Kategori: Internasional

  • PM Australia Sindir Keputusan KFC Atasi Masalah Selada

    Jakarta | Harga selada telah melonjak hingga 300% di sejumlah kota di Australia akibat banjir yang menghancurkan lahan pertanian baru-baru, ini dan juga harga bahan bakar global yang melonjak signifikan.

    Melansir AFP, satu bongkah selada gunung es atau iceberg lettuce yang biasanya dijual dengan harga sekitar $2, kini dijual hampir $8 di Sydney dan Melbourne.

    Hal itu membuat jaringan restoran KFC di Australia mengambil keputusan mengurangi selada dan mencampurnya dengan kubis dalam produk Zinger Burgers mereka, dengan pembagian 50-50 selada-kubis.

    “Karena banjir yang terjadi baru-baru ini di NSW (New South Wales) dan QLD (Queensland), kami saat ini mengalami kekurangan selada. Jadi, kami menggunakan campuran selada dan kubis pada semua produk yang terdapat selada di dalamnya sampai pemberitahuan lebih lanjut,” tulis KFC Australia di situs webnya.

    Ini adalah kejadian kedua kalinya KFC Australia dilanda kekurangan bahan makanan, setelah pada Januari harus memodifikasi menu akibat kelangkaan ayam. Pasalnya, Ingham’s yang merupakan pemasok ayam terbesar di Australia, saat itu tengah mengalami kekurangan staf akibat masifnya penyebaran Covid-19 varian Omicron di seluruh negara bagian Australia timur.

    Menanggapi keputusan KFC mencampur selada dengan kubis, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menjulukinya sebagai keputusan “gila” dan menyindir situasinya telah menjadi “krisis” nasional.

    Albanese bahkan membuat lelucon dengan mengatakan akan berkumpul dengan pejabat tinggi pada Kamis (09/06/2022) untuk membahas melonjaknya biaya selada dan keputusan KFC.

    “Kubis tidak sama dengan selada. Itu salah. Aku akan memasukkannya ke dalam daftar rapat Kabinet hari ini. Cabbage-gate,” kata Albanese kepada radio KIIS FM Sydney.[]

  • Menkes Vietnam dan Wali Kota Hanoi Tersandung Skandal Covid

    Jakarta | Polisi Vietnam awal pekan ini menangkap menteri Kesehatan Vietnam Ngoc Anh dan wali kota Hanoi Nguyen Thanh Long, menyusul tuduhan bahwa mereka terlibat dalam skandal alat tes virus corona senilai USD 170 juta.

    Penangkapan itu terjadi ketika Vietnam meningkatkan gerakan anti-korupsi setelah skandal Viet A, di mana para pejabat disuap untuk memasok rumah sakit dengan alat tes Covid-19 yang sangat mahal.

    Menurut pernyataan resmi di situs web kementerian keamanan publik Vietnam, surat perintah penangkapan untuk Ngoc Anh dikeluarkan atas tuduhan melanggar peraturan tentang pengelolaan dan penggunaan aset negara, serta menyebabkan kerugian dan pemborosan selama masa jabatannya sebagai menteri ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Sedangkan surat perintah untuk Nguyen Thanh Long dikeluarkan atas tuduhan menyalahgunakan posisi dan kekuasaan saat melakukan tugas resmi.

    “Setelah disetujui oleh Kejaksaan Agung, Kementerian Keamanan Publik telah melaksanakan keputusan dan perintah sesuai dengan hukum,” ungkap pernyataan itu yang dikutip dari AFP.

    Kedua pejabat itu sudah dikeluarkan dari keanggotaan Partai Komunis, yang disusul dengan pencopotan dari posisi mereka sebagai menteri dan wali kota sebelum ditangkap polisi.

    Sejumlah pejabat Pusat Pengendalian Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) provinsi lainnya juga telah ditangkap dalam beberapa bulan terakhir, akibat keterlibatan mereka dalam membuat, memproduksi dan menggunakan alat uji Viet A.

    Direktur Jenderal Viet A, Phan Quoc Viet, menghadapi tuduhan menyuap pejabat kesehatan untuk menjual peralatan perusahaan ke rumah sakit dan CDC provinsi, dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding biaya produksi, menghasilkan total USD 172 juta. Sekitar USD 34 juta dari penghasilan itu digunakan kembali untuk penyuapan.[]

  • AS dan Tiongkok Diduga Bakal Bentrok dalam Dialog Shangri-La

    Jakarta | Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok diprediksi akan menggunakan pertemuan keamanan utama Asia pekan ini untuk bertukar pukulan atas segala hal, mulai dari kedaulatan Taiwan hingga perang di Ukraina, meskipun kedua pihak telah menunjukkan kesediaan membahas tentang mengelola perbedaan.

