Kategori: Profil

  • PPKM Level 3, Ganjil Genap di Kawasan Wisata Ditiadakan

    peloporberita.com/ – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya meniadakan kebijakan ganjil genap di kawasan tempat wisata Jakarta menyusul kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, peniadaan gage ini merujuk pada SK Kadishub Nomor 80 Tahun 2022 tertanggal 14 Februari 2022.

    “Maka untuk selama PPKM level 3 ini, paling tidak sampai satu minggu kedepan itu ganjil-genap di tempat wisata ditiadakan,” tutur Sambodo Jumat, (17/2/2022).

    Dirlantas Polda Metro Jaya menegaskan meski ganjil genap di tempat wisata ditiadakan, untuk gage di 13 kawasan di Jakarta masih diberlakukan. Selain itu, pembatasan kapasitas pengunjung di tempat wisata juga tetap diberlakukan.

    “Karena kapasitas di dalam sudah dibatasi 50 persen sehingga akhirnya ganjil genap di tempat wisata ditidakan tapi ganjil genap di 13 kawasan masih berlaku,” tandasnya.

    Kebijakan ganjil genap di tempat wisata sebelumnya diberlakukan di 3 kawasan. Yaitu Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Kebun Binatang Ragunan. Adapun kebijakan ganjil genap di kawasan wisata berlangsung dari Jumat pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 18.00 WIB. Kendaraan yang tidak sesuai akan diminta putar balik. []

  • Kapolri Ungkap Sederet Kasus Penghimpunan Dana Ilegal di 2021, Kerugiannya Capai Triliunan Rupiah

    peloporberita.com/ – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sepanjang tahun 2021, Korps Bhayangkara telah pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah.

    Kapolri menjelaskan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.

    Dalam kasus tersebut, Polri menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK.

    “Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun,” tutur Listyo Sigit di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

    Perkara kedua, pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka inisial KS. Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp688 miliar.

    Polri, sepanjang tahun lalu juga telah melakukan penindakan tegas terhadap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Setidaknya, ada 89 perkara yang diungkap dengan 65 tersangka, dimana empat diantaranya Warga Negara Asing (WNA).

    Salah satu kasus pinjol yang menjadi perhatian publik adalah kasus PT. Asia Fintek Teknologi yang bertindak sebagai perusahaan penyelenggara transfer dana dalam kegiatan pinjol ilegal tersebut bermitra dengan beberapa koperasi simpan pinjam.

    Dari perkara itu, Polri menetapkan 13 orang tersangka dengan rincian 7 orang tersangka merupakan desk collector. Lalu, empat orang yang terdiri dari dua WNA dan dua WNI merupakan direksi PT. Asia Fintek Teknologi. Satu orang WNA sebagai pemilik KSP Inovasi Milik Bersama yang memiliki aplikasi jasa pinjaman online ilegal dan satu orang sebagai orang yang meregister sim card secara ilegal.

    “Penyidik telah melakukan pemblokiran dan penyitaan terhadap rekening milik PT. Asia Fintek Teknologi yang digunakan sebagai penampung dana dengan jumlah sekitar Rp239 miliar,” tegas Kapolri.

    Listyo Sigit juga memastikan, Polri masih akan terus berkomitmen untuk mengungkap tindak pidana yang meresahkan serta merugikan masyarakat luas.

    “Di tahun 2022, Polri tentunya akan terus berkomitmen melindungi masyarakat dari segala bentuk tindak pidana ataupun kejahatan yang membuat resah dan merugi,” tandas mantan Kabareskrim Polri itu.[]

  • Profil Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden RI Ke-5

    peloporberita.com/ | Tak terasa kita sudah mau memasuki pekan terakhir di bulan Januari. Pada hari ini, 23 Januari, salah satu tokoh ternama di Indonesia merayakan ulang tahunnya. Dia adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Berikut profilnya yang kami rangkum dari berbagai sumber.

    Profil Megawati Soekarnoputri

    Megawati yang juga akrab disapa Bu Mega, lahir di Yogyakarta, pada 23 Januari 1947. Nama lengkapnya adalah Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri.

    Orang tua Megawati adalah Presiden Pertama RI Soekarno dan Fatmawati. Ia dibesarkan dalam lingkungan istana dan sering diajak oleh ayahnya untuk menyambut tamu negara. Mungkin itu juga yang membuat ia kemudian aktif di dunia politik Indonesia.

