Tag: WSBK

  • Polda NTB Terima Catatan dari Dorna Sport Terkait WSBK 2021

    peloporberita.com/ – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol Muhammad Iqbal, menerangkan pihaknya menerima catatan yang diberikan oleh Dorna Sport terkait pengamanan selama ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika yang berakhir pekan lalu.

    Catatan tersebut berkaitan dengan hasil evaluasi yang harus dipersiapkan lebih baik lagi untuk pengamanan MotoGP bulan Februari dan Maret 2022 mendatang. Menurut Kapolda NTB, list dari pihak Dorna Sport itu akan didiskusikan bersama MGPA dan ITDC sebagai pemilik sirkuit.

    Selain itu, Polda NTB juga akan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memperkuat pengamanan MotoGP mendatang. Pertimbangan jumlah pengunjung MotoGP yang diprediksi lebih banyak dari event IATC dan WSBK 2021, menjadi dasar peningkatan pengamanan.

    Baca juga :

    “Semua nanti akan dikonsolidasikan, strategi apa yang harus kita kuatkan saat MotoGP khususnya pada ring 1 dan ring 2,” tutur Muhammad Iqbal dikutip dari Tribratanews  Selasa, 30 November 2021.

    Di ajang IATC dan WSBK 2021, aparat TNI-Polri melakukan pengamanan hingga ke ring (lapisan pengamanan) 2. Mulai dari pagar luar sirkuit hingga areal paddock pembalap.

    Berdasarkan aturan pengamanan sirkuit kelas internasional, ring 2 seharusnya menjadi tanggung jawab penyelenggara. Sedangkan untuk aparat keamanan dari pihak pemerintah, hanya ada di lapisan pengamanan 3, terbatas hingga pagar luar sirkuit.

    Tetapi, karena pihak penyelenggara dari Dorna Sports dan MGPA kewalahan mengatasi penonton yang masuk ke gerbang areal sirkuit dan areal hiburan di ring 1 yang berada di tengah areal balap, TNI-Polri terpaksa masuk membantu pengamanan.

    “Saya telah membicarakannya kepada pihak penyelenggara, Dorna Sports dan MGPA. Memang ini penting bagi penyelenggara dan secara terpisah saya sudah berbicara dengan Dorna,” tegasnya.

    Adapun catatan lainnya, pertama manajemen transportasi penonton, berikutnya manajemen ticketing, selanjutnya mengenai manajemen parkir, penerangan di lokasi-lokasi parkir, menajemen stand kuliner, UMKM dan merchandise.

    Selain itu Kapolda ingin sign board di perbanyak, penyempurnaan drainase untuk mengantisipasi hujan lebat, penyempurnaan kenyamanan grand stand tempat penonton, manajemen pengamanan tier 1, manajemen pengamanan paddock area, antisipasi hujan lebat oleh penyelenggara race.

    Selanjutnya, Iqbal ingin masalah sosialiasi lebih maksimal baik dari segi pengamanan seperti pengamanan event, prokes, transportasi bus dan tiket parkir. []

  • Pengaruh World Superbike Terhadap UMKM NTB

    peloporberita.com/ – Lombok | Ajang balap motor kelas internasional, World Superbike (WSBK) 2021 telah berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19-21 November 2021. Dalam acara ini juga diadakan NTB Expo 2021 yang diikuti oleh 330 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

    Beberapa di antara mereka memasarkan produk kerajinan lokal, salah satunya adalah Dhafi Pearl yang menawarkan berbagai produk perhiasan mutiara, mulai dari cincin, gelang, anting hingga kalung. Harga jualnya berkisar dari Rp 35.000 – Rp 1.900.000.

    Pemilik Toko Dhafi Pearl Lasmini mengatakan produk yang paling laris adalah set perhiasan mutiara air tawar. Ia juga menilai bahwa sambutan dari para pengunjung cukup positif dan omzet yang didapatkan juga cukup memuaskan setelah mengalami zero income selama pandemi.

