Tag: Pertamina

  • Pertamina Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi SRT-1X di Musi Banyuasin

    peloporberita.com/ | Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang mencari cadangan migas baru dengan melakukan pengeboran sumur eksplorasi SRT-1X yang berlokasi di Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Pengeboran sumur SRT-1X yang dilakukan dengan estimasi waktu selama 62 hari ini, merupakan pemenuhan Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang yang termasuk dalam Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatera Zona 1.

    Menurut General Manager Zona 1 Ani Surakhman, sumur SRT-1X merupakan sumur eksplorasi ketiga yang dibor oleh Zona 1 pada tahun 2022.

    “Sebelumnya telah dilakukan pengeboran sumur eksplorasi CMA-001 di Field Pangkalan Susu dan sumur SGET-001 di Field Jambi. Selain itu, kami juga telah mengebor lima sumur pengembangan, yaitu sumur SGC-031, SGC-032, KTT-045 dan SKB-002 di Field Jambi, serta sumur P-460 di Field Rantau,” kata Ani seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Sumur eksplorasi berbeda dengan sumur pengembangan. Sumur eksplorasi bertujuan menemukan cadangan migas baru, sedangkan sumur pengembangan dibor pada struktur yang telah terbukti cadangan migasnya dengan tujuan untuk meningkatkan produksi.

    “Kami berkomitmen meningkatkan produksi migas, di antaranya melalui pengeboran sumur pengembangan, meningkatkan kinerja operasi, mengoptimalkan lapangan produksi eksisting, melanjutkan program kerja eksplorasi, transformasi resources toproduction, serta memanfaatkan teknologi untuk implementasi enhanced oil recovery (EOR),” ujar Ani.

    Ani mengakui program kerja yang masif dan agresif merupakan salah satu strategi meningkatkan produksi migas Zona 1. Zona 1 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina berupaya memenuhi target produksi migas tahun 2022 yang ditetapkan pemerintah, yaitu minyak 22.817 barel per hari (BOPD) dan gas 185 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

    Target ini dicapai dengan rencana kerja sumur yaitu 27 sumur pengembangan, 3 sumur eksplorasi, 7 sumur workover, serta melakukan well services-well intervention sebanyak 934 sumur.[]

  • Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Enduro Sahabat Lapas IIB Sleman

    peloporberita.com/ | PT Pertamina Lubricants (PTPL) melalui wilayah Sales Region IV kembali meresmikan Bengkel Enduro Sahabat Lapas di Lapas II B Sleman (Cebongan) Jawa Tengah, pada pekan lalu. Peresmian Bengkel Enduro Sahabat Lapas ini merupakan suatu pencapaian yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, khususnya wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Enduro Sahabat Lapas merupakan program CSV antara PTPL dengan Lapas IIB Sleman yang sudah terbentuk sejak 2021. Program sinergi ini bertujuan meningkatkan keterampilan kerja bidang perbengkelan kendaraan bermotor, kemampuan mekanik dan memberdayakan jiwa kewirausahaan, khususnya bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bekal kemandirian setelah bebas dari Lapas.

    “Enduro Sahabat Lapas adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami kepada komunitas dan masyarakat di mana kami beroperasi. Harapannya adalah program ini mampu menciptakan kesempatan kedua bagi WBP dan membuka lapangan pekerjaan baru dengan semangat yang tinggi di dunia otomotif khususnya perbengkelan.” Kata Sales Region Manager IV PTPL Komang Wira Kardita yang dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Sebelum peresmian bengkel ini, program sudah dijalankan sejak 16 November 2021, dan selama 2 minggu, para WBP menerima pelatihan dari Institusi Pengembangan Teknologi Terapan Indonesia (IPTTI) Jogja mengenai ilmu mekanik dan servis ringan. Dengan resmi dibukanya bengkel ini, akan ada enam WBP yang siap untuk mengoperasikan bengkel.[]

  • Istana Negara RI Manfaatkan Energi Bersih Gas Bumi

    peloporberita.com/ | PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk, selaku subholding gas, berkomitmen dalam memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang aman dan ramah lingkungan di berbagai sektor.

    Setelah melayani kebutuhan gas bumi di Kantin Kementerian Sekretariat Negara RI tahun lalu, kini PGN mulai menyalurkan gas perdana (Gas In) ke dapur Istana Negara Jakarta. Mengutip situs resmi Pertamina, dapur Istana Kepresidenan disebut akan memanfaatkan gas bumi dengan volume sebesar 50 – 1.000 meter kubik.

    “Kami berharap, ini bisa terus berkelanjutan ke depannya dan menjadi contoh untuk masyarakat umum bahwa setingkat istana pun sudah meyakini bahwa gas bumi adalah bahan bakar yang aman, ramah lingkungan dan nyaman digunakan,” kata Area Head PGN Jakarta Sheila Merlianty.

