Tag: Pertamina

  • Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, Tim Labfor Mabes Polri Turun Tangan Olah TKP

    Jakarta – Kebakaran Kilang Pertamina, terjadi pada pada Minggu (15/05/2022) di area Plant 5 Unit Hydro Skimming Complex Balikpapan, Kalimantan Timur yang menghasilkan bahan baku gasoline. Pada peristiwa tersebut, diketahui 6 orang menjadi korban, 1 di antaranya meninggal dunia.

    Perinciannya, tiga mengalami luka bakar dan sedang menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan. Sementara dua lainnya, mengalami luka ringan akibat paparan api dan sempat mendapat perawatan di klinik setempat.

    Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Surabaya pun, diterjunkan ke Balikpapan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran tersebut.

    Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengungkapkan, tim Labfor Mabes Polri datang kemarin dan langsung melakukan investigasi penyebab kebakaran. Selain itu, Polda Kaltim bersama pihak Pertamina juga membentuk tim gabungan untuk melakukan investigasi internal terkait kebakaran ini.

    “Tim Labfor dari Mabes Polri hari ini datang. Kita juga bentuk tim bersama internal bersama Pertamina untuk melakukan investigasi,” tutur Kombes Yusuf Selasa, (17/05/2022).

    Selain penyelidikan, Kabid Humas Polda Kaltim juga mengungkap bahwa pasca kejadian kebakaran pihaknya langsung bergerak dengan memeriksa keterangan saksi-saksi.

    “Kemarin sudah langsung kami periksa, termasuk manager lapangan terkait teknis sehingga terjadi kebakaran,” ungkap Kombes Yusuf.

    Namun, ia belum bisa membeberkan lebih jauh hasil pemeriksa saksi-saksi dan hasil penyelidikan awal, lantaran masih dilakukan penyelidikan secara mendalam.

    “Untuk dugaannya belum bisa kita kasih tahu dulu. Nantilah itu, karena hasilnya (penyelidikan) itu untuk bahan laporan kita,” tandas Kombes Pol Yusuf. []

  • Seluruh Layanan Contact Center PGN Terintegrasi Ke Pertamina Call Center 135 Mulai 1 Juli 2022

    Jakarta – Seluruh layanan PGN contact center 1500 645 akan beralih ke Pertamina Call Center 135 (PCC 135). Hal ini, dalam rangka integrasi layanan yang terpadu di Pertamina Group, sebagai Subholding Gas Pertamina. Secara keseluruhan, kebijakan baru ini baru mulai berlaku pada 1 Juli 2022.

    Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz mengatakan, seluruh saluran komunikasi PGN menggunakan logo PCC 135 sebagai single number pengelolaan saluran komunikasi Subholding Gas Pertamina sejak 14 Maret 2022. Adapun pemberlakuan dengan masa transisi atas saluran komunikasi call 1500645 dan email contact.center@pgn.co.id dapat digunakan sampai dengan 30 Juni 2022.

    “PCC 135 menjadi sarana komunikasi perusahaan terkait seluruh kebutuhan informasi maupun emergency pada produk dan layanan gas bumi PGN. Pemberlakuan PCC 135 di seluruh kanal komunikasi call center baik berbasis suara atau telepon, video call, social media, dan email,” ungkap Faris berdasarkan keterangan resmi di laman resmi PGN yang dikutip Jumat (18/03/2022).

    Faris menjelaskan, mulai 1 Juli 2022, PGN contact center 1500 645 resmi non aktif. Periode transisi atas nomor 1500 645 ke 135 dimulai pada 14 Maret 2022 dan ada penambahan voice over pada nomor 1500 645 yang menginformasikan bahwa mulai 1 Juli 2022 seluruh layanan PGN Contact Center beralih ke Pertamina Call Center 135. Apabila laporan bersifat emergency, dapat menekan 0 (nol).

