Tag: UKM

  • APEC Bakal Fokus Berikan Akses Pinjaman untuk UKM

    Jakarta | Pertemuan para menteri keuangan Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik atau The Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan fokus memberikan akses pinjaman yang lebih baik kepada usaha kecil dan menengah (UKM) melalui saluran digital.

    Kementerian Keuangan dijadwalkan mengadakan pertemuan pejabat keuangan senior APEC dari 22-23 Juni di provinsi Khon Kaen,Thailand, untuk mempersiapkan agenda para menteri, yang akan bertemu di tempat yang sama pada Oktober mendatang.

    Direktur jenderal Kantor Kebijakan Fiskal Pornchai Thiraveja mengatakan, salah satu topik diskusi adalah penggunaan teknologi digital untuk memfasilitasi akses UKM ke pendanaan melalui saluran digital.

    Mengutip Bangkok Post, Pornchai mengatakan bahwa Bank of Thailand dan Securities and Exchange Commission sedang mempertimbangkan pedoman untuk menciptakan ekosistem yang aman di sekitar saluran pendanaan digital semacam ini untuk UKM.

    Para pejabat senior diharapkan segera membahas adopsi teknologi untuk menciptakan ekonomi digital, meningkatkan pendapatan negara, mendukung kebijakan fiskal, merangsang ekonomi, dan mendorong hubungan pembayaran APEC.

    Selain itu, menurut Pornchai, Thailand juga berencana mempresentasikan kemajuan dalam pengembangan dokumen dan proposal mengenai adopsi teknologi digital APEC untuk mengejar kebijakan fiskal dan menciptakan hubungan pembayaran di antara anggota APEC.

    Pejabat senior diharapkan berbicara tentang tren dan tantangan ekonomi global di kawasan, serta implementasi kebijakan fiskal APEC. Sedangkan topik lainnya termasuk pendanaan publik dan swasta untuk pembangunan berkelanjutan, netralitas karbon dan emisi nol bersih.[]

  • Startup Gadjian Beri Beasiswa Bagi Penyandang Difabel dan UKM Daerah Tertinggal

    Jakarta – PT Fatiha Sakti Group, melalui Gadjian Academy membuka kesempatan beasiswa bagi penyandang difabel dan pebisnis UKM dari daerah tertinggal untuk mengikuti program sertifikasi yang dinamai Chartered People Officer (CPO). Program sertifikasi ini merupakan kolaborasi Gadjian, forum edukasi pengelolaan bisnis dan SDM dengan konsultan korporasi, Pungki Purnadi.

    CEO Gadjian Afia Fitriati mengatakan, Beasiswa ini merupakan bukti peran aktif Gadjian, selaku pengembang aplikasi pengelolaan SDM, untuk mendukung program SDM Indonesia Unggul yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

    “Kami berharap dengan adanya beasiswa ini, rekan-rekan difabel dan pebisnis UKM daerah terpencil lebih termotivasi dan mudah mendapatkan akses edukasi bisnis dan pengelolaan SDM yang berkualitas untuk mengembangkan bisnis,” tutur Afia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Selasa, (14/06/2022).

    Dalam program CPO yang akan berlangsung dalam kurun waktu 6 minggu selama bulan Juli hingga Agustus 2022 ini, peserta sertifikasi akan mempelajari materi-materi terkait fundamental pilar-pilar pengelolaan bisnis dan SDM seperti langkah-langkah rekrutmen, strategi penentuan kompensasi karyawan, dan masih banyak lagi. Proses belajar mengajar dilakukan secara online sehingga dapat diakses peserta dari seluruh Indonesia.

    [irp]

    Sejak 2016, Gadjian Academy telah mengadakan lebih dari 100 lokakarya pengelolaan SDM dan mengedukasi lebih dari 3000 praktisi bisnis dan SDM dari seluruh penjuru Indonesia. Kerjasama dengan konsultan Pungki Purnadi yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di sektor swasta, BUMN dan pemerintahan diharapkan akan semakin meningkatkan nilai tambah yang diterima oleh peserta program CPO.

    Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran program dan beasiswa Chartered People Officer dapat diakses pada situs: https://www.gadjian-academy.com/cpoprogram atau https://bit.ly/BeasiswaCPO.

    [irp]

    Gadjian Academy adalah forum edukasi yang dibangun oleh Gadjian, aplikasi pengelolaan Sumber Daya Manusia dan penggajian terbaik yang berbasis awan (cloud) bagi perusahaan berkembang dan lean enterprises di Indonesia yang dibesut oleh Fast8 Group atau PT Fatiha Sakti . Hingga saat ini lebih dari 3000+ praktisi HR dan pelaku bisnis telah mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh Gadjian Academy.

    Sementara Gadjian adalah aplikasi pengelolaan SDM dan penggajian berbasis awan (cloud) bagi perusahaan berkembang dan lean enterprises di Indonesia. Tugas-tugas administrasi SDM yang rutin dan merepotkan seperti menghitung penggajian, PPh 21, iuran BPJS Karyawan, dan distribusi gaji – yang biasanya memusingkan kini menjadi hal yang sederhana dan mudah dilakukan dengan Gadjian. Gadjian diluncurkan pada 23 Mei 2016 dan saat ini sudah terintegrasi dengan beberapa aplikasi terkait, termasuk aplikasi absensi Hadirr. []

    [irp]

    INAYA UMPAN PANCING

  • Thailand Targetkan Pendapatan e-Commerce Tembus 7 Triliun Baht pada 2027

    Jakarta | Thailand berkomitmen meningkatkan pendapatan e-commerce domestik menjadi lebih dari 7,1 triliun baht pada tahun 2027, dengan pertumbuhan rata-rata 10% per tahun.

    Data Electronic Transactions Development Agency menunjukkan, nilai e-commerce Thailand pada 2021 mencapai 4,01 triliun baht, naik 6,08% dari tahun sebelumnya.

    Menurut Wakil Menteri Perdagangan Thailand Sansern Samalapa, yang memimpin pertemuan Komite E-Commerce 2022 kemarin, kelompok itu menyetujui rancangan rencana aksi pengembangan e-commerce nasional fase II yang mencakup 2023-2027. Fase I mencakup 2021-2022.

    Mengutip Bangkok Post, Jumat (22/04/2022), pada fase pertama, pemerintah akan meningkatkan pendapatan e-commerce menjadi 5,35 triliun baht tahun ini, meningkatkan pendapatan e-commerce usaha kecil dan menengah (UKM) minimal 5% per tahun, serta menumbuhkan pendapatan e-commerce lintas batas keluar setidaknya 5% per tahun selama tahun 2021-2022.

    Rencana tersebut diharapkan dapat menghubungkan informasi e-commerce antara pemerintah dan sektor swasta, serta meningkatkan efisiensi analisis data besar negara.

    Sedangkan fase kedua, lanjut Sansern, akan bertujuan mengembangkan tenaga kerja, warga negara dan pengusaha digital, meningkatkan lingkungan dan faktor-faktor yang berkontribusi pada pengembangan e-commerce, meningkatkan kepercayaan dalam transaksi di industri, serta mengembangkan platform online dan mempromosikan perdagangan online baik di dalam negeri maupun lintas batas.[]

  • Kemendag Teken MoU dengan Lulu Group, Produk UKM Indonesia Bakal Banjiri Pasar Timur Tengah

    Jakarta – Kementerian Perdagangan, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) on Promotion Cooperation dengan Lulu Group International di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (30/03/2022).

    Penandatanganan yang dilakukan menjelang penutupan Expo 2020 Dubai ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan penutupan Paviliun Indonesia yang telah berpartisipasi selama enam bulan. Melalui kegiatan ini, terbukti kawasan Timur Tengah sangat meminati produk UKM Indonesia.

