Tag: Mobil Listrik

  • Tesla Naikkan Harga Jual Mobil Listrik

    Jakarta – Tesla menaikkan harga jual mobil listrik Model 3, Model Y, Model X, dan Model S tipe tertentu. Kenaikan terbesar terjadi pada Model X versi Dual Motor All-Wheel Drive, yang mengalami peningkatan harga US$6.000 dari US$114.990 menjadi US$120.990.

    Sedangkan konfigurasi Model S Dual Motor All-Wheel Drive harga jualnya meningkat US$5.000 dari US$99.990 menjadi US$104.990. Sementara mobil Tesla yang harganya paling terjangkau, yakni Model 3, terhindar dari kenaikan paling parah seperti dilansir dari The Verge.

    Tetapi, satu versi Model 3 mengalami peningkatan harga. Versi Long Range dari Model 3 harganya meningkat US$2.500 dari US$54.490 menjadi US$57.990. Namun harga Model 3 dengan versi harga paling terjangkau yang dijual online, yakni model Rear-Wheel Drive, harganya tetap sama di US$46.990.

    Lebih lanjut, long Range Model Y juga meningkat harganya dari US$62.990 menjadi US$65.990 atau naik US$3.000. Sedangkan model Performance naik US$2.000 dari US$67.990 menjadi US$69.990.

    Kenaikan harga ini, relatif umum di seluruh jajaran Tesla dalam beberapa tahun terakhir. Setahun yang lalu CEO perusahaan tersebut Elon Musk, menyalahkan kenaikan harga pada tekanan rantai pasokan, yang menyebabkan kenaikan biaya bahan baku dan masalah kekurangan chip secara global.

    Elon Musk
    Elon Musk. (Foto:Pelopor.id/Reuters/Bobby Yip)

    Tahun ini, Tesla harus bersaing dengan kenaikan inflasi dan biaya transportasi di Negeri Paman Sam dan di seluruh dunia memberikan tekanan ke atas pada intinya. Elon Musk sendiri belum memberikan komentar secara terbuka tentang kenaikan harga terbaru ini.

    Situasi ini, jelas sangat berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika Tesla memotong harga Model 3 yang paling terjangkau dalam upaya menjadikannya pilihan yang terjangkau untuk pasar massal. Tetapi sekarang, harganya jauh dari harga awal sebesar US$35.000 yang ditargetkan selama bertahun-tahun. []

    INAYA UMPAN PANCING

  • Indonesia Resmi Memulai Pembangunan Fasilitas Produksi Kendaraan Listrik Terintegrasi

    Jakarta – Indonesia memulai babak baru produksi kendaraan listrik yang ramah lingkungan setelah Presiden Joko Widodo secara resmi memulai tahapan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi pada Rabu, (8/06/2022), di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah.

    Presiden dalam pidato sambutannya menyebut, investasi ini merupakan investasi pertama di dunia yang mengintegrasikan produksi kendaraan listrik dari hulu sampai hilir.

    “Dimulai dengan penambangan nikel, smelter, pabrik prekursor, pabrik katoda, kemudian baterai listrik, battery pack, hingga mobil listrik, masih ditambah lagi dengan industri daur ulang baterai. Dari hulu sampai hilir, end to end semuanya kerjakan dalam investasi ini,” tutur Kepala Negara.

    Presiden berterima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga pembangunan industri baterai listrik terintegrasi ini bisa segera dimulai. Industri ini pun memiliki nilai investasi dan penyerapan tenaga kerja yang sangat besar.

    “Total investasi ini juga bukan jumlah yang sedikit Rp142 triliun. Kalau didolarkan USD9,8 miliar. Dan yang paling saya senang, menyerap karyawan, SDM, tenaga kerja kita 20 ribu orang, ini jumlah yang tidak kecil. Di mana-mana di dunia sekarang ini pembukaan lapangan kerja merupakan kunci,” ungkap Jokowi.

    Presiden juga merasa gembira lantaran investasi dari hulu sampai hilir tersebut dilakukan tersebar di beberapa kawasan di Indonesia, tidak hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa.

