Kategori: TNI

  • Satgas Pamtas Yonif 144/JY Amankan Ratusan Botol Miras di Perbatasan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY, mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) di jalur non prosedural Desa Sei Mawang II Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

    “Ini merupakan bentuk hubungan sinergitas yang baik antara Satgas Pamtas, dengan aparat terkait dalam mengamankan wilayah perbatasan dari gangguan keamanan maupun tindakan ilegal.”

    “Anggota kami di Pos Sei Mawang II SSK II telah mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek di jalur non prosedural. Miras ini kita serahkan ke Bea Cukai Nanga Badau untuk ditangani lebih lanjut,” tutur Dansatgas Pamtas RI-Malaysia, Letkol Inf Andri Suratman berdasarkan keterangan tertulis, Minggu, 8 Agustus 2021.

    Satgas Pamtas Yonif 144/JY
    Satgas Pamtas Yonif 144/JY Amankan Ratusan Botol Miras di Perbatasan. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Terkait hal ini, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Nanga Badau Budi Utama, menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kerja keras anggota Satgas dalam mengamankan ratusan botol miras.

    “Ini merupakan bentuk hubungan sinergitas yang baik antara Satgas Pamtas, dengan aparat terkait dalam mengamankan wilayah perbatasan dari gangguan keamanan maupun tindakan ilegal,” tegasnya.

    Satgas Pamtas Yonif 144/JY
    Lettu Inf Hasan Effendi selaku Komandan SSK II beserta seluruh perwakilan anggota Satgas, menyerahkan ratusan botol miras kepada Bea Cukai Badau. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Adapun Lettu Inf Hasan Effendi selaku Komandan SSK II beserta seluruh perwakilan anggota Satgas, hadir saat menyerahkan ratusan botol miras ini kepada Bea Cukai Badau untuk ditindaklanjuti. []

  • Satgas Yonif 512/QY Berbagi Kasih, Sebar Sembako untuk Masyarakat Perbatasan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan di tengah pandemi Covid-19, Pos Kalilapar Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY membagikan paket sembako kepada warga di Kampung Sach Dan Kampung Kalilapar 2, Distrik Waris, Kabupaten Keerom Papua, Sabtu, 7 Agustus 2021.

    Satgas Yonif 512/QY Danpos Kalilapar, Letda Inf Wahyu Priyono dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 8 Agustus 2021, menjelaskan bahwa sasaran pembagian paket sembako tersebut merupakan warga binaan dari Pos Kalilapar yang tinggal di Kampung Sach dan Kampung Kalilapar 2.

    Satgas Yonif 512/QY
    Satgas Yonif 512/QY Berbagi Kasih, Sebar Sembako untuk Masyarakat Perbatasan. (Foto: peloporberita.com/TNI)

    "Pembagian sembako kami fokuskan kepada warga Sach dan Kalilapar 2 yang merupakan warga binaan kami. Dengan sedikit bantuan yang kami berikan, harapanya dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

    “Saya selaku kepala kampung mewakili warga Sach berterima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan yang telah diberikan kepada warga kami, semoga kebaikan Danpos dan semuanya selalu diberkati oleh Tuhan”

    Selain membagikan paket sembako, Letda Wahyu juga memberikan imbauan kepada warga agar sementara waktu membatasi aktivitas di luar rumah demi mencegah paparan virus Covid-19 serta selalu menerapkan protokol kesehatan apabila terpaksa keluar rumah.

    “Sembari membagikan paket sembako, kami juga mengimbau para warga untuk tetap mematuhi prokes dan menggunakan masker apabila keluar rumah, serta mengajak msyarakat untuk bersama-sama berdoa agar virus ini cepat hilang dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ungkap Letda Wahyu.

    Satgas Yonif 512/QY
    Satgas Yonif 512/QY Berbagi Kasih, Sebar Sembako untuk Masyarakat Perbatasan. (Foto: peloporberita.com/TNI)

    Sementara  Lauren Ibe (60), Kepala Kampung Sach dan Joni Maunda (38), tokoh adat Kampung Kalilapar 2 yang ditemui oleh anggota Pos Kalilapar ketika membagikan paket sembako sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan, Lauren Ibe juga mengungkapkan bahwa dirinya salut dengan kepedulian anggota Pos Kalilapar.

    "Saya sangat salut dengan kepedulian Danpos dan anggotanya, saya selaku kepala kampung mewakili warga Sach berterima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan yang telah diberikan kepada warga kami, semoga kebaikan Danpos dan semuanya selalu diberkati oleh Tuhan" sebut Lauren Ibe.

