Tag: Vaksinasi merdeka

  • Polda Metro Jaya Lanjutkan Program Vaksinasi Merdeka di 2022

    peloporberita.com/ – Kepolisian Daerah Metro Jaya akan terus melanjutkan program Vaksinasi Merdeka pada tahun 2022. Program ini guna meningkatkan Herd Imunnity yang selanjutnya akan difokuskan untuk menyasar kalangan anak-anak.

    Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Didiet Setiobudi berharap, program ini dapat mempercepat akselerasi vaksinasi di ibu kota dan wilayah aglomerasi seperti yang telah berlangsung di tahun 2021.

    Di tahun 2022  Polda Metro Jaya akan terus melanjutkan kerja-kerja kemanusiaan dengan Vaksinasi Merdeka untuk memastikan seluruh warga DKI dan aglomerasi dapat memiliki perlindungan diri melalui vaksinasi, di antaranya vaksinasi anak.

    “Program Vaksinasi Merdeka yang diinisiasi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Mohammad Fadil Imran ini sukses mencapai target herd immunity di wilayah Jakarta dan penyangga. Dalam pelaksanaannya, program ini turut melibatkan ribuan relawan,” tutur Didiet dilansir peloporberita.com/ dari Tribrata, Senin, 3 Januari 2022.

    Ia juga menerangkan, bahwa vaksinasi Merdeka I hingga III yang berpegang pada unsur kerelawanan, kedermawanan dan kepemimpinan, berhasil mendorong akselerasi capaian angka vaksinasi hingga 120 persen di wilayah DKI Jakarta. Serta capaian minimal 90 persen di wilayah penyangga (aglomerasi) di akhir November 2021.

    Turut menambahkan, Kaposko Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya, Kompol Supriyanto menyampaikan upacara terimakasih terhadap anggota dan relawan yang terlibat dalam kegiatan ini. Apalagi, anggota dan relawan tersebut memiliki dedikasi besar di balik kesuksesan program Vaksinasi Merdeka tersebut.

    “Kami benar-benar berterima kasih dan bangga dengan masyarakat DKI Jakarta, yang pada pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Tahap I misalnya, berani mempertaruhkan nyawa sebagai petugas vaksin di saat kondisi DKI Jakarta mencekam akibat gelombang kedua,” tegasnya. []

  • Vaksinasi Merdeka yang Diinisiasi Kapolda Metro Jaya Cakup 900 Titik di RW Se-DKI

    www.pelopor.ID, Jakarta – Program Vaksinasi Merdeka yang diluncurkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Menteri Kesehatan RI, berlangsung selama 17 hari penuh.

    Dimulai sejak 1 Agustus hingga 17 Agustus 2021, Vaksinasi Merdeka dibuka dari pukul 08.00-14.00 WIB setiap harinya dan terbuka bagi siapapun untuk divaksin.

    “Vaksinasi Merdeka yang di-inisiasi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Fadil Imran tersebut mencangkup pendirian 900 titik di RW se-DKI Jakarta”

    “Program Vaksinasi Merdeka merupakan sebuah model kolabor-Aksi dari kedermawanan, kerelawanan dan kepemimpinan (3T). Dimana seluruh elemen masyarakat dengan kemampuan, keinginan dan kompetensi masing-masing terjun untuk mendermakan diri dan materi demi memastikan lebih banyak warga DKI yang tervaksinasi” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus.

    “Vaksinasi Merdeka dalam waktu tiga hari berhasil mengumpulkan hampir 30 ribu relawan secara organik melalui teknologi digital, dimana pada tahap pertama diturunkan 4500 relawan untuk bertugas di se-antero Jakarta”  sambungnya

    “Dengan konsep desentralisasi, yang mendekatkan gerai vaksin ke rumah-rumah warga, program ini berhasil memvaksinasi 1 juta warga dalam waktu 10 hari. Ini dimungkinkan terjadi karena seluruh elemen masyarakat seperti tenaga kesehatan, mahasiswa, pemerintah daerah, TNI, pengusaha hingga supporter bola turut serta. Orkestrasi People-Public-Private Partnership-lah yang menjadi kekuatannya,” tambah Herukoco, Irwasda, Kasatgas Polda Metro Jaya.

    “Program Vaksinasi Merdeka inisiatif Bang Fadil ini, dapat menjadi modal sosial bagi daerah lain untuk bisa memfotokopi program yang berangkat dari semangat gotong royong. Kalau 10 hari bisa mencapai 1 juta orang, maka kalau ingin memvaksinasi 10 juta warga, berarti cukup hanya dalam waktu 3 bulan. Saya sudah pernah berhadapan dengan panggilan ajal, semoga dengan praktik sistematis dan terukur ini, Indonesia bisa lebih cepat terbebas dari pandemi,” ungkap Devie Rahmawati, penyintas Covid – 19.

