Tag: Amazon

  • Amazon Bakal Memulai Pengiriman dengan Drone di California

    Jakarta | Amazon.com mengumumkan pengiriman drone yang akan debut di California, Amerika Serikat (AS). Rencananya, perusahaan e-commerce itu akan mulai mengirimkan sejumlah pesanan ke pelanggannya melalui drone pada akhir tahun ini.

    Dalam sebuah pernyataan, Amazon mengatakan bahwa pelanggannya di kota Lockeford, California Utara, akan dapat mendaftar untuk pengiriman gratis dengan drone “Prime Air”.

    Juru bicara Amazon mengatakan kepada AFP bahwa drone dapat membawa beban seberat lima pon (2,2 kilogram) dalam paket seukuran kotak sepatu besar.

    Barang-barang yang disetujui untuk pengiriman drone akan mencakup produk-produk rumah tangga, barang-barang kecantikan, perlengkapan kantor dan peralatan teknologi.

    Amazon mengatakan telah menciptakan sistem canggih untuk memungkinkan drone-nya mendeteksi dan menghindari pesawat, manusia, hewan peliharaan, dan rintangan lainnya.

    Selanjutnya, Amazon akan menggunakan umpan balik dari operasi di California untuk memperluas layanan drone ke wilayah lain di AS.

    Selain Amazon, Walmart juga menawarkan pengiriman drone. Bahkan, Walmart mengumumkan akan memperluas layanan ke enam negara bagian pada akhir tahun, dengan potensi untuk menurunkan satu juta paket setiap tahun.

    Tak hanya peritel, berbagai perusahaan mulai dari perusahaan rintisan baru hingga perusahaan teknologi besar, seperti Google-parent Alphabet, juga sedang mengerjakan pengiriman drone otonom.[]

  • Koalisi Buruh: Tekanan Pengiriman Amazon Merugikan Pekerja

    Jakarta | Koalisi buruh pada Selasa (24/05/2022) mengatakan bahwa pekerja pengiriman Amazon terluka akibat tekanan oleh raksasa e-commerce untuk segera mendistribusikan banyak paket kepada pelanggan.

    Analisis data Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Amerika Serikat (AS) atau US Occupational Safety and Health Administratio  tentang cedera pada personel pengiriman Amazon dan rekan kerja yang bekerja di kontraktor luar menunjukkan bahwa hampir satu dari lima dilaporkan terluka dalam pekerjaan pada 2021, menurut Pusat Pengorganisasian Strategis atau Strategic Organizing Center yang dibentuk empat serikat pekerja.

    “Tugas mengirimkan sejumlah besar paket per shift adalah sesuatu yang menurut banyak pengemudi tidak mungkin dicapai sama sekali, apalagi dengan aman,” kata organisasi itu dalam sebuah laporan yang dikutip dari AFP.

    Amazon telah membangun reputasi untuk mengirimkan pembelian dalam satu atau dua hari kepada pelanggan yang berlangganan layanan Prime dan telah banyak berinvestasi di pusat pemenuhan dan staf logistik.

    Koalisi serikat pekerja mengatakan, sekitar setengah dari pengiriman Amazon di AS ditangani oleh perusahaan luar yang dikontrak oleh pengecer, yang memberikan tekanan kinerja yang luar biasa.

    Menanggapi temuan itu, Amazon mengatakan bahwa laporan tersebut tidak akurat dan menyesatkan karena mengambil mengambil data tak sampai dari 10% mitra pengirimannya.

    “Keamanan adalah prioritas di seluruh jaringan kami,” kata juru bicara Kelly Nantel.

    Dia juga mengaskan bahwa Amazon telah berinvestasi dalam teknologi seperti sistem kamera untuk mengurangi kecelakaan selama pengiriman.

