Kategori: Internasional

  • Kinetic Bakal Akuisisi Operator Bus Tingkat London USD 787 Juta

    Jakarta | Operator kereta komuter dan bus tingkat ikonik London, Go-Ahead Group Plc, akan diakuisisi oleh kelompok investor Kinetic. Nilai transaksi itu mencapai £ 648 juta atau sekitar USD 787 juta.

    Berdasarkan laporan Bloomberg, pemegang saham Go-Ahead akan menerima total 1.500 pence per saham secara tunai. Angka itu mewakili premi 24% untuk harga penutupan Go-Ahead pada Jumat pekan lalu yang merupakan hari perdagangan penuh terakhir sebelum muncul laporan pengambilalihan Go-Ahead.

    Kinetic, yang didukung oleh dana pensiun Kanada OPTrust, bekerja sama dengan perusahaan transportasi Spanyol, Globalvia Inversiones SAU, dalam menjalankan proses akuisisi ini.

    Kinetic sendiri menjalankan jaringan bus terbesar di Australia dan Selandia Baru, sedangkan Globalvia mengoperasikan kereta metro di empat kota di Spanyol dan juga konsesi jalan raya internasional.

    Bukan hanya Kinetic yang berminat mengakuisisi Go-Ahead, melainkan datang juga minat dari operator transportasi yang terdaftar di Sydney, Kelsian Group Ltd.

    Bahkan, Kelsian menegaskan sudah memasuki tahap pembicaraan awal dengan Go-Ahead mengenai pengambilalihan. Selain itu disebutkan juga bahwa seluruh tawaran potensial akan berbentuk tunai.

    Go-Ahead mengoperasikan hampir seperempat bus London, termasuk sejumlah armada tanpa emisi kota. Perusahaan tersebut juga menjalankan Govia Thameslink, perusahaan kereta api terbesar di Inggris, yang bertanggung jawab atas layanan kereta komuter ke London serta jalur Gatwick Express ke salah satu bandara ibu kota.

    Saat ini, minat akuisisi terhadap perusahaan transportasi Inggris memang sedang naik, lantaran investor bertaruh pada rebound pasca-Covid dan mencari pengembalian jangka panjang yang stabil yang ditawarkan oleh kontrak yang didukung pemerintah.[]

  • Sequoia Galang USD 2,85 Miliar untuk Startup di India dan ASEAN

    Jakarta | Firma kapital, Sequoia India dan Sequoia Asia Tenggara, telah mengumpulkan dana senilai USD 2,85 miliar untuk mendukung perusahaan rintisan, di tengah pasar saham mengguncang perusahaan teknologi.

    Dari angka itu, sebanyak USD 2 miliar disalurkan untuk dana ventura dan pertumbuhan India. Sedangkan sisanya untuk dana khusus Asia Tenggara.

    “Penggalangan dana ini, yang datang pada saat pasar mulai mendingin setelah kenaikan yang sangat lama, menandakan komitmen mendalam kami terhadap wilayah tersebut,” ujar pihak perusahaan seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (14/06/2022).

    Sequoia yang telah memasuki India sejak 16 tahun lalu hingga kini telah memperluas sayapnya ke Asia Tenggara. Salah satu portofolionya adalah perusahaan Indonesia, Gojek dan Tokopedia, yang kini telah merger menjadi GoTo Group.

    Saat ini, aset yang dikelola Sequoia India dan Asia Tenggara mencapai sekitar USD 9 miliar. Mereka telah berinvestasi di lebih dari 400 startup di seluruh India dan Asia Tenggara, yang 36 di antaranya bernilai lebih dari USD 1 miliar, termasuk Byju’s dan Zomato.

    Meski demikian, tidak semua investasi berhasil. Salah satunya adalah startup yang bergerak di bidang mode, Ankiti Bose, yang tersandung kasus dugaan penyimpangan keuangan oleh pemimpinnya.