    Sebelum menjadi presiden, Megawati sempat menduduki posisi Wakil Presiden RI yang kedelapan. Saat itu, Megawati mendampingi Dr. K. H. Abdurrahman Wahid, atau biasa disapa Gus Dur, tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia keempat dari tahun 1999 hingga 2001.

    Kemudian pada 23 Juli 2001, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) secara aklamasi menempatkan Megawati sebagai Presiden RI kelima, menggantikan Gus Dur. Ia pun menjadi presiden wanita pertama di Indonesia. Masa jabatan Megawati sebagai presiden berlangsung dari 23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004.

    Selama 3 tahun menjalani masa jabatannya sebagai presiden, Megawati berhasil memperkuat demokrasi di Indonesia dengan mencetuskan pemilu presiden secara langsung. Pada masa Pemerintahan Megawati juga lahir Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) tahun 2002 dan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2003. []

    Baca juga: Profil Sandiah Ibu Kasur yang Tampil di Google Doodle Hari Ini

  • Nick Jonas dan Priyanka Chopra Sambut Anak Pertama Lewat Surogasi

    peloporberita.com/ | Pasangan selebriti Priyanka Chopra dan Nick Jonas baru saja menyambut kelahiran anak pertamanya, melalui rahim pengganti. Pasangan yang terpaut jarak 10 tahun ini dikaruniai anak pertama, setelah resmi menikah di India sejak 2018.

    Mereka mengumumkan kabar bahagia itu melalui akun Instagram masing-masing, sekaligus meminta diberikan privasi agar bisa fokus merawat bayi mereka.

    “Kami dengan bahagia mengumumkan kehadiran bayi kami lewat rahim pengganti. Dengan hormat kami meminta privasi selama waktu istimewa ini karena ingin fokus dengan keluarga dulu. Terima kasih banyak,” demikian pengumuman itu ditulis, seperti dilansir dari Instagram @priyankachopra dan @nickjonas.

    Priyanka Chopra adalah seorang aktris, model dan penyanyi India, yang lahir pada 18 Juli 1982. Pemenang kontes Miss World 2000 ini adalah salah satu aktris dengan bayaran tertinggi dan terpopuler di India.

    Sepanjang karirnya, Chopra telah menerima banyak penghargaan, termasuk dua National Film Award and lima Filmfare Awards, seperti dikutip dari Wikipedia.

    Sedangkan suaminya, Nicholas Jerry Jonas adalah seorang penyanyi, penulis lagu dan aktor Amerika. Pria yang akrab disapa Nick Jonas ini lahir pada 16 September 1992 dan mulai berakting di Broadway pada usia tujuh tahun.

    Kemudian pada 2002, ia merilis single debutnya, yang berhasil menarik perhatian Columbia Records, di mana Jonas membentuk sebuah band dengan kakak-kakaknya, Kevin dan Joe, yang dikenal sebagai Jonas Brothers. []

    Baca juga: Profil Tom Cruise yang Baru Rayakan Ultah Ke-59

  • Profil Sandiah Ibu Kasur yang Tampil di Google Doodle Hari Ini

    peloporberita.com/ | Google Doodle hari ini merayakan sosok penghibur dan pendidik anak-anak Indonesia, Sandiah, atau lebih dikenal sebagai Ibu Kasur.

    Semasa hidupnya, Ibu Kasur juga dikenal sebagai pembawa acara anak-anak popular, seperti Taman Indria dan Hip Hip Ceria.

    Sebelumnya, ia bergabung dengan Kepanduan Indonesia, yang kini dikenal dengan Pramuka Indonesia.

    Ibu Kasur lahir dengan nama asli Sandiah di Jakarta, atau dulu disebut Batavia, pada 16 Januari 1926. Nama Kasur berasal dari Kak Soer yang merujuk pada sapaan akrab suaminya sewaktu masih muda, yaitu Soerjono.

    Soerjono yang biasa disapa Kak Soer kemudian jadi dipanggil Pak Kasur, sedangkan Sandiah jadi dipanggil Bu Kasur.

    Didorong oleh dedikasi terhadap pendidikan anak-anak yang berkembang di SMP, Ibu Kasur dan suaminya membuka sekolah pendidikan awal bernama TK Mini di rumah mereka sendiri pada tahun 1965.

    Ibu Kasur juga mengedit majalah anak, memproduksi film anak dan membuat banyak lagu anak-anak.