    “Pertambangannya, peleburan smelternya untuk nikel berlokasi di Halmahera, di Maluku Utara. Kemudian untuk industri refinery  pemurnian serta industri prekursor, industri katodanya ada di Jawa Tengah, di Kawasan Industri di Batang. Kemudian pabrik baterai yang sedang juga dibangun di Karawang, dan pabrik mobil listriknya ada di Cikarang, tersebar, ini sangat baik,” ucap Jokowi.

    Lebih lanjut, Presiden berharap Indonesia sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, bisa menjadi produsen pertama dari produk-produk yang berbasis nikel.

    “Indonesia akan menjadi produsen utama produk-produk barang yang berbasis nikel, seperti litium baterai, baterai listrik, baterai kendaraan listrik. Dan ini merupakan sebuah kesempatan besar, merupakan kesempatan emas untuk membangun ekonomi hijau ke depan seperti yang kita rencanakan,” tandasnya.

    Selain membuka lapangan pekerjaan yang besar, investasi tersebut menurut Kepala Negara dapat memberikan tambahan pendapatan negara dan meningkatkan perekonomian.

    “Negara akan mendapatkan pendapatan tambahan dari investasi ini. Baik yang berupa PPh badan, PPh karyawan, PPn-nya, kemudian PNBP-nya semuanya akan kita dapatkan. Dan juga memperkuat neraca perdagangan kita, meskipun sekarang sudah surplus selama lebih dari 20 bulan dan kita harapkan mampu menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru,” pungkasnya. []

  • Formula E Jakarta Dimulai Hari ini

    Jakarta – Ajang balap “jet darat” Formula E, akan dihelat untuk pertama kalinya di Jakarta tepatnya di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Sabtu (04/06/22).

    Sebanyak 11 tim dan 22 pembalap akan mendapat tantangan baru di Sirkuit Ancol yang panjangnya mencapai 2,4 km dengan lebar 12 meter serta 18 tikungan.

    Para pembalap pun sudah tiba di Jakarta dan telah mendapat sambutan di Monumen Nasional (Monas) oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

    “Menjelang balapan pertama kami di Jakarta pada hari Sabtu, ke-22 pembalap kami disambut di Monumen Nasional oleh Gubernur Anies Baswedan sebelum Juara Dunia Nyck de Vries memamerkan mobil Formula E Gen 2,” tulis akun Instagram Formula E, Jumat (03/06/2022).

    Formula E
    Anies Baswedan saat meninjau balap mobil Formula E di Brooklyn, Amerika Serikat. (Foto:Pelopor.id/Instagram/@aniesbaswedan)

    Adapun secara resmi, kejuaraan ini bernama ABB FIA Formula E World Championship, sebuah kejuaraan olahraga otomotif balap mobil kursi tunggal yang khusus hanya menggunakan mobil listrik saja.

    Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah untuk seri kesembilan Formula E musim ini. Ini adalah pertama kalinya Formula E digelar di Indonesia setelah dua tahun ditunda akibat pandemi Covid-19. []

    [irp]

  • 300 Unit Mobil Listrik Wuling Dukung Mobilitas KTT G20

    Jakarta – Wuling Motor Indonesia menyebutkan, sebanyak 300 unit mobil listriknya, Wuling EV akan digunakan dalam KTT G20 di Bali pada bulan November 2022. Ikut sertanya Wuling dalam KTT G20, berkaitan dengan penunjukan perusahaan sebagai official partner.

    Informasi ini disampaikan secara langsung dalam acara pre-launch Wuling EV yang bertajuk Electrify Your World yang berlangsung pada hari ini, Rabu, (01/06/2022) di Laguna Atrium, Central Park, Jakarta.

    Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani mengatakan, pihaknya bangga menginformasikan bahwa mobil listrik yang akan diproduksi di Indonesia ini telah resmi menjadi official car partner dari KTT G20 mendatang.

    “Hal ini merupakan langkah awal yang luar biasa bagi kendaraan listrik Wuling untuk menjadi bagian dalam kegiatan berskala internasional dan turut berkontribusi pada program pemerintah dalam hal percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia,” tuturnya.

