Tag: Twitter

  • Pemilik Tesla Elon Musk Akuisisi 9,2% Saham Twitter

    Jakarta | Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk melalui Elon Musk Revocable Trust mengakusisi 9,2% saham Twitter senilai USD 2,89 miliar atau setara Rp 41,5 triliun.

    Pembelian ini berpotensi menjadikan Musk sebagai stakeholder terbesar di situs micro-blogging itu. Mengutip BBC, kepemilikan saham Musk bahkan lebih dari empat kali kepemilikan pendiri Twitter Jack Dorsey yang hanya 2,25%.

    Kabar tersebut langsung membuat harga saham Twitter melonjak 25% dalam perdagangan pre-market dan ditutup melesat 27% pada hari perdagangan Senin (04/04/2022) waktu setempat.

    Musk selama ini diketahui memang sangat aktif sebagai pengguna Twitter. Ia memiliki lebih dari 80 juta pengikut di Twitter.

    Sekitar dua minggu sebelum akuisisi ini, Elon Musk sempat mengkritik Twitter lewat cuitannya. Pemilik SpaceX ini melakukan polling di Twitter yang menanyakan ke pengguna apakah mereka percaya Twitter mematuhi prinsip kebebasan berbicara atau tidak.

    Ternyata ada 70% pengguna yang menilai Twitter tidak mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara. Dan menurut Musk, hal itu merusak demokrasi.

    “Kegagalan untuk mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara secara fundamental merusak demokrasi,” kata Musk dalam cuitannya.

    Bahkan, ia mengunggah cuitan lanjutan yang menawarkan adanya platform media sosial alternatif. “Apakah platform media sosial baru dibutuhkan?” ujarnya.[]

  • Australia Perketat Pengawasan Terhadap Perusahaan Internet

    Jakarta | Australia mengeluarkan aturan baru untuk mengawasi perusahaan internet di negaranya dalam menangani penyebaran berita palsu atau hoax.

    Dalam aturan terbaru itu, Otoritas Komunikasi dan Media Australia atau The Autralian Communication and Media Autority (ACMA) mewajibkan perusahaan internet membuka data internalnya dan akan memberikan kode industri internet bagi yang menolak bekerja sama.

    Melansir Bloomberg, langkah ini sebagai tindak lanjut pemerintah Australia atas temuan ACMA bahwa empat per lima dari orang dewasa di negara itu telah menerima informasi yang salah terkait Covid-19.

    Upaya yang dilakukan Australia juga sejalan dengan negara-negara di Eropa yang mulai akhir tahun ini akan membatasi konten negatif di internet. Bahkan, Uni Eropa mengupayakan tindakan tegas untuk menghentikan disinformasi, mengingat sejumlah klaim yang dilakukan media Rusia selama invasi ke  Ukraina.

    Laporan ACMA menyebutkan, narasi palsu biasanya dimulai dengan unggahan yang sangat emosional dan menarik. Kemudian kelompok konspirasi sering mendesak orang bergabung dengan platform yang lebih kecil namun kebijakan moderasi lebih longgar, seperti Telegram.

    DIGI, badan industri Australia yang mewakili Facebook, Google, Twitter dan TikTok menyatakan mendukung rekomendasi ACMA. Bahkan, DIGI telah menyiapkan sistem untuk memproses keluhan tentang informasi yang salah.[]

  • Twitter Angkat Tiga Pemimpin Baru dalam Divisi Konsumen

    peloporberita.com/ | Jejaring sosial dan mikroblog Twitter mengangkat tiga pimpinan baru dalam divisi konsumen, dengan tujuan mengawasi pengembangan fitur dan layanan baru.

    Mengutip Reuters, dengan adanya para pemimpin baru ini, Twitter pun menargetkan bisa meraih 315 juta pengguna harian pada akhir 2023, atau naik dari angka 217 juta saat ini.

    Melalui cuitannya, General Manager Twitter Kayvon Beykpour menyebutkan nama-nama para pemimpin baru itu. Pertama, Jay Sullivan sebagai Vice President of Consumer Products Twitter. Sebelumnya Sullivan adalah mantan Product Director at The Virtual and Augmented Reality Unit Facebook.

    Kemudian Anita Butler menjadi Head of Consumer Design, yang berfokus pada privasi dan meningkatkan keamanan percakapan Twitter.

    Selanjutnya adalah Arnaud Weber yang memimpin rekayasa dalam divisi konsumen. Sebelumnya, Weber memimpin bagian teknik dalam tim yang bertanggung jawab meningkatkan pendapatan melalui penjualan iklan digital dan lisensi data.

