Kategori: z Headline

  • Serikat Pekerja Film AS Capai Kesepakatan dengan Aliansi Produser

    peloporberita.com/ | International Alliance of Theatrical Stage Employees (IATSE) atau Aliansi Internasional Karyawan Panggung Teater, yaitu serikat pekerja yang mewakili sekitar 60.000 pekerja di balik layar dalam industri film dan televisi, telah mencapai kesepakatan tentatif dengan Alliance of Motion Picture and Television Producers (AMPTP).

    AMPTP sendiri beranggotakan produser-produser Hollywood dan sejumlah studio besar, seperti Disney, Netflix, dan Amazon.

    “Kami berhadapan dengan beberapa perusahaan hiburan dan teknologi terkaya dan terkuat di dunia, dan kami sekarang telah mencapai kesepakatan,”kata Presiden Serikat Pekerja Matthew Loeb.

    Mereka menyetujui kontrak baru yang akan berlaku selama tiga tahun, pada Minggu (17/10/2021) waktu setempat, seperti dikutip dari Bloomberg.

    Baca juga: Squid Game Jadi Serial Netflix Paling Popular Sepanjang Masa

    Sebelumnya, serikat pekerja IATSE mengancam akan mogok mulai Senin (18/10/2021), jika tidak mencapai kesepakatan baru dengan AMPTP. Jika terjadi, aksi tersebut dikhawatirkan akan menutup produksi film dan televisi di seluruh Amerika Serikat dan menjadi yang terbesar sejak aksi mogok 2007-2008 oleh penulis skenario Hollywood.

    IATSE berusaha untuk mengurangi jam kerja dan menaikkan gaji anggotanya yang bekerja di acara untuk platform streaming, lantaran tarif yang terbilang rendah yang ditetapkan 10 tahun lalu ketika video online masih dalam masa pertumbuhan.

    Baca juga: Kalahkan Black Widow, Escape From Mogadishu Dinobatkan Sebagai Film Terlaris di Korea Selatan

    Selain itu, IATSE juga menuntut peningkatan signifikan dalam kompensasi yang harus dibayar oleh perusahaan media baru.

    Sebagai informasi, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 telah menyebabkan penundaan dan penumpukan produksi, sehingga kru harus bekerja hingga 14 jam sehari untuk menggenjot program layanan streaming. []

  • Yusril Ihza Mahendra Ajukan Judicial Review Tentang Larangan Ekspor Benih Lobster

    peloporberita.com/ | Advokat senior Yusril Ihza Mahendra mengajukan permohonan judicial review (JR) atau uji materi kepada Mahkamah Agung (MA) untuk membatalkan larangan ekspor benih lobster.

    Yusril mengajukan JR sebagai kuasa hukum PT Kreasi Bahari Mandiri dan sejumlah petani kecil di Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan alasan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) tidak berwenang melarang ekspor barang dan jasa, meskipun itu adalah benih lobster.

    Baca juga: Profil Yusril Ihza Mahendra, Kuasa Hukum Kubu Moeldoko

    “Kewenangan melarang ekspor ikan, termasuk benih lobster, sebelumnya memang menjadi kewenangan Menteri KP berdasarkan Pasal 7 ayat (1) UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan,” kata Yusril dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari Antara, Senin (18/10/2021).

    Namun, dengan berlakunya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, kewenangan itu pun telah dicabut dan diambil alih langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Melalui PP Nomor 29 Tahun 2021, Presiden Jokowi mendelegasikan kewenangannya kepada Menteri Perdagangan untuk mengatur tentang jenis barang dan jasa yang boleh diekspor dan diimpor.

    Dengan aturan ini, maka Yusril menilai Menteri KP telah bertindak di luar kewenangannya dan hal seperti itu menimbulkan ketidakpastian hukum.

    Baca juga: Mahfud MD: AHY Tetap Ketum, Gugatan Yusril Terhadap AD/ART Demokrat Nggak Ngaruh

    Selain itu, Yusril juga mendalilkan bahwa larangan ekspor benih lobster bertentangan dengan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, serta UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan.

