Kategori: TNI

  • Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI

    peloporberita.com/ | Jakarta – Rumah Sakit Tingkat II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang akan menjadi rumah sakit percontohan pelayanan publik terintegrasi di lingkungan TNI. Rumah Sakit Tk. II dr. Soedjono Magelang merupakan Rumah Sakit TNI-AD dan pusat layanan rujukan kesehatan Angkatan Darat di wilayah Kodam IV/ Diponegoro.

    Rumah Sakit Tk. II 04.05.01 dr.Soedjono yang berdiri sejak tahun 1917 bertekad untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan komitmen, semangat dan dedikasi yang tinggi serta mengikuti perkembangan teknologi yang tepat guna.

    “Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju.” 

    Berbagai pelayanan yang dilakukan antara lain, pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap dan layanan penunjang medis yang telah ditingkatkan baik fasilitas/sarana maupun tenaga dokter dan tenaga kesehatan.

    Semua peningkatan pelayanan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan yang berkualitas serta kenyamanan bagi pasien selama menjalani pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Tk.II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang.

    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang
    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    “Sebagai salah satu terobosan layanan, Rumah Sakit Tk II 04.05.01 dr. Soedjono, kini meluncurkan layanan antar jemput pasien untuk pelayanan poliklinik Fisioterapi,” tutur Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk II 04.05.01 dr. Soedjono Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT, Senin, 23 Agustus 2021.

    “Layanan dapat dipesan dengan menghubungi nomor layanan +62-8122-7022-722. Layanan antar jemput adalah fasilitas layanan di unit fisioterapi untuk menjemput pasien dengan ketentuan radius sejauh 5 kilometer, dengan perjanjian atau kesepakatan tanpa dipungut biaya penjemputan maupun pengantaran pasien dengan ambulans,” sambungnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, layanan unggulan yang tersedia di RS Tk II 04.05.01 dr. Soedjono meliputi Kemoterapi, Bedah Syaraf, Fisioterapi, Hemodialisa (cuci darah), Medical Check Up (MCU) serta Laboratorium PCR. Selain itu juga dilengkapi berbagai Poliklinik mulai dari poli umum, Poli anak, Poli internis (penyakit dalam), THT, hingga pemeriksaaan kesehatan jiwa.

    Khusus Fasilitas Unit Fisioterapi RS Tk II 04.05.01 dr Soedjono memiliki peralatan yang lengkap dan canggih seperti Hydro therapy dengan kolam dan Whirpool, Vacumed serta alat-alat latihan yg menggunakan sistem komputer.

    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang
    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Dengan sistem jaringan online, masyarakat di wilayah Kota Magelang maupun di luar wilayah Magelang dapat melakukan pendaftaran pasien dan jadwal praktek dokter spesialis secara online.

    Selain itu RS Tk 04.05.01 II dr Soedjono juga sudah menjadi pelopor pemanfaatan sistem ERM atau Elektronik Rekam Medik di jajaran RS TNI AD dengan menggunakan sistem yang terintegrasi mulai pendaftaran sampai pasien mendapatkan obat secara paperless, sesuai dengan konsep green hospital yang ramah lingkungan meminimalisasi penggunaan kertas.

    “Kami melayani semua pasien rujukan maupun pasien biasa, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan jadwal dokter sesuai dengan kebutuhan pengobatan pasien,” tegas Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT.

    “Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju.” lanjutnya.

    “Hal ini menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan, bukan hanya kepada warga Magelang, tetapi seluruh masyarakat yang akan berobat ke Rumah Sakit dr. Soedjono, dan harapan kami dapat memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat tanpa membedakan,” tandasnya.[]

  • Satgas Yonif 512/QY Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Perbatasan Papua

    peloporberita.com/ | Jakarta – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga perbatasan Papua yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19, kepada Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Sabtu, 21 Agustus 2021.