    Selain itu, laporan pelanggan maupun non pelanggan melalui email pcc135@pertamina.com dan akan direspon oleh Agent 135. Email contact.center@pgn.co.id hanya akan digunakan sebagai saluran komunikasi Pertamina Group antara Agent PCC 135 dengan Agent PGN. “Interaksi terkait layanan PGN juga dapat diakses melalui channel video call pada aplikasi MyPertamina, yang akan direspon oleh Agent PCC 135,” sebut Faris.

    Kemudian interaksi terkait layanan atau produk dan keluhan gas bumi PGN, juga akan dialihkan dan dikelola secara terpadu ke media sosial PCC 135 melalui Direct Message (DM) mulai 1 Juli 2022. Adapun media sosial PCC 135 yaitu Twitter: @pertamina135, Facebook: Pertamina Call Center 135, Instagram: @pertamina.135, dan Youtube: Pertamina Call Center 135.

    [irp]

    Sedangkan untuk interaksi layanan whatsapp (WA) tetap berlaku di nomor 0815 1150 0645. Interaksi chat pada WA dapat terkait tentang permintaan informasi terkait tagihan, nomor pelanggan, keluhan, cara atau ketentuan berlangganan, dan layanan lainnya.

    “Call center yang terpadu di Pertamina Group diharapkan dapat merespon dan menyelesaikan setiap pengaduan dan informasi masuk dari pelanggan maupun non pelanggan secara cepat, akurat, dan efektif. Dengan angka yang lebih singkat 135, masyarakat bisa lebih mudah mengingat untuk menghubungi,” tandas Faris.

    PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, telah melayani lebih dari 600.000 pelanggan di sektor rumah tangga, industri komesial, UMKM, pembangkit listrik, dan transportasi. Dengan layanan call center yang terpadu, kebutuhan informasi pelanggan diharapkan dapat terlayani dengan baik. []

    [irp]

  • Pertamina Bentuk Satgas Ramadhan dan Idul Fitri, Jaga Ketersediaan BBM dan LPG

    Jakarta | Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) Pertamina tahun 2022 siap mengamankan pasokan dan distribusi BBM dan LPG selama arus mudik Lebaran, dan efektif sudah berjalan sejak 11 April hingga 10 Mei 2022.

    Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina sekaligus Ketua Satgas Mulyono mengatakan, Pertamina siap mendukung kebijakan pemerintah yang mengizinkan masyarakat mudik tahun ini.

    Mulyono yakin mudik tahun ini akan melonjak, setelah dua tahun masa pandemi masyarakat tidak bisa mudik ke kampung halaman. Berdasarkan prediksi pemerintah, ada sekitar 85,5 juta pemudik dan 33 juta mobil yang akan bergerak selama arus mudik Lebaran 2022.

    “Satgas RAFI akan bekerja 24 jam untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik. Seluruh infrastruktur distribusi energi sudah siap mengamankan pasokan BBM dan LPG,” imbuhnya.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial & Trading (C&T) Alfian Nasution menyampaikan bahwa secara umum stock dan penyaluran BBM & LPG Pertamina saat ini dalam kondisi aman dan berjalan lancar.

    Alfian mengungkapkan, Pertamina juga memberikan layanan BBM selama periode Satgas Rafi, seperti SPBU Siaga di wilayah jalur potensial (jalur tol, Jalur wisata, jalur logistik) yang disiagakan 24 jam sebanyak 1.370 SPBU, sedangkan agen dan outlet LPG Siaga yang juga disiagakan hingga 24 jam khusus di wilayah dengan demand tinggi saat rafi sekitar 48.000 unit.

    Kiosk Pertamina Siaga yaitu unit layanan tambahan di lokasi yang tidak ada SPBU dan menyediakan Pertamax dan Dex Series sebanyak 50 unit. Layanan antar untuk BBM (pertamax/dex series) untuk konsumen di lokasi macet sebanyak 230 unit.

