Kategori: Traveling

  • Luhut: Bandara Juanda Kembali Dibuka untuk PPLN non Pekerja Migran

    peloporberita.com/ | Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur kembali dibuka untuk keberangkatan dan kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) non-pekerja migran Indonesia (non-PMI), termasuk bagi jemaah umrah.

    Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, setelah mengikuti Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Senin (14/03/2022) melalui konferensi video.

    “Segala persiapan untuk menunjang hal ini, mulai dari tempat karantina dan isolasi hingga kesiapan petugas di lapangan sudah dikoordinasikan dengan sangat baik,” ujar Luhut seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

    Bagi wisatawan yang masuk ke Indonesia, pemerintah akan menerapkan penggunaan visa on arrival (sesuai kedatangan). Sebelumnya, kebijakan ini hanya berlaku untuk negara-negara terbatas dan hanya berlaku di Bali.

    “Pemerintah akan memperluas penerapan penggunaan visa on arrival dengan target negara-negara yang memiliki potensi wisata yang besar dan juga negara-negara G20,” imbuhnya.

    Luhut menyebutkan bahwa penerapan visa on arrival yang dilakukan di Bali mampu mendorong peningkatan wisatawan mancanegara (wisman) di daerah tersebut. Sejak visa on arrival dibuka 7 Maret lalu, tercatat total kedatangan PPLN dengan visa on arrival mencapai 449 pax dengan total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 224 juta.[]

  • Italia Ku Kan Kembali!!!

    peloporberita.com/ | Banyak jalan menuju Roma! Benar sekali pepatah tersebut, baik arti literal maupun arti khiasannya. Karena memang dari berbagai arah Italia, ke Roma itu memungkinkan sekali dan banyak jalurnya maupun transportasinya dan ini sudah warisan dari jaman kekaisaran Romawi, saat Nero berpikir Roma adalah pusat segalanya.

    Kota Roma itu cantik, dengan bangunan-bangunananya yang megah dan klasik, gereja berarsitektur gotik, monumen dan bangunan tua banyak dipertahankan, baik batu, warna maupun gayanya. Meski ibu kota negara, jalan di Roma tidak sibuk, lengang dan sangat nyaman bagi pejalan kaki, dilengkapi dengan jalan batunya yang lincin dan kolam berair mancur di berbagai sudut kota.

    Kolam Air Mancur Trevi adalah yang paling terkenal di dunia dan banyak dikunjungi turis, air mancur ini digadang-gadang akan membuat kita kembali ke Roma dan juga bertemu jodoh, jika kita melempar koin ke dalam kolamnya yang besar dan dikeliling patung dewa Air itu.

    Salah satu tempat wisata yang paling populer di Roma adalah Coloseum yang juga dikenal sebagai Flavian Amphitheater dan merupakan salah satu simbol sejarah dari kejayaan Kekaisaran Romawi. Colosseum adalah tempat pertempuran gladiator dan perkelahian binatang liar berdarah. Pengunjung Colosseum dapat duduk di tribun dan melihat bukti lorong-lorong bawah tanah dan pintu perangkap yang berliku di amphitheater, tempat pementasan untuk hiburan sebelumnya.

    Untuk kunjungan yang lebih lengkap ke Colosseum, Anda dapat mengikuti tur yang mencakup akses ke ruang bawah tanah dan tingkat atas. Namun, pastikan untuk cek harga terlebih dahulu, karena harganya berbeda dengan tiket reguler.

    Bergerak ke tengah kota, kita akan menjumpai monumen bersejarah, Vittorio Emanuella II. Monumen nasional ini dibangun antara tahun 1885 dan 1935 untuk menghormati Victor Emmanuel II, raja pertama setelah Italia bersatu.

    Setelah itu, Anda bisa juga mampir di Vatikan. Walaupun Anda buka penggemar sejarah gereja, rasanya kurang afdol jika ke Roma tetapi tidak ke Vatikan. Negara yang ada di dalam kota Roma ini merupakan pusat agama Katolik dunia dan memiliki gereja yang sudah berdiri sejak abad 15, yaitu Saint Peter Basilica, dengan bagian tengah gereja merupakan makam dari Santo Petrus.

    Menara miring Pisa, Italia. Ilustrasi. (Foto: peloporberita.com/Unsplash)

    Selanjutnya, kita ke menara miring Pisa. Setibanya di Pisa, kita akan menikmati pemandangan kompleks berumput hijau, yang terdiri dari tiga bangunan, yaitu gereja berkubah megah, museum dan menara miring Pisa. Spot foto yang paling diminati oleh pengunjung adalah tanah berumput tepat di samping gereja, di mana para turis berpose seolah-olah sedang mendorong atau mencium menara Pisa.