    “Terima kasih Bapak Tentara sudah kasih kita sembako, kami warga kampung merasa terbantu dengan adanya Bapak Tentara di sini, semoga Tuhan selalu berkati Bapak Tentara.”

    Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 22 Agustus 2021 menjelaskan, bakti sosial yang dilakukan Pos Karang tersebut merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Satgas Yonif Mekanis 512/QY membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini.

    Satgas Yonif 512/QY Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Perbatasan Papua
    Satgas Yonif 512/QY Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Perbatasan Papua. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Kegiatan yang dipimpin oleh Danru Karang Serda Giantoro bersama dengan beberapa anggota tersebut disambut baik oleh warga Kampung Yuwainda. Serda Giantoro menyampaikan bahwa masyarakat yang dikunjungi merasa senang dan berterima kasih atas pembagian paket sembako yang diberikan oleh anggota Pos Karang.

    Salah satu warga Kampung Yuwainda bernama Marice (44) yang dikunjungi mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang dan berterima kasih atas pembagian paket sembako yang dilakukan oleh Pos Karang tersebut.

    “Terima kasih Bapak Tentara sudah kasih kita sembako, kami warga kampung merasa terbantu dengan adanya Bapak Tentara di sini, semoga Tuhan selalu berkati Bapak Tentara, ” sebut Marice. []

  • Diduga Aniaya Anak Dibawah Umur, 2 Oknum Prajurit TNI AD Diproses Hukum

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pimpinan TNI AD memastikan bahwa 2 oknum prajurit dari Kodim 1627/Rote Ndao, berinisial Serma MSB Babinsa Ramil 1627-03/Batutua dan Serka AODK Batiminpers akan diproses secara hukum.

    Keduanya, diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Petrus Seuk (13) warga Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain yang diduga mencuri HP milik Serka AODK.

    Kepastian proses hukum terhadap oknum prajurit berinisial MSB dan AODK ini, diungkapkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu, 21 Agustus 2021 di Madispenad Jakarta Pusat.

    Kadispenad menjelaskan, sesuai perintah Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa kepada para pejabat TNI AD terkait, agar terus melakukan investigasi dan memproses secara hukum terhadap oknum anggota TNI AD yang melakukan tindak pidana penganiayaan anak dibawah umur ini.

    Tatang pun menegaskan, bahwa TNI AD akan terus memegang teguh komitmen kepada setiap oknum prajuritnya yang melakukan pelanggaran.

    “Tidak ada kata lain selain proses hukum bagi setiap prajurit yang melanggar, serta mendorong untuk dilakukan visum terhadap korban di RS terbesar di Rote Ndao sebagai bukti tambahan,” tandasnya. []

  • Kasad Pimpin Sertijab 4 Pejabat TNI AD dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat 18 Pati TNI AD

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Empat Pejabat di Lingkungan TNI AD dan Laporan Koprs Kenaikan Pangkat 18 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, di Lobby Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat, 20 Agustus 2021.

    Empat jabatan Pati yang diserahterimakan antara lain, Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto kepada Mayjen TNI Agus Subiyanto, Pangdam XVI/Pattimura dari Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin kepada Mayjen TNI Bambang Ismawan, Asintel Kasad dari Mayjen TNI Bambang Ismawan kepada Mayjen TNI Suko Pranoto dan Direktur Topografi Angkatan Darat (Dirtoppad) dari Brigjen TNI Asep Edi Rosidin kepada Kolonel Ctp Adik Sugiyanto.

    Selanjutnya, Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin menduduki jabatan baru sebagai Pangkogabwilhan III, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menduduki jabatan baru sebagai Irjenad, Mayjen TNI Agus Subiyanto sebelumnya menjabat Danpampres, sedangkan Mayjen TNI Suko Pranoto sebelumnya menjabat Wakil Irjenad.

    Pada kesempatan yang sama, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa juga menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 18 Pati TNI AD yaitu, Mayjen TNI Ferry Supriyanto, S.Sos., Mayjen TNI Sammy Ferrijana, S.Sos., M.Si., Mayjen TNI Hendi Hendra Bayu P, S.H., M.H., Mayjen TNI Marrahmat, S.I.P., M.Tr. (Han).

