peloporberita.com/ | Australia akan membuka pintu masuk bagi seluruh warga negara asing (WNA) pemegang visa mulai 21 Februari 2022. Syarat utamanya adalah WNA tersebut harus sudah divaksinasi Covid-19 dosis lengkap.
“Jika Anda telah divaksinasi lengkap, kami menunggu kedatangan Anda kembali di Australia,” ujar Perdana Menteri Australia Scott Morrison, seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, Pemerintah Australia sudah membuka pintu mereka untuk pelajar dan pekerja, pada Desember lalu, sehingga mereka tidak perlu lagi mengajukan dokumen pengecualian perjalanan.
Australia telah menutup perbatasannya sejak Mei 2020, ketika Covid-19 mulai menyebar di negara tersebut. Bahkan, Pemerintahan Morrison membatasi warga di luar negeri yang ingin pulang.
Hal itu pun menuai protes dari sejumlah pihak, lantaran pemerintah dinilai mengabaikan rakyatnya sendiri. Di sisi lain, pelajar dan pekerja asing merupakan salah satu sumber devisa Australia. Pelajar asing berkontribusi sekitar AUD 35 miliar atau sekitar Rp 360 triliun per tahun terhadap perekonomian Australia.
Mayoritas universitas di Australia memang mengandalkan pelajar dari negara lain sebagai salah satu sumber pemasukan. Oleh karena itu, pembatasan Covid yang diterapkan selama dua tahun terakhir telah memukul banyak universitas di negara itu hingga harus memecat ratusan pekerja mereka.
Melansir Worldometers, Australia kini mencatatkan kenaikan kasus Covid-19 sebanyak 23.706 per Minggu (06/02/2022). Angka itu jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, yang sempat mencapai 153.968 kasus pada 15 Januari 2022. []
peloporberita.com/ – Pemerintah Australia melaporkan kematian pertama terkonfirmasi varian baru Covid-19, Omicron pada Senin (27/12/2021) di tengah-tengah lonjakan kasus infeksi harian terbesar di Negeri Kangguru. Kendati demikian, pihak berwenang masih menahan diri untuk tidak memberlakukan aturan pembatasan baru karena tingkat rawat inap yang rendah.
“Ini adalah kematian pertama yang diketahui di negara bagian New South Wales (NSW) terkait dengan varian Omicron yang dikategorikan variant of concern,” tutur Christine Selvey ahli epidemiologi dari NSW Health dilansir dari Reuters.
Pria itu, termasuk di antara tujuh kematian Covid-19 yang dilaporkan di Australia pada hari sebelumnya.
Reuters menghitung, negara ini mencatat 10.186 kasus baru secara nasional, jumlah total pertama lebih dari 10.000 sejak dimulainya pandemi. Di samping itu, sebagian besar kasus baru terjadi di NSW dan Victoria.
“Meskipun kami melihat peningkatan jumlah kasus, kami tidak melihat dampaknya pada sistem rumah sakit kami,” ucap Perdana Menteri Negara Bagian Queensland, Australia Annastacia Palaszczuk.
Palaszczuk sendiri, melaporkan wilayahnya memiliki 784 kasus baru dengan empat orang dalam perawatan di rumah sakit. []
peloporberita.com/ – Group Northstar melalui anak usaha pertambangannya, emiten Delta Dunia Makmur, resmi mengakuisisi perusahaan tambang batubara milik Downer EDI Limited Australia, senilai 99 juta dolar amerika.
Transaksi tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 17 Desember lalu, melalui entitas anak Delta Dunia Makmur yang dibentuk di Australia, BUMA Limited.
Transaksi itu, mencakup transfer atas aset, karyawan, liabilitas imbalan kerja, dan kontrak-kontrak Mining East dari Downer ke BUMA Limited.
Adapun, Portofolio yang di akuisisi terdiri dari 4 lokasi tambang di Queensland, yang dalam beberapa tahun terakhir mencatatkan pendapatan tahunan sekitar 510 juta dolar australia.
Selain itu, Mining East sedang menjajaki berbagai proyek yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis tersebut di masa mendatang.
Langkah ini, menandai masuknya BUMA ke dalam industri batubara coking yang akan menjadi langkah pertama BUMA dalam melakukan diversifikasi, serta perluasan di luar Indonesia.