    Dialog Shangri-La, yang menarik para pejabat tinggi militer, diplomat dan pembuat senjata dari seluruh dunia, akan berlangsung pada 10-12 Juni di Singapura, pertama kalinya acara itu diadakan sejak 2019 setelah ditunda dua kali karena pandemi.

    Di sela-sela KTT, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Nasional Tiongkok Jenderal Wei Fenghe diprediksi akan menggelar pertemuan tatap muka pertama mereka, sejak Presiden AS Joe Biden menjabat lebih dari dua tahun lalu.

    “Kami berharap, dari sudut pandang kami, substansi pertemuan itu akan difokuskan pada pengelolaan persaingan dalam isu-isu regional dan global,” kata seorang pejabat senior AS seperti dikutip dari Reuters.

    Hubungan antara AS-Tiongkok memang sudah tegang dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari perang Tiongkok terhadap Taiwan, aktivitas militernya di Laut Tiongkok Selatan dan upaya Beijing memperluas pengaruh di kawasan Pasifik.

    Meskipun KTT difokuskan pada masalah keamanan Asia, invasi Rusia ke Ukraina akan tetap menjadi pusat diskusi. Konflik yang dimulai sejak 24 Februari 2022 itu telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat kota menjadi puing-puing.

    Dengan modal militer dan politik AS yang terserap oleh perang di Ukraina, Austin akan berada di bawah tekanan untuk meyakinkan saingan Tiongkok di Asia bahwa mereka dapat mengandalkan Washington.

    “Mereka mengatakan bahwa Tiongkok adalah ancaman besar dan mereka bahkan mengatakan itu adalah ancaman akut. Namun tampaknya sebagian besar perhatian dan sumber daya pada dasarnya ditujukan ke Eropa,” kata mantan pejabat senior Pentagon Elbridge Colby.

    Pembicaraan bilateral antara AS-Tiongkok dan sebagian besar konferensi, kemungkinan akan fokus pada Taiwan.

    Tiongkok yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, telah meningkatkan aktivitas militer di dekat pulau itu selama dua tahun terakhir, menanggapi apa yang disebutnya kolusi antara Taipei dan Washington.[]

  • Biden Rayu Para Pemimpin Amerika Latin dengan Berbagai Janji

    Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghadiri KTT Amerika Latin pada Rabu (08/06/2022), dengan misi untuk merayu kembali kawasan itu ketika pemerintahannya menjanjikan kerja sama ekonomi, investasi, dan program yang lebih besar untuk melatih 500.000 pekerja kesehatan.

    Biden berharap bisa mempererat hubungan dengan wilayah yang lama dilihat oleh Washington sebagai wilayahnya, namun di mana Tiongkok dengan cepat muncul sebagai investor utama, meskipun pemerintah AS telah berfokus pada kemajuan sederhana daripada proposal besar-besaran.

    “Kita perlu menunjukkan bahwa demokrasi dapat benar-benar efektif untuk warganya,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken seperti dikutip dari AFP, Kamis (09/06/2022).

    Beberapa jam sebelum Biden tiba, Gedung Putih mengumumkan Korps Kesehatan Amerika baru yang bertujuan meningkatkan keterampilan 500.000 petugas kesehatan di seluruh wilayah, mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19.

    Pejabat administrasi mengatakan, pelatihan kesehatan akan menelan biaya USD 100 juta, meskipun AS tidak akan memberikan kontribusi semuanya dan akan berusaha mengumpulkan dana, termasuk melalui Pan American Health Organization.

    Selama pandemi, Tiongkok telah meningkatkan perannya di Amerika Latin, salah satunya dengan bergerak lebih awal untuk memasok vaksin. Kemudian, musuh bebuyutan AS, Kuba, juga sudah lama mengekspor dokter pegawai negaranya.

    Secara terpisah, Biden akan mengumumkan rencana untuk kemitraan ekonomi di seluruh belahan bumi, meskipun ada beberapa komitmen konkret sebagai bagian darinya.

    Pengumuman itu muncul sehari setelah Wakil Presiden AS Kamala Harris merinci investasi sektor swasta senilai USD 1,9 miliar di El Salvador, Guatemala dan Honduras yang miskin dan dilanda kekerasan.

