Tag: Singapura

  • Singapura Cetak Rekor Jumlah Kunjungan Internasional Terendah

    peloporberita.com/ | Singapura mencetak rekor jumlah kunjungan internasional terendah sepanjang tahun lalu, sejak Badan Pariwisata Singapura atau Singapore Tourism Board (STB) mulai mencatatnya di tahun 1970-an.

    Pihak STB menyebutkan, Singapura hanya mendapatkan 330.000 kedatangan internasional pada tahun 2021. Pendapatan dari sektor tersebut diprediksi hanya SGD 1,9 miliar, atau setara USD 1,41 miliar. Angka inipun menjadi salah satu pendapatan terendah dalam data STB.

    Sebagai perbandingan, pada 2019, Singapura memiliki 19,1 juta pengunjung dan menghasilkan SGD 27,1 miliar, seperti dilansir dari Reuters.

    Berdasarkan data STB, Tiongkok adalah sumber pengunjung utama ke Singapura, dengan 88.000 kedatangan antara Januari dan Desember 2021. Padahal di tahun 2019, jumlah pengunjung asal Negeri Tirai Bambu mencapai 3,6 juta.

    Mayoritas dalam dua tahun terakhir, Singapura sangat ketat membatasi jumlah kedatangan dan mewajibkan mereka yang masuk untuk menjalani karantina selama dua minggu.

    Namun, sejak September tahun lalu, pemerintah Singapura sudah mengizinkan keringanan karantina untuk pengunjung yang sudah divaksinasi Covid-19 dari negara tertentu. STB pun melihat ada tanda-tanda pemulihan setelah aturan itu diterapkan. []

    Baca juga: Dukung Olimpiade, Singapore Airlines Layani Penerbangan Singapura-Beijing

  • Bertemu PM Singapura, Jokowi Bawa Kabar Baik Berikut

    peloporberita.com/ – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya membahas sejumlah isu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong mulai dari kerja sama bilateral hingga perkembangan isu di kawasan.

    “Pertemuan saya dan PM Lee membahas upaya penguatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, terutama di bidang ekonomi, dan saling tukar pandangan mengenai berbagai isu di kawasan,” tutur Presiden Jokowi dalam pernyataan bersama PM Lee usai pertemuan di The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa, (25/01/2022).

    Presiden Jokowi menjelaskan, di bidang ekonomi kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam upaya pemulihan ekonomi di kedua negara. Singapura sendiri merupakan investor terbesar Indonesia dengan nilai investasi pada Januari-September 2021 mencapai 7,3 miliar Dolar Amerika Serikat (AS).

    “Pertemuan retreat mencatat adanya investasi baru senilai 9,2 miliar Dolar AS , antara lain di bidang energi baru terbarukan di sekitar Batam serta Pulau Sumba dan Manggarai Barat, NTT; serta pembangunan hub logistik di Pelabuhan Tanjung Priok,” ungkapnya.

    Dalam rangkaian pertemuan ini, lanjut Kepala Negara, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU kerja sama energi dan MoU kerja sama green and circular economy development.

    “Investasi di bidang energi dan energi terbarukan terus menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam rangka memajukan ekonomi hijau dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Selain itu, Indonesia dan Singapura juga menandatangani dokumen kerja sama di bidang keuangan untuk menjaga stabilitas finansial dan moneter guna mendukung pemulihan ekonomi. Sebelumnya, kerja sama Local Currency Bilateral Swap Agreement (LCBSA) dan Bilateral Repo Line antara Indonesia – Singapura telah diperpanjang selama satu tahun tepatnya November 2021.

    “Saya juga berharap agar MoU antara bank sentral terkait inovasi pembayaran, anti pencucian uang, dan pencegahan pendanaan terorisme dapat segera ditandatangani,” ucapnya.

    Kemudian, kedua negara juga sepakat untuk menyelesaikan pembahasan mengenai dukungan untuk meningkatkan mobilitas manusia yang aman dari Covid-19.