Akuisisi ini, juga akan memberikan kemampuan bagi BUMA dan perusahaan untuk menjajaki potensi proyek-proyek tambang di masa depan, baik di Indonesia maupun di Australia. []
peloporberita.com/ – Sebuah pesawat ringan jatuh di perairan lepas pantai timur Australia pada Minggu (19/12/2021) pagi. Kecelakaan tersebut menewaskan empat orang di dalamnya termasuk dua anak.
Kepolisian Negara Bagian Queensland mengungkapkan, pesawat kecil itu jatuh di lepas pantai dekat Redcliffe, di pinggiran teluk di utara Brisbane. Kecelakaan terjadi setelah pukul 09.00 pagi waktu setempat.
Menurut Polisi, pilot dari pesawat naas tersebut yakni pria berusia 69 tahun rencananya hendak membawa ketiga penumpangnya dalam perjalanan yang menyenangkan. Namun, Pesawat itu jatuh ke daerah lahan basah.
Pesawat tersebut terlihat hilang di balik dua tanaman bakau. Sebuah pesawat yang terbang di dekat lokasi kecelakaan melihat puing-puing besi di antara tanaman bakau.
Saat ini, Polisi masih bekerja untuk mengidentifikasi penumpang laki-laki dan anak-anak, yang disebut usianya masih jauh lebih muda dari remaja.
“Ini adalah kecelakaan tragis … menjelang Natal dan hal terakhir yang harus dialami setiap keluarga pada saat ini sepanjang tahun, kapan saja,” tutur inspektur Polisi Craig White kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters.
Sementara Komisaris Dewan Keselamatan Transportasi Australia Angus Mitchell mengatakan, laporan tentang kemungkinan penyebab kecelakaan itu akan selesai dalam enam hingga delapan minggu. []
peloporberita.com/ – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) siap memfasilitasi UKM unggulan untuk masuk dalam platform kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan House of Indonesia (HOI) Econesia Proprietary Limited, terkait penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU tentang Pengadaan Ekspor dan Penggunaan Produk-Produk Unggulan Indonesia di Australia.
Menteri Teten berharap, setelah ditandatangani kerja sama ini, seluruh pihak terkait tancap gas mempersiapkan UKM yang memang telah memenuhi syarat dan memiliki potensi ekspor ke Australia.
“Semoga ekspor ke Australia ini bisa lebih cepat dan mudah. Karena banyak warga negara Australia yang sudah lebih mengenal produk-produk Indonesia. Nanti dari Australia ini akan lebih mudah bagi kita untuk masuk ke Belanda, maupun Amerika Serikat. Terutama Amerika bagian selatan seperti San Francisco dan Los Angeles. Karena di sana banyak penduduk Asia yang selera nya mirip-mirip dengan Indonesia,” tutur Teten, Jumat, (17/12/2021)
Hal ini lanjut Teten, sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan kontribusi UMKM terhadap ekspor yang baru sebesar 14,37 persen.
“Di mana kita punya target ekspor UMKM hingga 19 persen tahun depan,” ungkapnya.
Menteri Teten Apresiasi Produk Unggulan Tembus Pasar Australia Lewat MoU BNI dan HOI. (Foto:Pelopor.id/KemenkopUKM)
Selain itu, MenKopUKM juga meminta untuk terus memperkuat model bisnis serta pembiayaan bagi UKM potensi ekspor. Serta memperbaiki sistem logistik yang ada saat ini, di mana terdapat beberapa kendala. Mulai dari izin usaha hingga ketersediaan kontainer.
Menteri Teten menegaskan, bahwa Implementasi Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) harus dimanfaatkan dengan kolaborasi antara BNI dan HOI, yang menjadi jembatan pembuka peluang pasar produk-produk unggulan Indonesia ke Australia yang lebih besar dan berkelanjutan.
“Saya percaya UKM Indonesia mampu bersaing di pasar internasional, banyak UKM yang telah menerapkan prinsip eco-friendly dan sustainability,” tandas Teten.
Selain itu, banyak juga UKM Indonesia yang sudah memenuhi standar atau persyaratan yang ditetapkan Australia seperti ketentuan label dan kemasan, prosedur karantina (Biosecurity Act and Imported Food Control Act) atau perlindungan konsumen (Australian Consumer Law).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, Xpora ini merupakan platform yang tepat untuk dikerjakan bersama HOI. Sehingga kerja sama ini menjadi role model yang bisa secara menyeluruh membantu UKM potensi ekspor.
“Kita perlu kolaborasi juga dengan kedutaan besar, supaya ini tak menjadi kendala,” katanya.
