Tag: Uang Kripto

  • Tokocrypto: Kondisi Market Aset Kripto Membaik Tapi Rentan Sakit

    Jakarta – Kondisi market aset kripto sedikit membaik memasuki pertengahan pekan. Walaupun masih belum mencapai titik imbal hasil yang tinggi, beberapa aset kripto perlahan mulai bangkit. Melansir CoinMarketCap pada Rabu (15/06/2022) pukul 12.00 WIB, sejumlah aset kripto kompak mengalami sedikit peningkatan dalam perdagangan 24 jam terakhir.

    Bitcoin (BTC) naik 3,16% menjadi $ 21.963, sementara Ethereum (ETH) berada di posisi $ 1.201 atau naik 9,12%. Altcoin lainnya juga sedikit melesat, seperti Cardano (ADA), BNB, XRP yang masing-masing melonjak di atas 5%. Bahkan, Solana (SOL) dan Polkadot (DOT) mentereng naik di atas 10%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono mengatakan, bangkit atau pullback market kripto ini bukan sebagai tanda akan terjadi bullish. Investor mengira penurunan sudah selesai dan mulai percaya akan pembalikan arah, tapi dari situ cuma space saja sebelum market melanjutkan penurunan. Kenaikan ini juga diakibatkan dari posisi short yang dilakukan oleh trader untuk sedikit mengambil keuntungan dan mencegah harga-harga aset kripto terjun bebas ke bawah titik support-nya.

    “Pullback atau koreksi sementara ini terjadi karena banyak trader yang mengambil posisi short sehingga transaksi sedikit terjadi. Mereka juga ingin mencegah harga kripto anjlok, karena sentimen The Fed nantinya. Jika itu terjadi, maka aksi jual besar-besaran diperkirakan tak terbendung,” tutur Afid.

    Afid menjelaskan, secara umum investor masih memilih untuk menahan aksi beli karena menunggu keputusan pasti kebijakan moneter The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuannya 50 basis poin di bulan ini. Namun, tidak menutup kemungkinan The Fed bakal mengerek suku bunga hingga 75 basis poin menyusul data inflasi AS Mei lalu yang ternyata cukup mengejutkan.

    “Kombinasi suku bunga AS yang tinggi dan ketakutan akan resesi sebagai faktor makro utama yang menyebabkan pasar penurunan kripto saat ini. Bear market akan terhenti, jika The Fed melonggarkan kebijakan moneter hawkish dengan menghentikan kenaikan suku bunga. Itu bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan,” tegas Afid.

    Melihat Dampak Kebijakan The Fed

    Sementara data inflasi AS yang terus meninggi menyebabkan Bitcoin diperdagangkan di bawah $ 22.000 atau turun sekitar 2% selama 24 jam terakhir. Penurunan tersebut merupakan kerugian hari kedelapan berturut-turut. Nilai BTC kini telah turun hampir 30% dari nilainya selama sebulan terakhir.

    Investor kripto pun masih gugup menunggu kenaikan suku bunga terbaru The Fed, yang sekarang diyakini oleh banyak pengamat akan menjadi 0,75 basis poin. Kenaikan yang tinggi ini bisa berpengaruh pada harga Bitcoin dan juga altcoin lainnya.

    [irp]

    “Ada kemungkinan jika The Fed menaikan suku bunga sebanyak 75 basis poin, kita bisa melihat BTC akan menuju ke harga $ 18.000. Namun, jika hanya menaikan 50 basis poin, mungkin besar BTC hanya bergerak ke kisaran ke $ 20.000. Titik bottom Bitcoin dari MA 20 dari cycle ini adalah $ 13.000. Secara historis, ini pernah terjadi di bulan Maret 2020,” ucap Afid.

    Ke depannya investor tampak masih takut dengan pergerakan nilai Bitcoin, terlihat dari Bitcoin Fear & Greed Index yang masih melemah di posisi Extreme Fear, sehingga aksi beli sulit dilakukan. Jika harga BTC masih anjlok, hal yang sama pun akan terjadi pada altcoin lainnya.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juni ini.