    Seiring dengan pengembangan infrastruktur gas bumi di wilayah DKI Jakarta, Sheila berharap bahwa pelanggan gas bumi juga semakin meningkat.

    Saat ini, PGN Area Jakarta telah melayani 268 pelanggan komersial industri mulai dari mal, hotel, dan restoran. Selain itu juga melayani 138 pelanggan kecil, dan sekitar 15.332 pelanggan rumah tangga.

    “Nilai lebih gas bumi yakni lebih aman, nyaman, ramah lingkungan, kami berharap masyarakat bisa melihat dari sisi ini, sehingga semakin banyak masyarakat yang berminat menggunakan gas bumi,” ucap Sheila.

    Senada dengan Sheila, Kepala Biro Umum Sekretariat Presiden Erry Hermawan juga berharap pemakaian gas bumi di Istana Negara dapat menjadi contoh untuk publik.

    “Saat ini baru pemasangan awal untuk energi memasak di dapur. Kami berharap dukungan perawatan dan saat kegiatan VVIP ketika membutuhkan energi untuk memasak di dapur istana,” ujar Erry.

    Erry juga mengatakan bahwa pihaknya berencana memanfaatkan gas bumi untuk pemanas atau pencuci pakaian berskala besar dengan teknologi panas, seperti halnya di Istana Negara Bogor.[]

  • Pertamina Lubricants Pasok Pelumas Ke PLN

    peloporberita.com/ | PT Pertamina Lubricants (PTPL) melakukan sinergi BUMN dengan PT PLN (Persero) yang diresmikan lewat penandatanganan Kontrak Kerja sama Pengadaan Pelumas Pertamina pada Senin, (07/03/2022).

    Kerja sama ini akan mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi mesin dan equipment pembangkit tenaga listrik PLN dalam menyuplai listrik ke seluruh wilayah Indonesia.

    PTPL berkomitmen memberikan produk pelumas dengan kualitas berstandar dunia, sekuritas volume jangka panjang, harga yang kompetitif serta layanan purna jual (after sales service) yang lengkap.

    “Setiap tahunnya, kami terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kami kepada PLN, baik secara kuantitas maupun kualitas dan dari sisi produk dan layanan,” kata PTH Direktur Utama PTPL Werry Prayogi, seperti dikutip dari situs resmi Pertamina.

    PLN akan menggunakan serangkaian varian pelumas Pertamina untuk berbagai kegunaan mesin antara lain Turbolube XT Series untuk mesin turbin, Turalik XT Series untuk mesin hidraulik, NG Lube Series untuk mesin gas, Meditran Series dan Salyx Series untuk mesin diesel, Trafolube untuk mesin transformer/trafo dan Masri FLG Series untuk Gearbox Mill.

    PTPL sebagai market leader produsen pelumas industri nasional memiliki fasilitas pabrik dan laboratorium berteknologi modern, portofolio produk pelumas industri berkualitas tinggi dan lengkap serta pelayanan after sales service dan technical support yang prima.[]

  • Pertamina Dapat Hak Istimewa Penawaran Langsung Wilayah Kerja

    peloporberita.com/ | PT Pertamina (Persero) mendapatkan keistimewaan dalam Penawaran Langsung Wilayah Kerja dan privilege penawaran Partisipasi Interes 15% dari pemenang lelang wilayah kerja migas. Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 35 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penetapan dan Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

    Pasal 39 dalam peraturan itu menyebutkan bahwa Pertamina dapat mengusulkan Penawaran Langsung Wilayah Kerja kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) terhadap Wilayah Terbuka. Usulan ini dapat dilakukan selama sahamnya 100% dikuasai oleh negara.

    Dalam hal ini, Pertamina dapat mengajukan lewat anak usahanya, dengan besaran saham Pertamina di anak perusahaan tersebut paling sedikit 51%. Jika penawaran disetujui, maka Menteri ESDM akan menetapkan Pertamina sebagai pelaksana kegiatan eksplorasi dan eksploitasi pada WK tersebut.

    Kemudian dalam Pasal 42 tertulis bahwa Pertamina diberikan hak istimewa untuk mendapatkan penawaran partisipasi interes 15% dari pemenang Penawaran WK Migas, seperti dikutip dari laman resmi Dirjen Migas Kementerian ESDM.

    Ketentuannya adalah Pertamina menyampaikan surat pernyataan minat (expression of interest) kepada Badan Usaha (BU) atau Bentuk Usaha Tetap (BUT) pemenang lelang, paling lambat 30 hari kalender setelah tanggal pengumuman pemenang lelang. Penyampaian surat pernyataan minat ini juga dapat diajukan Pertamina melalui anak perusahaannya.

