Tag: Listyo Sigit Prabowo

  • Kapolri Paparkan Strategi Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

    peloporberita.com/ | Pemerintah, TNI, Polri dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk membahas tentang antisipasi potensi lonjakan Covid-19 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Rakor tersebut digelar di Mabes Polri, Jakarta, pada Jumat (26/11/2021).

    Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menekankan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), koordinasi antar-lembaga sangat diperlukan untuk tetap mempertahankan trend positif laju pertumbuhan Covid-19 yang kini sudah dapat dikendalikan dengan baik. Sehingga, saat memasuki libur Nataru, tidak mengalami lonjakan.

    “Selain menjadi prestasi pemerintah, hal itu juga hasil dari kerja keras seluruh pihak terkait dan elemen masyarakat. Jika trend positif ini bisa dipertahankan saat Nataru, maka hal tersebut bisa menjadi semakin membangkitkan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Mengingat, kedepannya Indonesia akan menggelar perhelatan agenda nasional maupun internasional,” ujar Listyo Sigit.

    Baca juga: Kapolri Perintahkan Seluruh Jajaran Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Nataru

    “Demi mengantisipasi laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru, saya telah memberikan sejumlah strategi dan instruksi kepada seluruh jajaran agar mencegah laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru, di antaranya adalah strategi penanganan dari hulu dan hilir. Kemudian, pengawasan ketat protokol kesehatan (prokes) di seluruh moda transportasi laut, udara dan darat. Harapannya, strategi antisipasi pencegahan laju pertumbuhan Covid-19 akan diterapkan dalam Operasi Lilin untuk mengawal kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru,” kata Listyo Sigit.

    Dalam upaya antisipasi Nataru, Kepolisian akan melaksanakan Operasi Lilin, namun tentunya hal ini akan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah. Polri akan mengawali satu minggu sebelum dan satu minggu setelah diberlakukan PPKM Level 3, dengan tujuan mengurangi transmisi angka Covid-19.

    Terkait pemberlakuan skenario pengetatan prokes mulai dari pra-keberangkatan hingga lokasi tujuan bagi masyarakat yang tetap mudik, melalui Posko PPKM mulai dari tingkat RT/RW. Bagi warga yang harus melaksanakan perjalanan, harus dapat menyertakan surat keterangan mudik, sertifikat vaksin dua kali dan hasil Swab Antigen ataupun PCR. Bahkan, Polri juga menyiapkan pos-pos yang akan digunakan untuk vaksinasi masyarakat. Ada juga tempat yang disiapkan untuk melakukan karantina jika ditemukan warga yang hasil swab-nya positif.

    Baca juga: Kepala BPOM Minta Anggota Polri Isi Dua Jabatan Baru

    “Polisi juga akan membentuk pos untuk checkpoint, guna memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Pada Bandara, polisi juga akan meningkatkan pengawasan para pelaku perjalanan dari luar negeri, guna mencegah masuknya varian baru Covid-19,” lanjutnya.

    Kapolri juga menyebutkan, strategi selanjutnya adalah TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat akan terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi untuk mencapai target Presiden Jokowi sebesar 70 persen di akhir tahun. Artinya, perlu ada langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi capaian bulan November dan di Desember minimal 70 persen.

    “Sementara itu, untuk pusat perbelanjaan atau mall, selain dipasangi PeduliLindungi, harus disediakan juga posko vaksinasi dan karantina. Sedangkan di tempat wisata, bisa dilakukan dengan cara One Gate System dan juga tersedia pos vaksin serta karantina,” pungkasnya. []

  • Kapolri Perintahkan Seluruh Jajaran Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Nataru

    peloporberita.com/ | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Probowo menggelar video conference kepada seluruh jajaran, mulai dari pejabat utama, kapolda hingga kapolres terkait kesiapan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), untuk mencegah pertumbuhan angka kasus Covid-19.

    Dalam pengarahannya, Kapolri Listyo Sigit meminta seluruh jajarannya untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan dan melakukan antisipasi sejak dini. Hingga kini, situasi kamtibmas memang masih relatif kondusif, namun menurut kapolri, tetap perlu diantisipasi kalender kamtibmas akhir tahun 2021.

    Selain antisipasi gangguan kamtibmas, kapolri juga menekankan jajarannya untuk fokus mempersiapkan pengamanan dan pengendalian Covid-19, menjelang libur nataru. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan PPKM Level 3 saat libur nataru, untuk mengantisipasi pertumbuhan angka kasus corona.