    Selama setahun terakhir, Twitter telah mengembangkan sejumlah fitur baru seperti Spaces, obrolan audio dan komunitas, yang memungkinkan pengguna mengelompokkan minat yang sama. []

  • Truth Social, Medsos Milik Donald Trump Meluncur Hari ini

    peloporberita.com/ – Truth Social, platform media sosial baru milik Donald Trump meluncur di Apple Store mulai hari ini, Senin (21/2/2022). Peluncuran tersebut, menandai kembalinya mantan Presiden Amerika Serikat (AS) itu ke ranah media sosial setelah akunnya diblokir Twitter dan Facebook.

    Menurut Trump, Truth Social merupakan alternatif dari Facebook, Twitter, dan YouTube, yang melarangnya setelah serangan di US Capitol oleh para pendukungnya pada 6 Januari 2021. Kala itu, Trump dituduh menghasut pengikutnya untuk menggunakan kekuatan untuk mencoba membatalkan hasil pemilihan 2020.

    Sementara keterangan soal peluncuran itu, berasal dari akun terverifikasi Chief Product Officer Truth Social, Billy B. Ia menjawab pertanyaan dari pengguna yang diundang untuk menggunakan aplikasi tersebut selama tahap pengujian.

    Saat seorang pengguna bertanya, kapan aplikasi tersebut rilis. Billy menjawab bahwa aplikasi tersebut masih tahap pengujian dan segera dirilis ke publik.

    “Kami akan rilis di Apple App Store pada 21 Februari,” tutur Billy, dikutip dari Reuters, Minggu (20/2/2022).

    Disebutkan bahwa tampilan Truth Social, sangat mirip dengan media sosial Twitter. Hanya saja, setiap “tweet” dari media sosial ini disebut dengan “truth” atau kebenaran. Truth Social juga menggunakan istilah “re-truth” untuk menyebut “retweet” versinya.

    Kedepannya, Trump bakal menghadapi tantangan yang lebih besar, yakni bagaimana mempertahankan aplikasi ini agar tidak “ditendang” dari App Store milik Apple maupun Play Store milik Google. []

  • Cuitan di Twitter Bakal Lebih dari 280 Karakter

    peloporberita.com/ – Jejaring sosial Twitter, dikabarkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan penggunanya membuat tweet lebih panjang. Fitur baru itu, ditemukan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong dan di namakan Twitter Articles.

    Belum banyak informasi yang diketahui soal fitur ini, tapi dari namanya sepertinya Twitter Articles memungkinkan pengguna mengunggah cuitan yang panjangnya lebih dari 280 karakter.

    Wong membagikan screenshot yang memperlihatkan Twitter Articles akan memiliki tab atau bagiannya sendiri, seperti tab Spaces atau Explore di aplikasi Twitter. Namun, belum diketahui apakah fitur ini akan memiliki batas karakter atau kata, seperti dilansir dari XDA Developers, Sabtu (5/2/2022).

    Sebelumnya, Twitter hanya memilihi 140 karakter dalam setiap cuitannya dan kemudian menjadi 280 pada tahun 2017. Tetapi, jumlah ini dianggap masih terlalu sedikit sehingga pengguna yang ingin mengunggah cuitan lebih panjang harus membuat thread atau utas.

    Nah, Fitur Twitter Articles ini, bakal mempermudah pengguna yang sering membuat utas panjang lantaran mereka nantinya bisa menyatukan semua cuitannya dalam satu halaman.

    Kendari Demikian, ada juga beberapa pengguna yang mengatakan fitur ini akan mengurangi engagement di Twitter sebab utas cuitan biasanya mendapatkan banyak reaksi dari pengguna yang sama.

    Twitter, diketahui mencoba beragam fitur baru beberapa waktu terakhir ini. Termasuk, merilis fitur percakapan audio mirip aplikasi Clubhouse yang sempat viral tahun lalu. Fitur bernama Spaces itu, diluncurkan 2021 setlah diuji coba sejak November 2020. Di dalam Spaces, pengguna bisa langsung terhubung untuk saling bercakap melalui audio dengan pengguna lainnya. []

  • 7 Bulan Diblokir, Nigeria Cabut Larangan Twitter

    peloporberita.com/ – Nigeria mencabut larangan Twitter setelah platform media sosial itu berjanji membuka kantor lokal, diantara perjanjian lain yang dibuat dengan pihak berwenang di negara Afrika Barat itu. Sebelumnya, Pemerintah Nigeria menangguhkan Twitter pada 4 Juni 2021 lalu setelah menghapus postingan dari Presiden Muhammadu Buhari yang mengancam akan menghukum para separatis regional.