    “Euforianya itu lumayan, karena kebanyakan penontonnya di luar. Mutiaranya banyak peminatnya,” kata Lasmini kepada awak media, Minggu (21/11/2021).

    Ke depannya, Dhafi Pearl berharap bisa mendapat pelatihan-pelatihan dari pemerintah, dan juga bisa diberi kesempatan untuk memasarkan produknya di pameran-pameran lain.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Yusron Hadi mengatakan produk-produk UMKM yang turut meramaikan NTB Expo 2021 dan terbilang banyak peminatnya adalah kriya fashion, produk kosmetik dan kuliner. []

  • Kesan dan Pesan Penonton World Superbike Mandalika 2021

    peloporberita.com/ | Lombok – Event World Superbike (WSBK) seri ke-13 atau seri terakhir dari agenda WSBK yang digelar di Pertamina Mandalika Internasional selesai pada Minggu, 22 November 2021. Brixx Toprak Razgatlioglu, pembalap dari Tim PATA Yamaha, keluar sebagai juara dunia setelah meraih 551 poin, unggul 25 poin dari pesaing terdekatnya yakni Jonathan Rea dari Tim Kawasaki.

    Para penonton tampak antusias menikmati tontonan adu balap motor berkelas internasional ini. Mereka antara lain Maxi and Lysbeth, warga Kuta Mandalika yang menyampaikan kepada wartawan bahwa WSBK adalah acara yang menarik dan membanggakan.

    “Terharu dan seru melihat pembalap yang berpacu cepat untuk jadi terdepan, meski hujan sempat menunda jadwal racing, sangat menginspirasi.”

    “Senang dan seru bisa menoton langsung. Bangga juga WSBK sudah terlaksana cukup baik,” tuturnya bersemangat saat ditemui langsung di area WSBK.

    Meski demikian, Lysbeth yang juga merupakan seorang blogger itu menyampaikan bahwa Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) sebagai pengelola Sirkuit Mandalika perlu membenahi akses jalan menuju tempat duduk penonton yang licin dan masih berlumpur. Selain itu, keduanya juga sempat mengalami masalah saat scan barcode pada tiket mereka.

    “Area di dalam sirkuit masih perlu dibenahi karena masih berlumpur setelah hujan. Sistem tiket juga harus diperhatikan karena masih ada masalah dengan barcode,” sebut Lysbeth.

    Sementara penonton lain, Calista sengaja datang dari Jakarta demi menonton WSBK. Ia mengaku bangga lantaran kini Indonesia memiliki sirkuit berkelas internasional Mandalika.

    Baca juga :

    “Bangga punya pengalaman ini, nonton pertandingan kelas dunia. Bangga Indonesia memiliki sirkuit international. Terharu dan seru melihat pembalap yang berpacu cepat untuk jadi terdepan, meski hujan sempat menunda jadwal racing, sangat menginspirasi,” ungkap Calista.

    Sementara untuk pertandingan selanjutnya, ia meminta panitia lomba untuk lebih perhatikan akses penonton. Pasalnya, akibat hujan deras berhari-hari akses dari gerbang ke tribun penonton dipenuhi lumpur.

    “Memang kondisi jalan dari gerbang hingga tribun menjadi lumpur dan sedikit membahayakan.” []

  • Astindo: Terima Kasih Pemerintah Sudah Membangun Sirkuit Mandalika

    peloporberita.com/ | Lombok – Event berskala internasional, World Superbike (WSBK) 2021 telah berlangsung sejak 19-21 November 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Acara ini bagaikan pembangkit bagi sektor pariwisita di Lombok, setelah mengalami puasa panjang akibat gempa bumi yang memporak-porandakan Lombok pada 2018 dan pandemi Covid-19 sejak 2020.

    “Terima kasih kepada pemerintah karena sudah membangun Sirkuit Mandalika,” kata Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) wilayah NTB Sahlan M. Saleh kepada awak media, Sabtu (20/11/2021).