    Coinbase Blokir 25 Ribu Akun Kripto Pengguna Rusia
    Ilustrasi Koin Kripto.(Foto:Pelopor.id/Pixabay/Photospirit )

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. MyNeighborAlice (ALICE)

    MyNeighborAlice (ALICE) adalah game berbasis blockchain dengan konsep pertanian dan pengembangan yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan token kripto dan NFT saat mereka bermain. Menariknya, token asli MyNeighborAlice (ALICE) sempat melonjak 60.000% dalam waktu 30 detik sejak terdaftar di Binance pada Maret 2021, dari $ 0,1 menjadi $ 60.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan ALICE kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Sentimen positif datang dari perilisan full game yang kemungkinan akan diluncurkan pada 21 Juni mendatang.

    [irp]

    “Token ALICE kemungkinan besar akan melonjak harganya akibat sentimen positif tentang perilisan full game pada 21 Juni 2022. Investor pemegang ALICE meng-hold untuk mendapat profit ketika game tersebut berhasil dirilis,” kata Afid.Tokocrypto: Kondisi Market Aset Kripto Membaik Tapi Rentan Sakit

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 2,4 atau naik 27% dari harga saat ini $ 1,93 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #308, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 60.710.481. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.

    2. Cardano (ADA)

    Di tengah banyak aset kripto berkapitalisasi besar yang lesu saat bear market, Cardano (ADA) kemungkinan besar akan bersinar. Afid melihat ADA memiliki potensi bullish pasca Cardano meluncurkan alpha sidechain Ethereum Virtual Machine (EVM) pada 12 Juni lalu dan menambahkan bahwa sidechain saat ini tersedia di testnet.

    “Peluncuran jaringan ini memungkinkan pengembang untuk membangun Solidity-based applications di Cardano. DApps yang kompatibel dengan EVM, dan token yang kompatibel dengan ERC20 akan mendapatkan banyak manfaat dari Cardano,” kata Afid.

    [irp]

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,42 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,54 atau naik 21% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 15.465.112.475. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    3. COTI (COTI)

    COTI adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi. COTI menyediakan fungsionalitas sekuat Paypal dan Alipay, sekaligus memungkinkan perusahaan yang menggunakan dapat membuat aturan unik mereka sendiri dan akhirnya memiliki sistem pembayaran mandiri untuk menghemat waktu, data, dan uang.

    Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif pada Minggu ini karena peluncuran fitur Impermanent Loss Protection. Momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI. Harga COTI bisa naik 24% dari $ 0,0846 ke $ 0,1061.

    [irp]

    “Peluncuran fitur Impermanent Loss Protection menandai pencapaian besar menjadi ekosistem keuangan generasi berikutnya. Peluncuran ini menawarkan peluang baru bagi pengguna platform CVI Finance untuk perlindungan kerugian dalam transaksi on-chain multi-rantai,” ungkapnya.

    Peringkat COTI di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #173, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 92.358.944. Pasokan yang beredar 1.048.141.495 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.

    4. Hedera (HBAR)

    Hedera Hashgraph adalah jaringan terdistribusi terdesentralisasi (decentralized distributed network) yang secara struktural memiliki diferensiasi dari blockchain Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), tetapi melakukan fungsi yang setara.

    HBAR bertujuan untuk menyediakan platform yang stabil, efisien dan dapat dipercaya untuk aplikasi kelas perusahaan. Hedera didukung oleh governing council yang terdiri dari 39 organisasi dan perusahaan, seperti Google, Boeing, Deutsche Telekom, IBM, TATA Communications.

    Afid melihat HBAR memiliki potensi bullish diakibatkan sentimen dari kabar kemitraan Hala Systems dan Starling Lab yang mengeluarkan Pengajuan Kriptografis Bukti Kejahatan Perang di Ukraina ke Pengadilan Kriminal Internasional.

    [irp]

    “Kabar kemitraan tersebut membuat sentimen positif untuk token HBAR. Dari analisis teknikalnya nilai HBAR bisa melonjak hingga $ 0.0738 atau naik 21% dari harga $ 0,063,” kata Afid.

    Peringkat HBAR di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #34, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.328.067.623. Pasokan yang beredar 21.084.776.584 koin HBAR dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin HBAR.

