Tag: Ukraina

  • Rusia Bersedia Hentikan Serangan ke Ukraina dengan 3 Syarat

    peloporberita.com/ – Dalam Perundingan antara delegasi Rusia dan Ukraina di wilayah perbatasan Belarusia pada hari Senin (28/02/2022) kemarin terungkap, pihak Ukraina telah meminta dilakukannya gencatan senjata. Sementara pihak Rusia, menyatakan bersedia menghentikan serangan dengan 3 syarat yang harus dipenuhi Ukraina.

    Berikut 3 syarat yang diajukan Rusia untuk mengakhiri invasi di Ukraina yang mereka ungkapkan melalui pembicaraan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Pertama, Ukraina harus netral dan tak memihak kepada Barat. Rusia sebelumnya, kerap menyatakan agar Ukraina tak bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Sebab, Putin merasa cemas jika itu terjadi maka kedaulatan dan keamanan negaranya terancam.

    Syarat kedua, Ukraina harus menghapus pengaruh Nazi atau Fasisme. Melalui pernyataan yang dirilis Kremlin, Putin menyatakan salah satu kunci solusi konflik kedua negara ini, Ukraina harus menghapus pengaruh Nazi atau praktik fasisme (denazifikasi) dan demiliterisasi. Moskow menyerang negara di Eropa Timur itu dengan dalih Ukraina adalah negara neo-Nazi.

    Putin juga mengklaim, sebagian penduduk di Ukraina, utamanya di wilayah timur menjadi target diskriminasi hingga genosida. Masyarakat di wilayah itu memang lebih fasih berbahasa Rusia dan dekat dengan kultur Negeri Beruang Merah. Wilayah timur Ukraina ini, kerap bergejolak sejak Rusia mencaplok Crimea pada 2014 silam.

    Syarat terakhir, Ukraina harus mengakui bahwa crimea milik Rusia. Wilayah yang dicaplok Rusia sekitar delapan tahun lalu itu berbatasan langsung dengan Laut Hitam. []

  • Diserang Rusia, David Beckham Sebut Situasi di Ukraina Menakutkan

    peloporberita.com/ – Tindakan Rusia yang menginvansi Ukraina mendapat reaksi keras dari Mantan bintang Manchester United, David Beckham. Pemain klub Major League Soccer (MLS) Inter Miami CF tersebut memberikan responnya melalui Instagram.

    Dalam unggahannya, Eks pemain Real Madrid dan Paris Saint-Germain (PSG) yang merupakan duta UNICEF atau badan amal PBB untuk anak-anak ini, juga mengajak pihak-pihak yang ingin bergerak membantu anak-anak di Ukraina.

    “Situasi di Ukraina sangat menghancurkan dan menakutkan bagi rakyatnya. Seperti semua orang tua, sangat memilukan melihat efeknya pada anak-anak tak berdosa yang sekarang tinggal di zona perang. Ketika konflik meningkat, begitu pula kebutuhan anak-anak. Cari tahu bagaimana Anda dapat membantu melalui UNICEF dalam tautan di bio,” tulis Beckham di akun instagram pribadinya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by David Beckham (@davidbeckham)

    Dukungan terhadap rakyat Ukraina terus mengalir dari berbagai pihak, begitu pula dari dunia sepak bola dimana pada akhir pekan lalu, liga-liga Eropa seperti Liga Inggris dan Liga Portugal mengizinkan sejumlah klub menunjukkan dukungan untuk Ukraina.

    Di antaranya pemain Manchester City yang mengenakan kaus dengan tulisan ‘tidak ada perang’, sedangkan pemain Everton mengenakan kalung dengan warna bendera Ukraina. Kemudian Liga Portugal, suporter Benfica memberikan tepuk tangan dengan berdiri kepada striker asal Ukraina Roman Yaremchuk saat masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti.