    “Jika Anda mendengarkan dengan seksama komposisi pendek khas Kasur, Anda dapat mendengar bahwa mereka mengecualikan huruf “r” untuk membuat lagu untuk anak-anak yang mudah diingat dan diucapkan,” kata Google Doodle dalam keterangannya.

    Pada Hari Anak Nasional tahun 1988, Ibu Kasur menerima Penghargaan Presiden atas prestasinya sebagai pendidik yang kreatif dan berdedikasi.

    Ibu Kasur meninggal di Rumah Sakit Cikini, Jakarta, pada 22 Oktober 2002 akibat menderita stroke. Ia dimakamkan di samping Pak Kasur di Desa Kaliori, Kalibagor, Banyumas, Jawa Tengah. []

    Baca juga: Profil Politikus Senior Max Sopacua, Meninggal Akibat Penyakit Paru

  • Profil Lee Jeong Hoon, Pria Asal Korsel Jadi Aktor dan Presenter di Indonesia

    peloporberita.com/ | Lee Jeong Hoon adalah pria asal Korea Selatan yang saat ini terbilang sukses berkarir di industri hiburan Indonesia.

    Masyarakat mulai mengenal Lee Jeong Hoon sejak ia bergabung dengan salah satu boy band, Hitz. Namun popularitas grupnya tidak bertahan lama, hingga akhirnya Hitz bubar pada 2013.

    Meskipun boyband Hitz sudah bubar, namun Lee tetap berusaha merilis beberapa lagu. Hingga pada 2015, ia mulai mendapatkan tawaran menjadi pembawa acara televisi “Warna Warni Dunia”.

    Kemudian, pria kelahiran Seoul, Korea Selatan, pada 21 Juli 1986 ini juga mulai mengepakkan sayapnya ke dunia peran dengan membintangi sinetron “High School Love Story” pada 2015.

    Selain menjadi presenter, aktor dan penyanyi, Lee Jeong Hoon juga dikenal sebagai pembuat konten Youtube dan aktif di Instagram.

    Melansir Grid.id, rupanya Lee dibesarkan di tengah keluarga sederhana. Ayahnya adalah pekerja serabutan, mulai dari tukang kayu, sopir, hingga pengantar daging di Korea Selatan.

    Sedangkan, ibunya tidak bekerja karena menderita sakit mata yang membuatnya tidak bisa melihat secara jelas.

    Lee Jeong Hoon juga sempat bercerita bahwa rumahnya di Korsel seperti gudang yang terletak di basement.

    Lee melepas masa lajangnya pada 2017, dengan menikahi Monique Oktaviani yang akrab disapa Moa, seorang influencer asal Kalimantan. Dari pernikahannya ini, mereka dikaruniai dua anak. []

    Baca juga: Profil Giring Ganesha, Mantan Vokalis Nidji Jadi Ketua Umum PSI

  • Profil Arteria Dahlan, Politikus yang Ribut dengan ‘Anak Jenderal’

    peloporberita.com/ | Nama Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan kembali mencuat ke publik setelah terlibat kisruh dengan seorang wanita bernama Anggiat Pasaribu yang mengaku anak jenderal bintang tiga.

    Kisruh Arteria vs “Anak Jenderal” pertama kali diketahui dari sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita memaki ibu dari Arteria Dahlan. Video itu diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, melalui akun instagram pribadinya @ahmadsahroni88, pada Minggu (21/11/2021).

    Peristiwa itu terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Terlihat dalam video itu, seorang wanita meneriaki Arteria dan ibunya karena dianggap menghalangi jalan, ketika menurunkan barang setelah pesawat mendarat. Kemudian, wanita itu juga terlihat memaki dengan kata “gila” ke arah ibu yang berada di samping Arteria Dahlan. Kejadian ini pun berlanjut dengan saling lapor polisi.

    Baca juga: Profil Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

    Profil Arteria Dahlan

    Mari kita mengenal sosok Arteria Dahlan. Pria kelahiran Jakarta, 7 Juli 1975 ini, menempuh pendidikan S1 jurusan Ilmu Hukum dan S2 bidang Ilmu Hukum dan Ketatanegaraan di Universitas Indonesia.

    Arteria mengawali karirnya sebagai seorang pengacara. Pada tahun 2000, ia bekerja di Kantor Hukum Hutabarat, Halim & Rekan, kemudian menjadi Partner di Kantor Hukum Bastaman and Co di tahun 2006. Lalu pada 2009, ia mendirikan kantor hukum sendiri, yaitu Kantor Hukum Arteria Dahlan Lawyers.