    Pada kesempatan yang sama, Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat mengungkapkan, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kalilapar tersebut merupakan salah satu upaya TNI untuk membantu meringankan beban masyarakat dari dampak virus Covid-19.

    Tak lupa, Dansatgas mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi terjaganya masyarakat perbatasan dari paparan Covid-19. []

  • Sedekah Subuh Kodim 0317/TBK di Masa Pandemi untuk Warga Karimun

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat berimbas pada sektor ekonomi. Belum lagi segala hiruk-pikuk pembatasan segala aktivitas masyarakat yang diterapkan nyatanya memiliki dampak secara luas.

    Ekonomi yang sudah terlanjur terdampak akibat Corona, menjadi alasan utama terhadap penggalakkan program yang diberi nama ‘Sedekah Subuh’ oleh Kodim 0317/TBK.

    Dalam keterangan tertulisnya Jumat (6/8/2021), Kodim 0317/TBK, menyatakan bahwa program ini digagas oleh Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Agus Rediyanto.

    “Sedekah ini memang harus diterima oleh orang yang membutuhkan, maka kita gerakan babinsa dan bhabinkamtibmas untuk turun langsung membagikan.”

    Aksi berkesinambungan ini diharapkan dapat menopang kehidupan masyarakat pada masa sulit seperti saat ini.

    “Selain manfaat sedekah subuh ini untuk beramal yang sangat luar biasa, tentu ekonomi masyarakat yang membutuhkan akan sangat terbantu,” tutur Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Agus Rediyanto.

    Secara teknis, para babinsa dan bhabinkamtibmas akan datang langsung kepada masyarakat menyerahkan bantuan berupa bahan sembako yang diperoleh dari hasil sedekah subuh.

    “Ini harus tepat sasaran, sedekah ini memang harus diterima oleh orang yang membutuhkan, maka kita gerakan babinsa dan bhabinkamtibmas untuk turun langsung membagikan,” sebutnya.

    Adapun sedekah ini diperoleh dari pada donatur dan prajurit yang berkenan menyisihkan sebagian rezeki yang didapat untuk membantu masyarakat terdampak Covid -19.

    “Kegiatan ini akan terus berlanjut. Sama-sama kita berjuang menghadapi pandemi ini,” tandasnya.

    Bupati Karimun, Aunur Rafiq, menyambut baik program berbagi tersebut. Orang nomor satu di Karimun itu mengungkapkan jika melalui sedekah subuh itu sangat meringankan beban yang dirasakan masyarakat yang kurang mampu dalam sisi ekonomi.

    “Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan apresiasi kepada komandan Kodim yang menggagas kegiatan sedekah subuh ini,” ucap Rafiq.

    Menurutnya, sasaran dari program ini tentu akan membantu masyarakat yang tidak mampu dalam sisi ekonomi karena terimbas Covid -19.

    “Saya juga mengharapkan dari berbagai elemen masyarakat dari Ormas, OKP yang punya kepedulian mungkin dapat menggerakkan donatur yang memiliki kemampuan,” tandasnya.

    Salah seorang warga Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rohani, mengakui jika bantuan yang diberikan kepadanya akan sangat berarti.

    “Kami rasakan selama Corona ini semakin sulit, belum lagi kebutuhan anak. Bahkan sampai saat ini untuk bisa makan saja kita syukur. Maka dengan bantuan bapak-bapak TNI, kami tidak menafikan sangat bermanfaat. Sangat bermanfaat untuk kami rakyat kecil ini,” pungkasnya. []

  • TNI-Polri bersama Pemerintah Kota Jayapura Gelar Serbuan Vaksinasi

    peloporberita.com/ | TNI-Polri bersama Pemerintah Kota Jayapura menggelar serbuan vaksinasi gelombang pertama dosis kedua, di Lapangan Tenis Bucend III Waena, pada 4-5 Agustus 2021. Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan pun meninjau langsung jalannya vaksinasi, dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19.

    Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 172/PWY, Jumat (06/08/2021), kegiatan serbuan vaksinasi ini adalah wujud sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah dalam mewujudkan Papua bebas dari Pandemi Covid-19 dengan cara penanganan yang serius, ekstra dan berkelanjutan. 

    Danrem 172/PWY menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi, dan juga kepada para tenaga kesehatan yang setia melayani masyarakat tanpa kenal lelah. 