    Sahlan mengakui event ini terasa sedikit dipaksakan diadakan November ini, namun menurutnya acara ini bisa membangkitkan asa para pelaku usaha pariwisata. “Asa kita itu tumbuh. Hidup kita kelihatan. Tadinya karyawan saya sudah tidur-tiduran,” tambah Sahlan.

    Selama pandemi, menurut Sahlan, tidak sampai 10 anggota Astindo NTB yang berhasil bertahan, dari total 68 anggota. Ia mengatakan ada beberapa anggota yang tidak yakin bahwa WSBK akan memberikan perubahan terhadap sektor pariwisata di Lombok.

    Namun kenyataannya sejak WSBK, tingkat kunjungan wisatawan di Lombok meningkat beberapa ratus persen dibanding bulan lalu saat pemerintah menerapkan pembatasan perjalanan akibat pandemi.

    Sahlan pun optimistis keadaan akan semakin membaik, ketika ajang Moto GP berlangsung pada Maret 2022. []

  • World Superbike Bikin Denyut Ekonomi Lombok-Sumbawa Berdegub Kencang

    peloporberita.com/ | Lombok – Event world superbike (WSBK) memicu denyut perekonomian Lombok-NTB. Dampak perhelatan WSBK, tidak hanya dirasakan pelaku industri pariwisata di level atas. Pelaku usaha di level menengah ke bawah juga ikut tersenyum melihat kondisi ekonomi warga mulai membaik.

    Perhelatan event WSBK di sirkuit Mandalika sepekan terakhir membuat denyut perekonomian masyarakat Lombok Sumbawa berdegub kencang. Dampak pertumbuhan ekonomi, tidak saja dirasakan pelaku usaha di level menengah ke atas. Masyarakat di level bawah pun, mulai sumringah menyambut dampak perhelatan motor sport internasional ini.

    “Bila perlu, waktu pagelaran world superbike ini ditambah hingga beberapa hari ke depan. Biar ekonomi Lombok ini tumbuh subur,” kata seorang pengusaha kuliner, Rini, Minggu (21/11/2021).

    “Hotel penuh, restaurant panen, semoga toko souvenir dan destinasi wisata juga banyak dikunjungi wisatawan menonton WSBK.”

    Rini mengumpamakan, seperti musim kemarau merindukan hujan, begitulah kondisi ekonomi Lombok kini. Hampir dua tahun ekonomi terpuruk akibat pandemi, sekarang diguyur dan tumbuh subur.

    “Tentu kami sangat bersyukur, dan semoga ini menjadi pertanda ekonomi NTB akan menjadi lebih baik ke depan,” sebutnya.

    Hal yang sama diungkapkan Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB, Sahlan M. Saleh. Menurutnya, Pemulihan pariwisata yang berdampak langsung ke pertumbuhan ekonomi warga kian terasa.

    “Perhelatan WSBK ini menjadi trigger pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa. Saya cukup merasakan perbaikan dan dampak cukup signifikan di perusahaan saya. Ini menjadi pertanda baik pertumbuhan ekonomi Lombok Sumbawa kian membaik,” tegas di depan awak media.

    Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi pun mengkonfirmasi perihal pemulihan pariwisata NTB yang dimulai Oktober lalu. Denyut pertumbuhan dan pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa kian terasa setelah event WSBK digelar.

    “Hotel penuh, restaurant panen, semoga toko souvenir dan destinasi wisata juga banyak dikunjungi wisatawan menonton WSBK,” sebut Yusron. []

  • Euforia WSBK, Astindo: Pariwisata NTB Sudah Mendekati Normal

    peloporberita.com/ | Lombok – Tidak diragukan lagi, penyelenggaraan event berskala Internasional World Superbike Mandalika yang berlangsung 19-21 November 2021, merangsang kembali bisnis Pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya mati suri akibat gempa Lombok dan Pandemi Covid-19.