    Perusahaan tersebut telah memecat sang CEO dan jajaran dewan pun menunjuk penasihat keuangan independen untuk mengeksplorasi pilihan untuk masa depan Ankiti Bose.[]

  • VW Dituduh Melanggar HAM Selama Era Kediktatoran Militer di Brasil

    Jakarta | Produsen mobil Jerman Volkswagen pada Selasa (14/06/2022), menghadapi audiensi dengan jaksa Brasil, atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di sebuah peternakan yang dijalankannya selama kediktatoran militer Brasil pada 1970-an dan 80-an, termasuk kerja paksa, pemerkosaan dan pemukulan.

    Jaksa telah mengumpulkan berkas 90 halaman yang mereka sebut mendokumentasikan kekejaman bertahun-tahun yang dilakukan oleh manajer Volkswagen dan menyewa senjata di sebuah peternakan sapi milik perusahaan di lembah hutan hujan Amazon pada era tersebut.

    Dalam upaya terbaru untuk membawa keadilan atas pelanggaran yang dilakukan di bawah rezim militer Brasil 1964-1985, kantor kejaksaan federal untuk urusan perburuhan memanggil perwakilan VW ke sidang di Brasilia untuk menjawab bukti pelanggaran, termasuk penyiksaan dan pembunuhan di properti di negara bagian utara dari Para, yang dikenal sebagai Fazenda Vale do Rio Cristalino.

    “Ada pelanggaran berat dan sistematis terhadap hak asasi manusia, dan Volkswagen bertanggung jawab secara langsung,” kata ketua jaksa Rafael Garcia seperti dilansir dari AFP.

    Volkswagen telah menolak berkomentar secara spesifik tentang kasus ini, dengan mengatakan bahwa pertama-tama perlu kejelasan atas semua tuduhan. Namun melalui email, perusahaan itu menyatakan berkomitmen untuk berkontribusi sangat serius pada penyelidikan.

    Pada 2020, Volkswagen setuju untuk membayar 36 juta reais atau setara USD 6,4 juta pada saat itu, sebagai kompensasi untuk berkolaborasi dengan polisi rahasia Brasil selama kediktatoran untuk mengidentifikasi tersangka lawan kiri dan pemimpin serikat pekerja di operasi lokalnya, yang kemudian ditahan dan disiksa.[]

  • Amazon Bakal Memulai Pengiriman dengan Drone di California

    Jakarta | Amazon.com mengumumkan pengiriman drone yang akan debut di California, Amerika Serikat (AS). Rencananya, perusahaan e-commerce itu akan mulai mengirimkan sejumlah pesanan ke pelanggannya melalui drone pada akhir tahun ini.

    Dalam sebuah pernyataan, Amazon mengatakan bahwa pelanggannya di kota Lockeford, California Utara, akan dapat mendaftar untuk pengiriman gratis dengan drone “Prime Air”.

    Juru bicara Amazon mengatakan kepada AFP bahwa drone dapat membawa beban seberat lima pon (2,2 kilogram) dalam paket seukuran kotak sepatu besar.

    Barang-barang yang disetujui untuk pengiriman drone akan mencakup produk-produk rumah tangga, barang-barang kecantikan, perlengkapan kantor dan peralatan teknologi.

    Amazon mengatakan telah menciptakan sistem canggih untuk memungkinkan drone-nya mendeteksi dan menghindari pesawat, manusia, hewan peliharaan, dan rintangan lainnya.

    Selanjutnya, Amazon akan menggunakan umpan balik dari operasi di California untuk memperluas layanan drone ke wilayah lain di AS.

    Selain Amazon, Walmart juga menawarkan pengiriman drone. Bahkan, Walmart mengumumkan akan memperluas layanan ke enam negara bagian pada akhir tahun, dengan potensi untuk menurunkan satu juta paket setiap tahun.

