Kategori: POLRI

  • SIM C Dibagi 3 Jenis Mulai Agustus 2021

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polri menargetkan penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus sepeda motor atau SIM C menjadi tiga jenis bisa berlaku mulai Agustus 2021. Penggolongan SIM C tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM yang disahkan pada 19 Februari 2021. 

    Baca juga: Polisi Memburu 2 WNA yang Teribat Kasus Pinjol Ilegal

    Ada tiga jenis SIM C yang akan diterapkan, yaitu SIM C, CI, dan CII. Ketiganya itu dibedakan dalam kapasitas isi silinder kendaraannya. Menurut Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM pasal 3 ayat 2, berikut penggolongan SIM C sesuai kapasitas motor:

    • SIM C, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc;
    • SIM CI, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc – 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik;
    • SIM CII, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

    Artinya, mengendarai sepeda motor berkapasitas mesin diatas 250 cc harus memiliki SIM CI. Namun, pemilik motor gede (moge) 500 cc ke atas akan diberikan dispensasi, setidaknya bisa menggunakan SIM CI sampai tahun 2022. 

    Baca juga: Ubah Alat Pemadam Api Jadi Tabung Oksigen, Polisi Tetapkan Seorang Tersangka

    Kasi Standar Pengemudi Dit Regident Korlantas Polri AKBP Arief Budiman mengatakan, penerapan penggolongan SIM C tetap ditargetkan pada bulan Agustus ini, meski PPKM masih diberlakukan. Meski kelasnya berbeda, biaya pembuatan SIM C, CI dan CII tetap sama, yaitu Rp 100.000 dan biaya perpanjangan juga sama, Rp 75.000, namun belum termasuk biaya pemeriksaan kesehatan dan asuransi. []

  • Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 tahun Pengabdian Alumni Akpol 91

    www.pelopor.ID, Jakarta – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi dan bakti sosial berupa pembagian sembako

    Kegiatan bertajuk ‘Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 tahun Pengabdian Alumni Akpol 91’ tersebut, menyasar ratusan masyarakat di Mapolresta Bandara Soetta, dikutip sabtu (31/7/2021).

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja menyatakan, kegiatan vaksinasi massal tersebut dalam rangka mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

    “Telah dilaksanakan vaksinasi kepada masyarakat di Mako Polresta Bandara Soetta sebanyak 176 orang. Sampai dengan hari ini jumlah masyarakat yang sudah divaksin berjumlah 7.959 orang,” ujar Edwin, di sela-sela kegiatan.

    Lebih jauh, Edwin kembali berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing kendati telah divaksin atau sebaliknya.

    “Kamtibmas kondusif, masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Pakai masker harga mati, tidak pakai masker bisa mati,” tandas Edwin, seraya bercerita bahwa suasana kamtibmas di Bandara Soetta sampai saat ini aman dan kondusif.

    Sementara, salah satu warga yang mengikuti vaksinasi serta mendapatkan paket sembako dalam kegiatan sosial itu menyampaikan apresiasi kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Menurutnya, hal itu sangat bermanfaat

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Semoga Polri semakin jaya dan semakin dicintai masyarakat,” tukasnya, seraya menunjukan bingkisan baksos yang ia dapatkan. (TK)

  • Polisi Memburu 2 WNA yang Teribat Kasus Pinjol Ilegal

    peloporberita.com/ | Jakarta – Bareskrim Polri berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk memburu 2 Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam kasus pinjaman online (Pinjol) ilegal di Indonesia. Meski demikian, Polri belum membeberkan lebih lanjut keberadaan kedua WNA tersebut saat ini, termasuk identitas mereka.

    "Masih proses, ada 2 DPO. Kami juga terus koordinasi dengan imigrasi karena ini menyangkut warga negara asing. Kami terus lakukan pelacakan terhadap keberadaan yang bersangkutan," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Rusdi Hartono dikutip peloporberita.com/ dari laman resmi Polri Sabru, 31 Juli 2021.

    “Satu pinjaman online ditutup, ia akan membuat kembali pinjaman baru, dengan nama baru. Karena membuatnya sangat mudah aplikasi-aplikasi seperti itu.”

    Dalam kasus ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberantas pinjol ilegal yang kian menjamur di Indonesia. Pasalnya, pemblokiran tidak menjadi solusi yang efektif lantaran pelaku akan beroperasi lagi dengan nama-nama yang baru untuk mencari korbannya.