    Pelaksanaan penawaran partisipasi interes 15% dilakukan berdasarkan prinsip kelaziman bisnis antara Pertamina dengan BU atau BUT pemenang lelang, paling lama dalam waktu 6 bulan dan dapat diperpanjang satu kali paling lama 6 bulan. []

  • Pertagas Gelar Sosialisasi Aspek Keamanan Jalur Pipa Gas di Dumai

    peloporberita.com/ | PT Pertamina Gas (Pertagas) melaksanakan sosialisasi Daerah Milik Jalan atau Right of Way (ROW) Operation Dumai Area (Pertagas ODA) untuk jalur pipa transmisi gas open access ruas Duri – Dumai di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai. Hal itu dilakukan lantaran Pertagas berkomitmen dalam aspek keamanan dan keselamatan operasi penyaluran gas.

    Kegiatan sosialisasi digelar di aula kantor kelurahan beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh puluhan warga dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sosialisasi ROW pipa gas adalah hal rutin yang dilakukan oleh Pertagas ODA di daerah yang dilewati pipa gas milik Pertagas.

    “Kegiatan ini penting agar warga mengetahui hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan di sekitar jalur pipa gas, seperti kegiatan yang menimbulkan api, menggali tanah, serta mendirikan bangunan permanen ataupun semi permanen. Termasuk larangan alat berat melintas di atas jalur pipa gas,” kata Supervisor Operation Siak Pertagas ODA Yusrizal, seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan jalur pipa gas. Pertagas ODA juga menginformasikan nomor kontak yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat serta langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat, jika mengalami keadaan darurat di sekitar ROW.

    “Ini kali pertama masyarakat mendapatkan edukasi terkait keberadaan pipa gas di kelurahan kami. Terima kasih kepada Pertagas. Dengan sosialisasi ini, warga menjadi lebih paham aspek keselamatan yang harus dipatuhi dan apa saja yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran,” ujar Lurah Bukit Kayu Kapur Muajin.

    Di tempat terpisah, Manager Communication, Relation & CSR Pertagas Elok Riani Ariza menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengajak masyarakat bersinergi menjaga aset vital nasional untuk menjamin ketersediaan energi dan keamanan serta keselamatan lingkungan dan masyarakat.[]

  • Pertamina, PT Pupuk Indonesia dan Mitsubishi Kolaborasi Kembangkan Industri Hijau

    peloporberita.com/ | PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Mitsubishi Corporation sepakat mengembangkan bisnis Green Hydrogen dan Green Ammonia Value Chain serta Carbon  Capture Utilization and Storage (CCUS). Kesepakatan ini sejalan dengan target pemerintah menurunkan emisi sebesar 29% pada 2030.

    Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha Pertamina Iman Rachman, Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia Jamsaton Nababan dan Kepala Perwakilan Mitsubishi Corporation untuk Indonesia Takuji  Konzo, di Jakarta, pada Rabu (02/03/2022).

    Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury yang turut hadir dalam penandatangan itu mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah awal bagi kolaborasi kedepannya. MoU ini juga merupakan bagian dari misi Green Industry Cluster yang telah disepakati dan diresmikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Pertamina dan Pupuk Indonesia sebelumnya.

    “Kami sangat berkomitmen untuk memastikan Indonesia bisa mengurangi emisi gas rumah kaca  berdasarkan National Determined Contribution (NDC) hingga 29% pada 2030, tetapi kami tidak bisa melakukannya sendirian," ujar Pahala.

    Pahala menekankan, pada kegiatan Presidensi G20 yang berlangsung Oktober mendatang,  pemerintah Indonesia dan BUMN ingin menunjukkan kepada dunia tentang keberhasilan transisi energi yang tengah digarap, salah satunya melakukan pensiun dini PLTU batu bara. Namun, itu semua dapat terwujud dengan adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat antar negara dan  swasta.

    Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha Pertamina Iman Rachman berharap, nota kesepahaman dapat segera terwujud bentuk kerja sama strategis, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dan mendukung pencapaian target-target nasional secara masif.

    “Langkah awal untuk mewujudkan pengembangan Blue/Green Hydrogen dan Blue/Green Ammonia di Indonesia, tentunya juga akan menjadi milestone penting untuk membentuk ekosistem industri hijau yang lebih luas lagi di Indonesia,” kata Iman dalam keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/.

    Hal senada diungkapkan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman yang menyambut baik kerja sama ini.

    “Kami di industri pupuk sangat optimis terhadap pengembangan green hydrogen, green ammonia maupun blue ammonia. Pengangkutan hydrogen mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dan sangat mahal,” tandasnya.[]

  • Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Meski Harga Minyak Dunia Melonjak

    peloporberita.com/ | Pemerintah dan Pertamina memutuskan tidak menaikkan harga gas elpiji (LPG) subsidi 3 kg, meski terjadi invasi Rusia terhadap Ukraina serta meningkatnya harga Contract Price Aramco (CPA) pada Februari mencapai USD 775 per metrik ton (MT), atau lebih tinggi 21% dari rata-rata CPA tahun lalu. CPA adalah acuan internasional untuk LPG.