    Tak hanya peritel, berbagai perusahaan mulai dari perusahaan rintisan baru hingga perusahaan teknologi besar, seperti Google-parent Alphabet, juga sedang mengerjakan pengiriman drone otonom.[]

  • Pindah Markas, Boeing Yakin Bakal Kebanjiran Permintaan

    Jakarta | Produsen pesawat Boeing Co. yakin bakal kebanjiran permintaan, seiring dengan proyeksi pertumbuhan penumpang udara di masa depan dan maskapai juga melakukan peremajaan armada.

    “Saya pikir itu akan menjadi lebih kuat. Permintaan pesawat terbang lebih dari sekadar bubble,” kata Chief Executive Officer (CEO) Boeing Dave Calhoun seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/06/2022).

    Untuk diketahui, Boeing telah meresmikan markas baru di Arlington, Virginia. Boeing sebagai kontraktor pertahanan utama Amerika Serikat (AS), juga berencana mengembangkan pusat penelitian dan teknologi di daerah Arlington.

    Calhoun menjelaskan salah satu alasan pihaknya memilih Arlington adalah letaknya yang sangat berdekatan dengan Pentagon, yang merupakan pelanggan terbesar Boeing di dunia.

    Sementara itu, markas lama Boeing yang berlokasi di Chicago, yang merupakan gedung pencakar langit dengan 36 lantai dan bernilai USD 200 juta, telah berada di persimpangan untuk kampanye efisiensi biaya bagi Boeing. Sebelumnya, perusahaan itu telah kehilangan sejumlah properti, termasuk markas besar pesawat komersialnya di Seattle.

    Pemindahan markas besar Boeing ke Chicago pada 2001 terjadi setelah 85 tahun perusahaan itu berada di Seattle, menyusul mergernya pada 1997 dengan kompetitor yang berbasis di St. Louis, McDonnell Douglas.[]

  • Perang Rusia Ukraina Picu Pertumbuhan Senjata Nuklir Global

    Jakarta | Tahun-tahun mendatang diprediksi akan menjadi momen pertumbuhan bagi persenjataan nuklir global untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin. Padahal, selama periode Januari 2021-Januari 2022, jumlah senjata nuklir mengalami sedikit penurunan.

    Lembaga think-tank Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm atau Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) mengatakan, pada Januari 2022, jumlah global hulu ledak nuklir turun menjadi 12.705, dari 13.080 hulu ledak pada Januari 2021.

    SIPRI menyebutkan dalam serangkaian penelitian baru, perang Rusia-Ukraina dan dukungan Barat untuk Ukraina telah meningkatkan ketegangan di antara sembilan negara bersenjata nuklir di dunia.

    Menurut SIPRI, persediaan hulu ledak global dapat mulai meningkat untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, kecuali negara dengan kekuatan nuklir segera mengambil tindakan.

    “Semua negara bersenjata nuklir meningkatkan persenjataan mereka dan sebagian besar mempertajam retorika nuklir dan peran senjata nuklir dalam strategi militer mereka,” ucap Direktur Program Senjata Pemusnah Massal SIPRI Wilfred Wan seperti dikutip dari Reuters.

    Rusia hingga kini memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia, dengan total 5.977 hulu ledak, sekitar 550 lebih banyak dari Amerika Serikat (AS). Kedua negara itu memiliki lebih dari 90% hulu ledak dunia, meskipun menurut SIPRI, Tiongkok telah melakukan perluasan dengan prediksi lebih dari 300 silo rudal baru.[]

  • India dan Tiongkok Kini Jadi Pembeli Utama Minyak Rusia

    Jakarta | India dan Tiongkok kini menjadi pembeli utama minyak Rusia, ketika negara itu sedang berjuang menghadapi sanksi dari Barat akibat melancarkan invasi ke Ukraina.

    Saat ini, Rusia menjual minyaknya dengan harga diskon USD 30 hingga USD 35 per barel. Harga itu lebih murah dari minyak mentah Brent dan minyak internasional lainnya yang kini diperdagangkan sekitar USD 120 per barel.