    “Guna mendukung mobilitas manusia yang aman kedua negara saat ini sedang memfinalisasi kerja sama pengakuan vaksin dan penyelarasan interoperabilitas platform pelacakan dan perlindungan yang dimiliki kedua negara,” ujar Jokowi.

    Sementara di bidang politik, hukum, dan keamanan (polhukam), Presiden RI menyambut baik telah ditandatangani sejumlah kesepakatan mulai dari perjanjian ekstradisi, pertahanan keamanan, hingga kerja sama keselamatan penerbangan.

    “Ke depan, diharapkan kerja sama penegakan hukum, keselamatan penerbangan, dan pertahanan keamanan kedua negara dapat terus diperkuat berdasarkan prinsip saling menguntungkan,” tandasnya.

    Selanjutnya terkait perjanjian ekstradisi, dalam perjanjian yang baru, masa retroaktif diperpanjang dari semula 15 tahun menjadi 18 tahun, sesuai dengan Pasal 78 KUHP. Lalu di bidang keselamatan penerbangan dengan penandatanganan perjanjian flight information region atau FIR, maka ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia, terutama di perairan sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna.

    Kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), juga turut disetujui oleh kedua negara. Kepala Negara menegaskan, kerja sama di bidang SDM ini telah menjadi komitmen kedua belah pihak sejak beberapa tahun yang lalu.

    “Untuk tahun 2022, akan dilakukan pelatihan SDM antara Singapura dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk penguatan kapasitas di bidang food industry 4.0 dan supply chain,” tandasnya.

    Untuk skala lebih besar, Presiden Jokowi menyambut baik rencana penandatanganan MoU on Human Capital Partnership Arrangement yang akan memperkuat kerja sama riset dan penguatan kelembagaan, dan pertukaran mahasiswa dalam rangka memperkokoh konsep Kampus Merdeka di Indonesia. []

  • Singapura Keluarkan Pedoman Pembatasan Promosi Perdagangan Kripto

    peloporberita.com/ – Otoritas Moneter Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS) pada Senin, (17/1/2022), mengeluarkan pedoman yang bertujuan membatasi penyedia layanan perdagangan mata uang kripto (cryptocurrency) untuk mempromosikan layanan mereka kepada masyarakat.

    Pedoman itu menyebutkan, Perusahaan, tidak boleh terlibat dalam pemasaran atau periklanan layanan mata uang kripto atau digital payment tokens (DPT) di area publik di Singapura atau melalui keterlibatan pihak ketiga, seperti para pemberi pengaruh (influencer) media sosial, dengan tujuan mempromosikan layanan DPT kepada masyarakat umum.

    Dengan kata lain, perusahaan hanya dapat memasarkan atau beriklan di situs web perusahaan, aplikasi seluler atau akun media sosial resmi mereka sendiri.

    MAS juga mengatakan, pihaknya telah menerima sekitar 180 pengajuan izin untuk menyediakan layanan DPT, di mana lima di antaranya telah diberikan persetujuan prinsip. Tetapi dari total yang mengajukan, sebanyak 60 telah menarik permohonan izin dan tiga lainnya telah ditolak. Bahkan bank sentral Singapura sendiri tidak mengungkapkan status pengajuan izin lainnya.

    Sejatinya, langkah bank sentral Singapura ini, merupakan bagian dari upaya negara untuk melindungi para investor ritel dari potensi risiko. Sebelumnya, otoritas negara-kota itu telah berulang kali memperingatkan bahwa perdagangan DPT sangat berisiko dan tidak cocok bagi masyarakat umum lantaran pergerakan kripto mengikuti irama spekulatif yang tajam. []

  • 448 Kasus Omicron Terdeteksi di Singapura

    peloporberita.com/ – Hingga saat ini ada 448 kasus Covid-19 Varian Omicron terdeteksi di Singapura. Kementerian Kesehatan setempat pada Sabtu, (25/12/2021) menjelaskan, dari jumlah tersebut sebanyak 369 merupakan kasus impor dan 79 infeksi lokal. Kementerian Kesehatan juga mengumumkan bahwa klaster 10 Omicron Covid-19 terkait dengan bar di River Valley Road.

    Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, Kasus utama di cluster tersebut, adalah seorang pelancong yang tiba di Singapura pada 14 Desember dari Amerika Serikat melalui penerbangan jalur perjalanan yang divaksinasi (VTL). Saat kedatangan, tesnya negatif Covid-19, kemudian kembali dites pada 18 Desember dengan hasil positif Covid-19.

    Pelancong itu, lalu bertemu dengan seorang rekan pada 15 Desember dan rekannya ini kemudian mengunjungi The Vinyl Bar di 266 River Valley Road pada 17 Desember dan kemungkinan menularkan virus” ke anggota staf di bar tersebut, serta tiga pelanggan yang berada di bar malam itu. Salah satu pelanggar yang tertular itu, kemudian menginfeksi empat anggota rumah tangganya.

    Kementerian Kesehatan juga mengatakan, 10 kasus yang terkait dengan klaster tersebut, telah divaksinasi sepenuhnya dan memiliki gejala ringan atau tanpa gejala. Sebagai tindakan pencegahan, staf lain dan pengunjung bar pada 17 Desember akan dihubungi oleh Kementerian Kesehatan untuk tes PCR. []

  • Tak Perlu Karantina, Singapura Sambut WNI yang Sudah Divaksin

    peloporberita.com/ | Pemerintah Singapura memperluas skema jalur perjalanan yang sudah divaksinasi atau vaccinated travel lane (VTL) mulai 29 November 2021, salah satunya Indonesia. Dengan demikian, turis dari Indonesia atau orang yang berkunjung ke Singapura tidak perlu menjalani karantina.

    Pengunjung dari Indonesia ke Singapura cukup menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 dan hasil negatif tes PCR yang berlaku maksimal 2×24 jam. Saat kedatangan, pengunjung juga wajib menjalankan tes PCR lagi, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (16/11/2021).

    Baca juga: Singapura Izinkan Wisatawan dari 11 Negara Masuk Tanpa Karantina

    Meski begitu, Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran mengatakan, untuk saat ini perjanjian VTL dengan Indonesia akan menjadi jalur perjalanan vaksinasi satu arah, lantaran Indonesia masih tertutup untuk perjalanan umum.

    “Sejak 14 Oktober, Indonesia secara sepihak membuka kembali perbatasannya untuk mengizinkan pengunjung dari 19 negara. Kami berharap Indonesia juga segera membuka kembali perbatasannya untuk pelancong dari Singapura,” kata Iswaran.

    Sebagai permulaan, akan ada dua layanan harian antara Singapura dan Jakarta, dan menurut Iswaran, akan ditingkatkan secara bertahap menjadi empat layanan.

    Baca juga: Varian Delta Plus Mulai Masuk Malaysia dan Singapura

    Selain Indonesia, Kementerian Kesehatan Singapura juga akan membuka VTL dengan India, Malaysia, Finlandia dan Swedia mulai 29 November 2021. Sedangkan dengan Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dibuka mulai 6 Desember 2021.

    Sebelumnya, Singapura sudah melakukan VTL dengan sejumlah negara, seperti Australia, Brunei, Kanada, Denmark Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Korea, Swiss, Inggris dan Amerika Serikat. []

  • Varian Delta Plus Mulai Masuk Malaysia dan Singapura

    peloporberita.com/ | Virus Corona AY.4.2 atau varian ‘Delta Plus’ telah ditemukan di Singapura dan Malaysia. Dikutip dari Channel News Asia, Rabu (10/11/2021), dua kasus pertama di Malaysia berasal dari siswi yang baru pulang dari Inggris. Belakangan ini, varian ‘Delta Plus’ memang menjadi salah satu pemicu peningkatan kasus Covid-19 di Inggris.

    Per Selasa (09/11/2021), tercatat ada 5.403 orang yang terinfeksi Corona di Malaysia. Angka itu bertambah dari hari sebelumnya yang tercatat 4.543 kasus. Padahal, selama empat hari terakhir Malaysia terbilang mengalami tren penurunan kasus baru Covid-19.

