Tag: Menko Marves

  • Menko Luhut Apresiasi Inisiatif Kapolri Luncurkan Aplikasi Monitoring Karantina PRESISI

    peloporberita.com/ | Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan peluncuran aplikasi monitoring karantina PRESISI yang diinisiasi oleh Polri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (06/01/2022).

    “Aplikasi monitoring sangat membantu sekaligus sangat mendisiplinkan bangsa kita dan juga mengurangi orang-orang yang datang dari luar negeri karena hampir 90 persen penularan Omicron bersumber dari perjalanan luar negeri,” ujar Menko Luhut dalam sambutannya.

    Luhut sangat mengapresiasi inisiatif Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang kompak dalam penanganan pandemi. Badan Intelijen Negara (BIN) juga disebut sangat berperan dalam penanganan ini. Luhut mengimbau masyarakat tidak perlu pananoid berlebihan, namun harus tetap hati-hati.

    Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Listyo Sigit mengatakan bahwa peluncuran aplikasi ini adalah tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk mengawasi lebih ketat, terutama para pelaku perjalanan luar negeri yang baru kembali ke Indonesia.

    Kapolri menyebutkan sejumlah manfaat dari aplikasi monitoring karantina PRESISI antara lain Polri memiliki database petugas yang berwenang melakukan monitoring per lokasi karantina,  petugas di lapangan memiliki data update nama-nama serta data pelaku karantina yang harus dimonitor per lokasi karantina.

    Ketika aplikasi sudah aktif, maka koordinat peserta karantina secara periodik akan tersimpan dalam dashboard Polri. Oleh sebab itu, jika peserta berada hingga 200 meter di luar lokasi karantina, maka petugas dan command center akan menerima notifikasi. Sedangkan pihak yang dapat mengakses aplikasi tersebut adalah pelaku karantina, petugas yang berwenang, command center dan pimpinan. []

    Baca juga: Menko Luhut: Pemerintah Indonesia Siap Menghadapi Omicron

  • Menko Luhut: Tahun 2022, OJK Harus Perkuat Soliditas Teamwork

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya kerja sama antarpihak dan menggarisbawahi kesuksesan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sebagai model dalam penyelesaian masalah.

    Luhut menyampaikan hal itu dalam acara Silaturahmi Virtual Tahun Baru 2022 Sektor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (4/1/2022).

    “Jangan bekerja sendiri-sendiri dan merasa segmented, karena itu tidak akan menyelesaikan masalah dengan baik. Kalau kita belajar dari penanganan Covid-19, itu memang dikerjakan dengan satu tubuh. Semua bekerja satu tim, bahu membahu,” tegasnya.

    Tak hanya itu, Luhut juga menekankan agar OJK lebih memperkuat soliditas teamwork dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan secara holistik, lantaran peran OJK sangat besar dalam mengawasi sektor keuangan.

    “Kalau kita lakukan dengan teamwork, senang hati kita bekerja sungguh-sungguh, tidak merasa paling hebat atau paling tahu, maka masalah akan terselesaikan,” pintanya.

    Luhut pun berharap OJK bekerja lebih detail dan tidak ada masalah terjadi seperti tahun lalu.

    “Saya juga berharap pengalaman tahun lalu bisa digunakan membuat OJK ini menjadi lebih baik. Pasar modal menjadi sangat penting dan pengawasannya juga penting karena sumber-sumber dana yang bisa gunakan untuk trading,” kata Luhut.

    Pada tahun 2022, Luhut berharap pandemi segera berakhir dan meminta agar masyarakat tidak jumawa di tengah tetap terkendalinya pandemi di Indonesia.

    “Mari kita terus menaati protokol kesehatan, pakai masker dan cuci tangan. Sekali lagi saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2022, semoga Tuhan Yang Maha Kasih selalu memberkati kita semua,” tutup Menko Luhut.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso juga menyampaikan bahwa OJK membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam menjalankan tugasnya mengawasi sektor jasa keuangan Indonesia. []

    Baca juga: Menko Luhut: Pemerintah Indonesia Siap Menghadapi Omicron

  • Eks Bos Bukalapak Jadi Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan

    peloporberita.com/ | Rachmat Kaimuddin resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

    Mantan CEO Bukalapak ini menjabat sebagai Technology & Sustainabilty Development Special Advisor yang akan memberikan laporan dan masukannya langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

    “Pengalaman yang dimiliki Saudara Rachmat sebagai pemimpin dengan pengalaman di berbagai industri dan sektor, termasuk di bidang teknologi dan sustainable development merupakan poin penting sehingga beliau pantas mengemban jabatan baru ini,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (3/1/2022).