    5. IOST (IOST)

    IOST adalah platform aplikasi blockchain yang dapat diskalakan, aman, dan terdesentralisasi. Infrastruktur TPS tinggi, terukur, dan aman memberikan kemungkinan tak terbatas bagi pengembang untuk membuat, berinovasi, dan membangun ide-ide besar berikutnya.

    Afid melihat IOST kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Sentimen positif datang dari kemitraan yang dijalin oleh IOST dengan DeNet untuk mempromosikan pengembangan Web3. Harga IOST bisa naik 12% dari $ 0,1250 ke $ 0,1417.

    [irp]

    “IOST akan bekerja sama dengan DeNet dan berusaha untuk mengintegrasikan aplikasi on-chain IOST ke Web3.0 secara efisien, serta memanfaatkan solusi pertumbuhan pemasarannya. Investor pemegang token IOST senang dengan kemitraan ini,” kata Afid.

    Peringkat IOST di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #103, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 242.463.076. Pasokan yang beredar 18.588.745.668 koin IOST dan maksimal pasokan 90.000.000.000 koin IOST.

    Kripto
    Ilustrasi Jual Beli Kripto. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/sergeitokmakov)

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. UMA (UMA)

    UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

    Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah. Dari analisis teknikal UMA mungkinkan akan alami penurunan sekitar 13 persen.

    [irp]

    “UMA sudah dalam kondisi hampir 100 persen overbought, sehingga investor disarankan untuk waspada karena harga sewaktu-waktu bisa menukik ke bawah alias turun. UMA bisa turun 26% dari harga $ 2,6 ke $ 1,9 dalam waktu dekat,” kata Afid.

    Peringkat UMA di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #125, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 173.258.195. Pasokan yang beredar 66.968.713 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

    2. SKALE Network (SKL)

    SKALE Network adalah sebuah solusi penskalaan Layer-2 yang mampu menciptakan lingkungan sidechain untuk mengurangi kemacetan di jaringan Ethereum. Afid menjelaskan SKL akan masuk fase bearish dalam waktu dekat.

    [irp]

    “Pergerakan SKL akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, SKL sudah membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Penurunan SKL bisa sampai $ 0,0467 atau sekitar 15% dari harga $ 0,0556,” kata Afid.

    Peringkat SKL di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #115, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 196.412.740. Pasokan yang beredar 3.530.852.671 koin SKL dan maksimal pasokan 7.000.000.000 koin SKL.

    3. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Setelah sempat reli bullish pada pekan lalu, kini Kyber Network Crystal v2 (KNC) harus terkoreksi dengan penurunan nilai yang cukup signifikan. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish, karena sudah overbought dengan kenaikan harga yang tinggi sebelumnya.

    [irp]

    “Pelaku pasar tampaknya sudah jenuh dengan KNC. Analisis teknikal KNC menunjukan nilai KNC bisa turun dari harga batas bawahnya $ 1,485 ke $ 1,139 atau turun 20%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #100, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 251.714.769. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Litecoin (LTC)

    Litecoin adalah aset kripto yang di buat pada tahun 2011 dan software open source di bawah lisensi MIT/X11. Litecoin bisa dibilang aset kripto turunan Bitcoin Core QT yang berarti semua yang ada di dalam Litecoin tidak berbeda jauh dengan Bitcoin.

    Litecoin masuk fase bearsih karena sentimen negatif dari aksi Bithumb dan Upbit yang delisting LTC karena protokol baru yang dirilis. Litecoin melakukan upgrade MimbleWimble Extension Blocks yang tidak sesuai dengan peraturan AML (anti pencucian uang) Korea Selatan.

    [irp]

    “Akibat delisting tersebut nilai LTC terus anjlok. Diperkirakan harga LTC bisa menyentuh $ 35,8 atau turun 17 dari $ 43,83 dalam beberapa waktu ke depan,” jelas Afid.

    Peringkat LTC di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #20, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 3.101.362.083. Pasokan yang beredar 70.506.969 koin LTC dan maksimal pasokan 84.000.000 koin LTC.

    5. TRON (TRX)

    Tron merupakan platform terdesentralisasi berbasis blockchain yang bertujuan untuk membangun sistem hiburan konten digital global gratis dengan teknologi penyimpanan yang terdistribusi. Jaringan Tron menggunakan aset kriptonya sendiri yang disebut Tron (TRX).