    Jangan ketinggalan harus ke Milan juga dong, biar Anda bisa menikmati Kota Mode Dunia! Kenapa disebut kota Mode Dunia? Karena berbagai merek fesyen dan mode kelas dunia memang hadir di kota ini, termasuk berbagai pagelaran fesyennya. Banyak desainer dunia yang mangkal di Milan.

    Spot yang wajib dikunjungi di Milan adalah Duomo, yang terdiri dari Pusat Belanja Galleria Vittorio Emanuela II, Gereja Gothic Milan, Museum dan Piazza del Duomo atau Duomo Square. Bahkan, jika Anda tidak berbelanja barang-barang mewah di Milan, sebaiknya tetap mengunjungi Galleria Vittorio Emanuele II untuk menikmati tampilan jendela dan arsitektur yang didekorasi dengan indah serta menimati menu dan kopi Italia di resto dan kafe didalamnya.

    Selanjutnya, masuk juga ke dalam gereja dan museum untuk berfoto di bangunan berbahan batu marmer dan arsitektur yang gotik, sambil mengenal sejarah Italia maupun sejarah gereja di Italia.

    Selain semua spot wisata yang sudah disebutkan tadi, masih banyak lagi kecantikan alam maupun sejarah Italia yang dapat kita kunjungi. Misalnya Como, danau cantik yang dikelilingi bangunan epik warna-warni; kebun-kebun anggur di bukit indah di berbagai tempat di Italia seperti Florence, Tuscany, Sisilia; belum lagi desa-desa indahnya.[]

  • Dari Paris dengan Cinta…

    peloporberita.com/ | Kalau denger Paris, pasti langsung ingat romantis, fashion dan menara Eiffel, Benar?! Yuk, kita kupas sedikit tentang traveling ke Paris.

    Paling utama pastinya ke Menara Eiffel yang worldwide iconic banget! Melihat Eiffel bisa dari berbagai tempat sebenarnya, tapi sepertinya kurang afdol kalau tak sampai ke bawahnya dan mendongak melihat puncaknya yang menjulang tinggi. Sejarah Eiffel sendiri bisa dicek dari berbagai sumber, jadi memang memandangnya langsung pasti penuh kekaguman.

    Sekitar Eiffel juga dikelilingin taman dan air mancur yang cantik dan gak akan bosan duduk santai sepanjang hari, atau sampai menjelang malam, karena mau lihat langsung Eiffel dengan lampu-lampunya yang makin cantik, cinta banget deh pokoknya dengan pengalaman nongkrong di Eiffel dan sekitarnya ini.

    Kalau ada modal lebih besar, perlu dong dicoba juga naik ke atas atau dinner di menara ini. Tetapi, Anda harus cek harganya terlebih dulu ya, supaya gak kaget ketika bayar, karena Eropa memang serba mahal, mengingat nilai kurs mereka juga jauh di atas rupiah.

    Nah, ada yang seru kalau mau lihat Eiffel dari kejauhan, yaitu dengan menikmatinya lewat wisata cruise Sungai Seine, kita diajak berkeliling Paris tapi menyisir dari sungai di tengah kotanya. Pemandangan juga bebas lepas, karena di Paris tidak ada gedung yang terlampau tinggi.

    Selain Eiffel, kita juga bisa melihat berbagai sisi Paris lainnya dengan menyusuri sungai Seine. Seperti, rumah dan museum Van Gogh, museum bagi pencinta seni yang menyajikan masterpiece dari seniman kakap dunia Musée d’Orsay, juga katedral Paris.

    Cruise yang beroperasi dimalam hari, biasanya juga menawarkan romantic dinner sama orang yang kita sayangi. Ooolallaa romantis!!!

    Selanjutnya yang juga ikonik dari Paris adalah monumen Arc de Triomphe. Monumen ini seperti gerbang yang juga mengukir sejarah Perancis di jaman perang-perang antar negara di Eropa. Wajib banget foto disini supaya punya kenangan kemenangan Perancis di bawah pimpinan Napoleon.

    Dari sini kita jalan kaki santai menikmati jajaran toko fashion branded kelas dunia di Champs-Élysées. Jangan lupa cek semua toko sepanjang jalan seberang menyeberang, dijamin bisa dapat banyak yang diskon. Sejak pandemi, bulevar ini diubah menjadi taman penuh pepohonan karena pemerintah berambisi membuat Paris jadi kota hijau dan sehat.

    Sedangkan Arc de Triompe di ujung barat, di ujung timur Champs-Élysées kita akan bertemu The Luxor, obelisk berpuncak emas pemberian Mesir kepada Perancis, yang menjadi inspirasi presiden pertama Indonesia untuk membangun Monas.

    Kalau sudah dari the Luxor, tinggal jalan sedikit sudah memasuki kompleks Museum Louvre dengan bangunan prisma kacanya yang outstanding dikelilingi bangunan klasik ala Eropa. Tentunya di Paris banyak banget museum dan isinya sangat WOW!