    Namun, harga gas elpiji non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg mengalami kenaikan mulai 27 Februari 2022. Penyesuaian harganya berbeda di beberapa tempat. Dengan adanya penyesuaian, maka harga elpiji non subsidi yang berlaku saat ini sekitar Rp 15.500 per kilogram.

    Sebagai informasi, porsi konsumsi elpiji subsidi 3 kg mencapai sekitar 93% dari total konsumsi elpiji nasional.

    Pemerintah memberi subsidi sekitar Rp11.000 per kg lantaran elpiji ini memang dikhususkan bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga masyarakat dapat membelinya dengan harga yang terjangkau.

    “Harga elpiji subsidi 3 kg tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” kata Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center 135.[]

  • Pertamina Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Pasaman

    peloporberita.com/ | Pertamina mengirimkan bantuan berupa bahan makanan, berbagai perlengkapan dan alat kesehatan kepada warga yang terdampak gempa bumi di Pasaman, Sumatera Barat.

    Bantuan bahan makanan yang telah disalurkan antara lain berupa 1.120 kg beras, 75 kg gula, 100 box mie instan dan 48 liter minyak goreng.

    Selain itu, Pertamina Peduli juga menyalurkan perlengkapan berupa 400 handuk dan 50 selimut, matras, pakaian dewasa, diapers bayi serta kebutuhan khusus perempuan.

    Kemudian untuk mendukung operasional dapur umum, Pertamina Peduli mengirimkan bantuan berupa 15 tabung Bright Gas.

    “Pada masa tanggap darurat, Pertamina Peduli bergerak menyalurkan bantuan mendesak yang paling dibutuhkan para korban di pengungsian. Pertamina akan terus melakukan monitor di lapangan untuk mengetahui kebutuhan lebih lanjut yang dibutuhkan masyarakat selama di pengungsian,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman yang dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Menurutnya, Pertamina akan terus melakukan sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan di titik-titik pengungsian.

    “Pertamina juga akan terus melakukan koordinasi agar distribusi BBM dan LPG di daerah bencana bisa berjalan dengan baik,” imbuh Fajriyah.

    Ia juga memastikan bahwa stok BBM dan LPG di Pasaman dalam kondisi aman. Berbagai infrastruktur distribusi BBM dan LPG juga tetap beroperasi dengan baik.[]

  • Pertamina Kembangkan Teknologi Katalis secara Mandiri, Tingkatkan Kualitas Produk Migas

    peloporberita.com/ | PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan inovasi untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan, salah satunya pengembangan teknologi untuk memproduksi katalis Fluid Catalytic Cracking (FCC).

    Saat ini, Fungsi Research Technology & Innovation (RTI) Pertamina bersama Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah melakukan uji coba katalis FCC pada Kilang Plaju dengan volume injeksi sebesar 250 MT. Proses ini telah berlangsung sejak Desember 2021 hingga Februari 2022, dan performa katalis terbukti berhasil meningkatkan performa unit FCC di Kilang Plaju dalam parameter yield gasoline dan RON gasoline.

    Mengutip laman resmi Pertamina, katalis FCC adalah zat untuk mempercepat laju reaksi kimia yang digunakan dalam proses pengolahan produk migas pada kondisi operasi tertentu. Dalam proses pengolahan, katalis FCC berfungsi memecah “crack” fraksi berat minyak bumi yang memiliki berat molekul dan titik didih yang tinggi menjadi produk bernilai tinggi seperti bensin, LPG, olefin dan produk petrokimia.

    Senior Vice President RTI Pertamina Oki Muraza menjelaskan, formulasi Katalis FCC Pertamina telah melalui serangkaian proses, mulai dari tahap formulasi kemudian uji skala laboratorium sejak 2016. Selanjutnya, dilakukan skala pilot plant serta melalui validasi lembaga internasional, dan telah berhasil dirumuskan formulasi yang sesuai kebutuhan Kilang Plaju.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi PT KPI Yulian Dekri menyampaikan harapannya agar inovasi ini tidak berhenti dalam uji coba di Kilang Plaju, tetapi juga dapat  diimplementasikan di kilang Pertamina lainnya, seperti Kilang Cilacap dan Kilang Balongan, serta Kilang Balikpapan paska proyek RDMP Balikpapan yang akan membangun unit RFCC.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman juga menyampaikan penguasaan teknologi katalis FCC secara mandiri menjadi sebuah inovasi yang sangat bermanfaat bagi industri migas Indonesia, mengingat saat ini kebutuhan katalis FCC masih dipenuhi melalui impor.[]