Tag: Papua

  • Mahfud MD dan Tito Karnavian Dorong Pemda Majukan Perekonomian di Kawasan Perbatasan Sota

    peloporberita.com/ | Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), kementerian/lembaga terkait, bersama pemerintah daerah diminta untuk memajukan perekonomian di kawasan perbatasan Sota, Merauke, Papua. Apalagi, dengan adanya Pos Lintas Batas Negara (PLBN), diharapkan sentra perekonomian kian tumbuh dan maju, demi kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut. 

    Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, dalam kunjungan kerjanya ke PLBN Sota, bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian beserta rombongan, Minggu (12/09/2021). 

    Baca juga: Mahfud MD dan Tito Karnavian Pastikan PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021 Siap Dilaksanakan

    Menko Polhukam juga berharap, status PLBN Sota sebagai tipe C dapat tumbuh menjadi tipe A karena mampu mendukung aktivitas ekspor maupun impor. “Tempat yang bagus ini supaya digerakkan sekaligus menjadi sentra pertumbuhan ekonomi, terutama ekspor dan impor,” ujarnya. 

    Menko Polhukam menambahkan, dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, arus masuk dan keluar, serta aktivitas perekonomian di PLBN Sota tersebut juga perlu antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya tindakan kriminalitas. “Saya sudah banyak berdiskusi dengan mendagri, nanti tentu ada penindakan hukum karena peristiwa yang mungkin terjadi,” tandasnya. 

    Baca juga: Puluhan Daerah Turun Level PPKM, Tito Karnavian: Jangan Lengah!

    Dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 (Sebelas) Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan, menko polhukam dimandatkan untuk memberikan pengarahan dan pengawasan umum dalam pelaksanaan 11 PLBN terpadu. Sementara mendagri memfasilitasi percepatan penyelesaian status Barang Milik Negara/Barang Milik Daerah di 11 PLBN terpadu. 

    Lawatan keduanya ke PLBN Sota tersebut bertujuan untuk memastikan PLBN dapat difungsikan dengan baik, dan dalam waktu dekat segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. “Saya hari ini memastikan secara fisik, laporan-laporan yang selalu disampaikan secara rutin ini gambarannya bagus-bagus, tadi saya lihat benar gitu, sehingga nanti saya akan lapor bersama Pak Tito, Pak Mendagri, kepada presiden bahwa ini siap untuk diresmikan oleh presiden,” kata Mahfud. [] 

  • Gus Menteri Ungkap Pentingnya Data Dalam Pembangunan Desa di Papua

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar atau yang biasa akrab disapa Gus Menteri menjelaskan pentingnya data dalam melaksanakan pembangunan desa.

    Gus Menteri mengatakan, banyak bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran lantaran faktor data yang tidak akurat dan kurang update, sehingga menghambat pembangunan di desa-desa.

    “Kalau datanya sudah update, 2024 tidak ada lagi warga miskin ekstrem, kuncinya adalah data.”

    “Karena data yang ada dan dimiliki tidak selalu diperbaharui, sehingga semua bantuan tidak tepat sasaran,” tutur Gus Menteri saat di Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Jumat, 10 September 2021.

    Oleh sebab itu, Gus Menteri meminta Kepala Kampung (sebutan Kapala Desa di Papua) agar segera merampungkan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa.

    Gus Menteri Ungkap Pentingnya Data Dalam Pembangunan Desa di Papua
    Gus Menteri Ungkap Pentingnya Data Dalam Pembangunan Desa di Papua. (peloporberita.com/Kemendes PDTT)

    Nantinya, kata Abdul Halim, setiap kebijakan dan pembangunan desa harus mengacu pada data tersebut. Dengan demikian bantuan pemerintah akan sampai kepada yang warga desa yang layak.

    "Kalau datanya sudah update, 2024 tidak ada lagi warga miskin ekstrem, kuncinya adalah data," ungkap Gus Menteri.

    Lebih lanjut, Gus Menteri juga menjelaskan pentingnya kerukunan antar warga. Pasalnya, kalau warga desanya rukun maka pembangunan desa akan berjalan dengan lancar.