    Setelah malang melintang di dunia hukum, Arteria mulai berkarier di bidang politik. Pada pertengahan Juni 2017, ia resmi bertugas di Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan dari Fraksi PDIP. Tak lama setelah itu, Arteria mulai bertugas di Komisi III yang membidangi hukum, HAM dan keamanan, pada 11 September 2017.

    Baca juga: Profil Giring Ganesha, Mantan Vokalis Nidji Jadi Ketua Umum PSI

    Arteria Dahlan pernah menjadi sorotan setelah berdebat keras hingga dianggap bersikap tidak sopan kepada tokoh senior Profesor Emil Salim, dalam sebuah acara di stasiun televisi nasional pada 2019. Saat itu, mereka berdebat tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu, Arteria menyebut pemikiran Emil Salim sesat.

    Kemudian, pada 2020, nama Arteria Dahlan kembali menjadi sorotan, setelah wartawan senior Hasril Chaniago mengungkit soal latar belakang keluarga Arteria dalam sebuah acara televisi.

    Saat itu, Hasril menyebut Bachtaruddin sebagai kakek Arteria. Bachtaruddin adalah pendiri PKI Sumatera Barat dan anggota konstituante setelah Pemilu 1955. Namun, Arteria membantah hal itu dan juga menegaskan bahwa keluarganya tidak memiliki keterkaitan dengan Bachtarudin. []

  • Profil Giring Ganesha, Mantan Vokalis Nidji Jadi Ketua Umum PSI

    peloporberita.com/ | Giring Ganesha Djumaryo resmi terpilih sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) definitif periode 2019-2024. Sedangkan ketua sebelumnya, Grace Natalie kini menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina. Keputusan itu diambil dalam agenda Kopdarnas PSI yang digelar Selasa (17/11/2021).

    Untuk lebih mengenal sosok Giring Ganesha, berikut profilnya yang peloporberita.com/ rangkum dari berbagai sumber.

    Pria bernama lengkap Giring Ganesha Djumaryo ini lahir di Jakarta, pada 14 Juli 1983, dari pasangan Djumaryo Imam Muhni dan Irmawati. Ayah Giring adalah seorang wartawan foto yang pernah bekerja di Kantor Berita Antara, Harian Berita Yudha dan majalah Asri.

    Baca juga: Profil Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

    Sebelum terjun ke dunia politik, Giring dikenal masyarakat sebagai vokalis band Nidji yang dibentuk tahun 2002. Nidji terbilang cukup sukses, bahkan mereka juga mengeluarkan sejumlah single dan album yang dijadikan soundtrack di berbagai film Indonesia, seperti Laskar Pelangi dan 5 centimeter. Selain bernyanyi, Giring juga sempat menjadi aktor dalam film Sang Pencerah dan Hijab Traveler.

    Kemudian Giring mulai memasuki dunia politik, sambil beberapa kali masih terlihat aktif bernyanyi, bahkan mengeluarkan single berjudul ‘Sendiri’ pada April 2020. Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk fokus di politik dengan bergabung bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

    Giring pun sempat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Pemilu 2019 Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat I, namun belum berhasil mengantarkannya ke Senayan. Sosok Giring juga sempat menghebohkan publik ketika mengaku siap maju sebagai Calon Presiden Indonesia pada Pilpres 2024.

    Baca juga: Profil Politikus Senior Max Sopacua, Meninggal Akibat Penyakit Paru

    Giring memang terbilang cukup berani bersuara di dunia politik. Pada Februari 2021, namanya sempat menjadi trending topic di Twitter setelah mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai penanganan banjir. Menurut Giring, Anies tidak punya rencana matang untuk menanggulangi banjir.

    Selain itu, Giring juga pernah menyebut Anies sebagai pembohong karena sering menunjukkan sikap pura-pura peduli terhadap penderitaan rakyat di tengah pandemi. Salah satu yang disorot Giring adalah rencana balap mobil Formula E, dan Anies menggunakan Rp 1 triliun uang rakyat untuk acara itu di tengah kondisi yang masih prihatin karena pandemi.