    Sebelum menerima jabatan ini, Rachmat adalah Direktur Utama PT. Bukalapak.com Tbk, yang berhasil membawa perusahaan tersebut menjadi unicorn pertama yang melantai di bursa IDX. Ia resmi mengundurkan diri dari Bukalapak sejak 28 Desember 2021.

    Rachmat tercatat meraih gelar Bachelor of Science dari Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA, dan Master of Business Administration dari Stanford University, California, Amerika Serikat.

    Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang solid secara profesional di bidang-bidang kunci yang telah ditekuninya selama ini membuat sosok dan kontribusinya sangat diperlukan dalam membangun Indonesia dengan agenda utamanya untuk terus mendukung program kerja Kemenko Marves yang telah diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo. []

    Baca juga: Menko Luhut: Bandara Juanda Terima Kedatangan Luar Negeri Secara Bertahap

  • DPRD Jateng Minta Dukungan Penyediaan Infrastruktur untuk KIT Batang

    peloporberita.com/ | Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menerima kunjungan kerja DPRD Jawa Tengah yang didampingi perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Direksi PT Tirta Utama (Perseroda), pada Jumat (17/12/2021).

    Dalam kesempatan itu, mereka membahas tentang pengembangan wilayah Jateng yang mencakup pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT Batang) dan penyedian infrastruktur pendukungnya, khususnya Sumber Daya Air.

    “KIT Batang menjadi salah satu proyek yang sangat kami perhatikan, mengingat kami bertugas sebagai Delivery Assurance Unit untuk memantau progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Pantai Suraji.

    KIT Batang dibuat untuk menjawab tantangan pasca-pandemi, selain untuk meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat dan sebagai salah satu peluang investor perindustrian asing di Indonesia.

    “Dengan akan didirikannya berbagai industri di sana, dibutuhkan pemenuhan fasilitas air bersih, juga pengelolaan air limbah dan sampah di kawasan KIT Batang. Kami berharap ada dukungan regulasi agar kami dapat terlibat secara aktif,” ujar Ketua Komisi C DPRD Jateng Bambang Hariyanto.

    Beberapa industri yang akan didirkan di kawasan industri tersebut, antara lain industri makanan dan minuman, industri teknologi informatika dan elektronik, industri kimia, industri tekstil dan baterai, industri riset dan pengembangan juga komersial, serta industri otomotif dan peralatan transportasi.

    Terkait hal itu, Direktorat Jenderal Cipta Karya pun akan melaksanakan sejumlah pembangunan, seperti Instalasi Air Minum (IPA), jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terintegrasi, serta pembuatan jaringan perpipaan air limbah di KIT Batang.

    Adapun IPA yang mulai dikerjakan tahun 2021 tersebut diproyeksikan selesai tahun 2023. []

    Baca juga: Kemenko Marves Terus Upayakan Regulasi dan Pelindungan Pelaut di Indonesia

  • Bertemu Menlu AS, Menko Luhut Bahas Industri Hilir Nikel

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dalam 7 tahun terakhir Indonesia sukses menghasilkan produk turunan dari industri nikel. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken di Jakarta, Selasa (14-12-2021) sore.

    “Industri hilir nikel di Indonesia saat ini telah fokus pada produksi stainless steel dengan target selanjutnya merupakan komponen baterai,” tutur Menko Luhut.

    Menko Luhut menjelaskan, dalam menghasilkan produk turunan Nikel tersebut, Indonesia tidak hanya bergantung pada satu negara saja.

    “Kami tidak bergantung pada satu negara saja. Sebagai contoh, kami sudah melakukan pembahasan kerja sama dengan Inggris untuk produksi komponen Katoda pada baterai,” ungkapnya.

    Menko Luhut juga berharap, Amerika Serikat dapat membangun industri panel surya di Indonesia sebagai dukungan pembangunan sumber energi berkelanjutan serta pencegahan perubahan iklim.