    Menurut Afid, TRX tidak lepas dari kondisi penurunan harga kripto akhir-akhir ini dipicu oleh rencana The Fed yang akan bakal menaikkan suku bunga dan memperketat kondisi moneter. “Dari analisis teknikal, penurunan TRX bisa mencapai 16% dari harga $ 0,05349 menuju $ 0,04616,” ungkapnya.

    Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #26, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 6.059.421.993. Pasokan yang beredar 101.801.366.578 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.[]

    [irp]

    INAYA UMPAN PANCING

  • Komite Basel Bakal Keluarkan Aturan Baru Terkait Aset Kripto

    Jakarta | Komite Basel untuk Pengawasan Perbankan tengah menggodok aturan baru di industri perbankan terkait kepemilikan aset pada kripto, yang ditargetkan rampung akhir 2022. Dalam hal ini, bank harus menyisihkan modal yang cukup untuk menutupi kerugian pada kepemilikan aset kripto secara penuh.

    “Perkembangan terbaru semakin menyoroti pentingnya memiliki kerangka kerja kehati-hatian minimum global untuk mengurangi risiko dari aset-aset kripto,” pernyataan Komite Basel seperti dikutip dari Bloomberg.

    Sepanjang bulan ini, Komite Basel berencana menerbitkan makalah konsultasi lain, dengan tujuan menyelesaikan aturan yang mendorong prinsip kehatian-hatian bagi bank. Negara-negara yang menjadi anggota Komite Basel telah berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip yang disepakati ke dalam aturan nasional mereka.

    Saat ini, keanggotaan Komite Basel terdiri dari perwakilan senior dari otoritas pengawas perbankan dan bank sentral dari negara-negara G10, yaitu Belgia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Swedia, Swiss, Britania Raya, Amerika Serikat serta perwakilan dari Luxemburg dan Spanyol.

    Komite juga sepakat Zona Euro adalah salah satu yurisdiksi domestik dalam hal menghitung penyangga modal tambahan untuk bank-bank besar yang sistemik secara global yang berbasis di sana.

    Menanggapi hal itu, Bank Sentral Eropa menilainya sebagai langkah menuju sektor perbankan yang lebih terintegrasi di Eropa dan menciptakan pasar domestik yang sesungguhnya.[]

  • Toko Gucci di AS Terima Pembayaran dengan Uang Kripto

    Jakarta – Merek mewah asal Italia, Gucci akan mulai menerima pembayaran dalam mata uang kripto di beberapa tokonya di Amerika Serikat. Layanan ini, akan diluncurkan akhir Mei 2022 ini di beberapa gerai andalannya, termasuk Rodeo Drive di Los Angeles dan Wooster Street di New York.

    Dengan ini, pelanggan akan dapat membayar menggunakan sejumlah cryptocurrency, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin. Selain itu, Gucci juga akan menerima pembayaran dalam Shiba Inu dan Dogecoin.

    Pelanggan yang membayar di toko dengan cryptocurrency akan dikirimi email dengan kode QR untuk digunakan dengan dompet aset digital melalui aplikasi transaksi keuangan di ponsel pelanggan.

    Perusahaan yang dimiliki oleh Kering Prancis ini juga berencana memperkenalkan kebijakan tersebut ke semua toko Amerika Utara yang beroperasi secara langsung dalam waktu dekat.

    Selain Gucci, beberapa merek terbesar di dunia sekarang menerima mata uang digital, termasuk raksasa teknologi Microsoft, perusahaan telekomunikasi AS AT&T dan jaringan kopi Starbucks. []

    [irp]

  • Asia Dominasi Crypto Hype Meski Dibayangi Ketidakpastian Peraturan

    Jakarta | Asia tetap mendominasi tren atau hype mata uang kripto maupun aset digital, meski masih dibayangi ketidakpastian peraturan. Asia yang merupakan rumah bagi ekonomi pasar berkembang yang paling padat penduduknya, telah lama menjadi kandidat teratas untuk adopsi kripto.

    Mengutip finews.asia, Asia Pasifik sudah menjadi pemain regional yang dominan di pasar berdasarkan volume transaksi. Menurut laporan perusahaan riset crypto Chainalysis, pasar Asia menyumbang 43 persen dari aktivitas cryptocurrency global dengan transaksi USD 296 miliar selama periode Juni 2020-Juni 2021. Tiga negara teratas adalah Vietnam, Pakistan dan India.

