Tag: Yusron Hadi

  • Gema Takbir di Bumi Seribu Masjid

    Jakarta – Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dispar NTB) kembali menggelar Malam Puncak Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center di penutupan Ramadhan 1443 Hijriah tahun ini. Acara bertema “Gema Takbir di Bumi Seribu Masjid” ini, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB yang sekaligus menjadi ketua panitia pada acara tersebut.

    Kepada Dispar NTB H. Yusron Hadi menyampaikan, malam gema takbir ini adalah puncak dari serangkaian event Pesona Khazanah Ramadhan 2022, dimana dalam event ini telah sukses diselenggarakan rangkaian acara, mulai dari lomba-lomba, bazar UMKM, Pesantren Expo, dan kegiatan agama lainnya.

    “Ini menjadi salah satu giat kita untuk menguatkan branding pariwisata NTB, yang tidak hanya terkenal dengan destinasi dan sport tourism, tetapi juga menjadi salah satu tujuan wisata religi di Indonesia,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis Minggu, (01/05/2022).

    Yusron Hadi, juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor yang telah membantu mensukseskan event ini seperti Kemenparekraf RI, Bank Syariah Indonesia, Bank NTB Syariah, dan sponsor-sponsor lainnya.

    [irp]

    Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang turut hadir dalam malam puncak itu juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan acara ditengah banyaknya keterbatasan.

    “Walaupun kita belum sepenuhnya terlepas dari pandemi covid-19, tapi kita bisa sukses menyelenggarakan acara sebesar ini dengan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

    Pemukulan bedug, kemudian dilakukan oleh Gubernur NTB, Kadispar NTB, dan Danrem 162/WB sebagai bentuk simbolis penutupan acara Pesona Khazanah Ramadhan 2022. Selanjutnya, disambung dengan atraksi hiburan, seni budaya islami dan pawai obor yang dilakukan oleh masyarakat yang hadir. []

    [irp]

  • Kemenparekraf dan Pempov NTB Siapkan Program Paket Wisata Nonton MotoGP Rp1,5 Juta

    peloporberita.com/ – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menghadirkan paket wisata Rp1,5 juta untuk menonton MotoGP Mandalika 2022.

    “Jadi saya tugaskan Pak Kadis (Kadispar Provinsi NTB, Yusron Hadi) segera kita luncurkan paket ini Rp1,5 juta,” Tuturnya usai menghadiri Bimtek Pengelolaan Homestay di Desa Gili Tramena, NTB, Sabtu (19/2/2022).

    Menparekraf menjelaskan, nantinya program ini mencakup penginapan di Gili Tramena, konsumsi, shuttle kapal dan bus, serta tiket menonton MotoGP, dengan harga Rp1,5 juta.

    Hal ini, lanjut Sandiaga, dilakukan guna memaksimalkan 98 Sarhunta (Sarana Hunian Pariwisata) yang telah selesai dibangun oleh pemerintah, dan tersedia sekitar 6.000 kamar.

    Menparekraf berharap, program ini dapat menjadi sinyal kebangkitan ekonomi, memulihkan usaha para pelaku parekraf di Gili Tramena dan membuka lapangan kerja yang lebih luas.

    “Kami berpihak dengan teman-teman yang ada di Gili Tramena, kita berharap ini menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Sandiaga. []

  • Sukses Selenggarakan Event Internasional, Yusron Hadi: Sektor Pariwisata NTB Siap Bangkit dan Pulih

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Pariwisata Nusa tenggara Barat (Kadispar NTB), Yusron Hadi menyebut sektor pariwisata di wilayahnya siap untuk bangkit dan pulih. Pernyataan ini, sesuai dengan kenyataan bahwa sebelumnya NTB telah sukses menyelenggarakan event berbasis Internasional dengan sukses tanpa adanya laporan peningkatan jumlah kasus Covid-19.

    “Ini membuktikan NTB baik-baik saja dan siap untuk pulih sehingga dapat menyelenggarakan event-event internasional lainnya.”