    “Sejauh ini dengan adanya sirkuit Mandalika menjadi trigger untuk pemulihan pariwisata. Dari perusahaan saya sendiri juga ternyata peningkatannya cukup signifikan dilihat dari kedatangan tamu kita,” tutur Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sahlan M. Saleh kepada wartawan saat diwawancarai Sabtu, 21 November 2021.

    “Sudah mendekati normal,”

    Bahkan untuk memenuhi kebutuhan minibus para wisatawan di event WSBK, Astindo sampai meminta bantuan dari pelaku bisnis travel di Bali.

    “Dalam event WSBK ini, kita hampir kesulitan mencari minibus seperti Avanza, Innova dan Alphard. Bahkan kami minta teman-teman di Bali untuk dibawa kesini,” ungkapnya.

    Sahlan juga menyebutkan dengan adanya WSBK, tingkat kunjungan wisatawan di Lombok meningkat beberapa ratus persen dibanding bulan lalu saat Pemerintah menerapkan pembatasan perjalanan lantaran pandemi Covid-19. Sedangkan jika dibanding periode yang sama dengan tahun sebelum gempa, peningkatannya 100%.

    “Sudah mendekati normal,” ucapnya menjelaskan kondisi pariwisata di NTB.

    Baca juga :

    Meski demikian, kedepannya Sahlan berharap agar harga tiket bisa ditetapkan dari jauh-jauh hari sebelum acara. Ia juga menginginkan tiket untuk warga Indonesia diberi harga khusus, terlebih untuk warga lokal. Selain itu, promosi juga perlu ditingkatkan dan management pengaturan tiket harus diperbaiki.

    “Kami (Astindo), mempunyai waktu satu bulan untuk membuat produk ketika harga itu sudah rilis. Sangat mepet, kurang dari sebulan atau (hanya) 3 minggu,” tandasnya.

    Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, mengkonfirmasi perihal pemulihan pariwisata NTB mulai Oktober lalu. Denyut pertumbuhan dan pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa kian terasa setelah event WSBK digelar.

    “Hotel penuh, restaurant panen, semoga toko souvenir dan destinasi wisata juga banyak dikunjungi wisatawan penonton WSBK,” tandas Yusron penuh harap. []

  • Dukung World Superbike Mandalika, KemenKopUKM dan BNI Gelar NTB Expo 2021

    peloporberita.com/ –  Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) berpartisipasi dalam NTB Expo 2021 yang berlangsung mulai tanggal 19-21 November 2021. Dalam acara yang ditujukan untuk mendukung perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 ini, Kemenkop UKM bersinergi dengan BNI Xpora dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

    “World Superbike Championship di Mandalika merupakan ajang yang strategis untuk   memperluas akses produk UMKM sekaligus memperkuat citra produk UMKM Indonesia di mata dunia,” tutur Deputi Bidang UKM, KemenkopUKM Hanung Harimba Rachman, Kamis (18/11/2021).

    “WSBK menarik animo penonton dan pengunjung yang sangat besar baik dari kalangan wisawatan asing maupun domestik.  Ini adalah kesempatan yang sangat baik, produk UKM Indonesia tampil di ajang balap motor yang terkenal di dunia.”

    Lokasi yang digunakan untuk area NTB Expo 2021, adalah Area Parkir Sirkuit 1 Mandalika sebab lokasi tersebut secara strategis akan dilalui oleh pengunjung yang diperkirakan mencapai lebih dari 40.000 orang baik lokal maupun dari manca negara.

    Sebanyak 50 UKM berorientasi ekspor, difasilitasi oleh Deputi Bidang UKM dari 330 UKM yang akan ikut dalam pameran tersebut. Perinciannya, 39 UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, 1 binaan Dinas Perindustrian Provinsi NTB yaitu Science Technology and Industrial Park (STIP), serta 10 UKM binaan PT  Bank BNI (Persero), Tbk.

    Selain itu, dalam acara pembukaan NTB Expo 2021, juga akan berlangsung kegiatan business matching UKM provinsi NTB dengan Duta Besar dan Atase Perdagangan dari Belarusia.

