Tag: Tim Cook

  • Apple Masih Terus Tertekan Kendala Rantai Pasokan

    Jakarta | Perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino, Apple Inc, memprediksi pendapatannya pada kuartal ini akan tertekan oleh kendala rantai pasokan yang menghabiskan biaya sekitar USD 4 miliar hingga USD8 miliar.

    Sebelumnya, Apple sempat mengatakan bahwa kinerja kuartal I-2022 akan menjadi rekor, meski tingkat pertumbuhannya akan melambat untuk keseluruhan bisnis dan segmen layanannya.

    Namun, aturan pembatasan Covid yang ketat di Tiongkok telah berdampak terhadap permintaan akan produk Apple di negara itu. Ditambah lagi dengan tingginya inflasi dan perang Rusia-Ukraina.

    “Kami tidak kebal terhadap tantangan ini, tetapi kami memiliki kepercayaan diri yang besar pada tim kami, dan produk serta layanan kami dan pada strategi kami,” kata CEO Apple Tim Cook seperti dilansir dari Bloomberg.

    Sejumlah analis memproyeksikan rata-rata Apple meraih USD 94 miliar. Laba masuk pada USD 1,52 per saham, dibandingkan dengan prediksi USD 1,42, yang mendorong kenaikan saham Apple pada akhir perdagangan.

    Penjualan dan laba fiskal kuartal pertama telah melampaui prediksi analis, yang salah satunya didorong oleh kuatnya permintaan iPhone dan layanan digital. Selain itu, Apple juga mengumumkan pembelian kembali saham baru senilai USD 90 miliar.[]

  • Karyawan Apple Mulai Kembali Bekerja di Kantor 11 April 2022

    peloporberita.com/ – Perusahaan Teknologi Amerika Serikat, Apple mulai 11 April 2022 mendatang akan memulai proyek pekerjaan hibrida secara bertahap.

    Dalam proyek percontohan ini, karyawan akan mulai kembali bekerja di kantor satu hari dalam seminggu. Hal ini diketahui lewat email yang dikirim oleh CEO Apple, Tim Cook kepada karyawannya seperti dikutip dari The Verge Sabtu,(5/03/2022).

    “Di Amerika Serikat, mulai 11 April, kami akan memulai pendekatan bertahap untuk uji coba hibrida, dengan tim kembali ke kantor pada awalnya satu hari dalam seminggu, dan kemudian, dimulai pada minggu ketiga, dua hari seminggu. Masa transisi ini sekarang akan diperpanjang dari empat menjadi enam minggu,” tulis Cook dalam emailnya.

    Selain itu, Cook juga menyampaikan bahwa Staf perusahaan yang telah melakukan vaksinasi tidak perlu memakai masker di kantor. Sementara untuk pekerja ritel di sejumlah lokasi, masker akan menjadi opsional. Aturan ini, muncul setelah Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) tak lagi mengharuskan penggunaan masker di dalam ruangan.

    “Saya juga ingin menjelaskan bahwa Anda selalu dipersilakan untuk memakai masker dan Anda harus merasa nyaman melakukannya. Dan saya ingin menegaskan kembali pentingnya mendapatkan vaksin dan booster jika Anda bisa. Anda selalu dapat menemukan protokol terbaru kami di Welcome Forward,” tegas Cook. []

     

  • Ukraina Minta Bos Apple Blokir Akses App Store di Rusia

    peloporberita.com/ – Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov secara resmi meminta CEO Apple Inc, Tim Cook mengurangi produk dan memblokir akses App Store di Rusia.

    Hal ini diketahui melalui salinan surat yang ditujukan kepada Cook yang diunggah di media sosial. Dalam surat tersebut, Ukraina meminta produsen iPhone tersebut agar berhenti memasok produk dan layanan Apple kepada Federasi Rusia, termasuk memblokir akses App Store pada Sabtu (26/02/2022).

    Fedorov menyampaikan, bahwa di tahun ini, teknologi adalah “jawaban terbaik untuk tank, roket dan misil”. Selain itu, ia juga meminta Amerika Serikat memberikan dukungan berupa sanksi terhadap Rusia.

    “I’ve contacted @tim_cook, Apple’s CEO, to block the Apple Store for citizens of the Russian Federation, and to support the package of US government sanctions! If you agree to have the president-killer, then you will have to be satisfied with the only available site Russia 24,” tulis Mykhailo Fedorov di Twitter.

