Tag: Menko Marves

  • Menko Luhut: Borobudur Warisan Budaya Dunia, Perlu Perhatian Khusus

    Jakarta – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa rencana pembatasan kuota pengunjung dan kenaikan tarif untuk naik ke area stupa Candi Borobudur merupakan upaya Pemerintah untuk menjaga Warisan Budaya Dunia tersebut.

    “Candi Borobudur itu kan cagar budaya Indonesia yang ditetapkan sebagai situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Dengan relief yang sarat makna khususnya bagi umat Buddha dan kita umat manusia, penting bagi kita semua memberi perhatian khusus untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara tersebut,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Minggu (05-06-2022).

    Menko Luhut menjelaskan, sebagai situs sejarah, Candi Borobudur memiliki berbagai kerentanan dan juga ancaman. Berdasarkan kajian dari berbagai ahli yang memberikan masukan kepada Pemerintah, kondisi situs bersejarah itu saat ini mulai mengalami pelapukan. Selain itu, perubahan iklim, erupsi gunung berapi, gempa bumi, juga menjadi tantangan tersendiri.

    “Silahkan cek atau tanya ke teman-teman pengelola di sana. Belum lagi perilaku pengunjung yang suka melakukan vandalisme, menyelipkan benda tertentu di sela-sela batu candi, membuang sampah sembarangan, dan yang lebih parah adalah tidak bisa menghargai Candi Borobudur sebagai situs umat Buddha. Ini semua kan perlu penanganan khusus,” tegasnya.

    Meskipun demikian, Menko Luhut mengatakan bahwa Ia juga aware dengan kekhawatiran dan masukan yang muncul dari masyarakat mengenai tarif untuk turis lokal yang dianggap terlalu tinggi. Merespons hal itu, ia mengatakan bahwa rencana tarif yang muncul saat ini belumlah final, lantaran masih akan dibahas dan diputuskan oleh Presiden di minggu depan.

    “Saya mendengar banyak sekali masukan masyarakat hari ini terkait dengan wacana kenaikan tarif untuk turis lokal. Karena itu nanti saya akan minta pihak-pihak terkait untuk segera mengkaji lagi supaya tarif itu bisa diturunkan. Saya sampaikan terima kasih kepada semuanya atas perhatian yang begitu besar kepada warisan budaya kebanggaan kita semua ini,” ungkap Menko Luhut.

    Candi Borobudur

    Meski demikian, Menko Luhut memastikan bahwa rencana kenaikan tarif untuk turis asing menjadi USD100 tidak akan berubah. Begitu pula tarif untuk pelajar tetap sesuai rencana yang sebelumnya disampaikan, yakni Rp 5.000,00.

    Sementara untuk sekedar masuk ke kawasan Candi, tarifnya juga tetap di angka Rp 50 ribu seperti saat ini. Menko Luhut juga mengatakan berdasarkan masukan yang diterima, pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menyediakan tarif khusus bagi warga Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

    Menko Luhut juga menerangkan, bahwa nantinya semua calon turis yang ingin mengunjungi Candi Borobudur diwajibkan untuk melakukan reservasi secara online. Hal ini dilakukan untuk mengatur aliran pengunjung.

    [irp]

    Warga lokal pun juga akan diajak untuk lebih berkontribusi. Semua turis nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Candi Borobudur.

    Selain itu, turis diwajibkan untuk menggunakan sandal khusus “upanat” supaya tidak merusak tangga dan struktur bangunan yang ada di candi. Sandal ini akan diproduksi oleh warga dan UMKM di sekitar Candi Borobudur.

    “Sebagai bangsa yang kaya dengan budaya, kita tentu tidak mau dianggap tidak bisa menjaga kelestarian warisan budaya kita sendiri. Jadi memang diperlukan treatment khusus untuk mewujudkan upaya itu,” tandasnya. []

    [irp]

  • Keran Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Menko Luhut: Keseimbangan Industri Hulu dan Hilir Penting

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini keran ekspor yang sudah kembali dibuka dan telah membuka peluang lebih dari 1 juta ton ekspor dengan menggunakan basis kontribusi realisasi domestik pada program Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH).

