Tag: Volodymyr Zelensky

  • Grammy Awards Digelar di Las Vegas, Jon Batiste Menangkan Album Terbaik

    Jakarta | Penghargaan Grammy Tahunan ke-64 digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, pada Minggu (03/04/2022) waktu setempat. Ini merupakan pertama kalinya Las Vegas menjadi tuan rumah Grammy Awards.

    Jon Batiste memenangkan Grammy untuk nominasi album of the year melalui “We Are”. Kemudian nominasi pop duo atau group performance dimenangkan oleh Doja Cat melalui lagu “Kiss Me More”.

    Disusul Olivia Rodrigo yang meraih Grammy untuk nominasi new artist. Sedangkan penghargaan untuk nominasi best song jatuh kepada “Leave the Door Open” yang dinyanyikan oleh Bruno Mars, Anderson .Paak, Silk Sonic.

    Hal yang tidak biasa terjadi dalam pelaksanaan Grammy adalah munculnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky lewat rekaman video yang meminta dukungan untuk negaranya yang sedang berperang melawan Rusia. Ia mendesak para artis papan atas untuk “mengisi keheningan” yang ditinggalkan oleh invasi Rusia dengan musik.

    “Di tanah kami, kami memerangi Rusia, yang membawa keheningan yang mengerikan dengan bomnya. Keheningan yang mati. Isi keheningan dengan musik Anda, isi hari ini untuk menceritakan kisah kita,” katanya seperti dikutip dari AFP.

    Zelensky muncul di malam terbesar musik di Amerika Serikat (AS) saat kemarahan global atas tuduhan kejahatan perang Rusia di Ukraina meningkat, dengan penemuan kuburan massal dan mayat di kota-kota dekat Kyiv.

    Penampilan medley pemenang besar Jon Batiste memberi penghormatan halus untuk perjuangan Ukraina, dengan gambar bendera negara berkibar di sudut atas set.[]

  • Ukraina Berhasil Rebut Kembali Sejumlah Daerah Dekat Kyiv

    Jakarta | Ukraina berhasil merebut kembali sejumlah daerah dekat ibu kota Kyiv, dengan memukul mundur pasukan Rusia pada Jumat (01/04/2022) waktu setempat.

    Mengutip Al Jazeera, Gubernur Kyiv Oleksandr Pavlyuk mengatakan, pasukan Rusia telah ditarik dari Hostomel, pinggiran barat laut Kyiv yang telah menyaksikan pertempuran sengit. Kemudian, menurut pejabat lokal, kota Bucha dan Ivankiv di wilayah utara Kyiv telah direbut kembali oleh pasukan Ukraina.

    Meski demikian, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mendesak warga tidak kembali ke Kyiv lantaran pertempuran sengit sedang terjadi di utara dan timur Kyiv.

    Kemudian, Angkatan Bersenjata Ukraina juga menyebutkan bahwa Borodyanka telah dibebaskan. Wali Kota Bucha Anatolii Fedoruk pun mengatakan bahwa 31 Maret akan tercatat dalam sejarah kota Bucha sebagai hari pembebasannya dari pasukan Rusia.

    Selama negosiasi pada Selasa (29/03/2022), pihak Rusia mengatakan akan mengurangi operasi di wilayah Kyiv dan Chernihiv di Ukraina utara. Namun, para pejabat di kedua wilayah menyebutkan bahwa pertempuran terus berlanjut.

    “Pasukan kami mengejar mereka, baik ke barat laut maupun timur laut (Kyiv), mendorong musuh menjauh dari Kyiv,” ujar penasihat politik Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Oleksiy Arestovych yang dilansir dari Al Jazeera.[]

  • Tanggapi Pidato Zelensky, Nestle: Kami Tidak Untung di Rusia

    Jakarta | Produsen makanan asal Swiss, Nestle menegaskan bahwa mereka tidak meraih keuntungan di Rusia. Juru bicara Nestle menyebutkan bahwa pihaknya sangat banyak mengurangi kegiatan bisnis di Rusia, setelah adanya invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

    “Kami telah menangguhkan semua impor dan ekspor, kecuali untuk produk vital,” kata juru bicara Nestle kepada AFP.