    Baca juga: Kapolri Wujudkan Impian Atlet Tuban Peraih Emas PON Teuku Tegar Jadi Polisi

    Terkait hal itu, Kapolri Listyo Sigit menginstruksikan jajaran kepolisian untuk melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) saat sebelum dan setelah operasi lilin, guna mengimplementasikan kebijakan tersebut.

    Kapolri mengatakan, kita harus bisa mempertahankan prestasi dalam penanganan Covid-19. Seperti diketahui, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah menetapkan Indonesia masuk kategori zona hijau Covid-19 dengan tingkat penularan kasus berada di level satu.

    Selain itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah di beberapa agenda internasional. Karenanya, sebagai salah satu yang berada di garda terdepan, Polri harus memastikan untuk mencegah gangguan kamtibmas dan lonjakan kasus Covid-19. Capaian ini perlu dipertahankan, dengan penguatan prokes, 3T (esting, Tracing, Treatment) dan meningkatkan capaian vaksinasi. []

  • Polri dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kerja Sama Bagikan Sembako

    peloporberita.com/ | Polri bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) membagikan 8.000 paket sembako kepada buruh di delapan provinsi di Indonesia. Kegiatan pembagian sembako ini dilakukan secara simbolis di PT. Cahaya Perdana Plastik (Lion Star Group) Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/10/2021).

    Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Menurutnya, Polri dan KSPSI selama ini selalu bekerja sama dalam menghadapi masa sulit di saat pandemi, khususnya terhadap situasi ekonomi. “Salah satunya bagaimana melakukan akselerasi vaksinasi, khususnya di masyarakat buruh. Dan alhamdulilah tadi sudah disampaikan saat ini seluruhnya sudah hampir 100 persen,” ucap kapolri.

    Kapolri Listyo Sigit juga mengaku senang ketika mendapatkan laporan perusahaan PT Lion Star yang selama menghadapi pandemi, tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh. “Saya kira kalau ini bisa diikuti para pelaku industri yang lain, maka tentunya akan menciptakan suasana yang baik,” ujarnya.

    Ke depannya, Kapolri Listyo Sigit berharap, dengan aktivitas yang sudah dilonggarkan, maka menjadi harapan agar pertumbuhan ekonomi terus meningkat. “Kita sempat terkontraksi di angka minus 5 persen dan alhamdulilah beberapa waktu lalu kita bisa tumbuh di 7 persen, dan saat ini mungkin kita bisa bertahan di 4-5 persen dan kuartal berikutnya mudah-mudahan bisa meningkat lagi. Ini butuh kerja sama,” katanya.

    Dengan sudah dibukanya kembali aktivitas, ia berpesan agar para buruh tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), supaya Indonesia tetap bisa mempertahankan langkah positif menekan laju pertumbuhan Covid-19. “Saat ini, kita berada di peringkat 1 di Asia Tenggara untuk pengendalian Covid-19,” tuturnya.

    Baca juga: Kapolri: Sinergitas TNI-Polri akan Wujudkan Kekebalan Komunal

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih atas perhatian Kapolri Listyo Sigit yang sudah memberikan bantuan terhadap buruh, baik pembagian sembako maupun vaksinasi. “Pak Kapolri, mengucapkan terima kasih sebagai komunitas buruh terbesar se-Indonesia dengan jutaan anggota, kami salut dengan perhatian pak Kapolri,” ucap Andi.

    Ia pun menyinggung Vaksinasi Presisi yang digagas Kapolri adalah terobosan luar biasa karena dilakukan di seluruh daerah. Hal ini penting dilakukan agar kekebalan komunal cepat terbentuk, sehingga aktivitas produksi berjalan aman dan luar biasa. Kemudian untuk paket sembako akan disebarkan ke seluruh Indonesia. “Rencana 10 ribu paket sembako dari Pak Kapolri kita akan sebar di seluruh indonesia besok mulai di Karawang, Bekasi, Surabaya, Sumsel, Banjarmasin sampai Papua,” ujarnya.

    Terakhir, ia menyampaikan bahwa KSPSI akan tetap kritis terhadap suatu kebijakan. Namun, ia menyebut unjuk rasa adalah langkah terakhir. Sebab, ia menyebut KSPSI akan mengedepankan langkah musyarawah mufakat untuk menyampaikan aspirasi. []

  • Panglima TNI: TNI-Polri adalah Institusi Strategis Milik Rakyat Indonesia

    peloporberita.com/ | Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Jumat (22/10/2021). Dalam kunjungan kerja itu, mereka turut didampingi oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

    Dalam keterangan tertulis penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, setibanya di Bandara Mozes Kilangin Timika, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan langsung menuju Mako Brigif-20/IJK/3 Kostrad yang dilanjutkan dengan acara penanaman pohon.