    Langkah membuka kembali keran ekspor, terkait keseimbangan hulu hingga hilir industri minyak goreng. Menko Luhut mengungkapkan, bahwa dalam hal ini, pemerintah terus mencari cara agar kesejahteraan petani sawit di hulu bisa seimbang dengan kebutuhan masyarakat di hilir yang mencari dan nantinya mampu membeli minyak goreng dengan harga yang wajar.

    Tetapi di sisi yang lain pemerintah juga harus meyakinkan para pengusaha minyak goreng, distributor, dan pengecer bahwa mereka dapat bergerak dan mendapatkan laba yang sesuai atas jasa produksi yang mereka lakukan.

    “Memulai ekspor menjadi penting karena ini berdampak erat terhadap penerimaan yang diterima petani sawit. Ketika ekspor meningkat, maka semua mata rantai produksi dan distribusi bisa kembali berjalan,” tutur Menko Luhut dalam konferensi pers terkait update ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh.

    Adapun sampai kini, jumlah persetujuan ekspor (PE) yang terbit sudah mencapai 251 persetujuan dengan crude palm oil (CPO) yang bisa diekspor mencapai 302 ribu ton. Pemerintah, lanjut Luhut akan terus memantau kinerja ekspor ini terutama dampaknya terhadap harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani. Langkah-langkah percepatan akan diambil, jika nantinya harga TBS di tingkat petani dirasa masih terlalu rendah.

    Dalam konferensi pers ini, pemerintah juga secara resmi mengubah kebijakan minyak goreng curah dari yang tadinya berbasis subsidi menjadi berbasis pemenuhan kewajiban pasar domestik (DMO) dan kewajiban harga domestik (DPO). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng domestik pada harga yang terjangkau selepas larangan ekspor ini dicabut.

    Ilustrasi minyak goreng. (Foto: peloporberita.com/Instagram)

    "Dalam tahap peralihan ini, jumlah DMO yang ditetapkan pemerintah sejak 1 Juni sebesar 300 ribu ton minyak goreng per bulan. Jumlah ini lebih tinggi 50 persen dibandingkan kebutuhan domestik kita. Hal ini dilakukan untuk membanjiri pasar domestik sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam mencari minyak goreng curah dengan HET Rp 14.000/liter atau Rp 15.500/kilogram," Ungkap Menko Luhut.

    Poin penting lainnya, yaitu pemerintah juga akan menyalurkan minyak goreng curah dengan HET yang dijelaskan di atas kepada daerah yang sebelumnya tidak terjangkau oleh program ini dengan baik. Untuk itu, pemerintah akan memberikan kompensasi penambahan angka pengali ekspor. Melalui mekanisme ini, harapan Pemerintah, program minyak goreng curah untuk rakyat bisa terjangkau ke seluruh wilayah di Indonesia.

    [irp]

    "Pelaksanaan DMO dan DPO yang telah dijalankan ini merupakan penyempurnaan dari DMO dan DPO yang dilaksanakan sebelumnya, dengan salah satunya merupakan masukan dari hasil review yang dilakukan BPKP," tegas Luhut.

    Menko Luhut juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak perlu khawatir selama tidak melanggar ketentuan dan menjamin bahwa para pelaku usaha dapat tetap berjualan dengan aman. Menko Luhut juga memastikan bahwa penerapan kebijakan DMO dan DPO ini akan diterapkan secara konsisten hingga kondisi dirasa benar-benar stabil.

    "Masyarakat tidak perlu khawatir dengan masa transisi yang sedang berlangsung ini. Berbagai masalah kecil yang akan terjadi dilapangan adalah pembelajaran dan akan segera dicarikan perbaikannya demi menjamin ketersediaan minyak dan harga yang wajar bagi masyarakat," tandasnya. []

    [irp]

  • Pengamat: Pemerintah Perlu Kaji Ulang Kebijakan Menaikkan Harga Tiket Naik Candi Borobudur

    Oleh : Taufan Rahmadi | National Tourism Strategist

    Jakarta – Pro Kontra terkait rencana pemerintah untuk menaikkan tiket naik ke Candi Borobudur menjadi Rp 750.000 per orang untuk wisata lokal dan US$ 100 (Rp 1,4 juta) untuk wisatawan asing masih berlangsung.

    Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan alasan di dalam menaikkan tarif selain dilakukan semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara, juga pemerintah sepakat untuk membatasi kuota turis yang berkunjung ke Candi Borobudur menjadi hanya 1.200 orang per hari.

    Sehingga, rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang.

    Tarif ini jika dibandingkan dengan tarif obyek wisata lainnya di dunia seperti misalnya Piramida Mesir hanya mematok harga US$ 25 – 72 US$, Taj Mahal India US$ 21,34 – 29,77 US$, Menara Eiffel 36 Euro – 55 Euro, dan Patung Liberty US$ 29,5 – US$ 79 memang relatif lebih mahal terlebih setelah membandingkan fasilitas yang diberikan oleh masing – masing destinasi kepada wisatawan yang berkunjung.

    Namun alasan kekhawatiran pemerintah untuk menjaga kelestarian Borobudur agar tetap bisa dinikmati oleh generasi masa depan dan tidak menjadi penyesalan di kemudian hari dapat pula dipahami.

    Tapi apakah kebijakan kenaikan tariff bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan konservasi Borobudur atau malah justru hal ini memicu untuk memunculkan persoalan lain yang lebih komplek ?

    Sebelum menjawab itu, Kebijakan dibidang pariwisata menurut UNWTO haruslah di dasarkan kepada “ Global Code Of Ethic For Tourism “ (GCET) , yang berisi prinsip dasar yang dirancang untuk memandu para stakeholder dalam pengembangan pariwisata.

    Hal ini ditujukan kepada pemerintah, industri perjalanan, komunitas, dan wisatawan, ini bertujuan untuk membantu memaksimalkan manfaat sektor pariwisata sambil meminimalkan potensi dampak negatifnya terhadap lingkungan, warisan budaya, dan masyarakat di seluruh dunia.

    Taufan Rahmadi
    Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi. (Foto:Pelopor.id/FB TR)

    Adapun prinsip – prinsip dasar dalam membuat kebijakan pariwisata seperti yang tercantum dalam GCET UNWTO tersebut adalah kebijakan yang dikeluarkan harus memenuhi unsur kebersamaan pemahaman terkait pariwisata berkelanjutan dengan memberikan perhatian bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian warisan budaya bagi generasi masa depan.

    [irp]

    Jadi dapat disimpulkan bahwa kebijakan kenaikan tariff masuk di Borobudur dengan pro –kontra yang terjadi perlu untuk dikaji ulang agar dapat memenuhi semua unsur GCET UNWTO sehingga memberikan kebermanfaatan bagi semua pihak.

    Lalu apakah solusi terkait hal ini ?, 2 langkah strategis yang saya sebut dengan Borobudur Inisiatif :

    1. Fokus utama di Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Salah satu cara yang paling kuat dan mampu memberikan dampak di dalam melindungi Borobudur adalah menanamkan pola pikir berwisata bertanggung jawab dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui pemberdayaan masyarakat inilah wisatawan yang mengunjungi Borobudur di edukasi tentang sejarah dan tradisi masyarakat setempat, sehingga diharapkan akan muncul kesadaran, keterikatan dan rasa bangga yang lebih kuat antara penduduk setempat dan wisatawan di dalam bersama menjaga kelestarian Borobudur.

    [irp]

    2. Jadikan Pariwisata sebagai sarana edukasi menjaga Borobudur

    Disaat wisatawan berkunjung ke Borobudur mereka sedari awal sudah dilibatkan dalam kegiatan berwisata yang menjelaskan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan disaat berkunjung, hal ini dijelaskan dengan konsep yang menarik dan kreatif sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah disepakati bersama. Ini membutuhkan konsistensi dan sosialisasi yang kuat di dalam melaksanakannya.

