Tag: Truk Kontainer

  • Langkah Kakorlantas Polri Pasca Insiden Kecelakaan Maut di Balikpapan

    peloporberita.com/ – Terkait kecelakaan maut truk kontainer yang menewaskan empat orang di Simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (21/1/2022),  Kakorlantas Polri, Irjen. Pol. Firman Shantyabudi mengatakan, pihaknya akan menunggu kajian terlebih dahulu untuk selanjutnya membuat rekomendasi revisi sejumlah aturan.

    “Tunggu hasil kajian dulu, harus obyektif. Rekomendasi bisa mencakup banyak hal termasuk bila diperlukan revisi-revisi aturan. Semoga rekomendasi bisa ditindaklanjuti juga natinya,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis dikutip Senin, (24/1/2022).

    Firman  memastikan, akan ada analisis dan evaluasi (anev) yang dilakukan Polri, dalam hal ini Korlantas sebagai buntut dari kecelakaan maut tersebut. Kakorlantas Polri pun berharap, nantinya rekomendasi yang diajukan bisa menjadi solusi dan mencegah peristiwa kecelakaan serupa terulang kembali.

    “Semua pasti akan ada dilaksanakan anev secara terkoordinasi. Sebuah peristiwa kecelakaan lalulintas pasti akan kita pelajari untuk diperoleh hal-hal yang menjadi sebab itu terjadi. Dengan demikian, diharapkan akan ada rekomendasi-rekomendasi yang bisa diajukan untuk solusi mencegah laka lantas,” ungkap Firman.

    Sebelumnya telah terjadi tragedi dimana sebuah truk tronton menabrak 20 kendaraan dengan rincian 14 sepeda motor dan 6 mobil pada Jumat (21/1/2022) pagi. Sopir truk tronton yang menjadi penyebab kecelakaan maut itu, M. Ali, telah diamankan di Polresta Balikpapan dan ditetapkan sebagai tersangka. Sebanyak empat orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya luka-luka.

    Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo menyatakan, tersangka dijerat Pasal 310 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalau Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 6 tahun dan di-juncto-kan dengan Pasal 359 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.

    M. Ali, dinilai telah melanggar dua aturan. Salah satunya, peraturan Wali Kota Balikpapan yang melarang truk melintas di lokasi kejadian atau di Simpang Rapak pada jam kerja atau jam sibuk.

    Dalam video beredar di masyarakat diketahui, bahwa para pengendara masih antre di lampu merah ketika truk tronton melaju tidak normal dari arah belakang. Truk yang tak terkendali itu langsung menabrak sejumlah pengendara mobil dan motor yang ada di belakangnya hingga kendaraan-kendaraan nahas tersebut berserakan di Simpang Muara Rapak. []

  • Rem Blong Sebabkan Kecelakaan Maut di Balikpapan, 5 Orang Tewas

    peloporberita.com/ – Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Kombes Sonny Irawan menyampaikan, sebuah truk tronton telah menabrak sejumlah kendaraan lainnya Pada hari Jumat, (21/1/2022), Pukul 06.15 WITA di lampu merah Muara Rapak.

    Saat peristiwa nahas ini terjadi, semua kendaraan sedang berhenti di lampu merah. Berdasarkan laporan sementara, 5 orang tewas dalam kecelakaan ini, luka berat 4 orang dan luka ringan masih didata polisi.

    Rem Blong Sebabkan Kecelakaan Maut di Balikpapan, 21 Orang Tewas. (Foto:pelopor.id/Tangkapan Layar)
    Rem Blong Sebabkan Kecelakaan Maut di Balikpapan, 21 Orang Tewas. (Foto:pelopor.id/Tangkapan Layar)

    “Bhabinkamtibmas dari Polresta Balikpapan sedang melaksanakan penyisiran di rumah sakit. Nanti data lengkapnya akan kami sampaikan,” tutur Sonny Jumat, (21/1/2022).

    Akibat tertabrak truk tranton tersebut, sebuah tiang lampu Merah roboh, Pagar pembatas Jalan rusak, 6 Unit kendaraan roda empat hancur yang terdiri dari 2 Angkot warna Merah dan Biru, 2 unit Mobil Pribadi, 2 Unit mobil jenis Pick Up. Sedangkan motor yang hancur Sebanyak 14 Unit.

    Sonny juga mengatakan, bahwa berdasarkan informasi sementara tragedi itu terjadi lantaran rem truk kontainer tersebut blong. Sehingga kendaraan menabrak kendaraan lainnya yang sedang berhenti di lampu merah.

    Sementara sopir truk tronton maut itu, dalam keadaan sehat dan sudah diamankan polisi.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pelopor Berita (@peloporberita)

    Berdasarkan keterangan sang sopir bernama Muhammad Ali (48), saat kejadian ia membawa muatan Kontener 20 Fit yang berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 Ton yang hendak di antar ke Kampung Baru Balikpapan Barat. Sesampai di depan Bank Mandiri Rem sudah tidak berfungsi dan Truck Tronton meluncur dan menabrak segala yang ada di depannya. []

  • Tak Terima Diklakson, Pengemudi Pajero Pecahkan Kaca Truk Kontainer

    peloporberita.com/ | Jakarta – Sebuah video mendadak viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pengemudi Mitsubishi Pajero Sport mengamuk dan memecahkan kaca truk kontainer di Jalan Yos Sudarso, Jakarta, Sabtu (26/6/2021). Peristiwa itu direkam oleh pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.

    Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, disebutkan kronologi kejadian adalah mobil Pajero rem mendadak dan mobil kontainer yang ada di belakangnya refleks membunyikan klakson.

    Pengendara Pajero yang terlihat mengenakan seragam TNI itu tidak terima, dan langsung turun dari mobilnya sambil membawa stik atau pentungan. Ia pun seketika mengamuk kepada sang sopir kontainer dan memecahkan kaca depan truk tersebut. Setelah itu, pengendara Pajero tersebut langsung pergi begitu saja.

    Video ini juga diunggah oleh akun Instagram @romansasopirtruck dengan keterangan tambahan: aksi penganiayaan dan pengrusakan dilakukan oleh pengendara Pajero Hitam bernopol B 1861 QH terhadap sopir kontainer bernopol B 9791 UIX. Korban yang bernama Egi mengalami memar dan lecet pada tubuhnya.

    Menanggapi hal itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan belum menerima laporan rinci terkait peristiwa tersebut. “Saya belum terima laporan,” kata Guruh saat dihubungi, Sabtu malam, melansir Kompas. Meski begitu, Guruh memastikan akan menyelidiki kasus tersebut. []