    Museum lainnya sangat rekomen untuk dikunjungi, namun artinya harus menyiapkan waktu yang panjang untuk tinggal di Paris. Bisa cek berbagai museum yang luar biasa menganggumkan isinya, walau kita bukan peminat museum.

    Kalau fashion, tidak perlu ditanya lagi! Segala fashion show sudah digelar jutaan kali dari berbagai negara. Selain shopping boulevard Champs-Élysées, satu lagi di antara banyak tempat belanja fashion yang disajikan Perancis adalah Galery Lafayette, department store legendaris dengan arsitektur eksterior dan interior yang klasik banget juga mengaggumkan!

    Diwaktu senggang dan melepas lelah, silahkan mengunjungi berbagai restoran atau kafe romantis seantero Paris. Jadi, mau berapa lama mengunjungi atau menetap di Paris?! Awas jatuh cinta dan gak balik lho!

  • Destinasi Wisata Mawatu, Gelar Agent Gathering dan Luncurkan Produk Perdana

    peloporberita.com/ | Keindahan Labuan Bajo sudah semakin bersinar dan memikat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terlebih dengan semakin giatnya pemerintah Republik Indonesia membenahi infrastruktur Labuan Bajo. Pemerintah juga menyiapkan Labuan Bajo sebagai kawasan pariwisata yang siap menyambut sukses sebagai “Bali Baru” bagi Indonesia, termasuk untuk berbagai event internasional.

    Mawatu merupakan mixed-use tourism complex tepat di tepian pantai cantik Labuan Cermin di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan luas 20 hektar, Mawatu mengusung konsep The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo. Konsep kawasan wisata terpadu di pinggir pantai ini akan menyajikan one stop holiday destination yang lengkap dan terintegrasi, terdiri dari hotel bintang lima, lifestyle hotel, restoran apung, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan yang juga dilengkapi dermaga baru untuk kapal singgah para pengunjung.

    Mawatu menyelenggarakan Agent Gathering pada hari Rabu, 23 Februari 2022, yang diikuti 300 Agen Properti dari seluruh Indonesia. “Bermitra dengan agen properti sangat penting bagi kesuksesan proyek maupun memberikan saran investasi yang tepat bagi investor. Sebagai pengembang, kami melihat Agent Gathering ini sangat berharga dan saling menguntungkan,” ujar David Lusteaux selaku Managing Director Mawatu, ketika membuka pertemuannya secara virtual yang sekaligus dalam rangka penawaran perdana “Commercial Village” berupa shophouses atau ruko di Mawatu, salah satu proyek terbesar grup pengembang properti Vasanta.

    Deretan ruko atau Commercial Village yang akan terdiri dari 200 unit ini, terletak di posisi paling atas dari proyek pengembangan Mawatu yang desainnya menyatu dengan alam. Keistimewaan deretan ruko ini adalah selain posisi Mawatu yang hanya 15 menit dari bandara, sehingga menjadi yang terdepan bagi pengunjung Labuan Bajo, juga opsi ruko yang menghadap ke kota atau menghadap ke hutan mangrove atau juga ke laut lepas dengan tiga tipe yang terdiri dari dua dan tiga lantai.

    Ruko perdana ini akan menghadirkan sunrise atau sunset yang diperindah dengan pemandangan lepas menghadap Pulau Komodo atau Pulau Padar atau Pulau Rinca. Investasi di ruko-ruko Mawatu ini menjanjikan 8% pengembalian investasi pertahun, seturut perkembangan keseluruhan dari Labuan Bajo.

    Mawatu juga bermaksud menghadirkan merek-merek ternama internasional yang sudah konfirmasi akan bergabung dalam waktu dekat, termasuk memberi dukungan kepada pengembangan usaha lokal dengan akan hadirnya area ritel serta kuliner bagi UMKM. 60 ruko perdana akan rampung di akhir kuartal pertama 2023.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, David Lusteaux juga mengakui bahwa setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Labuan Bajo untuk dipersiapkan bagi G20 Summit dan ASEAN Summit di 2022 dan 2023, Mawatu semakin agresif mempersiapkan diri, mengingat kawasan wisata ini akan menggeliat dalam waktu dekat. Mawatu optimistis keseluruhan proyek akan rampung dalam waktu lima tahun ke depan, dengan nilai investasi USD 125 juta.

    Mawatu memposisikan dirinya sebagai tujuan utama bagi turis lokal maupun mancanegara, khususnya keluarga muda atau generasi Y maupun generasi Z, dan menjadi destinasi paling lengkap untuk wisata, bisnis ataupun bekerja. Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat mengunjungi website di www.mawatu.co.id. []

  • Selain Gyeongbokgung, Ini Rekomendasi Sejumlah Tempat Wisata di Seoul

    peloporberita.com/ | Setelah minggu lalu kita bahas tentang pengalaman berwisata ke Gyeongbokgung di Seoul, Korea Selatan, kali ini kita mampir secara virtual ke N Seoul Tower yang happening banget dengan gembok-gembok cintanya. Jangan sedih kalau pun Anda belum punya pasangan, setidaknya bisa menikmati pemandangan kota modern yang dibelah sungai besar Han dengan alam indah Seoul dari ketinggian.