    Disebutkan, 300 unit Wuling EV yang mendukung kebutuhan mobilitas selama kegiatan KTT G20 itu, adalah kendaraan listrik buatan lokal. Mengingat, seluruh unit mobil listrik yang digunakan dalam acara tersebut, merupakan unit-unit yang diproduksi oleh pabrik milik Wuling Motor Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

    Wuling mulai membangun pabriknya di Cikarang seluas 60 hektare pada tahun 2015. Pabrik ini mulai beroperasi pada 2017 silam dengan produksi perdana Wuling Confero. Pabrik tersebut, memiliki kapasitas produksi 120 ribu unit per tahun. Pabrik Wuling Cikarang saat ini digunakan untuk memproduksi Confero, Cortez, dan Almaz.

    Wuling EV

    “Untuk mobil listrik ini sedang dipersiapkan, tentu memerlukan jalur sendiri dan masih berada di dalam komplek pabrik di Cikarang,” ungkap Dian Asmahani.

    Mobil listrik Wuling pertama yang akan dirakit di Cikarang adalah jenis city car yang mirip Wuling Mini EV. Namun, Wuling Indonesia mengklaim desain dari mobil listrik Wuling ini benar-benar baru yang didasarkan pada prototipe Wuling Global Smart Electric Vehicle (GSEV).

    Saat ini, mobil listrik berukuran mungil ini belum memiliki nama resmi dan masih menyematkannya dengan nama ‘Wuling EV’. Mobil listrik mungil itu, akan dibekali baterai dengan kemampuan jarak tempuh antara 200 hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya untuk pasar Indonesia. []

    [irp]

  • Analisa Media Asing: Indonesia Bisa Dapat Investasi Tesla Sekaligus SpaceX

    Jakarta – Media asing, ramai menyorot pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk beberapa waktu lalu. Mereka membicarakan, kemungkinan Indonesia bisa dapat investasi dari dua perusahaan yang dikendalikan Elon Musk tersebut.

    Elon Musik sendiri usai bertemu dengan Jokowi mengatakan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar dan pihaknya siap mencoba beberapa kerja sama lewat Tesla dan SpaceX.

    “Saya rasa Indonesia memiliki potensi yang besar, dan saya rasa kita melalui Tesla dan SpaceX akan mencoba beberapa kerja sama dengan Indonesia,” tutur Elon Musk kala itu.

    “Kita akan melihat dari dekat bentuk kerja sama di banyak hal, karena Indonesia memiliki banyak potensi. Apalagi Indonesia memiliki jumlah populasi dan terus berkembang. Ini bagus karena kita membutuhkan banyak orang di masa depan,” sambungnya.

    Media Asing yang berbasis di New York, Amerika Serikat, TheStreet menganalisa, Produsen Mobil Listrik, Tesla butuh meningkatkan volume produksinya menjadi 20 juta unit per tahun. Selain itu, mereka perlu mengamankan bahan mentah baterai listrik.

    Elon Musk
    CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. (Foto:Pelopor.id/Pixabay)

    Sedangkan Pabrik Tesla di Austin, Texas; Freemont, California; Berlin, Jerman; dan Shanghai, China, dinilai belum cukup untuk memenuhi target produksi itu.

    Sebelumnya, CEO Tesla, Elon Musk pada pada kuartal 1 2022 sudah mengatakan akan mengumumkan lokasi pabrik baru di akhir 2022.

    Kemudian, terjadi pertemuan antara Elon Musk dengan Presiden Jokowi yanh berlangsung pada 14 Mei 2022 di Boca Chica, markas SpaceX.

    [irp]

    Ilustrasi mobil Tesla. (Foto: peloporberita.com/Unsplash)

    Indonesia merupakan produsen utama nikel, pemerintah Jokowi sedang berupaya memperluas pertambangan dan pemurnian. Salah satu caranya, dengan memberlakukan larangan ekspor nikel untuk memaksa perusahaan untuk menetap, mendirikan pabrik sehingga dapat menciptakan lapangan kerja.

    Indonesia pun sebelumnya telah sukses menandatangani perjanjian senilai US$9,8 miliar dengan grup Korea Selatan LG untuk memproduksi baterai lithium, yang ditujukan untuk kendaraan listrik. Seperti diketahui Baterai lithium membutuhkan nikel.

    Sementara pembicaraan Indonesia dengan Tesla sudah dimulai tahun 2020 lalu. Deal Tesla dengan Indonesia, bisa berarti Elon Musk mengamankan pasokan nikel dan baterai untuk Tesla.