    Borobudur sebagai salah satu destinasi pariwisata superprioritas harus dikembangkan berdasarkan rencana strategis jangka panjang berdasarkan analisis yang mencakup semua kemungkinan terkait manfaat ataupun kerusakan dengan prinsip-prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan.

    Pada akhirnya kebijakan apapun terkait Borobudur termasuk kebijakan naiknya harga tiket harus mampu memenuhi kepentingan bersama dari para pelaku pariwisata dan masyarakat setempat dengan dilandaskan pada upaya untuk tetap menjaga kelestarian Borobudur dengan tanpa mematikan pergerakan ekonomi yang saat ini sedang merangkak tumbuh kembali setelah dihajar pandemi. []

    [irp]

  • Kunjungi Destinasi Aerowisata dan G-Land Banyuwangi, Menko Luhut Ingin Multiplier Effect

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Menko Luhut) dalam kunjungannya ke Banyuwangi meluncurkan destinasi turisme aerowisata dan menyaksikan pelaksanaan G-Land Banyuwangi yang menjadi lokasi World Surf League (WSL) 2022, pada Sabtu (04-06-2022).

    Dengab kunjungan ini, pemerintah ingin pelaksanaan kedua acara tersebut mampu membawa multiplier effect, serta perputaran ekonomi dan devisa negara terhadap potensi pariwisata, olahraga, serta ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Banyuwangi dan Indonesia secara luas.

    Lokasi pertama yang dikunjungi Menko Luhut di Banyuwangi adalah Bandar Udara Banyuwangi. Di sana, ia melakukan peresmian proyek kolaborasi antara Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi ini dilakukan terhadap beberapa moda transportasi udara.

    Pada kesempatan itu, Menko Luhut juga melihat secara langsung tiga pesawat diantaranya, yakni Cessna 17 Skyhawk, Multi-engine Piper Seneca V, dan seaplane Cessna 172 SP.

    Prosesi peresmian destinasi aerowisata atau yang kerap disebut joyflight tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung pengembangan paket wisata daerah menggunakanseaplane.

    “Paket ini adalah yang pertama di Indonesia dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan jumlah wisatawan di Banyuwangi dan memberikan kepuasan wisata alam bagi mereka,” kata Menko Luhut.

    [irp]

    Program ini juga memiliki berbagai rute tur yang dapat dipilih oleh wisatawan. Dengan digerakkannya program aerowisata di Banyuwangi, maka diharapkan akan menjadi role model bagi wilayah lainnya.

    “Paket aerowisata juga akan mendorong pengembangan wisata sejenis dan menjawab kebutuhan pariwisata antarpulau,” tutur Menko Luhut.

    Selanjutnya, Menko Luhut melanjutkan perjalanan ke ajang liga selancar paling bergengsi dunia, yaitu WSL Championship Tour. Acara tersebut digelar di Pantai Plengkung sejak tanggal 26 Mei hingga 4 Juni 2022.

    “Sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki banyak pantai indah dengan ombak menantang untuk olahraga selancar. Melalui WSL, mari beritahukan kepada dunia bahwa Indonesia adalah tempat terbaik bagi mereka,” ucap Menko Luhut.

    Menyadari pentingnya peran media dalam mempromosikan pariwisata Indonesia selama ajang bergengsi WSL, hal pertama yang ditengok Menko Luhut pada ajang WSL adalah broadcast area.

    G-Land yang diselenggarakan di Banyuwangi jelas terkenal akan pesona pantai yang indah dan merupakan salah satu onbak terbesar di Indonesia.

    [irp]

    Untuk menyebarluaskan informasi mengenai acara tersebut, G-Land dilengkapi dengan fasilitas siaran langsung ke berbagai stasiun televisi di seluruh dunia.

    Bahkan, dengan total berat alat mencapai 7 ton, engagement streaming G-Land Banyuwangi merupakan siaran acara global terbesar ketiga di dunia setelah Liga Bola Basket Amerika (NBA) dan Liga Sepak Bola Amerika (NFL). Dampaknya, Indonesia jadi mampu memperkenalkan negara ke seluruh penjuru dunia.