    Ironisnya, menurut Giring, Anies mengatakan tidak punya dana untuk mengatasi pandemi dan meminta pemerintah pusat ambil alih penanganan pandemi di Jakarta. Giring juga mengatakan, dalam situasi krisis, seorang pemimpin sejati harus berupaya sekeras mungkin untuk menyelamatkan rakyat dan Anies bukanlah contoh orang yang bisa mengatasi krisis. Ia berharap agar Indonesia jangan sampai jatuh ke tangan Anies Baswedan pada Pilpres 2024. []

  • Profil Politikus Senior Max Sopacua, Meninggal Akibat Penyakit Paru

    peloporberita.com/ | Politikus senior Max Sopacua meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). Salah satu tokoh yang membesarkan Partai Demokrat ini meninggal akibat sakit paru-paru.

    Pria bernama lengkap H. Zulkifli bin Adam ini lahir di Ambon, pada 2 Maret 1946. Ia menikah dengan Tuti Irwatie dan dikaruniai tiga orang anak. Max menempuh pendidikan SD hingga SMA di Ambon, kemudian menjalani pendidikan tinggi di STIE Gotong Royong Jakarta.

    Sebelum memasuki dunia politik, ia mengawali karirnya sebagai penyiar berita. Max pernah bekerja sebagai penyiar berita olahraga sekaligus menjadi produser di TVRI dari 1985-2002. Beberapa program olahraga yang ia produseri adalah program Olimpiade Seoul 1988, Olimpiade Atlanta 1996, Piala Dunia FIFA 1998, SEA Games 1999 dan Olimpiade Sydney 2000.

    Profesinya sebagai penyiar berita olahraga turut membuatnya aktif di organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada 1990-2001.

    Setelah itu, Max Sopacua mulai bergabung dengan Partai Demokrat dan berhasil terpilih sebagai anggota legislatif selama dua periode. Ia mewakili daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat IV pada periode 2004-2009), Jawa Barat V pada periode 2009-2014), dan juga pernah bertugas di Komisi IX dan Komisi I DPR.

    Namun, Max tidak terpilih kembali sebagai anggota dewan pada 2014. Meski begitu, ia tetap mendapat posisi di partai sebagai Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat periode 2015-2020.

    Ia sempat keluar dari Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Emas pimpinan Hasnaeni. Kemudian pada 2021, Max Sopacua keluar dari Partai Emas dan ikut mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. []

    Baca juga: Profil Moeldoko dan Kronologi Kisruh Partai Demokrat

  • Profil Aktor dan Komedian Rony Dozer, Mantan Bintang Extravaganza

    peloporberita.com/ | Kabar duka kembali menyelimuti industri hiburan tanah air setelah Aktor sekaligus Komedian Rony Dozer meninggal dunia pada Kamis (11/11/2021) dalam usianya yang ke-46 tahun. Kepergian Rony meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Sahabatnya, Rency Milano, menyebut napas Rony sempat terengah-engah sebelum wafat.

    Pria bernama lengkap Rony Antonius Setiawan ini lahir pada 20 Agustus 1975. Di panggung hiburan, ia lebih dikenal dengan nama Rony Dozer.

    Rony dikenal sebagai aktor, komedian dan pemusik. Ia memulai kariernya sejak tahun 2000 dan namanya semakin dikenal publik ketika ia membintangi program komedi Extravaganza di Trans TV pada 2004-2009. Dalam program ini, Rony satu panggung dengan sejumlah aktor dan aktris ternama lainnya, seperti Ronal Surapradja, Indro Wibowo, Tike Priatnakusumah, Aming, TJ dan Tora Sudiro.

    Baca juga: Profil Komedian Tukul Arwana yang Menderita Pendarahan Otak

    Selain tayangan komedi, Rony turut membintangi sejumlah FTV dan sinetron, seperti Abu Nawas dan Paman Jin, Arti Sahabat dan Tuyul & Mba Yul Reborn.

    Ia juga bermain dalam berbagai film, seperti Jelangkung (2001), Kiamat Sudah Dekat (2003), 3 Playboy Galau (2013), Petualangan Lollypop (2013) dan Drakula Cinta (2014). Selain itu, ada juga Caleg By Accident (2014), The Wedding & Bebek Betutu (2015), Oops!! Ada Vampir (2016), Surat Untukmu (2016), Kurindu Natal Keluarga: Santa Claus dari Jakarta? (2021) dan Tuyul dan Mbak Yul The Movie (2021).

    Pada 2020, Rony Dozer didiagnosis terkena penyakit selulitis yang membuat kakinya mengalami pembengkakan dan terpaksa absen dari dunia hiburan. Selain itu, Rony juga diketahui memiliki riwayat penyakit kolesterol. []