    Kemudian, Brigjen TNI Alfatoni, Brigjen TNI Purwadi, Brigjen TNI Echsan Sutadji, S.Sos., M.M., Brigjen TNI Werdi Widodo, S.Psi., Brigjen TNI Sukabi, S.E., M.M., CFrA., Brigjen TNI Jimmy Alexander Adirman, S.E.., Brigjen TNI Suteikno Suleman, Brigjen TNI Bambang Eko Pratolo, S.E., M.Tr. (Han).

    Selanjutnya, Brigjen TNI drg. Moch. Zaelani, Sp. Pros., M.A.R.S., Brigjen TNI Dr Drs Luhut Simbolon, M.Si. M.M CIQnR, CIQaR., Brigjen TNI Tri Haryono, S.Sos., M.M., Brigjen TNI Putut Witjaksono Hadi, S.I.P., Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., dan Brigjen TNI Heru Langlang Buana, S.I.P., M.Si.

    Pada acara tersebut ditampilkan profil masing-masing pejabat dalam tayangan Videotron serta Serah Terima Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dari masing-masing istri pejabat yang melaksanakan Sertijab dipimpin Ketua Umum Persit KCK Ibu Hetty Andika Perkasa.

    Sebagai acara penutup dilaksanakan foto bersama Kasad dan Ketua Umum Persit KCK dengan pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan maupun pejabat yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat beserta istri. []

  • Oknum TNI AD Pelaku Pemukulan di Kramat Jati, Jalani Pemeriksaan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Sertu SP, Babinsa Koramil Palmerah yang diduga melakukan pemukulan terhadap warga bernama Ojos (32) di Bale Kambang Kramat Jati Jakarta Timur, kini sudah dalam proses pemeriksaan pihak Kodim 0503/Jakarta Barat.

    Hal ini, diungkapkan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna, dalam keterangan tertulisnya hari Jumat, 20 Agustus 2021 di Madispenad Jakpus.

    Kadispenad menjelaskan, kejadian bermula pada hari Senin, 16 Agustus 2021 lalu. Saat itu Sertu SP akan mengantar anaknya berobat bertemu dengan korban, yang tiba-tiba menuduh Sertu SP telah melaporkan korban ke polisi.

    Mendapat tuduhan tanpa bukti, spontan Sertu SP mencekik dan menampar sebanyak satu kali di pipi korban. Adapun korban dalam kejadian ini bernama Ojos, ia merupakan residivis dalam kasus narkoba, yang telah beberapa kali tertangkap polisi.

    Di sisi lain, Sertu SP dan korban merupakan tetangga dekat. Selain itu, korban pernah menjalani hukuman penjara di LP Cipinang selama 5 tahun dalam kasus kepemilikan narkoba. Terakhir, korban ditangkap Polisi pada bulan Juli 2021, dalam kasus yang sama.

    Menurut Tatang, meskipun kasus pemukulan yang dilakukan oleh Sertu SP telah diselesaikan melalui jalur kekeluargaan, namun proses hukum tetap berjalan sesuai aturan/ketentuan hukum yang berlaku bagi siapapun personel TNI AD yang melakukan tindakan indisipliner/tindak pidana. Selanjutnya Sertu SP akan diserahkan ke pihak Denpom II Cijantung (sesuai TKP) untuk menjalani proses penyidikan selanjutnya.

    Komitmen TNI AD untuk mendorong penyelesaian pelanggaran yang dilakukan oleh oknum prajuritnya ke ranah hukum hingga tuntas, sungguh patut mendapatkan apresiasi dalam rangka mewujudkan TNI AD ke depan yang semakin profesional dan dicintai rakyat. []

  • Selain Menjadi Tenaga Pendidik, Pratu Siregar Juga Sosialisasikan Prokes di SD Bakul

    peloporberita.com/ | Jakarta  – Pratu Siregar anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY menjadi tenaga pendidik sambil sosialisasikan protokol kesehatan di SD Bakul Desa Labian Irang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman dalam rilis tertulisnya di pos Kotis Badau, Rabu (18/8/2021).