    Mobil tanki yang disiagakan sebagai cadangan suplay bbm hingga 149 unit hingga fasilitas kesehatan bekerja sama dengan Pertamedika untuk penyediaan pengecekan kesehatan, termasuk ambulance di 14  lokasi.[]

  • Chickin Startup Binaan Pertamina Masuk Daftar Forbes Under 30

    Jakarta | Chickin Indonesia, startup binaan Pertamina dalam program StartUp Pertamuda Seed & Scale tahun lalu, berhasil masuk daftar entrepreneur 30 & under 30 kategori Tech Enterprise versi Majalah Forbes.

    Chickin mengembangkan aplikasi Smart Farm Micro Climate Controller sebagai solusi untuk peternakan ayam agar lebih produktif dan efisien. Hingga kini, Chickin telah bermitra dengan sejumlah perusahaan, seperti Japfa, Charoen Pokphand, CJ Group, dan 14 rumah potong hewan lainnya.

    Forbes menilai, Chickin Indonesia sebagai startup teknologi unggas pertama di Asia Tenggara, dan telah berdampak pada peningkatan pendapatan bagi ratusan peternak unggas.

    Chickin Indonesia didirikan oleh dua anak muda lulusan Universitas Brawijaya, yaitu Ashab Alkahfi dan Tubagus Syailendra. Mereka berhasil mengungguli 50 tim dari 23 universitas lain.

    “Keunggulan aplikasi yang kami ciptakan adalah membantu peternak unggas agar dapat meningkatkan pendapatan mereka hingga 25%. Aplikasi yang kami gagas  ini juga memungkinkan peternak menjual ayam dengan harga lebih tinggi,” kata Ashab seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Selain itu, Chickin juga menghadirkan teknologi manajemen kandang, Chickin Smart Farm, yang memudahkan peternak memonitor kebutuhan pakan, pertumbuhan ayam, mengatur suhu dan kelembaban kandang, serta mencatat seluruh kegiatan administrasi perkandangan secara digital.

    Ashab bersyukur atas prestasi yang diraih Chickin yang pastinya tak terlepas dari bantuan Pertamina.

    “Dukungan Pertamina sangat impactful. Dari situ kami bisa berkembang lagi dan mendapat investor. Dan itu sangat membantu Chickin dalam perjalanannya,” jelasnya.[]

  • Task Force ESC B20 Tawarkan Kemitraan Proyek Transisi Energi

    Jakarta | Task Force Energy Sustainability and Climate (TF ESC) Business 20 (B20) menggelar virtual business meeting bertajuk “Partners in Energy Transition” bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), untuk menyampaikan rencana transisi energi Indonesia dari perspektif sektor riil dan menawarkan kerjasama projects transisi energi yang dapat menjadi hasil konkret dalam Presidensi Indonesia di G20 2022.

    Pertemuan virtual itu dihadiri oleh 340 peserta dari 158 perusahaan, serta pemerintah dan perwakilan kamar dagang asing dari negara-negara G20, untuk memancing minat mereka berinvestasi di Indonesia.

    Deputy Chair B20 Taskforce Energy, Sustainability, and Climate Agung Wicaksono mengatakan, sebagai bagian dari engagement group di G20, TF ESC B20 akan memberikan rekomendasi kebijakan untuk transisi energi berkelanjutan dengan fokus pada isu prioritas, yaitu mempercepat transisi menuju penggunaan energi yang berkelanjutan, memastikan transisi yang adil dan terjangkau, serta kerjasama global dalam meningkatkan ketahanan energi.

    Selain itu, Agung juga mengatakan bahwa pertemuan virtual tersebut bertujuan mencari peluang investasi dan kemitraan di antara negara-negara G20, terutama dalam proyek-proyek hijau.

    Menurutnya, elektrifikasi, pembangkit berbasis energi terbarukan dan efisiensi energi adalah pilar utama transisi energi serta investasi dalam teknologi dan sektor transisi energi semakin cepat.