     

    Di samping itu, ada juga pembicaraan Indonesia dengan SpaceX yang menawarkan Papua Barat untuk tempat peluncuran baru perusahaan tersebut.

    Prediksi TheStreet, dalam skenario terbaik, Indonesia bisa mendapatkan keduanya (Tesla dan SpaceX) sekaligus. Mereka juga menebak, pengumuman bakal dilakukan bersamaan dengan agenda pertemuan G20 di Indonesia.

    "Jika ada persetujuan antara Indonesia dan Tesla dan SpaceX, itu bisa ditandatangani bulan November karena Indonesia akan mengadakan B20 Summit dengan pemimpin bisnis di pertengahan November, sebelum G20," tulis TheStreet.

    Kebetulan, Elon Musk sebelumnya diberitakan berencana datang ke Indonesia pada November 2022. []

    [irp]

  • Kemenperin: Toyota xEV Center Menginspirasi Pengembangan teknologi Kendaraan Elektrifikasi di Tanah Air

    Jakarta – Pemerintah bertekad mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier menyampaikan, langkah strategis ini bertujuan agar Indonesia menjadi negara yang mampu merajai atau menjadi produsen kendaraan listrik yang berdaya saing global.

    “Kami optimistis industri otomotif di tanah air akan menjadi pemain penting dalam global supply chain, termasuk upaya memproduksi kendaraan dengan emisi karbon rendah dan ramah lingkungan,” tuturnya saat menghadiri peresmian Toyota xEV Center di Karawang, Kamis (19/05/2022) mewakili Menteri Perindustrian.

    Menurut Dirjen ILMATE, dalam mengakselerasi pembangunan ekosistem kendaraan listrik, tidak hanya menggenjot dari sisi produktivitasnya saja, tetapi juga diperlukan pusat pembelajaran teknologi elektrifikasi dan penguatan kompetensi sumber daya manusia industri. Oleh sebab itu, Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi atas pendirian Toyota xEV Center.

    “Pembangunan xEV Center ini merupakan wujud komitmen Toyota Indonesia dalam memperkenalkan teknologi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, dan hadirnya Toyota xEV Center berperan penting dalam mendidik dan menginspirasi generasi berikutnya untuk melakukan inovasi dan pengembangan teknologi kendaraan elektrifikasi di tanah air,” ungkap Taufiek.

    Lebih lanjut, pemerintah telah menyiapkan payung hukum insentif Research, Development, and Design (RnDnD) melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 153 Tahun 2020 tentang Pemberian Pengurangan Penghasilan Bruto atas Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Tertentu di Indonesia. Fasilitas ini berupa super tax deduction sampai dengan 300% bagi perusahaan industri yang melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan.

    “Hadirnya Toyota xEV Center diharapkan dapat menunjang aktivitas RnDnD sehingga perusahaan bisa mendapatkan insentif RnDnD tersebut,” ungkapnya.

    Adapun Toyota xEV Center didirikan di lokasi pabrik TMMIN Karawang 3 dengan luas area saat ini 558 meter persegi. Tahap pertama pembangunannya sudah dimulai sejak Juli 2020. Fasilitas ini dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem era elektrifikasi melalui advokasi publik mengenai ragam pilihan dan teknologi elektrifikasi.

    “Toyota percaya mencapai Netralitas Karbon harus ada solusi praktis dan berkelanjutan melalui berbagai pilihan teknologi (multi pathway) seperti kendaraan dengan efisiensi bahan bakar tinggi, Flexi Engine (biofuel), HEV, PHEV, BEV, dan FCEV yang berbahan bakar hidrogren yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan kondisi Indonesia,” tegas Presiden Direktur PT TMMIN Warih Andang Tjahjono.

    Sementara untuk mendukung upaya teknologi zero emission, Kemenperin telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah. Regulasi ini antara lain mengatur terkait persyaratan program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), yang diantaranya melalui investasi, pendalaman manufaktur atau TKDN, serta aspek teknis kendaraan lainnya.

    “Maka itu, kami mendorong para pabrikan kendaraan emisi rendah karbon yaitu Kendaraan Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), kendaraan elektrifikasi (xEV), dan kendaraan flexy engine berbasis biofuel 100%, supaya segera mendaftar program LCEV agar mendapatkan manfaat insentif PPnBM yang besarannya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah 73/2019 Jo Peraturan Pemerintah 74/2021,” tegas Taufiek.