    Nestle mengumumkan penangguhan pengiriman produk tertentu ke Rusia, termasuk Nespresso, pada 11 Maret 2022. Namun, penangguhan itu tidak berlaku untuk kebutuhan tertentu, seperti makanan bayi dan sereal.

    Pernyataan ini diungkapkan Nestle setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh perusahaan itu masih melakukan bisnis seperti biasa di Rusia.

    Dalam pidato yang disiarkan langsung ke rapat umum di luar parlemen Swiss di Bern pada akhir pekan lalu, Zelensky mendesak perusahaan-perusahaan Swiss untuk berhenti melakukan bisnis di Rusia. Ia pun memilih Nestle dan slogan “makanan enak, kehidupan yang baik”.

    “Bisnis bekerja di Rusia meskipun anak-anak kita sekarat dan kota-kota kita dihancurkan,” kata Zelensky.

    Sebelumnya, CEO Nestle Mark Schneider juga telah mengungkapkan kekecewaannya terkait invasi Rusia ke Ukraina.

    “Kami berkomitmen untuk membantu tim kami dan keluarga mereka menavigasi situasi ini, yang kami tahu telah membawa tantangan yang tak terbayangkan bagi keamanan dan kesejahteraan mereka, serta kesehatan mental dan emosional mereka,” tulis Schneider di akun resmi Instagram Nestle.

    Nestle pun mencocokkan donasi karyawan ke Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah atau International Federation of Red Cross Societies (IFRC) hingga 1 juta Swiss Franc.

    Sumbangan IFRC akan membantu menyediakan tempat berlindung, barang-barang bantuan dasar, dan pasokan medis kepada orang-orang yang membutuhkan di wilayah tersebut. Ini merupakan tambahan dari sumbangan makanan dan produk kami yang signifikan di lapangan, dan kami tidak akan berhenti di situ.[]

  • Rusia Buka Koridor Kemanusiaan untuk Warga Ukraina, Gencatan Senjata?

    peloporberita.com/ – Rusia akan melakukan gencatan senjata pada Selasa (8/3/2022) pukul 10 pagi waktu Moskow dan membuka koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga di empat kota Ukraina.

    Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia menyampaikan, pihaknya akan membuka koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga dari Kyiv, Chernigov, Sumy, dan Mariupol.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, sebelumnya roposal Rusia untuk mengevakuasi warga Ukraina kedalam apa yang dia sebut sebagai wilayah pendudukan di Rusia dan Belarus.

    Zelensky, menuduh Rusia mengingkari perjanjian rute pelarian sebelumnya, dan mencoba menghentikan orang-orang seperti menanam bahan peledak di jalan.

    “Ada kesepakatan tentang koridor kemanusiaan. Apakah itu berhasil? Tank Rusia bekerja sebagai gantinya, Grads Rusia (peluncur roket ganda), ranjau Rusia,” tutur Zelensky dalam sebuah video yang diposting di Telegram.

    Menuduh Moskow “sinisme”, Zelensky juga mengatakan pasukan Rusia menghancurkan bus yang akan mengevakuasi warga sipil dari zona pertempuran.

    “Mereka memastikan bahwa koridor kecil ke wilayah pendudukan terbuka untuk beberapa lusin orang. Tidak terlalu ke Rusia tetapi ke arah propagandis, langsung ke kamera televisi,” tegasnya.

    Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron, mengecam rencana Rusia tersebut. Menurutnya, semua itu tidak serius, sinisme moral dan politik, yang tidak dapat ditoleransi.

    “Saya tidak tahu banyak orang Ukraina yang ingin pergi ke Rusia,” kata Macron kepada penyiar Prancis LCI, seraya mengatakan, gencatan senjata penuh untuk melindungi warga sipil lebih dibutuhkan daripada koridor.