    Baca juga : 

    “Event WSBK menarik animo penonton dan pengunjung yang sangat besar baik dari kalangan wisawatan asing maupun domestik.  Ini adalah kesempatan yang sangat baik, produk UKM Indonesia tampil di ajang balap motor yang terkenal di dunia,” ungkap Hanung.

    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, merupakan destinasi wisata dunia yang berada dalam wilayah seluas 1.035 hektar di kabupaten Lombok Tengah.  KEK Mandalika, diproyeksikan dapat menarik investasi sebesar Rp40 triliun dan akan menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja hingga tahun 2025.

    Mandalika juga telah ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas yang akan mengangkat citra Indonesia di sektor pariwisata. Faktor geografis Mandalika, mendukung terselenggaranya berbagai event olah raga kelas dunia seperti balap motor, kapal layar, surfing, skydiving, dan lain sebagainya yang akan berdampak terhadap meningkatnya pariwisata NTB dan Indonesia. []

  • Jelang World Superbike 2021 Mandalika, Begini Persiapan Pemerintah

    peloporberita.com/ – Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah dipersiapkan secara matang untuk menyukseskan pertandingan World Superbike 2021. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R. M. Manuhutu pada Forum Merdeka Barat 9, Superbike 2021: Dari Mandalika untuk Dunia pada hari Selasa, (16/11/2021).

    “Pembangunan sirkuit Mandalika merupakan proyek besar, bukan hanya bagi pemerintah pusat tetapi juga pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta yang terlibat,” tutur Deputi Odo soal sirkuit Mandalika.

    “Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan berbagai protokol dan aturan untuk menyambut euforia World Superbike pada 19–21 November 2021 dan juga Moto GP pada Maret 2022 mendatang.”

    Kunci dari pembangunan ini menurutnya adalah kerja sama serta komunikasi yang jelas antar semua pihak yang terlibat. Sedangkan hal utama yang diinginkan dari pembangunan ini adalah menghadirkan manfaat bagi masyarakat, utamanya penduduk di NTB.

    Odo R. M. Manuhutu
    Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R. M. Manuhutu. (Foto:Pelopor.id/Kemenko Marves)

    “Salah satu manfaatnya ditujukan kepada 200 Stand UMKM yang dapat berjualan selama pertandingan berlangsung. Jadi tidak hanya menonton tetapi juga dapat berbelanja,” ungkapnya.

    Selain itu, Pembangunan sirkuit ini diharapkan memberikan multiplier effect atau efek berganda bagi masyarakat, seperti menciptakan tenaga kerja. Selain itu, peningkatan wisata juga diharapkan dapat terjadi di luar wilayah Mandalika.

    Baca Juga :

    “Pemerintah pusat juga telah menyiapkan berbagai hal, seperti penyediaan bus angkutan untuk transportasi masyarakat dan rekayasa lalu lintas oleh Kementerian Perhubungan, perbaikan sarana, prasarana, dan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kesiapan simulasi protokol keamanan, kesehatan dan keselamatan oleh Basarnas, rehabilitasi hutan dan lahan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan diseminasi informasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika,” sebut Deputi Odo.

    Adapun hal utama yang harus dijaga adalah protokol kesehatan agar tidak terjadi kluster baru Covid-19 di Mandalika, serta protokol CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

    Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, bahwa WSBK Mandalika bisa menjadi candradimuka dan sebagai jalan agar olahraga balap di Indonesia kian mendunia.

    Zulkieflimansyah
    Gubernur NTB Zulkieflimansyah. (Foto:Pelopor.id/Kemenko Marves)

    “Ini menggembirakan, seperti mimpi yang jadi kenyataan. Meski MotoGP masih tahun depan, tapi getarannya sudah terasa. Gairahnya sangat terasa. Ini luar biasa,” ungkap Bang Zul panggilan akrabnya.