    “Kalo kita mau rukun kuncinya satu, ayo jadilah ABG, Anak Buah Gusdur, karena Gusdur lah yang selalu mengumandangkan kerukunan antar warga,” sebut mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut. []

  • Mahfud MD dan Tito Karnavian Pastikan PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021 Siap Dilaksanakan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengunjungi Papua untuk memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI siap dilaksanakan di wilayah tersebut.

    “Saya hadir ini dan ditemani, tidak tanggung-tanggung, oleh Bapak Mendagri, yang baru beberapa hari lalu ke sini, ke sini lagi, karena ingin memastikan agar PON dan Peparnas di Papua ini berlangsung lancar dan sukses.”

    “Saat ini PON dan Peparnas sudah siap dilaksanakan, ada sedikit kekurangan di satu atau dua venue, tapi saya sudah bicara tadi dengan Kadispora, dipastikan pada saat yang ditentukan akan selesai,” tutur Menko Polhukam dalam keterangan persnya usai meninjau sejumlah venue di Lukas Enembe Stadium Jayapura, Jumat (10/9/2021).

    Mahfud juga mengatakan, kunjungan ke Provinsi Papua, sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Dukungan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2021 di Provinsi Papua.

    Secara khusus, dalam inpres tersebut, Presiden menginstruksikan kepada Menko Polhukam untuk melaksanakan tiga hal, yaitu:

    1. Melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian atas pemetaan risiko gangguan politik dan keamanan pada penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua.

    2. Mengoordinasikan percepatan penyelesaian masalah pertanahan di lokasi pembangunan venue penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI.

    3. Melaporkan pelaksanaan Inpres kepada Presiden paling sedikit satu kali dalam satu bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.

    “Saya merasa bersyukur karena ternyata persiapan pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI ini semakin baik. Kalau bagi saya pribadi memberi keyakinan bahwa ini akan berjalan baik. Mudah-mudahan keyakinan saya ini terjaga sampai benar-benar terlaksana baik,” ungkapnya.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga memastikan para atlet, kontingen dari berbagai provinsi dan daerah optimistis untuk penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021. Apalagi, para kontingen juga berkomitmen untuk berdisiplin terhadap aturan dan protokol kesehatan Covid-19.

    “Pembicaraan saya tadi dengan KONI, semua daerah sudah siap, kontingen-kontingennya sudah siap, optimis, tidak takut, tetap akan datang ke sini, tetapi tetap akan berdisiplin dan berhati-hati,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa PON dan Peparnas diselenggarakan di Papua lantaran pemerintah ingin ada pesta olahraga nasional yang menjadi tanda bahwa Papua bisa maju bersama dengan daerah lain di Indonesia, sehingga dicerminkan dengan semboyan ‘torang bisa’.

    Baca juga :

    “PON dan Peparnas yang berjalan baik dan aman akan menjadi bukti bahwa negara ini benar-benar hadir secara efektif di Papua, karena hal-hal yang biasa dilakukan di daerah-daerah lain bisa juga dilaksanakan di sini, karena kita memang torang bisa,” pungkasnya.

    Oleh sebab itu, dalam situasi pandemi Covid-19, Presiden tetap meminta agar PON di Papua terlaksana dan berlangsung lancar, meriah, serta aman dari penularan Covid-19. Tak hanya itu, diharapkan penyelenggaraan pesta olahraga nasional itu juga memberikan kebahagian bagi para atlet dan masyarakat secara keseluruhan.

    “Saya hadir ini dan ditemani, tidak tanggung-tanggung, oleh Bapak Mendagri, yang baru beberapa hari lalu ke sini, ke sini lagi, karena ingin memastikan agar PON dan Peparnas di Papua ini berlangsung lancar dan sukses, aman dan nyaman, baik dari sisi penyelenggara ataupun pertandingan, sekaligus pemenuhan protokol kesehatan dan dari sisi keamanannya,” tandas Menko Polhukam. []

  • Jelang PON XX, Mendagri Tito Karnavian Cek Kesiapan Venue di Jayapura

    peloporberita.com/ | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meninjau sejumlah venue olahraga di Jayapura, Provinsi Papua, untuk memastikan kesiapan gelanggang olahraga jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

    Mendagri menjelaskan, meski dibuka secara resmi pada 2 Oktober 2021, beberapa cabang olahraga sudah mulai dikompetisikan sejak September. Untuk itu, pihaknya ingin memastikan seluruh persiapan telah dimaksimalkan.