    Bertemu Menlu AS, Menko Luhut Bahas Industri Hilir Nikel
    Bertemu Menlu AS, Menko Luhut Bahas Industri Hilir Nikel. (Foto:Pelopor.id/Kemenko Marves)

    “Indonesia memiliki komitmen yang besar untuk menahan laju perubahan iklim. Kami juga memiliki potensi yang besar terhadap Carbon Pricing (harga karbon). Saya rasa dalam 5 tahun terakhir, usaha kami meningkatkan carbon pricing adalah yang terbaik,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Menko Luhut memaparkan bahwa Indonesia memiliki 75-80 persen dari total kredit Karbon dunia. Angka tersebut berasal dari hutan hujan, bakau, lahan gambut, dan terumbu karang. Dimana, sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement dan Net Zero Emission, pemerintah saat ini memfokuskan regulasi terkait perubahan iklim dan pengurangan emisi.

    Menko Luhut juga menyampaikan, Indonesia telah berhasil mengendalikan Covid-19.

    “Momen terburuk kami pada 15 Juli 2021. Saat ini sudah jauh membaik. Saat ini di Jakarta sebagai ibu kota negara bisa dikatakan 0 kasus meninggal. Di Bali juga sudah mirip dengan Jakarta,” sebutnya.

    Baca juga : Alasan Menko Luhut Batalkan PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru

    Sementara untuk target vaksinasi, saat ini Indonesia menempati ranking lima besar jumlah orang yang telah divaksin di seluruh dunia. Setidaknya ada 49,42 persen warga Indonesia telah divaksin dosis kedua.

    “Indonesia kedepannya akan semakin kuat setelah pandemi berkat transformasi ekonomi yang berfokus pada pengembangan industri added value,” ucap Menko Luhut.

    Menanggapi hal ini, Menlu Blinken mengatakan bahwa negaranya siap bekerja sama dengan Indonesia terkait industri semi konduktor dan mineral lain.

    “Kami akan bekerja keras untuk bekerja sama dengan Indonesia, dan secara bersama-sama kita dapat menciptakan rantai persediaan pada sektor industri tersebut,” kata Blinken.

    Kedepannya, Blinken berharap agar bersama Indonesia dapat menghasilkan kerja sama yang efisien. Sebab menurutnya ada banyak hal yang dapat diselesaikan dengan cepat.

    “Saya setuju bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dan banyak sektor yang dapat dilakukan kerja sama. Seperti pada sektor Investasi infrastruktur, kesehatan, digital, dan energi terbarukan,” tegas Menlu Blinken. []

  • Bantuan GSI, Luhut Pandjaitan Tegaskan Tak Ada Keuntungan Pribadi

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan tidak pernah mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).

    Juru Bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi menjelaskan, partisipasi yang diberikan melalui Toba Bumi Energi adalah wujud bantuan yang diinisiasi oleh rekan-rekannya dari Grup Indika, Adaro, Northstar, dan lain-lain untuk membantu penyediaan fasilitas tes Covid-19 dengan kapasitas yang besar. Bantuan melalui perusahaan tersebut adalah upaya keterbukaan yang dilakukan sejak awal.

    “Kenapa bukan menggunakan nama yayasan? Karena memang bantuan yang tersedia adanya dari perusahaan. Dan memang tidak ada yang kita sembunyikan di situ,” ucap Jodi, pada Rabu (03/11/2021).

    Baca juga: Bertemu PM Inggris Boris Johnson, Menko Luhut Bicarakan ini

    Seperti diketahui, pada masa awal pandemi, Indonesia masih terkendala dalam hal penyediaan tes Covid-19 untuk masyarakat.

    Sesuai namanya, Genomik Solidaritas Indonesia adalah kewirausahaan sosial, sehingga tidak sepenuhnya bisa diberikan secara gratis. Tujuan GSI sendiri memang bukan untuk mencari profit bagi para pemegang saham.

    Adapun keuntungan yang didapatkan GSI selama ini justru banyak digunakan untuk memberikan tes swab gratis kepada masyarakat yang kurang mampu dan petugas kesehatan di garda terdepan, termasuk di wisma atlet.

    Baca juga: Menko Luhut Bertemu Petinggi Apple di Amerika Serikat

    GSI juga tidak pernah kerja sama dengan BUMN maupun mendapatkan dana dari pemerintah. Justru mereka berinisiatif melakukan genome sequencing secara gratis untuk membantu Kementerian Kesehatan.