    Baca juga: Kapolri: Sinergitas TNI-Polri akan Wujudkan Kekebalan Komunal

    Dalam kata sambutannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan bahwa TNI dan Polri adalah institusi strategis milik rakyat Indonesia. Ia juga menyatakan tugas TNI dan Polri sangat kompleks, mulai dari penugasan di daerah terpencil, pedalaman, perbatasan dan menghadapi terorisme.

    Tidak hanya itu, TNI dan Polri juga ditugaskan merawat masyarakat terpapar Covid-19, melaksanakan vaksinasi, mengajar masyarakat dan anak-anak di perbatasan. Itu semua berada di pundak prajurit TNI Polri. Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia telah mempercayakan seluruh tugas itu pada pundak seluruh prajurit TNI Polri.

    Baca juga:  TNI Gagalkan Penyeludupan 5 Paket Ganja dari Papua Nugini

    Lebih lanjut, Panglima TNI juga mengapresiasi perhelatan akbar PON XX Papua yang telah berjalan dengan tertib, aman dan sukses. Hal ini menunjukkan bahwa prajurit TNI Polri telah melaksanakan tugasnya dengan baik. []

  • Kapolri: Sinergitas TNI-Polri akan Wujudkan Kekebalan Komunal

    peloporberita.com/ | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung kegiatan yang diselenggarakan oleh Akabri 1999 Peduli di Gedung Satya Haprabu Korps Brimob Polri, Depok, Rabu (20/10/2021).

    Kegiatan ini digelar serentak di 34 provinsi di Indonesia pada 06-20 Oktober 2021 dengan beberapa agenda, yaitu vaksinasi, bakti sosial, peluncuran program Desa 100 Persen Kekebalan Komunal dan Madrasah Presisi Raudatussibiyan, serta penyerahan bantuan dua unit mobil kepada Guru Madrasah Presisi Raudatussibiyan.

    Kapolri mengapresiasi alumni Akabri 1999 yang menggelar akselerasi vaksinasi untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap Covid-19. Menurutnya, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut. “Saya sampaikan terima kasih Akabri 99 yang telah menunjukan kekompakkannya untuk bekrontribusi. Ini tradisi baik yang harus dilanjutkan,” kata Kapolri Listyo Sigit.

    Ia juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan kepada jajaran TNI-Polri dan lapisan masyarakat lainnya untuk terus membantu pemerintah dalam kelancaran program vaksinasi. Seperti diketahui, pemerintah menargetkan vaksinasi bisa mencakup 70 persen dari populasi, dengan target harian dua juta dosis per hari.

    Baca juga: Kapolri Minta Kapolda dan Kapolres Tindak Tegas Oknum Polisi Pelanggar Aturan

    Kapolri pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI, polri, relawan, pemda, tenaga kesehatan dan unsur masyarakat lainnya, lantaran target vaksin dua juta per hari telah terwujud. Namun, ia tetap meminta agar semua pihak terus berusaha maksimal dalam melakukan akselerasi vaksinasi.

    “Tentunya pencapaian dua juta satu hari dalam kurun waktu itu kurang lebih satu bulan ini ada empat kali. Tanggal 14 kemarin kita sudah masuk di angka 2.250.000. Jadi ini adalah keberhasilan kita semua. Ini tentunya harus kita lanjutkan target pencapaian karena memang harapan Pak Presiden, bagaimana kita mewujudkan vaksinasi 70 persen masyarakat,” ujar Listyo Sigit.

    Dengan adanya progres tersebut, saat ini Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara dalam hal pencapaian pengendalian laju pertumbuhan virus corona.

    Baca juga: ICPW Puji Kapolri Terbitkan TR Terkait Ketertiban Anggota

    Selain vaksinasi, Kapolri Listyo Sigit mengatakan, laju pertumbuhan virus corona dapat dicegah melalui dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Apalagi, saat ini pemerintah telah menurunkan level asesmen di beberapa wilayah Indonesia, yang tentunya akan diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat di sentra ekonomi hingga diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jika tidak diiringi dengan prokes yang kuat, maka potensi laju pertumbuhan Covid-19 bisa kembali meningkat.