    Penandatanganan MoU itu, dilakukan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Didi Sumedi yang sekaligus bertindak sebagai Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai dan COO Lulu Group International yang diwakili Director of Private Label Shamim Sainulabdeen.

    “Produk Indonesia saat ini telah go international, terutama di kawasan Timur Tengah. Namun, kami tidak akan berhenti sampai di sini saja. Melalui gelaran Expo 2020 Dubai yang membuka banyak peluang di bidang perdagangan, kami semakin gencar mempromosikan produk lokal Indonesia, khususnya dari usaha kecil menengah (UKM) untuk semakin menembus pasar global,” tutur Didi.

    Sebagai implementasi dari penandatanganan kerja sama tersebut, Kementerian Perdagangan di hari yang sama melanjutkan dengan kegiatan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) secara hibrida dengan lima lini usaha yang dimiliki oleh Lulu Group International, yaitu perusahaan di bidang produk dekorasi rumah, garmen, buah-buahan, barang kebutuhan sehari-hari, dan peralatan rumah tangga.

    Lulu Group International, merupakan salah satu perusahaan yang memiliki jaringan pemasaran ritel yang tersebar di seluruh kawasan Timur Tengah dan memiliki 218 gerai di seluruh dunia. Melalui kerjasama ini, Kemendag akan memfasilitasi para pelaku usaha dan produsen Indonesia yang telah terkurasi untuk bisa memasarkan produknya melalui jaringan Lulu Internasional, tidak hanya di pasar Uni Emirat Arab, tapi juga di seluruh dunia.

    “Kemendag juga akan membuka akses pasar langsung antara Lulu Group International dengan para pelaku UKM,” sebut Didi.

    Acara business matching diikuti 42 pelaku usaha dari wilayah Jabodetabek secara luring di Episode Hotel Gading Serpong dan 55 pelaku usaha wilayah di luar Jabodetabek secara daring. Kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah nyata untuk mengimplementasikan kerja sama dan langkah awal bagi masuknya produk-produk UKM Indonesia ke pasar Timur Tengah melalui jaringan ritel Lulu Group International.

    “Perjanjian bisnis ini membuktikan bahwa Paviliun Indonesia tidak hanya sebagai wadah untuk memamerkan potensi perdagangan, pariwisata, dan peluang investasi, tetapi sekaligus memberikan kerja sama nyata antara pengusaha Indonesia, buyer potensial, dan investor di pasar Timur Tengah,” tandas Didi.

    Penyelenggaraan business matching dan penandatanganan perjanjian bisnis tersebut cukup strategis karena 25 persen saham dari Lulu Group International dimiliki Pemerintah Timur Tengah. Hal tersebut merupakan kesempatan luar biasa untuk meningkatkan potensi perdagangan sekaligus memberikan pertumbuhan ekonomi yang baik untuk Indonesia dan Uni Emirat Arab.

    Uni Emirat Arab, merupakan salah satu negara tujuan ekspor potensial Indonesia. Pada Januari 2022, Uni Emirat Arab menjadi negara tujuan ekspor nonmigas ke-20 bagi Indonesia dengan nilai ekspor mencapai USD 182,9 juta. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 53,96 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021. Pada Januari 2022, Uni Emirat Arab juga menjadi negara tujuan ekspor nonmigas pertama Indonesia di kawasan Timur Tengah dengan pangsa mencapai 36,52 persen.

    Melihat besarnya potensi ekonomi yang dimiliki oleh Indonesia dan Uni Emirat Arab, Kementerian Perdagangan telah melakukan berbagai upaya melalui program pengembangan ekspor dan peningkatan akses pasar. Hal ini juga dalam rangka peningkatan ekspor Indonesia ke Timur Tengah, khususnya ke Uni Emirat Arab. []

  • Mendag: Kekuatan UKM Bisa Buat Indonesia Jadi Negara Maju

    peloporberita.com/ | Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menilai, Indonesia berpeluang jadi negara dengan ekonomi maju di dunia, lantaran memiliki pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang kuat. Hal itu diungkapkannya saat membuka acara Briefer’s Event Empowering SMEs To Recover Stronger secara virtual, Jumat (11/03/2022).