    Perusahaan data komoditas Kpler mencatat, sepanjang tahun ini, India telah menghabiskan hampir 60 juta barel minyak Rusia.

    “Orang-orang menyadari bahwa India adalah pusat penyulingan, menerimanya dengan harga yang begitu murah, memurnikannya dan mengirimkannya sebagai produk bersih karena mereka dapat membuat margin yang kuat untuk itu,” ungkap analis utama Kpler Matt Smith seperti dikutip dari AP News.

    Centre for Research on Energy and Clean Air yang berbasis di Finlandia menyebutkan, ada sekitar 30 kapal tanker Rusia yang memuat minyak mentah menuju pantai India, menurunkan sekitar 430.000 barel per hari pada Mei lalu. Jumlah itu meningkat dari periode Januari-Maret yang hanya 60.000 barel.

    Demikian juga dengan Tiongkok yang telah menambah pembeliannya atas minyak Rusia. Tahun lalu, Tiongkok telah menjadi pembeli tunggal terbesar minyak Rusia, dengan rata-rata mencapai 1,6 juta barel per hari.

    Negara tersebut meningkatkan impornya tahun ini, setidaknya dapat membantu Pemerintah Rusia mencatat surplus transaksi hingga USD 96 miliar dari Januari-April.

    Kpler menilai, minyak mentah mengalir lebih lancar ke Asia lantaran pengiriman minyak Ural ke sebagian besar Eropa telah dipotong. India pun telah menjadi pembeli utama, yang disusul Tiongkok. Laporan pelacakan kapal menunjukkan Turki adalah tujuan utama berikutnya.[]

  • Aktor Rebel Wilson Berusaha Tangani Kontroversi dengan Anggun

    Jakarta | Aktor Rebel Wilson mengatakan sebuah surat kabar Australia telah menempatkan dia dalam “situasi yang sangat sulit” setelah penggemar menuduh publikasi menekan dia untuk mengungkapkan hubungannya dengan seorang wanita.

    Sebelumnya, aktor ‘Pitch Perfect’ itu telah mengunggah foto bersama seorang wanita ke Instagram pada Jumat, dengan keterangan “Saya pikir saya sedang mencari Pangeran Disney… tapi mungkin yang benar-benar saya butuhkan selama ini adalah Putri Disney”

    Foto itu diunggah sehari sebelum Sydney Morning Herald melaporkan telah mengetahui tentang hubungan itu dan memberi Wilson waktu dua hari untuk berkomentar.

    Di media sosial, aktivis LGBTQIA+ dan lainnya menuduh surat kabar itu memaksa Wilson untuk mengakui orientasi seksualnya, yang memang hingga kini belum diungkapkan secara terbuka oleh aktor asal Australia itu.

    Meski demikian, The Herald membantah telah menekan Wilson, dan mengatakan bahwa itu “hanya mengajukan pertanyaan”.

    Dalam komentar pertamanya tentang kontroversi tersebut, Wilson pada Minggu (12/06/2022) menanggapi seorang pengguna Twitter mengenai tuduhan The Herald.

    “Itu adalah situasi yang sangat sulit tetapi berusaha menanganinya dengan anggun,” cuit Wilson.

    Ini bukan pertama kalinya Wilson berdebat dengan media Australia. Mengutip AFP, sebelumnya pada 2017, Wilson pernah meraih rekor pembayaran pencemaran nama baik senilai 4,7 juta dolar Australia, atas serangkaian artikel yang mengklaim Wilson telah berbohong tentang nama, usia dan masa kecilnya untuk bisa memasuki industri hiburan Hollywood.