    Sekadar mengingatkan, tulisan ini berdasarkan pengalaman salah satu tim redaksi peloporberita.com/ yang berwisata di Seoul, jauh sebelum pandemi.

    Selain N Seoul Tower, Anda harus coba poop cafe, yaitu restoran dengan perlengkapan dan penyajian makan ala-ala toilet yang berlokasi di daerah Insadong, Seoul. Setelah kenyang, Anda bisa lanjut jalan ke Cheonggyecheon, sungai buatan dan merupakan bagian penting dari sejarah kota Seoul. Panjang sungai buatan ini mencapai lebih dari 10 km.

    Untuk yang hobi belanja dan kulineran harus banget ke pasar-pasar di Seoul, seperti pasar Gwangjang, Namdaemun dan Dongdaemun. Bisa juga ke Myeongdong Shopping Street yang menyajikan berbagai jajanan, seperti sate seafood, sate buah, jagung Korea yang beda kenyalnya, es krim 30cm, kentang berbagai model dan masih banyak lagi.

    Myeongdong juga dikelilingi toko-toko kosmetik dan fashion khas Korea dengan harga murah. Tak hanya itu, ada juga teater tempat penampilan Nanta Show di Myeongdong, yaitu grup komedian dengan latar belakang masak-masak atau dapur restoran beserta kelihaiannya dalam menggunakan alat-alat dapur sebagai bagian dari pertunjukannya.

    Lanjut lagi bergeser ke Seoraksan yang berjarak sekitar 2 jam dari Myeongdong, Seoul. Seoraksan berarti gunung salju, dengan warna gunungnya putih karena terdiri dari batu granit juga puncak-puncaknya tertutup salju. Di sini, kita bisa menikmati keindahan penggunungan tinggi dan yang bisa digapai salah satu puncaknya adalah Gwongeumseong dengan cable car serta tangga-tangga nyaman, sambil menikmati udara segar dan pemandangan hamparan hutan dan tebing berbatu krem, merah nan indah.

    Kalau bisa tinggal beberapa hari di sekitar Seorak, Anda bisa mencoba hiking untuk menggapai berbagai keindahan alam berupa air terjun Yukdam dan Biryong, lembah seribu Budha atau Cheonbuldong yang terdiri dari batu-batu lancip bagai patung Budha. Seluruh keindahan alam Seorak, juga saksi bisu akan perang Korea melawan penjajahan Jepang.

    Buat K Lovers, sempatkan mengunjungi Busan yang modern dan mengingatkan film Train to Busan, atau ke pulau Nami yang terkenal sebagai lokasi film Winter Sonata, atau ke pulau Jeju yang terkenal banyak spot World Heritage dari UNESCO. Namun, Anda harus kreatif mencari cara untuk berkomunikasi di Korea, karena hampir seluruh penduduknya hanya bisa bahasa Korea.[]

  • Pengalaman Jalan-jalan ke Seoul, Kali Ini Gyeongbokgung

    peloporberita.com/ | Jika menyukai musik dan lagu K-Pop atau menyukai K-Drama, boleh juga mulai mempertimbangkan melancong ke ibukota Korea Selatan, Seoul, kota yang sangat modern dan dianggap maju dengan segala kecanggihannya. Kali ini, salah satu tim redaksi peloporberita.com/ ingin membagikan cerita pengalamannya berwisata di Seoul, jauh sebelum pandemi.

    Ketika baru tiba di Incheon International Airport, kita akan bisa merasakan futuristik dari arsitekturnya. Kita juga bisa melihat langsung robot yang lalu lalang sebagai pusat informasi mengenai airport, mengenai Seoul maupun Korea. Tinggal tap tap tap atau dengan voice untuk bertanya kepada robot, maka kita akan mendapatkan jawabannya. Canggih euy!

    Dari airport, kita bisa memilih moda transportasi, apakah mau naik bus atau kereta modern. Jangan lupa mengenakan sepatu atau sandal yang nyaman karena Seoul sangat ramah pada pejalan kaki. Namun, saat itu kami memilih bus karena tujuan pertama adalah kompleks istana yang terkenal, Gyeongbokgung beserta museumnya.

    Turun dari bus, bisa langsung melihat gerbang Gwanghwamun yang memulai kompleks Gyeongbokgung sekaligus diketahui sebagai pusat kota Seoul. Pada jam tertentu di gerbang Gwanghwamun, selalu ada upacara serah terima penjaga istana bagaikan di Inggris, namun bedanya ini dengan pakaian tentara khas Korea.

