Menparekraf: World Superbike Dongkrak Pendapatan Desa Wisata Lombok Rp 500 Juta

peloporberita.com/ | Jakarta –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa pelaksanaan World Superbike yang akan digelar di Sirkuit Mandalika bisa mendongkrak pendapatan desa wisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Rp 500 juta.

“Saya hitung ada 25 ribu kunjungan dengan total belanja per hari Rp 100-250 ribu untuk produk kreatif, Ini akan menumbuhkan (pendapatan) bagi lokasi masing-masing Rp 250-500 juta,” tutur Sandiaga dalam acara media briefing virtual Senin, 11 Oktober 2021.

Sandiaga mengatakan kejuaraan balap motor internasional yang akan digelar pada 19-21 November ini, akan menghadirkan penonton dengan jumlah kuota yang dibatasi maksimal 25 ribu orang.

Sandiaga Uno
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto:Pelopor.id/YouTube Kemenparekraf)

World Superbike sendiri, merupakan ajang pemanasan sebelum pergelaran MotoGP pada 2022 mendatang. Selama berlangsungnya World Superbike, penonton diharapkan memesan akomodasi yang tersebar di sekitar Mandalika, termasuk homestay di desa wisata.

“Saya hitung ada 25 ribu kunjungan dengan total belanja per hari Rp 100-250 ribu untuk produk kreatif, Ini akan menumbuhkan (pendapatan) bagi lokasi masing-masing Rp 250-500 juta.”

Adapun di sekitar Mandalika terdapat desa-desa wisata yang sangat potensial, seperti desa wisata dusun Sade, Rembitan, Bilebante, Sukarara, Sembalun, dan desa-desa wisata lainnya yang dapat menjadi peluang.

Sedangkan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, baru tersedia tiga hingga empat hotel. Pemesanan akomodasi di desa-desa wisata pun diklaim bisa mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar, baik untuk pembelian makan dan minum maupun suvenir.[]

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *