Tag: Menko PMK

  • Menko PMK Hadiri Kick Off National Showcase SMK BISA Binaan Astra di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa investasi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia harus dimulai dari sekarang, mengingat SDM Indonesia yang unggul, berbudaya, serta menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menjadi modal utama menuju Indonesia maju.

    Menurutnya, proyeksi dari revitalisasi vokasi ini berfokus pada penyiapan tambahan 58 juta tenaga kerja dengan keterampilan abad ke-21 selama kurun 15 tahun mendatang. Pencapaian target ini. membutuhkan komitmen kuat, bukan hanya oleh pemerintah saja, namun juga harus didukung oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

    “Seluruh upaya ini membutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai sektor, baik pemerintah maupun masyarakat,” tutur Menko PMK saat menjadi Keynote Speech di Kick Off National Showcase SMK BISA di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Jumat (17/06/06).

    Program National Showcase SMK BISA, merupakan salah satu komitmen nyata kontribusi Astra di bidang pendidikan vokasi yang sudah memiliki lebih dari 3.000 sekolah binaan.

    “Saya bangga karena SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen ini mendapatkan predikat National Showcase SMK BISA setelah proses seleksi yang panjang, meliputi kelembagaan, budaya industri, dan pengembangan teaching factory,” ungkap Muhadjir.

    Menko PMK menilai, prestasi ini sangat prestisius karena sekolah ini menjadi model percontohan (best practices) bagi SMK lainnya di Indonesia.

    Menko PMK Hadiri Kick Off National Showcase SMK BISA Binaan Astra di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

    “Saya juga mengapresiasi Astra yang telah menjadi wujud nyata keharmonisan pemerintah dengan dunia industri dalam pengembangan vokasi di Indonesia. Semoga kolaborasi dunia pendidikan dan industri ini terus dikembangkan dengan baik dan intensif, bagi kemajuan bangsa,” sebutnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah mengatakan, Program SMK BISA adalah pengembangan SMK secara mendalam dan menyeluruh dengan mengedepankan kemitraan dan penyelarasan dengan Grup Astra untuk menjadikan SMK sebagai pusat rujukan nasional.

    [irp]

    “Nantinya seluruh program keahlian akan diterapkan link and match, dengan perusahaan Grup Astra yang terkait. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM vokasi yang memiliki daya saing Global,” kata Riza.

    Sementara sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Perpres No. 68 Tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi yang mengamanatkan pendidikan vokasi menjadi wewenang Kemendikbudristek dan pelatihan vokasi menjadi wewenang Kemenaker. []

  • Temui Keluarga Stunting di Magetan, Ini Kata Ketua DPR dan Menko PMK

    Jakarta – Pemerintah dan DPR, fokus menangani stunting guna memastikan kualitas sumber daya manusia Indonesia lebih baik. Pemerintah juga berupaya mewujudkan target penurunan angka prevalensi stunting di tanah air hingga 14 persen pada 2024 mendatang.

    Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo meninjau langsung keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022).

    “Intervensi apapun bentuknya, jika sudah terkena stunting tak akan optimal. Maka itu mencegah stunting sangat vital untuk pembangunan Indonesia,” tutur Menko PMK berdasarkan keterangan resmi yang diterima Jumat, (17/06/2022).

    Literasi gizi keluarga, dinilai sangat penting untuk mencegah stunting. Stunting di Indonesia tidak hanya terjadi pada kelompok yang miskin namun juga terjadi karena pola pengasuhan dan pengetahuan gizi yang rendah.

    Oleh sebab itu, pemerintah terus memberikan perhatian guna menekan prevalensi stunting di Indonesia. Salah satu caranya dengan literasi gizi yang tidak hanya diterapkan kepada ibu hamil, tapi juga keluarga dan lingkungannya.

    Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, generasi penerus bangsa harus cukup gizi dan sehat. “Melihat situasi yang ada, saya memberikan perhatian penuh kepada stunting karena ini menjadi satu hal yang harus kita hilangkan segera,” kata Puan.

    Menko PMK, Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, meninjau keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022). (Foto:Pelopor.id/Kemenko PMK)
    Menko PMK, Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, meninjau keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022). (Foto:Pelopor.id/Kemenko PMK)

    Dalam kesempatan itu, Ketua DPR RI juga berdialog dengan keluarga stunting dan penerima manfaat bansos lain. Dalam dialognya, diketahui rata-rata stunting terjadi karena pada 1000 hari pertama kehidupan bayi asupan gizinya tidak terpenuhi.