    “Karena apa, satu pinjaman online ditutup, ia akan membuat kembali pinjaman baru, dengan nama baru. Karena membuatnya sangat mudah aplikasi-aplikasi seperti itu,” tegas Karo Penmas.

    Bareskrim Polri, sebelumnya juga telah menangkap 8 tersangka pelaku pinjaman online (pinjol) ilegal bermodus koperasi simpan pinjam (KSP) di Medan, Sumatera Utara. Pinjol ini juga dikendalikan dua Warga Negara Asing (WNA) yang kini masih buron.

    Terkait hal ini, Dirtipid Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Helmy Santika menjelaskan, modus operasi pinjol ilegal ini memakai SMS blasting untuk menawarkan jasa peminjaman uang kepada korbannya. SMS blasting inilah yang menjadi titik penyidik melakukan pengungkapan kasus ini. Dari SMS itu, pelaku terdeteksi berada di Medan, Sumatera Utara.

    “Kemudian tim berangkat ke Medan, melakukan profiling, penyelidikan dan kita melakukan penangkapan di Medan. Dari situ berkembang bahwa ternyata para pelaku itu selain PT SCA juga terafiliasi dengan beberapa KSP. Koperasi simpan pinjam,” tegas Jenderal Bintang Satu itu saat jumpa pers virtual di Bareskrim Polri, Jakarta belum lama ini.

    • Baca juga : Ubah Alat Pemadam Api Jadi Tabung Oksigen, Polisi Tetapkan Seorang Tersangka

    Jaringan ini, biasanya memakai nama koperasi simpan pinjam hidup hijau, cinta damai, pulau bahagia, dana darurat, dana cepat cair, pinjaman kejutan super dan nama-nama lainnya.

    Menurutnya, mereka terafiliasi dengan jaringan tersebut. Dalam kasus ini, pihaknya menangkap total 8 orang sebagai tersangka yang memiliki peran berbeda-beda. Adapun dua orang di antaranya merupakan bagian debt collector alias penagihan utang.

    “Jadi kita telah lakukan penangkapan total keseluruhan adalah 8 tersangka dengan berikut barang bukti tadi ada ribuan SIM card, modem pool untuk mengirim SMS blasting, kemudian ini ada beberapa HP dan laptop yang fungsinya untuk melihat alur transaksi, transaksi komunikasi dari para pelaku itu,” tegasnya.

    Lebih lanjut, pihak kepolisian masih memburu dua WNA yang juga turut terlibat dalam pinjaman online tersebut.

    “Ada beberapa tersangka yang masih dilalukan pengejaran WNA, ini sudah kita lakukan pencekalan dan mengirimkan DPO kepada kedua orang ini,” sebutnya.

    Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat Pasal 45 ayat 3 tentang UU ITE, Pasal 8 dan Pasal 62 UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen serta UU Cipta Kerja dan Pasal 311 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. []

  • Ubah Alat Pemadam Api Jadi Tabung Oksigen, Polisi Tetapkan Seorang Tersangka

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kepolisian, menetapkan satu orang tersangka dalam kasus merubah tabung alat pemadam api ringan (APAR) menjadi tabung oksigen. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta Jumat, 30 Juli 2021.

    “Dia mengubah tabung pemadam kebakaran yang dia bersihkan dengan air saja, kemudian dia cat menjadi warna putih mirip dengan tabung oksigen dan diisi oksigen untuk masyarakat yang membutuhkan,”

    “Upaya ini yang dilakukan oleh tersangka berinisial WS atau KR. Dia berupaya mencari keuntungan dengan mengubah tabung, karena memang banyak pelanggan tabung oksigen,” tuturnya.

    “Dia mengubah tabung pemadam kebakaran yang dia bersihkan dengan air saja, kemudian dia cat menjadi warna putih mirip dengan tabung oksigen dan diisi oksigen untuk masyarakat yang membutuhkan,” sambung Kombes Yusri.

    Sebanyak 114 tabung pemadam kebakaran yang terdiri dari dua jenis berhasil diamankan dari tersangka.

    “Ada 114 tabung yang kami amankan dengan dua jenis, pertama jenis tabung APAR yang biasa digunakan untuk pemadaman kebakaran. Kemudian yang kedua, tabung APAR juga tapi untuk CO2,” sebut Kombes Yusri.