Royke Tumilaar menjelaskan, bahwa BNI dalam Kementerian BUMN memang diamanatkan untuk bisa mendorong UKM untuk bisa naik kelas lagi dengan potensi ekspor yang salah satunya menggaet diaspora Indonesia yang tersebar di luar negeri.
Selain itu, Xpora merupakan kepanjangan dari Ekspor dan Diaspora, untuk itu potensi diaspora yang menurut catatan BNI mencapai 8 juta yang tersebar di luar negeri, menjadi pasar yang sangat besar.
Sementara Direktur HOI Econesia Vidi Vinandar menyampaikan, HOI selanjutnya akan terus mengidentifikasi produk apa saja yang bisa langsung dieksekusi untuk ekspor. Sementara saat ini di Sidney kata Vidi, akan fokus pada produk UKM seperti furniture dan produk-produk eco friendly. Karena ini merupakan konsep yang memberikan value added.
“Upaya kami untuk memberikan market inside dalam mengembangkan ekspansi pasar ekspor UKM. Kami berharap kerja sama ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan bagi produk-produk Indonesia,” tandasnya. []
peloporberita.com/ | Perusahaan biofarmasi asal Australia, CSL Ltd, menyatakan saat ini sedang dalam penjajakan untuk mengakuisisi produsen obat asal Swiss, Vifor Pharma Ltd. Nilai kesepakatan itu mencapai sekitar AUD 10 miliar, atau sekitar USD 7,2 miliar.
Negosiasi ini dilakukan ketika perusahaan raksasa Australia itu tengah menghadapi tekanan untuk menghasilkan pertumbuhan di luar bisnis utamanya, yaitu mengumpulkan plasma darah yang diubah menjadi obat untuk penyakit langka dan produksi vaksin.
Jika berhasil, para analis memprediksi, kesepakatan ini akan menjadi akuisisi CSL yang terbesar. Selain itu juga membuka akses bagi CSL ke lokasi produksi Vifor di Swiss dan Portugal, serta pasar Vifor dalam perawatan kekurangan zat besi, penyakit ginjal dan kardio-ginjal.
Namun, mereka menyatakan bahwa manfaat untuk CSL mungkin terbatas, lantaran tidak ada penghematan biaya dari bergabungnya dengan Vifor.
Saat ini, CSL sendiri telah melaporkan lemahnya pasar untuk pengumpulan darah akibat pandemi Covid-19, seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/12/2021).
Selain itu, prospek untuk bisnis vaksinnya juga meredup setelah Australia lebih memilih produk Pfizer/BioNTech sebagai alat inokulasi, dibandingkan dengan AstraZeneca Plc yang diproduksi CSL.
Padahal, program vaksin itu sempat membantu mendorong saham CSL ke rekor tertingginya pada awal 2020 lalu. []
peloporberita.com/ | Komisi Persaingan dan Konsumen Australia atau The Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) menyetujui pengambilalihan Sydney Airport Holdings senilai A$ 23,6 miliar atau sekitar US$ 17 miliar. Hal ini mengantarkan salah satu pembelian terbesar di negara itu mendekati hasil.
Seperti diketahui, pada bulan lalu telah terjadi kesepakatan bahwa Bandara Sydney akan dibeli oleh Sydney Aviation Alliance (SAA), yang terdiri dari Investor IFM, QSuper, AustralianSuper dan Mitra Infrastruktur Global yang berbasis di Amerika Serikat (AS).
Pihak ACCC melihat kesepakatan itu tidak mungkin mengurangi persaingan, sehingga mereka juga tidak menuntut IFM melepaskan sahamnya di bandara Australia. IFM sendiri memiliki saham di sembilan bandara di seluruh Australia, termasuk lebih dari 25% saham di Melbourne dan 20% di Brisbane.
“Penilaian kepemilikan silang antara bandara Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, dan Adelaide menemukan persaingan terbatas, sehingga tidak mungkin bagi satu anggota konsorsium untuk menguasai bandara,” ujar pihak ACCC, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (09/12/2021).
Sementara itu dalam pernyataan terpisah, pihak Bandara Sydney mencatat pernyataan ACCC dan mengatakan kesepakatan itu juga telah disetujui oleh Komisi Eropa. Namun, mereka masih membutuhkan izin dari Dewan Peninjau Investasi Asing Australia dan pemegang saham perusahaan. []
peloporberita.com/ | Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan dua kasus positif Covid-19 varian Omicron di Australia, setelah pasien yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Afrika Selatan. Kasus Omicron pertama di Australia ini membuat negara itu mengkaji kembali rencana pelonggaran pembatasan pintu masuk internasional hingga rencana sekolah tatap muka.
