Tag: Jawa Tengah

  • Jokowi Tanam Bawang Merah dan Resmikan Embung di Temanggung

    peloporberita.com/ – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), pada Selasa (14/12/2021) melakukan kegiatan penanaman bawang merah di kawasan lahan “food estate” di sekitar Embung Bansari, Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

    “Kami bersama Menteri Pertanian, Menteri PUPR, Gubernur Jateng, dan Bupati Temanggung dan para petani bersama-sama melakukan penanaman bawang merah,” tutur Jokowi di Temanggung.

    Presiden Tanam Bawang Merah dan Resmikan Embung di Temanggung
    Presiden Tanam Bawang Merah dan Resmikan Embung di Temanggung. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

    Presiden mengatakan, luas lahan food estate di Kabupaten Temanggung terdapat 339 hektar yang akan didampingi oleh Kementerian Pertanian. Dengan adanya off taker, maka ada kepastian harga, kepastian yang membeli, sehingga harga tidak dipermainkan oleh para tengkulak.

    “Melalui program ini, kami harapkan produktivitasnya bisa meningkat dan yang paling penting juga disiapkan off taker yang membeli bawang merah yang ditanam ini,” ungkapnya.

    Presiden Tanam Bawang Merah dan Resmikan Embung di Temanggung
    Presiden Tanam Bawang Merah dan Resmikan Embung di Temanggung. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

    Presiden berharap, dengan produktivitas yang semakin baik dan intervensi di bibit, pendapatan petani juga akan meningkat.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Pertanian, Menteri PUPR, Gubernur Jateng, dan Bupati Temanggung. Kegiatan dilakukan dengan protokol kesehatan.

    (Tyo)

  • Bina Keakraban dengan Awak Media, Polda Jateng Gelar Press Tour di Salatiga

    peloporberita.com/ – Polda Jateng, menggelar Press Tour di D’Emmerick Hotel, Salatiga, guna menjalin kebersamaan dan memperkuat kemitraan dengan awak media. Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi hadir bersama seluruh jajaran PJU, pada kegiatan yang dikemas dalam konsep keakraban dipadu dengan outbond, Rabu (8/12/2021).

    Kapolda dihadapan 85 wartawan yang hadir menegaskan perhatian besar Polda Jateng pada pekerja pers dan media massa.

    “Seluruh pejabat Polda saat ini hadir disini, semua demi rekan-rekan-rekan wartawan,” tutur Irjen Pol Ahmad Luthfi disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir.

    Baca juga :

    Menurutnya, media dan Polri sama-sama mempunyai peran untuk menggerakkan masyarakat bangkit dari pandemi covid-19. Terkait pandemi ini, Kapolda menyatakan Polri berada digaris depan bersama seluruh stake holder terkait.

    “Polri terlibat dalam program vaksinasi, evaluasi sampai pemulasaraan jenazah korban covid. Intinya kita sudah berusaha maksimal bersama instansi yang lain,” ungkapnya.

    Polda Jateng
    Polda Jateng, pada Rabu (8/12/2021) menggelar Press Tour di D'Emmerick Hotel, Salatiga, guna menjalin kebersamaan dan memperkuat kemitraan dengan awak media. (Foto: peloporberita.com/Tyo)

    Terkait pengamanan masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kapolda menjelaskan pihaknya akan menggelar posko check point di sejumlah titik di wilayah perbatasan. Pemeriksaan di wilayah perbatasan, untuk mengantisipasi adanya peningkatan kasus COVID-19 di Jateng selama Nataru.

    Kapolda Jateng juga menegaskan bahwa jajarannya di masing-masing polres akan menggelar check point, mulai dari perbatasan Brebes dengan Jawa Barat dan perbatasan Rembang atau Sragen Jawa Timur.

    “Terhadap rekan media yang membutuhkan informasi, kami selalu terbuka. Untuk itu rekan media jangan sungkan berbagi informasi dan meminta klarifikasi apabila dibutuhkan.”

    Usai memberikan sambutan, Kapolda menyempatkan diri mengambil undian door prize dan menyerahkan hadiah sepeda pada salah satu peserta. Tercatat lima buah televisi, tiga buah kulkas serta lima sepeda turut dibagikan dalam acara yang penuh keakraban tersebut.

    Dalam kesempatan yang sama, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyampaikan, pihaknya selalu berusaha menjalin kedekatan dengan awak media. Kedekatan dengan media perlu dijalin karena Polri dan media punya peran strategis untuk mengedukasi masyarakat dan memberikan informasi yang membangun agar stabilitas kamtibmas terjaga.