    Di pasar tertentu, ada penarik positif baru-baru ini seperti Jepang, di mana badan regulasi mandiri dari 31 bursa kripto lokal, Asosiasi Pertukaran Aset Virtual dan Kripto Jepang (JVCEA), berencana menyederhanakan daftar baru dengan daftar hijau 18 cryptocurrency yang diterima secara luas.

    Prospeknya juga positif di Korea Selatan, di mana presiden yang baru terpilih, Yoon Suk-Yeol, memenangkan pemilihan sebagian dengan janji deregulasi kripto, pemotongan pajak, dan dukungan membangun unicorn blockchain.

    Namun di wilayah lain, tidak banyak yang bisa menghibur orang-orang yang optimis. Tiongkok misalnya, telah mengeluarkan larangan crypto, dengan alasan bahwa langkah itu dimaksudkan mengekang kejahatan keuangan dan mencegah ketidakstabilan ekonomi.

    Kemudian Thailand pada pekan lalu juga memperketat peraturan aset digital dengan pengumuman larangan pembayaran menggunakan kripto. Dan Singapura, upaya untuk meliberalisasi akses diprediksi akan melambat, setelah DBS mengumumkan bahwa mereka tidak akan memperkenalkan penawaran kripto ritelnya dalam waktu dekat akibat khawatir akan regulasi. []

  • Ukraina Rilis NFT Perang untuk Galang Dana Lawan Rusia

    Jakarta | Ukraina mulai melelang non-fungible token (NFT) seri perang pada akhir pekan lalu, sebagai upaya memperluas penggalangan dana cryptocurrency untuk melawan invasi Rusia. Pemerintah Ukraina menyebut, hingga saat ini negaranya telah berhasil meraih lebih dari USD 65 juta dolar atau sekitar Rp 933 miliar.

    Koleksi ‘Meta History: Museum of War’ adalah serangkaian gambar digital. NFT itu berisi serangkaian gambar digital seperti siluet pesawat tempur, tangkapan layar laporan berita, dan gambar ledakan bergaya kartun. Masing-masing menandai hari yang berbeda dalam konflik Ukraina dengan Rusia.

    Berdasarkan pesan di situs web koleksi, seri NFT ini bertujuan menyebarkan informasi yang benar di antara komunitas digital di dunia dan untuk mengumpulkan sumbangan bagi Ukraina.

    Wakil Menteri Transformasi Digital Ukraina Alex Bornyakov menyebutkan lewat akun Twitter bahwa sejauh ini pihaknya telah memanfaatkan sumbangan kripto untuk membeli pasokan bagi militernya, termasuk rompi antipeluru, helm, makanan dan obat-obatan.

    Merujuk laporan Reuters, banyak pengamat bingung melihat peningkatan eksplosif dalam penjualan NFT, mengapa begitu banyak uang dihabiskan untuk barang-barang yang tidak ada secara fisik.

    Namun, NFT telah menjadi alat penggalangan dana yang populer dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya, sekelompok orang mengumpulkan uang kripto mereka untuk membeli NFT, untuk meningkatkan kesadaran akan penyebab tertentu.[]

  • Setelah Larang Kripto, Thailand Akan Batasi Peran Bank dalam Bisnis Aset Digital

    Jakarta | Setelah melarang penggunaan uang kripto untuk pembayaran, kini Thailand akan membatasi peran bank komersial dalam bisnis aset digital untuk melindungi mereka dari risiko yang tidak terduga.

    Bank sentral Thailand, Bank of Thailand (BoT) menyatakan bahwa bank harus membatasi investasi mereka dalam bisnis aset digital, termasuk pertukaran kripto, hingga 3% dari modal mereka. Setiap investasi yang dilakukan di industri harus melalui unit untuk melindungi kepercayaan deposan dan sistem perbankan.

    “Kami ingin bank berinvestasi dalam aset digital secara bertahap dan lebih fokus pada kualitas, daripada melakukannya dengan kecepatan penuh karena takut tertinggal,” kata Asisten Gubernur BoT Roong Mallikamas, seperti dikutip dari Bloomberg.