    Event Internasional yang sukses dibawah kepemimpinan Yusron Hadi sebagai Kadispar seperti Hutama Karya (HK) Endurance Challenge, Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), dan World Superbike (WSBK)

    “Ini membuktikan NTB baik-baik saja dan siap untuk pulih sehingga dapat menyelenggarakan event-event internasional lainnya,” tuturnya dalam Webinar “Pemulihan Pariwisata Indonesia Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Platfom Online dilansir dari Instagram lomboksumbawago, Sabtu,(11/12/2021).

    Yusron Hadi juga menjelaskan, bahwa di tengah Covid-19 yang masih melanda saat ini, platfom-platfom digital memiliki peran penting dalam membantu promosi khususnya di bidang pariwisata.

    Baca juga :

    Sehingga, meskipun wisatawan masih dibatasi dalam beraktifitas, mereka bisa dapat mendapatkan informasi seputar pariwisata melalui media online.

    “Melalui pemanfaatan platfom menjadi pilihan yang tepat, sehingga kegiatan-kegiatan yang harusnya dilakukan secara langsung bisa dilaksanakan secara virtual dengan tepat,” tandasnya.

    Yusron Hadi, merupakan Putra asli Lombok yang meraih gelar Sarjana Tehnik (ST) Perencanaan Wilayah dan Kota di Malang pada tahun 1995. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan S2 dan mendapatkan gelar Master of Urban Management (MUM) di University of Canberra, Australia, pada tahun 2001.

    Sebelum diangkat sebagai Kepala Dinas Pariwisata NTB, ia menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB pada 2019-2021, Ia juga menjadi Kepala Biro Organisasi Setda NTB pada tahun 2017-2019.

    Selama Yusron mengabdi sebagai PNS, cukup banyak pencapaian yang sudah ia raih, antara lain menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi NTB 2010-2030, memfasilitasi Juara 3 Nasional Anugerah Perencanaan Pembangunan Daerah bagi Provinsi skala menengah pada tahun 2013-2014.

    Tak hanya itu, Yusron Hadi juga memfasilitasi Golden Award bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam Pelayanan Publik dari Ombudsman RI 2018, serta memfasilitasi pembangunan Samsat Kapal Perikanan Provinsi NTB pada tahun 2020. []

  • Libur Nataru Tempat Wisata Tidak Tutup Tetapi Dibatasi 50%

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (Kadispar NTB) Yusron Hadi, menyatakan bahwa tempat wisata tidak akan ditutup pada saat libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2021. Hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 62 tahun 2021, dimana di dalamnya tidak ditemukan klausul yang menyatakan tempat wisata harus ditutup.

    “Kami tidak menutup, tetapi pengunjung yang kami batasi hingga 50 persen,” ujar Yusron Hadi, Sabtu 4 Desember 2021.

    Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyampaikan, kebijakan baru itu bukan berita yang enak didengar bagi industri pariwisata yang sedang mencoba bangkit setelah sekitar dua tahun mati suri.

    “Tadinya akan memanfaatkan momen sebelum pembatasan kegiatan Natal dan Tahun Baru di akhir tahun,” ucapnya.

    Sedangkan Pengamat Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi mempertanyakan bahwa jika tempat pariwisata ditutup terus, lalu kapan waktunya pariwisata bisa hidup berdampingan dengan covid-19.

    Taufan Rahmadi
    Taufan Rahmadi satu mobil dengan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah untuk mengunjungi Gili Trawangan. (Foto: peloporberita.com/FB TR)

    "Walaupun ada varian baru, kalau ditutup, kapan kita bisa hidup berdampingan dengan pandemi. Kita tidak pungkiri covid-19 masih ada, tapi kan pengunjung kita batasi," tutur penulis buku protokol destinasi ini.

    TR panggilan akrabnya juga menegaskan, bahwa penerapan protokol kesehatan juga tetap menjadi perhatian dan fokusnya.

    Baca juga : 

    “Pariwisata Lombok Sumbawa sedang moncer-moncernya, kalau harus ditutup saat libur natal dan tahun baru, waduh….jangan lah. Pemerintah memang memberlakukan status PPKM level III, tapi kan gak harus tutup. Dibatasi lah….,” pintanya.

    Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyoroti kebijakan penghapusan cuti bersama Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, kebijakan ini juga akan mengurangi potensi orang berlibur di akhir tahun, dan pasti berdampak ke sektor pariwisata. []

  • Sederet Program di Calender of Event Lombok Sumbawa 2022

    peloporberita.com/ – Masyarakat dunia, tak lama lagi akan memasuki awal tahun 2022. Khusus masyarakat pegiat dan pelaku industri pariwisata Lombok-Sumbawa, memaknai tahun 2022 mendatang sebagai tahun keberuntungan atau tahun kebangkitan dunia pariwisata Lombok-Sumbawa. Lantas, kemana arah kebijakan program-program pariwisata NTB?

    “Secara garis besar, arah kebijakan program pariwisata NTB kian jelas. Sirkuit Mandalika yang saat ini menjadi magnet pariwisata Lombok-Sumbawa fokus program kita arahnya ke sport tourism,” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, Kamis (24/11) di Mataram usai menggelar rapat evaluasi event World Superbike (WSBK) 2021.

    “Ada baiknya kita coba metode endors. Terutama di event-event internasional yang memiliki koneksi kuat dengan dunia luar.”

    Yusron menjelaskan, event-event olahraga di tahun 2022 mendatang cukup banyak. Selain event MotoGP yang sudah terjadual banyak side event pendukung road to MotoGP. Ada pre test MotoGp, ada Tambora-Mandalika Enduro, event tahun HKEC Mandalika dan masih banyak lagi.

    “Lombok Sumbawa kita harapkan bisa menjadi pusat sport tourism yang nantinya akan memperbaiki tingkat kunjungan wisatawan dan perbaikan ekonomi warga,” tegas Yusron.

    Dinas Pariwisata NTB, rencananya akan melaunching Calender of Event (CoE) 2022 bertepatan dengan peringatan HUT NTB ke-63, yakni pertengahan Desember mendatang. Launching CoE pariwisata NTB ini akan menjadi start up kegiatan pariwisata ramah pandemi covid-19.

    Ancaman covid-19 di sejumlah negara Eropa dan Asia masih menjadi momok menakutkan. Namun, kondisi di tanah air semakin terkendali. Khusus di Lombok Sumbawa, pasca event HKEC dan WSBK, tidak terjadi lonjakan berarti kasus covid-19 atau gelombang tsunami virus mematikan ini.

    “Selain sport tourism, kami akan mencoba prioritas kegiatan lain seperti UMKM expo atau Ekraf Festival. Dan lainnya, kegiatan- kegiatan seni dan budaya. Fokus-fokus event tahun depan kita harapkan bisa lebih banyak mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara,” tegas Yusron di hadapan asosiasi pariwisata NTB.

    Baca juga : 

    Sementara seorang pelaku wisata di Lombok, Juniarta berharap tidak ada lagi penerapan PPKM level 3 di wilayah tersebut. Sebab menurutnya, ini akan membuat masyarakat resah lagi. Apalagi kondisi di daerah sudah mendekati normal.

    “Yang penting protokol kesehatan tetap menjadi perhatian kita semua,” ucapnya.

    Terkait hal yang sama, Pengamat pariwisata, Taufan Rahmadi, mengingatkan pemangku dan pelaku pariwisata tidak terlena dengan penerapan protokol kesehatan. Namun yang tidak kalah penting adalah tetap melakukan promosi walaupun banyak event internasional yang dapat menyedot perhatian dunia datang ke Lombok-Sumbawa.