    Lutfi menyebutkan, UKM berkontribusi terhadap 61,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia, dan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja pada tahun lalu. Namun, dari sisi ekspor pada triwulan ketiga 2021, kontribusi UKM terhadap ekspor nonmigas Indonesia baru mencapai 15,65 persen.

    Dari segi jumlah pelaku, hanya sekitar 16,96 persen eksportir yang berasal dari UKM. Sedangkan produk UKM yang diekspor antara lain produk mesin sederhana, aksesoris kendaraan, peralatan rumah tangga, produk kayu, tekstil dan hasil laut.

    Lutfi mengungkapkan, pada 2045, PDB Indonesia diprediksi menduduki urutan keempat berdasarkan nilai tukar pasar dengan per kapita sebesar USD 28,934 di bawah Tiongkok, Amerika Serikat dan India.

    Indonesia juga diprediksi akan keluar dari jebakan kelas menengah pada 2034. Namun, untuk keluar dari jebakan kelas menengah, Indonesia harus melakukan investasi pada infrastruktur dan transfer teknologi.

    “Agar berhasil melakukan transfer teknologi, Indonesia harus memiliki pendidikan yang berkualitas agar sumber daya manusia dimasa mendatang menjadi kelas prima,” jelas Lutfi.

    Lutfi juga menjelaskan peran ekonomi digital terhadap ekonomi nasional. Pada 2020, total PDB Indonesia tercatat Rp 15.400 triliun. Dari jumlah itu, ekonomi digital berkontribusi sebesar 4 persen atau Rp 632 triliun.

    “Pada 2030, PDB Indonesia akan tumbuh menjadi Rp24.000 triliun. Pada periode ini, ekonomi digital tumbuh empat kali lipat menjadi Rp 4.531 triliun atau berkontribusi sebesar 18 persen dari total PDB. Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan yaitusektor pendidikan dan kesehatan yang mempunyai peran untuk menyelamatkan generasi emas Indonesia,” pungkasnya.[]

  • KemenKopUKM Bakal Fasilitasi UKM Unggulan Ikut Pameran Nasional dan Internasional, Ini Syaratnya

    peloporberita.com/ – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKop UKM) bakal memfasilitasi UKM unggulan Indonesia yang terpilih untuk mengikuti sejumlah pameran berskala nasional dan internasional yang akan berlangsung pada bulan Maret-April 2022.

    Deputi bidang UKM KemenKopUKM, Hanung Harimba Rachman mengatakan, pendaftaran untuk itu telah ditutup 31 Januari 2022 secara daring. Dari UKM yang terdaftar, kemudian diseleksi secara administrasi kelengkapan untuk dipanggil dalam kegiatan kurasi di Semarang, Jawa Tengah pada 11-12 Februari lalu.

    “Fasilitasi diberikan kepada UKM terpilih sesuai kuota serta yang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku,” tuturnya, Senin (14/2/2022).

    Lebih dari 828 pelaku UKM yang tersebar di 26 provinsi Indonesia ikut mendaftar. Dari jumlah tersebut, 230 pelaku UKM sudah memenuhi kelengkapan administrasi dari 22 provinsi dan 103 terkonfirmasi hadir dalam kegiatan kurasi yang akan berlangsung pada 11-12 Maret 2022 di Hotel Horison Semarang, Jawa Tengah.

    “Para pelaku UKM mendaftarkan produk mereka dalam berbagai macam kategori, di antaranya craft, fashion & accessories, culinary, home decor, furniture, dan coffee & condiments,” ungkap Hanung.