    “Partisipasi dari Pak Luhut di GSI ini adalah bagian dari upaya yang bisa dilakukan untuk membantu penanganan pandemi pada masa-masa awal dulu, selain juga berbagai donasi pemberian alat-alat tes PCR dan reagen yang diberikan kepada fakultas kedokteran di beberapa kampus,” lanjut Jodi.

    Jodi menambahkan, Menko Luhut dan rekan-rekan lainnya juga mengumpulkan donasi untuk kemudian menyumbangkan fasilitas test PCR kepada setidaknya 7 fakultas kedokteran di Indonesia, terdiri dari fakultas kedokteran UI, Unpad, Undip, UGM, Unair, Udayana, dan USU. Nilai donasi ini mencapai lebih dari Rp60 miliar. []

  • LRT Jabodebek Ditargetkan Beroperasi Penuh Agustus 2022

    peloporberita.com/ | Pembangunan transportasi massal Lintas Raya Terpadu (LRT) yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) masih terus dipercepat. LRT Jabodebek ini ditargetkan beroperasi secara penuh pada pertengahan Agustus 2022.

    Untuk mencapai target itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT LRT, sekaligus manufaktur dari kereta api untuk LRT PT Industri Kereta Api (PT INKA), PT LEN Industri dan PT Adhi Karya melakukan pelepasan train set ke-31 untuk LRT Jabodebek di Jakarta, pada Kamis (14/10/2021).

    Dalam pelepasan train set/rangkaian kereta ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan hadir secara virtual dan menyampaikan kata sambutan.

    Baca juga: Luhut Pandjaitan Resmi Pimpin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    “Saya senang sekali dengan adanya kerja sama antara Kementerian Perhubungan, KAI, LRT, INKA, LEN, dan Adhi Karya yang sudah selalu berkoordinasi dan akhirnya mampu menyelesaikan train set ke-31 ini. Terus jaga solidaritas dan semangat dalam pengujian LRT selanjutnya, karena tantangannya akan memiliki kesulitan yang lebih tinggi,” ucapnya.

    LRT Jabodebek ini dilengkapi dengan Grade of Automation (GOA) level 3, yang artinya operasi dari kereta akan dilakukan secara otomatis tanpa menggunakan masinis. “Penggunaan sistem GOA yang sudah terstandarisasi secara internasional dan teruji keamanannya menandakan bahwa kita adalah bangsa yang mampu menyelesaikan masalahnya, dalam hal ini terkait isu transportasi,” tegas Luhut.

    Pelepasan train set ke-31 Jabodebek turut dihadiri Direktur Umum PT INKA Budi Noviantoro, selaku manufaktur dari train set tersebut. “Kita sudah beberapa melakukan uji coba train set dan kali ini adalah train set dengan sistem GOA 3 yang nantinya akan kita gunakan untuk LRT Jabodebek. Ini adalah yang paling baik dalam sistem dan teknologinya,” ujar Budi. []

    Baca juga: Proyek Kereta Cepat Akhirnya Pakai APBN, Faisal Basri: Sampai Kiamat Tidak Balik Modal

  • Luhut Pandjaitan Ingin Mewujudkan Maluku Jadi Lumbung Ikan Nasional

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Gubernur Maluku Murad Ismail dan tim membahas pembangunan Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon, Maluku, pada Kamis (07/10/2021).

    “Sepanjang itu dilakukan untuk kepentingan nasional, nggak ada conflict of interest, just do it. Nggak akan ada masalah. Kalau mau maju, kita harus ubah pola pikir dan mau kolaborasi,” kata Luhut Pandjaitan ketika membuka rapat.

    Dalam kunjungan tersebut, Luhut menyebutkan bahwa Kota Ambon membutuhkan “sejumlah sentuhan” dari pusat. “Saya kesini untuk mendengarkan permasalahan dan menentukan langkah-langkah selanjutnya yang diambil karena Ambon membutuhkan dukungan pemerintah pusat,” tegasnya.