    “Ada baiknya kita coba metode endors. Terutama di event-event internasional yang memiliki koneksi kuat dengan dunia luar,” tandas Anggota Tim 10 Kemenpar RI Periode 2016-2018 ini. []

  • Pengaruh World Superbike Terhadap UMKM NTB

    peloporberita.com/ – Lombok | Ajang balap motor kelas internasional, World Superbike (WSBK) 2021 telah berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19-21 November 2021. Dalam acara ini juga diadakan NTB Expo 2021 yang diikuti oleh 330 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

    Beberapa di antara mereka memasarkan produk kerajinan lokal, salah satunya adalah Dhafi Pearl yang menawarkan berbagai produk perhiasan mutiara, mulai dari cincin, gelang, anting hingga kalung. Harga jualnya berkisar dari Rp 35.000 – Rp 1.900.000.

    Pemilik Toko Dhafi Pearl Lasmini mengatakan produk yang paling laris adalah set perhiasan mutiara air tawar. Ia juga menilai bahwa sambutan dari para pengunjung cukup positif dan omzet yang didapatkan juga cukup memuaskan setelah mengalami zero income selama pandemi.

    “Euforianya itu lumayan, karena kebanyakan penontonnya di luar. Mutiaranya banyak peminatnya,” kata Lasmini kepada awak media, Minggu (21/11/2021).

    Ke depannya, Dhafi Pearl berharap bisa mendapat pelatihan-pelatihan dari pemerintah, dan juga bisa diberi kesempatan untuk memasarkan produknya di pameran-pameran lain.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Yusron Hadi mengatakan produk-produk UMKM yang turut meramaikan NTB Expo 2021 dan terbilang banyak peminatnya adalah kriya fashion, produk kosmetik dan kuliner. []

  • World Superbike Bikin Denyut Ekonomi Lombok-Sumbawa Berdegub Kencang

    peloporberita.com/ | Lombok – Event world superbike (WSBK) memicu denyut perekonomian Lombok-NTB. Dampak perhelatan WSBK, tidak hanya dirasakan pelaku industri pariwisata di level atas. Pelaku usaha di level menengah ke bawah juga ikut tersenyum melihat kondisi ekonomi warga mulai membaik.

    Perhelatan event WSBK di sirkuit Mandalika sepekan terakhir membuat denyut perekonomian masyarakat Lombok Sumbawa berdegub kencang. Dampak pertumbuhan ekonomi, tidak saja dirasakan pelaku usaha di level menengah ke atas. Masyarakat di level bawah pun, mulai sumringah menyambut dampak perhelatan motor sport internasional ini.

    “Bila perlu, waktu pagelaran world superbike ini ditambah hingga beberapa hari ke depan. Biar ekonomi Lombok ini tumbuh subur,” kata seorang pengusaha kuliner, Rini, Minggu (21/11/2021).

    “Hotel penuh, restaurant panen, semoga toko souvenir dan destinasi wisata juga banyak dikunjungi wisatawan menonton WSBK.”

    Rini mengumpamakan, seperti musim kemarau merindukan hujan, begitulah kondisi ekonomi Lombok kini. Hampir dua tahun ekonomi terpuruk akibat pandemi, sekarang diguyur dan tumbuh subur.

    “Tentu kami sangat bersyukur, dan semoga ini menjadi pertanda ekonomi NTB akan menjadi lebih baik ke depan,” sebutnya.

    Hal yang sama diungkapkan Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB, Sahlan M. Saleh. Menurutnya, Pemulihan pariwisata yang berdampak langsung ke pertumbuhan ekonomi warga kian terasa.

    “Perhelatan WSBK ini menjadi trigger pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa. Saya cukup merasakan perbaikan dan dampak cukup signifikan di perusahaan saya. Ini menjadi pertanda baik pertumbuhan ekonomi Lombok Sumbawa kian membaik,” tegas di depan awak media.

    Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi pun mengkonfirmasi perihal pemulihan pariwisata NTB yang dimulai Oktober lalu. Denyut pertumbuhan dan pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa kian terasa setelah event WSBK digelar.

    “Hotel penuh, restaurant panen, semoga toko souvenir dan destinasi wisata juga banyak dikunjungi wisatawan menonton WSBK,” sebut Yusron. []

  • Euforia WSBK, Astindo: Pariwisata NTB Sudah Mendekati Normal

    peloporberita.com/ | Lombok – Tidak diragukan lagi, penyelenggaraan event berskala Internasional World Superbike Mandalika yang berlangsung 19-21 November 2021, merangsang kembali bisnis Pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya mati suri akibat gempa Lombok dan Pandemi Covid-19.