    Sementara Federasi Sepakbola Internasional FIFA, resmi menjatuhkan 5 sanksi untuk Rusia sebagai berikut:

    1. Rusia dilarang menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola internasional dibawah naungan FIFA.
    2. Pertandingan kandang timnas Rusia harus dipindahkan ke tempat netral dan digelar tanpa penonton Rusia.
    3. Dilarang bertanding atau berkompetisi dengan nama Rusia dan diganti dengan Football Union of Russia.
    4. Bendera Rusia tidak boleh dikibarkan dalam pertandingan yang diikuti perwakilan asosiasi sepak bola Rusia.
    5. Lagu kebangsaan Rusia tidak boleh diputar dalam pertandingan yang diikuti perwakilan asosiasi sepak bola Rusia. []

  • Setelah Beroperasi 30 Tahun, BP Tinggalkan Rusia Akibat Invasi Ukraina

    peloporberita.com/ | Setelah 30 tahun beroperasi di Rusia, British Petroleum (BP) memutuskan keluar dari negara tersebut dengan menjual sahamnya pada BUMN migas Rusia, Rosneft. Langkah ini ditempuh sebagai tanggapan perusahaan Barat terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

    Perusahaan asal Inggris itu menyebutkan dalam pernyataan resminya bahwa BP akan melepas 19,75% sahamnya di Rosnesft, dengan nilai sekitar USD 25 miliar.

    “Saya sangat terkejut dan sedih dengan situasi yang terjadi di Ukraina dan hati saya tertuju pada semua orang yang terkena dampak. Hal itu menyebabkan kami secara mendasar memikirkan kembali posisi BP dengan Rosneft,” kata Chief Executive Officer (CEO) BP Bernard Looney yang dikutip dari Reuters.

    Sekretaris Bisnis Inggris Kwasi Kwarteng menyambut baik keputusan BP. Menurutnya, invasi Rusia ke Ukraina harus menjadi peringatan bagi bisnis Inggris dengan kepentingan komersial di Rusia. Di sisi lain, kantor berita Rusia melaporkan bahwa Rosneft menyalahkan keputusan BP yang dianggap telah menghancurkan kerja sama selama 30 tahun.

    Pada tahun lalu, BP menerima pendapatan dari Rosneft dalam bentuk dividen yang berjumlah sekitar USD 640 juta, atau sekitar 3% dari keseluruhan arus kas dari operasi. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki sekitar 200 karyawan di Rusia, yang sebagian besar adalah staf lokal.

    Selain BP, ada juga perusahaan energi Barat lainnya yang beroperasi di Rusia, termasuk TotalEnergies yang memegang 19,4% saham Novatek dan 20% dari proyek LNG Yamal.[]

  • FIFA Beri 5 Sanksi Untuk Timnas Rusia, Apa Saja?

    peloporberita.com/ – Federasi Sepakbola Internasional FIFA resmi melarang timnas sepak bola Rusia mengibarkan bendera dalam pertandingan internasional. Sanksi FIFA itu, tidak lepas dari operasi militer Rusia ke Ukraina yang masih berjalan. Secara keseluruhan, FIFA menjatuhkan 5 sanksi untuk Rusia.

    1. Rusia dilarang menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola internasional dibawah naungan FIFA.

    2. Pertandingan kandang timnas Rusia harus dipindahkan ke tempat netral dan digelar tanpa penonton Rusia.

    3. Dilarang bertanding atau berkompetisi dengan nama Rusia dan diganti dengan Russia Football Union (RFU).

    “Tidak ada kompetisi internasional yang digelar di wilayah Rusia, sehingga laga kandang dimainkan di tempat netral dan tanpa penonton. Anggota asosiasi mewakili Rusia harus tampil di kompetisi menggunakan nama RFU dan bukan Rusia,” sebut pernyataan resmi FIFA.

    4. Bendera Rusia tidak boleh dikibarkan dalam pertandingan yang diikuti perwakilan asosiasi sepak bola Rusia.

    “Tidak ada bendera dan lagu kebangsaan Rusia yang biasa digunakan dalam pertandingan ketika tim RFU bertanding,” sambung FIFA.

    5. Lagu kebangsaan Rusia tidak boleh diputar dalam pertandingan yang diikuti perwakilan asosiasi sepak bola Rusia.

    “FIFA akan terus melakukan dialog dengan IOC, UEFA dan organisasi olahraga lainnya untuk menentukan hukuman tambahan, termasuk potensi mencoret (Rusia) dari kompetisi bisa dilakukan dalam waktu dekat jika situasi tidak membaik. Dewan FIFA dalam posisi siaga untuk mengambil keputusan kapanpun,” tulis FIFA dalam pernyataan resmi.

    Keputusan FIFA ini, membuat Polandia, Swedia, dan Republik Ceko kesal lantaran dianggap tidak tegas dan cenderung main aman. Bahkan Polandia dan Swedia kabarnya ingin memboikot pertandingan Playoff Piala Dunia 2022 pada 24 dan 28 Maret mendatang.