    Amazon mempekerjakan lebih dari 600.000 orang untuk menangani permintaan belanja online yang melonjak selama pandemi. Seperti rekan-rekannya di e-commerce, karyawan yang baru dilatih memang biasa mengalami peningkatan cedera untuk suatu periode.[]

  • Marriott Perkenalkan Jaringan Media dengan Yahoo

    Jakarta | Marriott International Inc. memperkenalkan jaringan media dengan Yahoo Inc. yang akan membantu pengiklan menargetkan konsumen, sebagian dengan menggunakan data jaringan hotel tentang tamunya untuk menampilkan iklan di situs web hotel dan TV di kamar hotel.

    Pihak Marriott mengatakan bahwa jaringan media yang dimulai bulan ini akan menggunakan data pelanggan yang dianonimkan dari pencarian dan pemesanan sebelumnya yang dilakukan di saluran digital Marriott, untuk menayangkan iklan yang relevan atas nama merek dan pengiklan.

    Pengiklan percontohan akan dapat mengakses tampilan dan saluran seluler Marriott bulan ini, dengan jenis inventaris lainnya akan tersedia akhir tahun nanti. Jaringan tersebut akan memungkinkan penempatan di layar TV di kamar hotel Marriott, di portal Wi-Fi, dan di layar digital lainnya di lobi, gym, dan bar.

    Marriott Media Network diluncurkan perdana di AS dan Kanada, sebelum berekspansi ke pasar lain.

    Yahoo akan menjalankan Marriott Media Network dan berfungsi sebagai portal di mana pengiklan dapat berbelanja ruang media. Ini akan mengelola slot iklan yang tersedia, serta mencari penjualan dari pembeli.

    Marriott Media Network hadir saat industri pemasaran sedang mengembangkan cara baru menjangkau konsumen di tengah gelombang perubahan privasi, termasuk rencana Google untuk memblokir cookie pihak ketiga di browser Chrome.

    Menurut firma riset Insider Intelligence yang dikutip dari The Wall Street Journal, pendapatan bersih untuk iklan media ritel di Amerika Serikat (AS) akan tumbuh menjadi lebih dari USD 60 miliar pada 2024, dari USD 41 miliar tahun ini. Namun, ruang tersebut akan terus didominasi oleh Amazon.com Inc., yang diprediksi akan memperoleh 77% dari pembelanjaan tahun ini.[]

  • Amazon Ambil Tindakan Hukum Bagi Perusahaan Penyedia Jasa Ulasan Palsu

    Jakarta – Amazon mengambil tindakan hukum terhadap empat perusahaan yang dituduh sengaja membanjiri platform belanjanya dengan ulasan palsu. Tiga dari perusahaan itu bahkan memiliki hampir 350.000 pengulas palsu.

    Amazon mengatakan, perusahaan tersebut bertindak sebagai perantara tidak resmi antara penjual Amazon dan individu yang menulis ulasan.

    Ilustrasi Amazon.com. (Foto: peloporberita.com/Unsplash)

    Dalam hal ini, peninjau mendapatkan produk gratis dan sedikit imbalan untuk setiap ulasan, kemudian perusahaan membebankan biaya ini kepada penjual untuk meningkatkan peringkatnya di Amazon.

    Namun menurut Amazon, penjual belum tentu menyadari bahwa ini dilakukan dengan menggunakan ulasan palsu.

    Amazon juga mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari penyelesaian masalah ini, satu perusahaan telah setuju untuk berbagi data tentang siapa pelanggannya. Hal ini diklaim akan membantu melacak mereka di platform milik Jeff Bezos tersebut. []

    [irp]

  • Amazon Akan Bayar Biaya Perjalanan Staf AS untuk Perawatan Medis Termasuk Aborsi

    Jakarta – Raksasa e-commerce Amerika Serikat, Amazon, bakal membayar hingga US$ 4.000 (sekitar Rp 58 juta) pertahun untuk biaya perjalanan berbagai perawatan medis karyawannya yang tidak mengancam jiwa, termasuk aborsi elektif.

    Keterangan ini, diketahui melalui sebuah pesan Amazon kepada stafnya yang dilansir dari BBC, Selasa, (03/05/2022). Manfaat baru Amazon itu, berlaku surut mulai 1 Januari.

