Kategori: z Headline

  • Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism 2021 yang Diikuti 27 Peserta

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Yusron Hadi, pada Kamis, 14 Oktober 2021 membuka ajang pemilihan Mister Tourism Indonesia 2021 tingkat provinsi. Dalam ajang tersebut sudah terpilih sebanyak 27 peserta yang telah lolos audisi tingkat Kabupaten/Kota se-NTB.

    “Tahapan dari tanggal 11 sampai 13 Oktober 2021 adalah pra karantina dan tanggal 14 sampai 15 oktober 2021 karantina, sedangkan malam finalnya tanggal 16 Oktober 2021,”ungkap Kadispar NTB kepada para wartawan Kamis, 14 Oktober 2021.

    “Event serupa seperti pemilihan Duta Pariwisata tingkat nasional maupun Pemilihan Putri Pariwisata NTB akan berlangsung di NTB juga dalam waktu dekat yang mengambil tempat di destinasi-destinasi wisata.”

    Yusron Hadi mengungkapkan, event ini membuktikan bahwa insan pariwisata di NTB tetap eksis meskipun dalam skala terbatas. Sekaligus, Pemilihan Mister Tourism menambah deretan kegiatan yang turut membantu pulihnya kepariwisataan NTB.

    Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism yang Diikuti 27 peserta
    Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism yang Diikuti 27 peserta. (Foto:Pelopor.id/Kadispar NTB)

    “Event serupa seperti pemilihan Duta Pariwisata tingkat nasional maupun Pemilihan Putri Pariwisata NTB akan berlangsung di NTB juga dalam waktu dekat yang mengambil tempat di destinasi-destinasi wisata,” tegasnya.

    Kadispar NTB lebih lanjut menerangkan bahwa semua kegiatan tersebut akan terselenggara sebelum World Superbike (WSBK) Mandalika. Begitu pula dengan kegiatan sport tourism dan Festival Budaya Sembalun yang juga akan dilangsungkan sebelum WSBK dari tanggal 25 Oktober sampai 7 November 2021.

    Yusron Hadi berharap, sederet acara ini dapat menggeliatkan kembali sektor pariwisata NTB dan hotel-hotel yang mati suri akibat terhantam pandemi Covid-19 bisa kembali beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan lokal maupun internasional.[]

  • Viral Selebgram Rachel Vennya Kabur dari Karantina Dibantu Oknum TNI

    peloporberita.com/ | Selebgram Rachel Vennya ramai diperbincangkan setelah kabur saat karantina di RSDC Wisma Pademangan, Jakarta Utara. Setelah diadakan penyelidikan, Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS mengatakan bahwa kaburnya Rachel dibantu oleh seorang oknum TNI berinisial FS.

    “Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan, pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir,” kata Kolonel Herwin dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).

    Baca juga: Singapura Izinkan Wisatawan dari 11 Negara Masuk Tanpa Karantina

    Awalnya, Rachel mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, dari Amerika Serikat untuk memenuhi undangan brand lokal, Erigo.

    “Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial FS, yang telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri,” ucap Kolonel Herwin.

    Rachel tak sendiri, sejumlah public figure seperti Luna Maya, Gading Marten hingga Denny Sumargo juga ikut dalam rombongan tersebut. Namun tak seperti rekannya, sebut saja Denny Sumargo, yang menjalani karantina di hotel, Rachel justru melakukannya di Wisma Atlet.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Masa Karantina Turis Asing Dikurangi Jadi 5 Hari

    Kolonel Herwin menyebutkan, ada tiga kriteria warga yang boleh dikarantina di Wisma Atlet. “Pada kasus selebgram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut,” ujarnya.

    Berikut kriteria warga yang berhak mendapatkan fasilitas karantina di Wisma Atlet:
    1) Para pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia
    2) Pelajar/mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri
    3) Pegawai pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri

    Baca juga: Profil Selebgram Ayu Thalia yang Diduga Memfitnah Nicholas Sean Purnama

    Setelah ditemukan keterlibatan oknum, Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19 Mayjen TNI Mulyo Aji memerintahkan penyidikan terhadap oknum FS dan meminta proses pemeriksaan dilakukan dengan cepat.