    Setelah memasuki gerbang akan langsung disambut bangunan Gyeongbokgung atau istana Gyeongbok khas arsitektur Korea, dengan latar belakang tekstur alam berbukit-bukit hijau dan paduan warna batu putih yang khas Korea banget.

    Dalam kompleks tersebut juga lalu lalang orang-orang berpakaian baju tradisional Korea hanbok. Kenapa? Karena setiap orang yang memakai hanbok yang bisa disewa di sekitar istana, dapat memasuki istana dengan gratis. Bagi yang tidak mengenakan hanbok, harus antri tiket masuk di halaman istana tersebut.

    Geunjeongjeon atau tahta dari kerajaan adalah bangunan utama dari istana Gyeongbok, kemudian paviliun kerajaan Gyeonghoeru yang berhiaskan kolam bunga Teratai, serta 48 buah tiang tonggak granit.

    Setelah puas mengelilingi dalam istana, di kompleks tersebut juga ada Museum Nasional Rakyat Korea yang menyajikan sejarah Korea dan bangsa Korea mulai dari jaman kekaisaran, jaman dijajah Jepang, maupun setelah menjadi Korea Utara dan Selatan.

    Dari kompleks istana, kita juga bisa menemukan perumahan Korea asli jaman dulu yang masih original banget di daerah Bukchon Hanok Village, lengkap dengan kontur tanah yang berbukit-bukit. Bangunan rumah-rumah di Bukchon memang dilestarikan sebagaimana aslinya, tiang kayu, pintu geser kotak-kotak maupun tanamannya.

    Dalam trip ini, kami juga banyak berjalan kaki untuk menikmati udara segar, lingkungan bersih, pemandangan gedung tinggi namun lanskap tanahnya berbukit-bukit, serta banyak taman kecil tempat warga lokal bersosialisasi.[]

  • Mengenal Program Warm Up Vacation Bali yang Dihembuskan Kemenparekraf

    peloporberita.com/ – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus menghembuskan program warm up vacation di Bali.

    Tujuannya, untuk menyambut Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang ke Indonesia melalui penerbangan langsung ke Bali.

    Program Bali warm up vacation, merupakan inovasi yang dirancang secara khusus untuk wisatawan atau PPLN yang baru datang ke Bali agar dapat menjalani karantina dalam hotel dengan sistem bubble.

    Sistem ini, memungkinkan wisatawan bisa beraktivitas tidak terbatas hanya di kamar, namun dapat melakukan berbagai aktivitas di area bubble yang khusus disiapkan oleh pengelola hotel.

    Maksud Program warm up vacation ini agar PPLN tidak merasa menjalani karantina, tetapi lebih merasa sedang menjalani pemanasan untuk persiapan liburannya di Bali, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mencegah penyebaran covid-19.

    Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baperekraf, Nia Niscaya, menjelaskan bahwa Paket Bali warm up vacation ini berbeda dengan paket karantina.

    Perbedaannya antara lain, PPLN bisa tetap menikmati fasilitas di area hotel yang menerapkan sistem bubble atau bukan karantina di kamar.

    Sehingga pelayanan hotel yang diberikan PPLN tidak terbatas hanya di kamar saja, namun bisa lebih leluasa membolehkan PPLN beraktivitas di fasilitas hotel seperti kolam renang, tempat gym, dining room, hingga dapat menikmati indahnya pantai dalam area bubble di Bali.

    “Jadi ini berbeda dengan karantina, yang hanya di dalam kamar saja. Program warm up vacation ini dilakukan di hotel yang telah menerapkan sistem bubble yang sudah siap dengan protokol kesehatan secara disiplin,” tutur Nia dikutip Minggu (6/2/2022)

    Adapun total hotel karantina yg direkomendasikan satgas Covod-19 per tanggal 2 Februari 2022 berjumlah 66 hotel. Lima di antaranya sudah diperbolehkan menerapkan sistem bubble dab 61 hotel lainnya masih menerapkan sistem karantina biasa.

    Hotel yang memfasilitasi program warm up vacation ini akan terus bertambah. Sebanyaj 19 hotel lainnya juga sudah mengajukan untuk menjadi hotel sistem bubble, dan masih perlu diverifikasi kesiapannya.

    Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Kurleni Ukar, menambahkan, saat ini ada 5 hotel karantina sistem bubble yang digunakan untuk program warm up vacation.

    Yaitu Grand Hyatt Nusa Dua (Nusa Dua), Westin Resort (Nusa Dua), Griya Santrian (Sanur), Viceroy (Ubud), dan Royal Tulip (Jimbaran).

    “Kedepan, jumlah hotel karantina sistem _bubble_ ini akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan dan hasil verifikasi lapangan. Hal ini dimaksudkan agar PPLN dapat memiliki variasi pilihan sesuai dengan seleranya,” ungkap Nike. []

  • Daftar Harga Tiket Nonton MotoGP Mandalika 2022

    peloporberita.com/ – Ajang balap MotoGP Mandalika akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 18-20 Maret 2022. Penjualan tiketnya akan dimulai pada Kamis, 6-11 Januari 2022 berdasarkan unggahan akun Instagram Sirkuit Mandalika, Sabtu,1 Januari 2022 sore.