    “Kami berharap melalui acara ini, kami dapat membangun banyak peluang program kemitraan global untuk mencapai tujuan global dan SDGs yang lebih berkelanjutan,”ujar Agung.

    Pada forum ini, Pertamina, PLN, PT Jababeka dan Mitsubishi Heavy Industries Group menampilkan proyek-proyek yang dapat dikolaborasikan dengan mitra asing. Berdasarkan laman resmi Pertamina, tercatat ada sekitar 16 proyek yang ditawarkan pada forum tersebut.

    Pertamina menawarkan proyek unggulan antara lain sektor ekosistem mobil listrik, maupun proyek bioethanol yang memanfaatkan limbah kelapa sawit. Sementara PT Jababeka menginfokan tawaran proyek diantaranya terkait dengan organic waste processing, serta pembangunan solar photovoltaic.

    Dari acara tersebut diharapkan perusahaan-perusahaan yang hadir dapat melakukan pendekatan secara langsung kepada Pertamina, PLN, PT Jababeka dan Mitsubishi Heavy Industries, LTD untuk melakukan diskusi lanjutan dan mengembangkan kemitraan dan kolaborasi untuk mempercepat transisi.[]

  • UMKM Binaan Pertamina Raih Rp 4 Miliar di Pameran INACRAFT 2022

    Jakarta | Sebanyak 24 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mitra binaan PT Pertamina (Persero) meraup total transaksi Rp 4 miliar selama gelaran The International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2022 yang telah ditutup pada Minggu (27/03/2022). Capaian itu tumbuh hingga 107% dibandingkan gelaran terakhir INACRAFT di tahun 2019.

    “Impact yang diharapkan selain penjualan selama pameran, diharapkan ada sustainability order dari pelanggan-pelanggan baru selama INACRAFT ini dan usaha UMKM terus bergerak maju,” kata VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman, seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Para UMKM mitra binaan Pertamina itu berasal dari berbagai kota, antara lain Jakarta, Banten, Bandung, Bantul, Sleman, Kediri, Surabaya, Denpasar, Lombok Timur, Situbondo, Banjarmasin dan Balikpapan, dengan jenis usaha terdiri dari fashion, craft dan kosmetik.

    Mereka terpilih melalui proses yang cukup panjang, setelah dilakukan kurasi terhadap 103 UMKM yang mendaftar dengan kriteria mutu produk, kualitas dan level yang harus sesuai kebutuhan pasar global.

    Produk kerajinan akar kayu jati menjadi salah satu yang banyak digemari pengunjung. Sempat melakukan penambahan stok pameran, produk ini pun mendapat pesanan untuk dipasarkan di Denmark.

    “Dapat order 10.000 pieces guci kayu. Kami Insya Allah sanggup sediakan barangnya. Ini seperti mimpi,” ujar pemilik Galery Akar Dewa Jati Situbondo Innani.

    Innani menjadi Mitra Binaan Pertamina di bawah Rumah BUMN Situbondo sejak tahun 2019. Produk-produk yang dihasilkannya beragam, mulai dari hiasan rumah, kursi, meja, sendok, garpu, cangkir, sumpit dan gelas yang semuanya berbahan dasar akar kayu jati dengan berbagai design unik, namun tetap memiliki daya guna.

    Keterlibatan UMKM binaan dalam ajang INACRAFT merupakan salah satu dukungan BUMN dalam pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals). Khususnya terkait dengan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi serta implementasi program-program berbasis ESG (Environment, Social and Governance) di seluruh wilayah operasional Pertamina.[]

  • Perusahaan Patungan Pertamina Mulai Bangun Pabrik Katalis Merah Putih

    peloporberita.com/ | Proyek Pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih telah mulai dilaksanakan, yang akan memproduksi katalis-katalis yang sepenuhnya dikembangkan dan dipatenkan secara mandiri di dalam negeri.