    Merespons besarnya publikasi WSL 2022 dan efisiennya ruang siaran, Menko Luhut sepakat bahwa diperlukan promosi yang masif kepada wisatawan dari berbagai negara untuk meningkatkan kondisi perekonomian dalam negeri.

    [irp]

    Sama halnya seperti penyelenggaraan MotoGP di Mandalika bulan Maret lalu dan Formula-e yang sedang berlangsung di Jakarta.

    “Hebat ini, yang penting seluruh dunia harus tahu kalau ini di Indonesia,” ujar Menko Luhut saat meninjau area penyiaran.

    Dalam kesempatan tersebut, Menko Luhut juga menyaksikan pertandingan selancar di hari terakhir. Ia menuturkan bahwa Kemenko Marves mendukung secara penuh penyelenggaraan acara ini sebagai upaya peningkatan potensi wisata dan pemulihan perekonomian bangsa, khususnya dalam bidang pariwisata maritim.

    [irp]

    Adapun G-Land Banyuwangi, adalah salah satu dari tiga penyelenggaraan WSL di Indonesia yang diikuti oleh peselancar top dunia. Dua acara lainnya akan dilangsungkan untuk seri kualifikasi di Krui, Lampung pada 11-17 Juni 2022 dan Pulau Nias, Sumatera Utara pada 22-28 Juni 2022.

    “WSL dapat menjadi momentum bagi para pemuda Indonesia untuk berkompetisi dan menorehkan prestasi bagi bangsa, khususnya di cabang olahraga selancar,” tandas Menko Luhut saat memberikan keterangan kepada media.

    Untuk menunjang pariwisata di kawasan Pantai Plengkung, Kementerian PUPR, salah satu kementerian di bawah koordinasi Kemenko Marves, sedang melakukan penataan kawasan sejauh kurang lebih 1 kilometer.

    [irp]

    Diinformasikan bahwa progres saat ini baru 40 persen dan diperkirakan akan selesai pada September 2022. Beberapa fasilitas sport tourism yang dibangun adalah judge tower, kamar mandi, fasilitas kesehatan, dan ruang terbuka hijau.

    Di masa mendatang, kawasan ini bukan hanya dapat dikembangkan menjadi tempat wisata alam dan selancar, tetapi juga berpotensi sebagai lokasi trail running. []

    [irp]

  • Pemerintah Realisasikan Program PEN Rp 70,37 Triliun Hingga April 2022

    Jakarta | Pemerintah telah merealisasikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 70,37 triliun hingga 28 April 2022. Angka itu setara dengan 15,4 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp 455,62 triliun.

    “Terkait dengan kinerja penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, realisasinya adalah 15,4 (persen) atau Rp 70,37 triliun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

    Secara rinci, Airlangga menyebutkan realisasi untuk Klaster Penanganan Kesehatan sebesar Rp 11,87 triliun atau 9,7 persen dari alokasi sebesar Rp 122,54 triliun. Realisasi ini utamanya untuk pembayaran klaim dan insentif tenaga kesehatan, klaim pasien, serta insentif perpajakan vaksin/alat kesehatan dan penanganan COVID-19 melalui Dana Desa.

    Sedangkan realisasi Klaster Perlindungan Masyarakat mencapai Rp 49,27 triliun atau 31,8 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp 154,76 triliun.

    Realisasi program bantuan sosial (bansos) yang sudah berjalan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 14,15 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), Kartu Sembako Rp 18,8 triliun untuk 18,8 juta KPM, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng Rp 5,8 riliun untuk 19,3 juta KPM, BLT Desa Rp 7,47 triliun untuk 6,12 juta KPM, Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN) Rp 1,7 triliun, dan Kartu Prakerja Rp 1,4 triliun.

    Sementara itu, realisasi untuk Klaster Penguatan Pemulihan Ekonomi tercatat sebesar Rp 9,22 triliun atau 5,2 persen dari pagu Rp 178,32 triliun, baik di sektor pariwisata, teknologi informasi dan komunikasi atau ICT, dukungan korporasi dan UMKM, serta perpajakan.