    “Tadi saya tanya langsung, ternyata penyebabnya kebanyakan karena memang asupan gizinya kurang. Dalam artian, saat hamil ibunya kesulitan makan atau bayinya yang sulit makan dan pola asuh juga,” ungkap Puan.

    Meski demikian, Kabupaten Magetan termasuk salah satu daerah yang sudah maju dalam mengatasi stunting. Tercatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di angka 17,2 persen.

    [irp]

    Pada kesempatan yang sama, Puan memberikan bantuan secara simbolis kepada keluarga stunting, disabilitas dan lansia. Di antaranya 150 paket sembako, satu unit Antropometri, 9 unit kursi Roda, 7 unit tripod, dan 2 unit kursi roda adaptif elektrik, serta bantuan HP untuk penyandang tuli.

    Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Magetan Suprawoto, Ketua DPRD Magetan Sujatno, OPD, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Tim Pendamping, Perangkat Daerah, para lansia, disabilitas, dan keluarga risiko stunting. []

    INAYA UMPAN PANCING

  • Muhadjir Effendy Jemput Jenazah Anak Ridwan Kamil di Bandara Soetta

    Jakarta – Jenazah almarhum Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hanyut di sungai Aare, Bern, Swiss, telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu (12/06/2022) sore.

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjemput kedatangan jenazah Eril di Bandara Soetta, sesaat setelah pulang dari kunjungan kerjanya dari Ternate.

    Sejumlah jajaran menteri kabinet Indonesia juga terlihat hadir dalam serah terima dan ikut melaksanakan shalat jenazah, yakni Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, MenKopUKM Teten Masduki serta Wagub DKI Ahmad Riza Patria.

    “Turut berduka sekali lagi untuk bapak Ridwan Kamil dan Bu Atalia, Semoga Almarhum Ananda Eril diterima di sisi-Nya. InsyaAllah ananda Eril menjadi penolong orang tuanya kelak” Tutur Muhadjir Effendy.

    Sementara jenazah Eril, rencananya akan terlebih dahulu disemayamkan di kargo jenazah Bandara Soetta untuk keperluan pengurusan administrasi. Setelah rampung, maka akan segera dibawa ke Bandung melalui jalur darat bersama iring-iringan rombongan keluarga Gubernur.

    Sesaat sebelum jenazah diberangkatkan, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya sempat menemui media. Dengan menggunakan pakaian serba hitam dan memakai masker. Tidak ada kata yang diucapkan, namun mereka membungkukkan badan seraya berterima kasih kepada media yang hadir.

    [irp]

    Momen serah terima itu dilakukan di Terminal Kargo Jenazah, Bandara Soetta. Serah terima itu dilakukan usai jenazah Eril tiba di Indonesia sekitar pukul 16.00 WIB sore.Sementara prosesi pemakaman akan dimulai pada Senin besok pukul 09.00 WIB di kawasan Islamic Center Keluarga di Cimaung, Kabupaten Bandung.

    Proses pemakaman akan dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Masyarakat undangan diharapkan sudah berada di lokasi pemakaman sebelum pukul 10.00 WIB. Masyarakat lainnya yang ingin berziarah, diperbolehkan datang setelah acara pemakaman selesai, atau sekitar pukul 12.00 WIB.[]

    [irp]

  • Muhadjir Effendy: Infrastruktur dan Pembangunan SDM Kunci Utama Indonesia Emas 2045

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, dari lima Prioritas Rencana Pembangunan Nasional 2020-2024, Infrastruktur dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi Kunci Utama menuju Indonesia Emas 2045.

    “Ibarat ibadah salat, infrastruktur itu wudhu-nya, sedangkan solat adalah SDM nya. Kalau infrastrukturnya selesai bukan berarti sudah membangun, tapi baru pra syarat bangunnya,” tutur Menko PMK saat menjadi Keynote Speech pada Dies Natalis ke-57 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (08/06/2022).

    Pembangunan SDM dan infrastruktur, menurut Muhadjir harus berjalan beriringan. Di titik manapun kemajuan infrastruktur sebuah negara, SDM merupkan kunci pembangunan lebih lanjut. Sedangkan Pembangunan SDM tanpa infrastruktur juga tidak berarti apa-apa.