    Pertamina Mandalika International Street Circuit, akan buka 4 kategori tiket di event MotoGP Indonesia Grand Prix. Yakni Premiere Grandstand dan Hospitality Suites yang mulai dijual tanggal 6 januari 2022. Lalu Standard Grandstand dan General Admission yang mulai dijual tanggal 11 januari 2022.

    Untuk lebih rinci, empat kategori tiket nonton adalah sebagai berikut:

    General Admission
    Hari Ke-1: Rp115.000
    Hari Ke-2: Rp287.500
    Hari Ke-3: Rp575.000
    Paket 2 Hari (Sabtu & Minggu): Rp805.000

    Standard Grandstand
    Hari Ke-1: Rp230.000
    Hari Ke-2: Rp747.500
    Hari Ke-3: Rp1.150.000
    Paket 2 Hari (Sabtu & Minggu): Rp.1.725.000

    Premium Grandstand
    Hari Ke-1: Rp373.250 & Rp431.250
    Hari Ke-2: Rp1.063.750 & Rp1.150.000
    Hari Ke-3: Rp1.610.000 & Rp1.725.000
    Paket 2 Hari (Sabtu & Minggu): Rp2.300.000 & Rp2.587.000

    VIP Hospitality Suites (Paket 3 Hari)
    Premiere Class: Rp15.000.000
    Deluxe Class: Rp.10.000.000. []

  • Rekomendasi Trip Singkat Tapi Puas ke Jepang

    peloporberita.com/ | Ke Jepang pasti mau banget dong merasakan budaya kental turun-temurunnya, juga makanan-makanan legendarisnya yang sehat dan mendunia.

    Kali ini, peloporberita.com/ ingin membagikan pengalaman berkunjung ke Tokyo, Kyoto dan Osaka, yang bisa menjadi referensi jika Anda berencana liburan ke Jepang setelah pandemi selesai.

    Tokyo

    Jangan ditanya lagi soal keamanan, kebersihan dan kenyamanan. Sepertinya para penduduk punya kesadaran tinggi untuk menjaga ketiga hal tersebut, meski di kota sebesar dan sesibuk Tokyo. Yang perlu diingat, mass transit di Tokyo sangat memudahkan pindah-pindah tempat dan jangan terlalu berharap bertemu warga yang bisa berbahasa Inggris.

    Mau lihat bangunan ikonik di Tokyo?

    Sudah pasti ada Imperial Palace atau Tokyo Castle, atau yang dulu di sebut Edo Castle, yang merupakan tempat tinggal kekaisaran Jepang. Bangunan ikonik lainnya adalah shrine atau kuil Shinto yang sakral, temple atau kuil Budha serta gedung-gedung pencakar langit yang mengelilingi Tokyo Tower. Perpaduan kota besar yang tidak melewatkan budaya leluhurnya, ya.

    Mau lihat alam di Tokyo?

    Gunung Fuji pasti jangan sampai terlewatkan! Banyak paket one day tour dengan melewati jalan-jalan pedesaan menjelang ke Fuji. Saat kendaraan mulai menghampiri pemberhentian turis di Gunung Fuji juga akan melewati hutan yang terkenal akan membuat orang tersesat, lebih lagi sebagai tempat harakiri orang yang frustrasi.

    Sekitar Gunung Fuji juga banyak resto nuansa Jepang dengan dekor taman apik khas Jepang. Jangan lupa di pemberhentian turis tersebut harus mencoba roti kubah khas di tempat tersebut, biar pengalaman semakin lengkap, tapi harus siap antri panjang, ya.

    Pastikan juga Anda harus ke Danau Hakone. Danau yang ada di ketinggian itu memiliki pemandangan yang sangat indah, apalagi karena di sana ada kereta gantung yang akan membawa pengunjung ke atas bukit dan memandang sepuas-puasnya keindahan Hakone.

    Mau belanja di Tokyo?

    Banyak tempat belanja yang menarik, baik untuk barang merek mewah sampai pasar lokal yang punya barang keren gaya Jepang modern. Kalau Anda mau belanja barang branded, bisa ke Roppongi Hills, shopping street orang-orang kaya dengan kontur jalan berbukit dan udara dingin. Dimalam hari, lampu-lampu yang menyinari barang mewah itu akan membuat makin merasa orang kaya yang hakiki.

    Kalau mau yang hits tapi tidak terlalu mahal, Anda bisa ke Ginza Shopping Street dengan varian toko brand mewah maupun yang kelas menengah. Sedangkan khusus untuk kaum muda dan remaja, wajib ke Harajuku untuk melihat-lihat koleksi trendi.