Dengan adanya kasus baru itu, Pemerintah Australia menetapkan orang yang pulang dari Afrika Selatan harus karantina selama 14 hari. Bahkan, pemerintah pun telah menutup pintu bagi negara-negara lain.
Padahal, sejak awal bulan ini, pemerintah sudah mengizinkan warga yang divaksinasi sebanyak dua dosis bisa masuk Australia tanpa karantina. Sebelumnya, perbatasan telah ditutup selama lebih dari 18 bulan. Ketatnya pengendalian terhadap perbatasan memang terbukti membantu Australia menjaga jumlah kasus Covid jauh lebih rendah disbanding sejumlah negara lain.
PM Australia Scott Morrison pun meminta warganya untuk tetap tenang dan meyakini bahwa data belum sepenuhnya membuktikan tingkat keparahan, penularan dan resistensi vaksin untuk varian Omicron, seperti dikutip dari Reuters, Senin (29/11/2021).
Covid varian Omicron telah menjadi perhatian khusus Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), lantaran dianggap lebih menular daripada varian sebelumnya. Meski begitu, para ahli masih belum mengetahui apakah Omicron akan menyebabkan gejala Covid-19 yang lebih parah atau tidak dibandingkan varian lainnya. []
peloporberita.com/ | Maskapai Australia, Qantas Airways Ltd, sepakat menjual tanahnya senilai USD 595 juta, atau setara Rp 8 triliun (kurs Rp 14.128), untuk membayar utang mereka yang terdampak pandemi.
“Dengan penjualan ini dan dampaknya pada neraca kami, berarti kami dapat kembali berinvestasi di bagian inti bisnis kami lebih cepat,” kata CEO Qantas Alan Joyce, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/10/2021).
Tanah yang dijual itu terletak di Bandara Sydney. Pembelinya adalah sebuah konsorsium, anak usaha dari LOGOS Property Group. Targetnya, kesepakatan itu bisa selesai pada 31 Desember mendatang.
Selain menjual tanahnya, pihak Qantas juga melakukan pembicaraan dengan LOGOS mengenai potensi opsi pengembangan bisnis. Rencananya, ada situs yang diakuisisi, termasuk kawasan khusus untuk maskapai dan penjualan lahan tambahan di dekat tanah yang baru dijual itu. Qantas berharap bisa menyelesaikan evaluasi proposal tersebut pada awal 2022.
Perusahaan berencana mengembangkan situs tersebut menjadi pusat logistik, e-commerce dan logistik jarak jauh. Setelah selesai, fasilitas ini diperkirakan memiliki nilai akhir AUD 2 miliar. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menerima kunjungan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Daniel Thomas Tehan MP di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta pada Rabu, 29 September 2021.
“Pertemuan ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi kedua negara pasca-pandemi COVID-19.”
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Australia bertekad meningkatkan nilai perdagangan dan investasi kedua negara dan memberikan kontribusi positif, baik regional maupun multilateral dalam pemulihan ekonomi dunia pasca-pandemi Covid-19.
“Kunjungan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan nilai perdagangan dan investasi selepas implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang telah berlaku pada 5 Juli 2020. Pertemuan ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi kedua negara pasca-pandemi COVID-19,” tutur Mendag Lutfi dalam konferensi pers yang digelar usai pertemuan.
Konferensi Pers Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Daniel Thomas Tehan. (Foto:Pelopor.id/Kemendag)
Kemendag mencatat, nilai total perdagangan Indonesia dan Australia periode Januari—Juli 2021 sebesar USD 6,82 miliar. Ekspor Indonesia ke Australia pada periode tersebut tercatat sebesar USD 1,36 miliar dan impor Indonesia dari Australia tercatat sebesar USD 2,69 miliar.
Ekspor utama Indonesia ke Australia antara lain peralatan televisi, kayu, pupuk, mesin, emas, dan pipa besi. Adapun impor Indonesia dari Australia di antaranya gandum, batu bara, bijih besi, minyak bumi, dan gula.
Pada sektor investasi, Australia merupakan sumber investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) ke-10 dengan nilai USD 348 juta dan 1.562 proyek di sektor pertambangan, industri mesin, elektronik, tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan pada 2020. []