    “Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas COVID-19 Nomor 18 Nomor 2021 yang mana bahwa tamu atau warga yang baru datang dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8×24 jam,” kata Herwin.

    Akibat tindakannya ini, Rachel Vennya terancam pidana 1 tahun penjara, sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan. []

  • Para Ahli Sebut BPA Berbahaya, Tidak Boleh Digunakan dalam Kemasan Makanan dan Minuman

    peloporberita.com/ – Plastik kemasan pangan yang mengandung Bisphenol-A (BPA), kembali menjadi sorotan. Hal ini mendorong Centre for Public Policy Studies (CPPS), sebuah lembaga yang mengkaji berbagai kebijakan publik di Indonesia, menggelar dialog publik virtual dengan tema: “Mendesain Regulasi Bisphenol-A (BPA) Yang Tepat” pada Rabu, 13 Oktober 2021.

    Secara khusus, dialog tersebut memusatkan perhatian dari sisi hilir diskursus BPA. Dialog tersebut menghadirkan Nia Umar, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Koordinator Presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), dr. Irfan Dzakir Nugroho, dokter spesialis anak, anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).

    “Tidak ada toleransi BPA terhadap hak kesehatan anak, ibu hamil dan bayi.”

    Pemaparan para pemateri tersebut, juga ditanggapi oleh Pungkas Bahjuri Ali, Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS.

    Dalam dialog publik yang berlangsung selama dua jam itu, para pemateri dan penanggap menilai bahwa Bisphenol-A (BPA) merupakan kandungan berbahaya yang memiliki risiko jangka panjang yang tidak boleh digunakan dalam kemasan pangan (makanan dan minuman), terutama yang dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, dan balita.

    Menurut Nia Umar, BPA menjadi problematis karena ada dimana-mana dan bisa masuk dengan mudah dalam rantai konsumsi. BPA dengan mudah masuk ke dalam rantai makanan dan dapat ditemukan dalam urin, darah, termasuk darah ibu hamil, tali pusat, dan ASI.

    “BPA memiliki risiko yang sangat besar terhadap ibu hamil. BPA mengganggu kerja endokrin dan meniru estrogen,” tuturnya.

    Nia juga menyampaikan bahawa semakin modern manusia, maka penyakit degeneratif itu akan semakin beragam, karena makin banyak makanan ultra proses di pasaran.

    “BPA adalah polusi yang tidak terlihat dan tidak tercium, namun bisa masuk kemana-mana dengan berbagai cara. Penggunaannya yang terlalu masif dan tidak disadari akan membuat banyak orang terkena penyakit akibat paparan BPA,” tambahnya.

    Nia berharap Pemerintah bisa tegas dalam mengatur kemasan yang mengandung BPA. “Harus ada aturan yang tegas dan kampanye resmi yang ditayangkan di semua media yang berisi edukasi tentang BPA, dan BPOM perlu mengkaji ulang regulasinya,” tutup Nia.

    Sementara dr. Irfan Dzakir menyampaikan bahwa toksisitas BPA telah menjadi perhatian, terutama di negara-negara Erop dan Amerika. Toksisitas BPA menimbulkan berbagai penyakit, “Efeknya sangat luas di berbagai kelompok. Sudah banyak studi yang membuktikan hal tersebut, dan untuk mencegahnya dibutuhkan regulasi preventif yang menjauhkan masyarakat dari bahaya BPA,” tambahnya.

    “BPA terdapat di seluruh bagian tubuh dan sudah banyak studi membuktikan bahwa bahaya BPA terkait dengan gangguan hormonal, kanker, penyakit saraf dan obesitas,” tegas dokter spesialis anak yang juga ahli dalam bidang hematologi.

    “Ada hubungan yang kuat antara paparan BPA dan gangguan perilaku manusia, terutama pada anak-anak. BPA ini menyerupai estrogen dalam tubuh, sehingga mengganggu perkembangan organ seksual pada anak-anak,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa upaya preventif yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari penggunaan produk mengandung BPA dan memberikan ASI secara langsung, mengurangi konsumsi makanan pada kemasan plastik, dan tidak memanaskan makanan dalam kemasan plastik di microwave.

    Menanggapi pertanyaan dari peserta dialog publik tentang ambang batas BPA, dokter Irfan merasa perlu adanya evaluasi dan revisi dari batas aman yang ada saat ini.