    “Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan berbagai protokol dan aturan untuk menyambut euforia World Superbike pada 19–21 November 2021 dan juga Moto GP pada Maret 2022 mendatang. Diharapkan dua even internasional ini dapat memberikan dampak baik bagi NTB, Indonesia, maupun secara global,” tambahnya.

    Sebelumnya, Indonesia tercatat telah empat kali menggelar WSBK. Penyelenggaraan pertama berlangsung pada tahun 1994, dilanjutkan pada tahun 1995, 1996, dan 1997 jadi edisi terakhir. Sedangkan untuk MotoGP, sudah dilaksanakan dua kali di Indonesia, yaitu pada musim 1996 dan 1997. []

  • Gubernur NTB: Feedback Positif WSBK, Penerbangan ke Lombok dan Hotel Penuh

    peloporberita.com/ – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menginformasikan, jelang gelaran Pelaksanaan seri terakhir World Superbike Championship (WSBK) 2021 di Sirkuit Internasional Jalan Raya Mandalika pada 19-21 November, penerbangan ke Lombok dan hotel di wilayah tersebut sudah terisi penuh.

    “Kami informasikan penerbangan ke Lombok sekarang penuh semua dan hotel sudah penuh semua, tidak hanya di Mandalika. WSBK ini akan menjadi feedback yang positif untuk Lombok, Indonesia, dan dunia,” tuturnya dalam acara Forum Merdeka Barat 9 Selasa (16/11/2021).

    Baca Juga :

    Pria yang akrab disapa Bang Zul ini yakin, WSBK Mandalika bisa menjadi candradimuka dan sebagai jalan agar olahraga balap di Indonesia kian mendunia.

    “Ini menggembirakan, seperti mimpi yang jadi kenyataan. Meski MotoGP masih tahun depan, tapi getarannya sudah terasa. Gairahnya sangat terasa. Ini luar biasa,” ungkap Bang Zul.

    Sebelumnya, Indonesia tercatat telah empat kali menggelar WSBK. Penyelenggaraan pertama berlangsung pada tahun 1994, dilanjutkan pada tahun 1995, 1996, dan 1997 jadi edisi terakhir. Sedangkan untuk MotoGP, sudah dilaksanakan dua kali di Indonesia, yaitu pada musim 1996 dan 1997. []

  • Bertolak ke NTB, Jokowi Resmikan Sirkuit Mandalika

    peloporberita.com/ | Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (12/11/2021). Setibanya di Lombok, Jokowi langsung menuju Pit Building Sirkuit Mandalika, untuk meninjau ruang kontrol Sirkuit Mandalika sekaligus menyimak penjelasan panel sirkuit tersebut.

    Dalam kunjungan kerja kali ini, Jokowi meresmikan Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

    “Sirkuit Mandalika dengan panjang 4,3 kilometer menggunakan aspal terbaru stone mastic asphalt siap digunakan untuk mendukung event dunia. Di mana sebentar lagi ada WSBK dan dilanjutkan pada bulan Maret MotoGP 2022,” kata Presiden Jokowi di lintasan Sirkuit Mandalika, Lombok.

    Baca juga: Menteri Perhubungan Apresiasi Persiapan Pengamanan Event IATC dan WSBK

    Selain itu, Jokowi juga diagendakan menjajal langsung Sirkuit Mandalika dengan mengendarai motor balap pribadinya, sebelum meresmikan Sirkuit Mandalika dan Jalan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,3 kilometer.

    “Jalan ini menghubungkan antara Bandara Internasional Lombok dengan kawasan Mandalika, telah selesai dibangun dan digunakan, sehingga jarak tempuh antara bandara dan Mandalika bisa menjadi 15 menit saja,” ucap Jokowi.

    Pada petang hari, Presiden Jokowi dijadwalkan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) secara virtual dari Novotel Lombok Resort and Villa. Kemudian bermalam di Lombok dan melanjutkan agenda kerja esok hari.

    Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi turut didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, serta Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia. []