    “Kami kira apa yang disampaikan Bapak Menko tadi 3 (tiga) hal, yang pertama mungkin adalah kesiapan, mau melihat kesiapan venue dan kemudian kesiapan organisasi manajemen pendukung kegiatan untuk kegiatan itu sendiri,” kata Mendagri Tito Karnavian di Lukas Enembe Stadium Jayapura, Jumat (10/09/2021). 

    Baca juga: Mahfud MD dan Tito Karnavian Pastikan PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021 Siap Dilaksanakan

    Dalam kunjungannya itu, Tito mengatakan, seluruh venue yang ditinjaunya di Jayapura masih dalam proses persiapan untuk disempurnakan jelang hari H pelaksanaan PON XX Papua 2021. Ia pun meminta panitia penyelenggara bersama tim pendukung yang melakukan pendampingan, serius memastikan kesiapan per venue. “Dicek betul terutama dari panitia, cek betul secara rinci tiap-tiap venue dan kesiapan dari organisasi, baik komite yang untuk mengelola organisasi secara keseluruhan maupun yang spesifik teknis, ini perlu persiapan,” ujar Tito. 

    Ihwal keamanan, Tito juga memastikan Polda dan Kodam setempat telah memiliki kewaspadaan dan pemetaan dalam memberikan jaminan keamanan kepada seluruh kontingen yang hadir di PON Papua. “Kemudian yang kedua adalah masalah keamanan dan saya yakin sudah tau petanya di sini, dan Merauke saya kira cukup aman,” kata Tito. 

    Baca juga: Mendagri Ingatkan Pemda Perbaiki dan Perbaharui Input Data Covid-19

    Mendagri juga mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan PON XX Papua 2021 dilaksanakan masih dalam masa pandemi Covid-19, hal ini menjadi tantangan dan atensi tersendiri dari Presiden Joko Widodo. Untuk itu, diminta agar percepatan vaksinasi terus dilakukan. Selain akselerasi vaksinasi, pihaknya juga akan terus memastikan seluruh perhelatan cabang olahraga dilakukan dengan taat protokol kesehatan Covid-19. 

    “Bapak Presiden sudah memerintahkan kepada Menkes kemudian Kapolri, Panglima TNI untuk melakukan percepatan vaksin untuk 5 daerah: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom karena aglomerasi, kemudian Merauke dan Mimika,” tegas Tito Karnavian. []

  • Gus Halim Beberkan Strategi Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Papua

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim mengatakan, ada lima strategi mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia khusus daerah Papua.

    “Kalau lima strategi ini dijalankan, kita sangat yakin pada 2024 Indonesia bisa terbebas dari kemiskinan ekstrem, ini dimulai dari Indonesia Timur yaitu Papua dan Papua Barat.”

    Setidaknya ada tujuh provinsi yang menjadi fokus pemerintah dalam penanganan kemiskinan ekstrem pada tahun 2021, diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua dan Papua Barat.

    Gus Halim
    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar hadiri kegiatan Start up dan Workshop Provinsi, program Transformasi Ekonomi Kampung (TEKAD) Provinsi Papua, Kamis (09/09/2021). Foto : peloporberita.com/Mugi/KemendesPDTT)

    Gus Halim menegaskan, pihaknya memiliki lima strategi dalam penanganan kemiskinan ekstrem itu. Adapun lima strategi yang dimaksud adalah Pengurangan pengeluaran; Peningkatan pendapatan; Pembangunan kewilayahan; Pendampingan desa; Kelembagaan.

    "Kalau lima strategi ini dijalankan, kita sangat yakin pada 2024 Indonesia bisa terbebas dari kemiskinan ekstrem, ini dimulai dari Indonesia Timur yaitu Papua dan Papua Barat," tutur Gus Halim saat hadiri kegiatan Start up dan Workshop Provinsi, program Transformasi Ekonomi Kampung (TEKAD) Provinsi Papua, Kamis (09/09/2021).