    Ia juga optimistis, industri otomotif akan terus menjadi penopang akselerasi pemulihan ekonomi nasional. Hal ini tercermin dari kinerja industri alat angkutan yang mengalami pertumbuhan paling tinggi pada triwulan I tahun 2022, dengan capaian sebesar 14,2% (year-on-year).

    “Seiring dengan kinerja otomotif yang gemilang, industri pengolahan nonmigas mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,47% atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,01% pada triwulan I-2022,” ungkapnya.

    Meski tantangan pandemi Covid-19 belum berakhir, sektor industri manufaktur konsisten berperan sebagai penggerak dan penopang utama bagi perekonomian nasional. Bahkan, sektor industri manufaktur merupakan sektor pendorong utama bagi Indonesia untuk keluar dari resesi.

    “Indikator itu juga terlihat dari kinerja ekspor industri pengolahan yang menembus USD69,6 miliar pada Januari-April 2022, atau naik 29% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD53,87 miliar,” tandasnya. Sektor industri tetap memberikan kontribusi paling dominan, yakni 74,46% dari total nilai ekspor nasional yang berada di angka USD93,46 miliar.

    Capaian sektor industri manufaktur dari ekspor tersebut mengiringi kontribusinya pada penerimaan negara dan terhadap pembentukan PDB nasional yang terus meningkat. Sumbangsih industri manufaktur pada triwulan I tahun 2022 sebesar 19,19% persen, di mana angka ini merupakan yang tertinggi di antara sektor ekonomi lainnya. []

  • 70% Konsumen Beli Cash Hyundai IONIQ 5, Indennya Hingga 5 Bulan

    Jakarta – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), bulan lalu resmi merilis harga mobil listrik mid-size terbarunya, Hyundai IONIQ 5. Mobil crossover listrik yang dirakit secara lokal di pabrik Hyundai di Cikarang, Bekasi Jawa Barat ini sejak dijual resmi April 2022 smapai 9 Mei 2022 diklaim sudah dipesan hingga 1.700 unit.

    Harga mobil listrik Hyundai IONIQ 5 sendiri berkisar 718 juta sampai 829 juta rupiah on then road Jakarta. Sekitar 70% konsumen membeli Ioniq 5 secara cash atau tunai. Meski banyak pesanan yang masuk, baru sekitar 100 unit kendaraan yang dikirim ke konsumen.

    Tingginya permintaan yang belum berbanding lurus dengan kapasitas produksi, membuat pemesanan Ioniq 5 harus inden sekitar empat hingga lima bulan lamanya.

    Untuk itu, Hyundai berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi demi segera memenuhi permintaan konsumen. Apalagi, HMID mengklaim bahwa pemesanan Ioniq 5 rata-rata mencapai 50 unit sampai 60 unit per hari.

    Selain itu, Hyundai IONIQ 5 juga berhasil meraih penghargaan World Car of the Year, World Electric Vehicle of the Year, dan World Car Design of the Year pada ajang New York International Auto Show 2022. []

  • Ford Kurangi Porsi Kepemilikan Sahamnya di Rivian Automotive

    Jakarta | Ford Motor Co. mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di startup produsen kendaraan listrik, Rivian Automotive Inc., dengan melepas delapan juta saham senilai USD 214 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun.

    Dengan demikian, kini Ford hanya memiliki sekitar 94 juta saham atau 10,5% dari total saham perusahaan itu. Namun, melansir Reuters, Ford masih menjadi salah satu pemegang saham utama di Rivian Automotive.

    Pemegang saham terbesar di Rivian adalah T.Rowe Price Associates dengan menguasai kepemilikan 18,2% saham, yang diikuti Amazon.com Inc dengan 17,7% saham.

    Namun Amazon.com mengaku pendapatan operasionalnya pada kuartal pertama anjlok hingga 59%, yang sebagian besar dipicu oleh investasi pada produksi mobil Rivian.

    Amazon yang juga merupakan salah satu pelanggan utama Rivian, menargetkan bisa menerima 100.000 van pengiriman pada tahun 2024.

