Kategori: Internasional

  • Putri Bill Gates Menikah Secara Islam dengan Atlet Mesir

    peloporberita.com/ | Putri Pendiri Microsoft, Jennifer Gates telah menikah secara Islam dengan atlet berkuda asal Mesir, Nayel Nassar, pada Jumat (15/10/2021) malam waktu Amerika Serikat. Kemudian, esok harinya dilakukan pencatatan sipil dan resepsi dengan 300 tamu undangan.

    Meski pernikahan dilakukan secara Islam, masih belum diketahui apakah Jennifer Gates menjadi mualaf atau tidak. Seperti diketahui, di dunia belahan barat terutama Amerika Serikat, agama adalah urusan pribadi setiap individu. “Benar-benar bukan urusan kita soal apa agama mereka,” tulis seorang netizen di kolom komentar Daily Mail.

    Sang ayah, Bill Gates, juga tampak hadir dengan mantan istrinya, Melinda French, dalam pesta pernikahan anak sulung mereka. “Aku sangat bangga pada kalian berdua untuk semua yang telah kalian raih dalam hidup sejauh ini dan semua yang akan kalian lakukan di masa depan bersama,” tulis Bill Gates.

    Melinda juga mengucapkan selamat. “Betapa bahagia merayakan cinta Jennifer dan Nayel Nassar minggu silam. Sangat bersyukur kami bisa menemukan cara untuk berkumpul dengan aman di hari istimewa ini,” tulis Melinda.

    Jennifer pun membalasnya. “Ibu terbaik bagi sang pengantin wanita. Kami mencintamu lebih dari yang bisa dideskripsikan oleh kata-kata,” tulisnya seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (20/10/2021).

    Pernikahan Jennifer Gates dan Nayel Nassar diprediksi menelan biaya USD 2 juta, terbilang sederhana untuk anak dari seorang konglomerat dengan kekayaan sekitar USD 132 miliar, menurut data Forbes.

    Jennifer Gates yang terlahir dari pasangan konglomerat memang terbiasa hidup sederhana sejak kecil. Bahkan, Jennifer baru memiliki ponsel pribadi saat berusia 14 tahun, ketika teman-temannya sudah memiliki smartphone lebih dahulu.

    Jennifer lahir di Bellevue, Washington, Amerika Serikat. Dia dibesarkan di Seattle dan mendapatkan pendidikan dari sekolah yang sama dengan ayahnya, Private Lakeside High School.

    Bill dan Melinda tentunya bisa memberikan segala kemewahan untuk anak-anaknya, namun mereka memilih untuk mendidik dengan pola asuh disiplin. Selain itu, mereka juga tidak menjanjikan warisan yang tumpah ruah, melainkan hanya akan memberikan warisan pada masing-masing anak kurang dari satu persen dari total kekayaan keluarga. []

  • Daebak! Squid Game Hasilkan US$ 891 Juta untuk Netflix

    peloporberita.com/ | Serial Squid Game yang dibintangi oleh tiga actor korea selatan, Lee Jung-jae, Park hae-soo dan Gong Yoo menghasilkan pemasukan sekitar 891 juta dolar amerika untuk Netflix.

    Kantor berita Yonhap mewartakan, laporan internal Netflix menyebutkan angka itu 41 kali lipat lebih tinggi dibanding biaya produksi serial tersebut.

    Yonhap menyebutkan, meski Netflix telah menggunakan metrik peringkat untuk konten-kontennya, namun mereka tidak mengungkap indikator spesifik kepada media, investor, atau produser program.

    Squid Game
    Film Squid Game. (Foto:Pelopor.id/IG Squid Game)

    Squid Game sendiri dinilai efektif dalam menjaring penonton, yang jumlahnya mencapai 132 juta penonton dalam tempo 23 hari sejak dirilis.

    Namun dibalik popularitasnya, banyak orang tua yang bertanya apakah film thriller besutan Hwang Dong-hyuk ini boleh ditonton anak-anak?

    Dalam film Squid Game, kita akan melihat fenomena dimana orang-orang yang memiliki utang, rela mengikuti permainan klasik masa kanak-kanak demi meraih hadiah uang tunai US$ 38 juta.