    Sementara menurut seorang pejabat senior pertahanan Amerika, Presiden Rusia Vladimir Putin kini telah mengerahkan ke Ukraina hampir 100 persen dari lebih 150 ribu pasukan yang telah dia siapkan sebelum invasi. []

  • Organisasi Ukraina Raih Sumbangan Bitcoin untuk Beli Senjata Lawan Rusia

    peloporberita.com/ | Come Back Alive, organisasi non-pemerintah asal Ukraina yang menyediakan bantuan untuk angkatan bersenjata, dalam periode 12 jam telah menerima sumbangan Bitcoin senilai USD 400.000 atau sekitar Rp 5,7 miliar (kurs Rp 14.300/USD). Angka itu berdasarkan data firma analitik blockchain, Elliptic.

    Kemudian, ada juga Ukrainian Cyber Alliance yang telah meraih USD 100.000 dalam bentuk sejumlah uang kripto sejak tahun lalu. Aktivis yang tergabung dalam kelompok ini memang sudah meluncurkan serangan siber ke Rusia sejak 2016.

    Para aktivis itu menggunakan dana sumbangan untuk membiayai berbagai hal, termasuk menyediakan persenjataan bagi tentara Ukraina, membeli drone, hingga mendanai aplikasi facial recognition yang dirancang untuk mengidentifikasi mata-mata atau tentara bayaran Rusia.

    Menurut data Elliptic, kelompok relawan dan organisasi non-pemerintah Ukraina secara total telah mengumpulkan uang kripto senilai lebih dari USD 1 juta. Jumlah sumbangan yang masuk pun terus meningkat, setelah Rusia melancarkan serangannya.

    Ukraina juga sudah mulai mengadopsi mata uang kripto di level nasional. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan parlemen baru saja mencapai kesepakatan tentang hukum yang akan mengatur dan melegalkan mata uang kripto.

    “Mata uang kripto semakin banyak digunakan untuk menggalang dana buat perang, dengan persetujuan diam-diam dari pemerintah,” ujar Chief Scientist Elliptic Tom Robinson dikutip dari CNBC.

    Tidak hanya Ukraina, kelompok separatis pro-Rusia juga ikut menggalang dana berbentuk Bitcoin. Menurut analis data fintech Boaz Sobrado, penggalangan dana dalam kripto untuk kasus kontroversial memang sudah sering terjadi.

    Alexei Navalny misalnya, politikus Rusia oposisi Vladimir Putin, yang sempat menerima sumbangan berbentuk Bitcoin setelah masuk penjara pada tahun lalu.[]

  • Presiden Ukraina Tegaskan Tetap Berada di Negaranya Meski Jadi Target Utama Rusia

    peloporberita.com/ | Rusia resmi melancarkan invasi besar-besaran di Ukraina. Ledakan telah mengguncang sejumlah kota di Ukraina dan menewaskan setidaknya 137 orang, baik personel militer maupun warga sipil.

    “Menurut informasi kami, musuh menandai saya sebagai target nomor satu, keluarga saya, sebagai target nomor dua. Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang dikutip dari AFP dan CNN International, dalam pidato Jumat (25/02/2022) dini hari waktu setempat.

    Meski demikian, Zelensky menegaskan bahwa dirinya dan keluarga tetap berada di Ukraina. Dalam pidato itu, ia juga menyebut bahwa Ukraina telah dibiarkan sendiri memerangi Rusia.

    “Siapa yang siap bertarung bersama kami? Saya tidak melihat siapa pun,” ujar Zelensky.

    Dalam kesempatan yang sama, ia pun mendesak warganya untuk tetap waspada dan mematuhi jam malam. Sebelumnya, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengumumkan jam malam dari pukul 10 hingga 7 pagi waktu setempat.

    Warga di seluruh kota telah mematikan lampu di rumah mereka atau menutup tirai mereka. Tak hanya itu, sistem transportasi umum juga dihentikan pada malam hari, namun stasiun metro tetap buka dan digunakan sebagai tempat penampungan darurat.[]