    Rivian memang mengalami kesulitan dalam bersaing di pasar kendaraan listrik, termasuk persaingan bisnis truk pickup listrik dengan Ford F-150 Lightning. Selain itu, startup ini juga terhambat oleh krisis pasokan sehingga membuatnya terpaksa mengurangi produksi tahun ini menjadi 25.000 unit.[]

  • Bangun Pabrik di Georgia, Rivian Dapat Insentif US$ 1,5 Miliar

    peloporberita.com/ |Jakarta – Negara bagian Georgia dan pemerintah daerah setempat akan memberikan insentif kepada produsen mobil listrik Rivian Automotive sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp21,8 untuk pabrik baterai dan perakitan yang rencananya bakal dibangun di wilayah tersebut.

    Pabrik baterai dan perakitan senilai US$5 miliar atau sekitar Rp72,8 triliun yang bakal berdiri di timur Atlanta tersebut bakal menciptakan 7.500 pekerjaan menurut dokumen yang ditandatangani perusahaan dan negara bagian pada Senin (02/05/2022).

    Komisaris Pengembangan Ekonomi Georgia Pat Wilson mengatakan, pengumuman paket insentif industri tunggal itu merupakan yang terbesar dalam sejarah Georgia.

    Termasuk janji bahwa perusahaan akan mencapai investasi penuh dan target pekerjaan pada akhir 2028, dengan membayar pekerjanya rata-rata sebesar US$56.000 per tahun, ditambah tunjangan.

    Pemerintah daerah setempat juga berharap Rivian akan melabuhkan seluruh industri kendaraan listrik mereka di daerah tersebut.

    “Ini benar-benar tepat karena mereka menciptakan lebih banyak pekerjaan,” tutur Wilson dikutip dari BBC Rabu, (04/05/2022).

     

    Rivian, yang berbasis di Irvine, California, adalah produsen startup truk listrik dan van pengiriman komersial. Perusahaan tersebut, menantang pembuat mobil mapan seperti Ford dan General Motors serta pemimpin industri kendaraan listrik, Tesla.

    Perusahaan ini, telah memproduksi kendaraan di pabrik pertamanya di Normal, Illinois. Rivian sendiri berharap untuk memulai pembangunan pabrik di Georgia pada awal musim panas ini sehingga dapat memulai produksi pada 2024 dengan target produksi 400.000 kendaraan per tahun. []

    [irp]

  • Thailand Pertimbangkan Subsidi untuk Produksi Baterai EV

    Jakarta | Komite Kebijakan Kendaraan Listrik Nasional Thailand atau The National Electric Vehicle Policy Committee akan mempertimbangkan langkah-langkah promosi untuk produksi baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di negara itu.

    Direktur Jenderal Departemen Cukai Lavaron Sangsnit mengatakan, langkah ini mengikuti peluncuran subsidi negara dan langkah-langkah insentif pajak baru-baru ini untuk mempromosikan produksi dan adopsi EV.

    Lavaron, yang juga menjabat sebagai juru bicara komite nasional, mengatakan cukai saat ini pada baterai berkisar dari 0-8%, berdasarkan teknologi yang digunakan untuk memproduksi baterai. Baterai yang menggunakan teknologi produksi tinggi dikenakan retribusi yang lebih rendah.

    Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Bangkok Post bahwa komite EV sedang mempertimbangkan memberikan subsidi untuk mendukung pembelian baterai, dengan cara yang sama memberikan subsidi kepada para pembeli kendaraan listrik baterai atau battery electric vehicle (BEV).

    Sumber tersebut juga mengatakan bahwa subsidi negara sebesar 600 baht per kilowatt-hour (kWh) kapasitas baterai akan diberikan kepada produsen baterai, yang harus memberikan subsidi kepada pembeli baterai sebagai diskon. Misalnya, jika baterai memiliki kapasitas 40kWh, maka produsen baterai menerima subsidi 24.000 baht.

    Bulan lalu, departemen menandatangani perjanjian dengan Great Wall Motor Manufacturing Co dan MG Sales Co yang mencakup komitmen untuk menurunkan harga BEV mereka, sejalan dengan subsidi pemerintah dan langkah-langkah insentif pajak.

    Setidaknya, lima importir dan produsen BEV serta pembuat sepeda motor listrik diharapkan menandatangani perjanjian serupa dengan departemen tahun ini.[]