    Adapun total kasus Covid-19 di Malaysia telah mencapai 2.517.173, dengan total meninggal melampaui 7.600 kasus.

    Hari ini juga teridentifikasi enam klaster baru di Malaysia, yang tiga di antaranya dilaporkan dari tempat kerja dan tiga lainnya terhubung dengan institusi pendidikan tinggi, institusi pendidikan dan fasilitas holding.

    Sementara, Singapura melaporkan 3.397 kasus baru Covid-19 pada Selasa (09/11/2021).

    Sebanyak 12 orang di antaranya meninggal dunia akibat komplikasi virus Corona, dengan rentang usia 58-95 tahun dan semuanya belum menerima vaksin. Dengan demikian, total kematian di Singapura akibat Covid-19 telah mencapai 523 orang.

    Baca juga: Pemerintah Beli 1 Juta Molnupiravir untuk Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19

    Dikutip dari Healthline, Direktur University College London Genetics Institure Francois Balloux, PhD. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengungkapkan, varian AY.4.2 atau ‘Delta Plus’ kemungkinan 10 persen lebih menular dibandingkan varian Delta yang paling umum, AY.4.

    Namun, Spesialis Penyakit Dalam dan Paru di Lenox Hill Hospital di New York Dr. Len Horovitz mengatakan, “Menular bukan berarti lebih berbahaya.”

    Menurutnya, masa inkubasi virus yang lebih pendek membuat virus lebih cepat dan lebih mudah menyebar dibandingkan yang membutuhkan masa inkubasi lebih lama.

    Varian ‘Delta Plus’ memiliki dua mutasi tambahan pada protein lonjakan, yaitu Y145H dan A222V.

    Hingga akhir Oktober 2021, varian AY.4.2 mewakili 10 persen dari total sekuensing genom lengkap yang dilakukan di Inggris. Badan Keamanan Kesehatan Inggris pun menetapkan AY.4.2 sebagai varian yang tengah diselidiki. []

  • Jenderal Andika Perkasa Berangkatkan 50 Prajurit TNI AD Latihan ke Singapura

    peloporberita.com/ | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberangkatkan 50 prajurit TNI AD, untuk mengikuti latihan bersama “Safkar Indopura” ke-33 dengan tentara Singapura.

    Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan pengarahan kepada para prajuritnya. Ia berpesan agar prajurit yang ditugaskan bisa melaksanakan latihan dengan penuh semangat dan menjalin komunikasi yang baik dengan tentara Singapura.

     

    “Latihan memang utama, tetapi menjalin persahabatan itu yang lebih utama”, tegas Andika, dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat, (29/10/2021).

    Prajurit TNI AD yang mengikuti latihan ini berasal dari Yonif 310/Kidang Kencana Brigif 15/Kujang Kodam III/Slw.

    Mereka akan menjalani latihan bersama dengan tentara Singapura dari Batalyon 5 (5th Singapore Infantry Regiment) di Kranji Camp III dan Muray Urban Training Facility AD Singapura, hingga pertengahan November 2021. []

  • Proyek Kereta Cepat Akhirnya Pakai APBN, Faisal Basri: Sampai Kiamat Tidak Balik Modal

    peloporberita.com/ | Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang mengalami pembengkakan biaya, akhirnya diputuskan untuk lanjut dengan dukungan APBN.

    Awalnya, proyek ini memang digagas secara bussines to bussines, bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengatakan proyek kereta cepat ini tidak akan dibiayai negara. Namun dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021, kereta cepat Jakarta-Bandung kini boleh dibiayai APBN.

    Biaya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diprediksi melonjak hingga mencapai US$ 1,9 miliar atau sekitar Rp 26,9 triliun (dalam kurs Rp 14.200). Dengan demikian total nilai proyek kerja sama Indonesia-China ini telah menembus US$ 7,9 miliar atau setara Rp 113 triliun.