    Serbuan vaksinasi hari kedua ini melibatkan 48 orang tenaga vaksinator, dan dari data yang dihimpun petugas vaksinasi menunjukkan bahwa jumlah masyarakat yang melaksanakan vaksinasi mencapai 1.367 orang. Meski melibatkan banyak orang, TNI-Polri memastikan pelaksanaan serbuan vaksinasi ini tetap berpedoman pada protokol kesehatan. []

  • Protipe I Laser Warning System dan Remote Controlled Weapon Station untuk Ranpur Tank Scorpion Dibuat

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, meninjau pembuatan Prototipe I laser warning system (LWS) dan Remote Control Weapon System atau Remote Control Weapon Station (RCWS) untuk Ranpur Tank Scorpion di Worksop PT. Respati Solusi Rekatama Cibitung Bekasi, Kamis, 5 Agustus 2021.

    Direktur PT. Respati Solusi Rekatama Bapak Dhitya Yudhistira menyampaikan, Laser (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation ) merupakan penguatan cahaya melalui emisi dari radiasi yang distimulasi atau dirangsang.

    Laser yang sudah dikembangkan saat ini terdiri dari beberapa jenis. Berdasarkan sifat keluarannya, jenis laser dapat dibagi dalam dua kategori yaitu laser kontinu (CW) dan laser pulsa. Laser kontinu memancarkan cahaya yang tetap selama medium lasernya di eksitasi sementara itu laser pulsa memancarkan cahaya dalam bentuk pulsa pada interval waktu tertentu.

    “Hingga saat ini, Indonesia belum bisa memproduksi Laser Warning System (LWS) sedangkan kita memiliki kemampuan SDM yang mampu untuk membuat LWS walaupun komponen dan sensor masih tetap harus impor,”

    Laser ini, sering digunakan di berbagai aplikasi di bidang militer, antara lain digunakan untuk mengukur jarak sasaran musuh sebelum melakukan penembakan. Untuk menghindari tembakan musuh diperlukan sebuah sistem yang akan mendeteksi laser musuh yang digunakan untuk mengukur jarak. Sistem ini dikenal dengan nama Laser Warning System.

    Adapun Laser Warning System (LWS) saat ini belum diproduksi di Indonesia sehingga kebutuhan sistem ini harus melalui import. Mengingat sistem ini sangat penting guna mendukung alutsista, maka perlu adanya penelitian tentang Laser Warning System (LWS) agar dapat diproduksi dalam negeri sehingga dapat mengurangi biaya dan ketergantungan terhadap produk luar negeri.

    “Saat ini progress pembuatan Prototipe I laser warning system (LWS) untuk Ranpur Tank Scorpion mencapai 55 % ditargetkan penyelesaian pada bulan November, ” ungkapnya berdasarkan keterangan tertulis.

    Pada kesempatan yang sama, Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama menyampaikan, Latar belakang pembuatan Prototipe I laser warning system (LWS) Untuk Ranpur Tank Scorpion di Worksop PT. Respati Solusi Rekatama cukup beralasan karena dihadapkan dengan Rencana Strategis dan Arah Kebijakan Pembangunan Kekuatan TNI AD.

    Menurutnya, ini mempedomani arah pembangunan kekuatan TNI AD yang berorientasi pada pencapaian tugas-tugas TNI AD dalam rangka menunjang tugas pokok TNI, maka pembangunan kekuatan mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) TNI AD yang ditetapkan serta menyesuaikan secara adaptif.

    “Dislitbang TNI AD sebagai bagian dari kekuatan TNI AD, harus memenuhi ketentuan di mana dalam setiap perencanaan program kegiatan yang terkategori sebagai bagian dari upaya pembangunan kekuatan TNI AD termasuk diantaranya Program Litbanghan harus berdasarkan Renstra yang ditetapkan, “tegasnya.

    Kadislitbangad menambahkan bahwa perencanaan Program Litbanghan Dislitbang TNI AD dalam Pengembangan produk pertahanan dan keamanan dalam negeri mulai gencar dilakukan untuk membatasi tingginya ketergantungan Indonesia terhadap produk pertahanan dan keamanan dari luar negeri.

