Tag: Masker

  • Wow, Denmark Cabut Aturan Wajib Masker!

    peloporberita.com/ | Disaat kasus Covid-19 masih melambung, Denmark malah mencabut sebagian besar pembatasan, termasuk aturan wajib masker, mulai Selasa (01/02/2022). Pasalnya, mereka telah bersiap untuk hidup berdampingan dengan virus Corona.

    Kini, hanya sejumlah aturan Covid-19 yang berlaku di Denmark, salah satunya pembatasan bagi pelaku perjalanan dari negara-negara non-Schengen dan pelaku perjalanan yang belum divaksinasi.

    Kemudian, Badan Kesehatan Denmark juga hanya merekomendasikan warganya yang positif Covid untuk isolasi mandiri selama empat hari. Sedangkan, orang yang kontak erat dengan pasien Covid tidak perlu karantina. Selain itu, pemakaian masker hanya direkomendasikan saat sedang ke rumah sakit.

    Tak hanya itu, Pemerintah Denmark juga mencabut aturan wajib tes Covid-19 serta jam operasional bar dan restoran, seperti dilansir dari AFP.

    Pejabat Institusi Kesehatan Publik Denmark Tyran Krause mengatakan kepada kantor berita Ritzau bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk pelonggaran. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, kasus Corona sebenarnya sudah berangsur turun. Selain itu juga diyakini ada indikasi kuat bahwa infeksi sudah mencapai puncaknya di daerah-daerah rawan.

    Sebelumnya, Denmark sempat melaporkan kasus Covid harian mencapai sekitar 40-50 ribu, atau sekitar satu persen dari total 5,8 juta populasi di negara itu. Dan angka ini diyakini akan terus turun.

    Apalagi, saat ini sudah lebih dari 60 persen penduduk Denmark menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga. Capaian ini lebih tinggi dibanding negara-negara Uni Eropa lainnya, yang rata-rata baru menyentuh 45 persen. []

  • California Wajibkan Penggunaan Masker di Tempat Umum Indoor

    peloporberita.com/ | Pemerintah Negara Bagian California akan mewajibkan penggunaan masker di semua ruang publik dalam ruangan, seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Amerika Serikat (AS).

    Selain mewajibkan masker, negara bagian juga memperketat persyaratan pengujian untuk orang yang tidak divaksinasi yang ingin menghadiri acara besar, seperti festival musik dan pertandingan olahraga.

    Orang yang ingin memasuki tempat tersebut harus membuktikan bahwa mereka divaksinasi atau menunjukkan hasil negatif terhadap tes antigen Covid-19 dalam satu hari setelah acara, atau tes PCR dalam dua hari.

    Baca juga: Kasus Covid di AS Capai 50 Juta, Didominasi Varian Delta

    Mandat ini akan berlaku mulai Rabu (15/12/2021) selama satu bulan, dengan tujuan utama mengurangi gelombang infeksi Corona, yang saat ini sudah membebani rumah sakit di sejumlah daerah dengan tingkat vaksinasi rendah di California.

    Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan California Mark Ghaly mengatakan, tingkat infeksi Covid-19 di California telah melonjak 47% sejak Thanksgiving, menjadi lebih dari 14 kasus per 100.000 orang, seperti dikutip dari Reuters.

    Selain menerapkan persyaratan yang lebih ketat, Ghaly juga merekomendasikan agar semua pelancong ke negara bagian itu diuji Covid-19 dalam tiga hingga lima hari setelah kedatangan. []

    Baca juga: Rusia Klaim Sputnik V Vaksin Covid-19 Paling Aman

  • Dukung Pelaksanaan PON XX, BNPB Kirim Tiga Juta Masker ke Papua

    peloporberita.com/ | Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Papua akan digelar pada Oktober mendatang. Untuk mendukung penerapan protokol kesehatan pada ajang olahraga nasional tersebut, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan tiga juta masker ke Papua. 