    Senada, Menteri Keuangan Thailand Arkhom Termpittayapaisith juga mengatakan bahwa pemerintah mengakui potensi bisnis aset digital, namun ingin memastikan pertumbuhannya bertahap dan teratur. Peraturan yang lebih ketat dan keringanan pajak untuk investasi dalam aset digital akan memastikan pertumbuhan sektor ini dan melindungi investor.

    Popularitas aset kripto, terutama di kalangan anak muda, telah mendorong bank seperti Siam Commercial Bank dan Kasikornbank untuk berinvestasi di platform aset digital. Siam Commercial yang setuju membeli saham mayoritas di Bitkub Online Co. senilai lebih dari USD 500 juta pada November lalu, masih belum mendapatkan persetujuan regulasi untuk kesepakatan tersebut.

    Regulator meningkatkan pengawasan aset digital, menyusul pertumbuhan eksponensial dalam perdagangan, investasi dan penggunaan mata uang kripto, setelah Thailand menjadi salah satu negara pertama di kawasan yang melegalkan token sebagai alat investasi.

    Mulai 1 April, Thailand akan melarang penggunaan aset digital sebagai alat pembayaran, lantaran dianggap telah mengancam akan merusak status baht sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di negara itu.[]

  • Thailand Larang Penggunaan Uang Kripto Sebagai Alat Pembayaran

    Jakarta | Thailand akan melarang penggunaan mata uang kripto atau cryptocurrency sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa. Menurut Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand, penggunaan aset digital yang lebih luas dapat mengancam sistem keuangan dan ekonomi negara.

    Dengan demikian, operator bisnis termasuk pertukaran crypto tidak boleh menyediakan layanan pembayaran seperti itu, dan dilarang bertindak dengan cara yang mempromosikan penggunaan aset digital untuk membayar barang atau jasa. Namun, peraturan baru ini tidak akan memengaruhi perdagangan atau investasi dalam aset digital.

    Mengutip Bloomberg, pembatasan penggunaan mata uang digital untuk transaksi akan efektif berlaku mulai 1 April, dan perusahaan memiliki waktu hingga akhir April untuk mematuhi aturan baru. Regulator Thailand mengatakan bahwa pembatasan mata uang kripto untuk transaksi komersial ini sejalan dengan peraturan di Eropa, Inggris, Korea Selatan dan Malaysia.

    Regulator mengatakan bahwa pengembangan setiap unit harga selain baht Thailand akan meningkatkan biaya kegiatan ekonomi dan mengurangi efisiensi transmisi kebijakan moneter. Jika terjadi krisis likuiditas, Bank of Thailand tidak akan dapat memberikan bantuan kepada berbagai lembaga keuangan dalam bentuk selain baht.

    Di bawah aturan baru, penyedia layanan aset digital wajib menghentikan iklan, meminta atau membangun sistem untuk memfasilitasi pembayaran barang dan jasa melalui dompet digital. Operator bisnis harus memperingatkan klien terhadap penggunaan aset digital untuk pembayaran dan dapat membatalkan akun mereka, jika ditemukan melanggar aturan.[]

  • OJK Jepang Minta Bursa Kripto Patuhi Sanksi Terhadap Rusia

    peloporberita.com/ | Otoritas Jasa Keuangan Jepang atau Financial Services Agency (FSA) memerintahkan bursa kripto mematuhi sanksi terhadap Rusia dan Belarusia atas invasinya ke Ukraina. Terkait hal itu, Jepang melarang bursa kripto memproses transaksi yang melibatkan aset kripto yang terkena sanksi pembekuan.

    Pemerintah Jepang dan FSA menegaskan akan memperkuat tindakan terhadap transfer dana menggunakan aset kripto yang berpotensi melanggar sanksi.

    Langkah ini diambil setelah kelompok G7 menyatakan bahwa negara-negara Barat akan mengenakan biaya pada aktor Rusia ilegal yang memanfaatkan aset digital untuk meningkatkan dan mentransfer kekayaan mereka.

    Melansir Reuters, negara-negara G7 khawatir entitas Rusia menggunakan kripto sebagai celah untuk melanggar sanksi ekonomi. Adapun negara-negara G7 adalah Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat (AS).