    Baca juga: Luhut Pandjaitan Resmi Pimpin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    Pembangunan pelabuhan baru di Ambon dinilai sangat diperlukan, mengingat lokasi Pelabuhan Ambon berada di daerah pusat perdagangan, pemukiman dan fasilitas umum lainnya. Nantinya, pelabuhan baru Ambon akan diintegrasikan dengan pusat kegiatan perikanan dan dirancang untuk mewujudkan Provinsi Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional (M-LIN) agar dapat meningkatkan jumlah ekspor.

    Sebagai wilayah dengan produksi ikan yang melimpah, dalam pembangunan pelabuhan baru tersebut ditemui beberapa permasalahan, seperti pelabuhan kargo dan petikemas eksisting yang akan mencapai kapasitas maksimum dalam 10-15 tahun mendatang, padatnya akses masuk dan keluar Teluk Ambon, serta perlabuhan perikanan yang telah melebihi kapasitas. Oleh karena itu, dirancanglah pelabuhan baru Ambon yang mengusung konsep pelabuhan terintegrasi.

    “Pelabuhan tersebut akan dibangun menggunakan APBN dan ditambah dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha,” ucap Menhub Budi Karya Sumadi.

    Saat ini, sudah dibuat percepatan pembangunan karena proyek ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional. “Tetapi dalam implementasinya, kita harus rangkul Pelindo IV dalam program KPBU,” ujarnya. Groundbreaking relabuhan rencananya dilakukan pada Desember 2021.

    Baca juga: Menko Luhut Buka PON PAPUA XX dan Resmikan Mimika Sport Center

    Merespon hal tersebut, Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan bahwa tidak ada masalah. Lahan sudah selesai dibebaskan sejak adanya Peraturan Presiden mengenai percepatan pembangunan pelabuhan. “Ini pun menjadi pemantik bagi kami, pemerintah daerah, karena 3 dari 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) dapat ditemukan di Maluku,” ucap Murad.

    Pelabuhan ini diharapkan mampu menjadi pusat beberapa kegiatan, seperti terminal peti kemas internasional dan domestik, terminal roro, pelabuhan perikanan, kawasan industri logistik, terminal liquefied natural gas dan pembangkit listrik. Selain itu, terkait segi lingkungan, pemerintah pusat mendorong agar pelabuhan ini nantinya memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT).

    Dalam kesempatan yang sama, Luhut juga meminta agar PT PLN bantu cari potensi pemanfaatan tidal wave, geothermal, dan angin di Provinsi Maluku. Diketahui bahwa Maluku memiliki potensi gas sebanyak 500 megawatt (mw). Sementara itu, PT PLN siap mendukung 40 mw kebutuhan Pelabuhan Ambon Baru dari jumlah potensi listrik sebanyak 100 mw. []

  • Pemerintah Siapkan Bantuan Permodalan DigiKU, Target Penyaluran Kredit Rp 16 Triliun

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pemerintah terus mendorong kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pemberian stimulus BBI serta penyediaan modal melalui DigiKU, untuk meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia (UMKM/IKM). DigiKu adalah program penyaluran kredit untuk UMKM yang disediakan pemerintah melalui HIMBARA, yang dapat menjadi alternatif pembiayaan yang aman dan terjangkau bagi UMKM/UKM/Artisan.

    “Menyangkut seperti program stimulus, menurut saya programnya sangat bagus sekali, karena jumlah yang masuk sekarang juga meningkat untuk UMKM,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat koordinasi, Selasa (31/08/2021).

    Baca juga: Menkop UKM: 60 Persen Perekonomian RI Tergantung Pada UMKM

    Pada pertemuan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo R. M. Manuhutu menjelaskan bahwa telah terjadi penurunan permintaan terhadap produk Artisan Indonesia selama masa Pandemi Covid-19. Untuk itu, pemerintah akan meningkatkan pendampingan, yang meliputi kampanye Gernas BBI, pemberian Stimulus BBI, serta penyediaan permodalan UMKM melalui DigiKU. 

    Deputi Odo juga mengatakan bahwa DigiKU akan diluncurkan kembali dalam waktu dekat. “DigiKU rencananya dalam waktu dekat akan diluncurkan kembali dengan target penyaluran kredit sebesar 16 triliun rupiah,” tutur Odo. 