    Kepala BNPB yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Ganip Warsito menekankan, tujuan pengiriman bantuan itu adalah untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan PON XX di Papua. “Meningkatkan kesiapan dalam pencegahan dan mitigasi penyebaran Covid-19 melalui perubahan perilaku dan dukungan penanganan kesehatan,” ujar Ganip, seperti dikutip dari laman resmi BNPB, Rabu (22/09/2021). 

    Baca juga: TNI-Polri Pastikan PON XX Papua Tanpa Gangguan KKB

    Bantuan yang diangkut dengan pesawat Hercules TNI ini akan didistribusikan di sejumlah tempat penyelenggaraan PON XX, yang diperuntukkan bagi masyarakat maupun mereka yang akan menyaksikan pertandingan secara langsung. Selain masker, BNPB juga mengirimkan alat tes antigen sebanyak 3.000 boks dan hand sanitizer sebanyak 500 ribu botol, serta tenda keluarga, velbed, tenda gerai, dan beberapa bantuan logistik pendukung lainnya. 

    Pendistribusian bantuan akan diberikan kepada wilayah-wilayah tempat penyelenggaraan PON XX, seperti di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Pada pelaksanaan di lapangan, BNPB bersama Satgas Penanganan Covid-19 pusat dan daerah, serta mitra terkait lain di wilayah Papua, turut membantu dalam pendistribusian logistik tersebut. BNPB juga mengoperasionalkan mobil masker untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.  

    Baca juga: Jelang PON XX, Mendagri Tito Karnavian Cek Kesiapan Venue di Jayapura

    Tak hanya itu, BNPB dan Satgas juga menyiapkan dan melatih para relawan daerah untuk mengedukasi maupun memonitor masyarakat untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Ganip menambahkan, sejumlah dukungan yang diberikan jelang PON Papua ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapan setiap individu yang terlibat dalam menghadapi ancaman bencana selama penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

    PON XX Papua akan menggelar kompetisi di 37 cabang olahraga dengan melibatkan lebih dari 6.000 atlet dan 3.000 orang dari tim pelatih. Tempat penyelenggaraan utama akan berlangsung di Stadion Lukas Enembe di Sentani Timur di Jayapura. Ajang olahraga ini akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021. []

  • Satgas Yonif 144/JY Bagikan Masker Door to Door Kepada Warga

    peloporberita.com/ | Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY membagikan masker dari pintu ke pintu kepada warga Desa Bakul, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Badau, Kamis (16/09/2021).

    “Selain bersilaturahmi, kami juga berupaya mendisiplinkan warga dalam penerapan protokol kesehatan dengan membagikan masker kepada warga di perbatasan seperti yang dilakukan oleh anggota satgas kami Pos Klawik,” kata Dansatgas.

    Baca juga: Berikan Layanan Kesehatan Keliling, Satgas Yonif 512/QY Imbau Warga Patuhi Prokes

    Lebih lanjut disampaikan, pembagian masker dengan mendatangi rumah-rumah warga ini sebagai edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan memakai masker dalam kegiatan di luar rumah, agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

    Salah satu tokoh masyarakat, Aleng (42) berterima kasih kepada personel satgas yang telah membantu memberikan masker secara gratis, dan mengingatkan agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan.

    Baca juga: Satgas Yonmek 403/WP Gelar Sosialisasi dan Bagikan Masker di Papua

    Pratu Regar dan personel satgas lainnya dari SSK 1 Pos Klawik tak henti-hentinya mengajak dan mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan, dan pentingnya bermasker dalam beraktivitas. “Respons yang positif dari masyarakat diharapkan mampu mencegah penyebaran Covid-19, sehingga pandemi ini dapat segera berakhir,” pungkasnya. []

  • Satgas Yonmek 403/WP Gelar Sosialisasi dan Bagikan Masker di Papua

    peloporberita.com/ | Personel Pos Towe Hitam Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista menggelar sosialisasi tentang bahaya Covid-19 dan membagikan masker kepada warga di Kampung Towe Hitam Distrik Towe Kabupaten Keerom, Papua. 

    Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (14/9/2021).