    KemenKopUKM Bakal Fasilitasi UKM Unggulan Ikut Pameran Nasional dan Internasional, Ini Syaratnya
    Barang-barang hasil buatan UKM. (Foto:pelopor.id/KemenkopUKM)

    Untuk melakukan pemilihan UKM yang layak dan siap masuk ke pasar global, empat kurator dihadirkan dengan pertimbangan potensi menjadi local champion di pasar domestik dan memiliki potensi untuk masuk di pasar internasional.

    Setiap UKM yang hadir diberikan waktu maksimal 5 menit untuk meyakinkan tim kurator. Waktu tersebut dipergunakan untuk beberapa hal diantaranya satu menit Elevator Pitch, kemudian dilanjutkan dengan tanya-jawab dari tim kurator dengan UKM.

    “Bagi UKM yang lolos seleksi tahap awal dalam kehadirannya di kegiatan kurasi yang berlangsung, dilakukan juga pengambilan gambar produk-produk unggulan yang dibawa oleh para pelaku UKM untuk di foto dan kemudian akan dibuatkan dalam direktori data pelaku usaha unggulan Indonesia binaan Kementerian Koperasi dan UKM untuk tahun 2022,” sebutnya.

    Dari hasil kegiatan kurasi yang berlangsung, diperoleh informasi bahwa masih banyak pelaku UKM yang memerlukan pengembangan inovasi produk maupun sertifikasi standar global agar bisa bersaing di pasar internasional.

    KemenKopUKM, melalui Deputi Bidang UKM, memiliki lima agenda pameran yang akan diselenggarakan yaitu pameran IFEX dan JIFFINA khusus untuk kategori furniture dan home décor, INACRAFT yang ditujukan bagi pelaku UKM kategori kerajinan, serta Jakarta Coffee Show dan Specialty Coffee Expo bagi kategori produk kopi, teh, dan coklat.

    Syarat dan ketentuan umum yang diberlakukan adalah bagi produk yang sudah siap ekspor dan memiliki standar global, memiliki omzet minimal Rp2 miliar per tahun (skala kecil – menengah), memiliki legalitas usaha (SIUPP, NPWP, NIB, TDP, atau ijin usaha), memiliki situs resmi/media sosial, memiliki brand yang terdaftar, produk harus otentik – bukan barang imitasi/kw.

    Selain itu, produk telah memiliki market (minimal lokal), telah memiliki sertifikasi produk (makanan/minuman: PIRT, Halal, BPOM, HACCP, Organik, ISO, FSSC; kosmetik: BPOM, Halal; dan Home Décor: SVLK, ISO), serta memiliki kemasan yang menarik dan informatif. []

  • Bank DKI Resmi Jadi Penyalur KUR

    peloporberita.com/ – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) dan Bank DKI melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pembiayaan dalam rangka pembiayaan subsidi bunga/subsidi marjin KUR (Kredit Usaha Rakyat). Dengan penandatanganan perjanjian kerjasama ini, selanjutnya Bank DKI sudah bisa menyalurkan KUR kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di DKI Jakarta.

    Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya mengapresiasi keseriusan Bank DKI Jakarta dalam upaya mendorong pengembangan usaha UMKM di wilayah DKI Jakarta melalui penyaluran KUR. Adapun plafon KUR yang akan disalurkan Bank DKI mencapai Rp1 triliun tahun 2022 ini.

    “Saat Covid-19 tentu mereka butuh tambahan dana yang murah. Jadi kami apresiasi kerja kerasnya menajemen Bank DKI yang sudah mengkoordinasikan dan memperbaiki infrastruktur IT dan sudah mampu memenuhi regulasi sehingga compliance terhadap aturan tata laksana penyaluran KUR,” tutur Eddy pada Senin, (7/2/2022).

    Ia juga meminta penyaluran KUR dilakukan secara profesional dan mengedepankan aspek kehati-hatian. Hal ini penting dilakukan, lantaran subsidi KUR yang dibayarkan pemerintah adalah dana dari APBN yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya.