    “Harapannya, anak-anak generasi penerus bangsa bisa menjadi harapan bangsa di kemudian hari di tengah keterbatasan sarana prasarana sekolah serta kondisi yang terjadi saat ini.”

    Selain menjadi tenaga pengajar, Pratu Siregar juga menyosialisasikan protokol kesehatan kepada para siswa agar selalu menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

    “Pendidikan merupakan faktor utama yang sangat penting dalam menunjang kemajuan suatu bangsa, namun hal yang tidak kalah pentingnya adalah menerapkan prokes di tengah pandemi yang belum berakhir untuk saling menjaga kesehatan, ” katanya.

    Lebih lanjut dikatakan Danyonif, keberadaan Pratu Siregar di sekolah untuk menjadi tenaga pendidik di SD Bakul mengajarkan matematika dan wawasan kebangsaan.

    “Harapannya, anak-anak generasi penerus bangsa bisa menjadi harapan bangsa di kemudian hari di tengah keterbatasan sarana prasarana sekolah serta kondisi yang terjadi saat ini,” ungkapnya.

    Sementara itu, Pratu Siregar mengatakan keberadaan dirinya di wilayah perbatasan ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga warga di sini maupun anak-anak untuk mematuhi protokol kesehatan agar semuanya terhindar dari penyebaran Covid – 19.

    Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SD Bakul, Bernande Talin menyatakan rasa terima kasihnya kepada personel Satgas yang bukan saja memberikan siswa-siswanya materi pelajaran dan wawasan kebangsaan, namun juga sosialisasi prokes untuk mendisiplinkan para siswa saling menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid – 19.

    “Saya sangat senang dan berterima kasih sekali kepada Bapak Satgas yang telah membantu mengajar di sekolah kami dan memberikan banyak hal positif, termasuk mematuhi prokes, sehingga anak kami bisa bertambah wawasannya dan lebih berdisiplin,” tegas Bernande Talin. []

  • Latihan Bersama Garuda Shield ke-15 TNI AD dan US Army Resmi Ditutup

    peloporberita.com/ | Jakarta – Latihan Bersama Garuda Shield ke 15 tahun 2021 antara TNI AD dan US Army yang berlangsung selama dua minggu (1 sampai dengan 14 Agustus 2021) di tiga daerah latihan (Baturaja, Amborawang, dan Makalisung) secara resmi ditutup.

    Acara penutupan itu, dipimpin Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si bersama Commander of 25th Inf Div US Army Major General Joseph A. Ryan selaku Inspektur Upacara yang dipusatkan di lapangan upacara Puslatpur Kodiklatad, Baturaja. Sabtu, (14/8/2021).

    Latihan Bersama Garuda Shield ke-15 TNI AD dan US Army Resmi Ditutup. (Foto: peloporberita.com/TNI)

    Wakasad saat membacakan amanat Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, bahwa Latma Garuda Shield-15/2021 berbeda dengan yang sebelumnya karena dilaksanakan di tiga daerah latihan secara paralel, dimana latihan tersebut dirasakan manfaatnya bagi kedua Angkatan Darat dalam meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan profesionalisme kemampuan militer masing-masing prajurit.

    “Together We Can”

    “Di samping itu, juga terjalinnya hubungan person to person yang lebih kuat, saling berinteraksi, berbagi ilmu dan pengalaman, ide maupun pendapat dalam memecahkan berbagai persoalan taktis yang dihadapi sekaligus menumbuhkan sikap saling percaya, saling mengerti, dan saling menghargai,” tutur Kasad dalam amanat tertulisnya.