    Selain Jepang, Departemen Keuangan AS juga mengeluarkan panduan baru yang mewajibkan perusahaan kripto yang berbasis di AS untuk tidak terlibat dalam transaksi dengan target sanksi.

    Komisi Sekuritas dan Bursa AS telah menangkap potensi manipulasi pasar sebagai salah satu alasan utama menolak sejumlah aplikasi untuk dana yang diperdagangkan di bursa kripto.[]

  • Bahrain Diprediksi Jadi Pusat Kripto Timur Tengah

    peloporberita.com/ – Bahrain diprediksi menjadi pusat perdagangan kripto di Timur Tengah atau kawasan Asia Barat. Chief Executive Officer (CEO) CoinMENA Talal Tabbaa mengatakan, Bahrain memiliki beberapa keunggulan ketimbang Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjadi pusat kripto.

    Salah satunya, Central Bank of Bahrain (CBB), bank sentral di negara tersebut, telah menerima kripto sebagai alat pembayaran yang sah. Bahkan, CBB memberikan izin resmi bagi perbankan untuk bekerja sama dengan platform perdagangan kripto.

    Tabbaa yang merupakan penduduk UEA mengaku, hal ini menjadi batu sandungan terbesar bagi negaranya untuk menjadi pusat kripto di Timur Tengah.

    Selain itu, platform perdagangan kripto di Bahrain bernama Rain bahkan berhasil menembus volume perdagangan dengan nilai fantastis, yakni US$1 miliar atau setara Rp14,33 triliun (Rp14.334/dolar AS).

    Gubernur bank sentral Bahrain Rasheed M. Al-Maraj, menyatakan pihaknya menjadi salah satu bank sentral pertama yang mengadopsi kripto sebagai aset yang dapat diperjualbelikan. Langkah ini, dilakukan guna merespons permintaan kripto yang berkembang di tengah masyarakat.

    Hal ini, sekaligus mematahkan persepsi bahwa Uni Emirat Arab (UEA) yang bakal menjadi negara paling berpotensi untuk menjadi pusat perdagangan mata uang digital.

    Izin dari CBB akan mempermudah nasabah yang memperjualbelikan kripto untuk dicairkan dalam bentuk dinar Bahrain. Ini menjadi kelebihan tersendiri bagi Bahrain, mengingat UEA tidak membiarkan hal itu terjadi di negaranya.

    “Secara umum, sebagian besar kripto tidak diterima sebagai alat tukar di negara maju mana pun atau tidak untuk alat pembayaran,” tutur Central Bank of the United Arab Emirates dilansir dari CNN Rabu (23/02/2022).

    Kedepannya, Bank sentral UEA tetap mewaspadai perkembangan aset digital tersebut dan akan merespons dengan regulasi yang tepat serta akan mengikuti perkembangan regulator keuangan global. []

  • Temasek Terlibat Putaran Pendanaan Seri B untuk Platform Kripto Amber

    peloporberita.com/ | Perusahaan investasi milik Singapura, Temasek Holdings Pte menjadi salah satu investor dalam putaran pendanaan Seri B senilai USD 200 juta, untuk platform perdagangan mata uang kripto Amber Group.

    Singapura memang merupakan salah satu pasar utama untuk startup kripto di Asia. Tahun lalu, Temasek dan anak usahanya pun telah melakukan sejumlah investasi di sektor tersebut.

    Melihat hal tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Amber Michael Wu mengaku bahwa pihaknya sengaja memperpanjang putaran pendanaan Seri B, khusus untuk membawa Temasek sebagai investor.

    Melansir Bloomberg, tak hanya Temasek yang terlibat dalam putaran pendanaan senilai USD 200 juta ini, melainkan juga Sequoia China, Pantera Capital dan Tiger Global Management.

    Rencananya, Amber akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas cakupan aplikasi selulernya yang diluncurkan tahun lalu, serta melalukan perekrutan di Eropa dan Amerika.

    Setelah pendanaan Seri B ini, Amber akan mengejar putaran pendanaan lain pada akhir tahun nanti, menjelang penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Menurut Wu, kemungkinan besar akan berlangsung di Amerika Serikat (AS) pada paruh kedua tahun 2023.[]