Kategori: Internasional

  • Microsoft Beli AI Nuance Communications US$ 16 Miliar

    peloporberita.com/ | Perusahaan teknologi Microsoft akan mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pidato, Nuance Communication, senilai US$ 16 miliar. Menurut sumber Reuters, aksi ini disebut akan mendapatkan persetujuan antimonopoli Uni Eropa tanpa syarat.

    Sebelumnya, Komisi Eropa pada bulan lalu telah meminta pelanggan dan pesaing membuat daftar kekhawatiran tentang kesepakatan itu. Misalnya, kemungkinan Microsoft dapat mendukung Nuance daripada pesaingnya atau secara tidak adil menggabungkan penawarannya.

    Jika akuisisi ini rampung, maka ini adalah transaksi terbesar kedua bagi Microsoft, setelah mereka membeli media sosial yang berorientasi bisnis, LinkedIn, senilai US$ 26,2 miliar pada 2016 lalu. Aksi ini melanjutkan tren perusahaan teknologi membeli dan menutup perusahaan rintisan yang berpotensi menjadi rival di masa mendatang.

    Nuance sendiri telah melayani 77% rumah sakit di Amerika Serikat (AS). Startup ini dikenal dengan teknologi bicara perintisnya dan membantu meluncurkan asisten virtual Siri milik Apple. Pihak Microsoft mengatakan, kesepakatannya dengan Nuance akan meningkatkan kehadiran mereka di layanan cloud untuk perawatan kesehatan.

    Saat ini, perusahaan teknologi memang makin gencar mengakuisisi perusahaan yang berfokus pada AI. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan daya saing terhadap kompetitornya karena lebih mengintegrasikan teknologi AI ke dalam produk dan layanan mereka. []

    Baca juga: Pengawasan Diperketat, Microsoft Hentikan Layanan LinkedIn di China

  • Rusia Klaim Sputnik V Vaksin Covid-19 Paling Aman

    peloporberita.com/ | CEO Russian Direct Investment Fund (RDIF) Kirill Dmitriev mengklaim Sputnik V buatan Rusia sebagai vaksin Covid-19 paling aman di dunia hingga saat ini. Ia juga meyakinkan bahwa Sputnik V adalah vaksin Covid-19 yang paling efektif.

    “Data terakhir menunjukkan itu adalah yang terbaik, vaksin paling efektif dan teraman di dunia,” ujar Dmitriev, seperti dikutip dari TASS.

    Sebagai buktinya, Dmitriev mengutip sebuah penelitian yang dilakukan di Hungaria yang menunjukkan bahwa efikasi Sputnik V adalah 98%, angka tertinggi di antara jenis vaksin Covid-19 lainnya.

    “Artinya, orang yang disuntik Sputnik V terlindungi dari kematian akibat infeksi virus corona hingga 130 kali lebih baik daripada mereka yang tidak divaksinasi,” ucapnya.

    Dmitriev juga menjelaskan, kemanjuran Sputnik V bertahan lebih lama dibandingkan vaksin lain dan memiliki efek samping yang jauh lebih sedikit. Di tengah kemunculan varian Omicron, ia juga yakin vaksin buatan Rusia tersebut sangat efektif melawan mutasi virus corona baru.

    Ia mengklaim sistem Sputnik bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga produksi vaksin baru bisa dilakukan dalam 2-3 bulan.

    Sputnik V resmi terdaftar di Rusia pada 20 Agustus 2020. Sejak itu, Sputnik V juga menjadi vaksin Covid-19 pertama yang diakui secara resmi di dunia. Sampai sekarang, vaksin tersebut telah meraih izin penggunaan di 71 negara. []

    Baca juga: BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 Sputnik-V

  • Bencana Tornado, Joe Biden Setujui Deklarasi Darurat Kentucky

    peloporberita.com/ | Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah menyetujui deklarasi darurat untuk negara bagian Kentucky, setelah dihantam badai tornado yang diprediksi menelan sedikitnya 100 korban jiwa.

    Badai tornado itu telah menghancurkan rumah-rumah, pabrik dan sebuah stasiun pemadam kebakaran, menghancurkan panti jompo Missouri dan menewaskan sedikitnya dua pekerja di gudang Amazon.com di Illinois. Menurut peramal cuaca, badai tornado ini adalah sesuatu yang tidak biasa di bulan-bulan seperti ini.

    Biden pun memerintahkan bantuan federal untuk melengkapi tanggapan dari otoritas negara bagian dan lokal. “Kami masih belum tahu berapa banyak nyawa yang hilang dan tingkat kerusakan total,” ujar Biden kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.

    Selain itu, Biden juga mengatakan akan meminta Badan Perlindungan Lingkungan dan badan otoritas lainnya untuk melihat apakah perubahan iklim berperan dalam kehancuran badai.

    Baca juga: Jeff Bezos Sumbang Ratusan Juta Dolar Untuk Atasi Perubahan Iklim

    Sebelumnya pada Sabtu waktu setempat, Joe Biden telah berbicara dengan gubernur dari lima wilayah yang diterpa badai, yaitu Arkansas, Illinois, Kentucky, Missouri dan Tennessee. Pihak Gedung Putih mengatakan, Biden menyampaikan belasungkawa dan komitmennya untuk memberikan bantuan dengan cepat.

    Badan Manajemen Masalah Darurat atau Federal Emergency Management Agency (FEMA) juga telah mengirim personel tanggap darurat, air dan komoditas lain yang dibutuhkan ke tujuh negara bagian yang terkena dampak badai. []

    Baca juga: Badai Ida Sebabkan Banjir di New York dan New Jersey, 9 Orang Meninggal

  • Sejumlah Pabrik Toyota di Jepang Hentikan Produksi

    peloporberita.com/ | Perusahaan otomotif Jepang, Toyota Motor, memutuskan menambah jumlah pabriknya yang berhenti berproduksi di Jepang. Hal itu terpaksa dilakukan akibat adanya kekurangan pasokan komponen dari pabrik suku cadang di Asia Tenggara.

    Dalam siaran persnya seperti dikutip dari Reuters, pihak Toyota menyebutkan, penghentian produksi yang terbaru ini akan memangkas produksi mobil sebanyak 9.000 unit, mempengaruhi produksi model Lexus dan Land Cruiser four wheel drive.

    Baca juga: Toyota Bangun Pabrik Baterai Baru di North Carolina AS

    Penghentian produksi ini memang dilakukan oleh Toyota secara terbatas, namun keputusan ini diambil ketika perusahaan tersebut tengah mencoba menebus kehilangan produksi akibat gangguan rantai pasokan sebelumnya di Malaysia dan Vietnam.

    Seperti diketahui, Toyota selama ini dikenal sebagai salah satu produsen mobil terbesar dunia berdasarkan volume produksi kendaraan.

    Baca juga: Honda dan Toyota Hadapi Gugatan Pelanggaran Paten

    Meski demikian, Toyota tetap berpegang teguh pada target produksi tahunan yang ditetapkan pada September lalu, untuk menghasilkan 9 juta kendaraan pada akhir Maret nanti.

    “Kami ingin mempertahankan 9 juta unit, tetapi kami akan terus memantau situasinya,” kata juru bicara Toyota. []

    Baca juga: Toyota Berkomitmen Produksi Lokal Kendaraan Elektrifikasi Mulai 2022

  • Italia Denda Amazon Miliaran Dolar

    peloporberita.com/ | Perusahaan ecommerce Amazon dikenai denda senilai US$ 1,28 miliar atau sekitar Rp 18,3 triliun (kurs Rp 14.300). Otoritas Antimonopoli Italia menjatuhi hukuman itu lantaran Amazon dianggap menyalahgunakan dominasi pasarnya untuk meningkatkan penjualan di Amazon.it.

    Monopoli itu dilakukan dengan cara memberikan label Prime melalui layanan logistik Fulfillment by Amazon (FBA). Label Prime sendiri biasanya berkaitan dengan momen diskon besar-besaran saat Black Friday atau Prime Day.

    Dengan label Prime, sebanyak 7 juta konsumen yang merupakan anggota loyalitas Amazon akan mendapatkan keistimewaan. Cara itu dinilai sengaja untuk meningkatkan penjualan di Amazon.it.

    Menanggapi hal itu, Amazon menyatakan tidak terima dijatuhi hukuman denda dan akan mengajukan banding. “Denda dan pemulihan yang diusulkan tidak dapat dibenarkan dan tidak proporsional,” ungkap Amazon, seperti dikutip dari CNN, Jumat (10/12/2021).

    Pihak Amazon juga mengklaim bahwa FBA tidak sengaja didorong untuk meningkatkan penjualan. “Ketika penjual memilih FBA, mereka melakukannya karena efisien, nyaman dan kompetitif dari segi harga,” ujarnya.

    Selain otoritas antimonopoli Italia, regulator Uni Eropa juga menyatakan akan melakukan investigasi terhadap praktik bisnis Amazon secara konsisten.

    Ada dua hal yang akan disoroti, yaitu masalah terkait data ritel di Amazon yang ditemukan sejak 2019. Kedua, masalah dugaan perlakuan istimewa terhadap ritel Amazon hingga pengiriman logistik perusahaan pada 2020. []

    Baca juga: Italia Denda Apple dan Google Jutaan Dolar

  • Nike Amerika Berencana Fokus Jualan Online

    peloporberita.com/ | Produsen sepatu olahraga, Nike, berencana fokus pada penjualan online dan tidak lagi memasarkan produknya ke toko-toko di Amerika Serikat. Beberapa waktu lalu, Nike juga mengumumkan berhenti menjual produknya ke DSW (Desainer Shoe Warehouse), mulai tahun 2022.