    Menurut pengumuman tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters, manfaat baru akan berlaku untuk perawatan yang tidak tersedia dalam radius 100 mil (161 km) dari rumah karyawan dan yang tidak tersedia opsi virtual.

    Seorang juru bicara Amazon mengkonfirmasi perluasan manfaat kepada BBC dan mengatakan itu juga mencakup perawatan bariatrik, onkologi, anomali kongenital dari dalam 24 bulan setelah kelahiran, perawatan kesehatan mental dan layanan gangguan penyalahgunaan zat rawat inap.

    Amazon sendiri, merupakan salah satu perusahaan pemberi kerja sektor swasta terbesar di AS, dengan 1,1 juta pekerja penuh dan paruh waktu di negara tersebut.

    Mereka, mempekerjakan orang di seluruh negeri, dengan sebagian besar pekerja di California, Texas, dan negara bagian Washington, rumah bagi kantor pusat globalnya.

    [irp]

    Tunjangan akan tersedia untuk semua karyawan yang terdaftar dalam dua rencana kesehatan berbeda yang ditawarkan oleh perusahaan, termasuk mereka yang bekerja di kantor atau di gudang.

    Selain itu, Amazon juga menawarkan hingga US$10.000 (sekitar Rp.145,8 juta) untuk masalah medis yang mendesak dan mengancam jiwa.

    Sementara perluasan manfaat oleh Amazon, tidak ditujukan secara khusus untuk memungkinkan akses aborsi, itu terjadi pada saat beberapa pemerintah negara bagian Republik telah mengeluarkan undang-undang yang membatasi akses aborsi di yurisdiksi mereka.

    Ilustrasi Amazon.com. (Foto: peloporberita.com/Pixabay)

    Adapun Mahkamah Agung yang berhaluan konservatif, bulan depan akan memutuskan kasus yang dapat membatalkan Roe v Wade, putusan pengadilan tahun 1973 yang melegalkan aborsi di AS.

    Jika undang-undang tersebut dibatalkan, setiap negara bagian AS dapat diizinkan untuk menentukan aturan aborsinya sendiri, dengan lebih dari 20 negara bagian diperkirakan akan membatasi perawatan aborsi atau bahkan melarang aborsi dalam banyak kasus secara bersamaan.

    Texas sendiri merupakan wilayah yang memiliki salah satu undang-undang aborsi paling ketat di AS dan melarang prosedur tersebut setelah enam minggu kehamilan.

    [irp]

    Sebuah penelitian baru -baru ini menemukan bahwa sekitar 1.400 orang Texas bepergian ke luar negara bagian untuk melakukan aborsi setiap bulan.

    Sementara perusahaan termasuk Yelp dan Citigroup, baru-baru ini mengatakan mereka akan mengganti biaya karyawan yang bepergian untuk menghindari pembatasan aborsi lokal.

    Citigroup menyebut, kebijakan itu "sebagai tanggapan terhadap perubahan undang-undang perawatan kesehatan reproduksi di negara bagian tertentu". []

    [irp]

    Sumber BBC

  • Amazon.com Bakal Tutup 6 Gerai Whole Foods Akibat Prospek Suram

    Jakarta | Perusahaan e-commerce Amazon.com akan menutup enam toko Whole Foods di empat negara bagian Amerika Serikat (AS). Amazon mengambil keputusan ini hampir dua bulan setelah menutup lusinan toko buku dan toko suvenir di seluruh AS.

    Toko-toko yang ditutup adalah dua unit di Alabama, satu unit di California, satu unit di Massachusetts, dua unit di Chicago. Rencananya, lima gerai akan tutup pada 6 Mei, sedangkan satu unit di Englewood, Chicago, akan tutup dalam beberapa bulan ke depan.

    “Kami telah membuat keputusan sulit untuk menutup enam toko,” ucap juru bicara Whole Foods seperti dilansir dari Reuters.