    Sementara Asosiasi Sepak Bola Rusia (RFU) bersikap tidak peduli dengan ancaman boikot sejumlah negara terkait keikutsertaan Rusia di Piala Dunia 2022. Dalam keterangan resmi pada Minggu (27/02/2022), RFU mengatakan, hingga kini mereka masih mempersiapkan timnas Rusia untuk pertandingan melawan Polandia pada playoff Piala Dunia 2022 yang akan digelar 24 Maret mendatang.

    Menurut RFU, pertandingan playoff Piala Dunia 2022 akan tetap digelar pada 24 Maret mendatang meski FIFA sudah menjatuhkan untuk Rusia. []

  • Singapura Terapkan Sanksi Sektor Perbankan Terhadap Rusia

    peloporberita.com/ | Pemerintah Singapura menyatakan akan memberikan sanksi kepada Rusia. Salah satunya adalah pembatasan tindakan untuk sektor perbankan dan keuangan, serta kontrol ekspor pada barang-barang yang dapat digunakan sebagai senjata terhadap rakyat Ukraina.

    “Secara khusus, kami akan memberlakukan kontrol ekspor pada barang-barang yang dapat digunakan secara langsung sebagai senjata di Ukraina untuk merugikan atau menaklukkan Ukraina. Kami juga akan memblokir bank-bank Rusia tertentu dan transaksi keuangan yang terhubung ke Rusia,” kata Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan seperti dilansir dari Reuters.

    Balakrishnan menambahkan bahwa pihaknya saat ini sedang mengerjakan langkah-langkah khusus dan akan mengumumkan dalam waktu dekat.

    Ia menjelaskan bahwa langkah penerapan sanksi itu untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Singapura sendiri sebenarnya cukup jarang mengeluarkan sanksi terhadap negara lain.

    “Singapura bermaksud untuk bertindak bersama dengan banyak negara lain yang berpikiran sama untuk menjatuhkan sanksi dan pembatasan yang sesuai terhadap Rusia,” kata Balakrishnan.

    Balakrishnan juga mengatakan bahwa invasi Rusia adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran berat norma-norma internasional.

    Keputusan yang ditempuh Singapura ini adalah yang pertama di antara tetangga-tetangga regionalnya dan terlepas dari Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang beranggotakan 10 negara.[]

  • Ukraina Raih Donasi Kripto Lebih Dari USD 10 Juta

    peloporberita.com/ | Pemerintah Ukraina telah meraih donasi kripto senilai lebih dari USD 10 juta atau sekitar Rp 143,92 miliar (kurs Rp 14.392,05 per USD) untuk melawan invasi Rusia.

    Sebelumnya, pemerintahan Zelensky, melalui akun Twitter resmi, telah mengunggah alamat untuk dua dompet kripto, pada Sabtu (27/02/2022) waktu setempat.

    Hasil riset perusahaan analitik blockchain Elliptic menyebutkan, dompet kripto itu telah meraih donasi hingga USD 10,2 juta yang disumbangkan ke organisasi non-pemerintah untuk mendukung militer Ukraina.

    Menurut Elliptic, sekitar USD 1,86 juta dari donasi tersebut berasal dari penjualan NFT, yang awalnya ditujukan untuk pengumpulan dana bagi pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Sekadar mengingatkan, NFT adalah non-fungible token atau aset digital unik yang dirancang untuk mewakili kepemilikan barang virtual, seperti properti atau karya seni.

    Selain itu, ada juga Come Back Alive sebuah organisasi LSM yang menyediakan perlengkapan untuk militer Ukraina. Mereka bahkan telah menerima donasi kripto sejak 2018.

    Mengutip Reuters, secara total, hingga saat ini sumbangan berbentuk kripto yang telah diterima oleh pemerintah Ukraina dan LSM telah mencapai USD 16,7 juta.

    Melihat hal ini, Kepala Ilmuwan Elliptic Tom Robinson mengatakan bahwa aset kripto seperti Bitcoin telah menjadi metode crowdfunding alternatif yang penting.[]

  • Sanksi Baru Lagi, Kali Ini Bank Rusia Dikeluarkan dari SWIFT

    peloporberita.com/ | Rusia kembali mendapat sanksi baru dari sejumlah negara akibat menyerang Ukraina. Kali ini, Komisi Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Inggris, Kanada dan Amerika Serikat (AS) sepakat mengeluarkan bank-bank Rusia dari SWIFT.