    Dari perspektif perlindungan anak, Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan penjelasan bahwa anak-anak memiliki hak atas kesehatan dan hak atas hidup yang diatur dalam Konvensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Arist juga menyatakan bahwa Pemerintah memegang amanah Undang Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014.

    “Hak ini adalah hak yang sangat fundamental,” ungkapnya. “BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebagai wakil Pemerintah memilki kewenangan untuk melindungi masyarakat. Kalau kita ingin mendesain regulasi BPA yang tepat, maka kita harus kembalikan ke Pemerintah,” tegasnya.

    “Tidak ada toleransi BPA terhadap hak kesehatan anak, ibu hamil dan bayi. Komnas anak sudah melakukan berbagai kampanye peduli kesehatan di ibu hamil dan PAUD sehingga nanti kalau Pemerintah masih belum membuat regulasi BPA yang tepat, setidaknya para ibu dan anak-anak sudah bisa menghindari kemasan yang mengandung BPA,” ungkap Arist Merdeka di akhir paparannya.

    Merespons informasi yang disampaikan para pemateri, Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS, Pungkas Bahjuri Ali, merasa senang mendapat banyak masukan dan rekomendasi terkait kebijakan BPA.

    “Memang BAPPENAS tidak spesifik menangani BPA, namun kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas utama,” kata Pungkas.

    Ia menambahkan bahwa arah RPJMN adalah peningkatan SDM dan diperlukan pemahaman bersama antara Kementerian atau lembaga negara dalam menghadapi BPA. Ia mengatakan bahwa perlu membuat dan menerapkan regulasi yang memang bisa diterapkan di Indonesia.

    “Namun kita juga perlu mempertimbangkan pertanyaan lain, seperti apakah ada alternatif selain BPA, apakah bahannya mudah dan lain sebagainya. Ada banyak kandungan kimiawi yang harus diperhatikan,” tegasnya.

    Pungkas juga mengatakan bahwa edukasi perlu diperkuat dan dipertajam, dan BAPPENAS harus memiliki lebih banyak informasi agar bisa menghasilkan kebijakan yang tepat.[]

  • Puan Maharani: Integrasi NIK dan NPWP Harus dengan Pengamanan Data Berlapis

    peloporberita.com/ – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Puan Maharani menyampaikan bahwa Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) merupakan terobosan mempercepat digitalisasi di Indonesia. Pasalnya, dengan UU HPP tersebut NIK akan terintegrasi langsung dengan NPWP.

    “Meski demikian saya berharap akan ada pengamanan berlapis dari sisi teknologi pengamanan data guna mengurangi risiko bobolnya data pribadi masyarakat akibat pengintegrasian tersebut,” tulis Puan di akun Instagramnya Rabu, 13 Oktober 2021.

    “Sebagai Ketua DPR RI saya juga mendorong Single Identity Number ini berlaku juga dengan layanan hak warga untuk kesehatan, sosial dan pendidikan.”

    Oleh sebab itu, menurut Putri Ketua Umum PDI-Perjuangan ini, UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang saat ini sedang digodok DPR bersama pemerintah menjadi sangat penting.

    “Sebagai Ketua DPR RI saya juga mendorong Single Identity Number ini berlaku juga dengan layanan hak warga untuk kesehatan, sosial dan pendidikan. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah dalam mengurus berbagai urusan administrasi,” ungkapnya.

    Sementara sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa RUU HPP menunjukkan perhatian dan keberpihakan kepada masyarakat yang pendapatannya rendah.

    Melalui RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP) yang telah disetujui untuk disahkan, basis pajak dapat makin diperluas, namun dengan tetap menjaga keadilan dan kesetaraan bagi masyarakat.

    “Salah satunya, perubahan aturan mengenai UU PPh Orang Pribadi. Pada RUU HPP memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang pendapatannya rendah, sekaligus menciptakan bracket baru agar masyarakat yang memiliki pendapatan lebih tinggi akan membayar pajak yang lebih tinggi juga,” tulis Sri Mulyani di Instagramnya.