    Ia berpandangan bahwa kebijakan Menteri KP telah membuat pengusaha perikanan dan nelayan kecil terombang-ambing. []

  • Bendera Merah Putih Tak Berkibar Saat Indonesia Juara Piala Thomas, Taufik Hidayat: Menpora Ngapain Aja?

    peloporberita.com/ – Indonesia berhasil menjadi juara Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China 3-0 di partai puncak. Namun, momen sakral kemenangan Indonesia tercoreng karena tidak ada bendera merah putih saat momen penganugerahan medali.

    “Ada apa dengan LADI dan pemerintah kita? Khususnya Menpora Koni dan Koi? Kerjamu selama ini ngapain aja?”

    Mantan pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat pun mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial.

    “Tapi ada yg aneh bendera merah putih gak ada? Di ganti dengan bendera PBSI. Ada apa dengan LADI dan pemerintah kita? Khususnya Menpora Koni dan Koi? Kerjamu selama ini ngapain aja?” tulis Taufik Hidayat di akun Instagramnya Senin, 17 Oktober 2021.

    Cuitan Taufik Hidayat di Instagram
    Cuitan Taufik Hidayat di Instagram

    Taufik Hidayat juga menyebut, kejadian ini adalah hal yang memalukan bagi Indonesia dan mengacaukan dunia olah raga Tanah Air.

    “Bikin malu negara indonesia aja, Jangan ngarep jadi Tuan rumah olympic or piala dunia, urusan kecil aja gak bisa beres, Kacau dunia olahraga ini,” ujarnya.

    Meski demikian Taufik merasa bangga dengan para pebulutangkis Indonesia yang telah berhasil memboyong Piala Thomas Cup. Kemenangan ini, menjadi spesial lantaran sudah 19 tahun lamanya Indonesia belum meraih kembali piala kejuaraan beregu putra terbaik dunia.

    “Selamat piala thomas cup kembali ke INDONESIA. Terimakasih atas kerja kerasnya team Bulutangkis indonesia 🙏🙏🙏🥂🥂🥂,” kata Taufik Hidayat. []

  • Penjelasan Polri Soal Sindikat Produksi Berita Hoax Aktual TV

    peloporberita.com/ –  Polisi menyita Akun YouTube milik Direktur TV swasta lokal di Jawa Timur, AZ atas kasus penyebaran hoax dan SARA, menyerang Sinergitas TNI-Polri dan berpotensi menyebabkan polarisasi serta memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.

    “Aktual TV adalah konten yang ada di YouTube. Tetapi mereka orang yang bukan sebagai pelaku yang sesuai dengan UU Pers atau penyiaran,” tutur pakar komunikasi Henry Subiakto di Polda Metro Jaya, Jumat, 15 Oktober 2021.

    “Ini bukan kebebasan pers, tapi upaya provokasi untuk melakukan kebencian, syiar kebencian pada tokoh atau kelompok tertentu, agama tertentu dan institusi negara.”

    Henry menjelaskan, meski AZ diketahui sebagai direktur TV swasta, latar belakang Arief sebagai seseorang yang bekerja di bidang jurnalistik tidak bisa dilekatkan pada konten di akun YouTube tersebut.

    Aktual TV sendiri, dapat dikategorikan sebagai Organized Crime atau Kejahatan Terstruktur, yang di komandoi Tersangka AZ salah satu direktur TV swasta lokal jawa timur di bantu 2 tersangka yang lain.

    Dari ke-3 Tersangka yang telah diamankan itu, diketahui bahwa mereka memiliki peran masing-masing dan mereka telah mendapatkan keuntungan 1,8 hingga 2 miliar rupiah dalam kurun waktu 8 bulan.