    Amazon mengatatakan bahwa kerugian kuartal pertama yang tidak terduga dan prospek suram untuk periode saat ini. Penjualan online turun 3% pada kuartal tersebut.

    Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Seattle ini mengakuisisi Whole Foods Market pada 2017 sebagai langkah besar memasuki ritel fisik. Nilai transaksi yang dikeluarkan mencapai USD 13 miliar.

    Sejak saat itu, Amazon juga telah meluncurkan supermarket sendiri bernama Amazon Fresh dan kini memiliki lebih dari 20 gerai di California, Illinois dan kawasan Atlantik tengah.[]

  • Alibaba Berencana Memperluas Pasar Lazada ke Eropa

    Jakarta | Alibaba Group berencana memperluas cabang Asia Tenggaranya, Lazada, ke wilayah Eropa untuk mencari pertumbuhan lebih lanjut di luar negeri, di tengah peluang yang melambat di dalam negeri. Di Tiongkok, Alibaba telah menghadapi persaingan yang kuat dari kompetitornya seperti Pinduoduo Inc dan anak perusahaan ByteDance Douyin.

    Ekspansi ini dilakukan beberapa bulan setelah cabang logistik Alibaba, Cainiao, membuka pusat penjualan Eropa di Belgia.

    Sebelumnya, Alibaba sudah hadir di Eropa melalui platform e-commerce globalnya, AliExpress, yang terutama menargetkan konsumen yang mencari barang-barang dari pabrikan Tiongkok, seperti aksesoris smartphone dan pakaian.

    Sumber yang mengetahui hal ini mengungkapkan kepada Reuters bahwa Lazada berencana menargetkan vendor lokal Eropa, sementara AliExpress akan terus fokus terutama pada penjualan lintas batas dari Tiongkok.

    Sumber tersebut tidak merinci negara-negara Eropa mana yang akan dijadikan tujuan ekspansi Lazada. Mereka juga menolak disebutkan namanya, lantaran tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

    Lazada berdiri sejak 2012 oleh inkubator teknologi Internet Rocket Jerman untuk menjadi jawaban Asia Tenggara untuk Amazon.com Inc. Alibaba mengakuisisi saham pengendali di dalamnya sekitar USD 1 miliar pada tahun 2016 dan menjadi kesepakatan asing terbesar perusahaan Tiongkok pada saat itu.[]

  • Rivian Automotive Yakin Target Produksi Tahun Ini Dapat Terpenuhi

    Jakarta | Startup yang memproduksi kendaraan listrik, Rivian Automotive Inc. optimistis bisa memenuhi target produksi 25.000 unit kendaraan tahun ini.

    Sebelumnya pada bulan lalu, Rivian mengatakan bahwa masalah rantai pasokan yang masih membayangi dapat memangkas produksi tahun ini dari yang direncanakan semula hingga setengahnya, menjadi 25.000 unit kendaraan.

    Optimisme itu salah satunya didukung oleh keberhasilan Rivian sepanjang kuartal pertama tahun ini yang telah memproduksi 2.553 unit dan mengirimkan 1.227 mobil kepada pelanggannya.

    Mengutip Reuters, perusahaan rintisan ini memiliki pabrik di Normal, Illinois, yang saat ini memproduksi kendaraan sport R1S, truk pikap R1T dan van pengiriman untuk investor dan pelanggan Amazon.com Inc.

    Total kapasitas produksi tahunan pabrik Rivian saat ini mencapai 150.000 unit dan ditargetkan bertambah menjadi 200.000 unit pada tahun depan. Peningkatan kapasitas produksi itu dilakukan lantaran Rivian akan menambah kendaraan baru.

    Pada akhir tahun lalu, Rivian baru saja dipinang oleh Soros Fund Management, perusahaan milik taipan George Soros. Berdasarkan dokumen pengajuan kepada Securities and Exchange Commision (SEC) yang dikutip dari Reuters, nilai transaksi itu mencapai USD 2 miliar.