    “Sejauh ini dengan adanya sirkuit Mandalika menjadi trigger untuk pemulihan pariwisata. Dari perusahaan saya sendiri juga ternyata peningkatannya cukup signifikan dilihat dari kedatangan tamu kita,” tutur Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sahlan M. Saleh kepada wartawan saat diwawancarai Sabtu, 21 November 2021.

    “Sudah mendekati normal,”

    Bahkan untuk memenuhi kebutuhan minibus para wisatawan di event WSBK, Astindo sampai meminta bantuan dari pelaku bisnis travel di Bali.

    “Dalam event WSBK ini, kita hampir kesulitan mencari minibus seperti Avanza, Innova dan Alphard. Bahkan kami minta teman-teman di Bali untuk dibawa kesini,” ungkapnya.

    Sahlan juga menyebutkan dengan adanya WSBK, tingkat kunjungan wisatawan di Lombok meningkat beberapa ratus persen dibanding bulan lalu saat Pemerintah menerapkan pembatasan perjalanan lantaran pandemi Covid-19. Sedangkan jika dibanding periode yang sama dengan tahun sebelum gempa, peningkatannya 100%.

    “Sudah mendekati normal,” ucapnya menjelaskan kondisi pariwisata di NTB.

    Baca juga :

    Meski demikian, kedepannya Sahlan berharap agar harga tiket bisa ditetapkan dari jauh-jauh hari sebelum acara. Ia juga menginginkan tiket untuk warga Indonesia diberi harga khusus, terlebih untuk warga lokal. Selain itu, promosi juga perlu ditingkatkan dan management pengaturan tiket harus diperbaiki.

    “Kami (Astindo), mempunyai waktu satu bulan untuk membuat produk ketika harga itu sudah rilis. Sangat mepet, kurang dari sebulan atau (hanya) 3 minggu,” tandasnya.

    Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, mengkonfirmasi perihal pemulihan pariwisata NTB mulai Oktober lalu. Denyut pertumbuhan dan pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa kian terasa setelah event WSBK digelar.

    “Hotel penuh, restaurant panen, semoga toko souvenir dan destinasi wisata juga banyak dikunjungi wisatawan penonton WSBK,” tandas Yusron penuh harap. []

  • Kadispar NTB: Sirkuit Mandalika Tanda Bangkitnya Pariwisata Lombok Sumbawa

    peloporberita.com/ – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, Yusron Hadi menyampaikan, mulusnya pendaratan pesawat berbadan lebar Boeing 777 Freighter belum lama ini di Bandara International Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM)-Lombok, membuktikan kesiapan bandara tersebut menyambut berbagai jenis pesawat internasional lainnya. Hal ini, tentu saja akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata Lombok Sumbawa.

    “Jelas kita akan diuntungkan dengan kehadiran sirkuit Mandalika. Harapan kita ke depan, penerbangan internasional dari berbagai jenis maskapai akan hadir di BIZAM,” tuturnya dikutip Kamis, 11 November 2021.

    “Tanda-tanda kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa, kini terlihat jelas dengan hadirnya sirkuit Mandalika. Setidaknya 10 tahun ke depan, sirkuit Mandalika dapat menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa,”

    Yusron menjelaskan, bahwa pertumbuhan pariwisata Lombok Sumbawa, dalam sepuluh tahun terakhir sedikit memang terhambat, akibat terbatasnya penerbangan ke BIZAM. Namun, keberadaan sirkuit Mandalika, akan membuat bandara kebanggaan masyarakat NTB ini akan kian sibuk.

    “Terlebih dengan agenda event balap motor seperti World Superbike dan MotoGP ke depan, Lombok Sumbawa akan kian padat dikunjungi penonton balap motor. Ini akan berdampak pada pertumbuhan pariwisata Lombok Sumbawa lebih baik ke depan,” ungkap Yusron.