    Masalah yang disebut Segitiga Utara, serta Haiti, telah menghasilkan melonjaknya jumlah migran ke AS, memicu kehebohan domestik ketika pendahulu Biden, Donald Trump, menuntut upaya untuk menghentikan mereka.[]

  • Kohl’s Mulai Pembicaraan Eksklusif untuk Dijual ke Franchise Group

    Jakarta | Jaringan ritel department store Amerika Serikat (AS) Kohl’s Corp. sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk dijual dalam kesepakatan yang dapat bernilai sekitar USD 8 miliar.

    Perusahaan yang berbasis di Wisconsin itu mengatakan telah memasuki pembicaraan eksklusif dengan perusahaan induk ritel Franchise Group Inc., yang akan berlangsung selama tiga minggu. Perusahaan juga mengatakan bahwa kesepakatan tidak dijamin.

    Franchise Group, yang memiliki merek termasuk Vitamin Shoppe, telah menawarkan sekitar USD 60 per saham untuk Kohl, mengutip laporan The Wall Street Journal.

    Menurut sejumlah orang yang mengetahui masalah tersebut, perusahaan telah bersaing dengan Sycamore Partners, perusahaan ekuitas swasta yang mengajukan tawaran di pertengahan USD 50 per saham.

    Beberapa pekan lalu, Kohl’s telah mengindikasikan kepada penawar bahwa mereka percaya perusahaannya bernilai setidaknya USD 70 per saham, meskipun kondisi sulit bagi pengecer dan untuk membiayai pembelian dengan leverage mungkin telah mengekang ekspektasi harganya.

    Sementara itu, Franchise Group memang dikenal mengakuisisi dan mengelola sebagian besar perusahaan waralaba.

    Menurut sejumlah orang yang mengetahui masalah tersebut, meskipun Franchise Group hanya memiliki kapitalisasi pasar USD 1,5 miliar, ada cara di mana perusahaan dapat membuat pembelian lebih terjangkau, seperti dengan menggandeng investor yang ada atau dengan menjual real estate.[]

  • Kamboja dan Tiongkok Ubah Pangkalan Militer Picu Ketakutan AS

    Jakarta | Kamboja dan Tiongkok telah memulai proyek yang didanai Tiongkok untuk mengubah pangkalan angkatan laut, sekitar 200 km melalui laut dari provinsi Trat, Thailand. Amerika Serikat (AS) pun khawatir fasilitas itu akan digunakan untuk militer Tiongkok.

    Namun kedua negara menyangkal tuduhan itu, dengan Phnom Penh mengatakan bahwa pembangunan pangkalan itu bukan rahasia.

    “Itu tidak ditargetkan pada pihak ketiga mana pun, dan akan kondusif untuk kerja sama praktis yang lebih erat antara kedua militer, pemenuhan kewajiban internasional yang lebih baik, dan penyediaan barang publik internasional,” kata duta besar Tiongkok Wang Wentian seperti dilansir dari Reuters.

    Menteri Pertahanan Kamboja Tea Banh mengatakan bahwa proyek yang dibiayai dengan hibah Tiongkok itu juga mencakup peningkatan dan perluasan rumah sakit, serta sumbangan peralatan militer dan perbaikan delapan kapal perang Kamboja.

    “Ada tuduhan bahwa pangkalan Ream yang dimodernisasi akan digunakan oleh militer Tiongkok secara eksklusif. Tidak, sama sekali tidak seperti itu,” kata Banh.

    “Jangan terlalu khawatir, basis Ream sangat kecil. Itu tidak akan menimbulkan ancaman bagi siapa pun, di mana pun,” lanjutnya.

    Wang menambahkan bahwa fasilitas itu akan memperdalam persahabatan yang erat antara kedua negara dan membantu memodernisasi angkatan laut Kamboja.

    Pangkalan militer itu telah menjadi titik lemah dalam hubungan AS-Kamboja selama bertahun-tahun, dengan Washington menduga pangkalan itu akan diubah untuk digunakan oleh Tiongkok ketika berusaha menopang pengaruh internasionalnya dengan jaringan pos-pos militer.

    Juru bicara kedutaan AS Stephanie Arzate mengatakan, AS dan negara-negara lain di kawasan itu telah menyatakan keprihatinan tentang kurangnya transparansi tentang maksud, sifat, dan ruang lingkup proyek ini, serta peran Tiongkok dalam pembangunannya.