    “Hingga saat ini, Indonesia belum bisa memproduksi Laser Warning System (LWS) sedangkan kita memiliki kemampuan SDM yang mampu untuk membuat LWS walaupun komponen dan sensor masih tetap harus impor. Komponen dan sensor yang diimpor akan mempunyai nilai lebih dan mengurangi ketergantungan pembelian alat jadi dari luar negeri. Efek lain yang bisa diharapkan adalah peningkatan kualitas alutsista dan kemudahan perawatan karena pembuatan dilakukan dalam negeri,” tandasnya. []

  • Kasad dan Komandan USARPAC Sematkan Wing Terjun Garuda Airborne

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Commanding General USARPAC USA General Charles A. Flynn, menyematkan wing terjun kepada 569 penerjun usai melaksanakan penerjunan bersama dalam latihan “Garuda Airborne”, di titik tinjau penerjunan, daerah Talang Sipin Puslatpur Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu, 4 Agustus 2021.

    Latihan penerjunan Garuda Airborne yang merupakan bagian dari latihan Garuda Shield ini diikuti oleh penerjun dari kedua negara, terdiri dari 91 penerjun TNI AD dan 478 penerjun US Army

    TNI
    Latihan penerjunan Garuda Airborne yang merupakan bagian dari latihan Garuda Shield diikuti oleh 91 penerjun TNI AD dan 478 penerjun US Army. (Foto: peloporberita.com/TNI)

    .

     

    Mereka Berangkat dari AS dengan menggunakan 9 Pesawat C-17 Globe Master dengan rincian manifest pesawat pertama dengan 42 peterjun, pesawat kedua 70 peterjun, pesawat ketiga 71 peterjun, pesawat ke empat 68 peterjun, pesawat kelima 68, pesawat ke enam 72, pesawat ketujuh 50, pesawat kedelapan 68 dan pesawat terakhir 60 peterjun dengan titik pendaratan di Area Puslapur Martapura Sumatera Selatan.

    Sebelum melakukan penerjunan, para penerjun yang terpilih dari satuan TNI AD yang berkualifikasi Para atau Lintas Udara ini, berlatih bersama dengan prajurit Divisi 82 Airborne US Army di Fort Bragg, North Carolina, Amerika Serikat sejak 16 Juli 2021.

    Latihan Bersama Garuda Airborne ini merupakan penerjunan lintas negara yang baru pertama kali dilakukan antar militer kedua negara dan merupakan bagian dari Latihan Bersama Garuda Shield-15 tahun 2021 yang dilaksanakan dari tanggal 1 sampai dengan 15 Agustus 2021. []

  • Danrem 023/KS Tinjau Vaksinasi di Pulau Terpencil, Bantu Sembako dan Perlengkapan Sekolah

    www.pelopor.ID, Jakarta – Danrem 023/KS Tinjau Vaksinasi di Pulau Terpencil, Bantu Sembako dan Perlengkapan Sekolah, Komandan Korem 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf Febriel Buyung Sikumbang,S.H,M.M memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat Pulau Mursala yang sangat antusias mengikuti Serbuan Vaksinasi TNI dosis kedua.

    Hal itu disampaikan Pemegang tongkat Komando Korem 023/Kawal Samudera tersebut, saat melaksanakan peninjauan proses vaksinasi dosis kedua di wilayah Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Sabtu (31/07/21).

    Dalam keterangan tertulis Kodim 0211/Tapteng, Minggu (1/8/2021), kegiatan digelar di pulau terpencil, yakni Pulau Mursala, yang merupakan bagian dari Desa Tapian Nauli 1, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

    “Antusias masyarakat sangat bagus, mereka tidak ragu-ragu untuk divaksin. Lagi pula, vaksinasi ini sangat penting untuk meningkatkan imun tubuh, agar mampu membentengi tubuh kita dari paparan Virus Corona,” kata Danrem.

    Dalam kunjungannya, Orang nomor satu di Korem 023/KS itu juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sekitar, yaitu berupa 100 paket Sembako dan 30 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak sekolah di Pulau terpencil Kabupaten Tapanuli Tengah itu.

    “Saya mengingatkan kepada masyarakat, walaupun sudah divaksinasi dosis I dan II, harus tetap mentaati protokol kesehatan dimanapun berada. Tetap menerapkan 5M, seperti wajib memakai masker, mencuci tangan usai beraktivitas, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujar Perwira Lulusan Akademi Militer Tahun 1995 itu.