    “Bapak presiden sudah wanti-wanti jangan sampai kita berpikir jika infrastruktur selesai itu berarti pembangunan sudah selesai, bukan begitu. Justru ini baru permulaan,” ungkap Muhadjir.

    Adapun saat ini infrastruktur di Indonesia belum mencapai 60%. Oleh sebab itu, pemerintah masih menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur.

    [irp]

    Sementara untuk menyiapkan SDM yang unggul dalam menyongsong Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045, kelompok usia produktif harus dibekali dengan keterampilan yang mampu mengembangkan potensi diri.

    “Jika bonus demografi berhasil meningkatkan angka kerja maka kita akan bisa menjadi negara maju. Tapi ancamannya ada aging-population, Indonesia sangat rawan kalau kita tidak bisa melewati era bonus demografi,” tegasnya.

    Untuk itu, sebagai salah satu perguruan tinggi negeri, UNNES senantiasa dituntut untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri terdepan, yang mampu membekali para mahasiswanya sebagai potensi-potensi SDM unggul yang cerdas, kreatif, inovatif, serta memiliki kepribadian yang utuh sebagai warga bangsa Indonesia.

    “Hendaknya seluruh civitas akademika UNNES terus meningkatkan produktivitas akademiknya, guna memberikan peran dalam pembangunan peradaban melalui pendidikan yang berkualitas,” ucap Menko PMK.

    Di era Revolusi Industri 4.0 sekarang ini, semua pihak dituntut untuk cepat beradaptasi. UNNES sebagai bagian dari lembaga-lembaga pendidikan tinggi di tanah air tentu memiliki kewajiban untuk menghasilkan para mahasiswa yang bertalenta digital dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital bagi kemaslahatan dan kemajuan bangsa.

    [irp]

    Oleh sebab itu, UNNES harus berkontribusi pula dalam mengantisipasi dampak negatif kemajuan teknologi digital, dengan terus mengembangkan literasi digital, guna menangkal konten-konten negatif yang berdaya rusak yang eskalatif.

    “Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada UNNES yang telah memasuki 57 tahun dalam berkarya dan berikhtiar menciptakan SDM yang berkualitas, berdaya saing, dan unggul. Semoga hari esok akan selalu lebih baik, dan UNNES semakin maju dan semakin berkontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di tanah air,” tandas Muhadjir.

    Turut hadir dalam acara tersebut Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. Fatur Rokhman, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sukirman, Wakil Gubernur Akademi Kepolisian, Brigjend Pol.Awi Setiyono, M.Hum, Gubernur Akademi Militer yang diwakili oleh Brigjend TNI Lukmanul Haqim.

    Selanjutnya ada Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah Ayub Amali, Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjend Pol. Drs. Purwo Cahyoko, Para Dewan Pengawas dan Dewan Pertimbangan UNNES, Ketua dan Para Anggota Senat UNNES, Musisi Ebiet G. Ade, Gus Lukman Hakim dan Para Civitas Akademika Semarang. []

    [irp]

  • Resmikan Universitas Muhammadiyah Karanganyar, Menko PMK Ingin PTS Visioner, Ulet, dan Inovatif

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) harus ikut berkontribusi nyata bagi pembangunan SDM Indonesia, dalam menyongsong Era Indonesia Emas 2045.

    “PTS harus visioner, ulet dan inovatif agar mampu menghasilkan lulusan sarjana yang memenuhi kebutuhan dan menguasai teknologi,” tutur Menko PMK saat memberikan sambutan pada Penyerahan SK Kemendikbudristek RI dan Peresmian Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka), Selasa (07/06/2022).

    Adapun fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode kedua ini diarahkan pada pembangunan SDM Indonesia yang unggul. Yakni manusia Indonesia yang profesional, produktif, inovatif, mampu bersaing, serta berkepribadian Indonesia.

    Sedangkan saat ini, pembangunan SDM Indonesia menghadapi tantangan berat. Menurut data BPS Februari 2021, hampir 90% angkatan kerja di Indonesia berpendidikan setingkat SLTA ke bawah. 15-25 tahun mendatang, postur angkatan kerja di Indonesia akan banyak bergeser. Posisi mereka yang berpendidikan rendah akan digeser oleh generasi di bawahnya.

    “Maka dari itu kita harus berikan pendidikan yang terbaik untuk generasi masa depan. Karena pendidikan tinggi berperan sangat penting dalam Pembangunan SDM berkualitas,” ungkap Menko PMK.