    Menanggapi hal ini, Ekonom Faisal Basri menilai, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan sulit balik modal, meski menjual tiket dengan harga mahal. “Sebentar lagi rakyat membayar kereta cepat. Barang kali nanti tiketnya Rp 400.000 sekali jalan. Diperkirakan sampai kiamat pun tidak balik modal,” kata Faisal dalam sebuah webinar, dikutip pada Kamis (14/10/2021).

    Baca juga: Luhut Pandjaitan Resmi Pimpin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    Berbeda dengan Indonesia, Malaysia justru menghentikan proyek kereta cepatnya ketika mengalami pembengkakan biaya.

    Berdasarkan data-data dari berbagai sumber yang dirangkum Pelopor, Malaysia pada akhir 2020 menghentikan Proyek High-Speed Rail (HSR) yang telah disepakati sejak 2016. Proyek itu digarap bersama Singapura untuk menghubungkan Singapura dan Kuala Lumpur.

    Jika proyek itu terealisasi, maka dapat menghemat waktu tempuh dari sekitar 4 jam menjadi hanya 90 menit. Perekonomian Malaysia yang terdampak pandemi menjadi salah satu alasan penghentian proyek kereta cepat itu.

    Baca juga: Singapura Izinkan Wisatawan dari 11 Negara Masuk Tanpa Karantina

    “Kedua pemerintah telah melakukan beberapa diskusi terkait perubahan tersebut dan belum dapat mencapai kesepakatan. Oleh karena itu, Perjanjian HSR telah berakhir pada 31 Desember 2020,” kata para pemimpin Malaysia-Singapura, seperti dikutip dari Channelnewsasia.

    Malaysia lebih memilih membatalkan proyek tersebut, meski harus membayar kompensasi kepada Singapura untuk biaya pembangunan yang sudah dikeluarkan. Tercatat hingga Maret 2021, Malaysia diketahui telah membayar kompensasi SGD 102 juta, sedangkan biaya yang telah dikeluarkan Singapura untuk proyek tersebut mencapai lebih dari SGD 270 juta. []

  • Singapura Izinkan Wisatawan dari 11 Negara Masuk Tanpa Karantina

    peloporberita.com/ | Jakarta – Singapura, akan mulai membuka perbatasan bagi pendatang yang telah divaksinasi dari sembilan negara yakni Kanada, Denmark, Perancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, Amerika Serikat, dan Korea Selatan mulai 19 Oktober 2021.

    Para pelancong itu juga bebas dari karantina jika lolos tes Covid-19 seperti dikutip dari The Straits Times, Sabtu, 9 Oktober 2021.

    Sebelumnya pada bulan lalu, Singapura telah membuka perbatasan bagi pendatang dari Jerman dan Brunei. Dengan demikian, sejauh ini negara tersebut telah membuka perbatasan bagi 11 negara.

    Singapura, juga mempermudah pendatang yang telah divaksin dan berkunjung ke negaranya dengan hanya melewati dua kali tes Covid-19 swab yakni tes sebelum keberangkatan dan setelah tiba negara kota itu.

    Sebelumnya Singapura menerapkan empat kali tes swab Covid-19 bagi pendatang yang ingin memasuki negaranya. Langkah ini, menjadi salah satu upaya pemerintah memulihkan Singapura sebagai hub penerbangan Asia.

    Namun, rencana fase new normal ini berlangsung ketika Singapura tengah mengalami lonjakan kasus harian Covid-19. Singapura bahkan mencatat rekor harian infeksi Covid-19 pada Jumat (8/10/2021) kemarin, dengan 3.590 kasus dalam 24 jam. Jumlah itu menjadi infeksi Covid-19 harian tertinggi sejak awal pandemi menyebar di negara tersebut. []

  • Singapura Buru Produk Udang, Cumi hingga Olahan Ikan Indonesia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Indonesia terus mempererat hubungan dagang dengan Singapura, salah satunya melalui ekspor komoditas kelautan dan perikanan.