    “Kuncinya adalah bagaimana akselerasi vaksinasi bisa kita laksanakan di akhir tahun untuk pencapaian target yang ada. Dan tentunya bagaimana menjaga masyarakat agar tetap laksanakan prokes,” tutur Kapolri. []

  • Kapolri Minta Kapolda dan Kapolres Tindak Tegas Oknum Polisi Pelanggar Aturan

    peloporberita.com/ | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas oknum anggota kepolisian. Kapolri menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres agar tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

    “Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada kasatwil yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih,” kata Kapolri Listyo Sigit dalam arahannya melalui video conference di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

    Baca juga: ICPW Puji Kapolri Terbitkan TR Terkait Ketertiban Anggota

    Menurut Jenderal Pol Listyo Sigit, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi Polri. Selain itu juga mencederai kerja keras dan komitmen dari personel Korps Bhayangkara yang telah bekerja maksimal untuk masyarakat.

    “Saya tidak mau ke depan masih terjadi hal seperti ini, dan kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang capek yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

    Baca juga: Profil Brigjen TNI Junior Tumilaar, Dicopot Setelah Surati Kapolri Listyo Sigit

    Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit mengapresiasi seluruh personel yang selama ini telah berjuang dan bekerja keras menjaga nama baik institusi serta bekerja untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Ia berharap perilaku oknum polisi tidak mengendurkan semangat personel yang telah bekerja baik selama ini.

    “Saya berikan apresiasi atas kerja keras, tetap semangat, dan yakini apa yang dilakukan di lapangan benar sesuai SOP. Namun, bila ada kesengajaan dan pelanggaran dari oknum yang bisa menjatuhkan marwah institusi, saya minta tak ada keraguan untuk memberikan tindakan tegas,” ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo. []

  • ICPW Puji Kapolri Terbitkan TR Terkait Ketertiban Anggota

    peloporberita.com/ – Indonesia Civilian Police Watch (ICPW) mengapresiasi Surat Telegram Rahasia (TR) yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Telegram bernomor ST/2162/X/HUK.2.8./2021 itu berisi pencegahan terhadap aksi kekerasan oleh anggota Kepolisian.

    “Ini bisa dijadikan role model. Kepemimpinan organisasi yang efektif, sigap. Ketika ada kesalahan cepat ditindak, tidak sibuk membela diri.”

    Ketua Presidium ICPW Bambang Suranto menyebut, TR tersebut sebagai wujud sikap tanggap dan ksatria Kapolri yang mengakui adanya kekeliruan yang dilakukan jajarannya.

    “Ini kepemimpinan yang menjadi teladan bagi kita semua. Bahwa ketika ada masalah, cepat diselesaikan dan mengakui kesalahan. Tidak ngeles, berapologi, membela diri, apalagi sampai menyalahkan orang lain,” tutur Bambang berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Menurut Bambang, yang dilakukan Kapolri patut dicontoh anggota dan pimpinan kepolisian lainnya, baik di tingkat terbawah hingga atas. Bahkan, harus ditiru oleh pimpinan institusi lainnya.

    “Ini bisa dijadikan role model. Kepemimpinan organisasi yang efektif, sigap. Ketika ada kesalahan cepat ditindak, tidak sibuk membela diri. Beri sanksi, bangun sistem pencegahan, lalu lakukan evaluasi,” ujarnya.

    Selain itu lanjut Bambang, 11 poin dalam TR Kapolri juga membuktikan bahwa program Presisi yang digagas Jenderal Sigit bukanlah isapan jempol belaka. Tetapi, Program tersebut merupakan terobosan yang nyata dirasakan perubahannya oleh masyarakat.

    “Jadi bukan jargon semata, tapi upaya atau niat baik Kapolri dalam melakukan pembenahan terhadap organisasi dan person-person di Polri,” tegasnya.

    Selanjutnya, ICPW berharap agar aksi kekerasan oknum Polri terhadap masyarakat ini menjadi yang pertama dan terakhir, terutama pasca terbitnya TR Kapolri. Sehingga, pada akhirnya Polri bisa semakin Presisi, benar-benar dipercaya serta dicintai masyarakat.