    Baca juga :

    “Terhadap rekan media yang membutuhkan informasi, kami selalu terbuka. Untuk itu rekan media jangan sungkan berbagi informasi dan meminta klarifikasi apabila dibutuhkan. Kami berharap kedekatan yang telah terbina dengan baik dapat dijaga dan ditingkatkan lagi ke depannya,” tandasnya. (Tyo)

  • Kemenaker: UMP Tertinggi DKI Rp 4,4 Juta Terendah Jateng Rp 1,8 Juta

    peloporberita.com/ – Kementerian tenaga kerja mengumumkan upah minimum provinsi (UMP), untuk tahun depan akan naik rata-rata 1 koma 09 persen. Dari perhitungan ini, maka UMP tertinggi terjadi pada pekerja DKI Jakarta sekitar 4,4 juta. Sedangkan UMP terendah bagi pekerja Jawa Tengah sebesar 1,8 juta rupiah.

    “Data statistik upah minimum secara umum saja, UMP terendah kayaknya akan terjadi di Jawa Tengah yaitu senilai Rp 1.813.011. Paling tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta yaitu sejumlah Rp 4.452.724. Rata-rata penyesuaian upah minimum adalah 1,09 persen,” tutur Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Indah Anggoro Putri, Senin (15/11/2021).

    Baca juga :

    Hasil penghitungan penyesuaian nilai Upah Mininum Provinsi (UMP) dan Upah Minumum Kabupaten/Kota (UMK) tahun  2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini sesuai dengan formula Peraturan Pemerintah Nomor 36/2021 tentang Pengupahan.

    Namun, keputusan akhir kenaikan upah akan kembali kepada gubernur setiap provinsi. Penetapan UMP paling lambat diumumkan gubernur setiap provinsi pada 21 November mendatang, Sementara upah minimum kabupaten/kota (UMK) diumumkan paling lambat 30 November. []

  • Sebar Konten Asusila, Debt Collector Pinjol Dibekuk Polisi

    peloporberita.com/ – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, menangkap debt collector pinjaman online (pinjol) yang menyebarkan konten asusila dengan ancaman yang disertai kekerasan yang dilakukan seorang wanita berinisial AKA kepada nasabah pinjol. Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi menjelaskan, tersangka AKA menyebar konten asusila kepada nasabah pinjol bernama Erna.

    “Korban disuruh membayar pinjaman online sebesar Rp2.200.000 dan Rp1.340.000 yang sudah ditransfer oleh pihak vendor aplikasi pinjaman online SIMPLE LOAN pada tanggal 1 September 2021, yang selanjutnya korban mengecek pada tabungan dan tidak ada transaksi. Korban pun mengabaikan tagihan tersebut,” tutur Kapolda jateng dikutip dari Tribrata Jumat, 22 Oktober 2021.

    “Ketika ditangkap, kami mengamankan 300 komputer yang digunakan untuk meneror nasabah pinjol. Selain itu juga 4 orang namun 1 yang baru ditetapkan tersangka.”

    Korban, lanjut Kapolda sering mendapat ancaman berupa kalimat tidak menyenangkan dan tindak asusila melalui media sosial lantaran tidak mempedulikan tagihan. Padahal memang korban tidak merasa menerima uang pinjaman. Akhirnya, pada Selasa, 12 Oktober lalu korban melapor ke kantor Kepolisian Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.

    “Ditreskrimsus selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku yang telah mengirimkan kalimat ancaman disertai pemerasan, foto korban yang disandingkan dengan foto editan yang mengandung muatan melanggar kesusilaan yang diduga berada di wilayah Yogyakarta,” ungkap Kapolda Jateng.

    Selanjutnya, pada Rabu 13 Oktober 2021 pukul 01.00 WIB, Tim Subdit V/Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Jateng melakukan penindakan kepolisian di sebuah rumah kos di alamat Jalan Dr Sutomo Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta dan menangkap AKA.

    “Ketika ditangkap, kami mengamankan 300 komputer yang digunakan untuk meneror nasabah pinjol. Selain itu juga 4 orang namun 1 yang baru ditetapkan tersangka. Ini terus kita kembangkan, karena ada sekira 34 laporan terkait pinjol ilegal,” tegasnya Kapolda Jateng.

