    Total pendapatan Meta memang naik menjadi US$ 33,67 miliar pada kuartal keempat 2021 yang mayoritas disumbang dari penjualan iklan, dari US$ 28,07 miliar pada 2020. Tetapi angka tersebut lebih rendah dari proyeksi para analis sebesar US$ 33,40 miliar.

    Setelah laporan itu diumumkan, saham Facebook langsung menukik tajam dan membuat perusahaan yang digawangi Mark Zuckerberg itu harus kehilangan US$ 200 miliar dari nilai pasar.

    Selain itu, Meta juga menuding penurunan terjadi akibat masalah ekonomi makro seperti gangguan rantai pasokan juga persaingan ketat dalam periklanan dengan TikTok dan YouTube. []

  • Tiongkok Hapus Aplikasi Kencan Gay Grindr

    peloporberita.com/ – Aplikasi kecan untuk Gay Grindr tidak dapat lagi ditemukan di App Store maupun Android. Aplikasi itu menghilang, seiring dengan upaya Pemerintah Tiongkok yang ingin memperketat kebijakan internetnya.

    Aplikasi Grindr dihapus dari toko aplikasi Apple di China pada Kamis (27/1) menurut data firma riset seluler Qimai. Aplikasi kencan tersebut juga tak ditemukan di Android dan platform yang dioperasikan perusahaan negara itu.

    Baik Grindr maupun Apple tidak merespons permintaan komentar oleh AFP. Namun, aplikasi kompetitor Grindr, seperti Blued, masih bisa diunduh sedangkan platform Play Store milik Google memang tak tersedia di Tiongkok.

    Sebelum Grindr menghilang, pengawas ruang siber Tiongkok mengumumkan akan menindak rumor, pornografi, dan konten web lain. Badan tersebut menegaskan, kampanye ini dilakukan untuk membuat atmosfer yang lebih beradab, sehat, meriah, dan menguntungkan untuk opini publik selama Tahun Baru Imlek 2022.

    Sebelumnya Beijing Kunlun Tech, mantan pemilik Grindr menjual aplikasi tersebut pada tahun 2020 lantaran otoritas Amerika Serikat menilai aplikasi tersebut berpotensi mengalami penyalahgunaan data yang dapat menimbulkan risiko keamanan nasional.

    Grindr, diluncurkan pada 25 Maret 2009 oleh Nearby Buddy Finder. Grindr merupakan aplikasi jejaring geososial yang ditujukan untuk pria gay, biseksual, dan bi-curious. Aplikasi tersebut, memanfaatkan fitur geolokasi pada perangkat, yang memungkinkan seorang pengguna untuk menemukan pengguna lain yang berada dalam jarak dekat dengan dirinya.

    Antarmuka aplikasi ini, berupa gambar kotak-kotak yang menampilkan foto pengguna, yang diurutkan dari yang lokasinya paling dekat hingga paling jauh. Memilih sebuah gambar akan menampilkan profil singkat pengguna yang bersangkutan, serta pilihan untuk mengobrol, mengirim foto, hingga berbagi lokasi.

    Meskipun Tiongkok mendekriminalisasi homoseksualitas pada 1997, ikatan sipil sesama jenis adalah ilegal dan masalah LGBTQ tetap tabu. Komunitas LGBTQ Tiongkok, berada di bawah tekanan, akibat penyensoran konten web disertai larangan penggambaran romansa gay dalam film. Bahkan, Aplikasi WeChat pada tahun lalu menghapus akun yang dimiliki kelompok hak LGBTQ kampus.

    Sensor di Tiongkok memang semakin ketat se presiden Xi Jinping berkuasa. Mulai dari kasus petenis Peng Zhuai hingga keluhan warga Xi’an karena lockdown, otoritas kerap membatasi ruang online publik dari berbagai isu kontroversial. []

  • Apple Perluas Aplikasi AR dan Membesarkan Bisnis Metaverse

    peloporberita.com/ | Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Apple Inc, memperluas aplikasi augmented reality (AR) untuk membesarkan bisnis metaverse. Langkah inipun mendorong respon investor yang kuat terhadap saham Apple. Apalagi, perusahaan tersebut juga telah memiliki 14.000 aplikasi AR di App Store.

    “Kami melihat banyak potensi di lingkup ini dan akan berinvestasi sesuai dengan potensinya,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Apple Tim Cook, seperti dilansir dari Reuters.

    Perangkat AR dapat membuka banyak peluang untuk menumbuhkan langganan. Penawaran yang ada untuk latihan kebugaran dan konten video dapat menjadi lebih menarik melalui pengalaman AR yang imersif.

    Seiring dengan pertumbuhan layanan dan pelanggan, margin laba kotor Apple pun berhasil melonjak lebih dari 40%.

    Analis Counterpoint Research Neil Shah mengatakan bahwa layanan terkait Metaverse, seperti aplikasi AR, dapat membalikkan campuran pendapatan Apple.

    “Ada keuntungan signifikan untuk bisnis layanan Apple yang berpotensi melintasi iPhone dalam lima tahun ke depan,” ujar Shah.

    Pendapatan layanan Apple melonjak 24% menjadi USD 19,5 miliar pada kuartal terakhir tahun lalu. Pencapaian ini melampaui perkiraan analis sebesar USD 18,6 miliar.

    Analis Apple Ming-Chi Kuo dan Bloomberg sempat melaporkan bahwa Apple berencana memperkenalkan headset AR pada tahun ini atau tahun depan, yang kemudian diaplikasikan ke produk kacamata. Namun, Apple sendiri belum mengungkapkan secara terbuka tentang rencana ini. []

  • iPhone 13 Bikin Apple Jadi Merek Smartphone Terlaris di Tiongkok

    peloporberita.com/ | Apple berhasil menjuarai daftar merek smartphone terlaris di Tiongkok pada kuartal keempat tahun 2021, berdasarkan data Counterpoint Research. Capaian ini menjadi yang pertama kalinya bagi Apple sejak 2015, yang utamanya didorong oleh peluncuran iPhone 13.

    Pada akhir 2015, Apple menguasai daftar merek smartphone terlaris di Tiongkok setelah merilis iPhone 6, yang menarik konsumen Tiongkok dengan layar besar mereka.

    Analis Counterpoint Research Mengmeng Zhang menyebutkan, selain iPhone 13, ada juga sejumlah faktor lain yang mendukung lonjakan penjualan Apple.

    Beberapa di antaranya adalah harga awal yang lebih rendah di Tiongkok dan dampak sanksi dari Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei, yang merupakan rival utama Apple di segmen kelas atas, seperti dikutip dari Reuters.

    Secara keseluruhan pada tahun lalu, Apple tercatat menempati posisi ketiga merek smartphone terlaris di Tiongkok, dengan pangsa pasar sebesar 16%. Sedangkan peringkat pertama ditempati oleh Vivo dengan pangsa pasar 22%, dan posisi kedua diduduki Oppo dengan pangsa pasar 21%.

    Masih berdasarkan data Counterpoint Research, sepanjang 2021, penjualan unit Apple bertumbuh 47% dibanding tahun sebelumnya, sementara Huawei anjlok 68%. Secara keseluruhan, penjualan smartphone di Tiongkok menurun 2%. []