    “Kehadiran militer RRT eksklusif di Ream dapat mengancam otonomi Kamboja dan merusak keamanan regional,” kata Arzate.[]

  • Pitt Tuduh Jolie Jual Kebun Anggur Prancis untuk Menyakitinya

    Jakarta | Brad Pitt menuduh mantan istrinya Angelina Jolie berusaha menyakitinya, dengan menjual sahamnya di kebun anggur mereka di Prancis kepada seorang oligarki Rusia.

    Tuduhan, yang dibuat dalam pengajuan pengadilan baru sebagai bagian dari gugatan Pitt terhadap Jolie untuk penjualan Chateau Miraval, adalah duri terbaru dalam pertempuran hukum antara mantan pasangan aktor Hollywood itu yang mengajukan gugatan cerai pada 2016.

    Sebelumnya pada Oktober lalu, Jolie menjual sahamnya di kebun anggur Prancis selatan, yang merupakan tempat dia dan Pitt melangsungkan pernikahan mereka, kepada Tenute del Mondo, anak perusahaan konglomerat minuman miliarder Rusia, Yuri Shefler.

    Melansir AFP, Pitt menggugat pada bulan Februari dan mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk tidak pernah menjual kepentingan mereka tanpa persetujuan yang lain, dan menuduh Jolie mencari keuntungan sendiri.

    Pernah menjadi pasangan paling terkenal, Pitt dan Jolie pertama kali bersama setelah berperan sebagai pembunuh yang sudah menikah dalam film “Mr. and Mrs. Smith” yang rilis pada 2005. Padahal saat itu, Pitt masih menikah dengan sesama aktor, Jennifer Aniston.

    A-listers mengumumkan pada 2018 bahwa mereka telah mencapai penyelesaian damai atas enam anak mereka, tiga biologis dan tiga diadopsi, namun kesepakatan apa pun tampaknya dengan cepat berantakan.

    Pada Juli lalu, Jolie mencetak kemenangan dalam pertempuran hak asuh mereka karena hakim pribadi yang mengawasi perceraian dan masalah hak asuh mereka didiskualifikasi dari kasus tersebut.[]

  • PBB: Israel yang Harus Disalahkan Atas Konflik dengan Palestina

    Jakarta | Penyelidik tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pendudukan Israel dan diskriminasi terhadap warga Palestina adalah penyebab utama dari siklus kekerasan yang tak berkesudahan.

    Hal itu diungkapkan dalam laporan setebal 18 halaman yang terutama berfokus pada evaluasi garis panjang investigasi, dan keputusan PBB di masa lalu tentang situasi tersebut, dan bagaimana dan jika temuan itu diimplementasikan.

    Untuk diketahui, Dewan HAM PBB atau United Nations Human Rights Council tahun lalu menunjuk sebuah tim penyelidik tingkat tinggi untuk menyelidiki semua akar penyebab yang mendasari konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade.

    Di sisi lain, pihak Israel membantah hal tersebut dan menyatakan “tidak berniat” melakukannya.

    Mengutip AFP, Israel telah menolak bekerja sama dengan Komisi Penyelidikan atau Commission of Inquiry (COI) yang dibentuk tahun lalu, setelah perang 11 hari Hamas-Israel pada Mei 2021, yang menewaskan 260 warga Palestina dan 13 orang di pihak Israel.

    Israel di masa lalu dengan keras mengkritik pemimpin penyelidik Navi Pillay, mantan kepala hak asasi PBB dari Afrika Selatan, lantaran dianggap mendukung agenda anti-Israel. Kementerian Luar Negeri Israel pun mengecam seluruh penyelidikan sebagai “perburuan penyihir”.

    Laporan itu dianggap sepihak dan dinodai dengan kebencian terhadap negara Israel dan berdasarkan serangkaian panjang laporan sepihak dan bias sebelumnya.

    Israel dan sekutunya telah lama menuduh badan hak asasi tertinggi PBB bias anti-Israel, menunjuk antara lain fakta bahwa Israel adalah satu-satunya negara yang secara sistematis dibahas di setiap sesi dewan reguler, dengan item agenda khusus khusus.

    COI, yang merupakan penyelidikan tingkat tertinggi yang dapat diperintahkan oleh dewan, adalah penyelidikan kesembilan yang telah diperintahkan ke dalam pelanggaran hak di wilayah Palestina.[]

  • The Academy Tunjuk CEO Baru Bill Kramer Gantikan Dawn Hudson

    Jakarta | The Academy of Motion Picture Arts and Sciences menunjuk Bill Kramer sebagai CEO barunya menggantikan Dawn Hudson. Hal ini mengakhiri masa kepemimpinan Hudson selama 11 tahun yang penuh gejolak, antara lain mencakup kontroversi #OscarsSoWhite, perluasan besar keanggotaan grup, dan peristiwa tamparan Will Smith.