    Atas perbuatan tersebut, Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 36 Tentang Kesehatan atau Pasal 113 dalam Undang-Undang Perdagangan dengan ancaman 10-15 tahun penjara. []

  • Lokasi Samsat Keliling di Jakarta Kamis 29 Juli 2021

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polda Metro Jaya melayani masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan di Samsat keliling pada hari ini 29, Juli 2021 di DKI Jakarta. Dikutip dari Twitter TMC Polda Metro Jaya, bagi Masyarakat yang ingin layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Keliling (Samling) dapat mendatangi lokasi berikut.

    Wilayah Jakarta Timur    : Mall Grand Cakung.
    Wilayah Jakarta Selatan  : Kampus Trilogi Kalibata dan Jalan M.Saidi Raya Petukangan
    Wilayah Jakarta Barat     : Mall Citraland Grogol.
    Wilayah Jakarta Pusat     : Kantor Pos Lapangan Banteng

    Samsat Keliling
    Ilustrasi pelayanan di Samsat Keliling. (Foto:Pelopor/Polri)

    Gerai Samsat Keliling ini, hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan. Untuk perpanjangan STNK dan mengganti plat nomor kendaraan tetap harus mendatangi langsung ke kantor Samsat.

    Adapun syarat untuk mengurus dokumen di Samsat keliling tersebut adalah membawa KTP, BPKB dan STNK asli berikut salinan fotokopinya Selain itu, di masa pandemi Covid-19 ini, para wajib pajak diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak fisik, memakai masker dan mencuci tangan. []

  • Polda Metro Jaya Tinjau Vaksinasi Merdeka di SMK Satria Srengseng Jakarta Barat

    www.pelopor.ID, Jakarta – Polda Metro Jaya Tinjau Vaksinasi Merdeka di SMK Satria dan mengajak tenaga kesehatan menjadi relawan medis pada program Gerakan Vaksinasi Merdeka yang digelar perdana di SMK Satria Jalan Srengseng Raya No.26A Kembangan Jakarta Barat, Rabu (28/7/2021).

    Hingga kini penyebaran virus Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dalam menekan angka kasus Covid-19, salah satunya dengan program percepatan vaksinasi. Proses vaksin akan diselenggarakan di 900 RW dan Ratusan Sekolah yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.

    Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran juga menyampaikan bahwa pemberian vaksin ini sangatlah penting, bukan hanya untuk melindungi masyarakat dari virus Covid-19, tetapi juga memulihkan kondisi sosial dan ekonomi negara dan masyarakat yang terkena dampak pandemi.

    “Lokasi tempat-tempat vaksin merdeka sudah dekat rumah jadi tidak perlu jauh-jauh naik ojek tinggal buka pintu saja, tempat sudah tersedia,” ungkap Fadil.

    Polda Metro Jaya akan mendukung penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan menyediakan berbagai kebutuhan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Dengan dukungan dari tenaga medis dan seluruh lapisan masyarakat, Alodokter bersama Polda Metro Jaya optimistis program ini dapat berjalan dengan lancar serta banyak orang dapat terbantu untuk menerima vaksin sebagai usaha mengatasi pandemi Covid-19.

    Ditempat yang sama, Pengawas Yayasan Satria KH Nasruddin menuturkan terima kasihnya kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran karena SMK Satria menjadi tempat diadakannya launching program vaksinasi merdeka Polda Metro jaya.

    “kami sangat bersyukur sekali diadakannya program vaksinasi massal, yang mana dalam kondisi pandemi covid-19 yang masih sangat tinggi tapi kita ikhtiar dengan adanya vaksin, mudah-mudahan resiko yang fatal bisa terhindar,” harapan Nasruddin kepada awak media.

    Sebelumnya, 632 siswa MTS dan SMK Satria telah selesai mengikuti vaksinasi di waktu yang berbeda.

    Hari ini, sebanyak 179 siswa yayasan Satria mengikuti vaksinasi sisanya untuk umum atau warga kembangan, sedangkan siswa tidak hadir mereka sudah menjalankan vaksinasi di daerah tempat tinggal mereka, vaksinasi merdeka hari ini telah menyiapkan 500 kuota vaksin yang disiapkan polda metro jaya.