    Apple belum berkomentar atas permintaan Ukraina itu. Namun Tim Cook menyatakan kekhawatirannya terhadap Ukraina melalui Twitter. Cook mengatakan, pihaknya akan melakukan segala yang bisa dilakukan untuk tim dan akan mendukung aksi kemanusiaan lokal.

    Surat Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov untuk CEO Apple, Tim Cook
    Surat Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov untuk CEO Apple, Tim Cook. (Foto:Pelopor.id/Twitter Mykhailo Fedorov)

    Adapun Presiden Rusia Vladimir Putin, mengumumkan operasi militer di Ukraina pada Kamis (24/02/2022). Aksi Rusia ini dianggap berbahaya bagi kesepakatan Eropa setelah Perang Dingin. Sedangkan Putin beralasan aksinya itu untuk membela separatis di wilayah timur negara tersebut. []

  • ISS Boikot Bonus CEO Apple Senilai USD 99 Juta

    peloporberita.com/ | Apple akan memberikan bonus tahun fiskal 2021 kepada Chief Executive Officer (CEO) Tim Cook senilai hampir USD 99 juta atau sekitar Rp 1,41 triliun (kurs Rp 14.330/USD).

    Terkait hal itu, Institutional Shareholder Services (ISS) sebagai perusahaan penasihat investor, mengajak para pemegang saham Apple untuk menolak pemberian bonus tersebut. Pasalnya, menurut ISS, setengah dari bonus tersebut tidak mempunyai dasar kriteria performa, seperti dikutip dari Reuters.

    Untuk diketahui, sepanjang tahun lalu, gaji Tim Cook adalah USD 3 juta. Sebagai tambahan, ia juga akan menerima bonus dalam bentuk saham senilai USD 82,3 juta. Kemudian menerima USD 12 juta lantaran berhasil mencapai target, serta USD 1,4 juta untuk biaya perjalanan lewat udara, asuransi dan lain-lain.

    Secara total, Tim Cook akan menerima USD 98,7 juta, yang naik sangat signifikan dari gaji dan bonusnya pada 2020 yang hanya USD 14,8 juta.

    Ini bukan pertama kalinya ISS mengajak para pemegang saham Apple untuk menolak pemberian bonus bagi Tim Cook. Sebelumnya pada tahun 2015, ISS pernah menyarankan hal yang sama.

    Padahal, selama kepemimpinan Tim Cook, Apple justru berhasil meraih berbagai pencapaian. Salah satunya menjadi perusahaan publik pertama dengan nilai kapitalisasi menembus USD 1 triliun pada 2018.

    Selain itu, Apple juga semakin inovatif, seperti meningkatkan ukuran layar iPhone terbesar menjadi 6,7 inch dan membuat Apple Pencil. Strategi itu terbukti efektif, lantaran pemasukan tahunan Apple terus meningkat signifikan. []

  • Seorang Wanita Diduga Menguntit CEO Apple Lebih dari Setahun

    peloporberita.com/ – Seorang wanita, diduga telah menguntit CEO Apple, Tim Cook selama lebih dari setahun. Oleh sebab itu, Pengadilan Tinggi Santa Clara County, California, Amerika Serikat (AS) mengeluarkan perintah penahanan terhadap wanita tersebut.

    Wanita, yang mengaku bahwa Cook adalah ayah dari anak-anaknya, dituduh mengirim email berisi foto pistol dan masuk tanpa izin ke rumah Cook di Palo Alto seperti dilansir dari CBS News Rabu, (26/1/2022).

    Dalam permintaan untuk perintah penahanan, Apple mengatakan pihaknya yakin wanita asal Virginia berusia 45 tahun itu mungkin bersenjata dan berniat kembali ke kediaman Cook dalam waktu dekat.

    Hakim pun memberikan perintah penahanan pada hari Jumat pekan lalu. Perintah penahanan itu sekaligus melarang wanita tersebut memiliki senjata api, mendekati Cook secara langsung, atau menghubunginya melalui email dan media sosial.

    Berdasarkan dokumen pengadilan, Apple pertama kali mengetahui wanita itu pada Oktober 2020 ketika dia menandai Cook dalam sebuah tweet yang mengklaim bahwa CEO Apple itu adalah ayah dari anak kembarnya.