    Selain itu, banyak juga pasar tradisional yang menyediakan barang-barang bagus dan makanan lokal yang sedap luar biasa, seperti pasar Shinjuku, Asakusa, Ueno dan masih banyak lagi. Tapi jangan kaget ya kalau kedai lokal itu tidak menyediakan kursi karena di sana memang sudah biasa makan sambil berdiri.

    Mau bermain di taman hiburan atau theme park di Tokyo?

    Yang satu ini harus disebut karena memang ada juga penggemar theme park yang sengaja datang ke Tokyo untuk itinerary ini. Ada banyak wahana yang seru dan memacu adrenalin tapi tetap menyenangkan, seperti Disneysea, Sanrio, Yomiuri Land, Madam Tussauds Tokyo dan masih banyak lagi.

    Mau taman-taman indah dan gratis di Tokyo?

    Ada banyak sekali taman kota di Tokyo yang sangat luas dan menawarkan jajanan-jajanan menggiurkan asli Jepang. Biasanya, di taman-taman tersebut banyak burung gagak hitam yang beterbangan bebas.

    Mau serba Ikan serba ramen di Tokyo?

    Menu makanan seperti ikan, sushi, sashimi dan goreng-gorengan berbasis ikan dan hewan laut tentunya tidak sulit ditemukan. Kalau mau berkunjung ke pasar ikan juga banyak di Tokyo, salah satunya yang besar dan terkenal adalah Tsukiji. Namun, Anda harus datang dini hari untuk melihat keseruan bagaimana pedagang dan pembeli ikan bertransaksi, juga melihat ikan dan kawan-kawannya dalam berbagai jenis dan ukuran.

    Anda juga wajib menikmati ramen. Mau lebih asli dan kental rasa ramen Jepang sesungguhnya? Anda bisa mampir di kedai-kedai pinggir jalan yang juga sudah menggunakan fending machine. Ramennya luar biasa enak, mengenyangkan dan pasti membuat Anda ketagihan. Biasanya, dikedai-kedai ini juga gratis air es, meski segala makanan dan minuman itu mahal di Jepang. Untuk Muslim, Anda wajib memastikan apakah itu halal atau non halal sebelum memesan ramen.

    Mau lihat pengalaman super sibuk di Tokyo?

    Kota ini memang terkenal sangat sibuk. Semua bergerak cepat, bahkan termasuk kaum muda dan manulanya. Anda bisa melihatnya sendiri ketika ke subway dan MRT. Begitu pintu MRT terbuka, gelombang arus manusia langsung memenuhi stasiun bawah tanah dan berpindah ke pintu exit terdekat. Untuk melihat stasiun paling sibuk dan legendaris adalah Shibuya, yang juga memiliki patung anjing ikonik Hatchiko.

    Kyoto

    Kyoto adalah Ibu Kota Jepang tempo dulu. Di kota ini, sangat terasa budaya Jepang yang tenang, aman, tertib, bersih dan jaman dulu yang menyerap perpaduan kepercayaan Shinto dan Budha.

    Kyoto terkenal dengan Shrine Fushimi Inari, yang foto epiknya populer menampilkan tiang-tiang kayu bulat warna oranye. Setiap tiang disponsori oleh perusahaan-perusahaan Jepang dengan nama merek disematkan di sana. Tiang-tiang oranye itu berderet berkilo-kilo meter menyusuri gunung hingga ke puncak Gunung Inari.

    Selain itu ada juga Kiyomizu-dera, temple yang ditetapkan sebagai situs warisan budaya oleh UNESCO. Ini juga wajib Anda kunjungi sambil memahami betapa pentingnya filosofi teh di Jepang.

    Jangan sampai terlewat juga hutan bambu yang spektakuler, Arashiyama. Hutan bambu ini diinisiasi oleh seorang selebriti besar Jepang sekitar tahun 1960-an. Hutan ini dilestarikan pemerintah dan menjadi objek wisata yang tidak pernah sepi pengunjung.

    Jalan kaki di pedesaan sekitar hutan ini juga semakin melengkapi perasaan sedang ada di film Oshin, drama Jepang yang terkenal di tahun 1980-an. Menyusuri Arashiyama tidak akan terasa sudah berjalan hingga kiloan meter, sehingga ada baiknya kalau kembali ke gerbang utama menggunakan love train.

    Osaka

    Kalau di kota ini, Anda bisa ke Osaka Castle, istana putih dengan muatan sejarah di dalamnya serta pemandangan city scape dari puncak castle ini. Keindahan semakin sempurna dengan taman sakura dan sungai yang menghiasi bangunan tinggi berundak-undak di sekelilingnya. Osaka Castle juga memiliki sejumlah studio yang menjelaskan sejarah Kekaisaran Jepang dan Osaka.