    “Masyarakat dan kita semua saya kira cinta Polri. Karena itu kritik-kritik konstruktif disampaikan. Orang kalau perhatian terhadap sesuatu kan artinya peduli, sayang. Semoga Polri di bawah Jenderal Sigit bisa semakin baik kinerja dan citranya di mata masyarakat,” pungkas Bambang. []

  • Mendagri: Aplikasi ASAP Terobosan Besar Tangani Karhutla

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Karhutla atau ASAP Digital Nasional merupakan terobosan besar untuk menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Terlebih, setiap tahunnya ada beberapa titik api yang muncul di beberapa daerah di Indonesia.

    Hal ini disampaikan Tito dalam peluncuran Aplikasi tersebut oleh Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri) bersama beberapa menteri, seperti Mendagri, Menteri KLHK, beserta Panglima TNI, perwakilan dari Kemenko Polhukam, dan Kepala Badan Restorasi Gambut. Peluncuran ini, juga dihadiri oleh para Gubernur serta Kapolda melalui sambungan virtual, pada Rabu, 15 September 2021.

    “Selain terhadap Karhutla, Asap Digital juga memonitoring terkait bencana alam, perlindungan terhadap hewan langka, serta ilegal mining.”

    “Aplikasi ASAP ini merupakan sebuah terobosan yang sangat maju yang dikembangkan oleh Kapolri untuk mempermudah dan memantau situasi, serta dapat meminimalisasi terjadinya kebakaran hutan,” tutur Mendagri berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Kamis, 16 September 2021.

    Saat berdialog dengan Kapolsek Wilayah Jambi, Mendagri menuturkan, Indonesia pernah mengalami dua kali kebakaran hutan yang hebat, yakni pada 2015 dan 2019 saat dirinya masih menjabat sebagai Kapolri.

    “Kami mengerti betul usaha baik anggota Polri, TNI, masyarakat yang turut serta membantu mencari titik api serta memadamkan api, berjuang,” kenang Mendagri.

    Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, peluncuran aplikasi ini merupakan tindak lanjut dari program Kapolri yang diteruskan kepada Presiden RI. Aplikasi ini, kata dia, dapat memonitoring secara langsung dari aplikasi yang sebelumnya sudah disepakati melalui MoU dengan beberapa lembaga negara.

    Salah satu isi kesepakatan itu, yakni memasang 20 titik CCTV di beberapa lokasi wilayah Indonesia. Pada tahap pertama, ada 10 Polda yang telah memasang CCTV ini. Selanjutnya, pada tahap kedua, jumlah titik pemasangan ini bakal ditambah.

    “ASAP Digital Nasional merupakan penyempurnaan aplikasi yang sudah dilakukan sebelumnya di beberapa wilayah, yang nantinya ke depan diharapkan dapat bekerja secara cepat,” tegas Kapolri.

    “Selain terhadap Karhutla, Asap Digital juga memonitoring terkait bencana alam, perlindungan terhadap hewan langka, serta ilegal mining. Saat ini sudah terpasang 28 titik cctv di 10 Polda yang ke depannya akan ditambah 40 titik CCTV,” sambungnya.

    Aplikasi ini mempunyai beberapa fitur, di antaranya memiliki CCTV yang mampu memperbesar tangkapan gambar hingga 40x zoom. Selain itu, aplikasi ini juga mampu memonitoring hotspot (titik panas), titik sumur bor aktif, lalu lokasi hutan tanam industri, prakiraan cuaca, hingga mampu memonitoring kondisi udara.

    Kapolri berharap, keberadaan aplikasi ini dapat digunakan dan dimaksimalkan oleh para anggota untuk melihat serta memantau titik api. []

  • Panglima TNI, Kapolri, dan Forkopimda Se-Papua Barat Bertemu Bahas Penanganan Covid-19

    peloporberita.com/ |  Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kota Sorong, Papua Barat Sabtu, 28 Agustus 2021.

    Dalam keterangan tertulis Kodam XVIII/Kasuari, Minggu, 29 Agustus 2021 menerangkan, kunjungan tersebut dalam rangka tatap muka dengan Forkopimda Provinsi, Kota/Kabupaten se-Papua Barat dan meninjau vaksinasi 2.800 warga kota Sorong.

    Panglima TNI dan Kapolri disambut langsung oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Pandam XIII/Kasuari I Nyoman Cantiasa dan Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sembiring, Pangkoarmada III Laksda TNI Irvansyah, Wali Kota Sorong Lambert Jitmau dan Bupati Sorong Johny Kamuru.

    “Saya senang dan bangga tentang paparan Gubernur dan Bupati Sorong, ini menandakan bahwa adanya hubungan yang baik.”