    Menko PMK juga mengungkapkan, jenjang Pendidikan tinggi juga memiliki persoalan besar, yaitu terbatasnya akses. Pada 2021 lalu, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi baru mencapai 31,18%. Kapasitas perguruan tinggi secara keseluruhan hanya bisa menampung sekitar setengah lulusan lulusan SMA dan yang sederajat yang berjumlah sekitar 3,8 juta orang setiap tahun.

    Resmikan Universitas Muhammadiyah Karanganyar, Menko PMK Ingin PTS Visioner, Ulet, dan Inovatif

    “Kita berharap dapat meningkatkan APK PT menjadi 50% di tahun 2035 nanti. Dan itu membutuhkan tambahan kapasitas sekitar 5,2 juta dibandingkan daya tampung mahasiswa di tahun 2019,” tegasnya.

    Menurut Muhadjir, menciptakan SDM berkualitas tentu juga tidak hanya melalui penambahan daya tampung untuk meningkatkan APK PT.

    “Pada saat yang sama, Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran agar menghasilkan lulusan yang siap bekerja atau mampu menjadi wirausahawan,” tandasnya.

    [irp]

    Menko PMK juga menekankan bahwa Indonesia tengah menghadapi globalisasi dan tak ada pilihan kecuali meningkatkan human capital competitiveness. Bangsa yang akan survive, menang dan sukses dalam era seperti ini adalah bangsa yang berpengetahuan dan berketerampilan, memiliki knowledge and skills serta yang berkarakter kuat.

    “Sekali lagi, selamat atas berdirinya Universitas Muhammadiyah Karanganyar. Semoga ke depannya menjadi perguruan tinggi yang mampu mewujudkan pendidikan tinggi yang terjangkau, berkeadilan dan bermutu khususnya bagi masyarakat Karanganyar, maupun bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” pungkasnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, Dirjen Diktiristek Kemdikbudristek yang Diwakili oleh Direktur Kelembagaan Ditjendiktiritek Dr. Lukman, Ketua PP Muhammadiyah Drs. H. Dahlan Rais, Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Khuzaifah Dimyati, dan Ketua PDM Karanganyar Dr. Moh Samsuri. []

    [irp]

  • Menko PMK: Tenun Ikat Khas Lio Warisan Budaya Indonesia

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pergi ke kota Ende untuk mengikuti rangkaian kegiatan upacara peringatan hari Pancasila pada 1 Juni 2022.

    Pada upacara tersebut, Menko Muhadjir diberikan amanat sebagai pembaca doa. Ende sendiri, merupakan salah satu tempat bersejarah dimana Bung Karno pernah diasingkan oleh Belanda.

    Selain itu, Ende juga mempunyai banyak potensi yang masih perlu dioptimalkan seperti pariwisata, kerajinan tenun, dan sumber daya alamnya. Terkait hal ini, sehari sebelumnya atau pada Selasa (31/05/2022), Menko PMK mengunjungi salah satu desa yang ada di Kabupaten Ende yaitu Desa Manulondo.

    Desa Manulondo adalah desa di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur yabg terkenal dengan tenun ikat khas Lio dan tergabung di dalam Kelompok Tenun Ikat Asli Kapokale yang dihasilkan dari tangan-tangan perempuan desanya.

    [irp]

    Menko PMK mengatakan, kerajinan tenun ikat ini perlu dilestarikan dan dikembangkan sehingga wisatawan baik domestik maupun mancanegara dapat mengenal dan menggunakan kain tenun ikat tersebut.

    “Kerajinan Tenun Ikat merupakan warisan kekayaan dari indonesia khususnya di wilayah Ende ini, sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan yang mana nantinya wisatawan-wisatawan yang datang dapat menggunakan kain tenun ikat ini,” tutur Muhadjir.

    Disela-sela kunjungannya, Menko Muhadjir juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh warga Desa Manulondo untuk melestarikan kebudayaan tenun ikat sehingga bermanfaat untuk kemajuan desa kedepannya.

    “Dengan adanya masukan-masukan dari warga ini, saya akan catat dan coba teruskan kepada Kementerian/Lembaga terkait karena ini sangat penting untuk kemajuan Desa Manulondo kedepannya,” ungkapnya.