    Untuk yang hobi belanja, Anda bisa ke Dotonburi yang merupakan kawasan belanja yang luas dengan berbagai toko. Anda bisa berkunjug dimalam hari untuk menikmati suasana lampu-lampu cantik, sambil menikmati jajajan takoyaki dan okonomiyaki yang sangat terkenal di kota ini. []

    Baca juga: Mau Wisata Alam di Sekitar Sentul? Cek 10 Review Ini Dulu

  • Mau Wisata Alam di Sekitar Sentul? Cek 10 Review Ini Dulu

    peloporberita.com/ | Mau wisata alam di sekitar Sentul? Anda bisa cek 10 review ini terlebih dahulu.

    1. Gunung Pancar

    Sebut Gunung Pancar, pasti langsung ingat Sentul. Demikian sebaliknya, sebut Sentul, ingat Gunung Pancar. Gunung ini tidak menjulang tinggi, namun cukup menghiasi pemandangan panoramic yang keren, berderet dengan beberapa anak gunungnya dan juga Gunung Papandayan diujung panorama pandangan. Di Gunung Pancar, banyak spot wisata yang akan kita bahas di bawah ini, sebagai bagian dari wisata alam sekitar Sentul.

    2. Gunung Ciung

    Gunung Ciung, mungkin tidak sepopuler Gunung Pancar. Gunung ini lebih landai dari Gunung Pancar, sehingga cocok bagi para pendaki pemula. Sesampainya di puncak, para pengunjung akan disuguhi pemandangan Gunung Salak yang memesona.

    3. Curug Leuwi Hejo, Curug Hordeng, Curug Kembar

    Sentul memiliki banyak air terjun (curug), memang bukan yang besar atau tinggi, menawarkan kemudahan untuk digapai dan beragam view. Yang paling berdekatan adalah Leuwi Hejo yang cucurannya seperti kolam hijau permata jade. Seperti di satu komplek besar, Leuwi Hejo berdekatan dengan Curug Hordeng dan Curug Kembar.

     

    4. Curug Bidadari

    Kalau Curug Bidadari, air terjunnya cukup tinggi, sekitar 30 meter dan sudah menjadi wahana wisata yang dikelola menajemen profesional, bukan warga lokal. Dengan begitu, harga tiket masuknya lebih mahal dibanding curug lainnya yang dikelola warga lokal.

    5. Trekking Sawah, Kebun dan Hutan

    Kalau ini, kita akan bertemu berbagai penyelenggara trekking yang adalah warga lokal dengan paket yang mirip-mirip dan rute utamanya adalah menyusuri sawah, kebun, aliran sungai kecil serta bersentuhan dengan hutan pinus. Biasanya, paket trekking berangkat pagi dan menyediakan makan siang. Anda harus siap jalan selama berjam-jam dengan sepatu yang siap basah dan kotor.

    Pemandangan alam di Sentul. (Foto: peloporberita.com/Ardi)

    6. Hutan Pinus

    Sudah pasti pemandangan hutan pinus rapih dan adem jadi pilihan warga metropolitan yang sudah suntuk dengan gedung tinggi. Hutan ini berada di Gunung Pancar yang sudah dilengkapi dengan kedai-kedai kecil warga lokal dan spot-spot untuk berfoto cantik. Ada juga spot untuk kemah, baik kemah besar untuk beramai-ramai maupun kemah tunggal dengan paket yang dikelola warga lokal.

    7. Goa Garunggang

    Cari pemandangan yang berbeda dari pohon-pohon maupun aliran air nan sejuk. Goa Garunggang mudah digapai dan menyajikan bebatuan juga stalaktit dan stalagmit sederhana. Goa Garunggang juga sering menjadi bagian dari paket trekking, sehingga Anda harus teliti mau rutenya apa saja.

    8. Kawah Merah

    Kedengarannya akan berjumpa cekungan di atas pegunungan, tidak juga. Sebutan kawah merah adalah menawarkan wisata rendam air panas, baik kaki maupun badan di kolam-kolam kecil, yang dikelola warga lokal dengan sumber air panas dari Gunung Pancar.

    9. Jungle Land

    Taman bermain atau theme park dengan latar belakang perbukitan Hambalang dan barisan gunung-gunung, agak mencontoh Disneyland dengan roller coaster, serta sejumlah wahana permainan lainnya. Dibandingkan taman bermain lain di Jakarta maupun Indonesia, Jungle Land termasuk yang lebih ekonomis harganya. Jungle Land baru saja kembali beroperasi pada Desember 2021, setelah sempat tutup akibat pandemi.

    10. Taman Budaya

    Awalnya, Taman Budaya hanya menawarkan area outbound ringan dan beberapa resto menu nusantara. Namun, sejak destinasi wisata Sentul jadi tren, Taman Budaya pun mendadak ikut menawarkan pemandangan pegunungan dan perbukitan dengan resto dan kafe tempat kongkow yang instagramable. []