    Selain itu, tersangka dijerat pidana pengancaman disertai pemerasan, sebagaimana diatur dalam pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

    “Ancaman hukuman maksimal penjara 4 tahun dan denda Rp 750 juta,” tandas Kapolda Jateng. []

  • Ganjar Pranowo Deklarasikan Kelurahan Damai di Surakarta

    peloporberita.com/ | Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menghadiri dan meresmikan Pilar Perdamaian The Water of Peace dan Deklarasi Kelurahan Damai di Tipes, Serengan, Kota Surakarta, Sabtu, 9 Oktober 2021.

    “Kalau kemudian setiap desa ini bisa kita kerjakan, maka desa-desa akan damai. Kalau damai mikir pembangunannya gampang.”

    “Bagus sekali ya, kalau seluruh desa kita bisa bikin kegiatan seperti ini maka insyaallah desa-desa itu akan jauh lebih nyaman, mereka akan rukun. Dan, di Tipes, Solo ini menjadi contoh,” tuturnya.

    Ganjar menjelaskan, kerukunan tersebut, memberi hasil positif pada pembangunan di Indonesia.

    “Kalau kemudian setiap desa ini bisa kita kerjakan, maka desa-desa akan damai. Kalau damai mikir pembangunannya gampang,” ungkapnya.

    Program desa damai ini, menurut Ganjar bisa digabungkan dengan program desa inklusif yang telah berjalan di Jawa Tengah. Dengan cara itu, dia melihat masa depan pembangunan Indonesia jadi lebih cerah.

    “Kalau itu bisa digabungkan nanti kita tambahi program ini. Maka nanti urusan hubungan antar manusianya beres, mereka aman, mereka seneng, mereka bahagia, mereka tentrem, mesti mbangune enak, karena gotong royongnya biasanya akan kuat sekali,” sebutnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Wahid Foundation, Zannuba Ariffah Chafsoh atau dikenal dengan Yenny Wahid, menjelaskan program desa damai ini sudah ada di 30 desa yang 18 di antaranya telah deklarasi.

    Menurut Yenny, ada tiga pilar utama yang menjadi bagian dari program desa damai.

    “Pertama penguatan ekonomi masyarakat. Jadi ada pelatihan, mengajari masyarakat untuk mengatur cashflow. Kedua, penghormatan pelatihan untuk bagaimana kita bisa menghormati perbedaan keyakinan. Ini perlu ada mekanisme di masyarakat, misalnya pencegahan konflik, perangkat desa ngumpulkan siapa. Ketiga peran perempuan, karena ketika lebih berdaya maka mereka akan memberi untuk keluaraga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan UN Women, Dwi Yuliawati Fais. UN Women merupakan bagian dari organisasi PBB yang bergerak untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

    Pembacaan deklarasi desa damai dilakukan oleh tujuh perempuan mewakili warga desa. Selain itu, diresmikan pula pilar perdamaian The Water of Peace. Di kesempatan itu, Ganjar dan Yenny Wahid sempat berduet menyanyikan lagu Pancasila.

    Lagu yang dibawakan sebenarnya merupakan teks Pancasila. Namun dilantunkan dengan bahasa jawa dengan nada lagu religi terkenal, Tombo Ati. []

  • Joko Widodo Bertemu Presiden Jokowi di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo: Saudara Kembar

    peloporberita.com/ | Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (13/09/2021). Mengawali kegiatannya, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Iriana mengunjungi Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk meninjau langsung program vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat secara door to door.

    “Saudara kembar ternyata ya.”

    Saat meninjau acar tersebut, Presiden Jokowi melakukan dialog dengan beberapa peserta yang akan mendapatkan vaksin COVID-19. Namun, Kepala negara terkejut setelah mengetahui salah satu peserta vaksinasi yang berdialog memiliki nama yang sama dengan dirinya, yaitu Joko Widodo.

    “Saudara kembar ternyata ya,” tutur Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

    Joko Widodo yang satu ini, adalah salah seorang warga Dukuh Ngledok, Desa Segaran. Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai pandai besi itu pun tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya.

    Bahkan, ia sempat menangis lantaran merasa terharu saat bisa bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

    “Perasaan senang sekali. Kemarin sampai nggak bisa tidur, mau ketemu Pak Presiden. Nggak terasa, nggak nyangka,” ungkap Joko Widodo saat ditemui pada kesempatan terpisah. []

  • Tips Menghindari Penipuan Investasi dan Arisan Bodong

    Pelopor. id | Jakarta – Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-qudusy, meminta warga Jateng lebih berhati-hati dalam memilih investasi atau memutuskan mengikuti arisan.