    Yayasan Satria memiliki 1.750 siswa didik, terdiri dari SMK 1.250 siswa dan MTS 500 siswa.

    Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes pol Sambodo Purnomo, Walikota Jakarta Barat Iis Kuswanto, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf. Dadang Ismail Marzuki.

    (TK)

  • PPKM Level 4, Polres Kep Seribu Bagikan Pekat Sembako kepada Warga Slum Area

    www.pelopor.ID, Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama ditengah penerapan PPKM Level 4, Polres Kepulauan Seribu membagikan bantuan sosial berupa beras kepada warga slum area di Kepulauan Seribu, Minggu (25/7/2021).

    Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Kepulauan Seribu IPTU Abdul Kadir mengatakan, pembagian bantuan sembako ini dilaksanakan di slum area yang ada di Kepulauan Seribu.

    “Hari ini kita bagikan kepada sejumlah 76 KK yang berada di slum area Pulau Kelapa, Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Lancang dan Pulau Pari,”ujar Abdul Kadir.

    Abdul Kadir menambahkan, kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Polri dalam rangka meringankan beban warga masyarakat yang terdampak Covid-19.

    “Bantuan sosial berupa beras masing-masing 5Kg ini untuk meringankan beban warga,” ungkapnya.

    Tercatat, hari ini pihak Polres Kepulauan Seribu dan jajaran membagikan sejumlah 76 paket beras dengan rincian 20 KK di slum area RW 02 Pulau Kelapa, 10 KK di RW 04 dan 05 Pulau Pramuka, 11 KK di RW 01 Pulau Lancang, 28 KK di RW 02 dan 04 Pulau Tidung dan 7 KK di RW 04 Pulau Pari.

    “Kita mengetahui saat ini pemerintah tengah memberlakukan kebijakan PPKM Level4 untuk mencegah terjadinya lonjakan penyebaran virus Covid-19, untuk itu agar warga masyarakat mematuhi aturan yang dimaksud dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

    (TK/Red)

  • Polres Kep Seribu Salurkan Bansos ke 129 KK Terdampak Covid-19 di Slum Area Wilayah Kepulauan Seribu

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polres Kepulauan Seribu beserta jajaran melakukan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial serentak di Slum Area Pulau Seribu pada Sabtu, 24 Juli 2021. Kegiatan ini dalam rangka mengurangi beban warga terdampak Covid-19 dimasa PPKM Level 4 dan percepatan distribusi Bantuan Sosial.

    “Selain membagikan beras 5Kg kami juga melakukan himbauan terkait protokol kesehatan.”

    Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Kepulauan Seribu IPTU Abdul Kadir yang memimpin kegiatan mengatakan, bahwa pihaknya beserta Polsek jajaran dan tokoh masyarakat setempat menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak Covid-19.

    Polres Kepulauan Seribu
    Polres Kep Seribu Salurkan Bansos ke 129 KK Terdampak Covid-19 di Slum Area Wilayah Kepulauan Seribu. (Foto:Pelopor.id/Polres Kepulauan Seribu)

    “Penyaluran beras bantuan sosial dilakukan secara door to door kepada warga yang terdampak Covid-19 di wilayah Kepulauan Seribu agar tidak terjadi kerumunan,” tutur Abdul Kadir.

    Abdul Kadir menjelaskan, penyaluran bantuan sosial berupa beras masing-masing 5Kg dengan maksud untuk meringankan beban warga. Saat pembagian beras disampaikan himbauan dan ajakan ke warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

    Polres Kepulauan Seribu
    Polres Kep Seribu Salurkan Bansos ke 129 KK Terdampak Covid-19 di Slum Area Wilayah Kepulauan Seribu. (Foto:Pelopor.id/Polres Kepulauan Seribu)

    “Selain membagikan beras 5Kg kami juga melakukan himbauan terkait protokol kesehatan,” sebutnya.

    Tercatat, pihak Polres Kepulauan Seribu bersama Polsek jajaran telah membagikan beras kepada 129 KK dengan rincian 32 KK di slum area Pulau Tidung, 14 KK di Pulau Pari, 20 KK di Pulau Lancang.

    Selanjutnya 13 KK di slum area Pulau Untung Jawa, 15 KK di Pulau Panggang, 25 KK di slum area Pulau Pramuka dan 20 KK Pulau Kelapa.