    Bagi yang kalah dalam permainan itu akan mati dengan cara yang tragis. Adapun selama 9 episode, drama Korea ini menyuguhkan banyak sekali tindakan kekerasan serta pertumpahan darah demi uang. Oleh sebab itu, Squid Game tidak cocok ditonton anak-anak di bawah usia 17 tahun. []

  • Serikat Pekerja Film AS Capai Kesepakatan dengan Aliansi Produser

    peloporberita.com/ | International Alliance of Theatrical Stage Employees (IATSE) atau Aliansi Internasional Karyawan Panggung Teater, yaitu serikat pekerja yang mewakili sekitar 60.000 pekerja di balik layar dalam industri film dan televisi, telah mencapai kesepakatan tentatif dengan Alliance of Motion Picture and Television Producers (AMPTP).

    AMPTP sendiri beranggotakan produser-produser Hollywood dan sejumlah studio besar, seperti Disney, Netflix, dan Amazon.

    “Kami berhadapan dengan beberapa perusahaan hiburan dan teknologi terkaya dan terkuat di dunia, dan kami sekarang telah mencapai kesepakatan,”kata Presiden Serikat Pekerja Matthew Loeb.

    Mereka menyetujui kontrak baru yang akan berlaku selama tiga tahun, pada Minggu (17/10/2021) waktu setempat, seperti dikutip dari Bloomberg.

    Baca juga: Squid Game Jadi Serial Netflix Paling Popular Sepanjang Masa

    Sebelumnya, serikat pekerja IATSE mengancam akan mogok mulai Senin (18/10/2021), jika tidak mencapai kesepakatan baru dengan AMPTP. Jika terjadi, aksi tersebut dikhawatirkan akan menutup produksi film dan televisi di seluruh Amerika Serikat dan menjadi yang terbesar sejak aksi mogok 2007-2008 oleh penulis skenario Hollywood.

    IATSE berusaha untuk mengurangi jam kerja dan menaikkan gaji anggotanya yang bekerja di acara untuk platform streaming, lantaran tarif yang terbilang rendah yang ditetapkan 10 tahun lalu ketika video online masih dalam masa pertumbuhan.

    Baca juga: Kalahkan Black Widow, Escape From Mogadishu Dinobatkan Sebagai Film Terlaris di Korea Selatan

    Selain itu, IATSE juga menuntut peningkatan signifikan dalam kompensasi yang harus dibayar oleh perusahaan media baru.

    Sebagai informasi, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 telah menyebabkan penundaan dan penumpukan produksi, sehingga kru harus bekerja hingga 14 jam sehari untuk menggenjot program layanan streaming. []

  • Pangeran William Kritik Jeff Bezos dan Elon Musk, Begini Penyebabnya

    peloporberita.com/ – Pangeran William, mengkritik para miliarder yang terlibat dalam perlombaan pariwisata luar angkasa untuk kesenangan pribadi.

    Para miliarder yang berupaya mengantarkan era baru perjalanan ruang angkasa menjadi hal yang komersil  antara lain, orang terkaya di dunia sekaligus bos Amazon Jeff Bezos, bos Tesla Elon Musk dan warga Inggris Richard Branson.

    Padahal menurutnya, para pemikir terbesar di dunia seharusnya fokus pada pemecahan masalah lingkungan yang dihadapi Bumi bukan mencoba menemukan tempat berikutnya untuk pergi dan tinggal.

    Pangeran berusia 39 tahun itu juga mengatakan bahwa dia “sama sekali tidak tertarik” untuk pergi ke luar angkasa sendiri dan berharap para pemikir besar dunia akan bekerja untuk mengambil tindakan lingkungan.

    William, sebelumnya dalam event iklim Cop26 memperingatkan, bahwa kendati masalah Bumi sudah mulai gawat, para pemimpin dunia hanya pandai berbicara tapi aksi mereka tidak cukup dalam menangkal perubahan iklim dan pemanasan global.

    Perubahan iklim saat ini sudah menimbulkan kecemasan yang besar khususnya pada anak-anak muda yang akan menyongsong masa depan. Dikhawatirkan Bumi nanti tidak lagi menjadi tempat yang aman untuk ditinggali dan Ia ingin memastikan anak cucunya bisa hidup dengan nyaman.[]

  • Pengawasan Diperketat, Microsoft Hentikan Layanan LinkedIn di China

    peloporberita.com/ | Microsoft menghentikan layanan LinkedIn di China, setelah tujuh tahun beroperasi di negeri tirai bambu. Keputusan ini diambil seiring dengan makin ketatnya Pemerintah China dalam mengendalikan operasional internet di negaranya.