    “Ini bukan kebebasan pers, tapi upaya provokasi untuk melakukan kebencian, syiar kebencian pada tokoh atau kelompok tertentu, agama tertentu dan institusi negara. Oleh karenanya, kami dari pakar komunikasi, saya apresiasi Polres Jakarta Pusat karena ini sangat berbahaya,” tegasnya.

    Kejahatan ini tergolong fenomena dan modus operandi baru. Sebab, mereka mengaburkan indentitas akun dengan membeli akun dari transaksi jual beli agar sulit terdeteksi pihak kepolisian.

    Kejahatan tersebut, bertujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi, tanpa melihat akibat yang di timbulkan.

    “Kami jelaskan ini apakah ada motivasi lain sedang kami selidiki karena ini modus baru yang memprihatinkan. Yang jelas diakui mereka tidak benar,” sebutnya.

    Para tersangka kini ditangani secara Profesional oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan berkas telah lengkap P21 di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. []

  • Pangeran William Kritik Jeff Bezos dan Elon Musk, Begini Penyebabnya

    peloporberita.com/ – Pangeran William, mengkritik para miliarder yang terlibat dalam perlombaan pariwisata luar angkasa untuk kesenangan pribadi.

    Para miliarder yang berupaya mengantarkan era baru perjalanan ruang angkasa menjadi hal yang komersil  antara lain, orang terkaya di dunia sekaligus bos Amazon Jeff Bezos, bos Tesla Elon Musk dan warga Inggris Richard Branson.

    Padahal menurutnya, para pemikir terbesar di dunia seharusnya fokus pada pemecahan masalah lingkungan yang dihadapi Bumi bukan mencoba menemukan tempat berikutnya untuk pergi dan tinggal.

    Pangeran berusia 39 tahun itu juga mengatakan bahwa dia “sama sekali tidak tertarik” untuk pergi ke luar angkasa sendiri dan berharap para pemikir besar dunia akan bekerja untuk mengambil tindakan lingkungan.

    William, sebelumnya dalam event iklim Cop26 memperingatkan, bahwa kendati masalah Bumi sudah mulai gawat, para pemimpin dunia hanya pandai berbicara tapi aksi mereka tidak cukup dalam menangkal perubahan iklim dan pemanasan global.

    Perubahan iklim saat ini sudah menimbulkan kecemasan yang besar khususnya pada anak-anak muda yang akan menyongsong masa depan. Dikhawatirkan Bumi nanti tidak lagi menjadi tempat yang aman untuk ditinggali dan Ia ingin memastikan anak cucunya bisa hidup dengan nyaman.[]

  • Facebook Bakal Rekrut 10.000 Pekerja untuk Kembangkan Metaverse

    peloporberita.com/ – Perusahaan Raksasa Jejaring sosial Facebook, berencana mempekerjakan 10.000 karyawan di Uni Eropa selama lima tahun kedepan untuk mengembangkan metaverse.

    Metaverse yang dimaksud adalah dunia online di mana orang-orang dapat bermain game, bekerja, maupun berkomunikasi dalam lingkungan virtual.

    Facebook
    Logo Facebook. (Foto: Pelopor/Wikipedia)

    Aktivitas tersebut akan dibantu dengan perangkat virtual reality (VR) seperti dikutip dari Antara. Facebook sendiri sudah banyak berinvestasi di bidang virtual reality (VR) maupun augmented reality (AR).

    Perekrutan tenaga kerja ini, akan menjadi langkah signifikan yang diambil Facebook. Sebelumnya, pada September 2021 Facebook mengalokasikan dana US$ 50 juta untuk membangun metaverse yang telah dirintis oleh Roblox Corp dan pembuat “Fortnite” Epic Games.

    Uji coba aplikasi kerja jarak jauh virtual-reality (VR) juga sudah diluncurkan Facebook, di mana pengguna headset Oculus Quest 2 dapat mengadakan pertemuan versi avatar dari diri mereka sendiri.

    Selain itu, Facebook telah membentuk tim yang mengerjakan metaverse yang akan menjadi bagian dari Facebook Reality Labs pada bulan Juli 2021.