    Hudson pertama kali mengumumkan rencana pengunduran dirinya pada Oktober lalu, tak lama setelah pembukaan museum film besar baru Academy di Los Angeles yang sukses.

    “Kramer adalah pilihan ideal untuk memimpin pada momen penting bagi organisasi ini,” kata Presiden Academy David Rubin dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.

    Kramer, yang akan mulai menjabat CEO Academy bulan depan, mengawasi hampir USD 400 juta dalam penggalangan dana untuk Academy Museum, yang direncanakan selama beberapa dekade, dan telah menjadi prioritas utama untuk masa depan organisasi.

    Sebagai kelompok pembuat film paling elit di Hollywood, yang juga mengawasi Oscar, Academy harus menghadapi banyak kontroversi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk tuduhan kurangnya keragaman ras. Academy juga dihujani kritik karena kelangkaan nominasi kulit hitam selama gerakan #OscarsSoWhite, yang muncul pada 2015.

    Kemudian, Hudson dan para pemimpin senior Academy juga menghadapi kritik lantaran dianggap kurang bereaksi setelah Smith memukul komedian Chris Rock di atas panggung saat upacara Oscar tahun ini.

    Academy mengatakan Smith diminta untuk meninggalkan ruang dansa Hollywood tak lama setelah serangan itu, namun klaim itu dibantah, termasuk oleh perwakilan Smith.

    Tak lama setelah pertengkaran itu, Smith yang memenangkan Academy Award untuk aktor terbaik, kemudian dilarang menghadiri Oscar untuk dekade berikutnya.[]

  • Merkel Tak Menyesali Warisan Kebijakannya Terhadap Rusia

    Jakarta | Mantan kanselir Jerman Angela Merkel membela kebijakan penahanannya selama bertahun-tahun terhadap Rusia, dengan mengatakan dia tidak perlu meminta maaf, bahkan ketika perang Rusia-Ukraina menghapus warisannya.

    Dalam wawancara besar pertamanya sejak mengundurkan diri enam bulan lalu, Merkel bersikeras bahwa dia tidak naif dalam berurusan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

    “Diplomasi tidak salah hanya karena tidak berhasil,” kata Merkel dalam wawancara yang disiarkan di saluran berita Phoenix.

    Dia mengingat dukungannya terhadap sanksi ekonomi terhadap Rusia atas pencaplokan Krimea tahun 2014, dan upaya Jerman-Prancis untuk menjaga proses perdamaian Minsk untuk Ukraina tetap hidup.

    “Saya tidak melihat bahwa saya harus mengatakan ‘itu salah’ dan itulah mengapa saya tidak perlu meminta maaf,” kata mantan rektor konservatif itu.

    Merkel pun mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah menandai titik balik.

    “Tidak ada pembenaran apa pun untuk perang agresi yang brutaldan ilegal”, ujar Merkel seraya menambahkan bahwa Putin telah membuat kesalahan besar.

    “Dia ingin menghancurkan Eropa. Sangat penting bagi Uni Eropa untuk tetap bersatu sekarang,” ujar Merkel seperti dilansir dari AFP.

    Namun Merkel menepis kritik bahwa dia telah salah dengan menghalangi Ukraina bergabung dengan NATO pada 2008, dengan mengatakan bahwa saat itu belum siap dan dia ingin menghindari eskalasi lebih lanjut dengan Putin, yang sudah marah tentang perluasan aliansi militer ke arah timur.

    Merkel juga bersikeras bahwa pakta perdamaian Minsk 2014-2015, yang kini compang-camping, pada saat itu dipandang sebagai taruhan terbaik untuk mengakhiri pertempuran di Ukraina timur antara separatis pro-Rusia dan tentara Ukraina.

    Menurut Merkel, proses perdamaian membawa ketenangan yang memberi Ukraina tujuh tahun ekstra untuk berkembang sebagai negara demokrasi dan memperkuat militernya. Ia pun mengaku sangat menghormati Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

    Namun Merkel bersikeras bahwa tidak ada cara untuk menghindari berurusan dengan Putin karena Rusia, seperti Tiongkok, terlalu besar untuk diabaikan.[]