    Dalam pertemuan virtual antara Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mewakili Pemerintah Indonesia dengan Singapore Food Agency (SFA), pada Rabu (29/09/2021), terungkap bahwa pelaku usaha Singapura sangat meminati udang (black tiger shrimp and white shrimp), cumi dan sotong, tuna, marlin, swordfish, mahi-mahi, surimi hingga fillet ikan ekor kuning asal Indonesia.

    “Kami melihat bahwa acara temu bisnis virtual yang telah dilangsungkan menjadi salah satu platform alternatif di tengah pembatasan selama situasi pandemi Covid-19 ini,” kata Direktur Jenderal PDSPKP Artati Widiarti di Jakarta, Kamis (30/09/2021).

    Baca juga: Klaster Tambak KKP di Cidaun Kembali Panen Udang Vaname

    Artati menyampaikan bahwa ekspor produk kelautan dan perikanan tetap tumbuh di masa pandemi, terlihat dari data tahun lalu, Indonesia mengekspor sebanyak 1,3 juta ton atau setara dengan USD 5,2 miliar. Angka itu meningkat, baik dari sisi nilai sebesar 5,5% maupun volume sebesar 6,6%, dibandingkan  tahun 2019.

    “Terdapat lima tujuan pasar utama produk perikanan Indonesia yaitu Amerika Serikat (40,3%), Tiongkok (15,7%), ASEAN (11,8%), Jepang (11,7%), dan Uni Eropa (5,6%),” kata Artati.

    Khusus untuk pasar Singapura, sepanjang tahun 2020, Indonesia mengekspor produk kelautan dan perikanan sebanyak 29.660 ton dengan nilai USD 88,9 juta. Produk perikanan yang diekspor ke Singapura antara lain ikan laut lainnya, udang, kepiting-rajungan, cumi-sotong-gurita dan tuna.

    Baca juga: KKP Kecewa Warga Konsumsi Hiu Paus Terdampar di Cianjur

    Artati menegaskan, nilai ekspor ini sangat mungkin untuk terus ditingkatkan, mengingat kedekatan kedua negara serta kemudahan akses maupun fasilitas ekspornya. Selain itu, bagi Singapura juga sebagai diversifikasi pemasok, selain dari negara-negara produsen ikan lainnya. 

    “Oleh karena itu, saya sangat mendukung kedua negara melakukan temu bisnis dan kegiatan lainnya dalam kerangka kerja sama Indonesia-Singapore Agribusiness Working Group (IS AWG). Hal ini tentunya untuk meningkatkan perdagangan produk perikanan antara kedua negara,” ujar Artati.

    Di kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP Machmud menyebutkan, sebanyak 9 eksportir perikanan Indonesia telah bergabung dalam acara tersebut. Dia pun mendorong para pelaku usaha untuk melakukan kontak dan berbisnis dengan pembeli dari Singapura, usai acara virtual temu bisnis. “Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan membuahkan hasil hingga berdampak bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kita,” harapnya.

    Baca juga: KKP Tangkap Kapal Trawl Asal Malaysia di Selat Malaka

    Sebagai informasi, 9 eksportir Indonesia yang mengikuti forum tersebut ialah PT Perikanan Indonesia, PT Bumi Nayla Nusantara, PT Cakrawala Samudera Mandiri, PT Naga Laut Bersinar, PT Bandar Bahari Sukses, PT Anugerah Laut Indonesia, PT. Aruna Jaya Nuswantara (Aruna), PT Multidaya Teknologi Nusantara (eFishery) dan PT Koperasi Santo Alvin Pratama.

    Sementara dari Singapura dihadiri oleh perwakilan 3 asosiasi perikanan utama di Singapura antara lain Singapore Fish Merchant General Association (SFMGA), Seafood Industries Association Singapore (SIAS), dan Punggol Fish Merchant Association (PFMA), serta beberapa anggota diantaranya Hai Sia Seafood Pte Ltd., High Tide Frozen Food Pte. Ltd., Pan Seas Enterprises Pte. Ltd., Thia Piah Seng, Seawaves, FISH Group. []