    Selanjutnya, Menteri Halim juga menjelaskan tahapan penanganan keluarga miskin ekstrem, yaitu dengan cara penuntasan data SDGs Desa; fokus implementasi kegiatan untuk warga miskin ekstrem; pendampinganan mustahil desa; pendampingan penyusunan APBDes; peningkatan kapasitas warga miskin ekstrem; penguatan posyandu kesejahteraan.

    Menurutnya, semua strategi dan tahanapan itu dapat didukung dengan dana desa, sebagaimana disampaikan presiden Jokowi pemanfaatan dana desa ada dua yaitu untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM.

    “Semua yang berkaitan dengan dua hal itu pemanfaatan dana desa boleh dibuat apa saja,” sebut Gus Menteri. []

  • Kodam XVII/Cenderawasih Gencarkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Papua

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kodam XVII/Cenderawasih, menggencarkan serbuan vaksinasi Covid-19 di semua wilayah Provinsi Papua dalam rangka mendukung program pemerintah.  Kakesdam XVII/Cenderawasih Kolonel Ckm, I Nyoman Linggih menyampaikan, Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan pada Rabu (8/9/2021) itu, berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.

    “Kegiatan serbuan vaksinasi ini akan terus digencarkan dan dilaksanakan setiap hari di setiap fasilitas kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih. Masyarakat dapat langsung datang ke tempat yang telah ditentukan di masing-masing daerah dengan membawa KTP.”

    “Hari ini, Kodam XVII/Cenderawasih melaksanakan serbuan vaksinasi di Kantor Kesdam XVII/Cenderawasih, Kelurahan Gurabesi Kota Jayapura dan halaman Gereja Kristen Injil di tanah Papua Klasis Keerom Jemaat Antiokhia Distrik Arso Kabupaten Keerom,” tutur Kakesdam.

    Lebih lanjut Kolonel Ckm . I Nyoman Linggih menyampaikan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih akan terus melaksanakan serbuan vaksinasi di semua Provinsi Papua terutama di 4 klaster tempat penyelenggaraan PON XX.

    Kodam XVII/Cenderawasih Gencarkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Papua
    Kodam XVII/Cenderawasih Gencarkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Papua. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    “Kegiatan vaksinasi ini juga merupakan arahan dari Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A agar masyarakat Papua khususnya yang berada di 4 klaster PON XX yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke serta 1 Kabupaten penyangga yaitu Kabupaten Keerom sudah mendapatkan vaksinasi sebelum pelaksanaan PON XX dan mencapai target 70% ,” beber Kakesdam.

    Nyoman Linggih menjelaskan, target vaksinasi hari ini adalah 300 orang di Kantor Kesdam dan 200 orang di halaman Gereja Kristen Injil di tanah Papua Klasis Keerom Jemaat Antiokhia Distrik Arso Kabupaten Keerom.

    “Kegiatan serbuan vaksinasi ini akan terus digencarkan dan dilaksanakan setiap hari di setiap fasilitas kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih. Masyarakat dapat langsung datang ke tempat yang telah ditentukan di masing-masing daerah dengan membawa KTP. Dengan vaksinasi Covid-19, diharapkan kita bisa mengatasi pandemi Covid-19 dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan yang ketat ,” tegas Kakesdam

    Sementara itu Vardivan, warga Hamadi mengatakan bahwa vaksin tersebut bagus untuk keselamatan bersama dan juga mengajak warga lain untuk sama-sama melaksanakan vaksinasi. []

  • Syahrul Yasin Limpo Dorong Hutan Sagu Papua Barat Jadi Lahan Agrowisata

    peloporberita.com/ | Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong lahan hutan sagu menjadi kawasan agrowisata di Sorong, Papua Barat, untuk mewujudkan pertanian yang maju menuju kedaulatan pangan di Papua Barat. Di samping itu, Mentan Syahrul mengharapkan hilirisasi yang dilakukan para pelaku stakeholder pertanian, bekerja sama untuk mendapatkan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Ini integrated farm, tolong Muspida koordinasi bantu Bupati untuk kerubutin, kita buat industrinya, tidak hanya sagu saja, tidak hanya saja Melki (petani) membuat sagu saja, tapi sekitarnya ada peternakan, di sana ada buah horti, kemudian tanaman pangan, dan lainnya, jadi ada integrated farm dan modern, semua yang dimiliki rakyat.” kata Syahrul ketika melakukan kunjungan kerja di Distrik Aimas, Kelurahan Malawi, Kabupaten Sorong, Jumat (03/09/2021).

    Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Dorong Papua Cetak SDM Pertanian Muda

    Syahrul menegaskan Papua Barat merupakan wilayah penghasil sagu terbesar nusantara, dan berharap pertanian yang diusahakan secara bersama dapat dipoles dengan sentuhan teknologi melalui pelatihan-pelatihan. 

    “Di sini sagunya oke, dan pertanian ngga bisa sendiri sendiri, harus ramai ramai. Agrowisata, satu kali turun semua kena, jadi jangan cuma sagu, harus ada bimtek, Istri istri harus bimtek, anak muda harus kursus, kursus harus ada hasilnya, seperti sagu harus jadi mie, kemudian ada perlakuan teknologi, biar tampilan (pati) menjadi putih bersih.” tegas Syahrul.

    Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Gaungkan Merdeka Ekspor Pertanian, Maksudnya?

    Sementara itu Bupati Sorong Jhony Kamuru yang hadir dalam kunjungan kerja Mentan menyampaikan kesediaannya atas saran Mentan Syahrul untuk dilakukan pengembangan agrowisata di daerahnya. Ia juga meminta bantuan langsung untuk pengembangan Sorong dari kementerian melalui dinas pertanian.

    Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut, Mentan Syahrul berkesempatan meninjau lahan dan rumah pengolahan sagu sederhana milik petani Melkianos Malagam, yang mengelola kurang lebih tiga hektar lahan sagu. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada tahun 2020, Indonesia telah mengekspor sagu sebesar 13 ribu ton atau senilai Rp 40 miliar. Kemudian selama kurun waktu tahun 2020 hingga semester 1 tahun 2021, volume ekspor sagu meningkat 5,1 persen. []

  • Kisah Para Penerima Kartu Prakerja di Papua Gunakan Insentifnya

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, kembali bertemu dengan para penerima Kartu Prakerja di Provinsi Papua, tepatnya di Kota Jayapura. Ada 12 penerima Kartu Prakerja yang pagi ini berbincang serius tapi santai dengan Menko Airlangga.

    Menko Airlangga menyampaikan, Kartu Prakerja membawa banyak manfaat terutama dalam masa pandemi saat ini. Khususnya untuk membantu mereka para pengusaha UMKM yang ingin meningkatkan skill-nya sekaligus mendapatkan tambahan permodalan dari insentif Kartu Prakerja. Selain itu, juga untuk mereka yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19.

    Airlangga Hartarto
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: peloporberita.com/Kemenko Perekonomian)

    Secara nasional, Kartu Prakerja telah menerima sebanyak 10.081.935 orang dari Gelombang 1-19, dari pendaftar sejumlah 69.311.037 orang. Khusus untuk Provinsi Papua, selama 19 gelombang itu terdapat 225.051 orang pendaftar, dan yang diterima sebanyak 77.796 orang. Sementara, untuk Kota Jayapura ada 35.064 orang yang mendaftar dalam 19 gelombang, dan yang diterima sebanyak 14.661 orang.

    Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga langsung menyapa para penerima Kartu Prakerja dan menanyakan kabar mereka. Dia pun masih mengingat pernah bertemu dengan salah satu alumni Kartu Prakerja dari Provinsi Papua di Istana Negara beberapa waktu lalu.

    Alumni Kartu Prakerja yang Pak Menko maksud adalah Verly Nomi Pelmelai. Verly mengikuti pelatihan “Berdandan untuk Diri Sendiri”, pelatihan ini sangat berguna bagi dirinya, karena dapat diaplikasikan kepada anaknya sendiri sehingga berhasil meraih Juara II dalam kontes Puteri Cilik Papua.

    Selain itu, Verly juga mengikuti pelatihan Microsoft Excel yang sangat membantu tugasnya sebagai bendahara gereja yang harus membuat laporan triwulanan.