    “Investasi ini adalah mosi percaya pada kekuatan industri teknologi Eropa dan potensinya. Eropa sangat penting bagi Facebook,” sebut manajemen Facebook. []

  • PPKM Berakhir 18 Oktober, Pemerintah Belum Putuskan Akan Perpanjang atau Tidak

    peloporberita.com/ | Pemerintah belum memutuskan akan memperpanjang atau tidak masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berakhir hari ini, Senin (18/10/2021).

    Berdasarkan data Satgas Covid-19, dalam dua pekan terakhir, tren penurunan kasus positif Covid-19 masih konsisten. Penambahan kasus positif harian tidak pernah lebih dari 2.000 kasus dan yang terendah adalah 747 kasus pada Minggu (17/10/2021). Demikian juga dengan angka kematian, konsisten di bawah 100 kasus. Bahkan pada 17 Oktober kemarin, turun hingga 19 kasus.

    “Penting untuk melihat perkembangan kematian melalui jumlahnya, bukan persentasenya, karena target kita saat ini menekan angka kematian hingga nol,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam jumpa pers secara virtual, pada Selasa (05/10/2021).

    Baca juga: Muhadjir Effendy: Pergeseran Libur Maulid Bentuk Keseriusan Pemerintah Tangani Covid-19

    Merujuk data Kementerian Kesehatan RI, per 17 Oktober 2021, Covid-19 telah menginfeksi 4.234.758 penduduk Indonesia. Dari angka itu, 4.073.418 orang sudah dinyatakan sembuh dan ada 142.952 jiwa meninggal dunia, sedangkan jumlah kasus aktif tercatat mencapai 18.746.

    Mengenai vaksinasi, Indonesia telah menyuntikkan 107,010,140 dosis (51.38 persen) vaksin pertama dan 62,377,377 dosis (29.95 persen) vaksin kedua.

    Adapun total target vaksinasi adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia, yang diharapkan bisa tercapai dalam waktu satu tahun untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. []

  • Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Dua Sesi, Pagi dan Sore

    peloporberita.com/ | Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya hari ini, Senin (18/10/2021), mulai menerapkan aturan ganjil-genap (gage) ke aturan lama yang sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta.

    Jika selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga Level, sistem ganjil genap diberlakukan setiap hari, kini gage hanya diterapkan pada hari kerja Senin sampai Jumat, dan ditiadakan pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan hari libur nasional.

    Selain itu, penerapan gage juga kembali dibagi dua sesi, yaitu mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB.

    Baca juga: Muhadjir Effendy: Pergeseran Libur Maulid Bentuk Keseriusan Pemerintah Tangani Covid-19

    Untuk lokasinya, sampai saat ini jalur ganjil-genap masih diterapkan hanya di tiga titik kawasan, yaitu Jl. Jenderal Sudirman, Jl. MH Thamrin dan Jl. HR Rasuna Said, namun Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan evaluasi apakah perlu menambah lokasi lain.

    “Memang sudah ada Pergub yang menyatakan bahwa ada 25 kawasan gage di Jakarta. Yang saat ini baru kita aktifkan 3 kawasan (yakni) Sudirman, Tamrin dan Jalan Kuningan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya.

    “Minggu depan kita akan melaksanakan rapat dengan instansi terkait, dengan Dishub dan sebagainya untuk menentukan apakah cukup dengan tiga kawasan ini atau perlu diaktifkan ditambahkan kawasan-kawasan lain,” lanjut Kombes Sambodo.