    “Desentralisasi di gerai-gerai vaksin dibuka di tingkat RW, sukses mengurangi risiko antrian serta memberikan aksesibilitas yang mudah karena mendekatkan titik vaksinasi ke pemukiman warga. Hal ini mengatasi keengganan warga untuk vaksin dengan alasan tidak memiliki ongkos transportasi dan konsumsi untuk mencapai gerai,” tutup Devie Rahmawati, yang juga perwakilan mitra dan relawan, program Vaksinasi Merdeka. (TK/*)

  • Polsek Tambora Berikan Paket Sembako Kepada Warga Usai Vaksin

    www.pelopor.ID, Jakarta – Sebagai upaya untuk menarik perhatian warga nya agar mau di vaksinasi, Polsek Tambora memberikan paket sembako kepada warga usai melaksanakan vaksinasi.

    “Pembagian sembako tersebut di laksanakan di gerai 149,150 dan gerai 151 yang berada di sekolah candranaya kel jembatan besi Tambora Jakarta Barat”

    Kasubbag humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto sebagai selaku Padal Vaksinasi Merdeka kel Jembatan Besi menjelaskan kegiatan pembagian sembako ini di laksanakan sebagai bentuk upaya kami (polri) dalam rangka percepatan program vaksinasi merdeka

    ” Kami menyediakan paket sembako setiap hari nya berupa beras ukuran 5 Kg di gerai 149,150 dan gerai 151 vaksinasi merdeka ” ujar Kasubbag humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto saat dikonfirmasi, Minggu, 15/8/2021.

    • Baca Juga : Polsek Taman Sari Berikan Suntikan Vitamin Kepada Tim Relawan Nakes

    Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolsek Tambora Kompol Moh Faruk Rozi menjelaskan pembagian sembako berupa beras seberat lima kilogram (kg) tersebut bertujuan untuk menarik minat warga untuk menerima vaksin COVID-19

    “Dengan adanya pembagian sembako, antusias masyarakat cukup bagus. Mereka antusias mendatangi lokasi layanan vaksinasi dibanding dengan tidak ada sembakonya,” ujar Kompol Moh Faruk Rozi

    “Kegiatan ini akan terus kami lakukan hingga tercapainya Herd immunity (kekebalan komunal) masyarakat.”

    Kami berharap dengan adanya pembagian sembako ini dapat menarik animo masyarakat untuk segera di vaksinasi

    Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat apapun jenis vaksinasi nya baik itu Sinovac maupun Aztra Zeneca semua aman dan halal jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan isu isu yang ada

    Karena vaksinasi ini sangat penting untuk membentuk herd immunity bagi tubuh kita agar terhindar dari terpapar nya virus Covid-19 tutupnya(tk/*)

  • Sambut HUT RI Ke 76 Gencarkan Vaksinasi Merdeka, Polsek Tanjung Duren Tinjau Gerai di SMK YPB

    www.pelopor.ID, Jakarta – Dalam rangka mendukung kegiatan vaksin yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya, Polres Polres Metro Jakarta Barat melalui Polsek Tanjung Duren, menggelar vaksinasi Merdeka secara serentak, dimana kegiatan tersebut menyambut HUT RI ke-76.

    Vaksinasi Merdeka
    Vaksinasi Merdeka di SMK YPB. (foto/ peloporberita.com/ istimewa)

    Salah satu Gerai Vaksinasi Merdeka yang digelar Polsek Tanjung Duren berada di Gedung SMK Yayasan Pancaran Berkat rw.06 Kel.Jelambar Baru, Sabtu(07/08).

    Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK. ,M.Si., menerangkan bahwa pelaksanaan vaksinasi massal bertajuk “Vaksinasi Merdeka” untuk memperingati HUT RI ke 76 dan diikuti oleh masyarakat yang belum melaksanakan vaksin, dan pihak Polri dalam hal ini Polsek Tanjung Duren memberikan Apresiasi kepada masyarakat yang sudah divaksin dengan memberikan kupon doorprize yang bisa ditukar dengan sembako berupa beras, susu, mie, sarden, minyak goreng, gula, kopi/teh.

    “Kegiatan Vaksinasi dilaksanakan atas kerja sama dengan TNI-Polri serta Pemerintah Daerah, dalam hal penyediaan dosis vaksin, vaksinator serta dalam menyukseskan kegiatan Vaksinasi Merdeka di Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat ” kata Kompol Rosana.

    Masih menurut Kapolsek Tanjung Duren, Vaksinasi dilakukan, agar masyarakat terbentuk Herd Imunitynya serta terhindar dari covid 19.