    “Kami berharap Bank DKI dapat memaksimalkan distribusi KUR ini kepada mereka yang benar – benar membutuhkan. Jangan karena sanak saudara atau teman kemudian kita prioritaskan, kita harus utamakan profesionalisme,” ungkapnya.

    Eddy menjelaskan, pihaknya menargetkan penyaluran kredit perbankan kepada UMKM dapat mencapai 30 persen di tahun 2024. Sedangkan Tahun ini pagu KUR dinaikkan menjadi Rp373,17 triliun dari Rp285 triliun di tahun lalu. Selain itu, Pemerintah juga memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen dari Januari sampai dengan Juni 2022, sehingga suku bunga KUR yang sebelumnya sebelumnya 6 persen menjadi 3 persen.

    “KUR atau kredit UMKM harus digenjot karena nanti kita harus mencapai 30 persen penyaluran kredit perbankan ke UMKM di tahun 2024. Ini memang lebih kecil dibandingkan negara – negara lain yang telah maksimalkan SME (small medium enterprise) dalam pembiayaannya,” tandas Eddy.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah, Babay Parid Wazdi yang mewakili Bank DKI mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menyalurkan KUR sesuai dengan aturan dan pedoman yang ada. Dengan bekal pengalaman penyaluran KUR di tahun 2013-2014 lalu, Bank DKI optimis penyaluran KUR tahun ini akan jauh lebih baik.

    Babay menegaskan, Bank DKI telah melakukan asessment dan memetakan dengan cermat para calon penerima KUR. Menurutnya, UMKM yang ada di PT Pasar Jaya atau sekitarnya sangat potensial diberikan dukungan akses KUR ini.

    “Di Pasar Jaya itu ada sekitar 108 ribu pedagang. Kita sudah lakukan pemetaan mana yang bayar iuran lancar, mana yang lancar bayar listrik dan air. Mereka itu yang akan kita target. Ada juga nasabah di lingkungan Pasar Jaya yang sudah kami petakan potensinya,” kata Babay.

    Selanjutnya, Bank DKI juga menyasar para UMKM yang menjadi vendor kebutuhan barang dan jasa bagi sejumlah rumah sakit atau puskesmas di DKI Jakarta. Menurutnya di DKI Jakarta terdapat 38 RSUD dan 400 Puskesmas yang telah menjalin kemitraan dengan UMKM.

    “Jadi dengan peta yang sudah jelas ini, insyaallah kredit kita aman tidak seperti jaman dulu. Kami udah lakukan sosialisasi dan pelatihan dan ada asessment berkelanjutan juga,” pungkas Babay. []

  • KemenKopUKM: Bangun UKM Butuh Desain dan Pelatihan yang Efektif

    peloporberita.com/ – Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman menyampaikan, membangun UKM itu memerlukan desain yang tepat, termasuk pelatihan yang efektif.

    “Belajar dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, pelatihan atau peningkatan SDM harus dilakukan ahlinya, bukan pekerja sambilan,” tutur Hanung, saat Konferensi Pers secara daring terkait review program Kemitraan Rantai Pasok dan Kampus UKM, di Jakarta, Jumat (17/12/21).

    Hanung juga menjelaskan, pemateri juga harus dilakukan pelaku usaha langsung atau praktisi, seperti lawyer, ahli marketing dari perusahaan, dan sebagainya.

    Sementara tahun ini, KemenKopUKM berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor, Sippo, Prasetya Mulya (Manajemen Bisnis UKM),Yayasan Dana Bhakti Astra (YDBA) Universitas Padjajaran (UKM bidang perternakan), IPB (UKM Perikanan dan Pertanian), Telkomsel, yayasan Dharma Bhakti Astra, Indo-Eximpro, Lapenkop, Sekolah Ekspor, Star Training & Consultant, dan LSP Dekopin.

    Menurut Hanung, para UKM sangat antusias dengan pelatihan daring, melalui rangkaian Webinar Nasional Intensif Kampus UKM yang diikuti 9.464 partisipan.