    SWIFT adalah singkatan dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication, yaitu jaringan keamanan tinggi yang menghubungkan ribuan lembaga keuangan di seluruh dunia.

    SWIFT merupakan bagian penting yang menghubungkan bank-bank di dunia. Ini adalah sistem pesan yang memungkinkan bank memindahkan uang dengan cepat dan aman, mendukung arus perdagangan dan investasi.

    Sanksi ini juga membatasi akses bank-bank Rusia ke aliran uang global, sehingga mempersulit bisnis ekspor-impor atau untuk membiayai diri mereka sendiri dari luar negeri. AS dan Eropa juga menyiapkan sanksi yang membidik bank sentral Rusia.

    “Kami berjanji, secara kolektif memastikan bahwa perang ini adalah kegagalan strategis untuk Putin,” sepenggal pernyataan bersama yang dirilis Gedung Putih, seperti dilansir dari CNN.

    Sebelumnya, saat konferensi pers pada Kamis (24/02/2022), Presiden AS Joe Biden menjelaskan alasannya menghindari mengeluarkan bank Rusia dari SWIFT atau memberi sanksi kepada Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi. Namun, kurang dari 48 jam kemudian, Biden justru melakukan keduanya.

    Di sisi lain, Rusia telah membangun cadangan mata uang asing terbesar keempat di dunia dengan nilai lebih dari USD 630 miliar. []

  • Putin Perintahkan Pasukan Nuklir Rusia Siaga, ini Respon Amerika

    peloporberita.com/ – Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan nuklirnya untuk siaga seiring invasi ke kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv. hal itu disampaikan Putin dalam sebuah pertemuan dengan menteri pertahanan dan kepala militer seperti dikutip dari Bloomberg pada Minggu (27/02/2022).

    Putin bahkan menyebut langkah-langkah yang diambil Barat “tidak bersahabat” terhadap negerinya yang semakin menimbulkan kekhawatiran global. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sanksi dari negara Barat tidak sah.

    Sebelumnya diketahui bahwa Rusia telah melakukan latihan militer yang melibatkan pasukan nuklirnya pada awal bulan ini seiring dengan ketegangan yang meningkat. Mereka juga, telah melakukan uji coba peluncuran rudal.

    Menanggapi keputusan Putin, Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki menyatakan, manuver Putin adalah bagian dari pola Kremlin yang lebih luas, dengan cara melakukan eskalasi tak beralasan dan menciptakan ancaman yang dibuat-buat.

    “Ini benar-benar pola yang kita lihat dari Presiden Putin selama konflik ini, yaitu menciptakan ancaman tidak nyata untuk membenarkan agresinya, dan komunitas global serta rakyat Amerika harus melihatnya melalui prisma itu,” kata Psaki dilansir dari ABC, Minggu (27/02/2022).

    Psaki menegaskan, Amerika Serikat siap menghadapi pola yang sedang dilakukan Kremlin.

    “Ini semua adalah pola dari Presiden Putin dan kita akan tegak menghadapinya, kita memiliki kemampuan untuk membela diri, tetapi kita juga perlu mengungkapkan apa yang kami lihat di sini tentang Presiden Putin,” ucap Psaki.

    Selanjutnya menurut Psaki, Amerika Serikat siap mengirim lebih banyak bantuan kemanusiaan, ekonomi dan pertahanan militer. Psaki juga menekankan bahwa Amerika Serikat tetap berhubungan dekat dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan memuji atas kepemimpinannya selama beberapa hari pertama perang saat ini. []

  • Elon Musk Bantu Internet Ukraina dengan Aktifkan Starlink

    peloporberita.com/ – Wakil Perdana Menteri Ukraina dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui cuitan di Twitternya meminta bantuan kepada CEO SpaceX Elon Musk untuk menyediakan layanan internet ke negara tersebut di tengah serangan Rusia. Cuitan Fedorov ini, cukup banyak mengundang perhatian lantaran kata-katanya yang membuat hati tersentuh.

    “Sementara Anda mencoba menjajah Mars, Rusia mencoba menduduki Ukraina! Sementara roket Anda berhasil mendarat dari luar angkasa, Roket Rusia menyerang warga sipil Ukraina! Kami meminta Anda untuk memberi Ukraina stasiun Starlink dan untuk memanggil orang Rusia yang waras untuk membela,” tulis Fedorov dalam Twitternya.