    Perusahaan telekomunikasi kemudian memblokir akses pengguna Twitter di seluruh Nigeria. Sampai akhirnya Twitter luluh dan menyatakan akan bekerja dengan pemerintah federal dan industri yang lebih luas untuk mengembangkan Kode Etik sejalan dengan praktik terbaik global.

    Twitter
    Logo Twitter. (Foto:Pelopor.id/Ist)

    Langkah pemerintah Nigeria, memicu kecaman internasional atas kebebasan berbicara. Badan pengembangan teknologi informasi setempat mengatakan, keputusan Twitter untuk mendaftarkan diri di negara tersebut menunjukkan komitmen perusahaan teknologi itu pada Nigeria. Twitter sendiri, belum mengomentari keputusan Nigeria untuk mencabut larangan tersebut.

    Nigeria, memerintahkan penyedia internet untuk memblokir Twitter kala itu dengan tuduhan platform tersebut digunakan untuk merusak “keberadaan perusahaan Nigeria” melalui penyebaran berita palsu yang berpotensi memiliki “konsekuensi kekerasan”.

    Hal ini, terjadi setelah Twitter menghapus unggahan Presiden Buhari yang merujuk pada Perang Saudara Nigeria 1967-1970 dan untuk memperlakukan “mereka yang berperilaku buruk hari ini” dalam “bahasa yang akan mereka pahami”.

    Di kalangan masyarakat Nigeria, Twitter cukup populer. Platform tersebut telah digunakan sebagai alat mobilisasi. Aktivis pun, menggunakannya untuk menggalang dukungan selama protes terhadap kebrutalan polisi di bawah tagar #EndSars yang mendapat perhatian global. []

  • Trump Dikabarkan Rilis Aplikasi Media Sosialnya pada Februari 2022

    peloporberita.com/ | Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald Trump berencana meluncurkan aplikasi media sosial Truth Social pada 21 Februari 2022, menurut daftar App Store milik Apple Inc.

    Berdasarkan foto demo, aplikasi ini terlihat mirip dengan Twitter yang menawarkan fitur untuk mengikuti orang lain dan topik yang sedang tren. Kemudian pesannya yang setara dengan cuitan atau tweet, akan dijuluki dengan sebutan kebenaran atau truth.

    Trump meluncurkan aplikasi media sosialnya sendiri setelah mendapat blokir dari Facebook dan Twitter sejak tahun lalu. Pasalnya, Trump dianggap mendorong para pendukungnya berpartisipasi dalam serangan 6 Januari di Capitol AS, dengan klaim tidak berdasar tentang penipuan yang meluas dalam pemilihan presiden 2020.

    Peluncuran ini diprediksi menjadi yang pertama dari tiga tahap pengembangan TMTG. Menurut situs resmi perusahaan, yang kedua adalah layanan video-on-demand berlangganan yang disebut TMTG+ dengan hiburan, podcast dan berita.

    TRUTH Social yang merupakan alternatif Trump Media & Technology Group (TMTG) dan Apple tidak berkomentar mengenai peluncuran ini. Namun sumber yang mengetahui masalah tersebut mengkonfirmasi bahwa 21 Februari adalah tanggal peluncuran aplikasi media social yang direncanakan. []

    Baca juga: Perusahaan Media Sosial Trump Dapat Investasi USD 1 Miliar

  • Twitter Akui Kelemahan Kebijakan Penghapusan Konten

    peloporberita.com/ – Twitter, akui kelemahan dalam kebijakan baru mereka soal penghapusan konten. Sejumlah pihak, memanfaatkan aturan ini untuk mendesak Twitter menghapus unggahan tanpa persetujuan.

    Aturan baru itu, pengguna tidak lagi dibiarkan mengunggah gambar atau video personal orang lain tanpa persetujuan. Hal ini, disebut untuk mencegah pelecehan pelanggaran privasi dan penyalahgunaan di Twitter.

    Namun, kebijakan ini memicu persoalan baru lantaran siapa pun kini bisa melaporkan dan meminta Twitter menghapus unggahan. Sejumlah pihak juga diketahui memanfaatkan hal tersebut untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab.

    “Kami sadar sejumlah besar laporan terkoordinasi dan berbahaya. Sayangnya tim penegakan kami membuat beberapa kesalahan,” tutur Twitter dikutip dari AFP Minggu 5/12/2021.