    Baca juga: Polda Metro Jaya Wacanakan Tambah Ruas Ganjil Genap

    Kombes Sambodo juga menjelaskan terkait sanksi bagi pelanggar aturan gage. Menurutnya, tilang akan dilakukan secara manual maupun menggunakan kamera e-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

    Meski demikian, ia memastikan tidak akan ada pelanggar yang kena tilang dua kali di hari yang sama. “Tentu saja setiap hari kami akan melaksanakan pencocokan, sehingga tidak ada masyarakat yang terkena tilang dua kali, baik tilang manual maupun tilang e-TLE,” tuturnya. []

  • Bukan Juara HK Endurance Challenge Meski Finish Pertama, Begini Alasannya

    peloporberita.com/ – Event HK Endurance Challenge Lombok Series, tergolong unik lantaran atlet yang masuk garis finish pertama, ternyata bukan juaranya. Pemenangnya adalah atlet yang finish di urutan kedua.

    “Kurang pas kalau disebut sebagai sang juara di ajang HK Endurance Challenge. Kapasitas saya dalam event ini adalah sebagai elite’s dan saya adalah pelatih.”

    Alasannya, Atlet Andy Wibowo meskipun menyentuh garis finish pertama kali, ia sadar bukanlah juara HK Endurance Challenge 2021 ini. Andy mengaku, kurang pas disebut sebagai juara.

    “Menang tapi bukan juara. Karena kurang pas kalau disebut sebagai sang juara di ajang HK Endurance Challenge. Kapasitas saya dalam event ini adalah sebagai elite’s dan saya adalah pelatih. Saya tidak pantas juara ini. Jadi, kategori male (pria) juaranya adalah Yan Bahtiar,” tutur Andy secara gentleman menerangkan keputusannya.

    HK Endurance Challenge
    Bukan Juara HK Endurance Challenge Meski Finish Pertama. (Foto: peloporberita.com/Dispar NTB)

    Andy Wibowo, dalam Event HK Endurance Challenge 2021 Lombok Series ini, menjadi orang pertama menyentuh garis finish. Disusul atlet asal NTB, Yan Bahtiar, kemudian Imanuel warga negara Prancis. Pagelaran olahraga akbar berskala internasional ini dilaksanakan Minggu (17/10/20212) diikuti 100 peserta mulai dari atlet hingga elites dari 18 negara termasuk Indonesia.

    Meski berhasil menyentuh garis finish pertama, Andi Wibowo bukan juaranya. Sebab, Andy termasuk pelatih triathlon atau jajaran elites atlet triatlon.

    "Mengikuti HK Endurance Challenge ini adalah kebahagiaan luar biasa. Hampir dua tahun saya tidak mengikuti lomba. Rasa kangen mengikuti lomba kali ini sudah terbayar. Saya harap, event ini bisa menjadi event tahunan. Dan bisa diikuti peserta lebih banyak lagi," tegas Andy.

    HK Endurance Challenge

    Sementara Yan Bachtiar, akhirnya berhasil dinobatkan sebagai juara HK Endurance Challenge 2021 kategori pria dengan jarak tempuh 123 kilometer dengan waktu tempuh 5 jam 30 menit. Sedangkan juara kategori wanita diraih Emma Jean Payne asal UK dengan catatan waktu 6 jam 36 menit. Total hadiahnya sebesar 120 juta rupiah.

    Penyerahan hadiah kategori pria diserahkan Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra dan kategori wanita diserahkan Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan.

    “Kegiatan hari ini menjadi display dari The Mandalika sebagai destinasi pilihan untuk penyelenggaraan sport tourism di Indonesia. Dengan tersedianya Jalan Kawasan Khusus/Mandalika International Street Circuit, infrastruktur dasar dan penunjang, serta spot alam seperti pantai-pantai dan perbukitan, kami optimistis kawasan The Mandalika siap menjadi tuan rumah berbagai event sport maupun wisata budaya," ungkap Novias Nurendra.

    Novias juga menjelaskan, bahwa kegiatan yang sudah ditetapkan sebagai pre-event MotoGP ini dikemas dengan konsep eksibisi lomba olahraga ketahanan fisik yang terdiri dari renang antar pulau, bersepeda, dan lari.

    “Ini dilakukan secara berkesinambungan. Selain sebagai ajang olahraga dan menjalin koneksi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendongkrak kembali pemulihan pariwisata dan perekonomian di Lombok,” sebutnya.