    Tidak hanya itu, bagi Wajib Pajak orang pribadi UMKM dengan penghasilan bruto sampai dengan Rp500 juta/tahun tidak akan dikenai pajak. Sebelumnya, tidak ada batas bawah terhadap pengenaan tarif final 0,5% bagi pelaku UMKM. []

  • Diikuti Peserta 18 Negara, HK Endurance Challenge Ajang Uji Coba WSBK-MotoGP

    peloporberita.com/ – HK Endurance Challenge (HKEC) siap digelar. Seluruh persiapan teknis dan non teknis tuntas. Perhelatan HKEC 15-17 Oktober nanti, sekaligus menjadi ajang ujicoba event berskala internasional lainnya yang sudah di depan mata, seperti World Superbike (WSBK) 19-21 November dan puncak sport event internasional di sirkuit Mandalika, MotoGP 20 Maret 2022.

    HKEC dijadikan sebagai ajang ujicoba rentetan sport event internasional yang akan digelar di Lombok-NTB. Ujicoba ini terkait kesiapan pemerintah daerah NTB sebagai tuan rumah, kesiapan sumber daya manusia, akomodasi dan kesiapan infratsruktur yang selama ini menjadi fokus pembangunan di NTB.

    “Menariknya, kami (Pemerintah Daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP.”

    Sirkuit Mandalika misalnya. Pembangunan by pass BIZAM-Mandalika dan infrastruktur lain penunjang event-event berskala nasional dan internasional.

    “Keseluruhan event yang siap digelar dalam waktu dekat ini, muaranya adalah pemulihan pariwisata dan ekonomi NTB,” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, dalam jumpa pers bersama PT Hutama Karya (Persero) di Mataram,13 Oktober 2021 optimis.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTB, Ridwan Syah, melihat HKEC ini sebagai sebuah strategi untuk memastikan dunia pariwisata NTB bangkit. Ridwan Syah juga menyebut HKEC sebagai pemanasan menuju event MotoGP.

    Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC
    Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    “Menariknya, kami (pemerintah daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP,” ungkap Ridwan Syah memberi semangat.

    Ridwan Syah, juga memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung event siap 100 persen. Seluruh rangkaian acara, transportasi, prasarana, management, rekayasa lalu lintas, dan kesehatan sudah siap.

    “Akan ada pelibatan UMKM. Keterlibatan UMKM ini untuk menguatkan posisi UMKM sebagai pendongkrak ekonomi masyarakat NTB. Dan saya pastikan tanggal 17 itu, by pass selesai dan acara ini untuk ujicoba walaupun belum diresmikan. Tidak ada lagi masalah, jalan itu bisa dilalui. Sekali lagi, ini momentum bahwa kita siap gelar WSBK,” tegas Ridwan Syah panjang lebar.

    EVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Tjahyo Purnomo, meyakinkan semua pihak kegiatan ini akan terus berlanjut. Event HKEC ini diikuti peserta asing dari 18 negara internasional, mewakili 5 benua Eropa. Mereka (peserta asing, red) saat ini berada di Indonesia.

    “Seyogyanya acara ini akan digelar Agustus. Namun karena terkendala pandemi jadualnya mundur. Acara ini diikuti atlet-atlet berpengalaman. Rutenya sejauh 123 kilometer. Dari gili air ke pantai sire, bersepeda hingga kawasan ITDC dan berlari sepanjang 20 kilometer. Ini bukan kaleng-kaleng,” tandas Tjahyo.

    “Event ini, diikuti 100 peserta. Ini bukan kaleng-kaleng karena sekelas Asia, Bahkan dunia. Banyak kegiatan lain yang kami gelar dalam upaya memulihkan pariwisata Indonesia. Acara ini sudah dipersiapkan dengan baik sesuai dengan yang kita rencanakan,” sambungnya.[]

  • Selain Megawati, Sudhamek dan Sri Mulyani Turut Jadi Dewan Pengarah BRIN

    peloporberita.com/ | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hari ini (13/10/2021) melantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang diisi oleh tokoh-tokoh dari lintas sektor.

    “Sebelum saya mengambil sumpah berkenaan dengan pengangkatan saudara-saudara sebagai dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional, terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah menurut agama masing-masing?” ujar Jokowi, seperti dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/10/2021).