    Berdasarkan laporan Reuters, LinkedIn menyatakan akan menggantikan platformnya pada akhir tahun ini dengan InJobs, yaitu versi yang hanya fokus pada pekerjaan. Dalam aplikasi InJobs, tidak ada umpan sosial (social feed) ataupun pilihan untuk berbagi, seperti di LinkedIn.

    “Meskipun kami telah menemukan keberhasilan dalam membantu anggota China untuk menemukan pekerjaan dan peluang ekonomi, kami belum menemukan tingkat keberhasilan yang sama dalam aspek sosial yang lebih banyak berbagi dan tetap mendapat informasi,” kata LinkedIn dalam blognya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (16/10/2021).

    Sebelumnya pada bulan Maret, LinkedIn telah menghentikan pendaftaran baru di China, sebagai upaya mematuhi Undang-Undang yang berlaku di negara itu. Dua bulan kemudian, LinkedIn termasuk di antara 105 aplikasi yang dituduh oleh regulator internet China mengumpulkan dan menggunakan informasi pribadi secara ilegal dan diperintahkan untuk melakukan perbaikan.

    Berdasarkan laporan web berita Axios, LinkedIn disebut telah memblokir profil beberapa jurnalis dan akademisi Amerika Serikat (AS) yang berisi informasi yang dianggap sensitif oleh Pemerintah China, dengan mengutip ‘konten terlarang’.

    Tidak hanya LinkedIn, jejaring media sosial barat lainnya juga mengalami nasib serupa di China, sebut saja Twitter, Facebook dan YouTube. Selain itu, Microsoft juga memiliki Bing, satu-satunya mesin pencari asing utama yang dapat diakses dari dalam yang disebut Great Firewall China, yang hasil pencariannya pada topik sensitif disensor. []

  • Qantas Airways Jual Tanah Rp 8 Triliun Untuk Bayar Utang

    peloporberita.com/ | Maskapai Australia, Qantas Airways Ltd, sepakat menjual tanahnya senilai USD 595 juta, atau setara Rp 8 triliun (kurs Rp 14.128), untuk membayar utang mereka yang terdampak pandemi.

    “Dengan penjualan ini dan dampaknya pada neraca kami, berarti kami dapat kembali berinvestasi di bagian inti bisnis kami lebih cepat,” kata CEO Qantas Alan Joyce, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/10/2021).

    Baca juga: Pengadilan Setujui Restrukturisasi Utang Thai Airways

    Tanah yang dijual itu terletak di Bandara Sydney. Pembelinya adalah sebuah konsorsium, anak usaha dari LOGOS Property Group. Targetnya, kesepakatan itu bisa selesai pada 31 Desember mendatang.

    Selain menjual tanahnya, pihak Qantas juga melakukan pembicaraan dengan LOGOS mengenai potensi opsi pengembangan bisnis. Rencananya, ada situs yang diakuisisi, termasuk kawasan khusus untuk maskapai dan penjualan lahan tambahan di dekat tanah yang baru dijual itu. Qantas berharap bisa menyelesaikan evaluasi proposal tersebut pada awal 2022.

    Baca juga: Maskapai Baru Super Air Jet Segera Terbang Perdana ke 6 Destinasi Favorit Indonesia

    Perusahaan berencana mengembangkan situs tersebut menjadi pusat logistik, e-commerce dan logistik jarak jauh. Setelah selesai, fasilitas ini diperkirakan memiliki nilai akhir AUD 2 miliar. []

  • Arab Saudi Bangun Megaproyek Senilai USD 7 Triliun

    peloporberita.com/ | Arab Saudi tengah mengembangkan enam megaproyek dengan nilai investasi diperkirakan bisa mencapai USD 7 triliun, atau setara Rp 98.896 triliun (kurs Rp 14.128), hampir Rp 100.000 triliun, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (15/10/2021).