    Insentif Kartu Prakerja ia gunakan untuk membeli peralatan makeup dan kebutuhan sehari-hari. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ia pernah diundang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden RI beberapa waktu lalu.

    “Waktu itu, saya dapat telepon (dari PMO Kartu Prakerja) untuk bertemu dengan Pak Presiden Jokowi dan Pak Menko. Saya sangat senang dan hal ini tidak akan saya lupakan,” sebut Verly.

    Setelah menjadi penerima pada Gelombang ke-6, Verly menjadi alumni aktif dalam forum alumni Kartu Prakerja, dan juga menjadi salah seorang pelopor yang merawat Alumni Prakerja.

    Dia menuturkan bahwa forum itu menjadi wadah di media sosial (Facebook dan Instagram) untuk menuangkan ide-ide tentang kewirausahaan supaya alumni Prakerja pada khusunya danmasyarakat Indonesia pada umumnya, dapat berpartisipasi dalam wadah itu.

    Menko Airlangga mengapresiasi hal tersebut, “Kumpulkan saja semua (alumni Prakerja) di Papua, jadi semuanya bisa terkoneksi online.”

    Ada juga pria berusia 40 tahun bernama John Wempi Wona yang memaksimalkan manfaat yang diterima dari Kartu Prakerja dengan mengambil tujuh jenis pelatihan. Jumlah tersebut lebih banyak dari rata-rata jumlah pelatihan yang diambil seorang penerima Kartu Prakerja. Tiga pelatihan di antara tujuh tersebut adalah:

    1. Sukses Jualan Online di Marketplace
    2. Kursus Akuntansi Dasar dan Keuangan Bisnis – Bersertifikat,
    3. Bisnis Rumahan/UMKM Harus Tahu: Menentukan Badan Usaha.

    Saat ini, John berwirausaha online yang menjual berbagai jenis barang, seperti busana wanita, tas wanita, aksesoris wanita, kosmetik, dan ramuan tradisional. Penjualannya dikirim ke area Papua dengan mengambil barang dari Jakarta dan Surabaya.

    Pada kesempatan itu juga, John menjadi salah satu alumni Kartu Prakerja yang mendapatkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BNI. John mendapatkan KUR senilai Rp30 juta.

    Hal ini akan dia gunakan untuk membangun usaha offline ke depannya, yang menjual berbagai merchandise PON XX 2020 yang akan berlangsung bulan depan. Selain John, KUR juga diberikan BNI kepada alumni Kartu Prakerja lainnya yang memenuhi syarat. []

  • GMKI Harap Penyerangan TNI di Papua Tak Ganggu PON XX

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pengurus Pusat GMKI (PP GMKI), menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa penyerangan yang dilakukan Kelompok Bersenjata Papua, di Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021). Dalam penyerangan tersebut, empat Anggota TNI dinyatakan meninggal dan satu orang lainnya hilang.

    “GMKI berharap, pelaku penyerangan dapat ditemukan dan diproses secara hukum.”

    “Saya mewakili GMKI menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya Empat orang TNI dan satu orang hilang,” tutur Ketua Umum GMKI Jefri Gultom berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Jumat, (3/9/2021)

    Pengurus Pusat GMKI (PP GMKI), juga menyayangkan penyerangan anggota TNI ini terjadi menjelang diselenggarakan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX di tanah Papua. Namun, GMKI berharap, penyerangan ini tidak mengganggu jalannya persiapan penyelenggaraan PON tersebut.

    “PON di tanah Papua merupakan sejarah baru bagi masyarakat papua. “Melalui semangat PON XX Papua, kita harus tunjukkan Indonesia sebagai negara berdaulat”, ungkap Jefri Gultom.

    Selanjutnya, GMKI meminta kepada Panglima TNI untuk tidak bereaksi cepat melakukan operasi militer di daerah Maybrat, Provinsi Papua Barat. Hal ini, untuk menjaga suasana kondusif di Papua.

    “GMKI berharap, pelaku penyerangan dapat ditemukan dan diproses secara hukum,” sebut Jefri Gultom.