    Dengan besar hati Musk pun mengabulkan permintaan Fedorov dan menjawabnya juga melalui Twitter.

    “Layanan Starlink sekarang aktif di Ukraina. Lebih banyak terminal dalam perjalanan,” jawab Musk.

    Adapun sebelumnya dikabarkan, Rusia telah melumpuhkan jaringan internet di Ukraina. NetBlocks, pemantau jaringan internet global menginformasikan adanya gangguan internet yang signifikan di Kota Kharkiv tak lama setelah ledakan besar di kota tersebut. Para pengguna internet pun melaporkan kehilangan layanan internet kabel dari ISP Triolan. Meski begitu, jaringan telepon seluler masih bisa beroperasi.

    “Di tengah laporan pemadaman listrik dan peningkatan aktivitas militer di Donetsk, Ukraina, data jaringan real-time menunjukkan gangguan pada konektivitas internet,” Cuit NetBlocks di Twitter pada Jumat, (25/02/2022).

    Cuitan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui twitter @FedorovMykhailo
    Cuitan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui twitter @FedorovMykhailo

    Kota Kharkiv, yang berjarak 40 km dari perbatasan Ukraina dan Rusia adalah salah satu kota pertama yang diinvasi tentara Rusia. Serangan itu, menargetkan unit perbatasan, patroli perbatasan, dan pos pemeriksaan menggunakan artileri, alat berat dan senjata ringan. []

  • Google Hukum Rusia dengan Blokir Monetisasi Konten Youtube

    peloporberita.com/ – Google memblokir media yang didanai Rusia, yakni RT (Rusia Today) agar tidak bisa mendapatkan penghasilan dari iklan. Langkah menyusul penerapan langkah serupa yang telah dilakukan oleh Meta Platforms Inc, pemilik Facebook. Larangan dan pemblokiran Google ini, berlaku untuk produk-produk Google lainnya, seperti YouTube.

    “Mengingat keadaan luar biasa di Ukraina, kami menghentikan sejumlah kemampuan channel itu untuk memonetisasi di YouTube, termasuk beberapa channel Rusia yang berafiliasi dengan sanksi baru-baru ini,” sebut YouTube, yang dijalankan oleh Google Alphabet Inc, dalam sebuah pernyataan Minggu, (27/02/2022).

    Video dari media-media yang diblokir itu, akan jarang muncul dari rekomendasi. Berdasarkan permintaan pemerintah Ukraina, konten dari Rusia Today dan media lainnya yang dilarang, juga tidak bisa diakses dari Ukraina.

    YouTube mencatat, selama beberapa hari terakhir telah menghapus ratusan saluran, termasuk beberapa saluran yang mereka sebut sebagai “praktik penipuan terkoordinasi,” yakni istilah yang digunakan perusahaan untuk konten yang isinya disinformasi.

    Lebih lanjut, Google juga melarang media-media tersebut menggunakan teknologinya untuk menghasilkan uang dari situs dan aplikasi. Media Rusia, tidak lagi bisa membeli iklan lewat Google Tools atau memasang iklan di layanan Google, termasuk Google Search dan Gmail.

    Sebelumnya, TikTok juga telah memblokir akun kantor berita Rusia RIA Novosti pada Jumat (25/02/2022) malam dan menghapus alamat video Kepala Republik Rakyat Donetsk (DPR), Denis Pushilin yang memproklamirkan diri ‘merdeka dari Ukraina’ terkait upaya pengevakuasian warganya.

    Sementara Uni Eropa, beberapa hari lalu mengenakan sanksi terhadap individu, yaitu pemimpin redaksi RT Margarita Simonyan, yang dijuluki tokoh penting dalam propaganda Rusia.

    Sementara hingga hari keempat sejak Rusia menginvansi negara tersebut Kamis (24/02/2022), Situasi di Ukraina, Minggu (27/02/2022) terus memanas. Ledakan besar masih terdengat di kota Vasylkiv dan seorang bocah berusia 6 tahun tewas akibat pertempuran di Kiev.

    Terakhir kali Pemerintah Ukraina memberikan perkembangan terbaru atas jumlah korban tewas akibat serangan Rusia adalah pada Kamis (24/02/2022), yakni sebanyak 137 warga Ukraina meninggal dunia. []