    Proyek ini juga merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 dan telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

    Mengutip laman resmi Pertamina, proyek ini dijalankan melalui PT Katalis Sinergi Indonesia yang merupakan perusahaan patungan bersama antara PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha Subholding Commercial & Trading Pertamina, PT Pertamina Lubricants; PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usaha, PT Pupuk Kujang; serta Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui perusahaannya, PT Rekacipta Inovasi ITB.

    Produksi pabrik PT Katalis Sinergi Indonesia akan menghasilkan sekitar 800 ton katalis per tahun yang berasal dari dua lini produksi. Tahap awal, katalis yang diproduksi terdiri dari katalis hydrotreating untuk keperluan Pertamina sebesar 64% dan katalis oleochemical untuk keperluan industri oleokimia di Indonesia sebesar 36%.

    Uji coba produksi skala industri atau komersial Katalis Merah Putih tersebut telah berlangsung di Kilang Dumai pada Juli 2020, dan mampu menghasilkan produk Diesel 100 (D100) sebanyak 1.000 barel per hari.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Pertamina dan ITB untuk mewujudkan Katalis Merah Putih.

    Arifin juga mendorong agar sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini terus ditumbuhkembangkan dari proses inovasi menjadi industri. Pasalnya, Indonesia mengharapkan intelektual dan badan usaha terus bersinergi melakukan penelitian yang bisa menghasilkan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemandirian di segala bidang.

    Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman menjelaskan, Pertamina melalui anak usaha Subholding Commercial & Trading, PT Pertamina Lubricants menjadi bagian dari perusahaan gabungan PT Katalis Sinergi Indonesia (KSI) dan terlibat penuh dalam setiap tahapan hingga operasional pada 2023.

    Menurutnya, Pertamina juga memberikan dukungan sumber daya manusia (SDM), dengan melibatkan tenaga ahli pengembangan inovasi dan riset produk bersama Fungsi RTI serta SDM operasional perusahaan.[]

  • Pertamina Sediakan 50 Booth UMKM di Event MotoGP Mandalika

    peloporberita.com/ | PT Pertamina (Persero) menyediakan 50 booth yang bisa digunakan secara gratis oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menyediakan kebutuhan para penonton MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia. Balap motor kelas dunia ini berlangsung 18-20 Maret 2022 di sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman menjelaskan bahwa UMKM yang dilibatkan merupakan UMKM lokal yang berasal dari NTB dan sekitarnya. Setelah melalui proses kurasi, produknya akan dipamerkan dan diperjualbelikan kepada pengunjung.

    “Kami berikan kesempatan bagi pelaku UMKM di NTB untuk menjadi tenant pada booth ini, untuk memperkuat dukungan kita bagi tumbuhnya perekonomian lokal,” kata Fajriyah seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    “Harapannya, kegiatan ini nantinya akan menjadi embrio bagi terciptanya ekosistem yang kuat antara pasok dan permintaan untuk sektor pariwisata di Mandalika sebagai salah satu DPSP,” lanjutnya.

    Indonesia menghadapi masa sulit sudah hampir 2 tahun akibat pandemi. Memasuki tahun 2022, diharapkan menjadi tahun keemasan bagi pelaku bisnis, terutama pelaku UMKM. Momentum MotoGP Mandalika juga diharapkan dapat membantu UMKM, bahkan dapat dimanfaatkan untuk menggaet investor.

    Pertamina terus mendorong UMKM binaannya untuk meningkatkan akses dan mempromosikan produk UMKM, baik dalam maupun luar negeri. Salah satu upayanya adalah mengajak UMKM mulai memasarkan produknya secara digital, baik melalui internet, televisi dan jaringan komputer lainnya.