    Disaat bersamaan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yakin kondisi perekonomian Indonesia di tengah momen Idul Fitri hingga saat ini sangat terkendali. Menurutnya, momen tersebut memberikan pemulihan aktivitas ekonomi yang begitu tinggi dan mobilitas masyarakat yang juga sangat cepat.

    “Mobilitas masyarakat tercatat keluar rumah meningkat hingga 48,1 persen dibandingkan baseline. Selain itu, Indeks Belanja Mandiri meningkat hingga 31 persen lebih tinggi dibandingkan puncak Lebaran tahun 2021 yang lalu,” kata Luhut.[]

  • Luhut: Bandara Juanda Kembali Dibuka untuk PPLN non Pekerja Migran

    peloporberita.com/ | Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur kembali dibuka untuk keberangkatan dan kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) non-pekerja migran Indonesia (non-PMI), termasuk bagi jemaah umrah.

    Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, setelah mengikuti Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Senin (14/03/2022) melalui konferensi video.

    “Segala persiapan untuk menunjang hal ini, mulai dari tempat karantina dan isolasi hingga kesiapan petugas di lapangan sudah dikoordinasikan dengan sangat baik,” ujar Luhut seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

    Bagi wisatawan yang masuk ke Indonesia, pemerintah akan menerapkan penggunaan visa on arrival (sesuai kedatangan). Sebelumnya, kebijakan ini hanya berlaku untuk negara-negara terbatas dan hanya berlaku di Bali.

    “Pemerintah akan memperluas penerapan penggunaan visa on arrival dengan target negara-negara yang memiliki potensi wisata yang besar dan juga negara-negara G20,” imbuhnya.

    Luhut menyebutkan bahwa penerapan visa on arrival yang dilakukan di Bali mampu mendorong peningkatan wisatawan mancanegara (wisman) di daerah tersebut. Sejak visa on arrival dibuka 7 Maret lalu, tercatat total kedatangan PPLN dengan visa on arrival mencapai 449 pax dengan total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 224 juta.[]

  • Kemenko Marves Inventarisasi Penyebab Kebakaran Kapal di Tegal

    peloporberita.com/ – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka pengumpulan data dan informasi awal terkait insiden kebakaran kapal di PT Pelindo, Tegal, Jawa Tengah pada 24-25 Februari 2022 sebagai tindaklanjut dari beberapa insiden kecelakaan kebakaran kapal yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

    “Insiden kebakaran kapal berulang di Tegal cukup mengkhawatirkan dan meresahkan berbagai pihak, khususnya bagi keselamatan para Anak Buah Kapal dan nelayan. Kami ingin mendalami dan menginventarisasi penyebab, faktor, dan merumuskan solusi yang menyeluruh demi mengatasi kejadian serupa terulang kembali,” tutur Asisten Deputi Bidang Navigasi dan Keselamatan Maritim Nanang Widiyatmojo pada kunjungan kerjanya ke PT. Pelindo di hari pertama.

    Sebelumnya pada 17 November 2021 sebanyak 15 kapal terbakar di Pelabuhan Tegal, disusul dengan dua kapal nelayan di dermaga Kluwut pada 23 Desember 2021. Tak hanya itu, sedikitnya 16 kapal di Pelabuhan PT Pelindo Kota Tegal juga terbakar pada 29 Januari 2022.

    Kejadian beruntun ini,diduga terjadi akibat beberapa penyebab, seperti arus pendek listrik. Sampai saat ini, proses investigasi penyebab kecelakaan masih berlangsung.

    “Kapal yang terbakar berukuran 50-97 GT. Kapal yang terbakar rata-rata berjenis kapal perikanan, yang menumpang berlabuh di pelabuhan ini,” kata General Manager PT. Pelindo Tegal, Andri Kartiko.

    Andri Kartiko menjelaskan, Kepadatan parkir kapal-kapal ikan ini menjadi salah satu faktor penting yang digarisbawahi dari mudahnya api menyambar jika terjadi kecelakaan. Selain itu, kurangnya penjagaan dan peralatan mitigasi kebakaran seperti Fire Hydrant System masih belum disiapkan.