    Pulau Mursala merupakan pulau terluar dari Kabupaten Tapteng. Pulau ini terletak di sebelah Barat Daya Kota Sibolga. Untuk mencapai ke Pulau ini, hanya bisa melalui jalur laut menggunakan speed boat dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

    Sementara itu, Komandan Kodim 0211/TT, Letkol Inf Dadang Alex,S.Sos memaparkan, dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di wilayah teritorial Kodim 0211/Tapanuli Tengah, penyuntikan vaksin secara massal dilakukan hingga ke pelosok daerah. Bahkan, vaksinasi ‘Dalihan Na Tolu’ menyasar hingga ke pulau terluar Tapteng.

    “Kita berharap serbuan vaksinasi TNI dosis I dan dosis II bisa menjangkau secara menyeluruh, sehingga laju penyebaran Covid-19 bisa Kita kurangi, bahkan dihentikan,” kata Dadang Alex.

    Menurut Perwira TNI-AD Lulusan Akademi Militer Tahun 1999 itu, vaksinasi massal dosis kedua ini dalam rangka serbuan vaksinasi TNI. Pelaksanaannya digelar oleh Pemkab Tapteng bersama Kodim 0211/TT, Lanal Sibolga dan Sat Radar 234 Sibolga.

    Sementara itu, tokoh nasyarakat Pulau Mursala, Ama F Gulo mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah dan TNI yang telah melaksanakan program vaksinasi dosis kedua secara gratis kepada warga, khususnya bagi warga yang berada di pulau terpencil.

    “Kami tidak perlu jauh-jauh lagi untuk vaksinasi, dekat dan mudah. Kami juga mendapat bantuan paket sembako dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak kami. Terima kasih buat bapak-bapak TNI yang sudah banyak membantu kami warga Pulau Mursala,”terang Ama F Gulo.

    Dalam kunjungannya ke Pulau Mursala, Danrem 023/KS bersama Ketua Koorcab Korem 023/KS PD I/BB Ny Ina Febriel Sikumbang didampingi Dandim 0211/TT, Letkol Inf Dadang Alex,S.Sos, Danramil 05/Kolang Kapten Inf Legiman, Ketua Persit Cabang XLIV Dim 0211/TT, Ny Dadang Alex,S.Sos beserta Pengurus lainnya, Ketua IKKT PWA Sat Radar 234 Sibolga, Danik Damardita dan petugas Dinas Kesehatan Pemkab Tapteng. ()

  • Personel Kesehatan Satgas Yonif 144/JY Periksa Kesehatan Warga dan Sosialisasi Prokes

    www.pelopor.ID, Jakarta – Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY memeriksa kesehatan warga dengan cara mendatangi rumah ke rumah (door to door) warga yang sakit serta menyosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 di Desa Sungai Pisau Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

    Menyambangi rumah warga yang yang sakit merupakan wujud kepedulian Satgas Pamtas terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia termasuk hampir di seluruh wilayah NKRI termasuk dalam hal ini wilayah perbatasan.

    “Tim Kesehatan kami selalu siap siaga apabila ada warga yang sakit di sekitar pos, baik mereka mendatangi pos kita, kita lakukan pengobatan secara gratis, maupun mendatangi rumah-rumah warga secara berkala, ” ucap Dansatgas Yonif 144/JY, Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Badau, Rabu (28/7/2021).

    Dijelaskannya, selain pelayanan kesehatan door to door, dirinya juga menekankan kepada setiap personel Satgas agar menyosialisasikan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 di wilayah perbatasan.

    Salah seorang warga, Nenek Zuli (63) yang mendapat pengobatan karena sakit yang dideritanya, sangat bersyukur atas kepedulian personel Satgas mendatangi dan memeriksa warga yang sakit.

    “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak TNI yang telah sudi membantu mengobati saya, memberi saya obat, selama ini saya berobat sekedarnya saja, tanpa pemeriksaan dokter, terima kasih juga untuk pemberian maskernya, ” ujar Zuli sambil meneteskan air mata.

    Terjun langsung membantu pengobatan warga, Letda Inf Aula Dinata Selaku Danton kesehatan bersama anggota kesehatan Satgas melakukan pemeriksaan suhu tubuh, tensi dan pemberian obat.

    “Kebanyakan warga yang sakit demam lemas dan kurang nafsu makan ditambah dengan faktor usia lanjut, ” pungkasnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta selalu mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.

    (TK/Red)

  • Mayjen TNI Heri Wiranto Terjun Langsung mengecek Kesiapan Latma Garuda Shield

    www.pelopor.ID, Jakarta – Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) memimpin Apel Gelar Kesiapan Pasukan Latma Garuda Shield di Kodam VI/Mulawarman yang berlangsung di Lapangan Mayonif R 600/Modang.