    “Namun demikian saya berpesan jangan lengah walaupun sudah di vaksin, tetap jaga protokol kesehatan dan patuhi 5M, Insyaallah pandemi akan segera berakhir,” tutupnya

  • 17 Agustus, Polda Metro Jaya Targetkan Vaksinasi Semua Warga DKI

    peloporberita.com/ | Jakarta – Polda Metro Jaya menargetkan seluruh warga DKI Jakarta bisa menerima vaksin Covid-19 paling lambat 17 Agustus agar menjadi kado kemerdekaan RI. Hal ini, terkait program Vaksinasi Merdeka pada 1 Agustus hingga 17 Agustus.

    “Harapan kami nanti 17 Agustus 2021 DKI Jakarta memberi kado kemerdekaan berupa seratus persen warganya sudah divaksin Covid-19,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya dikutip peloporberita.com/ Sabtu, 8 Agustus 2021.

    “Data terbaru pada hari kelima, warga DKI Jakarta yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama 94,32 persen.”

    Lewat program vaksinasi merdeka ini, Polda Metro Jaya mendirikan 687 gerai vaksin di 900 RW yang ada di wilayah Jakarta. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan, relawan dan mahasiswa, pengurus RT/RW sampai ibu PKK turut dilibatkan.

    Yusri menyebut, setelah lima hari pelaksanan vaksinasi, ada 94,32 persen warga DKI Jakarta sudah mendapatkan suntikan vaksin.

    “Data terbaru pada hari kelima, warga DKI Jakarta yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama 94,32 persen,” ungkapnya.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya juga mengklaim bahwa antusiasme masyarakat Jakarta terhadap program vaksinasi merdeka terbilang tinggi. Misalnya di Gerai 523 Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tercatat, hingga hari kelima pelaksnaan, ada 285 warga yang melakukan vaksinasi di gerai tersebut. []

  • Polda Metro Jaya Tinjau Vaksinasi Merdeka di SMK Satria Srengseng Jakarta Barat

    www.pelopor.ID, Jakarta – Polda Metro Jaya Tinjau Vaksinasi Merdeka di SMK Satria dan mengajak tenaga kesehatan menjadi relawan medis pada program Gerakan Vaksinasi Merdeka yang digelar perdana di SMK Satria Jalan Srengseng Raya No.26A Kembangan Jakarta Barat, Rabu (28/7/2021).

    Hingga kini penyebaran virus Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dalam menekan angka kasus Covid-19, salah satunya dengan program percepatan vaksinasi. Proses vaksin akan diselenggarakan di 900 RW dan Ratusan Sekolah yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.

    Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran juga menyampaikan bahwa pemberian vaksin ini sangatlah penting, bukan hanya untuk melindungi masyarakat dari virus Covid-19, tetapi juga memulihkan kondisi sosial dan ekonomi negara dan masyarakat yang terkena dampak pandemi.

    “Lokasi tempat-tempat vaksin merdeka sudah dekat rumah jadi tidak perlu jauh-jauh naik ojek tinggal buka pintu saja, tempat sudah tersedia,” ungkap Fadil.

    Polda Metro Jaya akan mendukung penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan menyediakan berbagai kebutuhan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Dengan dukungan dari tenaga medis dan seluruh lapisan masyarakat, Alodokter bersama Polda Metro Jaya optimistis program ini dapat berjalan dengan lancar serta banyak orang dapat terbantu untuk menerima vaksin sebagai usaha mengatasi pandemi Covid-19.

    Ditempat yang sama, Pengawas Yayasan Satria KH Nasruddin menuturkan terima kasihnya kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran karena SMK Satria menjadi tempat diadakannya launching program vaksinasi merdeka Polda Metro jaya.

    “kami sangat bersyukur sekali diadakannya program vaksinasi massal, yang mana dalam kondisi pandemi covid-19 yang masih sangat tinggi tapi kita ikhtiar dengan adanya vaksin, mudah-mudahan resiko yang fatal bisa terhindar,” harapan Nasruddin kepada awak media.

    Sebelumnya, 632 siswa MTS dan SMK Satria telah selesai mengikuti vaksinasi di waktu yang berbeda.

    Hari ini, sebanyak 179 siswa yayasan Satria mengikuti vaksinasi sisanya untuk umum atau warga kembangan, sedangkan siswa tidak hadir mereka sudah menjalankan vaksinasi di daerah tempat tinggal mereka, vaksinasi merdeka hari ini telah menyiapkan 500 kuota vaksin yang disiapkan polda metro jaya.

    Yayasan Satria memiliki 1.750 siswa didik, terdiri dari SMK 1.250 siswa dan MTS 500 siswa.

    Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes pol Sambodo Purnomo, Walikota Jakarta Barat Iis Kuswanto, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Dandim 0503/JB Kolonel Inf. Dadang Ismail Marzuki.

    (TK)