    Baca juga :

    Yusron juga memaparkan bahwa sebelum tragedi gempa berskala 6,8 SR mengguncang Lombok, kunjungan wisatawan ke NTB tembus hingga 3,5 juta kunjungan. Namun, Pertumbuhan kunjungan wisatawan Lombok-Sumbawa kian terpuruk setelah Covid-19 melanda dunia awal tahun 2020 lalu.

    “Tanda-tanda kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa, kini terlihat jelas dengan hadirnya sirkuit Mandalika. Setidaknya 10 tahun ke depan, sirkuit Mandalika dapat menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa,” harapnya.[]

  • Pariwisata Lombok-Sumbawa Mulai Bergairah, Prokes Tidak Boleh Kendor

    peloporberita.com/ | World Superbike (WSBK) akan diselenggarakan pada 19-21 November 2021, di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah side events pun digelar, seperti HK Endurance Challenge yang telah terlaksana pada 15-17 Oktober 2021. Kemudian disusul Asia Talent Cup (ATC) pada 12 November 2021, yang rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejumlah acara ini menjadi sinyal positif pulihnya pariwisata Lombok-Sumbawa.

    HK Endurance Challenge yang menghadirkan 100 atlet triatlon, menyedot perhatian masyarakat lokal dan wisatawan nusantara. Berdasarkan data kedatangan penumpang di Bandara International Lombok, ada lebih dari 3.000 kunjungan wisatawan nusantara pendukung triatlon yang hadir di Lombok. Dan, event ATC diprediksi akan menghadirkan lebih banyak kunjungan wisatawan.

    Baca juga: Pre-Order Tiket Prioritas WSBK Mandalika Dibuka Mulai Harga Rp 600.000-Rp 19,5 Juta

    “Okupansi hotel mulai menunjukkan pergerakan tingkat keterisian kamar mencapai sekitar 20 persen. Beberapa pekan ke depan terua bergerak naik. Pergerakan tingkat hunian hotel mulai terlihat sejak HKEC digelar,” terang Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Ni Ketut Wolini.

    Wolini melihat, belakangan ini tingkat keterisian hotel (city hotel dan resort) menjadi sinyal positif pemulihan pariwisata Lombok-Sumbawa, sekaligus memacu semangat pengelola industri perhotelan di Lombok.

    Baca juga: Festival Dara Ngindang Tanda Bangkitnya sektor Pariwisata

    “Kami (anggota PHRI) mulai bergairah lagi. Kami merasa termotivasi lagi untuk berbenah. Ini seiring dengan kondisi pariwisata Lombok-Sumbawa mulai ada tanda-tanda pulih,” katanya.

    Selain event ujicoba WSBK, sejumlah agenda MICE juga menghampiri Lombok-Sumbawa. Meski dalam kapasitas terbatas, namun cukup memacu semangat pengelola dan pekerja untuk terus berbenah.

    Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Yusron Hadi melihat tanda pemulihan pariwisata Lombok-Sumbawa sebagai bonus. “Kami bekerja keras dan bersinergi dengan semua pentahelik. Jika kondisi sudah membaik, ini buah dari kerja keras itu. Dan bonus untuk kita semua,” ujar Yusron di Mataram, Minggu (31/10/2021).

    Baca juga: Pengamat: Masterplan Pariwisata adalah Peta Jalan Keberhasilan Destinasi

    Meski demikian, Yusron mengingatkan agar semua tetap disiplin dan waspada terhadap ancaman Covid-19. Protokol kesehatan (prokes), terutama mengenakan masker, harus menjadi perhatian dalam melayani wisatawan.

    “Jangan sampai lalai. Ketika kondisi membaik, kemudian lalai dengan disiplin protokol kesehatan. Ingat kita punya tujuan jangka panjang pariwisata, NTB harus segera pulih. Jangka pendeknya kita sedang menuju persiapan pagelaran MotoGP. Selama ujicoba event berlangsung, jangan lalai,” tegas Yusron. []