    Hingga tahun lalu, Pertamina telah memiliki 4.047 UMKM Go Digital dan menjadikan momentum pandemi sebagai pemicunya, terhubung langsung dalam ekosistem digital dengan memanfaatkan platform e-commerce maupun marketplace. Digitalisasi sebagai kunci utama bagaimana UMKM mampu bertahan saat pandemi.[]

  • PGN Cetak Laba Bersih USD 303,8 Juta Tahun 2021

    peloporberita.com/ | PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mempertahankan kinerja positif pada tahun 2021, dengan meraih pendapatan sebesar USD 3.036,1 juta. Selain itu, PGN juga mencetak laba operasi sebesar USD 420,32 juta dan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk sebesar USD 303,8 juta.

    “Pemulihan kinerja operasional dari pemulihan ekonomi melalui upaya strategis perseroan di tengah masa pandemi berhasil menopang kinerja keuangan PGN 2021,” kata Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto yang dilansir dari laman resmi Pertamina.

    Haryo juga menyebutkan, ada peningkatan untuk pengaliran gas ke pembangkit listrik melalui pemanfaatan LNG sendiri (Kontrak TUA FSRU Lampung) menjadi 29 BBTUD, sehingga total gas yang disalurkan melalui skema niaga gas dan TUA adalah 900 BBTUD.

    Sepanjang tahun lalu, PGN pun berhasil menambah jumlah pelanggannya di berbagai sektor menjadi 663.877 pelanggan, dengan cakupan jaringan pipa sepanjang 10.776 km.

    Realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun lalu adalah sebesar USD 308,6 juta, yang antara lain berasal dari pembangunan Pipa Minyak Rokan, Pipa Gresik-Semarang, WK Pangkah, WK Ketapang, serta kegiatan investasi lain yang sudah tahap eksekusi seperti Jargas, Pipa Senipah-Balikpapan dan LNG RU IV Cilacap.

    Haryo menyampaikan bahwa dalam perannya sebagai Sub Holding Gas, PGN dengan semangat energizing you, secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan setiap peluang gas bumi melalui program gasifikasi.

    “Kami menjalankan peran yang cukup challenging dalam rangka era transisi energi dari fosil ke EBT (energi baru dan terbarukan). Dari posisi kunci sebagai agregator gas bumi di Indonesia, harapan kami adalah dapat mengisi masa transisi ini melalui penyediaan gas bumi sebagai energi bersih kepada masyarakat,” pungkasnya.[]

  • Anak Usaha Pertamina Lakukan Inovasi Hemat Listrik

    peloporberita.com/ | Terminal LPG Tanjung Sekong yang dikelola PT Peteka Karya Tirta (PKT), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), sukses melakukan inovasi yang terbukti mampu mengurangi konsumsi listrik. Ini sekaligus membuktikan komitmen dalam mendukung program efisiensi energi yang berdampak positif terhadap lingkungan.

    Terminal ini berperan dalam pendistribusian Gas LPG kepada pelanggan di Regional Jawa Bagian Barat, meliputi provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Dengan beroperasi penuh selama 24 jam per hari, penggunaan listrik di terminal LPG Tanjung Sekong terhitung rata-rata mencapai 57.362 kWh/bulan.

    Salah satu konsumsi listrik paling besar adalah di area operasional plant refrigated LPG, yaitu area yang memiliki sarfas operasional seperti Bog, sea water pump dan electrical transfer pump.

    Tim Terminal LPG Tanjung Sekong pun berusaha melakukan modifikasi jalur pipa, dari yang sebelumnya menggunakan dua pompa, kini bisa menjadi satu pompa.

    “Metode pengurangan penggunaan listrik pada pompa Bog Condensate ini dilakukan dengan modifikasi jalur pipa,” kata Direktur Utama PT Peteka Karya Tirta (PKT) Hari Purnomo seperti dikutip dari laman resmi Pertamina.

    Dengan modifikasi itu, jarak pemindahan liquid LPG menjadi lebih dekat dan bisa dilakukan dengan satu unit pipa. Langkah ini mampu menghemat hingga 108.000 kWh/tahun atau sebesar Rp 85.518.180 sesuai hitungan tarif listrik yang berlaku.[]