    [irp]

    Menurutnya, ada beberapa masukan dari warga terkait dengan pembaruan fasilitas sarana dan prasarana yang layak dalam pembuatan kain tenun ikat ini sehingga kualitasnya dapat terjaga.

    Selanjutnya, Muhadjir Effendy melihat pembangunan Gereja Santo Donatus Bhoanawa. Gereja itu, merupakan bangunan gereja pertama di Indonesia yang dibangun menggunakan bata interlock berbahan limbah batu bara atau Faba.

    Pembangunan gedung gereja ini, masih berjalan dan sudah menghabiskan kurang lebih 40 ribu bata interlock Faba. Pembangunan gereja Santo Donatus Bhoanawa ditargetkan rampung tahun 2022 ini. []

    [irp]

  • Muhadjir Effendy Sapa Para Barista Penyandang Disabilitas di Artne Coffee Saat Kunjungi Sentra Mahatmiya Bali

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Sentra Mahatmiya Bali.

    Kunjungan ini dilakukan di sela-sela acara pertemuan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 yang melibatkan 173 negara di Nusa Dua.

    Dalam kesempatan itu Menko PMK menyempatkan diri berdialog dengan penerima manfaat sekaligus menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

    Menko PMK beserta rombongan disambut oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Kanya Eka Santi dan Kepala Sentra Mahatmiya Bali, Sri Wibowo di stand Kuliner dan Artne Coffee.

    Saat bertemu sapa dengan anak-anak Yatim, penyandang disabilitas dan lansia, Muhadjir menyampaikan bahwa sektor sosial menjadi salah satu yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

    “Saya turut bersyukur bidang sosial sangat diperhatikan. Terutama anak-anak yang ditinggalkan oleh orangtuanya karena covid-19. Saya harapkan mereka ini mendapatkan biaya hingga lulus SMA, terlebih lagi hingga jenjang perguruan tinggi,” tuturnya, (26/05/2022).

    [irp]

    Kaum lansia juga tak luput dari perhatiannya. Perhatian terhadap lansia membuat Menko PMK merasa bahagia.

    “Lansia diperhatikan dan diberikan alat bantu untuk memudahkan aksesibilitas. Karena saya juga sudah lansia semoga saya juga diperhatikan,” ucapnya sembari tertawa yang diikuti gelak tawa peserta yang hadir.

    Ia juga berpesan kepada pengelola Sentra dan semua penerima manfaat, agar tidak kendur mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Meskipun statistik penyebaran Covid mengalami tren menurun.

    [irp]

    “Dimanapun saya berdiskusi selalu mengingatkan teman-teman untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, baik itu mencuci tangan ataupun memakai masker,” Menko menekankan.

    Sekda Tabanan, I Gede Susila yang hadir mendampingi Menko mewakili Bupati memastikan, pihaknya memberikan dukungan optimal dalam bidang sosial yang dibuktikan dengan perhatian mereka terhadap pembangunan infrastruktur yang mendukung fasilitas bagi penyandang disabilitas seperti trotoar.

    Pemkab Tabanan juga sedang menyiapkan raperda yang diharapkan memperkuat dukungan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

    [irp]

    “Sektor sosial tengah menjadi perhatian utama kami. Seperti pembangunan trotoar sedang kami kerjakan di beberapa ruas jalan. Payung hukum bagi saudara-saudara kita (penyandang disabilitas) sedang kita godok agar nantinya mereka punya landasan hukum dalam berkarya,” ucap Sekda Tabanan.

    Selain itu, Pemkab Tabanan juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menunjang sektor sosial.

    “Kerja sama selalu kami pupuk dengan beberapa pihak, seperti Sentra Mahatmiya yang sangat membantu kami dalam pendistribusian alat bantu dan Bank HIMBARA yang selalu membantu pencairan dana KPM tepat waktu,” sebutnya.

    [irp]

     

    Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Atensi Anak Yatim Yapi berupa buku rekening dan ATM, dan alat bantu berupa kursi roda adaptif, kursi roda standar, tripod, serta tongkat penuntun pintar.

    Menko PMK pun berkesempatan menyaksikan dari dekat aksi para barista Artne Coffe Mahatmiya. Para barista penyandang disabilitas sensorik netra itu, terlihat sibuk mempersiapkan pesanan dari tamu.

    Menko berpesan kepada penerima manfaat agar selalu semangat dalam berkarya.