    Kombes Iqbal menjelaskan, beberapa waktu lalu ratusan warga melapor ke Polres Salatiga. Mereka melapor lantaran diduga telah menjadi korban penipuan arisan yang nominalnya mencapai miliaran rupiah.

    Saat dilakukan pendalaman kasus, pelaku arisan tersebut melarikan diri dari rumah kontrakannya di kawasan Perum Praja Mukti Kota Salatiga.

    “Jadi sebelum mengikuti investasi atau mungkin arisan, pastikan yang pertama-tama bahwa informasi mereka memang jelas dan memang benar adanya.”

    Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Jateng menegaskan bahwa pihaknya secara konsisten terus mengejar kasus arisan bodong tersebut. Adapun kasus arisan bodong, tidak hanya terjadi di Salatiga, juga terjadi di Blora dan Sragen.

    “Jadi sebelum mengikuti investasi atau mungkin arisan, pastikan yang pertama-tama bahwa informasi mereka memang jelas dan memang benar adanya,” tutur Kabid Humas Polda Jateng berdasarkan keterangan tertulis, Selasa, 24, Agustus 2021.

    Arisan Bodong
    Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-qudusy. (Foto: peloporberita.com/Polri)

    Selanjutnya, Kombes Iqbal meminta masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan investasi atau arisan. Mengingat, banyak oknum yang memanfaatkan sikap lengah dari masyarakat.

    Paling tidak, peserta arisan atau investasi harus benar-benar mengecek kejelasan pemilik usaha ataupun perusahaan tersebut.

    “Cari dan gali sedalam mungkin informasi mengenai instansi atau lembaga mereka. Karena sekarang ini banyak sekali penipuan yang dilakukan,” tegas Kabid Humas Polda Jateng.

    Kombes Iqbal mengimbau masyarakat supaya lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan investasi yang memberikan tawaran dengan keuntungan yang kurang masuk akal. []

  • Menteri Trenggono Pastikan Laut Indonesia Bebas Cantrang

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan laut dengan tidak lagi memperbolehkan alat tangkap cantrang beroperasi di perairan Indonesia.

    Hal ini diungkapkan Menteri Trenggono saat menyaksikan langsung pemusnahan alat tangkap tersebut di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Jawa Tengah.

    “Menjadi tugas kita ke depan bagaimana laut bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sampai kepada keturunan-keturunan berikutnya.”

    Pemusnahan dilakukan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Muhammad Zaini, dengan cara memotong jaring cantrang yang diturunkan langsung dari kapal.

    “Top ini! Luar biasa ini (komitmen untuk tidak menggunakan cantrang),” tutur Menteri Trenggono sebagai apresiasi kepada para nelayan, Selasa, 10 Agustus 2021.

    Alat tangkap cantrang, resmi tidak lagi beroperasi di perairan Indonesia sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas serta Penataan Andon Penangkapan Ikan.

    Menteri Trenggono menjelaskan, pemusnahan alat tangkap cantrang ini merupakan wujud komitmen semua pihak untuk patuh pada aturan yang ada. Selain memperkuat patroli, dia mengajak semua kalangan untuk turut mengawasi laut Indonesia sehingga pengawasan berjalan lebih optimal.

    Larangan menggunakan alat tangkap cantrang, menurutnya dibuat untuk menjaga kelestarian ekosistem laut Indonesia, sehingga kegiatan ekonomi di dalamnya bisa berjalan berkelanjutan. Pelarangan ini juga melalui tahapan-tahapan sehingga masyarakat lebih siap beralih ke alat tangkap baru yang ramah lingkungan.

    “Ini merupakan komitmen bersama Pemerintah Kota Tegal dan seluruh nelayan di sini. Ini bagian dari kepedulian pada keberlanjutan (ekosistem laut). Menjadi tugas kita ke depan bagaimana laut bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sampai kepada keturunan-keturunan berikutnya,” tegas Menteri Trenggono.

    Dalam kunjungan di PPP Tegalsari, Menteri Trenggono juga menyoroti fasilitas pelabuhan. Kondisi pelabuhan dinilainya kurang higienis dan tempat pengepakan dan pelelangan ikan masih kurang tertata menjadi perhatiannya untuk segera dilakukan perbaikan.