    Sejak 2017 lalu, Nike juga telah memangkas jumlah pengecer tradisional secara signifikan, untuk meningkatkan keuntungan dan memperketat kendali atas produk yang dipasarkan.

    Chief Financial Officer Nike Matthew Friend mengatakan, Nike meraih keuntungan lebih dari dua kali lipat setelah menjual barang di situs web dan toko fisiknya sendiri, dibanding sebelumnya ketika Nike menjual produk lewat mitra grosir.

    “Produk-produk Nike yang dijual di retail telah berkurang sebanyak 50% sejak strategi itu diberlakukan pada 2017,” ujar Friend seperti dikutip dari CNN, Jumat (10/12/2021).

    Selain dapat mengendalikan harga pasar dengan lebih ketat lagi, itu juga keuntungan besar bagi merek premium seperti Nike yang ingin menyajikan produk bagi pelanggan dengan cara yang menarik dan konsisten, serta mencegah potongan harga terlalu banyak.

    Di sisi lain, Nike adalah salah satu pemasok barang atletik terbesar DSW, yang menyumbang sekitar 7% dari penjualan DSW pada 2020. Meski kehilangan Nike, DSW yakin masih mampu menambah pendapatan dengan menumbuhkan merek atletik lainnya.

    Sementara itu, Rival Under Armour dan Adidas mulai mengikuti jejak Nike. Kedua perusahaan itu menarik diri dari mitra ritel dan mulai membangun sistem penjualan secara langsung ke konsumen. []

    Baca juga: Pabrik Pembuat Sepatu Nike di Vietnam Kembali Beroperasi Penuh

  • Kapitalisasi Pasar Apple Mendekati US$ 3 Triliun

    peloporberita.com/ – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) Apple Inc, terus mencatatkan lonjakan harga saham yang membuat kapitalisasi pasarnya hampir tembus US$ 3 triliun atau sekitar Rp 42.900 triliun (kurs Rp 14.300/US$). Angka ini, hanya selang setahun setelah produsen iPhone itu melewati kapitalisasi pasar US$ 2 triliun.

    Pada Kamis (9/12/2021), harga saham Apple naik 1,6% menjadi US$ 175. Hanya butuh mencapai harga US$ 182,85 agar saham Apple bisa mencapai sasaran US$ 3 triliun. Saham Apple, didukung oleh para investor yang bertaruh dengan merek tersebut yang melihat Apple sebagai tempat aman berinvestasi.

    Ilustrasi gatget Apple
    Ilustrasi gatget Apple. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/Grinvals)

    Tahun ini, saham Apple telah melonjak sekitar 30% dan melonjak 80% pada tahun lalu. Sebagai perbandingan, indeks S&P 500 hanya meningkat sebesar 25% untuk periode yang sama.

    Sementara para pesaingnya di jajaran perusahaan teknologi berkapitalisasi triliunan dollar AS seperti Microsoft, Amazon, Alphabet dan Tesla naik sekitar 10%-70%. Adapun Microsoft, masih membutuhkan sekitar US$ 500 miliar lagi untuk bisa menembus kapitalisasi pasar US$ 3 triliun.

    Baca juga : 

    “Apple tampaknya lebih kebal terhadap pasang surut kekuatan ekonomi karena merek yang sangat kuat ini. Produk barunya juga cukup kuat,” tutur Analis pasar dan investasi senior Hargreaves Lansdown, Susannah Streeter berdasarkan keterangan yang dilansir dari Reuters, Jumat (10/12/2021).

    Menurut Streeter, ada harapan Apple masih akan terus hadir. Meskipun ada beberapa kelemahan dalam mendapatkan handset. Juga lemahnya permintaan produk anyar, iPhone 13.

    Kapitalisasi pasar sebesar US$ 1 triliun ditembus Apple pada pada 2018. Dan hanya butuh waktu dua tahun untuk menggandakan penilaian tersebut. Saham perusahaan teknologi ini melampaui target harga rata-rata analis Wall Street sebesar US$ 4. Dan dengan mayoritas analis merekomendasikan beli untuk saham Apple. []

  • FDA Terbitkan Izin Penggunaan Obat Antibodi Covid AstraZeneca

    peloporberita.com/ | Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) mengizinkan penggunaan campuran antibodi Covid-19 buatan AstraZeneca. Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan terhadap individu yang memiliki sistem kekebalan lemah atau riwayat efek samping parah setelah divaksin.