    [irp]

    “Kalian salah satu pilar yang akan membawa nama Mahatmiya, jadi tetap jaga nama baik Kemensos setelah kalian lulus dari sini ya, jangan pantang menyerah,” ujar Menko PMK.

    Ia juga menyempatkan diri mencicipi kopi dan memuji racikan yang dibuat oleh penerima manfaat.

    “Enak! Ini kopinya enak,” puji Effendy sembari memberikan tanda jempol kepada penerima manfaat.

    [irp]

    Dalam diskusi singkat dengan Direktur Rehsos Anak dan Kepala Sentra, Muhadjir menyampaikan agar setelah lulus dari sini anak-anak difasilitasi dan diberikan modal membuka usaha.

    “Ini pelatihan yang menurut saya bagus sekali dan perlu dikembangkan. Baiknya setelah mereka lulus menjadi barista difasilitasi dengan alat-alat coffee maker dan diberikan modal untuk membuka usaha. Jangan hanya berhenti sampai disini saja,” tandasnya.

    Menyikapi perihal di atas, Kemenko PMK bakal menjembatani penerima manfaat Mahatmiya untuk mendapatkan modal usaha (yang selama ini menjadi kendala mereka) ke Kementerian Koperasi atau stake holder lain sehingga rehabilitasi sosial dapat sustainable (berkelanjutan). []

    [irp]

  • Buya Syafii Tutup Usia, Menko PMK: Kita Kehilangan Bapak Bangsa

    Jakarta – Berita duka datang dari salah satu tokoh Muhammadiyah, yakni Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif. Cendekiawan muslim yang akrab disapa Buya Syafii itu, menghembuskan nafas terakhirnya hari ini Jumat, 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah, Gamping.

    Kabar meninggalnya Buya Syafii disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir via akun Twitter resminya.

    “Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping,” cuit Haedar.

    Buya Syafii, sebelumnya dikabarkan sempat dua kali dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman akibat serangan jantung ringan dan gejala sesak napas.

    Wafatnya Buya Syafii merupakan duka bukan hanya untuk warga Muhammadiyah, tetapi juga Indonesia.

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan duka cita atas wafatnya Buya Syafii.

    “Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Saya mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya cendekiawan Muhammadiyah Buya Syafii,” tuturnya, Jum’at (27/05/2022).

    [irp]

    Menurut Muhadjir, Buya Syafii merupakan sosok pribadi yang sangat sederhana dan memiliki komitmen kebangsaan yang sangat kuat.

    “Beliau selalu blak-blakan membela ketika melihat ketidakadilan, mengedepankan persatuan & toleransi. Bangsa Indonesia sungguh kehilangan bapak bangsa,” sebut Muhadjir.

    Kepada seluruh masyarakat muslim khususnya, Muhadjir meminta doa dan kesediaannya untuk turut melaksanakan sholat ghaib untuk Buya Syafii.

    “Semoga Allah SWT menghapus segala dosa beliau, menerima setiap amal ibadahnya, melapangkan kuburnya dan menerima dalam surgaNya,” ucap Menko PMK. []

    [irp]

  • Di Forum GPDRR, Muhadjir Effendy Ungkap Ketangguhan RI Hadapi Pandemi

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, Pemerintah Indonesia telah mendorong upaya membangun ketangguhan bangsa melalui pemulihan sektor sosial-ekonomi dari pandemi COVID-19. Hal ini, sejalan dengan tema pada Global Platform for Disaster Risk Reduction atau GPDRR 2022.

    “Salah satunya, kita melakukan vaksinasi COVID-19. Hingga 23 Mei 2022 vaksinasi telah mencapai 61,38% populasi atau setara dengan 165 juta orang,” tuturnya pada pertemuan Bilateral bersama Presiden Majelis Umum PBB Abdulla Shahib di BNDCC Bali, Rabu (25/05/2022).

    Selain itu, Indonesia juga aktif membangun kerjasama internasional, di mana salah satunya bersama negara-negara anggota WHO mendorong penguatan Preparedness and Response System melalui Pandemic Treaty.

    Sementara menghadapi potensi ancaman dan kerentanan pandemi global dimasa mendatang, Indonesia berkomitmen membangun ketahanan kesehatan (health resiliencies) untuk menciptakan populasi sehat yang mampu secara kolektif mencegah dan menghadapi krisis tanpa meninggalkan siapapun.