    Latihan Bersama Garuda Shield ke-15 TNI AD dan US Army Resmi Ditutup. (Foto: peloporberita.com/TNI)

    Latihan terbesar dalam sejarah kerjasama militer TNI AD dan US Army inipun diharapkan dapat lebih mempererat kerja sama, interoperabilitas dan sinergi mulai dari level strategis sampai dengan tingkat operasional akan semakin mudah terbentuk melalui komunikasi secara langsung di lapangan sehingga membawa kontribusi nyata bagi terwujudnya perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan.

    Sementara itu, Major General Joseph A. Ryan dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada Kasad beserta para pejabat TNI AD yang telah menyelenggarakan latihan ini dengan luar biasa dari mulai tahap perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan, sehingga dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman.

    Latma Garuda Shield yang telah dimulai sejak tahun 2007 ini telah memberikan pelajaran luar biasa dan merupakan fondasi bagi kemitraan TNI AD dan US Army yang berkelanjutan melalui latihan-latihan lainnya di masa akan datang.

    Upacara penutupan yang dipusatkan di Puslatpur Kodiklatad Baturaja ini, juga dihadiri oleh Dankodiklatad, Aster Kasad, Waasintel Kasad Bidang Inteltek dan Hublu, Waaslat Kasad Bidang Kermamil, serta tamu undangan lainnya.

    Di akhir upacara penutupan itu, para peserta upacara, pejabat TNI AD serta US Army membentangkan bendera Indonesia dan Amerika, sebagai wujud rasa hormat dan bakti terhadap negara serta simbol kerjasama yang baik antara TNI AD dan US Army melalui moto “Together We Can”. []

  • Prajurit TNI AD Lawan US Army dalam Sport and Culture Day

    peloporberita.com/ | KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa bersama istrinya, Hetty Andika Perkasa, menghadiri acara sport day and culture day di Yonif 600 R/Modang Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (13/08/2021). Ada berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam acara itu, antara lain permainan bakiak, floating carpet, dragon snake dan tarik tambang. 

    Saat melihat pertandingan antara Prajurit TNI AD dan US Army, Jenderal Andika merasa ada kebersamaan dan hubungan yang sangat dekat antara para prajurit itu. Menurutnya, perbedaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan teknik pertempuran bisa dipelajari, tapi yang tidak bisa terlewatkan dari latihan ini adalah ikatan, kerjasama dan persaudaraan.

    Baca juga: TNI-Polri bersama Pemerintah Kota Jayapura Gelar Serbuan Vaksinasi

    “Saya sangat senang dengan apa yang telah dicapai. Saya ingin persaudaraan dan persahabatan ini terus berlanjut. Prajurit Yonif 600 R/Mdg terus berkomunikasi, saling tukar nomor HP sehingga persahabatan ini terus berlanjut”, pesan Jenderal Andika.

    Tidak hanya di Balikpapan, sport and culture day juga berlangsung cukup meriah dan penuh keakraban antara prajurit TNI AD dan US Army di lapangan Aula Garuda Puslatpur Baturaja. Sebelumnya, para prajurit itu terlibat latihan bersama Garuda Shield 15/2021 selama dua minggu, sejak tanggal 01-12 Agustus 2021.

    Baca juga: Mayjen TNI Heri Wiranto Terjun Langsung mengecek Kesiapan Latma Garuda Shield

    Setelah melaksanakan senam aerobic dalam acara sport and culture day, para prajurit pun melaksanakan pertandingan berbagai cabang olahraga, seperti bola voli, tenis meja dan sepak takraw. Selain itu juga ditampilkan berbagai kesenian daerah, meliputi Tari Daerah Baturaja, Tari Kulintang, Rampak Gendang, Pencak Silat, Angklung, dan atraksi bela diri dari prajurit TNI AD.