    Baca juga: Tiga Strategi TNI Dukung Pemerintah Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

    Dansatgas menyebutkan, gelar sosialisasi yang diberikan bertujuan memberikan edukasi kepada warga berkaitan dengan bahaya dan cara pencegahan penyebaran Covid-19. Sedangkan pembagian masker menyasar kepada warga yang tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum. “Sosialisasi dan pembagian masker ini merupakan tindak lanjut instruksi dari pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ucapnya.

    Baca juga: TNI: Proses Hukum Meninggalnya Prada Candra Gerson Kumaralo terus Berjalan

    Dansatgas berharap dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat akan tetap produktif dalam beraktivitas tanpa terpapar Covid-19.

    Sementara itu, Arnold (58) salah satu warga Kampung Towe Hitam mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan pembagian masker ini sangat baik, untuk memberikan imbauan dan mengingatkan kembali kepada warga akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dari Satgas TNI. Ini semua wujud kepedulian yang baik dalam melindungi warga agar tidak tertular Covid 19,” ucap Arnold. []

  • Kementerian Keuangan Terus Berikan Insentif Fiskal Dalam Rangka Penanganan Pandemi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai telah memberikan insentif fiskal importasi untuk jenis barang berupa alat kesehatan (alkes) dalam rangka penanganan Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 hingga kini. 

    Untuk periode Januari-Juli 2021, total nilai insentif fiskal yang telah diberikan mencapai Rp 799 miliar, dari nilai impor barang sebesar Rp 4 triliun. Jenis barang yang paling banyak diimpor secara berurutan adalah Reagent PCR, masker (bedah, non-bedah, N95), ventilator, APD/pakaian pelindung, obat-obatan, mesin In Vitro (uji lab), dan virus transfer media.

    Baca juga: Kolaborasi Bea Cukai & Polri Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu

    PCR Test adalah salah satu jenis barang yang konsisten diberikan insentif kepabeanan sejak Maret 2020 hingga sekarang. Dengan adanya insentif fiskal dan prosedural untuk importasi PCR Test ini, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan PCR Test bagi kegiatan testing dan tracing dengan harga yang murah dan mudah untuk didapatkan.

    Khusus untuk PCR test reagent, total fasilitas pembebasan bea masuk (BM) dan pajak dalam rangka impor (PDRI) yang telah diberikan untuk periode 01 Januari-14 Agustus 2021 sebesar Rp 366,76 miliar, terdiri dari fasilitas fiskal berupa pembebasan BM sebesar Rp 107 miliar, PPN tidak dipungut sebesar Rp 193 miliar, dan PPh Pasal 22 dibebaskan dari pungutan sebesar Rp 66 miliar.

    Baca juga: Berantas Pinjol Ilegal, 5 Kementerian/Lembaga Buat Pernyataan Bersama

    Sejak berlakunya PPKM darurat dimana terjadi peningkatan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 mengakibatkan peningkatan kebutuhan oksigen. Maka sejak awal Juli 2021 juga diberikan fasilitas terhadap impor oksigen, oksigen concentrator, oksigen generator, tabung oksigen, dan regulator.

    Selain insentif fiskal juga diberikan insentif prosedural, berupa percepatan pengeluaran barang impor dan penyederhanaan perizinan tata niaga impor, yang dapat diberikan oleh BNPB dengan pengajuan permohonan secara elektronik melalui Online Single Submission di laman www.insw.go.id. []

  • Menteri Sosial Ajak Semua Elemen ‘Berdamai’ dengan Pandemi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengajak semua elemen bangsa tetap optimis dan ‘berdamai’ dengan pandemi Covid-19 sekaligus selalu menyiapkan diri untuk penanggulangan bencana di seluruh nusantara.

    “Kita harus ‘berdamai’ dengan pandemi dan optimis serta tetap beraktifitas dengan menerapkan protokol kesehatan karena tidak ada yang tahu sampai kapan pandemi Covid-19 berakhir di seluruh dunia, tidak hanya di tanah air,” kata Mensos Risma saat penutupan rangkaian acara HUT Kemerdekaan RI di lapangan Kompleks Kemensos, Salemba, Jakarta, Rabu (18/08/2021).