    Baca juga: Menko Luhut: Kembangkan Ekosistem Logistik Nasional Perlu Kerja Sama Semua Pihak

    Sementara itu, hingga Juli 2021, jumlah UMKM/IKM/Artisan on-boarding telah mencapai 7.217.201 unit atau mengalami peningkatan sebesar 90% sejak BBI diluncurkan, sehingga total saat ini sudah mencapai 15,2 juta unit. Selanjutnya, Kampanye Gernas BBI juga akan dilanjutkan secara berkesinambungan untuk September-November 2021 yang turut dilakukan oleh KKP di Aceh, Kemendes PDTT di Kalimantan Timur, serta Kemendikbud Ristek di Maluku. Kampanye tersebut dilakukan guna meningkatkan literasi digital dan finansial, serta mendorong peningkatan transaksi belanja produk artisan.

    Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan Stimulus BBI, yang merupakan program dukungan yang diberikan melalui pemberian insentif untuk belanja. Penerima stimulus BBI adalah merchant/pelaku UMKM yang ada di e-commerce dan tergabung dalam program, serta secara tidak langsung adalah pembeli/konsumen akhir yang berbelanja. Stimulus BBI diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor Fesyen, Kuliner, dan Kriya dengan total anggaran senilai Rp 200 miliar rupiah. []

  • Profil Pengacara Haris Azhar yang Disomasi Menkomarves Luhut Pandjaitan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan melayangkan somasi terhadap pengacara Haris Azhar, akibat tuduhan bermain dalam bisnis tambang di Blok Wabu, Intan Jaya, Papua. Juru Bicara Menkomarves Jodi Mahardi menjelaskan, somasi itu dilayangkan karena pernyataan Haris di akun YouTube-nya yang dianggap mencemarkan nama baik Luhut Pandjaitan. 

    Pihak Luhut meminta Haris menjelaskan motif dan tujuan pengunggahan video tersebut, dan juga meminta Haris melakukan permohonan maaf atas pernyataan itu. Sebelumnya, Haris Azhar mengunggah konten video berjudul “Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!” pada kanal Youtube miliknya. Ia juga menghadirkan Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti, dalam video itu.

    Fatia menyebut PT Tobacom Del Mandiri, anak usaha Toba Sejahtera Group bermain dalam bisnis tambang di Papua. Seperti diketahui, Luhut Pandjaitan adalah salah satu pemegang saham di Toba Sejahtera Group.

    Baca juga: Profil Luhut Binsar Pandjaitan yang Diserbu Komplain Negara Asing

    Profil Haris Azhar

    Haris Azhar lahir di Jakarta, pada 10 Juli 1975. Ia mengawali karirnya di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) pada 1999. Sejak itu, ia menjajal berbagai posisi hingga akhirnya menjadi Koordinator KontraS pada 2015.

    Sebagai Koordinator KontraS, Haris sempat membuat para petinggi Polri dan TNI marah. Saat itu, ia menyebut ada keterlibatan aparat kepolisian dan TNI pada peredaran narkoba yang dilakukan oleh terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman. Jelang eksekusi mati Freddy Budiman pada 29 Juli 2016, Haris mengunggah tulisan di akun resmi Facebook dan Twitter KontraS. 

    Baca juga: Profil Farhat Abbas, Pengacara & Pendiri Partai Pandai

    Tulisan yang berjudul “Cerita Busuk dari Seorang Bandit” itu pun mengejutkan aparat kepolisian dan TNI yang berujung Haris dilaporkan atas pencemaran nama baik, pada 2 Agustus 2016. Tak lama setelah kasus itu, ia mengakhiri masa kerjanya di KontraS pada penghujung 2016.

    Setelah lepas dari KontraS, Haris Azhar mendirikan Lokataru bersama rekan-rekannya dan ia menjadi direktur eksekutif. Lokataru berasal dari kata Sansekerta yang berarti pohon ide yang universal, sebuah analogi dari cita-cita pendirian organisasi ini, untuk memperkuat advokasi Hukum dan HAM di Indonesia.

    Haris Azhar juga merupakan CEO dari hakasasi.id, platform riset berbasis cloud yang dipenuhi data dan informasi terkait hak asasi manusia (HAM), termasuk di Indonesia. Hakasasi.id adalah sebuah kreasi baru untuk menyadarkan bahwa HAM bukan sesuatu yang politis dan rumit, melainkan masalah harian yang mudah dipahami. []