     

    Megawati Soekarno Putri ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Wakil Ketua. Sedangkan pengusaha nasional yang merupakan pemilik Garudafood, Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto, dipercaya menjadi Sekretaris Dewan Pengarah BRIN.

    Berikut formasi lengkap Dewan Pengarah BRIN yang dilantik hari ini di Istana Negara, Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 45 Tahun 2021:
    1. Ketua – Megawati Soekarnoputri
    2. Wakil Ketua – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
    3. Wakil Ketua – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa
    4. Sekretaris – Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto
    5. Anggota – Emil Salim
    6. Anggota – I Gede Wenten
    7. Anggota – Bambang Kesowo
    8. Anggota – Adi Utarini
    9. Anggota – Marsudi Wahyu Kisworo
    10. Anggota – Tri Mumpuni
    []

    Baca juga: Denny Siregar: Zaman Jokowi, Gue Ngerasa Punya Pemerintah

  • Squid Game Jadi Serial Netflix Paling Popular Sepanjang Masa

    peloporberita.com/ – Drama suspens asal korea, Squid Game telah menjadi serial Netflix paling popular sepanjang masa. Serial thriller itu menarik sekitar 111 juta fans sejak diluncurkan kurang dari 4 minggu lalu.

    Menyebar dari mulut ke mulut, atau lebih tepatnya melalui social media, Squid Game telah memuncaki chart Netflix lebih dari 80 negara.

    Keberhasilan tersebut melampaui serial Inggris, Bridgerton, yang ditonton sekitar 82 juta pada 28 hari pertama sejak diluncurkan.

    Kesuksesan Squid Game menguatkan pengaruh Korea selatan pada global popular culture, menyusul kepopuleran band K-pop BTS dan film pemenang Oscar Parasite.

    Squid Game, membuktikan pada dunia bahwa serial distopian dengan genre thriller itu bisa menarik dan sukses dengan menggunkan konsep bertahan hidup demi uang.

    Mengusung konsep survival game, serial ini bukan tontonan yang cocok untuk orang yang lemah hati. Pasalnya, Squid Game berisi beberapa adegan yang benar-benar mengerikan dan berdarah.

    Serta, lebih banyak teror psikologis yang dimainkan oleh sutradara Hwang Dong Hyuk, ini bukan serial yang pas buat kamu yang kurang terbiasa dengan adegan seram seperti itu.

    Namun, kenyataannya Squid Game booming dan bahkan sudah ditonton di seluruh dunia. Jadi series paling hot di tahun 2021, SQUID GAME resmi dinobatin masuk dalam daftar serial televisi Netflix yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah. []

  • Indonesia Gandeng Turki Buat Pesawat dan Tank

    peloporberita.com/ | Dalam kunjungan Pemerintah Indonesia ke Turki, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, ada sejumlah kerja sama yang dibawa ke tanah air, salah satunya di bidang industri pertahanan, yaitu pengembangan pesawat terbang dan tank skala kecil.

    “Saat ini kedua negara sedang dalam finalisasi perjanjian pertahanan untuk kemudian dapat ditandatangani. Salah satu kerja sama yang potensial adalah pengembangan bersama industri pertahanan termasuk pengembangan bersama, pesawat terbang dan produk tank skala kecil,” kata Retno Marsudi dalam keterangan pers, dikutip dari YouTube MoFA Indonesia (akun YouTube resmi Kementerian Luar Negeri RI), Rabu (13/10/2021).

    Baca juga: Arab Saudi Resmi Buka Pintu Umroh Bagi Indonesia

    Selain itu, Menlu Retno juga menyebutkan bahwa Turki dan Indonesia akan mulai membahas konsultasi baru, antara lain mengenai pertemuan tahunan industri pertahanan dan pertemuan dialog militer secara reguler. Kedua belah pihak juga akan melakukan pertemuan, yang disebut two plus two antara Menlu dan Menteri Pertahanan RI-Turki kemungkinan di akhir tahun ini atau di awal tahun depan.

    Tidak hanya membahas kerja sama, sejumlah isu global juga dibahas dalam pertemuan Menlu RI dengan Turki, mulai dari isu krisis di Myanmar hingga Afghanistan.