    Baca juga: Risma Apresiasi Polres Malang Ungkap Korupsi Bansos PKH

    Di tengah pandemi, semua jajaran dan elemen harus tetap siaga dan terus produktif yang diarahkan untuk upaya pencegahan, misalnya dengan memberdayakan penerima manfaat yang ada dalam maupun di luar balai. 

    “Semua tetap siaga dengan pendekatan upaya pencegahan, bagi penerima manfaat di balai bisa dilatih membuat masker dari bahan kain lalu dibagikan kepada masyarakat di sekitar balai itu berada,” kata Risma.

    Pembuatan masker oleh penerima manfaat, terdiri dari penyandang disabilitas, tuna rungu dan tuna wicara menjadikan mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan. “Tidak hanya masker bila perlu ditingkatkan buat Alat Pelindung Diri (APD) sendiri dengan harga terjangkau serta lebih baik lagi jika bisa mendapatkan standar medis yang nanti digunakan dalam kegiatan vaksinasi,” ujar Mensos. 

    Baca juga: Pimpin Apel Kehormatan di TMPNU Kalibata, Presiden Didampingi Mensos Risma

    Dalam acara penutupan HUT Kemerdekaan RI ke-76 tersebut, juga dilakukan penggalangan dana amal untuk kegiatan sosial melalui lelang nasi goreng hasil masakan Mensos Risma. Hasil lelang pertama sebesar Rp 5 juta dimenangkan oleh Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial; Lelang kedua Rp 6 juta dimenangkan oleh Ditjen Rehabilitasi Sosial; serta lelang ketiga Rp 5.150.000 dimenangkan oleh Ditjen Pemberdayaan Sosial. 

    Mensos Risma mengakhiri kegiatan tersebut dengan menghadiri pertemuan dengan pegawai di seluruh UPT di Lingkungan Kemensos melalui zoom meeting, dan berpesan agar bekerja sepenuh hati lantaran banyak masyarakat menunggu layanan dari balai-balai milik Kemensos. []

  • Risma Gandeng Karang Taruna untuk Distribusi Masker dan Vitamin

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kementerian Sosial akan menggandeng Karang Taruna di seluruh Indonesia untuk mendistribusikan masker dan vitamin bagi masyarakat kalangan bawah. Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini telah menerima surat dari Karang Taruna yang merasa terpanggil untuk bersinergi dan ambil bagian dalam kegiatan terkait penanganan pandemi Covid-19 melalui berbagai program yang dilakukan Kementerian Sosial. 

    “Kami akan mendistribusikan masker dan vitamin kepada seluruh Karang Taruna di Indonesia. Saya mohon Karang Taruna membantu mendistribusikan kepada masyarakat di daerah masing-masing,” kata Mensos saat melakukan pertemuan virtual dengan 514 Karang Taruna Kab/Kota di seluruh tanah air, Rabu (28/07/2021). 

    Baca juga: Kemensos Siapkan E-Warong untuk Pantau Penggunaan Bansos

    Meski begitu, Mensos tidak merekomendasikan karang taruna mendistribusikan langsung di perempatan jalan, melainkan per kecamatan. Pasalnya, jika langsung di perempatan jalan, dapat menimbulkan kerumunan masyarakat dan juga tidak sehat. 

    “Tidak mudah sekarang ini mencari vitamin, tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin dan untuk memudahkan pendistribusian vitamin dan masker oleh karang taruna maka akan kami usahakan sudah dalam bentuk dikemas,” ujar Mensos. 

    Baca juga: Mensos Risma: KPM Bisa Terima Lebih dari Satu Komponen Kesejahteraan Sosial

    Untuk mempercepat pendistribusian masker dan vitamin, Kementerian Sosial akan mengirimkan melalui alamat sekretariat-sekretariat karang taruna. Namun jika tidak ada, maka alternatif lain melalui Dinas Sosial (Dinsos) di setiap daerah. 