    Terdiri dari 7.085 peserta webinar peningkatan kapasitas usaha dan 2.379 peserta pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

    “Salah satu indikator kinerja kami adalah peningkatan kompetensi SDM UKM,” ungkap Hanung.

    Berdasarkan pengolahan hasil data pre test dan post test dari keseluruhan pelatihan yang dilaksanakan (79 angkatan), telah dilakukan sampling 20 angkatan.

    Hasilnya, peserta pelatihan yang mengalami kenaikan kompetensi sebanyak 70,17% orang dengan kenaikan nilai rata-rata 23,97%.

    “Hal ini akan menjadi evaluasi kami untuk melakukan perbaikan berkelanjutan,” tandas Hanung.

    Sesuai mandat PP 7 Tahun 2021 lanjut Hanung, menyebutkan bahwa kemitraan menjadi salah satu pendorong loncatan kinerja UMKM.

    “Tahun ini, kami melakukan kemitraan dengan beberapa usaha besar, BUMN, hingga retail internasional,” pungkasnya.

    Diantaranya, dalam program perluasan pasar produk UKM melalui UNIQLO Neighborhood Collaboration, Teras Indonesia IKEA, InaProduct, Accor Group, MNC Group, dan lain-lain.

    UKM juga didorong masuk ke rantai nilai industri dengan melakukan piloting bersama 9 BUMN, seperti Pertamina, Krakatau steel, PLN, Perhutani, Kimia Farma, RNI, BRI, dan Telkomsel.

    “Data sementara menunjukkan 304 UKM bermitra dengan BUMN,” sebut Hanung.

    Hanung merujuk harus belajar dengan Jepang, Korea Selatan, dan China.

    “Disana, UMKM-nya menjadi bagian rantai pasok industrinya mulai dari hulunya. Bahkan, di Jepang, UMKM menyediakan komponen otomotifnya,” kata Hanung.

    Oleh sebab itu, dalam melaksanakan efektifitas program, Hanung menyebut pihaknya memerlukan insight, analisis keberhasilan, dan manfaat programnya dari lembaga survei/riset independen.

    “Dalam menjalankan program pada tahun-tahun mendatang, sejak awal kami akan melibatkan lembaga survei atau riset independen sebagai parner. “Diantaranya, melakukan survei terkait dampak program dan kebijakan,  melakukan fungsi visualisasi analisis data dan implementasi program yang lebih terukur,” ucap Hanung. []

  • Indonesia Fund Festival 2021 Jaring UKM dan Startup Potensial

    peloporberita.com/ | Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) berkolaborasi dengan MNC Group, Orbit Future Academy dan Inkubator Siger Innovation Hub dalam mendukung perkembangan ekonomi nasional melalui event berskala internasional, yaitu Indonesia Fund Festival (IFF) 2021.

    IFF 2021 akan dilaksanakan pada 14 Desember 2021 di Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower. Ini adalah ajang pertemuan atau business pitching antara tenant inkubator wirausaha binaan LPDB-KUMKM dengan calon investor, baik lokal maupun internasional.

    Sebelum kegiatan IFF 2021 dimulai, para tenant telah mengikuti sejumlah assessment terlebih dahulu menggunakan tools Investor Readiness Ratio (IRR).

    Setelah assessment dilakukan terhadap lebih dari 100 tenant pendaftar, maka terpilihlah 13 tenant terbaik, ditambah beberapa startup terbaik dari seluruh Indonesia yang lolos seleksi dan dapat mengikuti pitching bersama investor.

    Namun untuk mempersiapkan diri sebelum pitching, para tenant dan startup tersebut akan mengikuti bootcamp pada 08-11 Desember 2021.