    Akibat kebakaran ini, terdapat beberapa kerugian seperti kerusakan fender dermaga, tumpahan solar, dan bangkai kapal yang harus diangkut, dan tentunya kerugian materil.

    “Beberapa kapal juga belum memiliki asuransi dan menyebabkan kerugian yang cukup besar,” ujar Amperanto Kusnardi selaku Kepala PPP Tegalsari.

    Overload capacity dan keramaian lalu lintas kapal beberapa pelabuhan di Kota Tegal ini juga patut diperhatikan. Selian itu, koordinasi berbagai pemangku kepentingan juga diperlukan, mulai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, PPP Tegalsari, dan lainnya demi menciptakan solusi nyata dari kejadian ini.

    “Banyak aspek penting, mulai dari payung hukum, asuransi, lalu lintas dan daya tampung dermaga, perizinan, sistem keamanan, alat mitigasi kebakaran dan lainnya,” jelas Asdep Nanang.

    Beberapa inventarisasi solusi penting didapatkan dari kunjungan kerja ini, seperti diperlukannya kejelasan perbedaan antara pelabuhan resmi dengan tidak resmi, pemenuhan fasilitas pelabuhan dan pengawakan, koordinasi sistematika izin operasional penangkapan ikan dengan BASARNAS, serta akomodasi ABK. []

  • Menko Luhut Ungkap 3 Prinsip Utama Pembelian Produk Dalam Negeri

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan tiga prinsip utama aksi afirmatif bagi pembelian produk dalam negeri. Hal ini diungkapkannya saat memimpin rapat koordinasi terkait optimalisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) dan UMKM melalui e-purchasing dan e-tendering dalam rangka Bangga Buatan Indonesia secara virtual pada hari Kamis (17 /02 /2022).

    Tiga prinsip utama itu pertama, belanja pemerintah wajib untuk Produk Dalam Negeri, termasuk belanja barang dan jasa. Kedua, jika ada impor, maka hal tersebut menjadi pengecualian dengan besaran impor maksimal 10%. Ketiga, untuk K/L yang mengusulkan impor harus menyampaikan kebijakan, program, dan langkah pengurangan impor sampai dengan 5% pada tahun 2023.

    Menurut Menko Luhut, Pemerintah Indonesia memiliki daya beli yang begitu besar dan perlu dimanfaatkan untuk menciptakan permintaan terhadap produk dalam negeri, proses industrialisasi, dan menciptakan lapangan kerja baru.

    “Dengan pemerintah belanja produk dalam negeri, ini menunjukkan keberpihakan kita yang nyata. Selain itu hal ini dapat mendorong perekonomian di Indonesia,” tuturnya.

    Menko luhut juga mengatakan, optimalisasi e-Purchasing dan e-Tendering perlu dilakukan. Pengadaan barang/jasa melalui e-Tendering agar mencantumkan syarat wajib menggunakan produk dalam negeri dan produk yang dihasilkan UMKM pada kontrak kerja sama. Hal ini mengoptimalkan potensi lebih dari 50% anggaran belanja K/L untuk produk dalam negeri.

    Adapun sampai saat ini, sudah ada 20 kelompok produk ber-TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)  seperti peralatan kelistrikan, kesehatan, telekomunikasi, elektronika, dan berbagai peralatan lain yang dapat mendukung kerja Pemerintah.

    “Beberapa Politeknik di Indonesia juga telah membuat berbagai produk yang dapat kita gunakan, dukungan kita dengan pembelian ini juga dapat mendorong Politeknik kita untuk semakin maju,” tegasnya.

    Menko Luhut juga meminta 10 Kementerian/Lembaga dengan anggaran tertinggi agar dapat membuat peta jalan aksi afirmatif dalam hal untuk mewujudkan belanja produk dalam negeri. Selain itu perlu juga dilakukan sinkronisasi kode klasifikasi produk, percepatan penayangan produk UKM ke dalam e-Katalog dan toko daring, serta pengawasan bagi belanja produk dalam negeri.