    “Saya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah dan Pak Dirjen (Perikanan Tangkap) untuk menyerahkan pelabuhan ini kepada kementerian pusat. Maka saya minta untuk dibangun supaya ini menjadi pelabuhan yang ikonik dan sangat bersih dan sangat bagus. Saya lihat begitu luar biasa (potensi) ikan yang diturunkan, produksi yang sangat luar biasa, jadi kita harus mengoperasikannya dengan sangat baik,” sebut Menteri Trenggono.

    Kegiatan kunjungan Menteri Trenggono di PPP Tegalsari merupakan rangkaian kegiatan peninjauan pelabuhan. Selain itu juga diadakan vaksinasi dan pemberian sembako kepada nelayan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). []

  • Kronologi Amukan Keluarga Pasien Covid-19 di RSUD Ambarawa Semarang

    peloporberita.com/ | Seorang pria keluarga pasien Covid-19 di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah, mengamuk dan membuat dua perawat mengalami luka di tangan akibat terkena sabetan gunting, pada Jumat sore (23/07/2021). 

    Dalam keterangan tertulis, Manager Ruang Isolasi Anyelir RSUD Ambarawa Meisasi Widyastuti menjelaskan, peristiwa bermula ketika RSUD Ambarawa menerima pasien perempuan berinisial NH (37) warga Pringapus. Pasien mengalami pneumonia Covid-19 dan terkonfirmasi rapid antigen, dengan penurunan kesadaran dan hipertensi, pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, pasien masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

    Sebelum pasien masuk ruang isolasi, petugas mengedukasi keluarga pasien tentang tata tertib dan segala konsekuensi. Setelah edukasi, keluarga meminta waktu untuk bermusyawarah, dan akhirnya menyetujui tata tertib dirawat isolasi dengan mengajukan permintaan, yaitu keluarga ingin mengakses langsung CCTV ruang isolasi, menerima laporan rutin TTV (pemeriksaan vital) pasien, dan pasien diberi minum setiap 10 menit.

    Kemudian tim medis menjelaskan bahwa CCTV tidak bisa diakses oleh keluarga, namun jika ingin menanyakan keadaan pasien bisa langsung ke nurse station. Suami pasien pun menilai tata tertib itu tidak masuk akal dan menudingnya sebagai rekayasa. Sekitar pukul 01.55 WIB, keluarga menanyakan TTV pasien dan juga menanyakan kenapa saturasi bisa turun. Keluarga bahkan langsung menerobos masuk ke ruang isolasi. 

    “Pukul 02.00 WIB, keluarga menerobos masuk, marah-marah ingin menunggui pasien dan memaksa agar dipindahkan ke IGD lagi. Setelah koordinasi dengan IGD dan supervisi, kemudian pasien dibawa ke IGD lagi,” kata Meisasi. 

    Sekitar pukul 03.00 WIB, keluarga meminta agar pasien dipindahkan lagi ke ruang isolasi dan petugas pun kembali melakukan edukasi mengenai tata tertib di ruang isolasi. Setengah jam kemudian, pasien dalam kondisi kritis. Sekitar pukul 13.45 WIB, kondisi pasien semakin menurun dan tak lama kemudian pasien dinyatakan meninggal.  

    Tim medis menginformasikan bahwa pasien tidak tertolong, dan memberi penjelasan tentang prosedur pemulasaraan jenazah secara protokol Covid-19. Suami pasien bisa menerima penjelasan itu, tetapi adik pasien menyatakan tidak setuju dan menginginkan jenazah dibawa pulang oleh pihak keluarga karena mereka mendapat informasi bahwa pasien yang meninggal akibat Covid-19 tidak mendapat perawatan semestinya, tidak selayak perawatan jenazah pada umumnya. 

    “Sekitar pukul 15.00 WIB, keluarga pasien memaksa masuk untuk melihat dan memfoto jenazah pasien di dalam ruang isolasi tapi ditahan oleh satpam. Keluarga pasien tidak terima,” jelas Meisasi. 

    Tiba-tiba keluarga pasien mengambil gunting di nurse station dan memukul-mukul meja kemudian mengacungkan gunting dalam posisi terbuka. “Perawat berusaha menahan gunting agar tidak di gunakan untuk melukai orang lain. Pelaku semakin berontak dan mengakibatkan luka pada tangan perawat tersebut. Akhirnya pelaku diamankan oleh banyak orang dan dibawa ke Polsek Ambarawa,” kata Meisasi. []