Tag: Windows 10

  • Microsoft Suntik Mati Internet Explorer 15 Juni 2022

    Jakarta – Microsoft memastikan menyuntik mati atau menghentikan dukungan terhadap web browser-nya, Internet Explorer, pada Juni mendatang (15/06/2022).

    sebagai gantinya, Microsoft akan mendorong pengguna untuk beralih dari operating system Windows 10 ke Microsoft Edge yang didalamnya terdapat versi web browser Mode Internet Explorer.

    Microsoft juga menyebutkan, Mode Internet Explorer di windows edge bersifat sementara, serta akan mendapat dukungan sampai dengan tahun 2029. Hingga periode tersebut, Microsoft akan memberikan lagi pemberitahuan satu tahun sebelum menghentikan juga Mode Internet Explorer, ketika saatnya tiba.

    Untuk memperingatkan pengguna, Microsoft mengunggah pengingat melalui website resminya. Microsoft menyampaikan, banyak website yang nantinya tak lagi mendukung penggunaan browser Internet Explorer hal ini berpotensi mengurangi pengalaman pelanggan.

    “Seperti yang sebelumnya kami umumkan, masa depan Internet Explorer pada Windows adalah Microsoft Edge. Internet Explorer (IE) menyediakan dukungan browser lama dalam Microsoft Edge,” tulis Microsoft seperti dilaporkan Gizchina, Senin (21/03/2022).

    Seorang petinggi Microsoft Edge, Sean Lyndersay, dalam blog resmi “The Future of Internet Explorer on Windows 10 is in Microsoft Edge,” meminta pengguna Internet Explorer mengunduh Microsoft Edge sebelum 15 Juni 2022.

    Internet Explorer dimatikan salah satu alasan utamanya menurut Microsoft adalah soal keamanan. Dalam hal ini, Internet Explorer mendapat pembaruan keamanan setiap bulan, sementara Microsoft Edge hanya dalam hitungan hari atau jam.

    “Kurang lebih ada 579 upaya serangan terhadap kata sandi setiap detik, kalian butuh peramban yang bisa mengatasi tantangan ini,” tulis Lyndersay dalam blog tersebut.

    Pengguna sistem operasi Windows 10 pada umumnya sudah mendapatkan aplikasi bawaan peramban Microsoft Edge. Sementara bagi yang belum, Microsoft menyarankan untuk mengunduh di situs resmi mereka. []

  • 5 Cara Mudah Mengatasi Windows 10 yang Lemot

    peloporberita.com/ | Jakarta – Setelah Microsoft menghentikan dukungan untuk Windows 7 pada Januari 2020, kemudian Windows 10 menjadi yang paling banyak digunakan diberbagai perangkat saat ini. Namun dalam penggunaan sistem operasi ini, banyak pengguna yang mengeluhkan lemotnya akses di Windows 10. Lantas, bagaimana cara mengatasi Windows 10 yang lemot?

    Penggunaan Windows 10 terbilang lebih cepat ketimbang versi sebelumnya, tapi laptop atau perangkat yang digunakan juga harus kompatibel dengan Windows 10 ini.

    Berikut adalah 5 cara mudah mengatasi Windows 10 yang lemot, dikutip dari berbagai sumber, Selasa, 10 Agustus 2021.

    1. Spesifikasi komputer yang digunakan harus sesuai

    Windows 10 ini tidak bisa digunakan di beberapa perangkat dengan spesifikasi yang tidak mumpuni, jika dipaksakan maka komputer akan menjadi lemot. Spesifikasi perangkat yang dapat menjalankan sistem operasi ini, yakni prosesornya harus 1Ghz atau lebih cepat, lebih direkomendasikan dual-core ke atas.

    Kemudian RAM yang disediakan minimal 2GB untuk kedua sistem (32 bit dan 64 bit). Lalu, hard disk minimal memiliki kapasitas kosong 16GB untuk 32 bit dan 20GB untuk 64 bit.

    2. Membersihkan file sampah

    Walau terdengar sepele, tapi membersihkan file sampah pada perangkat dapat meningkatkan performa Windows 10 agar tidak lemot. Caranya adalah pada kolom search taskbar ketik ‘RUN’, kemudian buka dan ketik lagi Temp, lalu klik ‘OK’, dan hapus semua file dan folder yang terbuka di jendela baru.

    Tidak sampai situ saja, lakukan langkah yang sama untuk kedua kalinya, tapi pada ‘RUN’, ketik %Temp%, lalu klik ‘OK’.

    3. Uninstall Aplikasi yang tidak diperlukan

    Aplikasi yang terinstal di perangkat tapi jarang digunakan tentunya dapat membuat kinerja Windows 10 menjadi menurun dan membuatnya menjadi lemot. Oleh sebab itu, uninstall atau hapus aplikasi yang sekiranya tidak pernah atau jarang dipakai.

    Aplikasi yang menumpuk akan membuat kapasitas hard disk menjadi semakin berkurang, alhasil hal ini akan mirip dengan file sampah yang sebelumnya harus dihapus juga.

    Cara uninstall aplikasi terbilang mudah, cukup ketik Control Panel pada search taskbar, kemudian buka dan masuk ‘uninstall a program’, dan pilih aplikasi yang tidak diperlukan dan ingin dihapus.

    4. Tutup aplikasi berjalan secara manual

    Ada beberapa aplikasi yang terkadang sudah tidak digunakan, tapi masih berjalan di latar belakang. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab lemotnya Windows 10.

    Cara untuk menutup aplikasi berjalan secara manual adalah dengan membuka task manager (Ctrl + Shift + ESC), kemudian cari aplikasi berjalan yang tidak perlu, lalu klik ‘End Task’, atau lebih mudahnya cukup dengan menekan ‘Exit Program’ pada bagian taskbar.

    5. Mengurangi icon dekstop

    Saat Windows baru Startup, sistem akan mempersiapkan aplikasi-aplikasi yang berjalan dan icon aplikasi tersebut akan ditampilkan pada desktop. Namun, hal ini nyatanya bisa membuat performa Windows 10 menjadi lemot.

    Meski jarang digunakan, tapi cara ini dapat membantu meningkatkan performa Windoes 10 agar tidak lemot lagi. Caranya cukup klik kanan pada icon yang ingin dihapus, kemudian klik ‘delete’, atau bisa juga klik kanan desktop, lalu hilangkan opsi ‘Show Desktop Icon’.[]

    Baca juga: Windows 11 Telah Ada dalam Versi Beta