    Latihan tersebut merupakan latihan yang telah di programkan oleh TNI Angkatan Darat yang digelar di tiga daerah latihan yaitu di wilayah Kodam II/Swj, Kodam VI/Mlw dan Kodam XIV/Mdk akan diselenggarakan Agustus mendatang.

    Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam VI/Mlw, Minggu (25/7/2021), Pangdam mengatakan bahwa apel pengecekan kesiapan Latma Garuda Shield tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan seluruh penyelenggara latihan, pelaku maupun pendukung latihan dari mulai sarana prasarana personel dan unsur unsur yang terkain untuk mendukung kegiatan.

    “Secara umum persiapan sudah baik dan saya yakin mereka sudah siap untuk melaksanakan latihan,” ujar Pangdam

    Menurutnya, latihan tersebut merupakan latihan yang luar biasa karena belum pernah dilaksanakan latihan dengan skala besar menggunakan pasukan yang cukup banyak antara TNI-AD dengan US Army dan Latma Garuda Shield 15/2021 merupakan pertama kali dilaksanakan di Kodam VI/Mulawarman.

    “Khusus untuk latihan di wilayah Kalimantan Timur di Kodam VI/Mulawarman ini kita melibatkan Batalyon Infantery Raider 600/Modang kekuatannya untuk pelaku latihan sejumlah 120 orang dan unsur pendukung mungkin sekitar 50 sampai 100 orang dan ini semua nanti akan dilibatkan di latihan sarana prasarana mulai dari peralatan alat angkut kapal ADRI yang akan kita gunakan,” ungkapnya.

    Lebih lanjut lagi Pangdam juga menjelaskan bahwa selama pelaksaan latihan mereka tidak berinteraksi dengan masyarakat luar sama sekali dan mereka hanya berinteraksi dengan pelaku latihan khususnya pelaku latihan dari batalyon dan unsur unsur pendukung pelatih dari Kodam VI/Mulawarman.

    “Karena latihan tersebut sudah direncanakan dengan sedemikian rupa agar mendapatkan manfaat dari materi tetapi juga tidak akan memberikan dampak yang lain kepada masyarakat,” pungkasnya. (TK/Red)

  • Cegah Timbulnya Bibit Penyakit, Satgas Yonif 512/QY Lakukan Fogging Rumah Warga Perbatasan Papua

    www.pelopor.ID, Jakarta – Cegah timbulnya bibit penyakit, tingginya curah hujan yang turun pada beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Keerom, mendorong personel Pos Kalipao Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY untuk melakukan fogging di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Jumat (23/07/2021).

    Danpos Kalipao Serka Ernandy Singgih juga memberikan imbauan dan mengajak warga Kampung Yuwainda untuk bersama-sama mejaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari munculnya bibit-bibit penyakit.

    Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat melalui rilis tertulisnya, Sabtu (24/7/2021) menjelaskan bahwa upaya fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota TNI terhadap kesehatan warga di wilayah perbatasan.

    “Kegiatan fogging dan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan ini merupakan upaya kami untuk mencegah timbulnya wabah penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk. Karena mayoritas, wilayah Kabupaten Keerom tingkat kasus penyakit malaria cukup tinggi, ” terang Letkol Taufik.

    Dijelaskannya, sasaran pelaksanaan fogging yang dilakukan oleh anggota Pos Kalipao ini meliputi dalam rumah warga, bawah (kolong) rumah, saluran air dan area sekeliling rumah, serta beberapa ruang kelas sekolahan yang ada di SD YPPK Yuwainda.

    Warga dan anak-anak Kampung Yuwainda terlihat sangat senang dengan fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao.

    Martinus (32) Kepala Pemuda Kampung Yuwainda yang juga membantu proses Fogging mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota Pos Kalipao kepada Kampung Yuwainda.

    “Kami mewakili warga kampung sangat berterima kasih kepada abang-abang dari Pos yang sudah memfogging rumah-rumah warga disini, semoga kebaikan abang-abang Pos semua selalu diberkati Tuhan, ” ucap Martinus.

    Selain itu, Lazarius Muenda selaku Kepala Kampung Yuwainda juga berterima kasih kepada anggota Pos Kalipao atas kepeduliannya terhadap warga Kampung Kalipao, dirinya juga akan mengimbau kepada warga yang lain agar bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan Kampung Yuwainda. (TK/Red)