    Pembelian itu menjadikan Soros sebagai investor paling terkemuka dalam Rivian, sedangkan pemegang saham lainnya adalah Amazon dengan kepemilikan 20%.[]

  • Pekerja Amazon di New York Resmi Luncurkan Serikat Pekerja

    Jakarta | Pekerja Amazon di New York meluncurkan serikat pekerja Amerika Serikat (AS) pertama di raksasa e-commerce Amazon.com, meski hal itu tidak disukai dan ditentang oleh perusahaan.

    Lusinan pendukung menyambut hasil itu dengan sorak-sorai dan tepuk tangan, sementara penyelenggara serikat pekerja Christian Smalls membuka gabus sampanye di depan kamera TV dan fotografer.

    “Kami ingin berterima kasih kepada (pendiri Amazon) Jeff Bezos karena pergi ke luar angkasa karena ketika dia berada di sana, kami mendaftarkan orang-orang,” kata Smalls setelah para pekerja di gudang Staten Island JFK8 mendukung serikat pekerja dengan 2.654 berbanding 2.131 suara.

    Melansir AFP, Amazon kecewa atas hasilnya dan mengaku sedang mengevaluasi opsinya, termasuk mengajukan keberatan berdasarkan pengaruh yang tidak pantas dan tidak semestinya dari Dewan Hubungan Perburuhan Nasional, yang mengawasi pemungutan suara.

    Yang dipertaruhkan adalah kemampuan Amazon untuk tetap bebas serikat pekerja di pasar dalam negerinya, status yang dijaga ketat sejak perusahaan itu didirikan pada 1990-an oleh Bezos, yang sejak itu memulai usaha pariwisata luar angkasa.

    Selama kampanye kontroversial, Amazon berpendapat bahwa membentuk serikat pekerja akan merusak hubungan langsung perusahaan dengan pekerja, dan mewakili lompatan ke hal yang tidak diketahui, tanpa jaminan karyawan akan mendapatkan upah atau keamanan kerja yang lebih baik.

    Namun, para pemimpin serikat pekerja, yang terdiri dari karyawan saat ini dan mantan karyawan Staten Island, terus-menerus berbicara dengan karyawan. Mereka menunjukkan kemampuan serikat pekerja memperbaiki kondisi kerja dan memastikan jadwal kerja yang lebih ramah karyawan tanpa risiko dipecat.[]

  • Tesla Berencana Memecah Saham untuk Tarik Investor Baru

    Jakarta | Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla akan meminta persetujuan pemegang saham untuk meningkatkan jumlah sahamnya, agar memungkinkan pemecahan saham. Strategi ini sebagai salah satu upaya menarik lebih banyak investor.

    Mengutip Reuters, saham Tesla adalah yang paling banyak diperdagangkan di antara pelanggan broker online Fidelity pada hari Senin (28/03/2022), dengan pesanan beli dan jual hampir terbagi rata, menunjukkan investor ritel memang berhati-hati.

    Jika disetujui, pemecahan saham oleh Tesla akan menjadi yang kedua bagi produsen mobil listrik sejak 2020, dan akan mengikuti langkah perusahaan besar AS lainnya yang memecah saham mereka dalam beberapa tahun terakhir.

    Dalam dua tahun belakangan ini, Apple, Nvidia dan Tesla telah membagi saham mereka, sedangkan Amazon dan Alphabet yang merupakan induk Google, baru-baru ini mengumumkan pembagian saham yang akan datang.

    Perusahaan membagi saham mereka untuk membuat harga saham mereka tampak lebih murah dan menarik lebih banyak investor. Namun, pemecahan saham tidak mempengaruhi fundamental yang mendasarinya.

    Catatan penelitian BofA Global Research menunjukkan bahwa pemecahan saham secara historis adalah bullish untuk perusahaan yang memberlakukannya, dengan saham mereka menandai pengembalian rata-rata 25% setahun kemudian, dibanding 9% untuk pasar secara keseluruhan.[]