    “Pengiriman melalui Dinsos saya berharap tidak ada masalah. Jadi, kita memberikan peranan bagi anak-anak muda kita supaya mereka bisa berkontribusi nyata kepada bangsa dan negara yang memang sedang membutuhkan semangat gotong royong dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini,” ungkap Mensos. []

  • Polres Kepulauan Seribu Imbau Prokes 5M dan Bagikan 1.800 Masker

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polres Kepulauan Seribu bersama jajaran dan Tiga Pilar terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, mereka juga membagikan 1.800 masker gratis ke warga di delapan pulau pemukiman.

    Polres Kepulauan Seribu
    Polres Kepulauan Seribu melakukan imbauan protokol kesehatan dan membagikan masker gratis ke warga di 8 pulau pemukiman Sabtu (24/7/2021). Foto:Pelopor/Polres Kepulauan Seribu)

    Kasat Binmas Polres Kepulauan Seribu IPTU Abdul Kadir mengatakan, Masker yang dibagikan bersamaan dengan kegiatan himbauan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).

    “Masker kita bagikan secara door to door untuk menghindari kerumunan.”

    "Masker yang dibagikan hari ini sejumlah 1.800 pcs ke warga di delapan pulau pemukiman," tutur Abdul Kadir berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Sabtu, 24 Juli 2021.

    Polres Kepulauan Seribu

    Terkait kegiatan yang sama, Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Wisnu Wardono menjelaskan, masker gratis kepada warga yang berada diruang publik sejumlah 850 pcs. Masker itu dibagikan ke warga di Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang dan Pulau Untung Jawa secara serentak.

    “850 pcs masker kita bagikan kepada warga Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang dan Pulau Untung Jawa,” sebut Wisnu.

    Polres Kepulauan Seribu
    Polres Kepulauan Seribu melakukan imbauan protokol kesehatan dan membagikan masker gratis ke warga di 8 pulau pemukiman Sabtu (24/7/2021). Foto:Pelopor/Polres Kepulauan Seribu)

    Sementara Kapolsek Kepulauan Seribu Utara AKP Asep Romli menerangkan, bahwa pihaknya membagikan masker di Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Panggang dan Pulau Pramuka sejumlah 850 pcs.

    “Masker kita bagikan secara door to door untuk menghindari kerumunan,” tegas Asep.

    Adapun masker yang dibagikan secara serentak oleh Polres Kepulauan Seribu dan jajaran kali ini sejumlah 1.800 pcs dengan rincian, Polres membagikan 100 pcs, Polsek Kepulauan Seribu Selatan 850 pcs dan Polsek Kepulauan Seribu Utara 850 pcs. []

  • Tips Mengelola Limbah Masker Bekas Pakai Saat Isolasi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Bagi masyarakat yang terpapar Covid-19, isolasi mandiri di rumah menjadi salah satu alternatif yang banyak dilakukan. Tetapi, apakah Anda tau cara mengelola limbah masker yang dipakai saat isolasi mandiri?

    Tips mengelola limbah masker habis pakai saat isolasi yang berpedoman pada Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut:

    1. Kumpulkan Masker Habis Pakai
    2. Lakukan disinfeksi dengan merendam masker setelah dipakai menggunakan disinfektan/klorin/pemutih
    3. Ubah Bentuknya dengan cara mengumpulkan masker di wadah atau plastik yang aman. Kemudian rusak tali masker dengan memutus kedua tali agar tidak digunakan ulang

    Masker bekas pakai
    Ilustrasi masker bekas pakai. (Foto:pelopor/Tantri)

    4. Buang Ke Tempat Sampah Domestik
    5. Cuci Tangan Dengan Sabun
    6. Segera cuci tangan memakai sabun dan air mengalir/gunakan hand sanitizer bila tidak ada sarana cuci tangan

    Tips ini, penting untuk dipahami mengingat bahwa sampah medis masker dari pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah harus dikelola dengan baik agar tidak berpotensi menularkannya ke orang lain. []