    “Bantuan sosial yang disalurkan ini merupakan wujud kehadiran negara ditengah masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam mengurangi beban ekonomi,” tandasnya. []

  • Polsek Cengkareng Bagikan Sembako ke Driver Ojol Daan Mogot

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Egman beserta jajaranya mendatangi Pos Ojek Online di Jalan Daan Mogot Rw 05 Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat, 23 Juli 2021 siang pukul 14.39 WIB.

    “Bantuan sembako ini merupakan bentuk keperdulian Polri kepada masyarakat kususnya komunitas Ojol yang mengalami dampak PPKM Darurat.”

    Kedatangan Polisi, untuk menyalurkan bantuan paket sembako kepada sejumlah Driver Ojol Lintas Daan Mogot. Agar berkurang beban mereka yang pemasukannya menurun akibat pembatasan aktivitas.

    Polsek Cengkareng
    Polsek Cengkareng Bagikan Sembako ke Driver Ojol Daan Mogot. (Foto:Pelopor.id/Polsek Cengkareng)

    “Bantuan sembako ini merupakan bentuk keperdulian Polri kepada masyarakat kususnya komunitas Ojol yang mengalami dampak PPKM Darurat,” tutur Kompol Egman saat dikonfirmasi, Sabtu, 24 Juli 2021.

    Dia menuturkan, penyaluran sembako tersebut guna mendukung program Pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat.

    Kompol Egman, bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat ditengah pandemi.

    Polsek Cengkareng
    Polsek Cengkareng Bagikan Sembako ke Driver Ojol Daan Mogot. (Foto:Pelopor.id/Polsek Cengkareng)

    Sementara, Roni selaku Korlap Ojol Lindamo mengucapkan terima kasih atas keperdulian Polri terhadap masyarakat Ojol. Atas alasan itu, Ia sekaligus mengapresiasi kegiatan Polri tersebut. Kegiatan pembagian sembako itu, tersebut hingga berjalan kondusif serta tidak lepas dari protokol kesehatan. []

  • Polres Kepulauan Seribu Imbau Prokes 5M dan Bagikan 1.800 Masker

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polres Kepulauan Seribu bersama jajaran dan Tiga Pilar terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, mereka juga membagikan 1.800 masker gratis ke warga di delapan pulau pemukiman.

    Polres Kepulauan Seribu
    Polres Kepulauan Seribu melakukan imbauan protokol kesehatan dan membagikan masker gratis ke warga di 8 pulau pemukiman Sabtu (24/7/2021). Foto:Pelopor/Polres Kepulauan Seribu)

    Kasat Binmas Polres Kepulauan Seribu IPTU Abdul Kadir mengatakan, Masker yang dibagikan bersamaan dengan kegiatan himbauan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).

    “Masker kita bagikan secara door to door untuk menghindari kerumunan.”

    "Masker yang dibagikan hari ini sejumlah 1.800 pcs ke warga di delapan pulau pemukiman," tutur Abdul Kadir berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Sabtu, 24 Juli 2021.

    Polres Kepulauan Seribu

    Terkait kegiatan yang sama, Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Wisnu Wardono menjelaskan, masker gratis kepada warga yang berada diruang publik sejumlah 850 pcs. Masker itu dibagikan ke warga di Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang dan Pulau Untung Jawa secara serentak.

    “850 pcs masker kita bagikan kepada warga Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang dan Pulau Untung Jawa,” sebut Wisnu.

    Polres Kepulauan Seribu
    Polres Kepulauan Seribu melakukan imbauan protokol kesehatan dan membagikan masker gratis ke warga di 8 pulau pemukiman Sabtu (24/7/2021). Foto:Pelopor/Polres Kepulauan Seribu)

    Sementara Kapolsek Kepulauan Seribu Utara AKP Asep Romli menerangkan, bahwa pihaknya membagikan masker di Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Panggang dan Pulau Pramuka sejumlah 850 pcs.

    “Masker kita bagikan secara door to door untuk menghindari kerumunan,” tegas Asep.

    Adapun masker yang dibagikan secara serentak oleh Polres Kepulauan Seribu dan jajaran kali ini sejumlah 1.800 pcs dengan rincian, Polres membagikan 100 pcs, Polsek Kepulauan Seribu Selatan 850 pcs dan Polsek Kepulauan Seribu Utara 850 pcs. []