    Melalui proyek ini, Kerajaan Arab Saudi berharap, investasi dan perekonomian negara dapat terdorong, dan juga bisa menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia.

    Baca juga: Arab Saudi Resmi Buka Pintu Umroh Bagi Indonesia

    Adapun enam proyek super raksasa itu adalah,
    1. Proyek Laut Merah
    Proyek Laut Merah bertujuan menjadikan Arab Saudi sebagai pemimpin di dunia pariwisata. Kawasan Laut Merah memiliki luas 28.000 km persegi di pantai barat Kerajaan dengan pemandangan yang menakjubkan, menampilkan gunung berapi yang tidak aktif, gurun dan berbagai satwa liar.

    Proyek ini juga akan menekankan pelestarian lingkungan dan mendorong sumber energi terbarukan, sehingga akan ada larangan penggunaan plastik sekali pakai untuk mencapai zero waste to landfill.

    2. AMAALA
    AMAALA adalah proyek yang diklaim super merah di pantai Laut Merah Arab Saudi. Proyek ini akan menawarkan fasilitas dan layanan pengalaman mewah di berbagai bidang, seperti seni, budaya, mode, kesehatan dan layanan olahraga.

    3. Qiddiya
    Qiddiya direncanakan menjadi pusat hiburan, olahraga dan seni, yang ditargetkan selesai pada 2030. Proyek yang akan dibangun di dalamnya ada taman hiburan Six Flags yang akan berisi 28 wahana dan atraksi, termasuk arena balap motor hingga lapangan golf.

    4. Proyek Pengembangan Aseer
    Tempat-tempat wisata di puncak gunung Aseer akan mengubah provinsi ini menjadi tujuan wisata sepanjang tahun, memanfaatkan potensi wisata dari keragaman geografis dan alam, budaya dan warisannya.

    5. Otoritas Pengembangan Gerbang Diriyah
    Proyek Otoritas Pengembangan Gerbang Diriyah dibangun pertama kali pada 15 Juli 2021, sebagai infrastruktur penting dari kota budaya dan warisan. Proyek pertama dibangun di Jalan Lingkar Barat Riyadh.

    Proyek dengan investasi sekitar USD 50 miliar ini akan menampilkan sejumlah restoran dan hotel mewah, dengan semua struktur dibangun bergaya arsitektur tradisional Najdi.

    6. NEOM
    Proyek ini akan menampilkan desa-desa konstruksi sehingga akan menyerap hingga 30.000 pekerja, termasuk di kantor, gudang dan perusahaan jasa konstruksi. Saat ini, Pemerintah Arab Saudi masih mencari kontraktor dan investor untuk proyek ini.

    Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, perusahaan NEOM dan Universitas Sains dan Teknologi King Abdullah juga sudah meluncurkan proyek bersama untuk membangun taman terumbu karang terbesar di dunia di Pulau Shushah di NEOM. []

  • Pemeran Squid Game, Heo Sung Tae Kebanjiran Pesan Cabul

    peloporberita.com/ | Aktor Heo Sung Tae yang memerankan karakter Deok Su di serial Netflix ‘Squid Game’, menerima banyak pesan cabul di akun Instagramnya @heosungtae.

    Tidak hanya penggemar dari Korea Selatan, penggemar dari luar negeri juga terus mengirimkan pesan kepada Heo Sung Tae. Tingginya popularitas serial Squid Game memang secara otomatis ikut melambungkan nama para pemeran drama Korea itu.

    Baca juga: Kalahkan Black Widow, Escape From Mogadishu Dinobatkan Sebagai Film Terlaris di Korea Selatan

    Sayangnya, kebanyakan pesan yang diterima Heo Sung Tae berisikan kata-kata cabul. “Mereka terus mengirimiku pesan di Instagram, memintaku untuk membawa mereka ke toilet,” ujar aktor yang akan berusia 44 tahun di bulan Oktober ini.

    Jika sudah menonton serialnya, Anda pasti tahu apa yang dilakukan Deok-su (Heo Sung Tae) di toilet. Berbagai komentar dan pesan nakal itu merujuk pada adegan seks di kamar mandi yang muncul dalam episode 4 Squid Game.