    Pada kesempatan tersebut Panglima TNI memberikan apresiasi kepada Wali Kota Sorong, yang sangat bersemangat dalam penanganan Covid-19.

    “Wali Kota Sorong ini semangat sekali dalam penanganan Covid-19, ini patut diberikan apresiasi. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja kerasnya dalam penanganan COVID-19 di Kota Sorong khususnya,” tutur Panglima TNI.

    Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pejabat Dandim dan Kapolres merupakan tangan kanan Bupati yang ada di wilayah.

    “Saya senang dan bangga tentang paparan Gubernur dan Bupati Sorong, ini menandakan bahwa adanya hubungan yang baik. Masker perlu ditingkatkan lagi karena untuk penggunaan masih saja dijumpai masyarakat yang tidak menggunakan masker,” ucapnya.

    Selain itu, Ia mengimbau kepada Pangdam dan Kapolda agar Kabupaten Sorong Selatan dibantu tracing. Selain itu Kota Sorong dan Kabupaten Teluk Bintuni perlu jadi perhatian karena angka kematian tinggi.

    Panglima TNI, Kapolri, dan Forkopimda Se-Papua Barat Bertemu Bahas Penanganan Covid-19
    Panglima TNI, Kapolri, dan Forkopimda Se-Papua Barat Bertemu Bahas Penanganan Covid-19. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Ia juga berpesan kepada Danrem, Dandim dan Kapolres membantu Pemda dalam tracing kontak erat dan pemberian obat serta meningkatkan testing dan tracing serta vaksinasi.

    “Tingkatkan terus Tracing kepada masyarakat karena ini sangat penting, mari kita kerja keras virus tidak pernah libur, dia terus bekerja,” ucap Panglima TNI.

    Selain itu Kapolri juga berterima kasih karena penganganan Covid-19 di wilayah Papua Barat yang signifikan cukup baik. Dari 34 provinsi mendapat peringkat paling bawah untuk angka penyebaran Covid-19.

    “Artinya 4 Pilar bekerja sama dengan baik, harus dipertahankan dengan level yang ada dan pasti bisa turun dari level 3 ke level 2, “sebut Kapolri.

    Selain kunjungan dan tatap muka dengan para unsur Forkopimda di wilayah Papua Papua Barat, Panglima dan Kapolri juga mengecek pelaksanaan serbuan vaksinasi masal 2.800 warga kota di halaman kantor Wali Kota Sorong.

    Dalam laporannya, Bupati memaparkan vaksinasi di Kota Sorong berjalan lancar. Puskesmas dalam sehari melakukan 150 sampai 200 orang masyarakat.

    Pada kesempatan yang sama Gubernur mengucapkan terima kasih atas perhatiannya melalui program Otsus Papua, generasi muda asli Papua Barat dapat bergabung dengan TNI sebanyak 1000 orang dan Polri 1500 orang.

    “Selanjutnya mohon diberikan kuota khusus untuk TNI dan Polri karena animonya sangat tinggi untuk masuk TNI dan Polri, animo masuk Kowad dan Polwan juga tinggi dan perlu diperhatikan,” tegasnya. []

  • Kapolri Ingin Kampung Tangguh Narkoba Ada di Seluruh Indonesia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memerintahkan seluruh Kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba di seluruh Indonesia.

    “Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba,” tutur Kapolri berdasarkan keterangan resmi Senin, 14 Juni 2021.

    Kapolri menjelaskan, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh jajaran Kepolisian dengan menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stekholder terkait. Kapolri berharap setiap Kampung Tangguh Narkoba memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap ancaman narkoba.

    Berantas Peredaran Narkoba di Indonesia, Kapolri Instruksikan Polda Jajaran Bentuk Kampung Tangguh Narkoba

    “Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan itu maka kita memiliki daya cegah dan daya tangkal,” ungkapnya.

    Kapolri juga menyerukan kepada anggota untuk perang melawan narkoba dan menuntaskan permasalahan narkoba dari mulai hulu sampai hilir. Mantan Kapolda Banten itu, menekankan perlunya membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada seperti BNN, Bea Cukai dan Ditjen PAS.

    Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba.

    “Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kita bisa bekerja maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada. Narkoba adalah ancaman kita bersama. Maka kita harus melenyapkan narkoba dari Indonesia. Ini butuh kerja keras serta kerjasama dari seluruh elemen, stakeholder dan masyarakat,” tanda Kapolri. []