    Sedangkan para prajurit TNI AD dan US Army yang terlibat latihan Garuda Shield–15/2021 di daerah latihan Makalisung, juga ikut melaksanakan sport day di lapangan Rindam XIII/Merdeka, Bitung dengan menampilkan sejumlah pertandingan olah raga, seperti bola voli, sepak bola, sepak takraw dan tarik tambang. []

  • Satpolair dan Koramil 1612-03 Reo Ikuti Test Antigen, Hasilnya Semua Negatif

    peloporberita.com/ | NTT – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polsek Reo dan Koramil 1612 – 03 Reo melakukan Rapid Diagnostik Test Antigen terhadap anggotanya. Kegiatan ini, dilakukan pada hari Kamis, 12 Agustus 2021 pukul 10.00 WITA di Mako Polsek Reo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Test antigen ini, dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Reo. Sedangkan jumlah anggota yang dirapid, sebanyak 28 orang yang terdiri dari 20 orang anggota Polsek Reo, 5 orang anggota Koramil 1612 – 03 Reo dan 4 anggota Satpolair.

    “Dari hasil pemeriksaan Rapid Diagnostik Test Antigen, seluruh Anggota Polsek Reo, Satpolair dan Koramil 1612 – 03 Reo dinyatakan negatif Covid-19.”

    Juru bicara Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Kecamatan Reo Muhamad Saleh yang memimpin kegiatan ini menjelaskan, rapid test Antigen dilaksanakan dengan cara mengambil cairan hidung setiap anggota menggunakan alat ez fonder swabs.

    Sementara petugas medis yang mengambil sampel cairan pada hidung, juga dilengkapi APD berupa baju hazmat, masker dan face shield.

    "Dari hasil pemeriksaan Rapid Diagnostik Test Antigen, seluruh Anggota Polsek Reo, Satpolair dan Koramil 1612 – 03 Reo dinyatakan negatif Covid-19," tutur Muhamad Saleh kepada wartawan peloporberita.com/.

    Kegiatan rapid test Antigen di lingkungan Polres Manggarai dan Kodim 1612 Manggarai ini, bertujuan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi secara dini penyebarannya terhadap anggota TNI – Polri. Kegiatan ini, dipantau langsung oleh Kapolsek Reo Ipda Muhammad Andi Fayet Sanusi, S. Tr. K. []

    Penulis: Piter Bota/NTT

  • Satgas Yonif 144/JY Bantu Nakes Gelar Vaksinasi di Batas Negeri

    peloporberita.com/ | Jakarta – Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY membantu tenaga medis Puskesmas Lanjak, Desa Sepandan Kecamatan Batang Lupar Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

    “Kami banyak mengucapkan terima kasih kepada bapak TNI dari Satgas yang telah membantu kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, sehingga warga bisa antri dengan baik dan berjalan tertib.”

    Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman menjelaskan, membantu tenaga medis Puskesmas, merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah terkait dengan pencegahan penyebaran Virus Covid-19 yang belum berakhir sampai sekarang.

    Satgas Yonif 144/JY
    Satgas Yonif 144/JY Bantu Nakes Gelar Vaksinasi di Batas Negeri. (Foto: peloporberita.com/TNI)

    “Kegiatan vaksinasi Covid-19 ini mendapatkan perhatian dan antusisme dari masyarakat hal ini terlihat banyaknya warga yang datang untuk menjalani vaksinasi," tuturnya berdasarkan keteranga tertulis yang diterima peloporberita.com/, Senin, 9 Agustus 2021.

    Sementara Iwan selaku tenaga Kesehatan di Puskesmas Lanjak, menyatakan sangat terbantu dengan adanya personel Satgas dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini.

    “Kami banyak mengucapkan terima kasih kepada bapak TNI dari Satgas yang telah membantu kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, sehingga warga bisa antri dengan baik dan berjalan tertib,” ungkap Iwan.

    Acara vaksinasi ini, dipimpin oleh Serka Eri S dan tiga rekannya. Mereka, saling berkerja sama dalam membantu tenaga medis, mulai dari mengatur antian, pelaksanaan tensi, serta mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan serta menjaga jarak dalam antrian.[]