Tag: Texas

  • Penembak Tulsa Bunuh Ahli Bedah karena Sakit Punggung Berkelanjutan

    Jakarta | Pria bersenjata yang melakukan penembakan massal di rumah sakit St. Francis Health System kemarin, ternyata mengincar ahli bedah yang telah mengoperasinya, Dr. Phillips.

    Kepala Polisi Tulsa Wendell Franklin dalam konferensi pers menyebutkan bahwa tersangka yang diidentifikasi sebagai Michael Louis, baru-baru ini dioperasi oleh ahli bedah Preston Phillips di rumah sakit tersebut dan telah menelepon untuk mengeluhkan sakit punggung yang terus berlanjut.

    “Polisi menemukan surat tentang tersangka, yang menjelaskan bahwa dia datang dengan maksud untuk membunuh Dr. Phillips dan siapa pun yang menghalangi jalannya,” kata Franklin seperti dikutip dari AFP.

    Selain Phillips, korban lainnya termasuk dokter lain, resepsionis, dan seorang pasien di rumah sakit St. Francis Health System, Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat (AS).

    “Mereka menghalangi jalan dan Louis menembak mati mereka, kemudian menembak dirinya sendiri,” kata Franklin.

    Disebutkan juga bahwa tersangka membeli senjata semi-otomatis di toko senjata lokal sesaat sebelum penembakan.

    Kasus penembakan massal yang terus berulang di AS telah mendorong seruan untuk memperketat undang-undang kontrol senjata, namun anggota parlemen AS telah gagal meloloskan undang-undang baru yang signifikan meskipun kekerasan senjata semakin memburuk.

    Seperti diketahui, pekan lalu baru saja terjadi penembakan massal di sebuah sekolah dasar di Texas yang menewaskan 21 orang.[]

  • Penembakan Massal di SD Robb Texas Tewaskan Setidaknya 21 Orang

    Jakarta | Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun menewaskan 19 anak dan dua orang dewasa di sebuah sekolah dasar Robb di Uvalde, Texas, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (24/05/2022), dalam penembakan sekolah paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

    “Penyerang menembak dan membunuh, secara mengerikan dan tidak dapat dipahami, 14 siswa dan membunuh seorang guru,” kata Gubernur Greg Abbott pada konferensi pers seperti dikutip dari AFP.

    Abbott menambahkan bahwa tersangka penembakan juga meninggal, yang diyakini tertembak oleh petugas polisi.

    Ini adalah insiden paling mematikan sejak 14 siswa sekolah menengah dan tiga staf dewasa tewas di Parkland, Florida pada 2018, dan juga yang terburuk di sebuah sekolah dasar sejak penembakan Sandy Hook 2012 di Connecticut, yang menewaskan 20 anak dan enam staf.

    Akibat peristiwa mematikan ini, sekolah dasar Robb yang mengajar lebih dari 500 siswa, sebagian besar Hispanik dan siswa kurang beruntung secara ekonomi, meminta orang tua untuk tidak menjemput anak-anak mereka sampai semuanya dihitung.

    “Tolong jangan jemput siswa saat ini. Siswa perlu dipertanggungjawabkan sebelum mereka dilepaskan ke perawatan Anda. Anda akan diberitahu untuk menjemput siswa setelah semuanya dipertanggungjawabkan,” kata sekolah di situs webnya.

    Kekerasan mematikan di Texas menyusul serangkaian penembakan massal di AS bulan ini.

    Pada 14 Mei, seorang pria kulit putih berusia 18 tahun menembak mati 10 orang di sebuah toko kelontong Buffalo, New York. Kemudian hari berikutnya, seorang pria memblokir pintu sebuah gereja di Laguna Woods, California dan menembaki jemaat Taiwan-Amerika, menewaskan satu orang dan melukai lima orang.

    Meskipun terjadi penembakan massal yang berulang, berbagai inisiatif untuk mereformasi peraturan senjata telah gagal di Kongres AS, meninggalkan negara bagian dan dewan lokal untuk memberlakukan pembatasan mereka sendiri.

    Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menunjukkan, pada 2020 terjadi 19.350 kasus pembunuhan dengan senjata api di AS, naik hampir 35% dibanding tahun 2019.[]

  • Krisis Chip Global, Samsung Buka Pabrik di Texas AS

    peloporberita.com/ | Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan akan mendirikan pabrik chip di Texas, Amerika Serikat, sebagai salah satu upaya mengatasi krisis chip global.

    Investasi yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas manufaktur semikonduktor itu mencapai USD 17 miliar atau sekitar Rp 243 triliun, dan menjadi investasi terbesar yang pernah ada di Amerika Serikat.

    Setelah pabrik itu beroperasi penuh, Samsung akan membuka sedikitnya 2.000 lowongan pekerjaan baru. Jika sesuai jadwal, fasilitas ini ditargetkan bisa mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2024, seperti dikutip dari CNN, Selasa (30/11/2021).

    Wakil Ketua dan CEO Samsung Electronics Kinam Kim menjelaskan beberapa faktor yang membuat pihaknya memilih kota Taylor di Texas sebagai lokasi pabrik barunya. Selain ekosistem semikonduktor lokal dan dukungan pemerintah, kota tersebut juga dekat dengan lokasi manufaktur Samsung saat ini di Austin.

    Samsung mengumumkan rencana ini bersamaan dengan momen Pemerintahan Biden mendorong produksi dan penelitian semikonduktor di Amerika Serikat.

    Sebelumnya, pada Mei lalu, Samsung juga telah menyatakan akan menanamkan dana sekitar USD 34 miliar atau setara Rp 487 triliun, untuk produksi logic chip yaitu otak yang menggerakkan komputer.

    Rencana ini membuat total pengeluaran Samsung untuk bisnis chip menjadi USD 151 miliar atau sekitar Rp 2,1 kuadriliun selama dekade berikutnya, termasuk komitmen yang diumumkan pada 2019 lalu. []

    Baca juga: Langgar Paten, Rusia Larang Samsung Jual 61 Model Smartphone

  • Pesawat McDonnell Douglas MD-87 Terbakar di Bandara Houston

    peloporberita.com/ | Pesawat McDonnell Douglas MD-87 mengalami kecelakaan saat lepas landas dari Bandara Eksekutif Houston, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa pagi (19/10/2021) waktu setempat. MD-87 adalah pesawat carter pribadi yang terdaftar sebagai N987AK. Saat kejadian, ada 21 orang dalam pesawat tersebut dan semuanya dapat dievakuasi dengan luka ringan.

    Berdasarkan keterangan saksi di bandara, pesawat terlihat mengalami kerusakan pada mesin kiri. Setelah itu, pesawat terlihat menabrak landasan pacu, menabrak parit dan menyebabkan kebocoran bahan bakar yang memicu kebakaran di tiang listrik.

    Departemen Keamanan Publik Texas Sersan Stephen Woodard menyebutkan, Departemen Keamanan Publik Texas, Kantor Sheriff Waller County dan Waller Harris ESD 20, telah mendatangi lokasi kecelakaan pesawat di Waller County di Fm 2855 dan Morton.

    “Kami mengamati pesawat dalam keadaan terbakar dan kami diberitahu bahwa tentu saja, semua orang di dalam pesawat. Semua 18 penumpang dan 3 awak selamat,” ujar Departemen Keamanan Publik Texas Sersan Stephen Woodard, seperti dikutip dari APTN, Kamis (21/10/2021).

    Stephen juga mengatakan bahwa ada dua korban luka-luka yang dibawa ke rumah sakit. “Dan pesawat ini sebenarnya mencoba untuk lepas landas, tetapi dalam keadaan berguling di sini di Bandara Eksekutif Houston di Waller County dan tidak pernah bisa terbang,” kata Stephen.

    Saat ini, The Federal Aviation Administration (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional sedang menyelidiki kasus kecelakaan pesawat MD-87 tersebut. []

    Baca juga: Serikat Pekerja Film AS Capai Kesepakatan dengan Aliansi Produser