    Mengutip Reuters, FDA telah mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk koktail antibodi AstraZeneca, Evusheld, yang dikenal sebagai pre-exposure prophylaxis (PrEP).

    Meski begitu, Direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA Patrizia Cavazzoni mengatakan, vaksinasi tetap terbukti menjadi pertahanan terbaik untuk melawan Covid-19.

    Menurut Cavazzoni, penggunaan kombinasi dua antibodi monoklonal tersebut untuk mengurangi risiko pengembangan virus Corona pada individidu yang mengalami gangguan sistem kekebalan.

    “Mereka mungkin tidak memiliki respons kekebalan yang memadai terhadap vaksinasi atau memiliki riwayat reaksi yang merugikan parah terhadap vaksin Covid-19 dan tidak menerimanya,” ujarnya.

    Ia juga sangat menegaskan bahwa penggunaan Evusheld bukan sebagai pengganti vaksin Covid-19.

    Hingga saat ini, antibodi yang diproduksi di laboratorium tersebut hanya diizinkan sebagai pengobatan dini terhadap virus Corona, atau sebagai terapi pencegahan untuk orang berisiko tinggi setelah mengalami kontak dengan pasien yang positif terpapar Covid-19. []

    Baca juga: AstraZeneca Akan Tarik Keuntungan dari Vaksin Covid-19

  • Kanada Susul AS Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing

    peloporberita.com/ | Kanada memutuskan bergabung dengan Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AS) dalam boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin di Beijing, Tiongkok. Menanggapi boikot itu, Tiongkok menyebutnya sebagai sikap politik dan kampanye kotor.

    Sebelumnya, AS adalah yang pertama mengumumkan boikot pada pekan ini, dengan mengatakan bahwa pejabat pemerintahnya tidak akan menghadiri Olimpiade Beijing pada Februari nanti.

    AS melakukan boikot akibat adanya tindakan genosida terhadap minoritas Muslim di wilayah Xinjiang, di barat jauh Tiongkok. Namun, Tiongkok menyangkal adanya pelanggaran atas semua hak asasi.

    Pihak Tiongkok sendiri mengatakan bahwa AS akan mendapat ganjaran untuk keputusannya, bahkan Tiongkok memperingatkan akan ada tindakan balasan namun tidak memberikan rincian.

    Di sisi lain, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan, Beijing akan menyadari kekhawatiran lama negara-negara barat tentang hak asasi manusia di Tiongkok. “(Jadi) seharusnya tidak mengejutkan bahwa kami memutuskan untuk tidak mengirim perwakilan diplomatik,” ujar Trudeau seperti dikutip dari Reuters.

    Tampaknya keputusan Trudeau akan menambah ketegangan antara Kanada dan Tiongkok, mengingat kedua negara sudah pernah berseteru akibat penahanan Chief Financial Officer (CFO) Huawei Technologies Meng Wanzhou, berdasarkan surat perintah AS. Saat itu, seorang juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Kanada menuduh Trudeau membuat klaim palsu. []

    Baca juga: Tiongkok Kecam AS atas Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing

  • Regulator Persaingan Australia Setujui Pengambilalihan Sydney Airport

    peloporberita.com/ | Komisi Persaingan dan Konsumen Australia atau The Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) menyetujui pengambilalihan Sydney Airport Holdings senilai A$ 23,6 miliar atau sekitar US$ 17 miliar. Hal ini mengantarkan salah satu pembelian terbesar di negara itu mendekati hasil.

    Seperti diketahui, pada bulan lalu telah terjadi kesepakatan bahwa Bandara Sydney akan dibeli oleh Sydney Aviation Alliance (SAA), yang terdiri dari Investor IFM, QSuper, AustralianSuper dan Mitra Infrastruktur Global yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

    Pihak ACCC melihat kesepakatan itu tidak mungkin mengurangi persaingan, sehingga mereka juga tidak menuntut IFM melepaskan sahamnya di bandara Australia. IFM sendiri memiliki saham di sembilan bandara di seluruh Australia, termasuk lebih dari 25% saham di Melbourne dan 20% di Brisbane.

    “Penilaian kepemilikan silang antara bandara Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, dan Adelaide menemukan persaingan terbatas, sehingga tidak mungkin bagi satu anggota konsorsium untuk menguasai bandara,” ujar pihak ACCC, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (09/12/2021).

    Sementara itu dalam pernyataan terpisah, pihak Bandara Sydney mencatat pernyataan ACCC dan mengatakan kesepakatan itu juga telah disetujui oleh Komisi Eropa. Namun, mereka masih membutuhkan izin dari Dewan Peninjau Investasi Asing Australia dan pemegang saham perusahaan. []

    Baca juga: Boeing 737 Max Kantongi Izin Terbang Kembali dari China