    “Krisis politik saat ini di Myanmar membuat upaya untuk menyelesaikan masalah di Rohingya ini menjadi semakin sulit dan kita memiliki keprihatinan yang sama terhadap krisis politik yang terjadi Myanmar. Terkait Afghanistan, kami menggarisbawahi kebutuhan dan kepentingan membantu mengatasi situasi politik dan aspek kemanusiaan,” kata Retno Marsudi.

    Baca juga: Mendag Lutfi: Pemerintah Fasilitasi UKM untuk Go Global

    Dalam kunjungan ke Turki kali ini, Menlu Retno Marsudi didampingi oleh tim dari Kementerian Kesehatan, Pertamina dan PT Waskita Karya. Secara terpisah, Kementerian Kesehatan, Pertamina dan PT Waskita Karya juga melakukan pertemuan dengan masing-masing rekannya. []

  • Krisis Chip, Apple Berpotensi Kurangi Produksi iPhone 13

    peloporberita.com/ | Apple Inc. kemungkinan akan memangkas produksi iPhone 13 sebanyak 10 juta unit akibat kekurangan chip global, seperti dilaporkan Bloomberg News pada Rabu (13/10/2021). Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu diprediksi akan memproduksi 90 juta unit model iPhone baru pada akhir 2021.

    Berdasarkan laporan itu, Apple menyebutkan kepada produsennya bahwa jumlah unit akan lebih rendah lantaran pemasok chip, termasuk Broadcom dan Texas Instruments, tengah berjuang untuk mengirimkan komponen.

    Kabar ini memicu saham Apple turun 1,2 persen dalam perdagangan setelah jam kerja, sementara Texas Instruments dan Broadcom turun sekitar satu persen, seperti dikutip dari Antara.

    Krisis chip secara global ini telah memberikan tekanan besar pada industri, mulai dari industri elektronik hingga mobil, bahkan sampai membuat sejumlah produsen mobil harus menangguhkan produksinya untuk sementara waktu.

    Meski demikian, dengan daya beli yang besar dan perjanjian pasokan jangka panjang dengan vendor chip, Apple disebut telah mengatasi krisis pasokan lebih baik dibanding sejumlah perusahaan lainnya.

    Hal ini membuat beberapa analis memperkirakan bahwa model iPhone 13 yang dirilis pada September akan memiliki tahun penjualan yang kuat, karena para konsumen ingin meningkatkan perangkat untuk jaringan 5G. []

  • Polda Metro Jaya Wacanakan Tambah Ruas Ganjil Genap

    peloporberita.com/ | Tingkat kemacetan di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta mulai tinggi seiring dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dengan beberapa pelonggaran. Melihat kondisi itu, Polda Metro Jaya memiliki wacana untuk menambahkan skema ganjil genap (gage) di beberapa ruas jalan, guna menekan dan mengendalikan laju mobilitas masyarakat.

    “Itu masih baru wacana, baru direncanakan. Dengan situasi pelonggaran saat ini kan berkorelasi dengan meningkatnya mobilitas. Kalau mobilitas meningkat kan, mau tidak mau kita tambahkan ruas gage untuk kendalikan ruas jalan ini,” jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono.

    Baca juga: Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu di 5 Kota

    Berdasarkan pengamatan sementara, Kadiv Humas Polri menilai, ruas jalan yang menerapkan gage yaitu Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said, masih terpantau landai. Sedangkan untuk ruas jalan lain rata-rata telah mengalami peningkatan volume kendaraan.

    Namun, Kadiv Humas Polri belum bisa menyebutkan berapa dan ruas jalan mana saja yang akan jadi sasaran pelaksanaan gage, lantaran masih menunggu saran dari sejumlah pihak dan juga tingkat indeks kepadatan kendaraan.

    Baca juga: Polisi Tetapkan CEO Jouska Aakar Abyasa Tersangka Penipuan

    “Kan sekarang ada tiga, ya mungkin kita lihat nanti kita harus berhitung dulu indeks mobilitas yang diperlukan gage itu dimana saja. Kita juga nanti akan meminta saran juga kepada Dinas Perhubungan (Dishub DKI Jakarta) apakah perlu nambah dua atau tiga (ruas jalan). Tergantung dari indeks kemacetannya, jadi bukan hanya karena visual tetapi karena memang lokasi disitu padat,” ujarnya. []