    “Indonesia berkomitmen besar terhadap pemberdayaan perempuan serta kesetaraan gender sebagai bagian dari penghormatan terhadap hak asasi manusia berdasarkan prinsip keadilan, kesetaraan dan kemanusiaan,” tegas Menko PMK.

    Ia juga memaparkan bahwa sampai tahun 2021, 10 dari 100 perempuan berusia 15 tahun ke atas di Indonesia berhasil meraih ijazah perguruan tinggi.

     

    Di Forum GPDRR Muhadjir Effendy Ungkap Ketangguhan RI Hadapi Pandemi

    Peran Majelis Umum PBB sendiri, sangat penting dalam memperkuat resolusi pada Hak Asasi Manusia dan dukungan Kemanusiaan secara global, khususnya dalam mendorong upaya pemulihan COVID-19 untuk memastikan masyarakat global aman melalui Pandemic Treaty.

    “Pemerintah Indonesia terbuka untuk peluang kolaborasi global untuk pengurangan risiko bencana, pemulihan dari COVID-19, serta program dalam pemberdayaan perempuan dan pemuda,” ucap Menko PMK.

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden Majelis Umum PBB Abdulla Shahib mengatakan, pemulihan dari pandemi adalah prioritas pertama dan utama bagi PBB.

    [irp]

    “Tujuan kami adalah untuk mencapai vaksinasi universal, sebagai satu-satunya jeda kami dari COVID-19 karena tidak ada yang aman sampai semua orang aman,” kata Abdulla.

    Abdulla juga turut mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang sudah tanggap terhadap bencana terutama Covid-19.

    “Saya terkesan dengan upaya Indonesia dalam menghadapi pandemi dan pentingnya pemerataan vaksin sebagai solusi akhir untuk mengakhiri pandemi. Ini terbukti dengan tingginya persentase dari total populasi Indonesia yang sekarang sudah divaksinasi lengkap,” sebut Abdulla.

    [irp]

    Menurut Abdulla, diselenggarakannya GPDRR ke-7 di Bali merupakan bukti komitmen dan kepemimpinan Indonesia dalam isu pengurangan risiko bencana.

    “Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Muhadjir, sebagai Ketua Panitia Nasional GPDRR, atas persiapan dan pengaturan pertemuan yang sangat baik. Saya yakin bahwa di bawah bimbingan Anda yang mampu, GPDRR akan menghasilkan hasil yang sukses,” tandasnya. []

    [irp]

  • Pemerintah Buka Jalur Alternatif Penyebrangan Sumatera-Jawa Melalui Pelabuhan Panjang

    Jakarta – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, rekayasa dan antisipasi dengan berbagai langkah sudah dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat mudik.

    Namun jumlah arus balik, dikhawatirkan akan melebihi angka mudik. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pemudik di Pelabuhan Bakauheni pada arus balik, pemerintah membuka jalur alternatif penyebrangan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Panjang di Lampung.

    Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto:Kemenko PMK)
    Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto:Kemenko PMK)

    “Pelabuhan Panjang bisa kita jadikan alternatif. Kita juga akan lakukan skenario untuk merespon perubahan perilaku pemudik tahun ini dibanding tahun 2019 sehingga penanganan kita bisa lebih cermat dan memuaskan bagi para pemudik,” tutur Muhadjir Effendy berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip Rabu (04/05/2022).

    Ia juga menegaskan, bahwa informasi terkait penggunaan dan lalu lintas Pelabuhan Panjang sebagai tambahan Pelabuhan Bakauheni perlu diperjelas dan diintegrasikan. Sehingga, data dan informasinya nanti hanya satu dan kedepan bisa mempermudah untuk mengambil keputusan lain.

    [irp]

    Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto:Kemenko PMK)
    Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto:Kemenko PMK)

    “Lebih baik kita berlebih dalam menyiapkan skenario ini daripada kita mepet dan terjadi anomali yang tidak kita duga,” tegas Menko PMK.

    Lebih lanjut Muhadjir meminta kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memberikan pelayanan di sektor kesehatan dan kebutuhan sekunder dari masyarakat terutama di rest area.

    “Nanti kalau pada akhirnya rest area digunakan untuk penyangga, agar jangan sampai terjadi lonjakan penumpang yang memenuhi Bakauheni sekaligus, agar mereka mendapatkan pelayanan yang bisa mengalihkan perhatian agar tidak terfokus untuk ingin langsung menyeberang,” tandasnya. []

    [irp]