    Dalam keterangan tertulis, Co-Founder Orbit Future Academy Sachin V. Gopalan mengatakan, IFF 2021 adalah ajang yang sangat tepat bagi pengembangan ekosistem startup di Indonesia. Selain memberikan akses kepada investor, para tenant inkubasi dan UKM juga diberikan kesempatan mendapatkan pelatihan dalam bootcamp.

    Sachin juga mengatakan, IFF 2021 menjadi ajang penting untuk para investor, baik domestik maupun asing, dalam memajukan sektor UMKM di Indonesia dan juga meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia.

    Saat ini, rasio kewirausahaan di Indonesia tercatat mencapai 3,47 persen dari total populasi. Pemerintah menargetkan rasio tersebut bisa naik menjadi 4 persen pada tahun 2024.

    Sachin pun mengajak para investor maupun startup di Indonesia untuk bergabung dalam event IFF 2021. “Anda dapat mendaftar sebagai investor di situs web inkubator.lpdb.id. Dalam web tersebut, terdapat virtualbooth dari tenant-tenant terpilih kami. Untuk para startup yang terpilih, saya mendorong Anda untuk memberikan penawaran terbaik sehingga Anda bisa mendapatkan dana investasi yang dapat mewujudkan mimpi bisnis Anda,” ujarnya. []

    Baca juga: KemenKopUKM Luncurkan Portal Nasional SMEsta.id

  • Mengenal Ombak Food, Salah Satu UKM di Desa Wisata Bonjeruk

    peloporberita.com/ – Lombok | Usaha Kecil Menengah (UKM) Ombak Food berdiri sejak 2017, yang berawal dari program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini, Bonjeruk telah bertransformasi menjadi sebuah desa wisata yang unik dan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

    Pendiri Ombak Food Yosi Eka Kurniawati mengatakan bahwa usahanya berjalan dengan penuh perjuangan sejak awal berdiri pada 2017, karena setahun kemudian terjadi gempa bumi di Lombok. “2018 sudah mulai dikenal waktu itu, terus gempa, terus stop dulu, habis itu bangkit lagi pelan-pelan saya ikut kompetisi, dari situ mulai dikenal, mulai berkembang, terus pandemi lagi awal 2020,” ujarnya kepada wartawan di Desa Wisata Bonjeruk, Lombok, Senin (22/11/2021).

    Kemudian, Yosi mencoba inovasi produk saat pandemi dengan tujuan membuat orang penasaran, salah satunya adalah stik plecing kangkung. Ia pun memasarkannya lewat WhatsApp Group, serta media sosial Instagram @ombakfood dan Facebook Ombak Food. Strategi ini diakuinya berhasil membuat Ombak Food semakin dikenal, bahkan sampai di luar NTB, seperti Bali, Lampung dan Batam.

    Selain stik plecing kangkung, beberapa produk andalan Ombak Food adalah Jaje Ragi, Stik Daun Kelor, Stik Duri Ikan, Stik Buah Naga dan masih banyak lagi. Harga jualnya berkisar Rp 7.500 – Rp 30.000.

    Ombak Food juga ikut berpartisipasi dalam NTB Expo 2021 di ajang balap motor World Superbike (WSBK) 2021 yang berlangsung pada 19-21 November 2021 di Sirkuit Mandalika. Yosi mengatakan, tidak ada satu pun produknya yang terjual pada hari pertama. “Terus saya coba untuk gimana caranya supaya ada daya tariknya pembeli mau datang. Akhirnya saya jual es, jual nasi, kopi untuk pelengkapnya. Karena setelah itu kan orang maunya nyemil gitu,” lanjutnya.

    Tidak hanya itu, ia juga memutuskan untuk berjualan lebih pagi, sehingga para panitia dan pekerja di WSBK bisa sarapan di stand Ombak Food sebelum acara dimulai. Strategi itu pun berhasil membuat stand Ombak Food semakin ramai dihari kedua dan ketiga WSBK. []

    Baca juga: Nikmatnya Nasi Ayam Merangkat, Kuliner Khas Desa Wisata Bonjeruk Lombok