    Baca juga : 

    Kesalahan ini diketahui setelah seorang peneliti di Philadelphia Gwen Snyder mengaku akunnya diblokir akhir pekan ini. Twitter memblokir akun miliknya setelah ada yang melaporan serangkaian foto yang ia unggah pada 2019. Foto tersebut menunjukkan kandidat politik lokal pada pawai kelompok ekstrem Proud Boys.

    Sebelumnya Twitter mengeluarkan kebijakan bahwa berbagai media privat seperti gambar atau video berpotensi melanggar privasi dan dapat mengakibatkan kerugian emosional atau fisik tetapi penghapusan konten itu tidak dilakukan begitu saja pihak yang dicatat dalam konten gambar maupun video Tanpa Izin itu perlu melaporkannya terlebih dahulu kepada Twitter dan kemudian Twitter melakukan peninjauan tetapi Hal inilah justru yang bisa memicu penyalahgunaan lebih lanjut.

    Sementara Senior digital forensic resort Atlantic Council Emerson Brooking mengatakan, aturan yang ditulis begitu luas ini bisa membuat Kebanyakan orang dapat mengajukan keluhan tentang siapapun. []

  • CEO Twitter Jack Dorsey Mengundurkan Diri, ini Penyebabnya

    peloporberita.com/ – Jack Dorsey, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Twitter pada Senin (29/11/2021) waktu setempat. Hal ini, disampaikannya lewat email kepada staf yang kemudian juga ia bagikan ke publik lewat cuitannya di Twitter.

    Dorsey percaya, bila Twitter dipimpin oleh pendiri maka akan sangat membatasi dan ini dianggapnya satu kegagalan. Sebagai penggantinya, Dorsey sudah menunjuk Chief Technology Officer Twitter, Parag Agrawal sebagai CEO yang baru.

    “Saya ingin Anda semua tahu bahwa ini adalah keputusan saya dan saya memilikinya. Itu adalah hal yang sulit bagi saya, tentu saja. Saya sangat menyukai layanan dan perusahaan ini,” tutur Dorsey lewat email yang dibagikan di Twitter.

    Dorsey, akan tetap menjadi anggota dewan Twitter meski ia sudah menyatakan mundur sebagai CEO. Namun ini hanya sampai rapat pemegang saham berikutnya pada 2022.

    “Dan setelah itu, aku akan meninggalkan dewan. Mengapa tidak tinggal atau menjadi ketua? Saya percaya sangat penting untuk memberikan Parag ruang yang dia butuhkan untuk memimpin,” tegas Dorsey.

    Baca juga : 

    Sementara Forbes pada Selasa (30/11/2021) melaporkan, bahwa Jack Dorsey memiliki kekayaan bersih sebesar USD11,8 miliar atau sekitar Rp168,7 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

    Kekayaan tersebut berasal dari dua perusahaan miliknya Twitter dan Square yakni perusahaan fintech yang dapat melakukan pembayaran kartu kredit dan transfer uang digital melalui CashApp.

    Berikut email Dorsey kepada stafnya yang kemudian ia bagikan juga kepada publik lewat cuitan di Twitter.

    []

  • Laba Twitter Q3 Menurun Drastis Setelah Bayar Gugatan

    peloporberita.com/ | Laba raksasa media sosial Twitter menurun hingga USD 537 juta atau sekitar Rp 7,62 triliun (kurs Rp 14.200), sepanjang kuartal III-2021.

    Penurunan ini dialami Twitter setelah membayar USD 809,5 juta atau setara Rp 11,5 triliun, untuk menyelesaikan gugatan yang sudah berjalan sejak lama.

    Sebelumnya pada tahun 2015, Twitter dituduh menyesatkan investor tentang jumlah pengguna aktif bulanan serta seberapa sering mereka melihat linimasa Twitter, seperti dikutip dari BBC, Kamis (28/10/2021).

    Meski demikian, pendapatan Twitter pada kuartal III-2021 berhasil tumbuh hingga 37%. Salah satunya didorong oleh keberhasilan mengatasi dampak dari perubahan privasi Apple yang menghantam rivalnya, seperti Snap dan Facebook. Sentimen itu telah mendorong saham Twitter naik hingga 3%.

    Selama kuartal tersebut, Twitter tercatat meraih untung sebesar US$ 1,14 miliar dalam pendapatan iklan.

    Dalam konferensi dengan para analis, Chief Financial Officer Twitter Ned Segal mengatakan, platform tersebut memperluas bisnis periklanan yang ditargetkan, seperti dengan memperkenalkan topik yang dapat diikuti pengguna di Twitter. []