Tag: Vatikan

  • Kardinal Pendukung Demokrasi Ditangkap di Hong Kong

    Jakarta | Penangkapan Joseph Zen, seorang kardinal berusia 90 tahun, di bawah undang-undang keamanan nasional Hong Kong telah mengejutkan komunitas Katolik kota itu, ketika Vatikan berusaha memperbarui kesepakatan rahasia dengan Beijing.

    Penangkapan Zen terjadi selama tindakan keras oleh Beijing terhadap perbedaan pendapat di Hong Kong, memperdalam kekhawatiran bahwa pembatasan gaya Tiongkok daratan pada iman akan datang ke kota yang dulunya blak-blakan, di mana banyak pendukung demokrasi beragama Kristen.

    “Mereka yang menentang kesepakatan itu sekarang memiliki alasan yang lebih kuat untuk menentangnya,” kata Beatrice Leung, anggota Sisters of the Precious Blood dan teman lama Zen, yang dikutip dari AFP.

    Zen, salah satu ulama Katolik berpangkat tinggi di Asia, termasuk di antara lima pendukung demokrasi yang ditangkap bulan ini karena berkonspirasi untuk berkolusi dengan pasukan asing.

    Kelompok ini sedang diselidiki atas dana yang kini tidak berfungsi untuk membantu membayar biaya hukum bagi para pembangkang, dan mereka akan muncul untuk panggilan pengadilan pada hari Selasa.

    Zen, yang melarikan diri dari daratan Tiongkok sebelum komunis mengambil alih pada tahun 1949, tenang ketika polisi datang untuknya.

    “Jangan takut akan Tuhan yang telah merencanakan semuanya,” katanya menurut Oscar Lai, seorang petugas keuskupan yang menawarkan diri untuk membantunya.

    Dalam beberapa dekade terakhir, Vatikan telah membangun hubungan dengan Tiongkok. Puncaknya adalah kesepakatan 2018, yang isinya tetap rahasia, memungkinkan Tiongkok untuk memilih uskup di daratan dan kemudian meminta Roma menyetujui mereka.

    Zen sangat kritis, menyebut kesepakatan itu sebagai penjualan umat Katolik “bawah tanah” Tiongkok. Perjanjian itu diperbarui pada 2020, bahkan ketika Beijing dituduh menindas Muslim di wilayah barat jauh Xinjiang dan umat Kristen bawah tanah di timur Tiongkok.[]

  • Paus Fransiskus Minta Maaf Atas Skandal Sekolah di Kanada

    Jakarta | Paus Fransiskus meminta maaf pada Jumat (01/04/2022) waktu setempat, atas pelecehan yang dilakukan di sekolah-sekolah perumahan yang dikelola gereja di Kanada. Paus mengatakan kepada delegasi pribumi di Vatikan bahwa hal itu membuat ia sakit dan malu.

    “Saya merasa malu atas peran yang dimiliki sejumlah umat Katolik dengan tanggung jawab pendidikan dalam pelecehan dan kurangnya rasa hormat terhadap identitas, budaya dan nilai-nilai spiritual Masyarakat Adat di Kanada. Semua hal ini bertentangan dengan Injil Yesus Kristus,” ucapnya lewat akun Twitter resmi Paus Fransiskus.

    Paus juga menyatakan bergabung dengan para uskup Kanada dalam memohon pengampunan.

    Paus Fransiskus telah mendengar secara langsung pelecehan selama beberapa dekade ini yang dilakukan di sekolah-sekolah. Delegasi telah mendesaknya untuk meminta maaf atas skandal yang mengguncang Gereja Katolik.

    Mengutip AFP, sekitar 150.000 anak-anak First Nations, Metis dan Inuit didaftarkan dari akhir 1800-an hingga 1990-an di 139 sekolah tempat tinggal di seluruh Kanada, sebagai bagian dari kebijakan asimilasi paksa pemerintah.

    Mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun terisolasi dari keluarga, bahasa dan budaya mereka, dan banyak dari antara mereka yang dilecehkan secara fisik dan seksual oleh kepala sekolah dan guru.

    Paus Fransiskus dengan keras mengkritik kolonisasi ideologis, di mana begitu banyak anak telah menjadi korban.

    “Identitas dan budaya Anda telah terluka, banyak keluarga telah berpisah,” katanya.

    Sebuah komisi kebenaran dan rekonsiliasi menyimpulkan pada tahun 2015 bahwa kebijakan pemerintah yang gagal itu adalah genosida budaya.[]

  • Italia Ku Kan Kembali!!!

    peloporberita.com/ | Banyak jalan menuju Roma! Benar sekali pepatah tersebut, baik arti literal maupun arti khiasannya. Karena memang dari berbagai arah Italia, ke Roma itu memungkinkan sekali dan banyak jalurnya maupun transportasinya dan ini sudah warisan dari jaman kekaisaran Romawi, saat Nero berpikir Roma adalah pusat segalanya.