    “Pada awal Maret, tindak lanjut ini akan dilaporkan kepada Presiden dalam rapat terbatas terkait belanja produk dalam negeri dalam rangka Bangga Buatan Indonesia. Mari kita berbuat yang terbaik untuk memajukan negeri ini,” tandasnya. []

  • Kasus Covid Melonjak, Pemerintah Malah Buka Rute Internasional ke Bali

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali membuka rute penerbangan internasional dari dan menuju Bali, mulai hari ini, Jumat (04/02/2022).

    Keputusan yang diambil di tengah melonjaknya kasus Covid-19 ini semata-mata bertujuan membangkitkan kembali perekonomian Bali yang sangat terpukul oleh pandemi.

    “Saya harap upaya ini dapat banyak membantu perekonomian warga di Pulau Bali untuk bisa bangkit kembali,” ucap Luhut melalui keterangan resmi, Jumat (04/02/2022).

    Pintu penerbangan internasional ini dibuka bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) non-PMI (Pekerja Migran Indonesia). Adapun pembukaan dilakukan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

    Luhut menegaskan, turis yang datang ke Bali diwajibkan melakukan karantina, sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2022 yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19.

    Dalam penerapannya, seluruh PPLN wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan dan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR dari negara asal maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

    Luhut mengatakan, pemerintah sudah meminta pertimbangan dari para ahli saat membuka pintu kedatangan dari luar negeri di tengah lonjakan kasus Covid-19.

    Ia juga menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan penanganan pandemi. Menurutnya, seluruh kebijakan telah dipertimbangkan secara matang.

    Kebijakan ini juga diambil dengan mempertimbangkan kasus yang disebabkan oleh PPLN sudah jauh lebih sedikit dibanding transmisi lokal yang saat ini lebih banyak menginfeksi.

    “Segala langkah yang disiapkan tentunya penuh dengan perhitungan berdasarkan data-data lapangan dan masukan dari berbagai ahli di bidangnya. Kita juga akan terus memonitor jumlah pergerakan kasus konfirmasi secara harian,” pungkasnya. []

  • Omicron Makin Ramai, Luhut: Tahan Diri Tidak ke Luar Negeri

    peloporberita.com/ | Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum usai, bahkan kini hadir varian Omicron yang mengancam masyarakat Indonesia. Saat ini terjadi tren peningkatan kasus Covid yang disebabkan oleh penularan dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

    Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (10/01/2022).

    Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar seluruh masyarakat Indonesia menahan diri tidak ke luar negeri dalam beberapa minggu ke depan.

    “Pada 9 Januari lalu misalnya, di Jakarta, dari 393 kasus yang terjadi, hampir 300 kasus di antaranya disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri. Kami mohon teman-teman sekalian menahan diri untuk tidak ke luar negeri, kecuali urusan sangat-sangat penting,” kata Luhut.

    Pemerintah pun memberikan perhatian khusus sejak awal momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) kepada para pelaku perjalanan ini. “Langkah pengetatan pintu masuk akan terus dipertahankan untuk mencegah masuknya varian Omicron yang akan menyebar luas ke masyarakat,” tegas Luhut.

    Terkait program vaksinasi, saat ini capaian vaksinasi anak dosis pertama di Jawa-Bali telah mencapai 36 persen. Luhut menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan Kabupaten/Kota dengan vaksinasi Dosis 1 Umum dan Lansia yang berada di  bawah 50 persen serta melakukan pengawasan dan percepatan vaksinasi, seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lainnya.

    Luhut mengatakan, pencegahan varian Omicron tentunya tidak dapat hanya dijalankan oleh Pemerintah saja, namun juga harus melibatkan peran serta masyarakat, mulai dari penegakan disiplin protokol kesehatan hingga penggunaan Peduli Lindungi.

    Pemerintah juga terus melakukan langkah-langkah persiapan dengan meminta seluruh daerah mempersiapkan kesiapan fasilitas RS dan isolasi terpusat sedari dini, untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, peningkatan testing dan tracing juga akan menjadi program prioritas pemerintah, untuk mencegah ledakan kasus Covid terjadi kembali. []

    Baca juga: Menko Luhut Apresiasi Inisiatif Kapolri Luncurkan Aplikasi Monitoring Karantina PRESISI