    Apple juga memaparkan, bahwa dari akhir Oktober hingga pertengahan November 2020, wanita itu mengirim email kepada Cook sekitar 200 kali. Lalu awal November 2020, dia diduga mengirim serangkaian email kepada Cook yang berisi ancaman dan foto senjata serta amunisi.

    Tak hanya itu, wanita itu juga dituduh berusaha membuka perusahaan penipuan dengan nama “sangat ofensif” di berbagai negara bagian sepanjang tahun 2021, termasuk California, New York, dan Virginia.

    Menurut Apple, wanita itu menggunakan nama Cook, alamat pribadi, dan alamat perusahaan Apple ketika mencoba mendaftarkan puluhan perusahaan palsu.

    Setelah lebih dari satu tahun dituduh melakukan cyberstalking, tepatnya pada Oktober 2021, wanita itu muncul di rumah Cook’s di Palo Alto.

    Masih berdasarkan dokumen pengadilan. wanita itu, diduga menuntut untuk berbicara dengan Cook dan ditolak oleh keamanan, tetapi kembali beberapa menit kemudian.

    Petugas polisi, setempat menanggapi dugaan panggilan masuk tanpa izin dan menghentikan wanita itu ketika dia mencoba melarikan diri dari tempat kejadian.

    Kala itu, wanita ini mengendarai Porsche Macan dengan SIM yang kedaluwarsa dan mengatakan kepada petugas polisi setempat yang menghadangnya bahwa dia bisa melakukan kekerasan. Petugas pun menggeledah kendaraan wanita ini tetapi tidak menemukan senjata apa pun.

    Apple juga menegaskan, wanita itu terus mengirim email kepada Cook setelah muncul di rumahnya dan pada pertengahan Desember 2021 dan menuntut pembayaran.

    Dalam dokumen pengadilan disebutkan, wanita ini menulis dalam emailnya pada 18 Desember 2021 bahwa mereka (ia dan Cook) tidak harus bertemu jika CEO Apple itu memberinya uang tunai sebesar USD 500 juta.

    Selanjutnya pada Hari Tahun Baru 2022, wanita itu diduga memposting di Twitter bahwa Tim Cook akan bunuh diri di kondominiumnya. Serta mengirimkan email lagi ke Cook yang menyatakan Bos Apple tersebut harus mengosongkan kondominiumnya.[]

  • Apple Bayar Tim Cook Hampir USD 100 Juta

    peloporberita.com/ | Chief Executive Officer (CEO) Apple Tim Cook menerima gaji sebesar USD 98,7 juta per tahun. Angka itu naik lebih dari enam kali lipat dibanding upahnya selama 2020 yang senilai USD 14 juta, berdasarkan laporan proxy yang didaftarkan Apple, pada Kamis (6/1/2022).

    Dari laporan itu diketahui bahwa upah yang diterima Tim Cook terdiri dari gaji pokoknya yang tetap USD 3 juta, insentif USD 12 juta dan bonus saham USD 82 juta. Selain itu, ada juga tambahan biaya keamanan dan penerbangan privat, lantaran Apple tidak membiarkan Cook terbang dengan pesawat komersial sejak 2017.

    Jika ditotal, maka Apple mengeluarkan hampir USD 100 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun untuk membayar Cook selama setahun, seperti dikutip dari The Verge, Minggu (9/1/2022).

    Bayaran itu masih belum termasuk saham senilai lebih dari USD 750 juta yang akan diterima Cook pada akhir tahun, sebagai bonus terakhir yang menjadi bagian dari perjanjian saat ia pertama kali menjabat CEO Apple 10 tahun lalu.

    Bonus tersebut diberikan lantaran Cook mampu memenuhi target yang ditetapkan saat ia menandatangani kontrak, yaitu return saham Apple selama tiga tahun terakhir harus lebih tinggi, dibanding return saham dua pertiga perusahaan yang ada di S&P 500.

    Selama memimpin Apple, Cook mengeluarkan sejumlah inovasi, seperti meningkatkan ukuran layar iPhone terbesar menjadi 6,7 inch dan membuat Apple Pencil. Strategi itu terbukti efektif, lantaran pemasukan tahunan Apple terus meningkat signifikan. []

    Baca juga: Nilai Pasar Apple Tembus US$ 3 Triliun