    Kota Roma itu cantik, dengan bangunan-bangunananya yang megah dan klasik, gereja berarsitektur gotik, monumen dan bangunan tua banyak dipertahankan, baik batu, warna maupun gayanya. Meski ibu kota negara, jalan di Roma tidak sibuk, lengang dan sangat nyaman bagi pejalan kaki, dilengkapi dengan jalan batunya yang lincin dan kolam berair mancur di berbagai sudut kota.

    Kolam Air Mancur Trevi adalah yang paling terkenal di dunia dan banyak dikunjungi turis, air mancur ini digadang-gadang akan membuat kita kembali ke Roma dan juga bertemu jodoh, jika kita melempar koin ke dalam kolamnya yang besar dan dikeliling patung dewa Air itu.

    Salah satu tempat wisata yang paling populer di Roma adalah Coloseum yang juga dikenal sebagai Flavian Amphitheater dan merupakan salah satu simbol sejarah dari kejayaan Kekaisaran Romawi. Colosseum adalah tempat pertempuran gladiator dan perkelahian binatang liar berdarah. Pengunjung Colosseum dapat duduk di tribun dan melihat bukti lorong-lorong bawah tanah dan pintu perangkap yang berliku di amphitheater, tempat pementasan untuk hiburan sebelumnya.

    Untuk kunjungan yang lebih lengkap ke Colosseum, Anda dapat mengikuti tur yang mencakup akses ke ruang bawah tanah dan tingkat atas. Namun, pastikan untuk cek harga terlebih dahulu, karena harganya berbeda dengan tiket reguler.

    Bergerak ke tengah kota, kita akan menjumpai monumen bersejarah, Vittorio Emanuella II. Monumen nasional ini dibangun antara tahun 1885 dan 1935 untuk menghormati Victor Emmanuel II, raja pertama setelah Italia bersatu.

    Setelah itu, Anda bisa juga mampir di Vatikan. Walaupun Anda buka penggemar sejarah gereja, rasanya kurang afdol jika ke Roma tetapi tidak ke Vatikan. Negara yang ada di dalam kota Roma ini merupakan pusat agama Katolik dunia dan memiliki gereja yang sudah berdiri sejak abad 15, yaitu Saint Peter Basilica, dengan bagian tengah gereja merupakan makam dari Santo Petrus.

    Menara miring Pisa, Italia. Ilustrasi. (Foto: peloporberita.com/Unsplash)

    Selanjutnya, kita ke menara miring Pisa. Setibanya di Pisa, kita akan menikmati pemandangan kompleks berumput hijau, yang terdiri dari tiga bangunan, yaitu gereja berkubah megah, museum dan menara miring Pisa. Spot foto yang paling diminati oleh pengunjung adalah tanah berumput tepat di samping gereja, di mana para turis berpose seolah-olah sedang mendorong atau mencium menara Pisa.

    Jangan ketinggalan harus ke Milan juga dong, biar Anda bisa menikmati Kota Mode Dunia! Kenapa disebut kota Mode Dunia? Karena berbagai merek fesyen dan mode kelas dunia memang hadir di kota ini, termasuk berbagai pagelaran fesyennya. Banyak desainer dunia yang mangkal di Milan.

    Spot yang wajib dikunjungi di Milan adalah Duomo, yang terdiri dari Pusat Belanja Galleria Vittorio Emanuela II, Gereja Gothic Milan, Museum dan Piazza del Duomo atau Duomo Square. Bahkan, jika Anda tidak berbelanja barang-barang mewah di Milan, sebaiknya tetap mengunjungi Galleria Vittorio Emanuele II untuk menikmati tampilan jendela dan arsitektur yang didekorasi dengan indah serta menimati menu dan kopi Italia di resto dan kafe didalamnya.

    Selanjutnya, masuk juga ke dalam gereja dan museum untuk berfoto di bangunan berbahan batu marmer dan arsitektur yang gotik, sambil mengenal sejarah Italia maupun sejarah gereja di Italia.

    Selain semua spot wisata yang sudah disebutkan tadi, masih banyak lagi kecantikan alam maupun sejarah Italia yang dapat kita kunjungi. Misalnya Como, danau cantik yang dikelilingi bangunan epik warna-warni; kebun-kebun anggur di bukit indah di berbagai tempat di Italia seperti Florence, Tuscany, Sisilia; belum lagi desa-desa indahnya.[]