    Baca juga: Viral Tiktok, Oppa Willy Disebut Lee Min Ho Indonesia

    Dalam adegan ini, Jang Deok Su (Heo Sung Tae) berbohong kepada Han Mi Nyeo (Kim Joo Ryeong) dan memikatnya ke kamar mandi, kemudian mereka melakukan adegan panas. Adegan ini pun sempat ramai dibahas antara netizen Korea karena mereka teringat dengan ucapan Heo Sung Tae di sebuah acara tahun 2016.

    “Istri saya sudah melarang saya syuting adegan ranjang. (Dia sudah memberikan batasan),” kata Sung Tae saat itu. Istrinya masih memberi toleransi adegan telanjang, tapi tidak dengan adegan ranjang, seperti dikutip dari Kompas.com. []

  • Merck & Co Ajukan Izin Tablet Covid-19 Pertama di AS

    peloporberita.com/ – Merck & Co Inc pada senin, 11 Oktober 2021 mengatakan bahwa mereka telah mengajukan izin kepada otoritas penggunaan obat darurat Amerika Serikat (AS). Izin kali ini diajukan untuk tablet perawatan pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

    Langkah ini menjadikan Merck & Co menjadi yang pertama obat antivirus oral untuk penyakit tersebut. Tablet ini seperti dilansir dari Reuters, dapat diminum di rumah yang fungsinya sebagai pengobatan, molnupiravir.

    Selain itu, obat tersebut diklaim dapat mengurangi separuh kemungkinan kematian atau dirawat di rumah sakit bagi mereka yang paling berisiko tertular COVID-19 parah.

    Sementara di sisi lain, dua pembuat obat di India pekan lalu berusaha untuk mengakhiri uji coba tahap akhir dari versi generik molnupiravir untuk mengobati COVID-19 sedang.

    Sebuah sumber di Drug Controller General of India mengatakan pil itu belum menunjukkan “kemanjuran yang signifikan” terhadap kasus-kasus sedang, tetapi berhasil melawan kasus-kasus ringan. []

  • Berpotensi Gagal Bayar, AS Naikkan Sementara Batas Utangnya

    peloporberita.com/ | Senat Amerika Serikat (AS) sepakat menaikkan batas utang negaranya untuk sementara waktu, guna menghindari gagal bayar yang menurut para ahli dapat menghancurkan perekonomian AS. Senator setuju meningkatkan batas utang sebesar USD 480 miliar, yang akan mencakup AS hingga awal Desember 2021, seperti dikutip dari BBC, Senin (11/10/2021).

    Kebijakan ini disetujui Senat kurang dari dua minggu sebelum AS ditetapkan tidak dapat meminjam uang atau melunasi pinjaman untuk pertama kalinya. Jika AS gagal membayar utang, menurut para ahli, hal itu akan sangat merugikan peringkat kredit negara, menjerumuskan sistem keuangan global ke dalam kekacauan, dan mungkin menyebabkan resesi yang ditimbulkan sendiri.

    Baca juga: Volvo Bersiap IPO untuk Danai Proyek Mobil Listrik

    RUU itu disetujui dengan suara 50-48, setelah mengalami dinamika selama berminggu-minggu. Pemungutan suara dilakukan setelah pemimpin Senat Republik Mitch McConnell menawarkan dukungan untuk perpanjangan jangka pendek. Sebelumnya, Senat Republik menyebutkan bahwa menaikkan batas utang adalah tanggung jawab Demokrat karena memegang kekuasaan di Gedung Putih dan kedua ruang Kongres.

    Setelah pemungutan suara, pemimpin mayoritas Senat Demokrat Chuck Schumer mengatakan, Partai Republik telah memainkan permainan partisan yang berisiko dan berbahaya. “Yang dibutuhkan sekarang adalah solusi jangka panjang agar kita tidak melalui drama berisiko ini setiap beberapa bulan,” ungkapnya.

    Baca juga: China dan Iran Dituduh Gunakan Facebook untuk Spionase

    Namun sejumlah anggota senior Republik menyerang keputusan McConnell untuk mencapai kesepakatan dengan Schumer. Senator Carolina Selatan Lindsey Graham menyebut langkah itu sebagai penyerahan total. Anggota parlemen AS masih harus mengatasi masalah ini menjelang batas waktu Desember untuk mencegah gagal bayar. []