    Lebih dari itu, dalam HK Endurance Challenge 2021 ini, pihaknya juga memberikan bantuan untuk pembangunan sarana pendidikan di Lombok melalui program charity bagi institusi pendidikan di sekitar rute kegiatan. []

  • Anggota DPR: Bansos Dipermainkan Wajar Risma marah

    peloporberita.com/ – Anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Timur Ahmad Nawardi menyatakan, sikap tegas Menteri Sosial Tri Rismaharini (Mensos Risma) merupakan hal yang wajar dalam menyikapi kenakalan oknum petugas lapangan yang tidak bekerja maksimal dalam penyaluran bantuan. Menurutnya, Mensos Risma hanya ingin bantuan diterima masyarakat dengan lancar dan tidak tersendat karena perilaku oknum yang tidak baik.

    “Hal yang wajar jika Mensos Risma marah. Karena mengetahui bantuan untuk masyarakat yang menderita dan susah ternyata dipermainkan. Hal sebaliknya jika berjalan lancar pasti Mensos akan senang,” tutur senator yang pernah mengenyam dunia jurnalis tersebut berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Minggu, 17 Oktober 2021.

    “Hal yang wajar dan biasa karena amarahnya dipicu oleh hal yang tidak benar. Jika benar pasti baik-baik saja. Sayangnya memang ada pihak pihak yang sengaja mengolah isu tersebut menjadi hal negatif.”

    Ahmad Nawardi berpendapat, kinerja Mensos Risma sejauh ini sangat bagus. DPD pun yang bertugas melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah melihat bahwa Risma bekerja keras untuk memastikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat terselesaikan, termasuk penyaluran bantuan sosial.

    “Selama ini DPD aktif melakukan pengawasan terhadap kinerja para menteri. Nah di Kementerian Sosial kami melihat kinerja Bu Risma sangat bagus. Terus turun ke masyarakat untuk memastikan tidak ada persoalan dalam tupoksinya. Termasuk dalam penyaluran bansos atau lainnya,” tegas Ahmad Nawardi.

    Kunjungan kerja Menteri Sosial Tri Rismaharini, Anggota DPR dan DPD RI di Bangkalan
    Kunjungan kerja Menteri Sosial Tri Rismaharini, Anggota DPR dan DPD RI di Bangkalan. (Foto:Pelopor.id/Kemensos)

    Ahmad Nawardi juga mengakui, DPD menerima banyak laporan tentang potongan bantuan sosial atau penyelewengan. Hal tersebut telah disampaikan kepada Mensos dan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lapangan.

    “Banyak laporan yang kita terima tentang potongan bansos atau penyelewengan dan kita sampaikan Bu Mensos. Dan selalu direspon dengan tindakan cepat. Oleh karena itu, kami sangat apresiasi Bu Mensos dalam bekerja,” tandas Ahmad Nawardi.

    Hal senada disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Muhamad Ali Ridho. Menurutnya, sejauh ini DPR RI khususnya Komisi 8 menjadi mitra kritis bagi Kementerian Sosial. Meski demikian diakui oleh Muhamad Ali Rido bahwa kerja Mensos Risma sangat baik. Terkait amarah Mensos Risma, Muhamad Ali Rido tidak mempermasalahkan.

    “Hal yang wajar dan biasa karena amarahnya dipicu oleh hal yang tidak benar. Jika benar pasti baik-baik saja. Sayangnya memang ada pihak pihak yang sengaja mengolah isu tersebut menjadi hal negatif,” kata politisi senior Golkar asal Madura tersebut.

    Muhamad Ali Rido juga menyampaikan Komisi 8 akan terus mendukung langkah Mensos Risma dalam menjalankan tugas-tugasnya terutama dalam menuntaskan penyaluran bantuan sosial.

    “Kita akan dukung kerja Bu Risma. Dan tidak ada masalah sejauh ini,” sebut Muhamad Ali Rido. []