    Setelah penerbit majalah berhasil mengajukan banding, uang yang diterima Wilson direvisi menjadi 600.000 dolar Australia.[]

  • Google Bayar USD 118 Juta untuk Selesaikan Gugatan Diskriminasi Gender

    Jakarta | Google telah menyelesaikan, tanpa mengakui kesalahan, gugatan class action diskriminasi gender. Dalam gugatan itu disebutkan Google membayar karyawan wanita lebih rendah dan memberi mereka posisi peringkat yang lebih rendah daripada karyawan pria.

    Dalam sebuah pernyataan, Firma hukum Lieff Cabraser Heimann & Bernstein LLP dan Altshuler Berzon LLP mengatakan bahwa Google telah mengeluarkan USD 118 juta untuk sekitar 15.500 karyawan wanita yang telah bekerja di perusahaan itu sejak September 2013.

    Tak hanya itu, Google juga menyetujui pihak ketiga untuk menganalisis praktik perekrutan dan kompensasi sebagai bagian dari penyelesaian.

    “Sementara kami sangat percaya pada kesetaraan kebijakan dan praktik kami, setelah hampir lima tahun proses pengadilan, kedua belah pihak sepakat bahwa penyelesaian masalah, tanpa pengakuan atau temuan apa pun, adalah demi kepentingan terbaik semua orang,” kata Google dalam pernyataan yang dikutip dari AFP.

    Hal ini bermula ketika sejumlah mantan karyawan Google melayangkan gugatan ke pengadilan San Francisco pada 2017. Mereka menuduh perusahaan itu membayar wanita lebih rendah daripada pria untuk posisi yang setara.

    Google juga disebut menugaskan wanita ke posisi yang lebih rendah daripada pria dengan pengalaman serupa lantaran mereka sebelumnya mendapatkan gaji yang lebih kecil.

    Menurut salinan perjanjian yang dirilis oleh firma hukum, “Google menyangkal semua tuduhan dalam gugatan dan menyatakan bahwa itu telah sepenuhnya mematuhi semua hukum, aturan, dan peraturan yang berlaku setiap saat.”

    Seorang hakim masih harus menyetujui perjanjian, kata dua firma hukum untuk penggugat.

    Sebelumnya Google setuju pada 2021 untuk membayar USD 3,8 juta kepada Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat atas tuduhan telah mendiskriminasi perempuan dan orang Asia.[]

  • Industri Sawit Malaysia Tolak Pesanan Akibat Kekurangan SDM

    Jakarta | Kekurangan pekerja, terutama pekerja asing, membuat industri kelapa sawit Malaysia terpaksa menolak pesanan.

    Awalnya, kekurangan pekerja terjadi akibat pembatasan imigrasi terkait pandemi. Namun, Malaysia tetap belum melihat tanda-tanda pengembalian pekerja migran dari agensi terkait, meski pembatasan sudah dicabut.

    Hal itu salah satunya dipicu oleh alotnya persetujuan pemerintah dan negosiasi dengan Bangladesh dan Indonesia mengenai perlindungan pekerja.

    Malaysia termasuk pemain utama dalam industri minyak sawit global, dan hingga kini masih sangat bergantung pada pekerja asing. Pasalnya, penduduk setempat cenderung menjauhi sektor pabrik dan perkebunan yang dianggap kotor, berbahaya dan sulit.

    “Meskipun ada optimisme yang lebih besar dalam prospek dan peningkatan penjualan, beberapa perusahaan sangat terhambat dalam kemampuan mereka untuk memenuhi pesanan,” kata presiden Federasi Produsen Malaysia Soh Thian Lai, seperti dikutip dari Reuters.

    Jika kondisi ini berlarut, dikhawatirkan akan mengancam pemulihan ekonomi negara pasca-pandemi.

    Disebutkan bahwa industri minyak kelapa sawit menyumbang 5% bagi perekonomian Malaysia. Industri ini bisa kehilangan sekitar 3 juta ton kelapa sawit siap panen tahun ini akibat tidak ada yang memetik hingga busuk di pohon. Jika ditaksir, kerugiannya bisa mencapai lebih dari USD 4 miliar.[]