    GMKI pun, mengajak masyarakat Papua untuk mendukung penyelenggaran PON. Sebab, Pelaksanaan PON akan mendatangkan banyak atlet dan wisatawan dari seluruh Indonesia. Nah, melalui PON ini, masyarakat dapat memperkenal budaya, wisata yang indah di tanah Papua. Selain itu, PON Papua dapat meningkatkan ekonomi masyarakat lokal.

    Dalam pernyataan penutupnya, Jefri Gultom menyampaikan bahwa GMKI percaya terhadap kinerja TNI-POLRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua. []

  • Syahrul Yasin Limpo Dorong Papua Cetak SDM Pertanian Muda

    peloporberita.com/ – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Provinsi Papua untuk mencetak lebih banyak SDM pertanian unggul yang siap menjadi wirausahawan muda dalam memperkuat sektor pertanian maju, mandiri dan modern. Menurut Mentan langkah tersebut penting dilakukan mengingat Papua adalah daerah subur dengan lahan pertanian yang belum tergarap maksimal.

    “Selama ini kita sudah terkena dan terhipnotis dengan tambang. Padahal sebanyak 70 persen rakyat Papua menikmati hasil pertanian.”

    “Hari ini saya datang untuk mengatakan bahwa Papua adalah daerah yang hebat. Kalau begitu ayo kita Sama-sama bertani, karena Tuhan menciptakan tanah Papua ini luar biasa. Mataharinya bersinar, airnya mengalir, tanahnya subur dan peluang ekspornya terbuka lebar,” tuturnya saat membuka Pelatihan Kewirausahaan Petani Milenial di Jayapura, Kamis, 2 Agustus 2021.

    Mentan menegaskan, sektor pertanian adalah sektor yang terbukti tangguh karena disaat dunia terguncang akibat pandemi covid 19, maka sektor pertanian tetap tumbuh dan bahkan mampu menjadi penyumbang terbesar untuk pemulihan ekonomi nasional.

    “Tahun lalu ekspor kita naik 15 persen disaat Covid. Sekarang ini di kuartal 1 Januari sampai April tumbuh sekitar 40 persen. Kalau ibarat emas, pertanian itu 100 karat yang ada di depan kita Pak, dan pertanian itu adalah lapangan kerja yang selalu terbuka,” ungkapnya.

    Apalagi, pertanian memiliki banyak ragam keuntungan karena ada yang 1 hari bisa dilakukan panen, seminggu, sebulan, setahun dan bahkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

    “Artinya pilihan bertani itu adalah pilihan yang tepat karena petani tidak lagi seperti dulu, becek becek dan lumpur lumpur. Kita sudah siapkan teknologi dan mekanisasi,” tegasnya.

    Asisten II Setda Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Musaad menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kunjungan Mentan Syahrul ke tanah Papua. Menurutnya, kehadiran Mentan adalah doa yang selama ini terkabulkan.

    “Kehadiran pak menteri telah memberikan spirit bagi kita semua untuk membangkitkan potensi yang ada. Sebab selama ini kita sudah terkena dan terhipnotis dengan tambang. Padahal sebanyak 70 persen rakyat Papua menikmati hasil pertanian,” sebutnya.

    Musaad juga mengatakan bahwa Papua merupakan daerah pertanian yang sangat luas, yang bisa menjadi lumbung pangan nasional di masa mendatang.

    “Semua penduduk kita hidup di daerah hutan dan di daerah pinggiran. Mereka masih banyak yang bercocok tanam dengan cara lama, belum tersentuh dan belum mengenal teknologi. Tapi saya yakin dengan kehadiran pak menteri ini bisa membangkitkan kembali sektor pertanian di tanah Papua,” tandasnya.

    Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua (BPTP Papua), Martina Sri Lestari mengatakan bahwa kualitas SDM muda Papua perlahan tapi pasti mulai meningkat. Ini terjadi lantatan Kementan dan Pemda Papua fokus melakukan bimtek dan pendampingan kewirausahaan.

    “Sehingga mereka (petani milenial) sudah siap terjun di lapangan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Sebab mereka sudah kita bekali ilmu kewirausahaan, ilmu menjalin kemitraan usaha, ilmu menerapkan konsep pembiyaan dan mengerti cara pemasaran,” ucapnya. []